Pemanfaatan Layanan Naik Drastis, Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan Masih Sehat

Jakarta,mwartapedia.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatatkan bahwa jumlah pemanfaatan layanan kesehatan di tahun 2023 meningkat drastis. Capaian ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa menjalankan amanah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia.


Ghufron juga menjelaskan, sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah pemanfaatan layanan peserta JKN di fasilitas kesehatan meningkat menjadi 606,7 juta, atau 1.6 juta pemanfaatan per hari. 


“Pada tahun 2022, jumlah pemanfaatan layanan kesehatan baik kunjungan sehat ataupun sakit sebanyak 502,8 juta, atau 1,4 juta per hari. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya dengan BPJS Kesehatan dan semakin menyadari pentingnya jaminan kesehatan,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam kegiatan pertemuan bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Jumat (11/1).


Ghufron juga mengatakan bahwa kondisi keuangan BPJS Kesehatan sampai dengan 31 Desember 2023 mencapai aset bersih sebesar 57,76 triliun rupiah. Menurutnya kondisi ini telah sesuai dengan ketentuan, yaitu mencukupi 4,36 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan.


“Selain itu, capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 adalah pencapaian cakupan kepesertaan yang semakin luas. Per 31 Desember 2023, jumlah peserta JKN telah mencapai 267,3 juta jiwa atau sekitar 95,75 persen dari total penduduk di Indonesia. Capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 95 persen,” jelas Ghufron.


BPJS Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan kepuasan peserta. Indeks kepuasan peserta di tahun 2022 meningkat pada posisi 89,62 dari tahun 2021 sebesar 87,63. Lalu indeks kepuasan badan usaha juga meningkat pada tahun 2022 pada angka 90,36 dari tahun 2021 pada posisi 86,56.


Ghufron menyebutkan, BPJS Kesehatan per 31 Desember 2023 telah menjalin kerja sama dengan 23.639 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau meningkat 28,28 persen dari tahun 2014 sebanyak 18.437 FKTP. Sedangkan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) meningkat sebesar 85,60 persen, dari semula 1.681 menjadi 3.120 FKRTL.


“Dalam rangka meningkatkan kepuasan peserta, BPJS Kesehatan bersama mitra fasilitas kesehatan bertekad untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Hal ini dituangkan melalui Janji Layanan JKN,” ucap Ghufron.


BPJS Kesehatan juga tidak henti-hentinya melakukan inovasi untuk memberikan kemudahan peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Ghufron menyebutkan bahwa inovasi-inovasi tersebut antara lain pengambilan antrean secara online, simplifikasi layanan bagi pasien hemofilia dan thalassemia, serta telemedisin.


“Kami juga telah mengembangkan i-Care JKN yang dapat diakses oleh dokter dan peserta JKN. Dengan i-Care JKN, dokter dan peserta dapat melihat riwayat kunjungan, tindakan medis, dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, sehingga dokter juga dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat,” ungkap Ghufron.


Ghufron juga menyebut bahwa BPJS Kesehatan menjadi contoh bagi berbagai negara dalam pelaksanaan jaminan kesehatan. Hal ini menunjukkan Program JKN mampu menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.


“Berbagai capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun mitra kerja BPJS Kesehatan,” ujar Ghufron.


Dengan terus memperkuat berbagai capaian positif yang telah diraih di tahun 2023, BPJS Kesehatan terus berupaya untuk dapat memberikan jaminan kesehatan yang berkualitas kepada seluruh rakyat Indonesia, dengan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara.


Pencapaian tersebut juga menjadi sorotan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Agus Suprapto. Pada kesempatan yang sama, Agus menyambut baik positif tren positif ini, serta mengatakan bahwa capaian seperti ini harus terus ditingkatkan.


“Perlu ditekankan bahwa pencapaian selama satu dekade ini sebagai pondasi dalam menentukan kebijakan ke depannya. Hal ini tidak hanya untuk melanjutkan program jaminan sosial, tetapi jaminan sosial ini dapat terus berlangsung dan melindungi serta memberi rasa aman bagi masyarakat,” terang Agus. 


Agus juga menyampaikan bahwa, di era yang serba digital seperti sekarang ini dapat digunakan untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta. Seiring meningkatnya kepuasan peserta, maka akan semakin meningkatkan cakupan kepesertaan, yang menjangkau hingga seluruh penjuru negeri.


“Capaian positif BPJS Kesehatan pada tahun 2023 menciptakan gambaran bagi masa depanIndonesia. Penting untuk terus mempertahankan jaminan sosial untuk keberlanjutan pembangunan di Indonesia, demi menciptakan negera yang sejahtera,” ucap Agus.


Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Menteri Koordinator Bidang PMK, perwakilanMenteri Sosial RI, perwakilan Menteri Keuangan RI, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Ketenegakerjaan yang diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenegakerjaan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenegakerjaan, serta BPJS Watch. (***)




Penjabat Wali Kota Membuka Rakor dan Singkronisasi Program Dikdas, Pengawas dan Kepala Sekolah

                        

Kupang,mwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., membuka kegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi program Bidang Pendidikan Dasar, Pengawas dan Kepala Sekolah jenjang SD/MI, SMP/MTs se-Kota Kupang tahun anggaran 2024 yang bertempat di Hotel Kristal Kupang pada  Rabu (10/1). 


Dalam sambutannya Pj. Wali Kota menyampaikan koordinasi dan sinkronisasi menjadi syarat mutlak bila ingin mewujudkan sistem pendidikan yang baik. 


Pemerintah menyadari sektor pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan masa depan suatu daerah. 


Oleh karena itu Pemerintah Kota Kupang telah berkomitmen untuk mendukung dan memperjuangkan upaya-upaya perbaikan, penyempurnaan pembangunan baik infrastruktur maupun sumber daya manusia pada sektor pendidikan.


Lebih lanjut Fahren menekankan beberapa hal pokok sebagai acuan bagi peserta rakor, dalam merumuskan berbagai rancangan program pendidikan daerah ke depan, antara lain pentingnya dilakukan evaluasi terhadap seluruh rencana pembangunan bidang pendidikan sesuai RPJMD Kota Kupang serta upaya peningkatan mutu dan kualitas para siswa yang harus menjadi prioritas, melalui pengadaan buku-buku referensi dan mata pelajaran, sarana perpustakaan, media pembelajaran dan alat-alat praktikum, dan juga menggencarkan aneka kegiatan lomba yang bertujuan untuk meningkatkan daya serap siswa,  termasuk pendidikan luar sekolah, pembinaan organisasi pelajar serta kegiatan olahraga prestasi. 


Selain itu dari aspek manajemen pelayanan, perlu untuk dilakukan pembenahan terhadap standar pelayanan minimal pendidikan, agar dapat memenuhi harapan masyarakat dan tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompleks dan terus berkembang dari waktu ke waktu. 


Tingkatkan koordinasi, supervisi dan pengawasan  yang intensif, terarah dan terpadu terhadap segala aktivitas belajar mengajar, sehingga keseluruhan proses dapat berjalan dengan lancar guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Kupang.


Diakhir sambutannya, Pj. Wali Kota minta kepada seluruh pengelola pendidikan khususnya instansi teknis dan para kepala sekolah, agar selalu melakukan koordinasi dan pertimbangan yang matang terhadap setiap kebijakan, dengan berpegang pada prinsip transparansi dan akuntabilitas, agar dalam implementasinya tidak menimbulkan dampak negatif, yang akan memunculkan sikap ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. 


Tak lupa kepada seluruh peserta, Fahren minta keseriusannya dalam mengikuti Rakor, agar dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang lahir dari kesungguhan pemikiran yang sehat, serta analisis yang cerdas, dan memiliki bobot secara ilmiah.


Dalam laporan panitia oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Oktovianus Naitboho, S.Pd., M.Si., disampaikan bahwa pada tahun anggaran 2024 Bidang Pembinaan Dikdas merencanakan 8 kegiatan dan 40 sub kegiatan yang telah disetujui dan ditetapkan dalam DPA Dinas Dikbud Kota Kupang. 


Oleh karena itu melalui rakor dan sinkronisasi ini, semua kegiatan bidang pembinaan Dikdas dapat dipahami secara baik oleh Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah sehingga dalam pelaksanaannya menjadi efektif dan efisien.


Adapun tujuan Rakor dan Sinkronisasi ini adalah untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan pada Tahun Anggaran 2023 terutama kendala-kendala yang terjadi guna melakukan perbaikan, penyempurnaan dan peningkatan di Tahun anggaran 2024. 


Rakor ini juga sebagai wadah untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan bidang Pembinaan Dikdas Tahun Anggaran 2024 kepada Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah untuk dijabarkan bersama kegiatannya.


Selain itu, Rakor ini dilaksanakan untuk menyatukan persepsi antara Bidang Pembinaan Dikdas, Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah tentang kegiatan-kegiatan Tahun Anggaran 2024 sehingga implementasinya tidak mengalami hambatan yang berarti. 


Rakor ini juga untuk mendiskusikan akar permasalahan menjadi penyebab rendahnya kompetensi Numerasi dan Literasi siswa/i SD/MI dan SMP/MTs di Kota Kupang untuk merumuskan bentuk kegiatan penguatan Kompetensi Literasi dan Numerasi. 


Turut hadir Penjabat Sekda Kota Kupang, Abraham D. E. Manafe, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., beserta jajarannya, Koordinator Pengawas bersama Para Pengawas Sekolah serta Para Kepala Sekolah Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang. (PKP_chr)




Penjabat Wali Kota Membuka Rakor dan Singkronisasi Program Dikdas, Pengawas dan Kepala Sekolah

                        

Kupang,mwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., membuka kegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi program Bidang Pendidikan Dasar, Pengawas dan Kepala Sekolah jenjang SD/MI, SMP/MTs se-Kota Kupang tahun anggaran 2024 yang bertempat di Hotel Kristal Kupang pada  Rabu (10/1). 


Dalam sambutannya Pj. Wali Kota menyampaikan koordinasi dan sinkronisasi menjadi syarat mutlak bila ingin mewujudkan sistem pendidikan yang baik. 


Pemerintah menyadari sektor pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan masa depan suatu daerah. 


Oleh karena itu Pemerintah Kota Kupang telah berkomitmen untuk mendukung dan memperjuangkan upaya-upaya perbaikan, penyempurnaan pembangunan baik infrastruktur maupun sumber daya manusia pada sektor pendidikan.


Lebih lanjut Fahren menekankan beberapa hal pokok sebagai acuan bagi peserta rakor, dalam merumuskan berbagai rancangan program pendidikan daerah ke depan, antara lain pentingnya dilakukan evaluasi terhadap seluruh rencana pembangunan bidang pendidikan sesuai RPJMD Kota Kupang serta upaya peningkatan mutu dan kualitas para siswa yang harus menjadi prioritas, melalui pengadaan buku-buku referensi dan mata pelajaran, sarana perpustakaan, media pembelajaran dan alat-alat praktikum, dan juga menggencarkan aneka kegiatan lomba yang bertujuan untuk meningkatkan daya serap siswa,  termasuk pendidikan luar sekolah, pembinaan organisasi pelajar serta kegiatan olahraga prestasi. 


Selain itu dari aspek manajemen pelayanan, perlu untuk dilakukan pembenahan terhadap standar pelayanan minimal pendidikan, agar dapat memenuhi harapan masyarakat dan tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompleks dan terus berkembang dari waktu ke waktu. 


Tingkatkan koordinasi, supervisi dan pengawasan  yang intensif, terarah dan terpadu terhadap segala aktivitas belajar mengajar, sehingga keseluruhan proses dapat berjalan dengan lancar guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Kupang.


Diakhir sambutannya, Pj. Wali Kota minta kepada seluruh pengelola pendidikan khususnya instansi teknis dan para kepala sekolah, agar selalu melakukan koordinasi dan pertimbangan yang matang terhadap setiap kebijakan, dengan berpegang pada prinsip transparansi dan akuntabilitas, agar dalam implementasinya tidak menimbulkan dampak negatif, yang akan memunculkan sikap ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. 


Tak lupa kepada seluruh peserta, Fahren minta keseriusannya dalam mengikuti Rakor, agar dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang lahir dari kesungguhan pemikiran yang sehat, serta analisis yang cerdas, dan memiliki bobot secara ilmiah.


Dalam laporan panitia oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Oktovianus Naitboho, S.Pd., M.Si., disampaikan bahwa pada tahun anggaran 2024 Bidang Pembinaan Dikdas merencanakan 8 kegiatan dan 40 sub kegiatan yang telah disetujui dan ditetapkan dalam DPA Dinas Dikbud Kota Kupang. 


Oleh karena itu melalui rakor dan sinkronisasi ini, semua kegiatan bidang pembinaan Dikdas dapat dipahami secara baik oleh Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah sehingga dalam pelaksanaannya menjadi efektif dan efisien.


Adapun tujuan Rakor dan Sinkronisasi ini adalah untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan pada Tahun Anggaran 2023 terutama kendala-kendala yang terjadi guna melakukan perbaikan, penyempurnaan dan peningkatan di Tahun anggaran 2024. 


Rakor ini juga sebagai wadah untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan bidang Pembinaan Dikdas Tahun Anggaran 2024 kepada Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah untuk dijabarkan bersama kegiatannya.


Selain itu, Rakor ini dilaksanakan untuk menyatukan persepsi antara Bidang Pembinaan Dikdas, Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah tentang kegiatan-kegiatan Tahun Anggaran 2024 sehingga implementasinya tidak mengalami hambatan yang berarti. 


Rakor ini juga untuk mendiskusikan akar permasalahan menjadi penyebab rendahnya kompetensi Numerasi dan Literasi siswa/i SD/MI dan SMP/MTs di Kota Kupang untuk merumuskan bentuk kegiatan penguatan Kompetensi Literasi dan Numerasi. 


Turut hadir Penjabat Sekda Kota Kupang, Abraham D. E. Manafe, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., beserta jajarannya, Koordinator Pengawas bersama Para Pengawas Sekolah serta Para Kepala Sekolah Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang. (PKP_chr)




Yosef Nua Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dari PSI Siap Pulang Kampung Bangun NTT

                                    


Kupang,mwartapedia.com – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil NTT 1 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yosef Nua, S.IP, M.Sc mengatakan siap pulang kampung untuk membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Pemuda kelahiran Palue, Pulau Flores pada tanggal 19 Juni 1974 ini merasa terpanggil karena melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan sehingga menjadi motifasi dirinya menjadi Caleg DPR RI.


“Melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih sangat rendah mendorong saya untuk melibatkan diri dalam keterwakilan politik di Indonesia,”ungkap Caleg DPR RI yang akrab disapanYoshua atau Yosnua ketika dihubungi media ini pada Kamis tanggal 4 Januari 2024,


Yosef Nua menjelaskan, menurut survey bahwa lembaga DPR RI merupakan lembaga terkorup nomor satu di Indonesia dan hal ini juga yang mendorong dirinya untuk menentukan pilihan untuk maju menjadi calon anggota DPR RI agar dapat memperbaiki sistem yang ada didalamnya.


Politisi muda ini mempunya visi dan misi untuk mendorong kebijakan yang mendukung pengentasan kemiskinan dan kesetaraan sosial, memperjuangkan hak-hak pekerja dan kaum margin dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan.


Maju sebagai Caleg, Yosef Nua mempunyai dua komitmen yaitu pertama siapapun anak bangsa punya kesempatan yang sama dalam kesetaraan politik termasuk keterlibatan dalam keterwakilan politik, untuk itu jangan menunggu sejarah tetapi ciptakan sejarah agar bisa menjadi bagian dari sejarah itu sendiri.


Kedua menjaga integritas dan menjunjung tinggi nilai hakekat keterwakilan politik agar selalu tertib dalam berfikir, bersikap dan bertindak Pancasilais.


Baginya, sebagai seorang calon legislator, pengalaman hidupnya menjadi aset berharga dalam memahami realitas sosial. 

Yosef Nua yang sudah mempunyai segudang pengalaman ini mengungkapkan bahwa dulu ketika dirinya berada di titik terendah, menjalani rutinitas sebagai pemulung, tukang kebun, asisten rumah tangga, satpam dan kuli bangunan.

“Semua perjalanan itu, saya benar-benar merasakan bahwa hidup tak seindah yang saya bayangkan, namun saya tetap bersyukur dalam segala keterbatasan,”ucapnya.

Pengalaman pribadi ini tidak hanya mengajarkan Yosef Nua ketekunan dan keuletan, tetapi juga membuka mata terhadap tantangan yang dihadapi oleh banyak warga negara kita saat ini. 

“Sebagai Caleg, komitmen saya adalah untuk menyuarakan aspirasi mereka yang merasakan kesulitan ekonomi, serta untuk mendorong kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Saya ingin menjadikan kursi di DPR untuk membawa perubahan positif, mengatasi ketidaksetaraan, dan menciptakan peluang yang lebih baik bagi setiap lapisan masyarakat. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih adil dan sejahtera untuk semua,”pungkas lulusan Universitas Kebangsaan  Malaysia/National university of Malaysia  (Globalisasi dan Governance) 2004 – 2006. (MI)




Yosef Nua Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dari PSI Siap Pulang Kampung Bangun NTT

                                    


Kupang,mwartapedia.com – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil NTT 1 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yosef Nua, S.IP, M.Sc mengatakan siap pulang kampung untuk membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Pemuda kelahiran Palue, Pulau Flores pada tanggal 19 Juni 1974 ini merasa terpanggil karena melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan sehingga menjadi motifasi dirinya menjadi Caleg DPR RI.


“Melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih sangat rendah mendorong saya untuk melibatkan diri dalam keterwakilan politik di Indonesia,”ungkap Caleg DPR RI yang akrab disapanYoshua atau Yosnua ketika dihubungi media ini pada Kamis tanggal 4 Januari 2024,


Yosef Nua menjelaskan, menurut survey bahwa lembaga DPR RI merupakan lembaga terkorup nomor satu di Indonesia dan hal ini juga yang mendorong dirinya untuk menentukan pilihan untuk maju menjadi calon anggota DPR RI agar dapat memperbaiki sistem yang ada didalamnya.


Politisi muda ini mempunya visi dan misi untuk mendorong kebijakan yang mendukung pengentasan kemiskinan dan kesetaraan sosial, memperjuangkan hak-hak pekerja dan kaum margin dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan.


Maju sebagai Caleg, Yosef Nua mempunyai dua komitmen yaitu pertama siapapun anak bangsa punya kesempatan yang sama dalam kesetaraan politik termasuk keterlibatan dalam keterwakilan politik, untuk itu jangan menunggu sejarah tetapi ciptakan sejarah agar bisa menjadi bagian dari sejarah itu sendiri.


Kedua menjaga integritas dan menjunjung tinggi nilai hakekat keterwakilan politik agar selalu tertib dalam berfikir, bersikap dan bertindak Pancasilais.


Baginya, sebagai seorang calon legislator, pengalaman hidupnya menjadi aset berharga dalam memahami realitas sosial. 

Yosef Nua yang sudah mempunyai segudang pengalaman ini mengungkapkan bahwa dulu ketika dirinya berada di titik terendah, menjalani rutinitas sebagai pemulung, tukang kebun, asisten rumah tangga, satpam dan kuli bangunan.

“Semua perjalanan itu, saya benar-benar merasakan bahwa hidup tak seindah yang saya bayangkan, namun saya tetap bersyukur dalam segala keterbatasan,”ucapnya.

Pengalaman pribadi ini tidak hanya mengajarkan Yosef Nua ketekunan dan keuletan, tetapi juga membuka mata terhadap tantangan yang dihadapi oleh banyak warga negara kita saat ini. 

“Sebagai Caleg, komitmen saya adalah untuk menyuarakan aspirasi mereka yang merasakan kesulitan ekonomi, serta untuk mendorong kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Saya ingin menjadikan kursi di DPR untuk membawa perubahan positif, mengatasi ketidaksetaraan, dan menciptakan peluang yang lebih baik bagi setiap lapisan masyarakat. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih adil dan sejahtera untuk semua,”pungkas lulusan Universitas Kebangsaan  Malaysia/National university of Malaysia  (Globalisasi dan Governance) 2004 – 2006. (MI)




Bobby Lianto Bertemu Dubes RI di Singapura, Ini Pesan Dubes Untuk NTT

Kupang,mwartapedia.com – Hari pertama kerja tanggal 2 Januari 2024, Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto  mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura yang disambut langsung oleh Yang Mulia Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Suryo Pratomo.


Diruangan kerjanya, dihadapan Ketum KADIN NTT Bobby, Dubes menyampaikan bahwa ketika dirinya melihat dan memperhatikan kinerja KADIN NTT Sangat banyak melakukan inovasi dan kerja-kerja nyata  maka dirinya memberikan dukungan sepenuhnya untuk provinsi NTT.


Pada kesempatan tersebut,  Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Surya Pratomo yang akrab disapa Bapak Tommy juga menunjukkan buku yang mereka buat tentang 10 Bali Baru yang diberikan kepada para Duta Besar dan juga para investor untuk memperkenalkan Indonesia.


Karena NTT memiliki Labuan Bajo sebagai pintu masuk yang dapat diperkenalkan dengan mudah sehingga Dubes menyatakan siap untuk bekerja sama dengan KADIN, Pemerintah Provinsi NTT untuk mempromosikan NTT dan juga mengundang investor-investor untuk masuk ke NTT. 


Dubes bahkan memberikan kesempatan seluas-luasnya, karena KBRI memiliki tempat yang strategis untuk exhibition atau pamerannya atau acara kegiatan mempromosikan NTT dapat dilaksanakan di KBRI. Adapun KBRI di Singapura memiliki luas lahan yang sangat besar,  3,5 hektare dan berada di tengah kota dan sangat strategis.

Ketum KADIN NTT, Bobby Lianto menyampaikan bahwa ini adalah kabar gembira dan kesempatan yang luar biasa, Dubes berpesan kepada pemerintah dan KADIN bahwa mohon setiap investasi-investasi di bidangnya masing-masing dipersiapkan dengan baik, secara lengkap dan dukungan infrastruktur serta perizinan-perizinan sehingga saat ditawarkan kepada investor semuanya sudah lebih matang dan siap untuk dilakukan investasi. 


Untuk itu Bobby Lianto selaku Ketua Umum Kadin menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam hal ini kepada Penjabat Gubernur NTT dan juga tim untuk mempersiapkan dan harapan kita adalah dapat mempromosikan NTT melalui KBRI di Singapura. 


Karena Dubes juga menyampaikan bahwa Singapura adalah investor yang terbesar, tahun lalu mencapai 13,3 miliar dolar dan diperkirakan tahun ini akan mengalami kenaikan yang lebih. 


Dalam kesempatan tersebut,  Bobby Lianto membicarakan 2 hal penting yaitu pertama  tentang KADIN mengusahakan produk-produk UMKM NTT dapat masuk ke Singapura sebagai jendela Pintu kekanca Internasional. kedua, yang paling penting adalah memohon dukungan KBRI untuk mempromosikan NTT dalam membawa investor masuk ke NTT dengan potensi-potensi yang ada di NTT sebagai Provinsi kepulauan yang memiliki sangat banyak potensi di dalam bidang perikanan dan kelautan,  pariwisata,  pertanian,  peternakan dan juga dengan keuntungan perbatasan sebagai Provinsi terselatan Indonesia  Perbatasan dengan Timor Leste dan Australia.  


Bobby Lianto juga meminta dukungan atas dibukanya penerbangan dari Singapura  Langsung ke Labuan Bajo dan Malaysia ke Labuan Bajo dan juga bagaimana usaha KADIN untuk membuka penerbangan Kupang ke Darwin. 


Bobby Lianto juga melakukan beberapa pertemuan dengan Chamber of Commerce Komiti Singapura Prof.  Michael Gautama dan juga dengan CEO dari Bisa Connect dan berkomunikasi tentang peluang-peluang,  opportunity NTT serta produk-produk NTT yang dapat dipromosikan. 


Ketum KADIN NTT juga menghubungkan Bank NTT dengan Bisa Connect Di mana Bisa Connect adalah satu perusahaan yang mempromosikan produk-produk dari Indonesia dan sudah bekerja sama dengan beberapa daerah-daerah melakukan pameran-pameran exhibition di Singapura.  


Untuk itu dibicarakan dengan bank NTT yang membina banyak UMKM asal NTT bersama kadin NTT agar dapat melakukan exhibition pameran produk-produk UMKM,  NTT binaan bank NTT dan kadin NTT di Singapura. (***)




Bobby Lianto Bertemu Dubes RI di Singapura, Ini Pesan Dubes Untuk NTT

Kupang,mwartapedia.com – Hari pertama kerja tanggal 2 Januari 2024, Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto  mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura yang disambut langsung oleh Yang Mulia Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Suryo Pratomo.


Diruangan kerjanya, dihadapan Ketum KADIN NTT Bobby, Dubes menyampaikan bahwa ketika dirinya melihat dan memperhatikan kinerja KADIN NTT Sangat banyak melakukan inovasi dan kerja-kerja nyata  maka dirinya memberikan dukungan sepenuhnya untuk provinsi NTT.


Pada kesempatan tersebut,  Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Surya Pratomo yang akrab disapa Bapak Tommy juga menunjukkan buku yang mereka buat tentang 10 Bali Baru yang diberikan kepada para Duta Besar dan juga para investor untuk memperkenalkan Indonesia.


Karena NTT memiliki Labuan Bajo sebagai pintu masuk yang dapat diperkenalkan dengan mudah sehingga Dubes menyatakan siap untuk bekerja sama dengan KADIN, Pemerintah Provinsi NTT untuk mempromosikan NTT dan juga mengundang investor-investor untuk masuk ke NTT. 


Dubes bahkan memberikan kesempatan seluas-luasnya, karena KBRI memiliki tempat yang strategis untuk exhibition atau pamerannya atau acara kegiatan mempromosikan NTT dapat dilaksanakan di KBRI. Adapun KBRI di Singapura memiliki luas lahan yang sangat besar,  3,5 hektare dan berada di tengah kota dan sangat strategis.

Ketum KADIN NTT, Bobby Lianto menyampaikan bahwa ini adalah kabar gembira dan kesempatan yang luar biasa, Dubes berpesan kepada pemerintah dan KADIN bahwa mohon setiap investasi-investasi di bidangnya masing-masing dipersiapkan dengan baik, secara lengkap dan dukungan infrastruktur serta perizinan-perizinan sehingga saat ditawarkan kepada investor semuanya sudah lebih matang dan siap untuk dilakukan investasi. 


Untuk itu Bobby Lianto selaku Ketua Umum Kadin menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam hal ini kepada Penjabat Gubernur NTT dan juga tim untuk mempersiapkan dan harapan kita adalah dapat mempromosikan NTT melalui KBRI di Singapura. 


Karena Dubes juga menyampaikan bahwa Singapura adalah investor yang terbesar, tahun lalu mencapai 13,3 miliar dolar dan diperkirakan tahun ini akan mengalami kenaikan yang lebih. 


Dalam kesempatan tersebut,  Bobby Lianto membicarakan 2 hal penting yaitu pertama  tentang KADIN mengusahakan produk-produk UMKM NTT dapat masuk ke Singapura sebagai jendela Pintu kekanca Internasional. kedua, yang paling penting adalah memohon dukungan KBRI untuk mempromosikan NTT dalam membawa investor masuk ke NTT dengan potensi-potensi yang ada di NTT sebagai Provinsi kepulauan yang memiliki sangat banyak potensi di dalam bidang perikanan dan kelautan,  pariwisata,  pertanian,  peternakan dan juga dengan keuntungan perbatasan sebagai Provinsi terselatan Indonesia  Perbatasan dengan Timor Leste dan Australia.  


Bobby Lianto juga meminta dukungan atas dibukanya penerbangan dari Singapura  Langsung ke Labuan Bajo dan Malaysia ke Labuan Bajo dan juga bagaimana usaha KADIN untuk membuka penerbangan Kupang ke Darwin. 


Bobby Lianto juga melakukan beberapa pertemuan dengan Chamber of Commerce Komiti Singapura Prof.  Michael Gautama dan juga dengan CEO dari Bisa Connect dan berkomunikasi tentang peluang-peluang,  opportunity NTT serta produk-produk NTT yang dapat dipromosikan. 


Ketum KADIN NTT juga menghubungkan Bank NTT dengan Bisa Connect Di mana Bisa Connect adalah satu perusahaan yang mempromosikan produk-produk dari Indonesia dan sudah bekerja sama dengan beberapa daerah-daerah melakukan pameran-pameran exhibition di Singapura.  


Untuk itu dibicarakan dengan bank NTT yang membina banyak UMKM asal NTT bersama kadin NTT agar dapat melakukan exhibition pameran produk-produk UMKM,  NTT binaan bank NTT dan kadin NTT di Singapura. (***)