Pesan Kaka Jane Natalia Suryanto Kepada Tim Relawan dan Simpatisan

Kupang,nwartapedia.com – Setelah mengakhiri kontestasi Pilkada Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kaka Jane Natalia Suryanto calon Wakil Gubernur NTT yang mendampingi Kaka Ansy Lema menuliskan pesan untuk seluruh relawan dan simpatisan yang telah memberikan dukungan di Pilkada pada 27 November yang lalu.

Inilah pesan Kaka Jane Natalia Suryanto di story WhastApp pada Minggu tanggal 1 Desember 2024 pukul 21.30 WITA.

Kepada seluruh tim relawan dan simpatisan yang saya kasihi.

Tibalah saatnya kita mengatakan bahwa masa kampanye dan Pilkada telah selesai.

Begitu banyak suka duka yangt kita lalui bersama yang membuat pengalaman dan pertemanan berharga dalam rangkaian cerita.

Kaka Jane sudah berkeliling sambil mengucapkan terima kasih secara langsung sekaligus ijin pamit dari NTT untuk beberapa bulan kedepan, menata kembali pekerjaan, dan juga sedikit liburan.

Namun banyak sekali tempat yang tidak akan sempat saya kunjungi secara langsung, karena itu ijinkan pesan ini sebagai sebagai ungkapan rasa terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada semua relawan dan simpatisan yang telah berjuang bersama dan mengasihi Kaka Ansy dan Kaka Jane.

Yakinlah bahwa saya tidak meninggalkan NTT selamanya, dan akan selalu menyala untuk NTT dari jauh untuk sementara.

Sampai Jumpa!

Jane Natalia Suryanto (MI)




Pj. Gubernur Hadiri dan Buka Latihan Kader Dasar serta Konferensi Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) serta Konferensi Wilayah (Konferwil) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi NTT yang digelar di Aula Arafah, Asrama Haji Kota Kupang, pada Minggu (1/12/2024).

Turut hadir mendampingi Pj. Gubernur NTT pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Ruth Lasikodat.

Acara yang mengangkat tema Fatayat NU Berpartisipasi Aktif dalam Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di NTT Menuju Indonesia Emas, menjadi momentum penting dalam memperkuat kaderisasi dan sinergi organisasi untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di wilayah NTT.

Mengawali sambutannya, Pj. Gubernur NTT mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat NTT yang telah mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 ini, dalam memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Pertama saya ucapkan selamat untuk kita semua atas partisipasi dan kontribusi karena telah berperan aktif mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak. Semoga para Kepala Daerah terpilih nantinya dapat mengemban amanah dari masyarakat NTT dalam meningkatkan kesejahteraannya. Siapapun yang terpilih adalah kader terbaik bangsa, dimana suara-suara Fatayat NU juga memberikan sumbangsih bagi Pimpinan Daerah yang terpilih tersebut,” ujar Pj. Gubernur Andriko.

“Disamping itu juga, bencana alam erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi di Flores Timur merupakan duka kita semua, oleh karena itu, pemerintah sangat membutuhkan kerjasama kita semua, terkhusus Fatayat NU untuk kita bersama-sama meringankan beban para korban bencana di wilayah Lewotobi melalui solidaritas dan bantuan nyata,” jelas Andriko.

Pj. Gubernur NTT juga menyampaikan beberapa poin strategis terkait peran LKD sehingga dapat menjadi wadah untuk dapat melatih kemampuan diri dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat saat ini sehingga dapat berkontribusi juga bagi kemajuan daerah.

“Kita ketahui bersama bahwa masalah mendasar di NTT adalah Kemiskinan, Kemiskinan Ekstrem serta Stunting. Fatayat NU diharapkan berperan aktif dan berkontribusi dalam mengatasi persoalan kemiskinan, kemiskinan ekstrem, stunting, juga beberapa kasus seperti kasus bunuh diri, kekerasan terhadap perempuan, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Akar dari semua ini adalah kemiskinan. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi luar biasa untuk mengatasinya,” tegasnya.

“Oleh karena itu, melalui LKD dan Konferwil Fatayat NU, diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) setiap kader dapat ditingkatkan melalui pelatihan dan pendidikan baik di tingkat pengurus kabupaten/kota hingga ditingkat desa/kelurahan serta RT/RW sehingga membentuk kader yang berkualitas, memahami visi dan misi Fatayat NU, memiliki komitmen terhadap organisasi, serta mengembangkan potensi diri untuk menjadi pemimpin yang handal, yang punya peran aktif dalam mendukung pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan yang saya uraikan tadi,” terang Andriko Susanto.

Selain itu, Pj. Gubernur NTT juga mengingatkan agar setiap pengurus Fatayat NU juga selalu menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di Provinsi NTT.

“Dan salah satu yang utama, tetap kita jaga semangat toleransi kerukunan umat beragama di NTT. Besar harapan saya dengan adanya Kegiatan LKD dan Konferwil ini, dapat memberikan kontribusi terhadap hal-hal yang bermanfaat bagi kebesaran Fatayat NU di NTT dan juga berkontribusi bagi kemajuan Pembangunan NTT.” Pungkas Andriko.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, dalam sambutannya menekankan pentingnya tiga indikator utama yang harus dijalankan oleh Fatayat NU.

“Saya ingin menekankan bahwa ada 3 indikator yang menjadi perhatian penting semua pengurus Fatayat NU. Pertama Penguatan Struktur Kelembagaan, Dengan telah terbentuknya 14 cabang Fatayat NU di kabupaten/kota di NTT, diharapkan setiap kader dapat membuktikan bahwa Fatayat NU adalah organisasi yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kedua Penguatan Kader. Pelaksanaan jenjang pelatihan seperti Latihan Kepemimpinan Dasar harus terus ditingkatkan untuk membangun kapasitas dan kualitas kader,” terang Margaret.

“Ketiga, terkait Program Kerja. Program kerja yang disusun oleh Fatayat NU itu harus berbasis isu daerah. Program kerja harus dirumuskan berdasarkan problematika daerah, khususnya dalam isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Selain itu, program harus disesuaikan dengan tantangan era kekinian yakni era digital. Oleh karena itu, para kader harus melek teknologi informasi. Sehingga dapat juga berperan dalam mengantisipasi berbagai potensi-potensi kejahatan melalui gadget, khususnya kejahatan terhadap perempuan dan anak,” tambahnya.

“Sekali lagi saya ingin pertegas bahwa, ber-Fatayat berarti berhikmah. Dengan niat tulus, apapun tantangannya dapat kita lalui bersama. Semoga melalui kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Fatayat NU dalam menguatkan perannya di tengah masyarakat NTT serta mendukung pembangunan daerah secara holistik.” Jelas Ketua Umum PP Fatayat NU. ***




Christian-Serena Kembali Salurkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Kelapa Lima

Kupang,nwartapedia.com – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Dokter Christian Widodo dan Serena francis kembali menyerahkan bantuan kursi roda kepada Markus Tamonob warga Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (30/11/2024).

Penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih terhadap masyarakat khususnya kepada kaum disabilitas.

Dokter Christian Widodo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian kepada Markus yang mengalami kelumpuhan.

Ia berharap kursi roda tersebut dapat membantu Markus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Kami ingin memastikan bahwa bapak Markus mendapatkan dukungan yang dapat mempermudah kesehariannya. Ini adalah bagian kecil dari upaya kami untuk mendukung warga Kota Kupang,” ujarnya.

Keluarga Markus pun menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada Dokter Christian Widodo dan Serena Francis atas perhatian yang diberikan.

“Kami tidak bisa membalas kebaikan dari pak dokter dan Kakak Serena, tetapi kami doakan semoga kalian berdua selalu sehat dan terus membawa kebaikan bagi masyarakat,” ungkap salah satu anggota keluarga Markus.

Bantuan ini merupakan salah satu langkah nyata dari pasangan Christian-Serena untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi wujud komitmen mereka dalam memprioritaskan kesejahteraan warga Kota Kupang. ***