Besok Bunda PAUD Kota Kupang Bicara Tentang Pola Pengasuhan Anak Di Naioni

 

Kupang,nwartapedia.com  – Rumah Pintar Sonaf Soet Hibef yang berlokasi di Kelurahan Naioni, Kota Kupang, akan menggelar kegiatan parenting bertajuk “Pola Pengasuhan Anak Usia Dini” pada Jumat, 23 Mei 2025.

Acara ini akan dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kota Kupang, dr. Widya Cahya, yang juga merupakan istri dari Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi bagi para guru dan orang tua murid di PAUD Sonaf Soet Hibef, dan akan dikemas dalam bentuk seminar dan diskusi terbatas.

Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya pola asuh yang tepat bagi anak usia dini.

Plt Kepala Rumah Pintar Naioni, Roos Dethan, dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa parenting tidak sekadar tentang memberi makan dan merawat anak, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta membentuk karakter anak melalui contoh dan bimbingan yang baik dari orang tua dan pendidik.

“Pola pengasuhan anak sangat penting, tidak hanya mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga kebutuhan emosional, psikologis, dan sosial anak. Hal ini sangat penting untuk mencetak generasi yang sehat, mandiri, dan percaya diri,” jelas Roos.

Ia menambahkan, kehadiran Bunda PAUD dr. Widya Cahya diharapkan bisa memberikan perspektif lebih luas, mengingat latar belakang beliau sebagai seorang dokter. Para orang tua dan pendidik diimbau untuk memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.

“Kami berharap seminar ini bisa menjadi ruang belajar bersama dan memberikan manfaat langsung bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” tutup Roos Dethan.

Acara ini terbuka bagi orang tua murid PAUD Sonaf Soet Hibef dan para pendidik, serta menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara holistik. (Goe)




Besok, Pemkot Kupang Gelar Kerja Bakti Massal,  Dinas Pendidikan Fokus di Sekolah

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang akan menggelar kegiatan kerja bakti massal pada Jumat (23/5/2025) sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang bersih dan sehat.

Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lembaga pendidikan di Kota Kupang.

Kegiatan kerja bakti akan berlangsung sepanjang hari, dengan pembagian waktu sesuai dengan lokasi pelaksanaan.

Untuk lingkungan pemerintah dan sekolah, kerja bakti dijadwalkan mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WITA.

Sementara itu, untuk masyarakat umum di lingkungan tempat tinggal, kegiatan akan dimulai pukul 15.00 WITA.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Okto Naitboho, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program yang digagas Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo.

“Untuk mendukung rencana kerja bakti massal besok, kami menggerakkan seluruh sekolah serta aparat Dinas Pendidikan untuk melaksanakan kerja bakti di lingkungan sekolah masing-masing, sesuai domisili, mulai pukul tujuh hingga sembilan pagi,” kata Naitboho saat memberikan pengarahan kepada jajarannya pada Kamis pagi.

Ia menambahkan, kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah guna menciptakan suasana belajar yang aman, sehat, indah, dan rapi.

Senada dengan itu, Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johnathan Sinlae, mengingatkan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, agar menjadi pelopor utama dalam mendukung program penanggulangan sampah di Kota Kupang.

“Melalui berbagai kesempatan, Kepala Dinas selalu menekankan pentingnya peran ASN sebagai motor penggerak dalam mengatasi persoalan sampah, baik di tempat kerja maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan kerja bakti massal ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan seluruh warga Kota Kupang dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

(Asri/Goe)




Wakil Wali Kota Kupang Dukung Penuh Program “Promotor Kesehatan Cilik” oleh  UCB

 

Kupang,nwartapedia.com  — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Franscies, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap inisiatif Universitas Citra Bangsa (UCB) dalam membentuk Promotor Kesehatan Cilik di seluruh SD se-Kota Kupang.

Pernyataan ini disampaikan dalam audiensi resmi bersama pihak UCB yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (21/05/2025).

“Kami Pemerintah Kota Kupang menyambut baik apa yang telah disampaikan. Ini seperti gayung bersambut, dan kami akan mendukung serta berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Serena dalam sambutannya.

Program ini merupakan gagasan Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UCB. Kepala LP3M, Vinsensius Belawa Lemaking, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa pendekatan program dilakukan dengan cara sederhana namun berdampak besar.

“Data menunjukkan banyak kasus kematian di usia muda disebabkan pola hidup tidak sehat sejak dini. Oleh karena itu, kita harus intervensi sejak masa kanak-kanak dengan kebiasaan sederhana seperti jajan sehat, cuci tangan, dan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Lemaking.

Sebanyak 1.000 mahasiswa UCB bersama anggota Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat NTT akan diterjunkan ke seluruh SD di Kota Kupang untuk menjangkau 23.850 siswa.

“Anak-anak ini akan dilatih menjadi promotor kesehatan di sekolah dan di rumah masing-masing,” tambah Lefinus Yunior Nenomel, Koordinator Aksi dari UCB.

Ketua Program Studi Ners UCB, Ns. Yohanes Dion, S.Kep., M.Kes, menegaskan pentingnya pembelajaran kontekstual di luar kampus.

“Ilmu akan mati jika hanya berada di ruang kelas. Mahasiswa kami siap turun ke lapangan untuk mengedukasi anak-anak tidak hanya tentang kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan rohani dan isu-isu seperti perundungan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Ketua PAMI NTT, Devisari Dedu Ngara, juga menyampaikan komitmen kolaboratif.

“Kami siap bergabung dan berkontribusi bersama teman-teman dari UCB demi membangun generasi yang sehat di masa depan,” ungkap Devi.

Kegiatan audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kupang serta Sekretaris Satgas Penanganan Sampah Kota Kupang.

Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, program Promotor Kesehatan Cilik diharapkan menjadi gerakan nyata menuju Kota Kupang yang lebih sehat dan sadar pentingnya gaya hidup sehat sejak usia dini. ***