Cerita Leonardus Bria Driver RS. Carolus Borromeus Tentang Sosok Dokter Christian Widodo

 

Kupang,nwartapedia.com –  Menjadi driver di Rumah Sakit Santo Carolus Borromeus membuat Leonardua Bria sangat mengenal Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo yang saat itu bekerja sebagai dokter pada rumah sakit tersebut.

“Dokter Christian Widodo orangnya terlalu baik dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi sehingga untuk pengobatan gratis bukan sesuatu hal yang baru karena sudah dilaksanakan dari dulu ketika dokter masih bekerja di RS. St, Carolus Borromeus,”ucap Leonardus ketika ditemui media ini di tempat pengobatan gratis yang berlangsung di RT 22/RW 02 Kelurahan Belo pada Rabu (06/11/2024)

Bagi Leonardus, memberikan pelayanan pengobatan gratis adalah merupakan salah satu hobi dari seorang Dokter Christian Widodo untuk menolong orang.

“Dulu kami belum ada BPJS dan sebagai karyawan kami paling senang jika berobat di Dokter Christian Widodo karena selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis kami juga mendapatkan uang tambahan dari dokter,”kenang Leonardus.

Ia menambahkan, pelayanan tersebut bukan hanya karyawan di rumah sakit tetapi juga diberikan untuk masyarakat kurang mampu yang datang untuk berobat.

“Kami senang karena Dokter Christian Widodo memberikan pengobatan gratis bukan hanya karyawan tetapi banyak masyarakat juga dibantu oleh Dokter Christian Widodo,”ungkapnya.

Leonardus menuturkan, Selama bekerja dengan Dokter Christian Widodo dirinya merasa sangat dekat karena orangnya sangat ramah dan baik hati.

“Saya melihat Dokter Christian Widodo orangnya murah senyum, tidak pernah marah, paling baik sehingga kami di rumah sakit paling senang dengan dokter,”tuturnya.

“Kalau karyawan mengeluh sakit sedikit pasti menuju ke Dokter Christian Widodo karena dokter berjiwa sosial yang tinggi dan suka membantu,”tambahnya.

Selain pelayanan kesehatan, Leonardus mengungkapkan bahwa Dokter Christian Widodo juga mempunyai kebiasaan untuk selalu menghargai dan menghadiri setiap undangan dari karyawan.

“Jika ada karyawan memberikan undangan dalam hajatan pernikahan biar jauh pasti dokter pergi dan itu tidak pernah terlewatkan,”ujarnya.

Ketika mendegar Dokter Christian Widodo maju sebagai calon Walikota Kupang, Leonardus  merasa sangat senang karena kota ini akan dipimpin oleh orang baik seperti Dokter Christian Widodo.

“Selain kebaikannya, Dokter Christian juga masih muda, energik dan lebih menguasai teknologi sekarang sehingga sebagai pemuda saya sangat mendukung orang seperti dokter sebagai panutan di Kota Kupang,”sebut Leonardus.

Dririnya berharap pada tanggal 27 November mendatang warga Kota Kupang memilih dan memenangkan orang baik seperti Dokter Christian Widodo.

“Otomatis saya berharap Dokter Christian Widodo menang pada pemilihan Walikota Kota Kupang. Pesan saya dokter  tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Ketum FKPTT, Eurico Guterres Sebut Sudah Saatnya Christian-Serena Jadi Walikota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT) Eurico Barros Gomes Guterres sebut sudah saatnya Kota Kupang dipimpin oleh Calon Walikota dan Wakil Walikota, Dokter Christian Widodo-Serena Francis (CS’an) pada ajang Pilkada Kota Kupang 27 November mendatang.

“Saya mau meyakinkan kita semua yang hadir disini bahwa sesungguhnya Dokter Christian Widodo-Serena Francis sudah menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang dan percayalah bahwa kali ini Kota Kupang harus dipimpin oleh Paket CS’an,”demikian disampaikan oleh Ketua Umum FKPTT ketika memberikan sambutan pada kampanye yang digelar oleh pasangan calon Dokter Christian Widodo-Serena Francis di Kantor Pusat FKPTT di Kelurahan Liliba pada Kamis (07/11/2024) sore.

Didepan ribuan warga eks Timtim dan masa simpatisan, Eurico Guterres mengatakan bahwa FKPTT adalah organisasi kemasyarakatan sama seperti ormas lain.

“Kita non partisipan independen tetapi kita juga punya hak politik yang sama untuk menentukan pilihan pada Pilkada mendatang,”sebutnya.

Kehadiran ribuan eks Timtim dan simpatisan dikantor FKPTT, menurut Eurico Guterres adalah untuk memberikan dukungan kepada Dokter Christian Widodo-Serena Francis agar terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang.

“Berdasarkan rapat kerja nasional, FKPTT memutuskan untuk mendukung Paslon yang didukung oleh partai Gerindra dan kebetulan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Christian-Serena partai koalisi yang mengusung didalamnya ada Partai Gerindra maka kami konsisten,”ucapnya.

Eurico Guterres menegaskan Kota Kupang akan lebih maju jika berada di tangan Dokter Christian Widodo-Serena Francis karena kedua sosok ini masih muda, sangat energik dan bersih dari politik. 

“Saya sebagai Ketua Umum FKPTT menghimbau kepada kita semua yang hadir disini yang sudah bergabung dalam FKPTT bahwa sudah waktunya kota ini dipimpin oleh orang-orang yang bersih dari politik, muda serta energik,”tegasnya.

Eurico Guterres menjelaskan,  FKPTT sudah mengalokasikan 2000 unit rumah di Kota Kupang tetapi kendalanya di lahan sehingga dirinya berharap jika Dokter Christian Widodo-Serena Francis terpilih akan menmenyelesaikan masalah ini.

“Untuk Kota Kupang kami alokasikan 2000 unit perumahan tetapi kami kendala dengan lahan sehingga kami minta untuk mengajukan hal ini ke pemerintah pusat,”pintanya. 

Selain perumahan,  Eurico Guterres juga menitipkan program pemberdayaan dan menempatkan birokrasi sesuai bidang ilmunya.

“Kalau kita salah menempatkan berarti disitu awal kegagalan. Kota ini sebenarnya indah sekali tapi orang-orang yang pernah mengurusnya salah sehingga kita mengharapkan kota ini dipimpin oleh orang benar karena jika Kota Kupang bagus maka mencerminkan NTT,”pungkasnya.

Sementara itu, Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dalam orasinya menyampaikan bahwa  Paket CS’an mempunyai program unggulan yakni meningkatkan kesejahteraan bagi warga Kota Kupang.

“Yang paling utama, kami ingin meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kupang lewat pemberdayaan. Kami juga ingin meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter,”ucapnya.

Dokter Christian Widodo menjelaskan, soal pembangunan 2000 unit rumah yang disampaikan oleh FKPTT akan menjadi pekerjaan bersama jika paket CS’an terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang. 

“Bapa mama menitipkan kepada kami soal pembangunan perumahan pasti siap kami laksanakan. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati saya dan Kaka Serena mohon doa dan dukungannya supaya kami bisa menang setelah menang kami akan kembali ke sini duduk bersama dengan Pak Eurico Guterres, FKPTT dan Dinas PUPR untuk membahas lahan mana yang bisa dijadikan untuk membangun 2000 unit rumah,”pungkasnya. (MI) 




Dokter Christian Widodo Pernah Meraih NEM Tertinggi Kedua Tingkat Provinsi NTT

Kupang,nwartapedia.com – Mantan guru Bahasa Inggris SMPK St. Theresia Kupang, Kristofolus Tengilengi  mengungkap sosok calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo selama duduk di bangku sekolah pernah mendapat juara umum di sekolah bahkan pernah meraih Nilai EBTANAS Murni (NEM) tertinggi kedua tingktat Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan Kristofolus Tengilengi ketika ditemui mediam ini di Sekolah Menengah Pertama Katolik  (SMPK) St. Theresia pada Rabu, (06/11/2024).

Kristofolus menjelaskan bahwa Dokter Christian Widodo sebagai siswa yang pintar dan selalu meraih prestasi di sekolah.

“Kemampuan akademik Dokter Christian Widodo adalah anak yang sangat cerdas karena selalu mendapat juara kelas dan meraih juara umum di sekolah,”jelasnya.

Merupakan suatu kebanggaan bagi Kristofolus karena selain mendapat prestasi di sekolah, Dokter Christian Widodo juga pernah meraih nilai tertinggi kedua pada Ujian Akhir Nasional untuk tingkat Provinsi NTT.

“Kami bangga karena pada saat ujian Ujian Akhir Nasional Dokter Christian Widodo meraih peringkat tertinggi kedua untuk NTT dimana waktu itu masih menggunakan sisten Nilai EBTANAS Murni (NEM),”ucapnya.

Kristofolus menuturkan, selain mempunyai kemampuan intelektual, Dokter Christian Widodo juga mempunyai kemampuan lidership yang mumpuni sehingga bisa merangkul dan mengkoordinir teman-temannya dari berbagai kalangan.

“Dengan kemampuan lidershipnya, Dokter Christian Widodo dipercaya oeh teman-temannya menjadi ketua kelas bahkan menjadi ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS),”tuturnya. 

Satu hal yang tidak dilupakan oleh Kristofolus dari sosok Dokter Christian Widodo adalah memiliki sifat yang rendah hati dan bergaul dengan semua kalangan.

“Inilah yang membedakan Dokter Christian Widodo dari siswa yang lain yaitu mempunyai sifat yang sangat rendah hati dan waktu itu siswa kami dari berbagai agama dengan ekonomi bervariasi bahkan  ada siswa yang berkebutuhan khusus dia biasa menolong temannya,”kenang Kristofolus.

Kristofolus berharap jika terpilih menjadi Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo harus merangkul semua kalangan yang ada di Kota kupang.

“Pesan saya tetap pertahankan sifat yang baik terutama kemampuan untuk merangkul semua orang, kalau dulu semua teman-teman dirangkul dari semua kalangan dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial sehingga kami berharap ketika Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota Kupang agar bisa merangkul semua kalangan masyarakat,”harapnya. (MI)




Sosok Dokter Christian Widodo di Mata Oki Pono Ambrosius Mantan Gurunya

Kupang,nwartapedia.com Sosok Dokter Christian Widodo sebagai calon Walikota Kupang dikenal sebagai anak yang sangat pintar sejak usia sekolah. Bahkan saat kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), seorang Dokter Christian Widodo pernah menulis majalah dinding sekolah tentang asimilasi atau pembauran antara pribumi dan orang China.

Demikian dikisahkan oleh Oki Pono Ambrosius mantan guru bidang studi Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Katholik St. Theresia Kupang yang mengenal Dokter Christian Widodo sejak masih sekolah.

“Pola pikir anak SMP jaman itu, Dokter Christian sudah menulis di majalah dinding tentang asimilasi atau pembauran antara pribumi dan orang China”ungkapnya ketika ditemui media ini di SMPK St. Theresia Kupang pada Kamis (06/11/2024).

Berdasarkan ingatannya, karena karya tulisan Dokter Christian Widodo bagus maka Oki Ambrosius menyuruh untuk dikembangkan kemudian diseminarkan didepan teman-tamannya.

“Inilah kelebihan luar biasa yang dimiliki oleh Dokter Christian Widodo karena bagi saya di jaman itu sudah bisa menghasilkan satu karya yang berbicara tentang pembauran antara pribumi dan orang China sehingga dalam  pergaulan tidak pernah membedakan suku,”ucapnya.

Oki Ambrosius juga menjelaskan, kelebihan lain dari Dokter Christian Widodo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah selalu membaca mendahului sehingga ketika dijelaskan tidak mengalami kesulitan.

“Pernah menjadi juara kelas dan dipilih menjadi ketua kelas serta ketua OSIS karena orangnya pintar dalam berpidato dan literasinya bagus pada masa itu yang belum secanggih sekarang,”jelasnya.

Baginya, selain memiliki kecerdasan, Dokter Christian Widodo juga adalah seorang yang patuh dan sopan dengan semua orang.

“Ketika bersalaman dengan kami guru-gurunya, Dokter Christian Widodo selalu menunduk dan itu terbawa sampai sekarang,”jelasnya.

Mempunyai kecerdasan dan berperilaku baik inilah yang membuat Oki Ambrosius meyakini Dokter Christian Widodo mampu membawa Kota Kupang menjadi lebih baik.

Sebagai mantan pendidik, Oki Ambrosius berpesan agar Dokter Christian Widodo dapat merangkul generasi muda  jika terpilih menjadi Walikota Kupang pada 27 November 2024 mendatang.

“Pesan saya untuk Dokter Christian Widodo agar pertahankan apa yang ada dan terus kembangkan terutama rangkul anak muda karena itu adalah kunci dimana anak-anak muda di kota ini sekarang kehilangan figur sebagai tokoh panutan,”pungkasnya.  (MI)




Pemkot Kupang dan Disnakertrans NTT Perkuat Kolaborasi Cegah Pengiriman PMI Non-Prosedural

 

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menerima kunjungan kerja dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTT, Silvya R. Djawang, SP., MM., yang didampingi oleh Kepala Seksi P3TK, Ketut Supiastra, SE., pada Senin (04/11) pagi di ruang kerja Wali Kota Kupang.

Dalam pertemuan tersebut, Penjabat Wali Kota turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, SH., Kepala Bagian Kerja Sama, Yohanes D.B.K. Asan, S.Kom., Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Thomas Dagang, dan Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama terkait pencegahan pengiriman PMI secara non-prosedural. Kadis Nakertrans Provinsi NTT menyampaikan harapannya agar penanganan PMI tidak hanya menjadi tugas dari Disnakertrans saja, tetapi perlu melibatkan lintas sektor untuk memberikan edukasi yang masif dan berkelanjutan kepada masyarakat.

“Kuncinya adalah kolaborasi dalam mengedukasi dan mendiseminasikan informasi, agar masyarakat dapat mengakses kesempatan kerja luar negeri secara benar dan prosedural,” ungkapnya.

Silvya juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap modus baru yang dilakukan oleh calo yang menawarkan uang ‘FIT’ senilai Rp 5 hingga Rp 10 juta kepada calon PMI (CPMI) di desa-desa, tanpa prosedur administrasi yang sah.

“Modus seperti ini menarik minat CPMI, karena para calo menawarkan gaji tinggi dan penanganan dokumen yang ‘mudah,’ namun pada kenyataannya ini merupakan awal dari eksploitasi dan penderitaan bagi PMI kita,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan untuk memperketat pengawasan serta mengedukasi warga agar tidak tergiur oleh janji-janji dari calo.

Menanggapi hal tersebut, Linus Lusi menegaskan bahwa masalah PMI menyangkut keselamatan dan kesejahteraan warganya. “Kita perlu bersinergi dari hulu hingga hilir untuk mencari solusi komprehensif, termasuk langkah konkret untuk menangkal pengaruh para calo ini dengan membentengi masyarakat melalui pemahaman yang baik mengenai prosedur kerja di luar negeri,” ujarnya.

Linus menambahkan, Pemkot Kupang berencana membentuk Pusat Informasi Migran pada tiap kantor pelayanan publik untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat, termasuk kecamatan, kelurahan, Dukcapil, dan mal pelayanan publik.

Linus juga menyampaikan rencana membangun Desimigratif Mandiri sebagai percontohan pusat edukasi dan sosialisasi terkait peluang kerja luar negeri, yang sejalan dengan tugas dan fungsi pemerintah berdasarkan UU No. 18 Tahun 2017.

Dalam data yang dipaparkan Kadis Nakertrans Provinsi NTT, tercatat bahwa PMI prosedural asal NTT mencapai 535.000 orang yang tersebar di 108 negara, dengan remitansi tahunan mencapai Rp 1,5 triliun.

“Masyarakat kita perlu dibekali informasi yang memadai tentang pasar kerja luar negeri agar dapat bekerja dengan aman dan memperoleh hak-hak mereka secara layak,” tambahnya.

Kadis Nakertrans Kota Kupang, Thomas Dagang, menekankan pentingnya upaya preventif, dengan menyatakan bahwa satgas PMI perlu hadir hingga tingkat kelurahan dan kecamatan untuk menyalurkan informasi terkait prosedur kerja yang aman.

“Kami akan meningkatkan sosialisasi ini dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk memastikan informasi tentang peluang kerja luar negeri dapat tersampaikan dengan baik hingga ke desa-desa,” ungkap Thomas. (*)

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jefry Edward Pelt, SH., turut mendukung langkah-langkah edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif. “Penting bagi kita untuk membentuk desa desmigratif di setiap kabupaten/kota sebagai pusat informasi migran,” katanya.

Di akhir kunjungan, Kadis Nakertrans Provinsi NTT menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkot Kupang dan berharap adanya pejabat pengantar kerja di tingkat desa sebagai ujung tombak edukasi untuk calon PMI. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama sebagai tanda sinergi dan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam upaya melindungi PMI dari praktik-praktik non-prosedural.




Pemkot Selenggarakan Innovation Award Perdana, Sekda Tekankan Pentingnya Kualitas Inovasi Daerah Kota Kupang

 

Kupang,nwartapedia.com – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, SE., M.Si., menghadiri acara perdana Kupang Innovation Award 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah yang berlangsung di Palacio Aston Hotel & Convention Center, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Selasa (5/11/2024)

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Pemerintahan Sekda Provinsi NTT, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si., Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Kupang, Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT., Plt. Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT, Djoese Nai Buti, S.Pt., M.Si., Asisten Administrasi Umum, Yanuar Dally, S.H., M.Si., serta jajaran kepala daerah dan camat se-Kota Kupang.

Dalam pidatonya, Fahrensy menyampaikan apresiasi tinggi kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Kupang atas kerja kerasnya menyelenggarakan acara yang bertujuan memacu perangkat daerah, perusahaan daerah, puskesmas, dan sekolah di Kupang untuk meningkatkan inovasi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Pemerintah harus mampu melihat kekuatan dan kelemahan agar bisa melakukan perubahan. Inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas pelayanan publik,” ujarnya. Melalui inovasi, imbuhnya, pemerintah dapat menciptakan sistem, metode, dan teknologi yang menurunkan biaya, mempercepat waktu layanan, memangkas birokrasi, serta meningkatkan kepuasan masyarakat.

Kupang Innovation Award ini digelar untuk mendorong pertumbuhan inovasi di berbagai bidang, termasuk pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah. Fahrensy mengungkapkan bahwa inovasi berperan penting dalam mengatasi tantangan lokal seperti kemiskinan, pengangguran, dan akses terhadap layanan dasar. Di samping itu, inovasi juga dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan teknologi baru dalam kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kupang yang sempat menurun dari 47,34 pada tahun sebelumnya menjadi 19,44 pada tahun 2023 menjadi perhatian khusus.

“Kami berharap dengan inovasi-inovasi yang dikembangkan, Kota Kupang dapat bersaing di tingkat nasional dan global, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Fahrensy.

Merespons laporan dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Kupang, Ir. Solvie Y.H. Lucas, Sekda menyampaikan pentingnya kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi.

“Kolaborasi adalah kunci untuk menghasilkan inovasi yang efektif dan berkelanjutan. Kerja sama pemerintah dengan perguruan tinggi dan sektor swasta dapat menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, termasuk investasi dalam penelitian dan pengembangan,” jelasnya.

Ir. Solvie Y.H. Lucas juga memaparkan bahwa tema Kupang Innovation Award 2024 adalah “Inovasi Baru, Kota Kupang Maju.” Ajang ini bertujuan menjaring ide inovasi yang dapat diuji coba dan diterapkan, sehingga dapat mempercepat kinerja pemerintah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses inovasi.

Sebagai puncak acara, dilakukan pengukuhan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 149/KEP/HK/2024 tentang Promotor, Champion, dan Pamong Inovasi Daerah Kota Kupang, di mana Penjabat Wali Kota Kupang ditetapkan sebagai Promotor Hierarki, Ketua DPRD sebagai Promotor Politik, Sekda sebagai Ketua Champion, serta Kepala Perangkat Daerah sebagai anggota dan Pamong Inovasi.

Pada pagelaran Kupang Innovation Award Ke-1 Tahun 2024 ini, tiga nominasi terpilih sebagai pemenang, yaitu Juara 1 SMPN 8 dengan inovasi “Peduli Bumi,” Juara 2 SDK Canossa dengan inovasi “Pelopor Karakter Nilai Canossa,” dan Juara 3 RSUD SK Lerik dengan “Podcast Ngopi Sore.”

Dengan diadakannya Kupang Innovation Award, Pemerintah Kota Kupang berharap inovasi-inovasi yang lahir dapat memberikan solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan akses lebih baik untuk kesehatan, pendidikan, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah. (*)




Kunjungi SDI Sikumana 2, Pj. Wali Kota Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Kebersihan Lingkungan

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., mengunjungi SD Inpres Sikumana 2 pada Senin pagi (4/11).

Kehadirannya untuk menjadi pembina upacara di sekolah tersebut mendapat sambutan hangat dari para siswa, guru, serta sejumlah tenaga medis dari Puskesmas Sikumana yang turut hadir dalam upacara tersebut.

Turut mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si., Camat Maulafa, Matheus A. B. H. Da Costa, S.Sos., M.Si., Koordinator Pengawas SD Kota Kupang, Jhoni Rihi, Lurah Sikumana, Getruida Isabela, Kepala UPTD Puskesmas Sikumana, dr. Ivonny Ray, serta Kepala SD Inpres Sikumana 2, Adriana Ili Leto, S.Pd. Pj. Wali Kota beserta rombongan berkesempatan mengikuti upacara bendera pagi itu bersama para guru, pegawai dan siswa-siswi SD Inpres Sikumana 2. Upacara juga diikuti oleh dokter dan para mahasiswa magang dari Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana yang ada di Puskesmas Sikumana.

Dalam arahannya, Linus Lusi menyapa dan mengapresiasi kehadiran para siswa. Ia menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang harus ditanamkan kepada siswa sejak dini.

“Saya hadir di sini sebagai bagian dari keluarga besar SD Inpres Sikumana 2. Sebagai seorang guru, saya memahami bahwa pendidikan tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter yang kuat,” ujar Linus.

Linus juga meminta agar para guru memperhatikan tiga aspek utama dalam pembelajaran, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan karakter.

Ia mengimbau agar kebiasaan baik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, mulai dari perilaku di kelas, dan juga saat menggunakan fasilitas sekolah, sampai menjaga kebersihan lingkungan.

Ia bahkan menegaskan agar guru mengutamakan penilaian karakter selain juga penilaian terhadap pengetahuan dan ketrampilan peserta didik.

Selain pendidikan karakter, Linus Lusi juga menyoroti pentingnya kesehatan dan gizi bagi para siswa.

Ia menekankan bahwa angka stunting di Kecamatan Maulafa masih tinggi, dengan total kasus mencapai 4.086.

Linus berharap ada upaya bersama untuk menurunkan angka tersebut.

“Kesehatan anak bisa terlihat dari postur tubuh mereka. Jika ada siswa yang mengalami masalah gizi, kami siap mendukung penanganannya,” katanya, seraya mengapresiasi tim medis yang sigap menangani siswa yang tumbang saat upacara.

Lurah Sikumana, Getruida Isabela, juga turut memberikan motivasi kepada siswa.

Ia menyampaikan apresiasi atas semangat anak-anak dalam mengikuti upacara dan mengingatkan mereka akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Jaga semangat belajar kalian dan pastikan lingkungan tetap bersih. Kebersihan akan melindungi kita dari penyakit,” ujar Getruida.

Ia juga mengimbau siswa untuk mengurangi penggunaan gawai dan lebih fokus pada pelajaran.

Linus juga menekankan pentingnya dukungan bagi guru agar terus mengembangkan kualitas pembelajaran.

Ia meminta para guru untuk memantau kemajuan siswa, terutama dalam kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung.

Linus menegaskan bahwa pendidikan karakter harus dijadikan prioritas, dan sekolah tidak harus meluluskan siswa jika tidak memenuhi standar karakter yang baik.

Linus mengapresiasi partisipasi orang tua siswa yang sudah mendukung fasilitas sekolah seperti pemasangan paving blok di area sekolah, serta mengimbau para guru untuk juga turut berkontribusi sebagai wujud dari rasa memiliki sekolah tempat mereka mengabdi.

Selain itu, Linus langsung merespons permintaan sekolah terkait bantuan ekskavator untuk meratakan lahan di belakang sekolah dengan menghubungi Plt. Kepala Dinas PUPR.

Dalam dialog dengan para guru, Linus mencatat aspirasi terkait tunjangan tambahan penghasilan (TPP) yang saat ini sebesar 600 ribu rupiah.

Ia berjanji akan meninjau kembali nominal TPP agar lebih proporsional dan sejalan dengan peningkatan kinerja serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Linus juga mengajak para guru agar memanfaatkan fasilitas di Puskesmas Sikumana jika ada guru atau peserta didik yang mengalami masalah kesehatan di sekolah agar mendapatkan bantuan.

Linus mengumumkan bahwa pada 27 November 2024 mendatang akan dilaksanakan libur sekolah terkait pemungutan suara Pilkada Wali Kota Kupang.

Ia mengajak guru-guru Bahasa Indonesia dan PKN untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pemerintahan melalui tugas membuat makalah mini terkait debat pemilihan wali kota.

“Saya berharap siswa dilatih berdebat agar mampu berpikir kritis, berbicara dengan baik, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.

Di akhir amanat, Linus mengajak seluruh siswa berjanji untuk tidak membuang sampah sembarangan seumur hidup mereka melalui ikrar yang dibacanya dan turut diikuti oleh para murid di sekolah tersebut. Setelah upacara, Linus bersama jajaran berfoto bersama para guru dan siswa.

Kepala sekolah dan para guru berkomitmen untuk terus meningkatkan kebersihan sekolah.

Pj. Wali Kota berharap sekolah-sekolah juga ikut dilibatkan dalam lomba kebersihan antar kelurahan, agar mendorong kesadaran siswa dan warga sekolah akan pentingnya menjaga lingkungan.

Linus juga memberikan motivasi kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana yang tengah menjalani praktik di Puskesmas Sikumana dan turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Ia menekankan pentingnya Posyandu Siklus Hidup yang telah dijalankan oleh seluruh Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sikumana, melayani mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lansia.

SD Inpres Sikumana 2 memiliki 538 siswa, 38 guru, 35 pegawai, dan 22 rombongan belajar.

Dalam kesempatan ini, kepala sekolah juga menyampaikan permohonan terkait sertifikasi guru dan dukungan fasilitas, yang ditanggapi positif oleh Pj. Wali Kota. (***)




Pj. Gubernur NTT Koordinasi Langkah Mitigasi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan atensi yang tinggi dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait langkah-langkah penanganan dampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur yang terjadi pada Minggu (3/11/2024) malam sekitar pukul 23.24 Wita.

Berdasarkan Surat Kepala PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) No. 95.1.Lap/GL.03/BGV/2024 serta hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Lewotobi Laki-laki yang cukup signifikan, sehingga tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki dinaikkan dari Level III (SIAGA) menjadi Level IV (AWAS), terhitung mulai tanggal 3 November 2024 pukul 24.00 WITA.

Oleh sebab itu, Pemprov NTT telah mengambil langkah cepat dan tanggap dengan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk penanganan dampak bencana tersebut. Pada Senin (4/11/2024) pukul 07.00 pagi, Pj. Gubernur NTT telah melakukan rapat sekaligus menginstruksikan Perangkat Daerah terkait untuk segera melakukan langkah-langkah mitigasi bersama Pemkab Flotim.

“Yang pertama, atas nama Pemprov NTT dan pribadi, saya menyampaikan dukacita yang mendalam bagi keluarga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang terjadi malam tadi. Bencana ini merupakan dukacita bagi kita semua masyarakat NTT. Dan tadi pagi saya sudah melakukan rapat bersama Perangkat Daerah terkait serta Pemkab Flotim untuk segera melakukan langkah-langkah mitigasi lainnya,” ujar Pj. Gubernur NTT.

“Saya juga sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera didata rumah-rumah dan berbagai fasilitas umum yang terdampak serta penyediaan air bersih untuk kebutuhan warga. Kebutuhan obat-obatan juga oleh Dinkes cepat didistribusikan agar meminimalisir warga masyarakat terkena infeksi saluran pernafasan serta Tenaga Kesehatan juga siap sedia untuk turun ke lokasi. Penyaluran beras pemerintah juga harus cepat oleh Dinsos dan bulog. Serta Dinas Pendidikan juga akan turun untuk melaksanakan sekolah lapangan sehingga proses kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan dengan baik,” jelas Pj. Andriko.

“Kemudian sudah dikeluarkan keputusan Bupati Flores Timur tentang Penetapan Status Tanggap Darurat yang berlaku selama 58 hari terhitung sejak tanggal 4 November sampai tanggal 31 Desember 2024 ini. Maka dapat dikolaborasikan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten dalam rangka penanggulangan dampak bencana dengan anggaran dari APBN, APBD 1, maupun APBD 2. Nanti kalau misalnya di dalam masa tanggap darurat 3 bulan pertama ini belum cukup maka akan bisa kita lanjutkan ke tanggap darurat berikutnya. Jadi keputusan ini penting agar segala upaya dapat kita kerjakan secara maksimal,” tambah Pj. Gubernur Andriko.

Pj. Gubernur NTT juga telah menerima laporan terkait korban jiwa dan kerusakan materil baik rumah-rumah warga serta berbagai fasilitas umum lainnya. Tiga kecamatan yang terdampak erupsi tersebut meliputi Kecamatan Wulanggitang, Ile Bura, dan Titehena.

“Tadi saya juga sudah mendapatkan laporan terkini terkait dengan korban, jadi ada 10 korban. Laki-lakinya ada 4, perempuannya ada 6. Kemudian yang luka-luka ada 53 orang yaitu dari berbagai desa, meliputi Desa Dulipali, Klatanlo, dan Hokeng Jaya yang dirawat di Puskesmas Boru dan Puskesmas Lewolaga serta yang dirujuk ke RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka ada 1 orang. Kemudian fasilitas umum yang rusak ada TK, PAUD ada 18 unit, SD 1 unit, SMP 3 unit, SMK/SMA itu 3 unit. Lalu rumah hunian masyarakat yang menyebar pada 8 desa itu ada sekitar 2.384 unit. Fasilitas umum lainnya yang juga terdampak ada asrama 3 unit, ada biara 3 unit, ada kapel 3 unit, ada gedung koperasi 2 unit, bank 2 unit yaitu Bank BRI dan Bank NTT, kantor pos dan Giro 1 unit, Koramil dan Polsek,” urai Andriko.

Pj. Gubernur NTT juga menghimbau masyarakat di sekitar gunung untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 7 km dari pusat erupsi, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta waspada terhadap potensi banjir lahar hujan jika terjadi hujan deras. Selain itu, masyarakat yang terpapar hujan abu dianjurkan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.

“Dari BNPB pusat akan datang besok pagi, kemudian dari Kementerian Sosial juga akan datang besok pagi dan Kesehatan juga akan datang besok pagi untuk bersama-sama berkolaborasi di lapangan untuk sama-sama melakukan penanganan dampak dari erupsi gunung berapi ini. Kami menghimbau juga kepada masyarakat dalam radius 7 km harus keluar dari situ karena informasi dari BMKG masih ada getaran-getaran kecil tapi tidak menutup kemungkinan karena kita sudah arahkan untuk 7 km untuk keluar agar nanti tidak terjadi korban-korban susulan. Pemerintah akan melakukan segala upaya untuk menyelesaikan persoalan bencana ini sebaik-baiknya.” Tegas Andriko. (***)




Ansy-Jane Gerak Cepat Bantu Korban Bencana Gunung Lewotobi

Kupang,nwartapedia.com – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) dan Jane Natalia Suryanto (Ansy-Jane) gerak cepat untuk membantu masyarakat korban bencana letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.

Politisi PDI Perjuangan itu menelpon langsung Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Wahyu Suparyono dan Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita untuk membahas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban bencana Lewotobi.

Melalui sambungan telepon, Ansy Lema mengatakan niat hatinya untuk membeli sejumlah sembako dari pihak Bulog untuk didistribusikan ke lokasi bencana. Dirinya menegaskan untuk terus membangun koordinasi bersama dalam rangka tanggap darurat bencana.

“Pak Dirut, kami di NTT sekarang sedang mengalami bencana gunung meletus, tepatnya di Flores Timur. Saya ingin bekerja cepat, membeli sembako dari pihak Bulog untuk didistribusikan kepada korban bencana sekarang juga,” ucap Ansy Lema melalui sambungan telepon, Senin (04/11/24).

Selain itu, Politisi Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) ini juga meminta Bulog agar memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa paket sembako untuk membantu korban bencana. Langkah gerak cepat ini perlu diambil agar masyarakat Flores Timur bisa langsung mendapatkan perhatian dan penanganan.

“Kita harus bergotong-royong dan bekerja cepat untuk membantu masyarakat Flores Timur. Bencana yang terjadi di sana adalah bencana kita semua,” terang pria kelahiran Kota Kupang ini.

Wahyu Suparyono selaku Direktur Utama Bulog menyambut baik gerak cepat peduli kemanusiaan ini. Ia menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dan membangun koordinasi bersama pihak Ansy Lema untuk menggelontorkan bantuan bagi masyarakat Flores Timur. Hal ini termasuk memberikan CSR berupa sembako.

“Iya Pak Ansy. Kami siap untuk bantu menyediakan bahan-bahan kebutuhan pokok tersebut. Memang bencana seperti ini butuh koordinasi cepat berbagai pihak,” jelas Wahyu.

Bantuan kemanusiaan dari Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini akan segera didistribusikan ke lokasi bencana melalui posko peduli kemanusiaan milik Ansy-Jane di wilayah tersebut. Selain paket sembako, Ansy Lema juga membantu mengirimkan air bersih bagi korban bencana.

Sebelumnya diketahui, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT meletus dan memuntahkan lahar panas ke rumah warga. Laporan sementara menyatakan sepuluh orang tewas dalam bencana itu. Erupsi gunung api itu terjadi pada dini hari tadi Minggu malam (03/11/2024) hingga dini hari tadi (04/11/2024) (baca di https://news.detik.com/berita/d-7620970/korban-tewas-letusan-gunung-lewotobi-laki-laki-jadi-10-orang)

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki disertai muntahan lahar panas, pasir, dan bebatuan menyebabkan beberapa rumah terbakar. Sekolah dan rumah warga rusak parah. Saat ini gunung berapi Lewotobi Laki-laki berstatus Awas (Level IV).***




Ahmad Atang Sebut Ide Paslon Christian-Serena Sejalan Dengan Pemikiran Para Ahli

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Politik Universitas Muhammadyah Kupang (UMK), Dr. Ahmad Atang, M.Si menyebut  Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis (CS’an) nomor urut 5 mengusung ide peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Kupang sejalan dengan pemikiran para ahli.

Hal ini disampaikan oleh Pengamat Politik yang juga adalah Direktur Pascasarjana pada UMK, Ahmad Atang ketika dimintai keterangan terkait debat kedua yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Kupang di Hotel Aston pada Sabtu (02/112024).

Ahmad Atang menilai, dari sekian banyak isi yang dilontarkan, persoalan menarik yang digagas oleh Paslon Christian-Serena adalah mempersiapkan SDM yang baik untuk mengelola infrastruktur Kota Kupang.

“Itu artinya pendidikan menjadi penting dalam membangun masyarakat cerdas,”ucapnya.

Ia menjelaskan, Ide ini sejalan dengan pemikiran para ahli bahwa pendidikan Sumber Daya Manusia memiliki kekuatan tiga kali lebih besar dalam menciptakan akselerasi pembangunan dibandingkan ekonomi dan politik.

“Pembangunan bertumpu pada manusia sebagai pelaku, maka mempersiapkan SDM merupakan kata kunci dan Paslon SC’an telah berada di jalan yang benar dalam membangun Kota Kupang,”jelasnya.

Ahmad Atang juga menegaskan, Fakta memperlihatkan bahwa mendahulukan ekonomi, infrastruktur justru menyebabkan banyak program terbengkalai karena manusia tidak dipersiapkan dengan baik.

“Infrastruktur dibangun banyak yang tidak terawat karena kurangnya kepedulian publik, begitu juga bantuan ekonomi ke masyarakat kelas bawah tidak berujung baik karena SDM tidak dipersiapkan dengan baik,”tegasnya..

Oleh karena itu, Ahmad Atang berharap paket SC’an harus konsisten dengan gagasan bahwa SDM sebagai lokomotif pembangunan benar-benar akan terwujud jika rakyat memberikan kepercayaan untuk memimpin.

Baginya, Penampilan Paslon Christian-Serena pada debat kedua jauh lebih bagus dibandingkan debat pertama. Rasa percaya diri, kemampuan menyampaikan ide dan merespon pertanyaan lebih sistematis, argumentatif dan terukur.

“Ini adalah modal besar untuk memberikan keyakinan pada publik atas desain masa depan Kita Kupang,”pungkasnya. (MI).