Offroad Terbesar di NTT Segera Digelar di Kupang, Piala Bupati Kupang Jadi Rebutan

 

 

Kupang,nwartapedia.com  – Event offroad terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertajuk Piala Bupati Kupang akan segera digelar di Sejahtera Land, Oetalu, mulai Jumat, 30 Mei hingga Minggu, 1 Juni 2025.

Acara spektakuler ini diselenggarakan oleh KAT-Sejahtera Offroad Land dan telah membuka pendaftarannya sejak beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia, Rusdi Haryanto Sidin, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi hingga hari ini, bahkan peserta dari luar kota dan luar negeri seperti Timor Leste pun turut ambil bagian.

“Sudah beberapa minggu ini sirkuit telah diuji coba oleh peserta dari Timor Leste. Sirkuit ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu SS1, SS2, dan SS3. SS1 memiliki lahan terbuka dengan kubangan air dan belokan tajam. SS2 berada di bawah pepohonan seperti hutan dan memiliki rintangan yang lebih menantang, dan SS3 merupakan kombinasi dari keduanya,” jelas Rusdi.

Sementara itu, Ketua KAT, dr. Ari Wijana, menyebut bahwa event kali ini adalah yang paling fantastis dengan total hadiah mencapai Rp500 juta, ditambah voucher menarik dari para sponsor.

“Kami melihat lonjakan minat yang luar biasa. Ini menunjukkan gairah otomotif, khususnya offroad, makin tinggi di wilayah NTT,” ujar dr. Ari.

Acara ini akan secara resmi dibuka oleh Bupati Kupang pada Jumat, 30 Mei 2025, pukul 13.00 WITA.

Ketua Umum KADIN NTT sekaligus CEO Sejahtera Group, Bobby Lianto, yang juga merupakan pemilik dari Sejahtera Land, menjelaskan bahwa event ini adalah hasil kerja sama antara pihaknya dan komunitas KAT untuk mengembangkan minat otomotif di NTT.

“Setelah sukses menggelar Festival Salib Paskah, kami lanjutkan dengan event offroad ini. Ke depannya, juga akan digelar motor cross. Sirkuit akan terus ditingkatkan agar lebih menarik bagi penonton,” katanya.

Bobby juga menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat. Event ini terbuka untuk umum dan gratis, tanpa biaya tiket masuk maupun parkir.

“Kami mengundang seluruh warga Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan sekitarnya untuk datang dan menyaksikan langsung acara ini secara gratis,” ajaknya.

Selain itu, dalam event ini juga akan diluncurkan produk terbaru dari Sejahtera Group, yakni perumahan Town House dua lantai tipe 50/90.

Rumah komersil modern minimalis ini ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp350 juta hingga Rp385 juta.

Program ini bahkan didukung oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Bank BTN, memungkinkan pekerja swasta dan BUMN yang memiliki kartu BPJS TK untuk memiliki rumah hanya dengan Rp1 juta sebagai uang muka, serta cicilan jangka panjang 20-30 tahun dengan berbagai subsidi dan bebas biaya administrasi.

“Tentu unitnya terbatas. Jadi segera manfaatkan kesempatan ini,” tutup Bobby. ***




Jelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia Gubernur NTT Himbau Semua Lapisan Terlibat Serentak Pilih Sampah

 

Kualng,nwartapedia.com  –  Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah di wilayah NTT, termasuk Lembaga vertikal, BUMN/BUMD dan OPD di lingkup Propinsi NTT untuk terlibat aktif melakukan kegiatan aksi bersih sampah plastik serentak pada Rabu, (4/6-2026) pukul 07.00 sampai selesai.

Dalam surat edaran Gubernur NTT nomor: BU.1003.4.1/03/BLHK/2025 menegaskan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia pada pada 5/6-2025 agar seluruh lapisan dan jajaran di wilayah propinsi Nusa Tenggara Timur melakukan aksi nyata serentak melakukan pilih sampah terutama sampah plastik secara bersama-sama.

Menanggapi Surat Edarahan ini, salah seorang warga pemukiman padat di RT24/RW 007 Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang Yanti Lotte (38) menyatakan, mendukung surat edaran Gubernur NTT.

“Menurut saya ini sangat bagus sebagai warga NTT yang menetap di pusat ibu Kota Kupang mesti mendukung untuk kebaikan kita bersama, selain itu pula dengan ini bisa meningkatkan kesadaran kita sebagai warga,” ucapnya.

Hal sama juga dikatakan Frids Tnunay (44) sesama warga Kota Kupang dengan mengatakan, mementum Peringatan ini sangat bagus karena melibatkan semua elemen, urusan sampah harus semua bergerak, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia secara utuh akan pentingnya masalah lingkungan hidup yang mendorong tindakan nyata untuk tetap menjaga kelestarian alam.

“Sangat bagus karena melibatkan semua semua elemen di NTT secara serentak tetapi jangan hanya di Kota Kupang supaya aksi nyata serentak iniemberi kesadaran semua orang tetap menjaga alam lingkungan,” harapnya.

Dikatakannya Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan bertindak nyata mulaibsekarang guna menciptakan lingkungan bersih dan sehat.(goe)




Wali Kota Kupang Ajak ASN PPPK Kota Kupang Jadi Duta Sampah di Lingkungan Masing-Masing

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang untuk menjadi duta sampah di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ajakan ini disampaikan Wali Kota saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 1.747 ASN PPPK di GOR Oepoi Kupang, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, dr. Cristian menekankan pentingnya peran ASN PPPK sebagai motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah di Kota Kupang.

“Hari ini teman-teman sudah resmi menjadi anggota keluarga besar Pemerintah Kota. Karena itu, kita harapkan teman-teman semua bisa menjadi duta sampah di lingkungan tempat tinggal masing-masing, dengan cara mengumpulkan dan memilah sampah, terutama dari rumah tangga. Ini bagian dari upaya kita mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan mekanisme pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga. Sampah yang telah dipilah dapat diantar ke tempat penitipan sementara di masing-masing kelurahan, lalu dibawa ke lokasi pengolahan di tingkat kecamatan sebelum akhirnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Di waktu luang, teman-teman bisa mulai memilah sampah di rumah. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan Kota Kupang yang rapi, indah, dan bersih,” tambahnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah bagian dari warisan dan titipan bagi generasi mendatang.

Oleh karena itu, ASN PPPK diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan sampah organik menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya.

“Melalui peran ASN, kita ingin mengubah pandangan bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga bisa menjadi berkah,” pungkas dr. Cristian.

Upaya ini menjadi bagian dari gerakan “Kupang Bersih, Sehat, dan Indah” yang terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Kupang sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan masa depan kota.

(gOE)