Pemprov NTT Beri Penghargaan dan Bonus Bagi Atlet dan Pelatih Berprestasi di PON XXI dan Peparpenas VIII 2024

 

Kupang,nwartapedia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar acara penyerahan penghargaan dan bonus kepada para atlet peraih medali dan pelatih berprestasi yang tergabung dalam kontingen NTT pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara dan Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) VIII 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Acara tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (24/5/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menekankan bahwa prestasi yang diraih para atlet dan pelatih bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, semangat juang tinggi, serta doa dan dukungan dari banyak pihak.

Pada PON XXI 2024, kontingen NTT berhasil meraih total 36 medali, terdiri dari 7 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.

Sementara itu, dalam ajang PEPARNAS VIII 2024, para atlet paralimpik asal NTT menunjukkan prestasi membanggakan dengan perolehan 7 emas, 12 perak, dan 13 perunggu, total 32 medali.

“Prestasi ini tidak hanya membanggakan secara pribadi atau keluarga, tapi juga mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional. Kalian semua adalah inspirasi bagi generasi muda NTT,” ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTT memberikan penghargaan dalam bentuk bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi.

Namun, Gubernur menyampaikan permohonan maaf karena nilai bonus tahun ini tidak sebesar PON sebelumnya akibat kondisi keuangan daerah.

“Kami berharap agar para atlet melihat nilai moral dan apresiasi dari penghargaan ini, bukan semata besaran nominalnya,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak, khususnya KONI dan pengurus cabang olahraga, untuk segera mempersiapkan diri menyambut PON XXII tahun 2028, di mana NTT akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi NTB.

“Kita tidak hanya ingin menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi tuan rumah yang berprestasi,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi bersama KONI dan pengurus cabang olahraga didorong untuk menggandeng sponsor dan mitra demi mendukung pembinaan dan persiapan atlet ke depan.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan kontingen NTT.

Ia menutup dengan ajakan untuk terus membangun prestasi olahraga di NTT demi masa depan yang lebih maju, sehat, dan berkelanjutan.

“Mari Bangun Prestasi Olahraga NTT!” (MI)




Dr. Frans Sales: Bonus Atlet Bentuk Perhatian, Bukan Sekadar Nilai Uang

 

Kupang,nwartapedia.com — Plt. Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, menyampaikan pandangannya terkait pemberian penghargaan berupa bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi yang mewakili Provinsi NTT pada PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara dan Peparpenas VIII 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Dalam keterangannya, Dr. Frans menekankan bahwa penghargaan dalam bentuk bonus tidak semata-mata dinilai dari besarannya, tetapi dari makna perhatian dan motivasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT kepada para pejuang olahraga.

“Jangan melihat jumlah uangnya. Lihatlah bentuk perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah sebagai nilai utama. Ini bukan sekadar bonus, tapi modal sosial yang membangkitkan semangat atlet dan pelatih untuk terus berlatih dan berprestasi,” tegasnya keoada media ini di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (24/5/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa di bawah naungan Dispora NTT, telah berdiri lembaga pembinaan seperti Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) serta Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang menjadi pusat pelatihan atlet pelajar daerah.

Dr. Frans menjelaskan, kedua institusi ini menjadi sentra mandiri yang disiapkan untuk menghadapi PON XXII tahun 2028, yang akan digelar di NTT dan NTB.

“Walaupun kita berada dalam keterbatasan ekonomi, semangat untuk menyiapkan diri menghadapi PON 2028 terus dibangun. PPLPD dan SKO adalah bukti keseriusan kita dalam menyiapkan atlet masa depan,” ungkapnya.

Terkait teknis pemberian bonus, Dr. Frans menyatakan bahwa data penerima berada di bawah koordinasi langsung Dispora NTT dan menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan akurat dan transparan.

Tak lupa, ia mengajak seluruh masyarakat dan elemen terkait untuk turut serta memberikan dukungan dan apresiasi kepada para atlet.

“Prestasi olahraga adalah tanggung jawab bersama. Mari kita semua masyarakat, media, sponsor, dan pemerhati olahraga kut berperan aktif dalam membangun prestasi olahraga NTT,” ajaknya.

Dr. Frans juga menyebut bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menyukseskan NTT sebagai tuan rumah bersama NTB di PON XXII 2028.

“Saya berharap seluruh pihak menyadari pentingnya membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan demi kejayaan NTT di masa mendatang.,”pungkasnya.  (MI)




Ketua Taekwondo NTT Apresiasi Pemberian Bonus Atlet PON dan Peparpenas: Dorongan Semangat Menuju PON 2028

 

Kupang,nwartapedia.com — Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur, Fransisco Bernando Bessi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap para atlet dan pelatih yang berprestasi dalam ajang PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara dan Peparpenas VIII 2024 di Solo, Jawa Tengah.

“Saya sebagai Ketua Taekwondo NTT sangat bangga kepada Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, yang telah memberikan apresiasi dalam bentuk bonus kepada para atlet dan pelatih. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk bekerja dan berlatih lebih keras lagi,” ujar Fransisco saat diwawancarai usai acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (24/5/2025).

Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya bentuk perhatian pemerintah, tetapi juga pemacu semangat menjelang PON XXII tahun 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB.

Dalam konteks itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat olahraga di NTT untuk mulai mempersiapkan diri dari sekarang, khususnya cabang olahraga taekwondo.

“Pak Gubernur sudah memberi kepastian bahwa NTT tetap menjadi tuan rumah PON 2028. Maka dari itu, kami dari Taekwondo Indonesia akan mempersiapkan diri secara maksimal agar bisa meraih prestasi tertinggi, yakni medali emas. Khususnya di Kota Kupang, kami ingin jadi lumbung atlet berprestasi,” tambahnya.

Terkait persiapan menghadapi PON 2028, Fransisco menyampaikan bahwa pihaknya tengah fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pelatih dan dukungan penuh dari para orang tua atlet.

Ia mengklaim bahwa taekwondo menjadi salah satu cabang olahraga yang paling aktif menyelenggarakan turnamen dan event lokal di NTT.

“Dukungan orang tua sangat besar. Dan kami bangga bahwa dari semua cabang olahraga, taekwondo adalah salah satu yang paling konsisten mengadakan kompetisi. Hasilnya mungkin belum terlihat sekarang, tapi kami yakin apa yang ditanam hari ini akan kami panen dengan prestasi di masa mendatang,” ujarnya optimis.

Dengan semangat kolaborasi antara pengurus, atlet, pelatih, dan orang tua, Fransisco berharap taekwondo NTT dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam PON mendatang dan turut mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (MI)