KOLIMAKU Gelar Aksi Sosial “Pulang Kampung” di Wilayah Lio, Kabupaten Sikka
Sikka,nwartapedia.com –
Komunitas Lio Maumere Kupang (KOLIMAKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial dengan menggelar serangkaian kegiatan kemanusiaan bertajuk “KOLIMAKU Pulang Kampung” di Wilayah Lio, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
KOLIMAKU merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk secara resmi sejak tahun 2011 atas inisiatif sejumlah warga asal Lio Maumere yang berdomisili di Kupang.
Berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong, komunitas ini telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial, baik di Kota Kupang maupun di kampung halaman mereka di wilayah Lio Maumere, khususnya di Kecamatan Paga, Mego, Tanah Wawo, dan Magepanda.
Dalam kegiatan “KOLIMAKU Pulang Kampung” tahun 2025 ini, berbagai program sosial dan edukatif dilaksanakan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga bertujuan sebagai sarana untuk memotret persoalan riil masyarakat guna disampaikan sebagai masukan kepada pemerintah daerah untuk intervensi kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran.
Kegiatan ini berlangsung pada 6 dan 7 Juni 2025 dengan sejumlah agenda utama, antara lain:
1. Seminar Pertanian Modern Menuju Kemandirian Pangan
Bertempat di SMK St. Markus, Desa Paga, seminar ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa SMA/SMK (SMAK Alvares Paga, SMAN Roledelu, dan SMK St. Markus), kelompok tani dari tiga kecamatan, serta utusan Karang Taruna desa. Seminar menghadirkan narasumber Dr. Agustinus Paga (Dosen Politeknik Pertanian Negeri Kupang) dan Gabriel Wae, SPt (praktisi pertanian dan peternakan modern).
2. Pembagian Bibit Padi dan Jagung
Sebanyak 10 kelompok tani menerima bantuan benih unggul berupa Padi Inpari, Jagung Komposit Lamuru, dan Sorgum sebagai upaya mendorong produktivitas pertanian lokal.
3. Pengobatan Gratis
Kegiatan pengobatan gratis dilaksanakan di tiga lokasi: Desa Renggarasi, Kecamatan Tanah Wawo (78 pasien), Desa Wolowona, Kecamatan Paga (71 pasien), Desa Ratekalo, Kecamatan Mego (127 pasien)
4. Sosialisasi Pendidikan Tinggi dan Pencegahan Stunting
Disampaikan kepada siswa kelas 3 SMA/SMK dan masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan keluarga.
Kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus dan panitia KOLIMAKU, tokoh masyarakat, kepala desa, camat, dan masyarakat setempat.
Seremonial pembukaan dilangsungkan secara resmi oleh Staf Ahli Setda Kabupaten Sikka dan turut dihadiri oleh Ketua Umum KOLIMAKU Getrudis Novyanti Wora, SH; Wakil Ketua Hendrikus Laka; Sekretaris Goris Mbete, SE; Penasehat Frans Tola, ST; serta atase KOLIMAKU di Sikka, Alex Suki.
Ketua Panitia, Gabriel Wae, SPt, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata solidaritas warga diaspora Lio Maumere di Kupang terhadap tanah leluhurnya.
Ia berharap aksi semacam ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan kepedulian lintas daerah dan lintas generasi.
Tentang KOLIMAKU
Saat ini KOLIMAKU telah terdaftar resmi memiliki 78 kepala keluarga anggota dari tiga kelompok arisan: Arisan Paga, Arisan Tanah Wawo, dan Arisan Ikatan Keluarga Mego.
Kegiatan yang telah dilakukan meliputi bedah rumah, penghijauan, bakti sosial, serta bantuan untuk rumah ibadah.
Dengan semangat kebersamaan yang kokoh, KOLIMAKU terus membuktikan bahwa ikatan kekeluargaan bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun masyarakat, baik di perantauan maupun di kampung halaman. ***
