Besok Bunda PAUD Kota Kupang Bicara Tentang Pola Pengasuhan Anak Di Naioni

 

Kupang,nwartapedia.com  – Rumah Pintar Sonaf Soet Hibef yang berlokasi di Kelurahan Naioni, Kota Kupang, akan menggelar kegiatan parenting bertajuk “Pola Pengasuhan Anak Usia Dini” pada Jumat, 23 Mei 2025.

Acara ini akan dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kota Kupang, dr. Widya Cahya, yang juga merupakan istri dari Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi bagi para guru dan orang tua murid di PAUD Sonaf Soet Hibef, dan akan dikemas dalam bentuk seminar dan diskusi terbatas.

Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya pola asuh yang tepat bagi anak usia dini.

Plt Kepala Rumah Pintar Naioni, Roos Dethan, dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa parenting tidak sekadar tentang memberi makan dan merawat anak, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta membentuk karakter anak melalui contoh dan bimbingan yang baik dari orang tua dan pendidik.

“Pola pengasuhan anak sangat penting, tidak hanya mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga kebutuhan emosional, psikologis, dan sosial anak. Hal ini sangat penting untuk mencetak generasi yang sehat, mandiri, dan percaya diri,” jelas Roos.

Ia menambahkan, kehadiran Bunda PAUD dr. Widya Cahya diharapkan bisa memberikan perspektif lebih luas, mengingat latar belakang beliau sebagai seorang dokter. Para orang tua dan pendidik diimbau untuk memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.

“Kami berharap seminar ini bisa menjadi ruang belajar bersama dan memberikan manfaat langsung bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” tutup Roos Dethan.

Acara ini terbuka bagi orang tua murid PAUD Sonaf Soet Hibef dan para pendidik, serta menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara holistik. (Goe)




Besok, Pemkot Kupang Gelar Kerja Bakti Massal,  Dinas Pendidikan Fokus di Sekolah

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang akan menggelar kegiatan kerja bakti massal pada Jumat (23/5/2025) sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang bersih dan sehat.

Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lembaga pendidikan di Kota Kupang.

Kegiatan kerja bakti akan berlangsung sepanjang hari, dengan pembagian waktu sesuai dengan lokasi pelaksanaan.

Untuk lingkungan pemerintah dan sekolah, kerja bakti dijadwalkan mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WITA.

Sementara itu, untuk masyarakat umum di lingkungan tempat tinggal, kegiatan akan dimulai pukul 15.00 WITA.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Okto Naitboho, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program yang digagas Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo.

“Untuk mendukung rencana kerja bakti massal besok, kami menggerakkan seluruh sekolah serta aparat Dinas Pendidikan untuk melaksanakan kerja bakti di lingkungan sekolah masing-masing, sesuai domisili, mulai pukul tujuh hingga sembilan pagi,” kata Naitboho saat memberikan pengarahan kepada jajarannya pada Kamis pagi.

Ia menambahkan, kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah guna menciptakan suasana belajar yang aman, sehat, indah, dan rapi.

Senada dengan itu, Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johnathan Sinlae, mengingatkan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, agar menjadi pelopor utama dalam mendukung program penanggulangan sampah di Kota Kupang.

“Melalui berbagai kesempatan, Kepala Dinas selalu menekankan pentingnya peran ASN sebagai motor penggerak dalam mengatasi persoalan sampah, baik di tempat kerja maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan kerja bakti massal ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan seluruh warga Kota Kupang dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

(Asri/Goe)




Wakil Wali Kota Kupang Dukung Penuh Program “Promotor Kesehatan Cilik” oleh  UCB

 

Kupang,nwartapedia.com  — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Franscies, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap inisiatif Universitas Citra Bangsa (UCB) dalam membentuk Promotor Kesehatan Cilik di seluruh SD se-Kota Kupang.

Pernyataan ini disampaikan dalam audiensi resmi bersama pihak UCB yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (21/05/2025).

“Kami Pemerintah Kota Kupang menyambut baik apa yang telah disampaikan. Ini seperti gayung bersambut, dan kami akan mendukung serta berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Serena dalam sambutannya.

Program ini merupakan gagasan Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UCB. Kepala LP3M, Vinsensius Belawa Lemaking, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa pendekatan program dilakukan dengan cara sederhana namun berdampak besar.

“Data menunjukkan banyak kasus kematian di usia muda disebabkan pola hidup tidak sehat sejak dini. Oleh karena itu, kita harus intervensi sejak masa kanak-kanak dengan kebiasaan sederhana seperti jajan sehat, cuci tangan, dan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Lemaking.

Sebanyak 1.000 mahasiswa UCB bersama anggota Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat NTT akan diterjunkan ke seluruh SD di Kota Kupang untuk menjangkau 23.850 siswa.

“Anak-anak ini akan dilatih menjadi promotor kesehatan di sekolah dan di rumah masing-masing,” tambah Lefinus Yunior Nenomel, Koordinator Aksi dari UCB.

Ketua Program Studi Ners UCB, Ns. Yohanes Dion, S.Kep., M.Kes, menegaskan pentingnya pembelajaran kontekstual di luar kampus.

“Ilmu akan mati jika hanya berada di ruang kelas. Mahasiswa kami siap turun ke lapangan untuk mengedukasi anak-anak tidak hanya tentang kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan rohani dan isu-isu seperti perundungan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Ketua PAMI NTT, Devisari Dedu Ngara, juga menyampaikan komitmen kolaboratif.

“Kami siap bergabung dan berkontribusi bersama teman-teman dari UCB demi membangun generasi yang sehat di masa depan,” ungkap Devi.

Kegiatan audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kupang serta Sekretaris Satgas Penanganan Sampah Kota Kupang.

Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, program Promotor Kesehatan Cilik diharapkan menjadi gerakan nyata menuju Kota Kupang yang lebih sehat dan sadar pentingnya gaya hidup sehat sejak usia dini. ***




Komunitas Beta Bersih Gelar Aksi “Kupang Bersinar” pada 23 Mei 2025

 

Kupang,nwartapedia.com — Komunitas Beta Bersih akan menggelar aksi besar bertajuk Kupang Bersinar pada Jumat, 23 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan Kota Kupang Bersih, Indah, dan Asri (Kupang Bersinar) dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, pelajar, mahasiswa, dan warga kota.

Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Aula Xtreme Gym TDM, Selasa (20/5), oleh para anggota Komunitas Beta Bersih: Valentino Bambang Soetjoto, Paulus Irsan Dardana, serta Sekretaris komunitas Fransiscus X.E. Lie.

“Kami, komunitas Beta Bersih, terbentuk sekitar satu bulan lalu. Anggotanya terdiri dari para pengusaha dan praktisi yang memiliki satu visi bersama: menjadikan Kota Kupang bersih, rapi, dan nyaman untuk semua,” ujar Valentino Bambang Soetjoto.

Valentino menjelaskan, Aksi Kupang Bersinar akan dimulai pukul 07.00–09.00 WITA, di mana pelajar dari sekolah dan universitas yang dikoordinasi oleh Dinas Pendidikan akan melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah masing-masing.

“Pada sore hari, mulai pukul 15.00–17.00, masyarakat luas akan melakukan aksi bersih lingkungan secara serempak “jelasnya..

Ia menuturkan, Sampah yang terkumpul akan diangkut menggunakan truk yang telah disiapkan komunitas dan pemerintah kota, dan akan didistribusikan ke TPA atau ke bank sampah untuk didaur ulang.

“Tema Kupang Bersinar kami pilih sebagai simbol harapan. Kupang yang bersih tidak hanya membawa dampak lingkungan, tetapi juga potensi ekonomi melalui pemilahan sampah yang bernilai seperti plastik, kertas, logam, dan lainnya,” ujar Valentino.

Selain aksi kebersihan,  juga akan diselenggarakan Lomba Kebersihan antar Kelurahan dengan hadiah menarik dari pemerintah kota dan Komunitas Beta Bersih.

Penilaian akan dilakukan oleh juri yang telah ditunjuk, dan faktor-faktor penilaian akan mencakup aspek kebersihan lingkungan, sistem pemilahan sampah, serta partisipasi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Kota Kupang,” kata Paulus Irsan Dardana, anggota komunitas sekaligus panitia lomba kebersihan.

Paulus menambahkan, Pemilahan sampah juga akan digalakkan dalam kegiatan ini, dengan kategori sampah organik, anorganik, dan sampah berbahaya.

“Satgas kebersihan khusus juga telah dibentuk oleh pemerintah kota untuk mendukung kelancaran kegiatan ini,”tambah Paulus.

Komunitas Beta Bersih berharap kegiatan ini dapat membangkitkan kembali semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mengembalikan kejayaan Kota Kupang yang pernah meraih Piala Adipura selama tiga tahun berturut-turut.

“Kita ingin mengedukasi masyarakat soal membuang sampah pada tempat dan waktu yang tepat, yaitu antara pukul 18.00 hingga 05.00 pagi. Ini rumah kita bersama, mari kita jaga dan rawat bersama,” tutup Valentino. (MI)




Dinkes NTT Gandeng Permabudhi Gelar Edukasi Kesehatan Cegah Gizi Buruk, Stunting, dan Penyakit Menular

 

Kupang,nwartapedia.com  – Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi)  menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bertema “Pencegahan Gizi Buruk, Stunting, dan Penyakit Menular” di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, Selasa (20/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh 150 peserta yaitu ketua dan anggota Permabudhi dan komunitas Peace Maker Kupang ( Kompak) yaitu komunitas org muda lintas agama.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Ir. Erlina R. Salmun, M.Kes, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah kesehatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan gizi buruk, stunting, dan penyakit menular.

“Masalah gizi buruk dan penyakit menular bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi memerlukan intervensi menyeluruh dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan organisasi masyarakat,” ujar Erlina.

Dirinya juga menyampaikan bahwa tahun 2045 akan menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam menghadapi bonus demografi.

Oleh karena itu, generasi muda, khususnya anak-anak NTT, harus dipersiapkan menjadi generasi sehat dan berkualitas sejak dini.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Nur Asisah, SKM, M.Kes., yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular Dinkes NTT, melaporkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat peran tokoh agama dalam kampanye kesehatan.

“Tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual kepada masyarakat. Melalui mimbar keagamaan, mereka dapat mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelas Nur Asisah.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dokter Spesialis Anak, dr.Vininsia Mery Laura Mesang , Sp.A, serta  Ir. Erlina R. Salmun, M.Kes.

Materi disampaikan melalui metode ceramah dan sesi tanya jawab interaktif.

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya asupan gizi seimbang, pola hidup bersih, serta deteksi dini dan pencegahan penyakit menular.

Selain itu, kolaborasi aktif antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti Permabudhi dinilai krusial dalam memperkuat pembangunan kesehatan berbasis komunitas di NTT. (MI)




Bobby Lianto Hadiri HUT REI ke-53 di IKN, Balikpapan, dan Samarinda

 

Kuapng,nwartapedia.com  – Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Bobby Lianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KADIN NTT, menghadiri HUT REI ke-53 yang diselenggarakan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan, dan Samarinda pada tanggal 14-16 Mei 2025.

REI NTT, yang dipimpin oleh Bobby Pitoby, turut hadir dalam acara tersebut bersama rombongan yang berjumlah 12 orang.

Acara HUT REI ini dihadiri oleh ribuan pengusaha developer dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Lianto dan rombongan REI NTT mengunjungi beberapa lokasi, termasuk Citra Niaga, tempat perbelanjaan UMKM yang terkenal di Samarinda, serta sunset di teras Samarinda pinggir sungai Mahakam.

Pada hari terakhir, rombongan REI NTT diterima oleh Kepala IKN, Bapak Basuki Hadimulyo, yang juga mantan Menteri PUPR.

Beliau memaparkan tentang persiapan dan kondisi IKN serta peluang-peluang investasi di IKN.

Banyak pengusaha di REI NTT yang berminat untuk berinvestasi di IKN setelah mendengar paparan tersebut.

Malam terakhir, REI NTT juga mengadakan makan malam bersama di taman Kusuma Bangsa yang berada di atas bukit dengan pemandangan Istana Presiden yang megah.

“Jayalah REI, Jayalah properti Indonesia,” ungkap Bobby Lianto.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Pemukiman, Maruarar Sirait, dan Wakil Menteri PUPR.

Dalam sambutannya, Menteri Maruarar meyakinkan bahwa industri properti akan bangkit dan didukung oleh pemerintah.

Beliau juga meminta REI NTT untuk terus mendukung program pemerintah dalam membangun perumahan bagi masyarakat kecil.  ***




PSI NTT Siap Hadapi Pemilu Raya, Rekomendasikan Jokowi dan Kaesang sebagai Calon Ketum

 

Kupang,nwartapedia.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan kesiapannya menyambut Pemilu Raya internal partai yang akan digelar mulai 13 Juli 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, dalam kegiatan Kopdarwil yang berlangsung di Kota Kupang, Minggu (18/5/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh 19 DPD dari seluruh kabupaten/kota di NTT ini membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya adalah evaluasi dan rotasi kepengurusan di tingkat daerah.

“Beberapa DPD kami lakukan penyegaran struktur setelah melalui evaluasi pasca Pileg dan Pilkada. Ini penting agar pergerakan partai makin cepat dan efektif,” ujar dr. Christian.

Agenda utama lainnya adalah kesiapan DPW NTT dalam mengikuti Pemilu Raya PSI. Dalam forum tersebut, DPW PSI NTT resmi merekomendasikan dua nama untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSI, yakni Presiden ke-7 RI Ir. H. Joko Widodo dan Ketua Umum petahana Kaesang Pangarep.

“Ini hasil suara dari DPD-DPD di NTT. Kami menilai kedua tokoh ini mewakili semangat perubahan dan keberlanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai PSI,” jelasnya.

Pemilu Raya PSI akan dilaksanakan secara digital dan terbuka. Setiap anggota PSI yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) berhak memberikan suara secara langsung melalui platform online resmi partai.

“Nantinya anggota bisa memilih lewat handphone, dengan sistem yang aman dan transparan. Para calon ketum juga wajib menyosialisasikan visi dan program mereka, baik secara langsung maupun daring,” ungkap dr. Christian.

“Ini adalah bentuk demokrasi digital yang partisipatif dan progresif—sebuah terobosan dalam budaya politik tanah air.”tambahnya 

Tiga DPD yang tidak hadir dalam Kopdarwil adalah Kabupaten Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, dan Lembata, karena pengurusnya masih dalam status Pelaksana Tugas (PLT).

Kopdarwil ini menjadi bukti nyata keseriusan PSI NTT dalam membangun partai yang solid, adaptif, dan terbuka dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (MI)




DPW PSI NTT Gelar Kopdarwil, Dukung Calon Ketua Umum DPP PSI

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) pada hari Minggu, 18 Mei 2025, di Kota Kupang. Agenda utama Kopdarwil ini adalah konsolidasi pengurus se-NTT dan rekomendasi calon Ketua Umum DPP PSI.

Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Kupang, menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus untuk lebih kompak dan solid dalam menghadapi dinamika perpolitikan. “Kita akan menghadapi berbagai tantangan, tetapi dengan kesolidan kita bisa melewati segala rintangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Christian Widodo juga mengingatkan kepada anggota DPRD PSI se-NTT untuk bekerja nyata untuk masyarakat NTT dan menjaga sikap serta tindakan yang sesuai dengan norma.

Dalam Kopdarwil tersebut, pengurus DPD se-NTT secara kompak mendukung dua calon Ketua Umum DPP PSI, yaitu Bapak Ir. Joko Widodo dan Mas Kaesang. Pengurus DPW dan DPD PSI se-NTT menganggap kedua sosok ini sebagai inspirasi perjuangan PSI dan telah berkontribusi banyak untuk partai.

“Kami percaya bahwa dua sosok yang luar biasa ini mampu membawa PSI ke depan semakin besar,” kata dr. Christian Widodo.

Dengan dukungan ini, diharapkan PSI dapat semakin solid dan kuat dalam menghadapi tantangan politik di masa depan. (MI)




1.739 PPPK Kota Kupang Terima Gaji Pertama di Bulan Mei

 

Kupang,nwartapedia.com  – Sebanyak 1.739 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Kupang akan menerima gaji pertama mereka pada bulan Mei 2025.

Wali Kota Kupang, Christian Widodo, secara resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi para PPPK tahap I yang menjadi syarat utama dalam proses pencairan gaji.

Wali Kota Kupang menjelaskan bahwa gaji bulan Mei akan dibayarkan terlebih dahulu, sedangkan gaji bulan April akan dirapel dan dibayarkan menyusul.

“Biasanya, pembayaran gaji disesuaikan dengan waktu kenaikan status atau pangkat. Jadi gaji bulan Mei masuk lebih dulu, sedangkan April akan dirapel kemudian,” jelas Christian.

Meski sebagian besar PPPK telah menerima SK, tercatat masih ada 12 orang yang belum memperoleh surat tersebut.

Namun, Christian menegaskan bahwa proses pencairan gaji untuk PPPK yang telah melengkapi administrasi tidak perlu menunggu seluruh SK rampung.

“Saya sudah minta agar gaji segera dibayarkan dulu untuk yang sudah lengkap, jangan menunggu semuanya. Kasihan teman-teman PPPK lainnya,” tegasnya.

Langkah cepat ini diharapkan dapat memberikan kepastian serta semangat baru bagi para PPPK yang telah lama menantikan hak mereka.

Hal ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer yang telah berjasa dalam pelayanan publik. ***




Umat Stasi St. Agustinus Belo Mendapat Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

 

Kupang,nwartapedia.com  – Puluhan Umat Stasi Santo Agustinus Bello Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua Kota Kupang, Sabtu pagi 17 Mei 2025 mengikuti pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD).

dr. Olly Shintamarito dari RSP Ben Boy Kupang selaku Ketua panitia sekaligus Seksi Bidang Kesehatan Dewan Pastoral Stasi (DPS) Stasi Bello pada kesempatan itu mengatakan, Pelatihan itu diperuntukan bagi umat awan di lingkungan stasi Bello yang merupakan utusan dari setiap Kelompok Umat Basis (KUB).

Dengan maksud agar setiap awam siapa saja bisa mengetahui sejak awal tentang pentingnya Bantuan Hidup Dasar ketika menghadapi orang yang mengalami musibah atau kejadian secara tiba-tiba (mendadak) yang tidak diduga yang menyebabkan henti jantung.

“Maka perlu setiap orang mengetahui langkah-langkah apa saja yang dilakukan pada saat pertolongan pertama kepada orang yang mengalami sakit atau musibah,” ujar dokter Olly.

Karena menurut dia, tindakan pertolongan pertama kepada seseorang dapat menyelamatkan nyawa orang yang mengalami henti jantung atau henti napas.

“Jadi BHD atau bantuan hidup dasar adalah tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa memerlukan pelatihan medis khusus, untuk mempertahankan fungsi vital tubuh hingga bantuan medis profesional tiba di lokasi kejadian,” tambah dokter Olly.

Sementara itu Dokter Anna Maria Toasu yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan, pelatihan ini penting bagi umat awam guna melatih awam (non nakes dan non medis ) agar dapat melakukan pertolongan pertama dan mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung.

“Tindakan ini dapat dilakukan siapa saja guna memastikan organ vital, seperti otak, jantung, dan paru-paru, tetap mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Ini penting karena kekurangan oksigen dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan permanen atau kematian,” jelas Dokter Anna Maria.

Hal sama juga dikemukakan dr Komang dari RSP Ben Boy Kupang dalam materinya Basic Life Support (BLS) adalah serangkaian tindakan pertolongan pertama yang dilakukan untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami henti napas, henti jantung, atau gangguan pernapasan dan sirkulasi.

“Bantuan Hidup Dasar sangat penting untuk dipelajari oleh masyarakat umum karena dapat memberikan kesempatan bagi korban untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut,” ucap dr Komang.

RD Toni Kobesi saat membuka kegiatan pelatihan atasnama Pastor Paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua mengharapkan agar semua peserta yang adalah utusan umat dari setiap KUB dapat memenfaatkan kesempatan itu guna mendapatkan tambahan pengetahuan bagaimna melakukan tindakan pertama membantu orang yang mengalami henti jantung karena suatu musibah.

“Ini kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana kita tangani pasian gawat darurat di awal musibah, apalagi beberapa kali ada umat yang pinsan saat misa berlangsung, tidak hanya itu tetapi nantinya bisa membantu masyarakat di lingkungan masyarakat sekitar kita,” pinta Romo Toni

Sambil menyampaikan terimakasih berlimpah atasnama pastor paroki untuk bidang III DPS Bello yang telah menginisiasi pelatihan itu, termasuk kesempatan dan kerelaan waktu dari para dokter dan tim medis lain untuk berbagi ilmu bersama umat di stasi Agustinus Bello, termasuk umat yang berkenan hadir.

Kegiatan itu hanya berlangsung sehari pada Sabtu pagi 17 Mei 2025 di aula Stasi Santo Agustinus Bello yang dihadiri 45 orang peserta.(goe)