Doa Ibunda Theresia Widodo Hantarkan Anaknya Menjadi Walikota Kupang Terpilih

 

Kupang,nwartapedia.com – Di balik kesuksesan seorang pemimpin, selalu ada sosok yang menjadi sumber kekuatan dan inspirasi. Bagi Wali Kota Kupang terpilih, Dokter Christian Widodo sosok itu adalah ibundanya, Theresia Widodo.

Dengan penuh cinta, doa, dan pengorbanan, Theresia telah menghantarkan anaknya hingga mencapai puncak karier politik sebagai pemimpin Kota Kupang.

Kepada media ini, Theresia Widodo mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan atas perjalanan panjang yang akhirnya berbuah manis.

“Saya selalu berdoa setiap malam untuk anak saya. Doa itu sederhana, saya hanya meminta agar Tuhan Yesus dan Bunda Maria memberikan kekuatan dan kebijaksanaan untuk menjadi pemimpin yang baik dan melayani dengan hati,” tutur Theresia dengan penuh haru pada Rabu, 11 Desember 2024,

Bagi  Theresia Widodo, perjuangan dan perjalanan Dokter Christian Widodo menuju kemenangan tidak mudah karena menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika politik hingga ekspektasi publik yang tinggi.

Namun, Theresia Widodo selalu berada di belakangnya, memberikan dukungan moral dan spiritual yang tiada henti.

“Saya selalu menasihatinya agar bekerja dengan tulus dan tidak melupakan rakyat. Jabatan itu amanah, bukan untuk kebanggaan, tetapi untuk tanggung jawab. Saya percaya, jika niatnya baik, Tuhan akan membimbing jalannya,” tambahnya.

Sebagai seorang ibu, Theresia Widodo tidak hanya mendoakan keberhasilan politik anaknya, tetapi juga keberhasilannya dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat Kupang.

“Saya ingin dia menjadi pemimpin yang jujur, rendah hati, dan benar-benar melayani rakyat. Saya percaya dengan kerja keras dan doa, dia bisa membawa Kupang menjadi lebih baik,” ungkap Theresia.

Tidak hanya mendoakan akan tetapi Theresia Widodo juga selalu hadir dalam kegiatan kampanye untuk memberikan semangat kepada anaknya untuk meraih kemenangan.

Kisah ini menjadi pengingat akan kekuatan doa dan dukungan keluarga dalam membentuk seorang pemimpin.

Di balik kemenangan politik, ada cinta seorang ibu yang tulus, menguatkan anaknya untuk menghadapi segala tantangan.

Theresia Widodo bukan hanya ibu dari seorang Wali Kota, tetapi juga simbol dari keteguhan hati dan inspirasi bagi banyak keluarga di Kupang.

Semangatnya menjadi teladan, bahwa doa dan cinta tanpa syarat mampu mengubah dunia. (MI)




Pengurus INTI NTT Gelar Sosialisasi Beasiswa ke Nantong College of Science and Technology di SMAK Giovanni

Kupang,nwartapedia.com – Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melaksanakan sosialisasi program beasiswa penuh ke Nantong College of Science and Technology, Tiongkok.

Sosialisasi kali ini berlangsung di SMAK Giovanni, setelah sebelumnya dilaksanakan di SMAN 1 Kupang dan SMA Kristen Kupang.

Acara yang digelar di halaman sekolah saat apel pagi pada Selasa tanggal 10 Desember 2024 ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMAK Giovanni, Romo Stef Mau, para guru, serta seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12.

Dalam program beasiswa penuh ini, siswa yang terpilih akan dibebaskan dari biaya kuliah, tinggal di asrama tanpa biaya, serta mendapat uang saku. Bidang studi yang ditawarkan mencakup e-commerce, farmasi dan teknik biologi, serta teknologi hortikultura.

Ketua INTI NTT, Ir. Theo Widodo dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa program beasiswa ini tidak mengharuskan siswa untuk mampu berbahasa Mandarin.

“Pada tahun pertama, siswa akan belajar bahasa Mandarin intensif sebelum memulai mata kuliah bidang studi di tahun kedua,”ungkapnya.

Theo Widodo menjelaskan bahwa Tiongkok memiliki keunggulan strategis sebagai negara maju yang dekat secara geografis dengan Indonesia.

“Selain teknologi yang maju, budaya Tiongkok juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Biaya untuk pulang liburan pun tidak akan terlalu mahal,” jelasnya.

Theo Widodo yang juga adalah ayah dari Walikota terpilih ini mengatakan, salah satu alumni SMAK Giovanni, Bernard Anthony Lauw, saat ini sedang menjalani program beasiswa tersebut dengan mengambil jurusan farmasi dan teknik biologi di Nantong College of Science and Technology.

Salah satu pengurus INTI NTT, Jacob Hermanus menambahkan bahwa program beasiswa ini ditujukan untuk jenjang diploma D3 dengan peluang melanjutkan ke jenjang S1 di masa mendatang.

“Melalui sosialisasi ini, kami pengurus INTI NTT berharap semakin banyak siswa NTT, khususnya dari SMAK Giovanni, yang dapat memanfaatkan kesempatan luar biasa ini untuk meraih masa depan yang lebih cerah,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAK Giovanni, Romo Stef  Mau, berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Ambil jurusan yang sesuai minat dengan memperhatikan tren perkembangan teknologi. Ini adalah peluang emas untuk membangun masa depan yang lebih baik dengan melanjutkan studi di salah satu negara termaju di dunia,” ujarnya.  (MI)