Pengamat Ferdy Hasiman: Saya Sudah Lihat Aura Kemenangan Paslon Christian-Serena Sejak Awal

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Ekonomi dan Politik, Ferdy Hasiman menyebut sejak awal sudah melihat aura kemenangan dari pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang nomor urut 5, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis.

“Saya sudah melihat aura kemenangan pasangan Christian-Serena sejak awal dan semakin yakin ketika tampil memukau dalam debat ke debat calon Walikota Kupang,”ungkapnya kepada media ini pada Kamis (28/11/2024).

Ferdy Hasiman menilai perolehan total suara sementara sebanyak 63.709 dari paslon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis karena pemilih Kota Kupang sudah sangat rasional.

“Pemilih sudah melihat dan mencermati track record calon,”kata Ferdy Hasiman.

Menurut Ferdy Hasiman, Paslon Christian-Serene adalah dua pemimpin muda yang sangat bisa diandalkan untuk memimpin Kota Kupang dengan cara muda, baru dan modern.

“Mereka bukan sekedar muda tetapi matang berpolitik dan mempunyai pengetahuan yang sangat menadai untuk mempin hampir 500 ribu warga Kota Kupang,”kata Ferdy Hasiman..

Bagi Ferdy Hasiman, Paslon Christian-Serena adalah pemimpin muda mempunyai karakter, keperibadian matang, wise dan penuh semangat.

“Kita butuh rule model pemimpin muda seperti mereka di NTT lebih khususnya di Kota Kupang,”ujarnya.

Ferdy Hasiman meyakini kepemimpinan pasangan ini bisa membawa Kota Kupang lebih baik untuk lima tahun kedepan

“Saya yakin, mereka membawa Kota Kupang untuk bersaing dalam meja kompetisi nasional dan bebas KKN,”pungkasnya. (MI)




Dokter Christian Widodo Mencoblos di TPS 03 TDM

Kupang,nwartapedia.com – Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo didampingi Istri, Dokter Widya Cahya Widodo menggunakan hak pilih (mencoblos) di TPS 03 Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) pada Rabu 27 November 2024 pukul 08.30 WITA.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap dan  mencoblos surat suara atau memberikan hak suaranya pada pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak 2024 di Kelurahan TDM, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. 

Mengenakan busana serasi berupa baju biru laut yang dipadu celana panjang kain hitam, dr. Christian dan istrinya tampil sederhana namun berwibawa. Setibanya di lokasi, keduanya disambut oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengarahkan mereka ke kursi di deretan depan.

Di tengah suasana pencoblosan yang tertib dan ramai,Dokter Christian tak segan menyapa warga yang hadir. Senyum ramahnya membuat suasana di TPS terasa akrab. Kehadiran calon Wali Kota tersebut menjadi perhatian warga setempat yang antusias mengikuti proses demokrasi lima tahunan ini.

“Saya mengapresiasi warga Kota Kupang yang datang untuk menggunakan hak pilihnya. Ini adalah momen penting bagi masa depan kota kita tercinta,” ujar dr. Christian singkat saat ditanya usai mencoblos.

Pelaksanaan pemilu di TPS 03 berjalan lancar, dengan partisipasi warga yang cukup tinggi sejak pagi hari. TPS ini menjadi salah satu lokasi penting dalam pesta demokrasi yang akan menentukan pemimpin Kota Kupang lima tahun ke depan.

Masyarakat berharap siapapun yang terpilih nanti dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Kota Kupang. ***




Atase Polri di KBRI Dili Terima Medali Kehormatan dari Presiden Timor Leste

Dili,nwartapedia.com  – Atase Polri pada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Komisaris Besar Polisi Gaspar Mikel da Costa, menerima penghargaan bergengsi berupa Medali Kehormatan “A Medalha da Ordem de Timor-Leste” dari Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Y.M. Dr. Jose M. Ramos Horta.

Upacara penganugerahan berlangsung khidmat di Istana Presiden Lahane yang terletak di atas bukit asri di Dili pada sore hari menjelang senja, dimana upacara ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemedekaan Republik Demokratik Timor Leste, dan acara tersebut telah dihadiri oleh para pejabat tinggi negara Timor Leste, tamu asing, dan para Duta Besar negara sahabat. Pada acara tersebut, Kombes Pol Da Costa yang merupakan alumni Untag 45 Surabaya Angkatan 89 didampingi oleh istrinya, Debeltha Tallulembang-da Costa yang selalu setia menemani dalam berbagai momen bersejarah dalam hidup Da Costa dimana Ordem of Timor Leste ini menandai pengakuan atas kontribusi luar biasa dari Alumni SEPA PK ABRI III tahun 1996 tersebut bagi Timor Leste.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dari Don da Costa (biasa dipanggil) yang juga adalah alumni Victoria University Melbourne 2006, dalam berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat Timor Leste sejak ia mulai bertugas sebagai Atase Polri di Dili pada Maret 2022.

Kinerja Da Costa yang memiliki 23 tahun di bidang Public Speaking ini dinilai bermanfaat melalui pelaksanaan seminar-seminar tentang public speaking dan human excellence, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas diri bagi anggota Kepolisian Nasional Timor Leste (PNTL), pegawai pemerintah, biarawan-biarawati, kelompok wanita, mahasiswa dan para tenaga pendidik (Dosen dan Guru-guru) yang telah berjumlah hampir 2000 peserta dari berbagai kelompok kategorial di Timor Leste.

Selain itu, Da Costa yang juga merupakan salah satu Alumni dari National Security Institute of USA tahun 2001 di Albuquerque New Mexico tersebut juga terlibat aktif bersama PNTL dan KBRI Dili serta berbagai Badan Usaha Milik Swasta di Timor Leste maupun BUMN RI (Bank Mandiri, Bank BRI, Pertamina, Telkomcel dan Hutama Karya) memfasilitasi kegiatan bersama antara PNTL dan masyarakat, memperkuat hubungan antara kepolisian dan komunitas lokal sebagai refleksi dari kedekatan pria enerjik ini dengan berbagai entitas.

Dengan diterimanya A Medalha da Ordem de Timor-Leste ini, Putera asal Desa Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara NTT dan Alumni PKN II LAN RI Angkatan XIV tahun 2020 tersebut telah mengoleksi 19 medali penghargaan selama 28 tahun kariernya di Polri, baik yang diperoleh dari dalam negeri maupun luar negeri.

Penghargaan tersebut mencakup penghormatan dari Presiden Republik Indonesia, serta pengakuan dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kontribusinya dalam misi-misi perdamaian PBB di berbagai wilayah operasi pemeliharaan perdamaian PBB yang telah diterima melalui para Police Commissioner di daerah-daerah operasi yang telah diikutinya selama delapan kali baik di Eropa Timur maupun di Afrika dan empat kali pernah menjabat sebagai Kepala Humas Kepolisian PBB di misi Afrika.

Penghargaan bagi Ayah dari Don Louis, Don Pedro dan Don Carlo da Costa (ketiga anak Don da Costa) ini menjadi bukti nyata atas kerja keras dan komitmen Atase Polri KBRI Dili dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste, sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat di negara sahabat tersebut.

Momen ini juga menegaskan pentingnya peran diplomasi kepolisian dalam mendukung stabilitas dan pembangunan di tingkat regional maupun internasional termasuk melalui kegiatan-kegiatan pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas batas negara yang dilakukan secara bersama dengan berbagai badan keamanan di Timor Leste.

A Medalha da Ordem de Timor-Leste adalah salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Timor-Leste kepada individu, organisasi, atau institusi yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa dan rakyat Timor-Leste.

Penghargaan ini merupakan simbol pengakuan atas jasa-jasa yang signifikan, baik dalam bidang kemanusiaan, politik, sosial, ekonomi, budaya, diplomasi, pembangunan maupun hubungan internasional, yang membantu memajukan negara Timor Leste.

Penerima Medalhe biasanya diakui atas pengabdian yang sangat signifikan dan berdampak luas, seperti peningkatan hubungan diplomatik, kontribusi dalam pengembangan institusi negara, atau upaya mempererat kerja sama internasional.

Dalam konteks ini, penghargaan yang diberikan kepada salah satu anggota Divisi Hubungan Internasional Polri, Kombes Pol Don da Costa (putera dari Alm. Don Antonius da Costa dan Almh. Elisabeth Yusastri-da Costa) ini, mencerminkan apresiasi yang luar biasa atas upaya Da Costa dalam mempererat hubungan Indonesia dan Timor Leste, khususnya melalui kegiatan-kegiatan yang berkontribusi pada pembangunan kapasitas dan hubungan masyarakat dengan institusi negara dan telah merefleksikan soft power diplomacy yang bermanfaat bagi kedua negara.

”Medali ini saya persembahkan bagi Kemuliaan Tuhan Yesus yang selalu membuat semuanya mungkin bagi saya, bagi Keluarga Tercinta yang selalu menjadi motivasi saya, bagi Polri yang selalu menginspirasi saya, bagi Bangsa dan Negara Indonesia serta Bumi Pertiwi juga bagi persahatan Abadi Indonesia dan Timor Leste,”ucap Don da Costa usai menerima Medali Kehormatan di antara gerimis bukit Lahane. ***




Tim Pemenangan Paslon Christian-Serena Bantah Tudingan Politik Uang

 

 

 

 

 

 

 

Kupang,nwartapedia.com – Tim Pemenangan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kupang nomor urut 5, Dokter Christian Widodo-Serena Francis merespons soal isu yang menuding pihaknya menggunakan politik uang atau money politik dalam kontestasi Pilkada. Ketua Tim Pemenangan Christian-Serena, Isodorus Lilijawa, membantah tegas tudingan itu. Katanya, tidak ada hubungan atau relasi antara kartu relawan CS’an dengan politik uang.

“Kalau itu dikait-kaitkan maka sebenarnya itu adalah sesuatu isu  yang datangnya dari luar dan bukan dari kami,”kata Isodorus kepada media ini pada Selasa (26/11/2024).

Isodorus meminta kepada pihak-pihak lain untuk tidak melemparkan isu atau fitnah tersebut di masa tenang ini.

“Saya tegaskan, kami membuat kartu itu sebagai alat kontrol untuk para pemilih kami di Tempat Pemungutan Suara (TPS) jadi sebagai saksi kami berikan kartu itu sekaligus untuk mengajak keluarganya dan itu tanpa uang,”tegasnya.

Sekretaris Partai Gerindra Kota Kupang ini juga mempersilakan untuk melaporkan hal tersebut kepada pengawas penyelenggaraan pemilu apabila memang terbukti. Terlebih, kata Isodorus, tuduhan politik uang itu sama sekali tak berdasar.

“Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada kaitannya antara kartu CS’an dengan politik uang karena kita tidak bermain uang dalam proses Pilkada ini tetapi kita menjunjung fair play, Jurdil dan Luber,”tegasnya menepis tuduhan yang beredar.

“Informasi ada dugaan politik uang, kami katakan bahwa itu tidak benar dan kalau ada dugaan silahkan dibuktikan karena kita tidak bermain-main dengan politik uang tetapi kita sebagai calon pemimpin muda yang menjunjung tinggi integritas, bermain fair dalam Pilkada,”tambah Isodorus.

Isodorus menambahkan, pasa tenang ini adalah kesempatan kita mengedukasi masyarakat untuk menjadi pemilih yang rasional dan menjatuhkan pilihan kepada paslon tertentu bukan karena iming-iming uang tetapi karena lahir dari kesadaran dan pemahaman yang benar tentang rekam jejak dan mengenal calon tersebut karena mereka yang mempunyai harapan yang bisa diperjuangkn oleh calon tersebut.

“Kita bahkan menjunjung pemilu Luber dan Jurdil oleh karena itu, bahkan kita mau supaya pihak Bawaslu dan Panwascam melakukan kerja-kerja pemantauan secara efektif supaya menemukan aksi-aksi politik uang yang mungkin saja terjadi di lapangan sehingga jangan cuma kita yang disoroti,”ungkapnya.

Isodorus menantang pihak-pihak yang melemparkan isu tersebut untuk memberikan bukti valid. Menurutnya, jangan hanya sekadar berkomentar di media sosial atau media massa.

“Silakan buktikan. Jangan hanya berkomentar dan menyebarkan berita yang belum tentu benar.  Jangan hanya sekadar membuat kegaduhan,” pungkasnya. (MI)




Komitmen Pemprov Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-Laki 

Kupang,nwartapedia.com – Menko PMK Pratikno beserta jajaran Kementerian terkait serta Pemprov NTT mengawal pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Pratikno menjelaskan disamping memastikan pelayanan bagi masyarakat secara optimal, percepatan pembangunan huntara dan huntap penting untuk segera terlaksana.

“Tadi kita tiba di Larantuka dan langsung menggelar Rakor bersama BNPB, Basarnas, Pemprov, Pemkab. Jadi intinya sekali lagi kami mereview bagaimana pelayanan terhadap pengungsi, juga mengecek gudang logistik apakah stoknya masih tersedia dan ternyata masih tersedia bahkan beberapa bantuan baru belum masuk ke sini, jadi kalau ada bantuan-bantuan baru. Pak Wamen, Kemensos tadi membawa bantuan, juga CSR dari beberapa Perusahaan. Bahkan barusan kita lihat mulai dari kasur dan lain-lain, alat masak juga masih tersedia, itu artinya kita mengawal bagaimana pelaksanaan pelayanan kepada pengungsi itu bisa berjalan dengan baik,” demikian disampaikan Menko PMK didampingi Pj. Gubernur Andriko Noto Susanto di GOR Weri Larantuka, Minggu (24/11) usai meninjau logistik di lokasi tersebut.

Selanjutnya Ia menyatakan bahwa, disamping memastikan kesiapan logiastik, penyiapan hunian sementara (huntara) oleh Pemerintah dan pembangunan ekonomi masyarakat menjadi perhatian perhatian khusus saat ini.

“Lahan sudah siap dari masyarakat sudah dilakukan, dari TNI AL jugak menyampaikan siap untuk membawa bahan-bahan untuk hunian sementara jadi nanti di bawah kendali Bapak Kepala BNPB untuk membangun hunian sementara, Pada saat yang bersamaan kita juga menyiapkan hunian tetap. Jadi sekali lagi kami tekankan bahwa hunian tetap ini bukan semata-mata membangun rumah tapi membangun kawasan kehidupan. oleh karena itu sisi-sisi sosial juga menjadi pertimbangan penting dialog dengan masyarakat menjadi pertimbangan penting bukan hanya bangun rumah tetapi memikirkan sumber kehidupan dan ekonomi masyarakat,” urainya.

Selanjutnya, terkait pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024, Wamendagri Bima Arya memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana erupsi dapat memberikan hak suaranya pada tanggal 27 November mendatang.

“Kami pastikan semaksimal mungkin warga yang terdampak, TPS yang terdampak bisa kita antisipasi. Tadi dilaporkan ada 37 TPS yang terdampak dan sekitar 22 yang digeser ke lokasi pengungsi. Selain itu, juga mendata perpindahan penghuni dari Kabupaten Flotim ke Sikka dan sebaliknya yang harus kita siapkan semaksimal mungkin untuk memilih. Ada dua tps yang sudah disiapkan di perbatasan dan ada juga yang difasilitasi oleh Pemkab Flotim untuk menjemput dan mengantarkan warga agar bisa memilih di TPS yang terdaftar sebelumnya,” ujar Wamendagri Bima Arya.

Melanjutkan kegiatannya, Menko Pratikno didampingi Pj. Gubernur Andriko dan kemudian meninjau Posko Pengungsi Lewolaga, kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengungsi. Setelah dialog bersama masyarakat turut dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis berupa,
1.) Paket sembako
2.) Bantuan dari BPBM di 7 Provinsi (NTT, NTB, Bangka Belitung, Jambi, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan dan Riau) untuk sekolah terdampak erupsi Lewotobi Laki-Laki
3.) Bantuan untuk sekolah terdampak
4.) Peralatan dapur umum dan uang tunai 10 juta rupiah
5.) Bantuan untuk sekolah terdampak erupsi gunung lewotobi laki-laki berupa 19 tenda ruang kelas darurat, 1800 paket belajar siswa, 3.464 ekslempar buku bacaan, 500 paket family kit dan bantuan dana untuk pendidikan dalam situasi darurat.

Selanjutnya, kunjungan kerja ini ditutup dengan peninjauan kawasan huntara di Desa Konga dan kawasan potensial huntab di Wukoh Lewoloroh, Desa Boru.

Ditemui usai peninjauan, Menko Pratikno mengungkapkan,
“Kita baru selesai meninjau kawasan huntara dan diperkirakan selesai dalam 2 bulan dan kemudian meninjau hunitab, karena ini merupakan hunian tetap sehingga harus kita pikirkan secara matang karena kita bukan hanya membangun rumah tetapi juga membangun kehidupan sehingga aspek sosialnya harus diperhatikan,” ujarnya.

Ia menyatakan, Pemerintah terus berupaya agar masyarakat terdampak bencana ini tetap memiliki akses yang tidak terlalu jauh dari lahan pertaniannya.

“Jadi kita menjaga betul agar relokasi 6 Desa terdampak sehingga ini justru semakin meningkatkan kualitas hidup masyatakat,” tutupnya. **”




Menko PMK Pratikno Pimpin Rakor Penanganan Erupsi Lewotobi Laki-Laki dan Konflik Sosial di Flotim

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penangganan Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur yang dipimpin oleh Menko PMK Pratikno.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Flores Timur, Minggu (23/11) ini turut dihadiri Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Pj. Bupati Flotim Sulastri Rasyid,S.Pi,M.Si, Pj. Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera, SE, M.Si, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Kemendagri, Dr. La Ode Ahmad Pidana Bolombo, A.P., M.Si., Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri Dr. Drs. Amran, MT, Kepala Biro Pemerintahan Setda Prov. NTT, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si., dan Pimpinan Perangkat Daerah se Kab. Flotim.

Adapun agenda rapat tersebut terdiri atas Pelayanan kepada masyarakat terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, pembangunan hunian sementara (huntaru) dan hunian tetap (huntap) dan pembangunan rumah masyarakat yang terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.

“Pembangunan huntap (hunian tetap) bukan sekedar membangun rumah konstruksi tetapi juga membangun lingkungan fisik, layanan kesehatan, pendidikan dan sosial harus dipertimbangkan dengan baik. Satu hal penting kunjungan kami harus juga segera menetapkan huntap yang telah dipikirkan secara komprehensif. Selain pelayanan pengungsi erupsi, kita juga harus segera memikirkan pembangunan kembali rumah warga yang terbakar di Kecamatan Adonara Barat,” ujar Menko Pratikno.

Menko Pratikno menyebutkan bahwa, berdasarkan Rapat Tingkat Menteri (RTM) sebelumnya, Ia telah bersurat kepada Presiden guna memohon arahan untuk pembangunan kembali rumah warga terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.

Kepala BNPB, Suharyanto menyatakan bahwa terkait Gunung Lewotobi Laki- Laki, erupsi masih terus terjadi meskipun tidak sebesar yang pertama kalinya. Kedua, terkait pengungsian terpusat tidak ada penambahan bahkan cenderung berkurang karena masyarakat yang diperkirakan telah menjadi pengungsi mandiri. Sedangkan, bantuan logistik terus berdatangan dan dipastikan bahwa kebutuhan konsumsi pengungsi dapat terpenuhi.

“Terkait huntara (huntara) tersedia lahan 9 Ha yang direncanakan akan dibangun 420 unit dimana setiap unit akan terdiri atas 5 Kepala Keluarga (KK), kami sudah hitung ada 2.200 KK yang akan dibangunkan huntara. Proses pembangunan akan dibantu oleh Satgas dari TNI dan ditargetkan selesai sebelum musim penghujan,” ujarnya.

Pj. Gubernur Andriko pada kesempatan ini melaporkan, “Pertama bahwa 3 titik sudah disiapkan dan kita survei, yang kita butuhkan adalah koordinatnya di dalam rekomendasi pelepasan. Kemudian, terkait logistik cukup dan diperlukan mapping agar tersalur dengan baik. Terkait kebutuhan beras, kami telah meminta 60 ton beras dari Pemkab lewat cadangan beras pemerintah kemudian Pemprov juga masih memiliki 80 cadangan beras yang siap disitribusikan jika sewaktu-waktu diminta untuk disalurkan ke masyarakat,” jelas Pj. Andriko.

Disampaikannya bahwa, Pemerintah Provinsi sedang menyiapkan rekomendasi pelepasan hutan lindung, dimana data-data sedang menunggu dari Pemkab untuk segera kita proses.

“Huntara di Desa Konga telah kita tinjau dan sementara disiapkan, kemudian kemarin kita juga telah rapat bersama terkait pembangunan 52 rumah terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Barat yang juga akan ditangani oleh BNPB, poin penting yang harus kita laksanakan disana adalah bagaimana kita mengclearkan status tanah tersebut sehingga kita minta dari ATR/BPN agar nanti sebelum dilakukan pembangunan itu sekalian kita sertifikatkan, agar setelah dibangun memiliki legal formal. Sekali lagi kami juga menyampaikan terima kasih banyak atas perhatian pemerintah pusat mudah-mudah segera kita selesaikan dengan baik,” jelas beliau.

Usai Rakor tersebut, turut dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan bagi Korban Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan rincian :

1.) Bantuan Kementerian Sosial RI untuk penanganan korban bencana di Kab. Flotim senilai Rp. 1.003.303.000 yang terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat senilai Rp. 603.303.000, bantuan sembako 1.500 paket senilai Rp. 300.000.000 dan peralatan sekolah darurat 800 paket senilai Rp. 100.000.000.
2.) Bantuan CSR oleh PMK dan Bank Mandiri berupa 2.600 paket perlengkapan sekolah
3.) Bantuan Kementerian Kesehatan RI yang terdiri dari PMT 1/2 ton, Masker Anak dan Dewasa sebanyak 2.000 pcs, Oksigen Cosentrat 5 UT sebanyak 20 unit dan obat-obat (26 jenis obat)
3.) Bantuan Kemendagri Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan berupa bantuan sarana dan prasarana penyelenggaraan Trantibumlinmas Sub Urusan Bencana tahun 2024
4.) Bantuan anggota KORPRI Kemendagri barang dan uang senilai Rp. 100.000.000
5.) Bantuan oleh Caritas Indonesia – Caritas Larantuka berupa 2.573 paket sembako, 2.102 paket hygiene kit dan 12 ton beras
6.) Bantuan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) perlengkapan pengungsi berupa selimut dan perlengkapan makan
7.) Bantuan kemanusiaan oleh mdmc-lazismu berupa 1.250 paket sembako, 1.250 paket hygine kit, 3 tim pelayanan kesehatan dan pendidikan darurat. ***




DPMPTSP Kota Kupang Sukses Gelar Bimtek LKPM Online dan Implementasi OSS RBA

Kupang,nwartapedia.com – Para pelaku Usaha di Kota Kupang diharapkan dapat memenuhi kewajibannya untuk membuat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tepat waktu sesuai periode pelaporan per triwulan dalam tahun berjalan.

Demikian imbauan Kepala DPMPTSP Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M., saat membuka rangkaian kegiatan Bimtek LKPM Online dan Bimtek Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko atau Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) pada Selasa (19/11) lalu.

LKPM sebagai bentuk Kepatuhan Pelaku Usaha dalam melaksanakan kegiatan usaha.

“Tiap Pelaku Usaha baik skala kecil, menengah dan besar berkewajiban melaporkan realisasi investasi penanaman modalnya melalui LKPM. Strategi yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini DPMPTSP Kota Kupang dalam pencapaian nilai realisasi investasi yaitu melalui pengawasan dan fasilitasi penyelesaian permasalahan dari hasil pengawasan, serta pembinaan melalui pendampingan penyusunan LKPM dan Bimtek LKPM online,” jelas Otta.

Dengan Bimtek LKPM Online yang diselenggarakan sebanyak tiga periode pelaporan di tahun 2024 ini, diharapkan dapat membantu para pelaku usaha Non UMK di Kota Kupang dalam memahami kewajiban yang harus mereka patuhi untuk melaporkan LKPM secara tertib setiap periodenya.

Tujuannya agar Pemerintah Kota Kupang dapat menggenjot ketercapaian target realisasi investasi penanaman modal yang telah ditetapkan.

Sementara itu Bimtek Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko (OSS RBA) dan Pengawasan Perizinan Berusaha berbasis Resiko (OSS RBA) yang berlangsung Kamis (21/11).
Wildrian Otta menjelaskan, melalui OSS, Pemilik Usaha dapat mengurus seluruh perizinan secara online.

Dengan melakukan registrasi di OSS pemilik Usaha juga dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menjadi langkah awal untuk mempercepat proses perizinan berusaha.

“Karenanya, wajib untuk Pemilik Usaha mendaftarkan usahanya melalui Sistim OSS untuk mendapatkan NIB. Untuk memperoleh NIB, pelaku usaha diharuskan log in pada sistim OSS, mengisi data-data yang diperlukan, dan yang paling penting, pastikan untuk mengisi informasi bidang usaha sesuai KBLI yang dimaksudkan,” kata Andre Otta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, adanya sistim OSS dan NIB dapat membantu proses perizinan berusaha menjadi lebih mudah dan cepat. Dan dengan adanya bimtek hari ini.

Kegiatan OSS RBA diikuti 30 Pelaku Usaha yang bisa langsung membawa pulang NIB masing-masing dan melengkapi data NIB mereka sendiri melalui handphone masing-masing.
Sebagai informasi, LKPM wajib disampaikan secara online melalui https://oss.go.id/ pada menu Pelaporan LKPM.

Frekuensi penyampaian LKPM tergantung pada skala usaha, yaitu bagi Pelaku usaha kecil setiap 6 bulan dalam 1 tahun dan bagi Pelaku usaha menengah dan besar setiap 3 bulan (triwulan) pada tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 di tiap periodenya.

Pelaku usaha yang tidak menyampaikan LKPM selama 2 periode berturut-turut akan dikenakan sanksi berupa peringatan tertulis. Yang di kirim melalui email perusahaan.

LKPM merupakan salah satu alat pengendalian penanaman modal oleh pemerintah.

Pengendalian ini bertujuan untuk: Memantau pelaksanaan penanaman modal, Membina pelaku usaha, Mengawasi pelaksanaan penanaman modal. ***




Surat Terbuka Paket SIAGA untuk Tim dan Pendukung

Kupang,nwartapedia.com  – Jelang hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) dan Tim Pemenangan SIAGA, menyampaikan surat terbuka untuk seluruh tim partai, keluarga, relawan dan simpatisan, Sabtu, 20 November 2024.

Surat terbuka yang ditandatangani oleh Ketua Tim Pemenangan SIAGA, Kristo Blasin dan Sekretaris Tim Pemenangan, Donatus Djo serta Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu berisi ajakan untuk tetap solid dan menjaga semangat menghadapi hari-hari terakhir perjuangan di Pilkada.

“Kita telah menempuh perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Dari langkah pertama hingga saat ini, perjuangan kita diwarnai dengan kerja keras, doa dan kebersamaan,” kata Kristo Blasin menyampaikan surat terbuka itu, Sabtu, 23 November 2024.

Dirinya mengatakan, hari penentuan dari perjuangan selama ini telah di depan mata. “Saatnya untuk memberikan yang terbaik. Untuk itu, kami mengajak seluruh tim partai, keluarga, relawan dan simpatisan agar tetap solid. Menjaga semangat dan bekerja lebih keras dan cerdas di hari-hari yang terakhir ini,” ucap Kristo Blasin.

Dalam suratnya Tim Pemenangan SIAGA mengingatkan tiga hal penting kepada seluruh unsur pemenangan SIAGA.

1. Setiap suara adalah masa depan.
Dekati dan yakinkan masyarakat bahwa Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT
nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) calon kita adalah pilihan terbaik.

2. Kemenangan dimulai di TPS.
Pastikan keluarga, tetangga dan lingkungan kita hadir di TPS dan memilih nomor 3.

3. Soliditas adalah kekuatan kita.
Tetaplah bersatu menjaga koordinasi dan kerjasama untuk menjadikan segala upaya berjalan lancar

Pimpinan Tim Pemenangan SIAGA percaya dengan kerja keras, kerja cerdas, doa dan ikhtiar yang sungguh dan tulus SIAGA akan mampu memenangkan hati masyarakat dan meraih amanah ini.
“Kemenangan ini bukan hanya untuk kita tetapi untuk seluruh rakyat yang mendambakan perubahan,” ungkapnya.

Diakhir suratnya, Tim Pemenangan SIAGA mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan yang telah dicurahkan untuk perjuangan memenangkan SIAGA di Pilgub NTT.

“Akhir kata, Kami mengucapkan terima kasih yang sebesarnya atas dedikasi, waktu, tenaga dan hati yang telah saudara curahkan untuk perjuangan ini.
Semoga Tuhan merestui langkah-langkah kita dan memberikan hasil yang terbaik. Tetap semangat, tetap optimis dan tetap SIAGA sampai kemenangan itu tiba,” tutup Kristo Blasin. ****




Hadiri Rapat Tingkat Menteri, Pj. Gubernur: Pemerintah Fokus Percepatan Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi dan Konflik Sosial Flores Timur

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) guna membahas Percepatan Penanganan Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Konflik Sosial di Kab. Flores Timur, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), pada Rabu (20/11/2024).

RTM tersebut dipimpin langsung oleh Menko PMK Pratikno dan dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Wakil Menko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priono, Pj. Bupati Flores Timur Sulastri Rasyid (secara daring), Kepala Badan Geologi, Dirjen Anggaran Kemenkeu, dan Direktur Rencana dan Penggunaan Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan.

Menko PMK menerangkan, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini masih berlangsung, tetapi tanpa indikasi peningkatan. Berdasarkan keterangan yang didapat dari BNPB, radius daerah berbahaya telah dikurangi, dan layanan pengungsian akan terus diupayakan semaksimal mungkin.

“Jumlah pengungsi terpusat sudah mengalami penurunan, sedangkan yang lebih banyak adalah pengungsi mandiri yang bergabung ke sanak keluarga di sekitar,” jelas Pratikno.

Untuk mengantisipasi musim hujan, Pratikno menyampaikan pemerintah telah memutuskan untuk segera membangun hunian sementara bagi pengungsi. Hunian sementara dibangun bersamaan dengan mempersiapkan proses relokasi dan pembangunan hunian tetap.

“Kami memastikan bahwa semua rencana, mulai dari renovasi rumah hingga pembangunan hunian tetap berjalan secara bersamaan, dengan cara itu kita akan bisa memberikan layanan yang baik bagi masyarakat terdampak,” ujar Pratikno.

Mengingat akan adanya proses pemungutan suara dalam Pilkada 2024, Pratikno menjelaskan bahwa proses tersebut akan tetap berlangsung melalui penyediaan TPS Khusus di sekitar pengungsian yang disiapkan oleh KPU.

Lebih lanjut Pratikno turut menerangkan, upaya penanganan konflik sosial yang terjadi di Adonara Barat telah dirumuskan dengan melibatkan semua pihak terkait. Perencanaan pembangunan rumah yang rusak akibat konflik telah disiapkan dengan melibatkan pihak-pihak yang bersengketa.

“Kami sudah merencanakan untuk pembangunan rumah kembali, proses administrasi sedang diupayakan, termasuk membicarakan dengan masyarakat yang bersengketa agar konflik sosial ini tidak terulang kembali,” jelas Pratikno.

Secara lebih terperinci, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan bahwa sebanyak 2.209 kepala keluarga (KK) akan direlokasi akibat bencana erupsi tersebut.

“Pemerintah telah menyiapkan dua opsi skema relokasi untuk mempermudah masyarakat terdampak dalam memulai kembali kehidupan mereka. Opsi pertama adalah relokasi terpusat, di mana pemerintah menyediakan lahan dan rumah yang sudah siap huni bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal baru. Sementara itu, opsi kedua adalah relokasi mandiri, di mana pemerintah akan membangunkan rumah bagi warga di tanah mereka sendiri, dengan dukungan fasilitas dan infrastruktur yang disiapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala BNPB menerangkan nantinya ada tiga lokasi potensial untuk relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi yang telah diajukan oleh pemerintah daerah. Lokasi pertama adalah Botongkarang/Noboleto, yang dapat diakses dengan kendaraan roda dua, dan cocok untuk relokasi warga dari Desa Dulipali (223 KK), Desa Nobo (415 KK), dan Klatanlo (346 KK). Lokasi ini berada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) Lewotobi, sehingga dinilai aman.

Lokasi kedua adalah Wukoh Lewoloroh, yang terletak di perbatasan Flores Timur dan Sikka. Relokasi di kawasan hutan lindung ini akan mencakup Desa Boru (369 KK) dan Hokeng Jaya (457 KK). Lokasi ini berada di pinggir jalan raya dan memiliki lahan yang biasa digunakan untuk berkebun. Namun, relokasi di lahan ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Kehutanan karena termasuk kawasan hutan.

Lokasi ketiga adalah Kojarobet di Desa Hewa, yang diusulkan untuk relokasi warga Desa Nawokote (399 KK). Ketiga lokasi ini telah dipertimbangkan dengan matang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga yang akan direlokasi.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan pemerintah akan menyiapkan sekitar 2.700 rumah bagi para penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Maruarar menjelaskan pembangunan hunian tetap itu akan dilakukan apabila sejumlah aspek seperti izin kehutanan, infrastruktur, keamanan, serta aspek geologi tuntas dibahas dan dipetakan.

“Kami akan siapkan sampai 2.700 rumah. Bahkan penyiapan dan pembuatan bahan baku pembangunan akan memaksimalkan sumber daya yang ada di sekitar masyarakat di Flores Timur. Dengan demikian, sekaligus akan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar/penyintas.” Jelas Maruarar.

Sementara itu, Pj. Gubernur NTT yang ditemui usai rapat tersebut mengatakan upaya-upaya penanganan dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan konflik sosial di Flores Timur sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan rapat yang dipimpin langsung oleh Pak Menko PMK dan dihadiri oleh para Menteri terkait serta Instansi terkait lainnya. Ini merupakan upaya-upaya kita, kerja keras kita semua dan bentuk tanggung jawab dan respon cepat pemerintah, baik pusat dan daerah untuk fokus dalam percepatan penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan juga konflik sosial yang terjadi di Flores Timur,” ujar Andriko.

“Kita terus berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan dan penanganan yang terbaik bagi para korban erupsi Gunung Lewotobi dan juga konflik sosial di Adonara, sehingga semuanya berangsur pulih. Saya juga sangat mengapresiasi segala macam bentuk dukungan, kepedulian dan kerja keras dari kita semua terhadap penanganan musibah ini. Dan bersama pemerintah pusat, kami juga bekerja dan mengupayakan serta memastikan agar hak pilih para pengungsi dapat terfasilitasi dengan baik, sehingga mereka dapat menyalurkan suaranya pada Pilkada yang akan datang.” Terang Pj. Gubernur NTT. ***




RDP Bersama Komisi II DPR RI dan Mendagri, Pj. Gubernur Pastikan NTT Siap Gelar Pilkada Serentak 

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas Persiapan dan Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 dengan Komisi II DPR RI, bertempat ruang Rapat Komisi II (KK.III) Gedung Nusantara DPR RI, Jl. Jendral Gatot Subroto, Senayan-Jakarta Pusat pada Rabu (20/11).

Rapat Kerja dan RDP yang juga diikuti oleh Pj. Gubernur Bali dan Pj. Gubernur NTB serta Pj. Bupati / Wali Kota se Provinsi NTT, Bali dan NTB tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, yang didampingi oleh Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda serta para Anggota Komisi II DPR RI lainnya yang hadir. Hadir juga mewakili Mendagri pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto.

Rapat Kerja dan RDP tersebut diawali dengan penyampaian perkembangan dinamika terkait proses tahapan Pilkada serentak yang sedang berlangsung di tiga provinsi yakni NTT, NTB dan Bali oleh Wamendagri, Bima Arya Sugiarto.

Secara khusus Wamen Bima juga menyampaikan seputar penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, dimana Ia beserta jajarannya telah mengambil langkah antisipasi agar semua warga khususnya pengungsi yang terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki bisa menggunakan hak mereka untuk memilih.

“Kami intens melakukan rapat koordinasi dengan Bawaslu, KPU, temen-temen Forkompinda di NTT Flores Timur dan juga Sikka, dimana kita sudah lakukan langkah-langkah antisipasi agar semuanya bisa memilih. Dukcapil juga telah kami instruksikan untuk mendata dan akan mencetak surat keterangan identitas supaya para pengungsi dapat menyalurkan hak untuk memilih. Secara keseluruhan semua berjalan lancar persiapan-persiapan itu. ” Jelas Bima.

Sementara itu, dalam paparannya di forum tersebut, Pj. Gubernur NTT memaparkan keseluruhan kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di NTT.

Dalam penjelasannya, Pj. Andriko menjelaskan secara terperinci terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT), percepatan perekaman E-KTP bagi masyarakat NTT yang memiliki hak pilih namun terkendala kartu identitas, anggaran dan logistik Pilkada, dukungan personel keamanan, Desk Pilkada, tingkat kerawanan Pilkada di NTT, serta yang paling aktual adalah kondisi khusus proses Pilkada di daerah bencana.

“Kami memiliki total jumlah penduduk NTT sebanyak 5.646.00 jiwa dengan DPT sebanyak 3.988.372 jiwa. Dimana jumlah pemilih laki-laki sebanyak 1.958.444 jiwa sementara pemilih perempuan 2.029.928 jiwa. Kemudian jumlah pemilih disabilitas tercatat sebanyak 54.858 jiwa. Jumlah pemilih tersebut tersebar di 22 Kabupaten/Kota dengan 315 Kecamatan, 3.442 desa dan 9.893 Tempat Pemungutan Suara (TPS),” papar Andriko.

“Terkait erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, terdapat 37 TPS yang terdampak, dengan total 17.044 pemilih. Kami telah menetapkan TPS khusus di lokasi posko bencana yang telah disepakati. Data pemilih terdampak akan dikelola paling lambat 20 November 2024. Kami juga telah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada pengungsi- pengungsi baru yang belum terdata untuk segera kita fasilitasi terkait hak pilihnya.” Jelas Andriko.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan lembaga atau instansi terkait lainnya. Sehingga, ia berharap Pemda bertanggung jawab penuh dalam menjaga kondusifitas dan mengawal kelancaran pelaksanaan tahapan Pilkada 2024.

“Penyelenggaraan Pilkada ini baru pertama kalinya berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Sehingga, tugas pemda tidak hanya memberikan dana hibah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI, dan Polri, melainkan ikut mengawal secara ketat pelaksanaan tahapan dalam Pilkada 2024 yang puncak pencoblosannya tinggal menghitung hari lagi.” Jelas Bahtra.

Ia juga mengingatkan Pj. Kepala Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk dapat menjaga netralitas bersama seluruh jajaran ASN selama tahapan Pilkada 2024 berlangsung.

“Sebagian besar Pj. ini adalah pejabat karier. Sayang sekali kalau mengorbankan karier dan integritas hanya untuk berpihak kepada salah satu calon. Juga netralitas ASN harus selalu ditegakkan.” Ujarnya.

Salah satu Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Esthon Foenay yang hadir pada kesempatan tersebut juga memberi perhatian dan menyoroti pentingnya memastikan hak politik masyarakat terdampak bencana tetap dapat tersalurkan dengan baik.

“Bagaimana situasi dan kondisi yang ada di wilayah-wilayah yang terkena bencana harus juga menjadi perhatian utama kita. Kiranya dapat teridentifikasi dengan baik semua pengungsi dan masyarakat yang terdampak sehingga hak-hak politiknya dapat tersalur dengan baik.” kata Esthon.

Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda juga mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi kepentingan politik terkait dengan bantuan sosial (bansos) di daerah bencana selama tahapan Pilkada 2024 berjalan.

“Peristiwa bencana tetap membutuhkan upaya saling gotong royong sebagai bangsa karena hal ini menyangkut kemanusiaan. Namun pengelolaan bantuan bagi para korban bencana tidak boleh disusupi oleh kepentingan politik kandidat tertentu. Pemerintah harus jeli dan pandai mengawasi potensi pelanggaran tersebut.” Ujarnya.

Rapat Kerja dan RDP yang diadakan di Komisi II DPR RI ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan untuk menyukseskan Pilkada Serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh wilayah provinsi NTT. Diharapkan dengan adanya laporan dari berbagai daerah serta penanganan yang cepat, efektif dan efisien, Pilkada dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta menghasilkan pemimpin yang dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah masing-masing. (***)