Kupang Menuju Kota Inklusif, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegaskan Komitmen untuk Perempuan dan Disabilitas

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan komitmen mereka dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan dan kelompok disabilitas.

Hal ini disampaikan dalam Aksi Kolektif Hari Perempuan Internasional 2025, yang diselenggarakan oleh Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas untuk Inklusi (Garamin) bekerja sama dengan RRI Kupang, di Arena Car Free Day, Jalan El Tari, Kupang, Sabtu (8/3).

Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn). Drs. Johanis Asadoma, S.I.K., M.Hum, Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, serta perwakilan organisasi perempuan dan disabilitas.

Dalam pidatonya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa kesetaraan gender dan hak disabilitas bukan sekadar isu sosial, tetapi bagian dari agenda pembangunan daerah.

“Jika kita bicara tentang perempuan dan disabilitas, jangan lupakan anak-anak sebagai bagian yang tak terpisahkan. Kami ingin Kupang menjadi kota yang aman, modern, berbudaya, tangguh, dan sejahtera bagi semua,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Kupang telah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kota Layak Anak, yang kini dalam tahap pembahasan di DPRD Kota Kupang.

“Regulasi sudah ada, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mengeksekusinya. Karena visi tanpa implementasi hanyalah wacana,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menyoroti pentingnya pendidikan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

“Anak-anak disabilitas berhak mendapat pendidikan di sekolah umum dengan fasilitas yang memadai. Kita harus memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses,” katanya.

Ia juga menekankan perlunya infrastruktur publik yang ramah bagi penyandang disabilitas, seperti jalur khusus pengguna kursi roda, toilet inklusif, serta akses pekerjaan bagi kaum disabilitas dan perempuan kepala keluarga.

“Kami sudah berdiskusi dengan Kementerian UMKM untuk merancang program pelatihan dan bantuan bagi perempuan serta penyandang disabilitas agar mereka lebih mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, menegaskan bahwa regulasi terkait kesetaraan gender dan disabilitas sudah ada, seperti Perda No. 5 tentang Pengarusutamaan Gender dan Perda No. 6 tentang Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

“Kami di DPRD sudah mengesahkan regulasi ini, tapi sayangnya implementasinya masih lemah. Pemda di seluruh NTT harus memastikan regulasi ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn). Drs. Johanis Asadoma, menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan.

“Saat ini, semakin banyak perempuan NTT yang menduduki posisi strategis, termasuk Wakil Wali Kota Kupang dan Wakil Bupati Kupang. Ini bukti bahwa perempuan mampu berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.

Ketua Garamin NTT, Yafas Aguson Lay, menjelaskan bahwa tema Hari Perempuan Internasional 2025, yaitu “Accelerate Action” atau “Percepat Aksi”, menekankan pentingnya tindakan nyata untuk menghilangkan hambatan terhadap kesetaraan gender dan disabilitas.

“Perubahan tidak akan terjadi jika hanya berhenti pada diskusi. Kita harus segera bertindak untuk menjadikan GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) sebagai kenyataan di NTT,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen, para narasumber dan peserta menandatangani deklarasi “Percepat Aksi GEDSI dari NTT untuk Indonesia”, yang berisi komitmen bersama untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan hak-hak disabilitas di NTT.

Dengan berbagai langkah konkret yang telah dicanangkan, Kota Kupang semakin dekat untuk menjadi kota yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warganya. ***




Wakil Wali Kota Kupang Temui Warga Liliba: Dengarkan Aspirasi, Wujudkan Perubahan

 

Kupang,nwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., bertatap muka langsung dengan warga Kelurahan Liliba dalam pertemuan yang berlangsung di rumah Ketua RT 39, Amros Awanai.

Dialog ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan pemuda.

Kehadiran Wakil Wali Kota disambut hangat oleh warga yang antusias menyampaikan berbagai keluhan dan harapan.

Sebelumnya, ia juga diajak berkeliling lingkungan RT 39 untuk melihat langsung kondisi jalan dan fasilitas umum yang membutuhkan perhatian.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kota Kupang Maria Rosalinda Uta Teku, Sekretaris Lurah Liliba Johanis Dubu, serta sejumlah Ketua RT dan RW se-Kelurahan Liliba.

Ketua RT 39, Amros Awanai, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Wakil Wali Kota kepada warganya.

“Kami bangga dan merasa dihargai dengan kehadiran Ibu Wakil Wali Kota di sini. Kami berharap ada solusi nyata dari pemerintah untuk perbaikan jalan dan dukungan terhadap program-program masyarakat,” ujarnya.

Dalam tanggapannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur akan menjadi perhatian pemerintah.

“Kami sudah melihat sendiri kondisi jalan yang perlu diperbaiki. Kami akan mengevaluasi anggaran dan mencari solusi terbaik agar pembangunan bisa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota memaparkan tiga fokus utama yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Kupang dalam 100 hari pertama kepemimpinan, yakni pengelolaan sampah, pemberdayaan UMKM, dan reformasi birokrasi.

“Masalah sampah memang menjadi tantangan besar, dan kami sedang merancang solusi yang efektif. Kami juga ingin memberdayakan pemuda yang kreatif agar dapat berkontribusi dalam pengembangan UMKM. Selain itu, reformasi birokrasi akan kami dorong agar pelayanan publik menjadi lebih cepat dan responsif,” jelasnya.

Serena juga mengajak masyarakat untuk bersatu dalam membangun Kota Kupang, tanpa terhambat oleh perbedaan politik pasca-pilkada.

“Mari kita tinggalkan sekat-sekat yang ada dan fokus pada pembangunan. Kota ini milik kita semua, dan kita hanya bisa maju jika bekerja sama,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari minimnya anggaran untuk Posyandu, genangan air yang tak kunjung diatasi, hingga akses jalan yang terhambat.

Warga juga meminta perhatian lebih terhadap pengelolaan sampah dan dukungan bagi kegiatan kepemudaan melalui Karang Taruna.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota menegaskan komitmennya untuk mencari solusi yang cepat dan tepat, termasuk meningkatkan perhatian terhadap kader Posyandu, memperbaiki infrastruktur, dan mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan kota.

Menutup pertemuan, Wakil Wali Kota kembali menegaskan bahwa membangun Kota Kupang bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

“Kami akan terus membuka ruang komunikasi dengan warga. Dengan kolaborasi dan kerja sama, kita bisa mewujudkan Kota Kupang yang lebih bersih, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Dialog ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat.

Diharapkan, pertemuan seperti ini terus berlanjut agar setiap langkah pembangunan benar-benar sesuai dengan harapan warga. ***




Wali Kota Kupang Ajak Pemuda Rock Liliba Berlayar Bersama Menuju Perubahan

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara Berbagi Kasih Bersama Pemuda Rock Liliba di PAUD Akasia, Kelurahan Liliba, pada Sabtu (8/3).

Kedatangannya disambut antusias oleh masyarakat setempat dalam acara yang mengusung tema “Susah Senang Ketong Sama-sama”.

Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang terus dipupuk di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Sumba Barat Daya Stefanus Come Rihi, Pendeta Jemaat Emaus Liliba Pdt. Jeni Tameno, Lurah Liliba Victor Makoni, S.Sos, Ketua Pemuda Gang Rock Liliba Bili Nope, Ketua LPM Kelurahan Liliba Drs. Apolo Markus, Ketua Karang Taruna Simin Sede, Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba Bripka Andri Non, Babinsa Kelurahan Liliba Serda Eko, serta para Ketua RT se-Kelurahan Liliba.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Gang Rock Liliba yang telah menginisiasi acara ini.

Ia mengibaratkan generasi muda sebagai kapal yang harus berani berlayar menghadapi tantangan di lautan luas, bukan sekadar berdiam di dermaga.

“Kalian anak muda harus mampu berkarya dan memberi manfaat bagi orang lain, dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar. Kita semua yang hadir di sini bukan untuk berdiam diri, tetapi untuk berlayar bersama menghadapi tantangan. Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kita akan membawa Kota Kupang ke arah yang lebih baik,” ujarnya dengan semangat.

Lebih lanjut, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada niat baik, tetapi juga pada komitmen dan konsistensi dalam menjalankan setiap tugas.

“Tanpa komitmen, pekerjaan tidak bisa dimulai. Tanpa konsistensi, pekerjaan tidak akan selesai dengan baik. Saya berharap Pemuda Gang Rock Liliba terus menjalankan program-program mereka dengan penuh dedikasi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya birokrasi yang responsif dan komunikatif. Dalam lima tahun ke depan, ia berjanji Pemerintah Kota Kupang akan lebih tanggap dalam menangani keluhan masyarakat.

“Jika ada pelayanan publik yang berbelit-belit, jangan ragu untuk melapor. Memerintah adalah melayani—to govern is to serve—itulah yang harus menjadi pegangan kita semua,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga mengajak masyarakat Kelurahan Liliba untuk bersama-sama menangani persoalan sampah. Ia mengungkapkan rencana Pemkot Kupang untuk menyediakan armada sampah, seperti motor listrik dan truk sampah, guna memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Sampah rumah tangga harus dipilah sesuai jenisnya. Saat ini, sampah bisa ditukar menjadi uang. Jadi, mari kita mulai memilah sampah dari sekarang. Jika ingin bergerak cepat, bergeraklah sendiri. Tetapi jika ingin bergerak jauh, bergeraklah bersama. Saya ingin kita semua bergerak jauh demi Kota Kupang yang lebih baik,” pesannya.

Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota menyerahkan bantuan kasih secara simbolis kepada salah satu perwakilan warga. Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan dinilai dari jumlahnya, tetapi dari ketulusan yang menyertainya.

Acara Berbagi Kasih ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kelurahan Liliba untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan.

Dengan semangat gotong royong, diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut demi mempererat solidaritas sosial di Kota Kupang. ***




Wali Kota Kupang Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas RPJPD dan Kota Layak Anak

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc, menghadiri Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun 2024/2025 yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang di Ruang Sidang Utama Sasando, Lantai II Gedung DPRD Kota Kupang, Jumat (7/3).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, didampingi Wakil Ketua I, Jabir Marola, dan Wakil Ketua II, Yeskiel Loudoe, S.Sos. Selain dihadiri para anggota DPRD dari delapan fraksi, sejumlah pejabat penting turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE., M.Si, para asisten Sekda, staf ahli Wali Kota, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kota Kupang.

Agenda utama dalam rapat ini adalah tanggapan Wali Kota Kupang terhadap pemandangan umum anggota DPRD melalui fraksi-fraksi atas pengajuan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif Pemerintah Kota Kupang, yakni

1. Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Kupang 2025-2045.

2. Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang secara bergantian membacakan dokumen setebal 44 halaman yang berisi tanggapan terhadap berbagai masukan dari DPRD.

Mengawali tanggapannya, Wali Kota Kupang mengapresiasi kerja sama dan dukungan DPRD Kota Kupang dalam mencermati serta menerima pengajuan dua Ranperda ini untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi di DPRD Kota Kupang atas perhatian dan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun Kota Kupang yang lebih maju, modern, dan sejahtera. RPJPD dan Ranperda Kota Layak Anak ini adalah langkah konkret untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Sejumlah fraksi DPRD menyampaikan pandangan dan masukan terhadap dua Ranperda tersebut, yang kemudian ditanggapi secara langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Fraksi Gerindra menyoroti pentingnya keselarasan RPJPD dengan kebijakan nasional dan provinsi. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa penyusunan RPJPD telah disesuaikan dengan visi pembangunan nasional serta menetapkan arah pembangunan Kota Kupang dengan visi baru
“Kota Kupang Menjadi Rumah Bersama yang Modern, Bersih, Aman, Berbudaya, Tangguh, dan Sejahtera.”

Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya implementasi nyata RPJPD serta efisiensi tata kelola birokrasi. Pemerintah menanggapi dengan menegaskan bahwa RPJPD tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga pedoman dalam menjalankan pembangunan yang efektif dan efisien.

Fraksi Partai NasDem mendorong RPJPD yang berbasis pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa dokumen perencanaan telah mempertimbangkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) serta memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam perumusan kebijakan.

Fraksi PKB menyoroti penyesuaian batas wilayah, mitigasi bencana, dan peningkatan ruang terbuka hijau. Pemerintah menyampaikan bahwa telah dilakukan penegasan batas wilayah di 51 kelurahan, serta meningkatkan infrastruktur air bersih dan sistem mitigasi bencana yang lebih terintegrasi.

Fraksi Golkar menggarisbawahi pentingnya regulasi yang kuat dalam mendukung pembangunan jangka panjang. Pemerintah menjelaskan bahwa RPJPD disusun dengan landasan ilmiah yang kuat serta analisis mendalam terhadap kebutuhan masyarakat.

Fraksi PAN menekankan reformasi birokrasi dan efektivitas anggaran. Pemerintah memastikan bahwa reformasi birokrasi menjadi prioritas utama, termasuk dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan dan transparansi pengelolaan anggaran.

Fraksi Demokrat menegaskan bahwa RPJPD harus berdampak nyata bagi masyarakat dan bukan sekadar dokumen formalitas. Pemerintah menegaskan bahwa penyusunan RPJPD telah melalui proses sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi serta berbasis kebutuhan riil masyarakat Kota Kupang.

Fraksi Gabungan Hanura, Perindo, PSI Bersatu memberikan dukungan penuh terhadap program Kota Layak Anak. Pemerintah menyampaikan terima kasih atas dukungan ini dan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kebijakan yang berpihak pada anak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Menutup tanggapannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa RPJPD 2025-2045 akan menjadi landasan utama dalam membangun Kota Kupang yang lebih maju, modern, dan inklusif.

Selain itu, Ranperda Kota Layak Anak diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak di Kota Kupang.

“Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah dan DPRD, kita optimistis dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Kota Kupang. Pembangunan yang berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik, serta perlindungan terhadap anak akan menjadi fokus utama ke depan,” ujar Wali Kota.

Rapat Paripurna ini menegaskan bahwa kerja sama antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan strategis yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi HIMAPALA UMK, Dukung Lomba Lintas Alam dan Program Peduli Sampah

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam (HIMAPALA) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) di ruang kerjanya pada Jumat (7/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh Dewan Pembina HIMAPALA, Cakti Flobamorrinci A. Kirie, S.Pi., Ketua HIMAPALA, Muhammad Ikram Balaga, Ketua Bidang Organisasi, Krispinus Kevin Rumbung, serta anggota HIMAPALA, Sulaiman Baharudin.

Dalam pertemuan tersebut, HIMAPALA UMK mengundang Wali Kota untuk membuka serta memfasilitasi kegiatan Lomba Lintas Alam yang akan digelar pada 22 April 2025.

Kompetisi ini akan melibatkan pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa dengan tujuan meningkatkan kesadaran lingkungan serta kecintaan terhadap alam.

Selain itu, HIMAPALA juga mengajukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang dalam menangani masalah sampah di kota.

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Kupang menyambut baik inisiatif HIMAPALA dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang akan menyediakan konsumsi bagi peserta lomba serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk menyiapkan armada pengangkut sampah plastik yang dihasilkan selama acara berlangsung.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dikembangkan. Semoga melalui lomba ini, semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan aktif dalam aksi pelestarian alam,” ujar Wali Kota. ***




Wakil Wali Kota Kupang Terima Audiensi DPD REI NTT Bahas Percepatan PBG dan Pembangunan Rumah Subsidi

 

Kupang,nwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerjanya, Kamis (6/3).

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Johanes Bell, S.T., M.T.

Hadir mewakili DPD REI NTT, Ketua Bobby Pitoby bersama jajaran pengurus, antara lain Wakil Ketua I Bobby Lianto, Wakil Ketua II Frits Bessie, Sekretaris Ferry Bernadus, serta anggota Chandra Santoso.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, menyampaikan maksud kunjungan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha properti, khususnya terkait proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). PBG, yang dulunya dikenal sebagai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), merupakan izin resmi yang diberikan pemerintah untuk pembangunan, renovasi, maupun perubahan bangunan.

REI NTT juga menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap program pembangunan rumah subsidi yang sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami menyambut baik program ini karena akan membantu mengurangi backlog perumahan di Kota Kupang,” ujar Bobby Pitoby.

Namun, Bobby menyoroti lambannya proses pengurusan PBG di Kota Kupang sebagai tantangan utama bagi pengembang.

Padahal, sesuai ketentuan, proses penerbitan PBG seharusnya rampung dalam 10 hari kerja, tetapi kenyataannya, pengembang harus menunggu hingga satu atau dua tahun.

“Ada bangunan yang sudah selesai, tapi PBG-nya belum terbit. Sementara, banyak bangunan liar yang berdiri tanpa PBG,” ungkapnya.

Bobby juga mendorong percepatan penyelesaian revisi tata ruang Kota Kupang agar segera ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Menurutnya, revisi tata ruang ini akan berdampak langsung pada percepatan penerbitan PBG yang diharapkan bisa kembali ke standar 10 hari kerja.

“Jika revisi tata ruang rampung, kami siap terus berkoordinasi dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran terkait demi kelancaran proses PBG ke depan. Ini bukan hanya demi kepentingan pengembang, tapi juga untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan masukan dari DPD REI NTT.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mencarikan solusi terbaik agar proses perizinan tidak lagi menjadi hambatan bagi dunia usaha, termasuk sektor properti.

“Kami akan membawa persoalan ini ke pembahasan lebih lanjut bersama Wali Kota dan jajaran terkait agar ada solusi konkret. Kota Kupang sebagai barometer ekonomi NTT harus didukung dengan kebijakan yang mempermudah investasi dan pembangunan, termasuk di sektor perumahan,” tegas Serena.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemkot Kupang dan REI NTT dalam mendorong pertumbuhan sektor properti yang berkontribusi pada kemajuan ekonomi daerah. ***




Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Hadiri Laga Seru Persekota Kupang vs PS Malaka di ETMC XXXIII

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., turut hadir menyaksikan langsung pertandingan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII antara Persekota Kupang melawan PS Malaka, Senin (6/3) malam, di Stadion Oepoi Kupang.

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yang kompak mengenakan jersey ungu menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap tim kebanggaan warga, Persekota Kupang.

Dukungan ini juga menegaskan komitmen Pemkot Kupang dalam mendorong perkembangan sepak bola lokal sekaligus menanamkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur.

Wali Kota Kupang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya. Sejumlah anggota DPRD Kota Kupang, seperti Muhammad Ramli, Ahmad Talib, dan Roy R. Riwu Kaho, turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan yang penuh tensi tersebut.

Pertandingan Persekota Kupang melawan PS Malaka merupakan bagian dari Liga 4 ETMC XXXIII 2024/2025 yang diikuti oleh 32 tim dari berbagai kabupaten dan kota se-NTT

Turnamen bergengsi ini berlangsung sejak 3 Maret hingga 25 Maret 2025.

Laga yang mempertemukan dua tim kuat dari Grup G ini berlangsung ketat dan penuh semangat.

Persekota Kupang dan PS Malaka saling jual beli serangan sejak peluit pertama dibunyikan.

Pertahanan solid kedua tim serta serangan balik cepat menciptakan atmosfer pertandingan yang begitu seru.

Ribuan penonton yang memadati Stadion Oepoi Kupang pun larut dalam euforia mendukung jagoan masing-masing.

Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1:1, hasil yang membuat persaingan di Grup G semakin sengit.

Masih ada laga-laga berikutnya yang akan menjadi penentu langkah tim-tim di grup ini menuju babak selanjutnya.

Ajang ETMC XXXIII ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan bagi para pemain muda berbakat NTT, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antar daerah melalui olahraga. (MI)




Pemkot Kupang Serahkan Bantuan Rp 50 Juta untuk Tim Persekota di ETMC 2025

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan sepak bola di Kota Kupang dengan menyerahkan bantuan sebesar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) kepada tim Persatuan Sepakbola Kota Kupang (Persekota) yang akan berlaga di ajang El Tari Memorial Cup (RTMC) ke-33 Tahun 2025.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (6/3).

Bantuan diterima oleh Polce Pandie yang mewakili Ketua Asosiasi PSSI Kota Kupang, Alex Riwu Kaho.

Dalam kesempatan tersebut, Polce Pandie menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Kupang.

Ia memastikan bantuan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan para pemain, pelatih, dan official tim Persekota yang akan berlaga di turnamen bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Kami dari Askot PSSI Kota Kupang sangat mengapresiasi dukungan ini. Ini bentuk perhatian nyata Pemkot Kupang terhadap sepak bola di daerah ini. Bantuan ini akan langsung kami salurkan kepada para pemain dan tim. Kami juga berharap dukungan dari Pak Wali dan Ibu Wakil Wali Kota terus berlanjut untuk pembinaan sepak bola di Kota Kupang,” ujar Polce Pandie.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota, Serena Francis berkomitmen mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Kupang.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Kota Kupang. Bantuan ini juga berkat dukungan dari Bank NTT yang diwakili Wakil Kepala KCU Bank NTT Kota Kupang, Bapak Bill Payong Beda, serta anggota DPRD Kota Kupang,”ungkapnya.

“Kami sadar, olahraga sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. Mohon maaf bantuannya masih terbatas, semoga bisa bermanfaat bagi tim Persekota,”tambah Wali Kota.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, juga berpesan agar seluruh pemain Persekota terus menjaga disiplin latihan dan menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Saya berpesan agar para pemain tetap disiplin berlatih dan menjunjung tinggi sportivitas serta fair play. Sebagai tuan rumah, kita juga harus menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung,” pesan Serena.

Dengan dukungan penuh dari Pemkot Kupang, diharapkan Persekota mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil gemilang di El Tari Memorial Cup 2025. (MI)




Rapat Paripurna DPRD Kota Kupang, dr. Christian Widodo Sampaikan Pidato Perdana Masa Jabatan 2025-2030

 

Kupang,nwartapedia.com  – DPRD Kota Kupang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka penyampaian pidato sambutan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo masa jabatan 2025-2030, pada Selasa (5/3).

Dalam pidato perdananya, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Wakil Wali Kota untuk memimpin selama lima tahun ke depan.

Di hadapan para anggota DPRD dan tamu undangan, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa kemenangan yang diraih bukan milik pribadi, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Kota Kupang.

“Tidak ada lagi warga paslon A, paslon B, atau paslon lainnya. Semua adalah warga Kota Kupang yang harus kami layani,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa pemerintah ke depan akan berperan sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pihak yang memerintah. Seluruh jajaran pemerintah kota diinstruksikan untuk menempatkan tulisan “Pemerintah adalah Pelayan” di setiap kantor dinas sebagai pengingat komitmen tersebut.

Dalam arahannya, Wali Kota Kupang memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, di antaranya:

1. Peningkatan Kualitas SDM
Pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

2. Pengelolaan Sampah Berbasis Kecamatan
Pemerintah akan mendorong pembangunan fasilitas pengolahan sampah di setiap kecamatan guna mengurangi volume sampah ke TPA, serta mendorong inovasi pengelolaan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

3. Revitalisasi Taman Kota
Taman-taman kota akan dibangun menjadi ruang publik yang hidup, ramah anak, serta mendukung aktivitas ekonomi kreatif, termasuk arena skateboard dan area UMKM.

4. Ekonomi Berbasis Partisipasi Masyarakat
Pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi akan digalakkan agar masyarakat dapat mandiri dan produktif.

5. Pemerintahan Transparan dan Responsif
Wali Kota Kupang berjanji membangun birokrasi yang transparan, responsif terhadap pengaduan masyarakat, dan memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan dasar warga.

6. Kolaborasi Seluruh Elemen
Pemerintah Kota Kupang akan mendorong kolaborasi aktif dengan DPRD, komunitas, organisasi masyarakat, dan elemen lainnya demi mewujudkan visi Kota Kupang yang bersih, aman, dan berbudaya.

Wali Kota Kupang juga menyampaikan komitmennya menjalankan pemerintahan yang melayani dengan sepenuh hati, mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya, dan mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan kota.

Menutup pidatonya, Wali Kota meminta dukungan dan doa seluruh warga Kota Kupang agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.

“Mari kita bergandengan tangan, melangkah bersama membangun Kota Kupang yang lebih baik untuk generasi masa depan,” pungkasnya.

Rapat paripurna ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar sinergi antara pemerintah dan DPRD Kota Kupang terus terjalin demi kemajuan daerah. (MI)




Ketua MUI Kota Kupang Apresiasi Kolaborasi Pemimpin Muda dalam Sambutan di Buka Puasa Bersama

Kupang,nwartapedia.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang, H. Muhammad, MS, memberikan sambutan hangat dan penuh apresiasi dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Masjid Nurusaa’dah Fontein Selasa (4/3).

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo didampingi Ibu KetuaTim Penggerak PKK KotaKupang, Nyonya Dokter Widya Cahya Widodo, Wakil Wali Kota Serena Francis, serta jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Muhammad mengaku sempat terkejut menerima undangan buka puasa bersama, mengingat dr. Christian dan Serena baru sehari sebelumnya memulai tugas resmi di Balai Kota.

“Saya kaget, baru hari Senin kemarin masuk kantor, hari ini sudah ada undangan buka puasa bersama. Tapi inilah ciri khas pemimpin muda, bergerak cepat tanpa banyak menunggu,” ujar H. Muhammad dengan nada bercanda, disambut tawa hadirin.

Lebih lanjut, Ketua MUI menyoroti kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menurutnya menunjukkan sinyal positif sejak awal. Menurutnya, kedekatan dan komunikasi yang baik antara kepala daerah, wakil, dan ketua DPRD yang juga berusia muda menjadi harapan baru bagi masyarakat Kota Kupang.

“Saya melihat koneksi yang luar biasa di antara pemimpin-pemimpin muda ini. Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD semuanya anak muda yang penuh semangat. Ini adalah modal besar untuk membangun Kota Kupang dengan visi yang sama dan kolaborasi yang solid,” tambahnya.

H. Muhammad juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap berkomunikasi langsung dengan Wali Kota, baik melalui telepon maupun WhatsApp, sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi antara pemerintah dan tokoh agama.

“Saya sering dihubungi langsung oleh Pak Wali, baik lewat telepon maupun WA. Ini menunjukkan komitmen beliau untuk merangkul semua elemen masyarakat, termasuk kami dari MUI,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Ketua MUI mendoakan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang senantiasa diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah, serta mampu membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Kupang.

“Kami dari MUI mendoakan agar kepemimpinan ini sukses, bermanfaat, dan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Kupang tanpa terkecuali,” tutupnya.

Acara buka puasa bersama ini menjadi momen penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Kota Kupang, serta menjadi simbol awal sinergi positif di bawah kepemimpinan baru yang energik dan inklusif. (MI)