PPPK Kota Kupang Senang: Baru Sebulan Terima SK, Langsung Nikmati Tunjangan Beras

 

Kupang nwartapedia.com  –  Para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kota Kupang menyambut gembira pemberian tunjangan beras yang mulai diberikan sejak Juni 2025.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk perhatian dan kesetaraan perlakuan antara PPPK dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Salah satu PPPK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Elisabeth Tagudedo, mengungkapkan rasa syukurnya karena meski Surat Keputusan (SK) pengangkatan baru diterima sebulan lalu, hak-hak mereka, termasuk tunjangan beras, langsung bisa dinikmati.

“Saya senang dan tentu berterima kasih karena meskipun kami baru dapat SK bulan kemarin, tetapi gaji dan tunjangan beras bisa cepat pula kami dapat. Ini cukup membantu keluarga saya,” ujarnya penuh senyum saat ditemui di kantornya, Kamis (5/6/2025).

Kebijakan pemberian tunjangan ini juga dibenarkan oleh Rumianik, staf keuangan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang yang mengatur distribusi beras bagi pegawai di instansi tersebut.

Ia menyebutkan bahwa pemberian tunjangan beras kepada PPPK didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang menyatakan bahwa PPPK dan PNS memiliki kedudukan yang sama dalam hal hak dan kewajiban.

“Hal ini tentu menjadi upaya pemerintah agar PPPK tidak merasa berbeda dengan PNS. Sebab dari sisi gaji maupun beban kerja sejatinya sama. Bedanya hanya pada kenaikan gaji berkala dan jaminan pensiun yang dimiliki PNS. Tapi secara keseluruhan, hak sebagai ASN itu sama,” jelas Rumianik secara terpisah kepada media ini.

Kebijakan ini disambut antusias oleh para PPPK karena dinilai menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperlakukan seluruh ASN secara adil, tanpa membedakan status kepegawaian.

(Goe)




Begini,! Cara Warga Bello Turut Serta Memperingati Hari Raya Idul Adha Ditengah Keberagaman

 

Kupang,nwartapedia.com  – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah pada 6 Juni 2025 Komunitas Masyarakat Litarasi dan Taman Baca Masyarakat Gading Taruna Kelurahan Bello Kota Kupang akan menggelar lomba tangkap ikan lele

Kegiatan ini menurut rencana akan berlangsung esok Minggu, 8 Juni 2025 di Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang NTT.

Goris Takene, Pengelolah Taman Baca Masyarakat (TBM) Gading Taruna (GT) selaku sponsor saat ditemui di Bello Sabtu sore, (7/6-2025) membenarkan, kegiatan ini akan melibatkan anak-anak yang sering berkunjung di TBM Gading Taruna dengan memperebutkan sejumlah hadiah hiburan selain buku bacaan.

“Jadi begini kami sengaja memilih momen Idul Adha karena kita tau bahwa momen Idul Adha bukan hanya sekedar ritual berqurban dan mengingat kisah keimanan Nabi Ibrahim. Namun, juga menjadi simbol persatuan ditengah keberagaman, selain itu juga hari raya Idul Adha sarat dengan makna ketulusan, dan kepatuhan kepada Allah SWT Yang mengajarkan tentang keberagaman dan kebersamaan antar umat manusia,” jelas Goris.

Sebab menurut ASN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaa. kota Kupang itu bahwa, menghormati dan menghargai perbedaan baik dari sisi budaya, adat hingga agama menjadi kunci penting sehingga terciptanya kerukunan antar masyarakat Kelurahan Bello khususnya di Kota Kupang.

Kegiatan lomba menangkap ikan lele itu mengambil tema, Idul Adha momen persatuan dalam keberagaman. (goe)




Masjid Darusalam Sikumana Sembelih 7 Ekor Sapi dan 16 Ekor Kambing pada Idul Adha 1446 H

 

Kupang,nwartapedia.com — Dalam rangka perayaan Idul Adha 1446 H yang jatuh pada 10 Zulhijjah, Masjid Darusalam Sikumana melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa 7 ekor sapi dan 16 ekor kambing.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Kurban, Patria Anwar, S.Sos., S.H., kepada awak media pada Sabtu (7/6/2025) di halaman masjid.

“Alhamdulillah, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berjalan lancar. Terdapat 7 ekor sapi dan 16 ekor kambing yang kami sembelih hari ini. Satu ekor sapi berasal dari Bapak Wali Kota, enam ekor sapi lainnya dari para donatur jamaah Masjid Darusalam, dan kambing seluruhnya merupakan sumbangan dari jamaah,” jelas Patria.

Ia juga menyampaikan bahwa Masjid Darusalam menerima bantuan tambahan dari pihak luar.

“Rencananya, akan ada 10 ekor sapi tambahan dari pihak donatur di Turki. Namun hingga saat ini baru 5 ekor yang diinformasikan akan dikirim hari ini, dan sisanya menyusul besok,” tambahnya.

Patria menyebutkan bahwa daging kurban akan didistribusikan kepada sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat.

“Penerima kurban mencakup donatur, warga sekitar, tetangga, aparat keamanan, petugas medis, hingga rekan-rekan media. Kami ingin memastikan semua yang berhak mendapatkan bagian kurban ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, H. Dr. Abdul Rasaksundu, M.Si. sebagai Dewan Pembina Yayasan Darussalam Sikumana menyampaikan makna mendalam dari pelaksanaan kurban.

“Idul Adha adalah peringatan atas keteladanan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, atas perintah Allah SWT. Ini adalah momen penting untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat rasa kekeluargaan, serta membangun semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” jelas Dr. Abdul Rasaksundu.

Beliau juga menekankan pentingnya menjadikan kurban sebagai sarana kemanusiaan lintas iman.

“Di lingkungan ini, banyak warga Muslim maupun non-Muslim. Kami ingin kurban ini menjadi simbol kepedulian sosial yang menyentuh semua lapisan masyarakat,” tambahnya.

Diperkirakan jumlah jiwa di sekitar wilayah Masjid Darusalam Sikumana telah mencapai lebih dari seribu orang, dengan 43 RT aktif. Panitia berharap ke depan jumlah hewan kurban bisa terus meningkat agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak warga. (MI)