Wali Kota Kupang Kukuhkan Pengurus Dekranasda 2025-2030, Momen Penting Dorong UMKM dan Tenun Lokal

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kupang Masa Bakti 2025-2030 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (26/03).
Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong perkembangan industri kerajinan dan UMKM di Kota Kupang.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., Ketua Dekranasda Kota Kupang yang baru dilantik, Ny. dr. Widya Cahya, serta Penjabat Ketua Dekranasda sebelumnya, Ny. Angela Lusi Deran, S.Ak.
Selain itu, hadir pula para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah terkait, serta pengurus Dekranasda yang baru dikukuhkan.
Prosesi pengukuhan diawali dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan antara Ny. Angela Lusi Deran, S.Ak., dan Ny. dr. Widya Cahya. Serah terima ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Kupang selaku Ketua Pembina Dekranasda dan Wakil Wali Kota Kupang sebagai Penasehat Dekranasda.
Selain itu, dilakukan pula serah terima Memori Dekranasda sebagai landasan kesinambungan program kerja ke depan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan dan pengukuhan pengurus Dekranasda Kota Kupang Masa Bakti 2025-2030.
Dalam kepengurusan yang baru, Ny. dr. Widya Cahya resmi menjabat sebagai Ketua, didampingi oleh Ny. Angela Lusi Deran, S.Ak. sebagai Wakil Ketua, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang sebagai Ketua Harian.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM dan industri tenun lokal.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama Gubernur NTT baru-baru ini melakukan kunjungan ke Jakarta untuk menjalin kerja sama dengan kementerian terkait dan Gubernur DKI Jakarta.
Salah satu hasil dari kunjungan tersebut adalah upaya memfasilitasi pemasaran produk tenun Kupang di Jakarta melalui pameran atau expo, tanpa membebani para pengrajin dengan biaya perjalanan yang tinggi.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah Kota Kupang akan membeli langsung kain tenun dari para pengrajin, tanpa perantara atau sistem titipan.
Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Kupang untuk membeli tenun asli dari Dekranasda Kota Kupang guna mendukung kesejahteraan para perajin.
“Kita harus memastikan bahwa pengrajin kita mendapatkan manfaat secara langsung. Karena itu, saya ingin semua ASN di Kota Kupang membeli tenun dari Dekranasda. Dengan begitu, kita tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para perajin,” tegas Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan Dekranasda agar organisasi ini tidak hanya sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
Ia berharap dalam lima tahun ke depan, Dekranasda bisa menjadi pendorong utama dalam meningkatkan daya saing produk unggulan UMKM Kota Kupang.
“Dekranasda bukan hanya tentang seremoni atau kegiatan rutin. Ini adalah wadah yang harus benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Kupang. Kita harus bekerja lebih profesional, lebih inovatif, dan lebih berdampak,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama membangun Dekranasda sebagai bagian dari pembangunan Kota Kupang yang berkelanjutan.
Acara pengukuhan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus baru, menandai dimulainya langkah baru Dekranasda Kota Kupang dalam memperkuat industri kerajinan dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah ini. ***