Poktan Wanita “Kamboja” di Bello Terima Bantuan Hand Traktor dari Kementerian Pertanian
Kupang,nwartapedia.com — Kelompok Tani Wanita (Poktan) “Kamboja” yang berlokasi di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, menerima bantuan satu unit hand traktor dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Bantuan ini diharapkan dapat mendorong efektivitas dan efisiensi dalam pengolahan lahan pertanian, sekaligus meningkatkan produktivitas kelompok tani di wilayah tersebut.
Ketua Poktan Kamboja, Yohana Bistolen (50), mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari aspirasi dan perjuangan Anggota DPR RI Usman Husein, yang selama ini aktif memperjuangkan kepentingan para petani di daerah, khususnya Kota Kupang.
“Bantuan ini sangat kami butuhkan untuk mempercepat pengolahan lahan. Selama ini kami mengerjakan secara manual, yang sangat menguras tenaga dan waktu. Berkat dukungan Bapak Usman, akhirnya kami bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian,” ujar Yohana saat ditemui di Bello, Jumat (13/6/2025).
Menurut Yohana, hadirnya alat pertanian modern seperti hand traktor tidak hanya mempercepat proses pengolahan tanah, tetapi juga dapat menekan biaya produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja.
“Dengan alat ini, kami bisa bekerja lebih cepat dan lebih hemat. Ini sangat membantu kami untuk meningkatkan hasil pertanian dan menurunkan beban kerja para ibu-ibu,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Usman Husein, yang secara langsung menyerahkan bantuan tersebut sehari sebelumnya, Kamis (12/6/2025) di Gudang Pertanian Kayu Putih, Kota Kupang, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari peningkatan fasilitas alat dan mesin pertanian (alsintan) yang digulirkan oleh Kementerian Pertanian RI.
“Kami ingin memastikan bahwa kelompok tani, terutama yang berada di daerah dengan keterbatasan alat, mendapatkan dukungan yang layak. Harapannya, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengoptimalkan hasil pertanian,” ujarnya.
Bantuan hand traktor ini juga disalurkan kepada sejumlah kelompok tani lain di wilayah Kota Kupang sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan sektor pertanian lokal.
Program ini menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian dan ketahanan pangan, khususnya di Nusa Tenggara Timur yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam sektor pertanian. (goe)
