Pemprov NTT Akan Gelar RUPS Bahas Pengisian Jabatan Penting di Bank NTT

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) merencanakan untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat guna membahas pengisian jabatan definitif di PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT).

Kursi Komisaris Utama dan Direktur Utama di Bank NTT telah kosong selama enam bulan, yang dinilai mengganggu stabilitas operasional bank tersebut.

Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, menegaskan bahwa pengisian jabatan ini merupakan langkah mendesak demi menjaga kinerja dan keberlangsungan Bank NTT, serta tidak dilandasi motif politik.

“Organisasi Bank NTT sudah enam bulan tanpa Komisaris Utama dan Direktur Utama definitif. Bagaimana mau bekerja maksimal? Untuk itu, jabatan ini harus segera diisi,” kata Andriko dalam pertemuan dengan media di ruang rapat kerja Gubernur NTT, Rabu siang (13/11).

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemprov NTT akan mengadakan fit and proper test untuk memastikan bahwa calon pemimpin baru memiliki profesionalisme dan kompetensi yang sesuai.

Menurutnya, upaya Peningkatan Modal Inti Bank NTT. Salah satu fokus utama bagi Pemprov NTT dan manajemen Bank NTT saat ini adalah mencapai target modal inti sebesar Rp 3 triliun sebelum akhir tahun 2024.

Target ini menjadi syarat bagi Bank NTT untuk mempertahankan status sebagai bank umum. Dengan modal inti yang masih berada di angka Rp 2,7 triliun, Bank NTT harus berupaya keras agar tidak turun status menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yang dapat berdampak pada para karyawannya.

“Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan penyertaan modal dari Pemprov NTT. Harus ada usaha peningkatan profit dan disiplin SOP agar Bank NTT mandiri dan tetap tumbuh,” tambah Andriko.

Kerjasama Bank NTT dengan Bank Lain untuk Modal Inti

Dalam rangka mencapai target modal inti, Bank NTT telah melakukan penjajakan Kerjasama Usaha Bersama (KUB) dengan Bank Jatim dan sebelumnya dengan Bank DKI.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung Bank NTT dalam memperkuat modal dan menjaga stabilitas operasional serta memperluas jangkauan layanan perbankan bagi masyarakat NTT. (MI)




Ibunda Theresia Widodo Kenang Dokter Christian Widodo Begitu Penyayang Dalam Keluarga

Kupang,nwartapedia.com – Peran seorang perempuan bernama Theresia Avilla Widodo tidak bisa dipisahkan dari kehidupan calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo.

Ibunda Theresia Widodo menceritakan Dokter lulusan Universitas Tarumanegara yang dikenal sebagai penyayang keluarga dan sangat mencintai ibunya.

“Dokter Christian memang sangat sayang sekali dengan saya. Selama ini kalau saya minta apa saja pasti dikasih oleh Dokter Christian,”tutur Theresia Widodo kepada media ini di Resto Subasuka pada Minggu (10/11/2024).

Sikap penyayang yang dimiliki oleh seorang Dokter Christian Widodo menurut Ibunda Theresia Widodo masih dirasakan hingga sekarang.

“Setiap bulan saya dikasih uang dan Dokter Christian selalu bilang selama saya menjadi DPRD Provinsi NTT saya kasih mama ini, walaupun sedikit untuk mama belanja jika mama suka beli apa mama beli saja,”tuturnya.

Ibunda Theresia Widodo menyebut, kasih sayang yang diberikan oleh Dokter Christian Widodo akan tetap menjadi memori terindah dalam hidupnya.

“Sesekali Bapaknya bertengkar dengan saya, Dokter Christian akan mati-matian membela saya,”ucapnya bangga.

Bagi Theresia Widodo, menjadi anak kali-laki tunggal didalam keluarga tidak membuat Dokter Christian Widodo menjadi anak yang dimanja tetapi menjadi anak yang sangat penyayang dalam keluarga.

“Dokter Christian SMA di Santo Yusup Malang dan ketika pulang libur di Kupang maka sepanjang harian hanya menemani adiknya untuk bermain bersama,”kenang Ibunda Theresia Widodo.

Selain itu, kenang Ibunda Theressia Widodo, Christian kecil sudah menunjukkan sifat tidak tinggi hati dan solider. Hal ini ditunjukkan antara lain ketika dijemput disekolah seringkali dia protes, tidak mau mobil sampai di gerbang sekolah.

“Nanti dibilang sombong oleh teman temannya yang ketika itu masih banyak yang menggunakan angkot,”ucapnya.

Ia menuturkan, Dokter Christian Widodo sering jadi juara kelas dan juara umum sekolah. Bahkan ketika lulus SMP ia meraih NEM tertinggi kedua se-provinsi NTT.

“Saya masih simpan sampai sekarang kliping beritanya di koran. Walaupun demikian, semua ini tidak membuat Dokter Christian jadi anak yang sombong,”pungkasnya.  (MI)




Pengamat Politik Dr. Ahmad Atang: Yang Disampaikan Ansy Lema Adalah Komitmen dan Tanggungjawab Nyata

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Dr. Ahmad Atang, M.Si menyebut apa yang disampaiakan oleh Calon Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yohanis Fransiskus Lema (ansy Lema) membangun negara kesejahteraan (welfare state) merupakan tanggungjawab seorang pemimpin. 

Oleh karena itu, apa yang disampaikan oleh cagub Ansy Lema yang ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTT ketika dipercaya jadi gubernur bukan sesuatu yang utopis tetapi layak adanya,”ucap Ahmad Atang menanggapi pernyataan Ansy Lema dalam debat kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Millenium Ballroom, Rabu tanggal 6 November 2024.

Menurut Ahmad Atang, di tangan seorang pemimpin, kesejahteraan masyarakat menjadi ukuran kepemimpinan.

“Jadi menurut saya, apa yang disampaikan oleh Ansy merupakan sebuah komitmen dan tanggungjawab nyata,”kata Ahmad Atang ketika dihubungi media ini pada Senin (11/11/2024).

Ahmad Atang mengungkapkan, untuk mewujudkan kesejahteraan,  Ansy Lema memulai dari masyarakat kelas bawah, yakni masyarakat desa yang hidup menggantung nasibnya pada alam.

“Masyarakat petani, nelayan, peternak adalah kelompok sosial yang perlu disentuh dengan konsep pemerataan, perlindungan dan pemberdayaan,”ucapnya.

Pada tataran aksi, Ahmad Atang menjelaskan, pemberdayaan menjadi penting karena masyarakat perlu memiliki life skill, karena kesejahteraan tidak mungkin datang tanpa adanya usaha.

“Pemerintah bertugas membuka ruang pemberdayaan agar masyarakat dalam menciptakan Pengembangan diri (self development),”jelasnya.

Maka pendekatan pembangunan yang berpusatkan pada rakyat (people center), menurut Ahmad Atang merupakan pemikiran yang cerdas dari Calon Gubernur NTT, Ansy Lema.

“Karena itu, kerja-kerja kolaborasi dan penthahelik merupakan sebuah keharusan untuk membawa masyarakat maju dan sejahtera,”pungkasnya. (MI)




Theo Widodo Terima Penghargaan dari K2S Keluarga Jawa NTT Sebagai Warga Kehormatan

Kupang,nwartapedia.com – Pengurus Kontak Kerukunan Sosiai (K2S) Keluarga Jawa Nusa Tenggara Timur memberikan penghargaan kepada Ir. Theo Widodo ayah dari Calon Walikota kupang, Dokter Christian Widodo sebagai Warga Kehormatan.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua K2S Keluarga Jawa Nusa Tenggara Timur, Ir. Poedji Watono dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus K2S Keluarga Jawa NTT masa bakti 2024-2029 di Suba Suka Kota Kupang, pada Minggu, (10/11/2024).

Ketua K2S Keluarga Jawa Nusa Tenggara Timur, Ir. Poedji Watono kepada media ini mengatakan, penghargaan yang diberikan ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Ir.Theo Widodo karena FPK sebagai induk untuk saling silaturahmi, berkolaborasi dan bersinergi dalam kebersamaan dengan berbagai etnis dan element penting di masyarakat.

“Penghargaan gelar warga kehormatan kepada Pak Theo Widodo selaku Ketua FPK  Karena  selama ini kita bernaung di bawah FPK yang kita lihat sebagai rumah induk untuk kita saling berinteraksi, bersilaturahmi dengan berbagai etnis dari hampir semua etnis di Indonesia. Karena kebersamaan ini maka setiap kali kegiatan kita undang Ketua FPK NTT bapak Theo Widodo, ” ungkapnya..

Poedji Watono memberikan kesan tersendiri kepada Theo Widodo ayah dari Calon Walikota Kupang Christian Widodo yang merupakan sosok penggerak, menggairahkan, benar-benar hidup dan inspiratif penuh dedikasi, luangkan waktu, tenaga untuk FPK NTT.

“Bapak Theo Widodo adalah seorang yang luar biasa, kalau saya menilai. Dia mempunyai dedikasi, loyalitas memberikan diri dengan meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan biaya demi menghidupkan FPK NTT. Beliau sangat inspiratif untuk urusan sosial seperti ini. Kami sungguh merasakan sekali sebagaimana kita bisa bersilaturahmi pada 17 Agustus kemarin mulai dengan acara tirakatan malam sebelumnya, apel HUT ke – 79 RI dan pentas seni budaya setelah Apel. Karena kebersamaan dan sering bersinergi itu, maka dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus hari ini kami undang dan berikan penghargaan gelar warga kehormatan K2S Jawa – Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Pemberian gelar warga kehormatan itu juga diberikan kepada Forkopimda NTT, seperti KASAD Korem 161 Wirasakti, Kapolda NTT, dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Haji Darwis, karena K2S selama ini selalu bersinergi bersama.

” K2S juga memberikan gelar kehormatan juga kepada Forkopimda dan KKSS karena selama ini selalu bersinergi dengan mereka. K2S selalu bersinergi karena kita di K2S juga telah terbentuk sampai kabupaten, kota dengan jumlah anggota ribuan,”ungkapnya.

Poedji Watono menjelaskan, dalam rangkain acara ini Pihaknya juga mengisi dengan agenda Deklarasi Pilkada damai yang diikuti perwakilan dari berbagai elemen antara lain, Korem 161 Wirasakti, Polda NTT, DPRD NTT, FPK NTT, K2S Jawa Nusa Tenggara Timur, K2S Belu, K2S Rote Ndao, KKSS, Madura, K3NTT.

“Deklarasi itu bertekad menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada 27 Nopember 2024. Berikut isi Deklarasi Pilkada damai yang dibacakan oleh Ketua Umum K2S dan dikuti urusan atau perwakilan lembaga kolaborasi terkait: “Segenap Warga K2S, bersama FPK dan Forkopimda NTT siap mendukung Pilkada Damai di NTT. NKRI harga mati, Indonesia Jaya,”pungkasnya. (MI)




Terinspirasi dari Thomas Aquinas, Palon Ansy-Jane Ingin Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Kupang,nwartapedia.com – Pasangan calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur nomor urut 1, Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto terinspirasi dari St. Thomas Aquinas seorang teolog dan filsuf terkemuka pada abad ke 13 yang mengatakan bahwa jika pemerintah tidak berupaya mencapai kesejahteraan umum sebagai tujuan tertinggi dan berorientasi kepada kepentingan privat yang egoistik maka tidak tercapai keadilan. 

“Teringat Santo Thomas Aquinas filsuf legendaris abad 13 mengatakan bahwa tujuan tertinggi dari politik itu adalah kesejahteraan masyarakat dan ini akan menjadi fashion kami untuk bangun NTT,”ungkap Ansy Lema dalam closing statement pada debat terbuka kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  di Millenium Ballroom pada Rabu (06/11/2024).

Ansy Lema menegaskan, pemerintah sebagai wakil rakyat dan struktur negara perlu menghayati dan mengimplementasikan nilai keadilan dalam hidup dan dalam penerapan kebijakan publik yang mampu membawa kesejahteraan umum bagi seluruh lapisan masyarakat

“Kata kuncinya ada di pemimpin yang punya hati, punya otak, punya keberanian dan mau panggul salib dan rela berkorban untuk rakyat NTT dan kami hadir untuk memberi diri menjadi pelayan publik,”tegasnya,

Momentum tersebut digunakan oleh Ansy-jane untuk memaparkan konsep yang sudah digagas untuk membangun NTT.

“Konsep kami sederhana saja yakni yang pertama kami pembangunan pada people subjek dan orientasinya pada manusia. Kedua orientasinya pada kesejahteraan rakyat pada semua pihak,”ungkapnya.

“Ketiga kami juga sadar akan pentingnya kelestarian ekologi, tidak boleh merusak alam dan lingkungan hidup dan,”tambahnya.

Paslon Ansy-Jane juga mengajak kedua paslon yang lain untuk membangun solidaritas dan mempererat kekeluargaan.

“Keempat mari kita damai karena kita semua bersaudara membangun soliditas mempererat kekeluargaan, Politik boleh beda tetapi persaudaraan tidak boleh retak,”ajaknya.

Pasangan Ansy-jane juga menyatakan siap membangun kemitraan dengan berbagi lembaga demi terciptanya kesejahteraan di NTT.

“Terakhir  Kami akan membangun kemitraan dengan berbagai macam lembaga. Ingat jangan lupakan kampus sebagai lembaga riset dan inovasi pembangunan,”pungkasnya. (MI)




Pius Rengka: Semangat Partriotik Keluarga Dokter Christian Widodo Tulus Hibahkan Lahan Demi Pancasila

Kupang,nwartapedia.com – Mantan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi NTT, Pius Rengka, SH., M.Sc menyebut calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo bersama keluarga yang telah menyerahkan hibah lahan seluas 5.000 meter persegi pada tanggal 3 September 2017 diruang kerja Gubernur NTT, Frans Lebu Raya merupakan suatu semangat ideologi dan patriotik yang luar biasa demi pancasila.

Demikian disampaikan oleh Mantan Ketua FPK, Pius Rengka ketika dihubungi media ini pada Minggu (10/11/2024).

Pius Renga menuturkan, ide untuk membangun Monumen Flobamora Rumah Pancasila tersebut digagas oleh FPK ketika dirinya menjabat sebagai ketua FPK.

“Pada saat saya menjadi Ketua FPK NTT kami menggagas untuk membangun patung atau arca dari Burung Garuda Pancasila karena ingin menegaskan tentang pancasila itu dilahirkan di NTT tepatnya di Ende,”ungkapnya. 

Ia menjelaskan, Monumen Rumah Pancasila bangun di Kota Kupang karena Kupang merupakan Ibu Kota Provinsi NTT.

“Kenapa monumen tersebut kita tidak bangun di Ende tetapi kita memilih di Kota Kupang karena Kupang adalah Ibu Kota Provinsi NTT,”jelasnya.

Setelah menggagas, lanjut Pius Rengka, pihaknya mencari lahan milik pemerintah guna dijadikan tempat untuk membangun monumen tersebut.

“Kami berusaha untuk mencari lahan milik pemerintah antara lain di dekat Hotel Sasando rencananya mau dibangun disitu,”tambahnya.

Tetapi menurut hasil diskusi tim besar FPK mengatakan bahwa lokasi tersebut tidak cukup strategis

“Waktu itu saya menggagaskan kalau bisa tempat itu ada dekat tempat yang sangat bagus maka pada waktu itu keluarga Dokter Christian Widodo yang kebetulan saat itu Pak Theo Widodo adalah Wakil Ketua FPK beliau merelakan untuk memberikan tanahnya untuk pembangunan,”ucapnya.

Pius Rengka mengungkapkan, sikap rela berkorban yang ditunjukan oleh Dokter Christian Widodo bersama keluarganya merupakan bukti nyata bentuk cinta tanah air dan Pancasila.

“Satu kerelaan yang menurut saya pertama sangat langka, kedua sangat istimewa dan ketiga sangat patriotik karena tidak gampang orang memberi tanah secara cuma-cuma atau prodeo apalagi tanah yang terletak di Kota Kupang daerah dekat Pelabuhan Tenau dan tempatnya sangat strategis berada di ketinggian yang begitu bagus,”ungkapnya.
Bagi Pius Rengka, sikap rela berkorban yang ditunjukan oleh keluarga Dokter Christian Widodo merupakan sikap yang langka dan tidak dimiliki oleh banyak orang di NTT.

“Saya sudah melihatnya lokasi itu dari dekat dan itu memang sikap humanisme dan patriotik, menurut saya tidak banyak orang yang melakukan hal seperti ini apalagi kelas di NTT tidak ada. ,”kata Mantan Anggota DPRD Provinsi NTT.

“Menurut saya reputasi keluarga ini memang meyakinkan apalagi saya cukup dekat dengan keluarga ini sehingga saya sangat tau mereka punya kualitas gagasan ideologisnya dan kualitas patriotiknya saya kenal betul,”tambahnya.

Pius Rengka menambahkan, lokasi yang letaknya sangat strategis untuk dijadikan tempat berbisnis rela dihibahkan kepada pemerintah demi membela ideologi negara merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

“Di Kota Kupang ada orang yang kasih tanahnya cuman 5 meter saja perkara sampai ke Tuhan tetapi ini dikasih 5.000 meter persegi secara cuma-cuma itu peristiwa langka yang luar biasa karena di NTT tidak ada orang seperti ini  dan saya sendiri secara pribadi sangat mengagumi keluarga ini,”tambahnya.

Pius Rengka menjelaskan,  pada saat terjadi pergantian pemerintahan yang dipimpin oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat belum sempat dilanjutkan karena belum menjadi prioritas.

“Pada prinsipnya Pak Viktor itu setuju untuk melanjutkan pembangunan itu tetapi pada waktu itu pilihan beliau itu belum prioritas jadi konteksnya pada waktu itu jelas jamannya pak Frans Lebu Raya bahwa terjadi krisis relasi secara cukup meluas di Indonesia sehingga pembangunannya dihentikan,”pungkasnya. (MI)




YJI Cabang Utama Kupang Bersama 26 Provinsi Rayakan HUT ke-43 Dengan Senam Jantung Sehat

Kupang,nwartapedia.com – Puluhan anggota Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Kupang mengikuti senam jantung sehat bersama serentak dari 26 provinsi dengan total peserta lebih dari 14 ribu orang, dalam rangka memperingati HUT Yayasan Jantung Indonesia ke-43, dengan tema ‘Use Heart for Action’ yang diperingati setiap tanggal 9 November.

Senam jantung sehat yang diadakan di halaman kantor BPR Krista Jaya Jl. Frans Seda No.16, Fatululi, Kecamatan Oebobo tersebut diikuti dengan begitu antusias oleh para peserta yang kebanyakan lansia pada Sabtu (9/11/2024).

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Kupang, Dokter Hendrik Jodjana menyampaikan dengan usia yang cukup matang, YJI akan terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung.

“Sebagai Pelopor Gaya Hidup Sehat, Yayasan Jantung Indonesia akan terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung melalui Panca Usaha Jantung Sehat,” ucapnya.

Panca Usaha Jantung Sehat diantaranya dengan memastikan makanan yang masuk kedalam tubuh mengandung nutrisi seimbang, mengenyahkan rokok, menghindari dan mengatasi stress, mengawasi tekanan darah dengan rutin melakukan pemeriksaan minimal 1 bulan sekali serta teratur berolahraga.

“Setiap bulan ita harus melakukan Senam Jantung Sehat agar tubuh mendapat hormon endorfit membuat kita semangat dan senang,”ungkapnya.

“Selain itu kita yang berkumpul disini sudah lansia tertawa sampai terbahak-bahak akan mendapatkan hormon dopamin yakni salah satu senyawa kimia di dalam otak yang dapat meningkatkan suasana hati serta berperan dalam menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh,”tambah dr. Hendrik Jodjana.

 Ditempat yang sama, Ketua Harian Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama NTT, Ir Theo Widodo menyampaikan bahwa senam jantung sehat yang berlangsung selama ini sesuai dengan standar Yayasan Jantung Indonesia.

Theo Widodo menambahkan, sejalan dengan visi dan misi Yayasan Jantung Indonesia, maka tema Hari Ulang Tahun Yayasan Jantung Indonesia ke-43 tahun ini adalah Bergerak Untuk Jantung.

“Menjaga Jantung supaya tetap berdetak secara teratur adalah dengan menyayangi Jantung kita dengan tetap melakukan upaya Panca Usaha Jantung Sehat,”tambahnya.

 Diakhir, Ketua Harian YJI  Cabang Utama Kupang berpesan untuk terus aktif dalam senam jantung sehat dan berharap semakin mengenali jantung serta menjaga agar tetap sehat.

“Selaku Ketua Harian YJI, saya menyampaikan suatu pesan kepada Bapak dan Ibu untuk terus aktif  di senam jantung sehat  dan terus menambah pengetahuan untuk memelihara kesehatan jantung kita. Semoga kita semua semakin mengenali dan semakin menyayangi jantung kita dan menjaga jantung kita agar senatiasa sehat,” pungkas Theo Widodo. (MI)




Reses di Kelurahan TDM, Muhammad Ramli Sampaikan Pentingnya Pendidikan

Kupang,nwartapedia.comAnggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli melakukan reses di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Kamis (08/11/2024).

Reses masa persidangan 1 Tahun sidang 2024-2025 ini menjadi sangat berarti bagi anggota Komisi lV yang membidangi Ketenagakerjaan, Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kepemudaan dan Olahraga, Agama, Kebudayaan, Sosial, Kesehatan, Keluarga Berencana, Peranan Wanita dan Transmigrasi.

Di Kelurahan TDM tersebut politis Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini bertatap muka dengan masyarakat.

“Saya melaksanakan kegiatan reses tahap pertama tahun 2024,”ungkapnya.

Dalam momentum reses tersebut, Muhammad Ramli menekankan tentang pentingnya pendidikan bagi kemajuan masyarakat di Kelurahan TDM.

“Masih banyak anak-anak kita yang belum mengenyam pendidikan sampai ke perguruan tinggi,”ucapnya.

Ahmmad Ramli juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia untuk menopang wilayah tersebut.

Menurutnya, tantangan pendidikan anak dalam era digital sangat berdampak dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Saya minta para orang tua untuk membatasi anak menggunakan handpone. Sebaiknya kasih anak permainan yang merangsang kreativitas,”ujarnya.

Tantangan lainnya, lanjut Muhammad Ramli adalah merebaknya kriminalitas yang akhir-akhir ini semakin meningkat di Kota Kupang seperti tawuran pelajar.

“Sehingga kita sebagai orang tua harus membekali anak-anak kita dengan pendidikan sejak diri dari rumah dan lingkungan untuk mencegah terjadinya yang tidak diinginkan oleh masyarakat,”ajaknya.

Ia menambahkan, dalam dunia pendidikan, keterampilan dan mental karakter anak-anak bisa dibangun mulai dari lingkungan rumah tangga, masyarakat dan juga lingkungan sekolah.

“Jadi kalau ingin anak-anaknya sukses di lingkungan rumah tangga juga harus diberikan contoh yang baik dan diperlukan diskusi didalam keluarga,” tuturnya.

Muhammad Ramli menegaskan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara orang tua, pemerintah dan sekolah.

“Pendidikan itu sangat penting untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam rangka mengubah nasib suatu bangsa,”pungkasnya. (MI)




Dokter Christian Widodo di Mata Yoseph Amormeus Peraih Medali Emas PON XX Papua

 

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Atlit peraih medali emas cabang olahraga bela diri Tarung Derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021  dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yoseph Amormeus  menuturkan pernah mendapatkan pelayanan medis dari calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo.

Yoseph Amor sapaan akrabnya menceritakan pengalamannya bersama Dokter Christian Widodo ketika mengikuti PON XX di Papua tahun 2021, 

“Menurut saya Pak Dokter menjalankan tugas dengan baik, semua obat-obatan, vitamin tersalurkan ke atlit dengan baik,”ungkapnya ketika dihubungi media ini pada Jumad (08/11/2024).

Yoseph mengatakan, PON XX di Papua 2021 saat itu masih mengalami pandemi Covid-19 tetapi ia merasakan layanan kesehatan yang diberikan oelh tim medis dengan penuh perhatian.

“Meskipun saat PON XX di Papua, Pak Dokter tidak mendampingi secara langsung karena mungkin wilayah yang terpisah tetapi tetap didistribusikan apa yang menjadi keperluan atlit serta pelatih dan ofisial,”tuturnya.

Bagi Yoseph Amor, sosok seorang Dokter Christian Widodo sangat peduli dan perhatian dengan semua atlit PON XX di Papua.

“Dimata saya sosok Dokter Christian Widodo adalah seorang dokter yang sangat baik, memberikan perhatian dan sangat peduli dengan kami para atlit,”ujarnya.

Selain pada ajang PON XX Papua 2021, Yoseph Amor juga mengaku pernah kenal dektat dengan Dokter Christian Widodo karena menngeluti olahtara Gym di tempat yang sama.

“Setiap hari kami latihan Gym di tempatnya Pak Dokter Christian Widodo dan kebetulan Pak Dokter menjadi ketua umum organisasi kami sehingga saya kenal betul sosok yang baik hati dan murah senyum ini,”kata Yoseph Amor.

Yoseph Amor berharap jika Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota semoga tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kupang.

“Pesan saya buat Dokter Christian Widodo semoga tetap rendah hati dan mengandalkan Tuhan Yesus,”harapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh  Wakil Ketua Pengurus Provinsi Tarung Derajat NTT, Marianus Jago tentang sosok Dokter Christian Widodo yang dikenal sangat perhatian dengan para atlit.

“Pak Dokter orangnya baik dan murah hati serta memberikan perhatian penuh buat para atlit,”ungkapnya.

Marianus Jago menuturkan perhatian yang diberikan oleh Dokter Christian Widodo bagi para atlit bukan hanya dari obat-obatan tetapi juga dari segi material.

“Yang masih membekas dalam ingatan saya adalah pada persiapan PON XXl Aceh Sumut 2024 saat kita mau Try out atlit di Kabupaten Sikka, Dokter Christian Widodo memberikan dana pribadinya sebesar Rp.3 juta rupiah untuk transportasi atlit,”tuturnya.

Marianus Jago berharap agar masyarakat Kota Kupang memberikan dukungan dan kepercayaan kepada calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo sehingga perhatian yang pernah diberikan bagi para atlit dapat dirasakan oleh seluuruh warga Kota kupang.

“Saya mengajak warga Kota Kupang untuk memberikan dukungan buat Pak Dokter Christian Widodo pada Pilkada 27 November mendatang. Beliau orag baik dan sangat cocok untuk memimpin Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Pj. Gubernur NTT Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat Dan Daerah Yang Dipimpin Oleh Presiden Prabowo Subianto

 

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center, Bogor, pada Kamis (7/11/2024).

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Para Bupati/Walikota, Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota, Ketua KPUD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Ketua Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, Perwakilan BI Provinsi, Kepala BPS Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Dinas/Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi dan Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.

Rapat yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Rakornas ini dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta dihadiri oleh para Menteri Kabinet Merah Putih dan Kepala Lembaga Non Kementerian beserta seluruh eselon satu kementerian/lembaga, Ketua KPU RI dan Ketua Bawaslu RI.

Presiden Prabowo dalam arahannnya saat membuka kegiatan Rakornas tersebut memberikan apresiasi kepada Mendagri yang telah menyelenggarakan Rakornas.

“Saya sangat menghargai langkah ini karena bisa dikatakan ini adalah kesempatan pertama saya untuk bicara dengan seluruh pengambil keputusan di Republik ini. Saya kira ini adalah satu momen yang sangat bermanfaat, sangat strategis. Tapi ini juga sesuatu yang mungkin jarang kita lakukan di mana hampir seluruh pengambil keputusan dari seluruh tingkatan yang menentukan arah kehidupan bangsa untuk sekian tahun ke depan, berkumpul bersama. Terima kasih untuk kehadiran semuanya,” kata Presiden Prabowo.

Sesudah menyampaikan arahan dan membuka acara tersebut, Presiden memberikan arahan secara tertutup kepada seluruh peserta yang diperkirakan berjumlah lebih dari 6.000 orang.

Setelah arahan Presiden dilanjutkan dengan arahan dari para Menko, Mendagri, Menteri Pertanian, Menteri ESDM, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Kepala Badan Gizi Nasional, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, Ketua KPU serta Ketua Bawaslu.

Pada sore harinya acara Rakornas ini ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya dalam keterangan pers kepada para wartawan mengungkapkan arahan penting Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas tersebut. Dia mengatakan Presiden Prabowo telah menerima banyak laporan terkait banyaknya potensi negara yang hilang karena pemerintahan tidak efektif.

“Presiden menyampaikan telah menerima banyak sekali laporan bahwa potensi negara kita yang luar biasa ini banyak hilang karena pemerintahan yang tidak efisien dan tidak efektif. Banyak hal yang harusnya bisa dihemat,” kata Bima.

Presiden, lanjut mantan Walikota Bogor tersebut, meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk lakukan penghematan anggaran.

“Presiden memerintahkan kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melakukan penghematan, untuk melakukan efisiensi, agar tidak ada biaya yang dihambur-hambur. Presiden menekankan betul bahwa seluruh anggaran negara harus langsung dirasakan, ditujukan untuk kepentingan rakyat,” ungkap Bima.

“Dan beliau pun memerintahkan kepada seluruh aparat TNI-Polri dan semua, untuk solid bersatu mengawal semua program-program agar tepar sasaran sampai kepada rakyat,” lanjutnya.

Bima menjelaskan Presiden Prabowo telah menerima laporan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), tentang hal-hal yang seharusnya bisa dihemat.

“Jadi beliau menyatakan ingin merangkul semua untuk menyelamatkan uang negara. Beliau juga sampaikan bahwa akan dilakukan langkah-langkah persuasif. Tetapi kalau kemudian para pengusaha-pengusaha yang dirasakan memang tidak amanah, maka tentu akan ditegakkan hukum, kira-kira begitu,” jelas Bima.

Bima juga menyampaikan bahwa Presiden berpesan agar menghemat perjalanan dinas, kunjungan ke luar negeri, serta acara seremonial.

“Beliau katakan kita semua dibiayai oleh uang rakyat, jangan sampai kemudian uang rakyat itu tidak tepat sasaran. Beliau contohkan masa untuk memberantas stunting, acara seremoni lebih besar daripada biaya makanan untuk warga yang membutuhkan.” pungkas Bima. (***)