Wali Kota Kupang Terima Audiensi KPU, Bahas Pengembalian Sisa Dana Hibah Pilkada 2024

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang di ruang kerjanya pada Rabu (19/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, S.Pt., Anggota KPU, Julianus Johanes Paulus Nomleni, S.H., serta Sekretaris KPU, Agustinus Yohanis Ola Paon, S.Sos., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan rencana pengembalian sisa dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kepada Pemerintah Kota Kupang.

Pengembalian dana ini sesuai dengan ketentuan yang mengharuskan pengembalian dilakukan paling lambat tiga bulan setelah dokumen usulan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih disampaikan kepada DPRD Kota Kupang.

“Sesuai instruksi Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran, KPU Kota Kupang akan mengembalikan sisa dana hibah sebesar sekitar Rp1 miliar. Saat ini kami sedang melengkapi laporan pertanggungjawaban dari setiap kegiatan yang telah dilaksanakan,” ujar Ismael Manoe.

Sekretaris KPU Kota Kupang, Agustinus Yohanis Ola Paon, menjelaskan bahwa sisa dana tersebut berasal dari beberapa pos anggaran yang tidak terealisasi, seperti anggaran untuk penyelesaian sengketa Pilkada.

“Kebetulan pada Pilkada Kota Kupang tidak terjadi sengketa, sehingga dana tersebut tidak terpakai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa batas waktu pengembalian sisa dana hibah tersebut adalah maksimal pada 9 April 2025.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas KPU Kota Kupang dalam pengelolaan anggaran.

Ia menyambut baik langkah pengembalian dana hibah tersebut karena dapat membantu Pemerintah Kota dalam mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan prioritas lainnya.

“Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Kupang bukan hanya tercermin dari pelaksanaannya yang tertib dan lancar, tetapi juga dari manajemen keuangan yang bertanggung jawab. Pengembalian dana hibah ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan telah dilaksanakan dengan perhitungan matang, memastikan dana publik digunakan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. ***




Pemkot Kupang Dukung Inovasi UMKM dan Literasi Investasi Emas Bersama PT. Pegadaian

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta literasi investasi emas di wilayah Kota Kupang.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., dalam audiensi bersama PT. Pegadaian Area Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota pada Selasa (18/3).

Audiensi ini dihadiri oleh Deputi Bisnis PT. Pegadaian Kupang, Anwar, S.Sos., M.M., bersama jajaran pejabat Pegadaian lainnya, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Kupang. Pertemuan ini menyoroti berbagai inisiatif yang telah dilakukan Pegadaian dalam mendukung UMKM serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berinvestasi dalam emas.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menjelaskan bahwa PT. Pegadaian saat ini mengelola tujuh cabang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan empat di antaranya berada di Kota Kupang. Pada tahun 2024, Pegadaian mencatatkan omzet sekitar Rp 2,1 triliun, dengan mayoritas pencairan dana difokuskan pada sektor produktif.

Salah satu inisiatif yang diusung Pegadaian adalah mendukung industri tenunan ikat khas NTT dengan membuka peluang bagi pengusaha tenunan untuk menjaminkan produk mereka.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha mereka dan memperkuat sektor UMKM di Kota Kupang.

Selain itu, Pegadaian juga aktif dalam memberikan pelatihan kepada sekitar 40 UMKM di Kota Kupang guna meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan usaha dan pengembangan produk.

Di bulan Ramadan, Pegadaian mengadakan Festival Ramadhan yang menampilkan produk dari 21 UMKM binaannya.

Dalam audiensi ini, Pegadaian juga memperkenalkan investasi emas sebagai alternatif pengelolaan keuangan yang menguntungkan.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama Gen Z dan milenial, agar memahami pentingnya investasi emas,” ujar Anwar.

Investasi ini menawarkan dua keuntungan utama, yaitu kenaikan harga emas yang terus meningkat serta manfaat dari sistem deposito emas yang ditawarkan oleh Pegadaian.

Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi taman di depan kantor PT. Pegadaian di Kampung Solor yang kurang terawat.

Ia mengusulkan rencana renovasi taman tersebut menggunakan anggaran internal Pegadaian dan berharap Pemerintah Kota Kupang memberikan izin serta dukungan terhadap proyek ini.

“Meremajakan taman ini sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperindah wajah Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi berbagai inisiatif ini, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Pegadaian dalam mendukung UMKM dan edukasi investasi emas.

“Kami sangat menghargai inisiatif Pegadaian dalam memberikan pelatihan serta dukungan kepada UMKM di Kupang. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di kota ini,” ujarnya.

Terkait investasi emas, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya meningkatkan literasi finansial bagi generasi muda.

“Saya sangat mendorong agar program ini dapat lebih banyak menjangkau Gen Z dan milenial, sehingga mereka memahami manfaat serta cara berinvestasi emas dengan baik,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kupang juga mendukung rencana revitalisasi taman di depan kantor Pegadaian.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan kelancaran program ini.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Kupang dan PT. Pegadaian, diharapkan ekosistem UMKM semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Dukungan terhadap investasi emas juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi warganya, sekaligus memperkuat perekonomian lokal melalui berbagai inisiatif strategis. ***




Pangdam IX/Udayana Kunjungi Makodim 1629/SBD: Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

 

Tambolaka,nwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana, Ibu Dessy Zamroni, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Makodim 1629/SBD di Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Selasa (18/03/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Kedatangan Pangdam disambut hangat dengan prosesi adat khas Sumba Barat Daya, termasuk pengalungan kain adat oleh Dandim 1629/SBD, Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han.

Selain itu, regu jaga kesatriaan memberikan jajar kehormatan, sementara prajurit dan Persit menyanyikan “Mars Udayana” dengan penuh semangat.

Keindahan budaya lokal turut memeriahkan acara dengan penampilan tarian adat Sumba yang menggambarkan kekayaan seni dan tradisi daerah.

Dalam arahannya kepada prajurit dan anggota Persit Kodim 1629/SBD, Pangdam menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI, yang berdasarkan survei mencapai 97%.

“Kepercayaan ini adalah aset berharga yang harus kita jaga. Sebagai satuan kewilayahan, kita harus hadir di tengah rakyat, menjadi bagian dari solusi, dan selalu dicintai masyarakat,” ujar Pangdam.

Selain menyoroti peran strategis TNI di wilayah, Pangdam juga menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Ia mendorong mereka untuk aktif dalam program kemandirian ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Prajurit harus memiliki kemandirian ekonomi agar tidak hanya bergantung pada gaji pokok. Manfaatkan peluang usaha yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, Pangdam dan Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana turut melakukan penanaman pohon sukun di area Makodim 1629/SBD.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program penghijauan dan ketahanan pangan.

Usai rangkaian kegiatan di Makodim, rombongan Pangdam melanjutkan kunjungan ke lokasi sumur bor di Desa Pogotena, Kecamatan Loura.

Di sana, Pangdam menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat, menegaskan komitmen TNI dalam membantu kesejahteraan rakyat. Kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan pembibitan ikan Bioflok di Desa Weerena, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat setempat.

Kunjungan Pangdam IX/Udayana ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga memberikan motivasi bagi prajurit untuk terus mengabdi dengan sepenuh hati serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

(Penrem)