Kaesang Pangarep Ajak Warga Kota Kupang Pilih Paslon Christian-Serena

Kupang, nwartapedia.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengajak warga Kota Kupang untuk memilih pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 5, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis pada pemilihan Kepala Daerah Kota Kupang 2024.

“Jangan lupa nanti pada tanggal 27 November datang ke TPS untuk mencoblos pasangan calon nomor 5, Christian-Serena” kata Kaesang saat orasi pada kampanye akbar Christian-Serena di Alun-alun Kota Kupang pada Senin (18/11/2024).

Putra bungsu Presiden Ketujuh RI Joko Widodo alias Jokowi itu mengatakan pasangan calon Dokter Christian Widodo dan Serena Francis mendapat dukungan penuh dari dua tokoh ternama di negeri ini.

“Dokter Chris dan Serena itu mendapatkan dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan Pak Jokowi. Nga (tidak,Red) ada calon-calon lain di Kota Kupang mendapatkan itu,”ungkapnya.

Ia menyebut, pasangan Dokter Christian Widodo dan Serena Francis bisa berdiri menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang karena mendapat tandatangan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Itulah kenapa wajah Presiden Prabowo Subianto ada di baliho,”sebutnya. 

Kaesang juga menekankan, Mantan Presiden RI, Joko Widodo sebulan yang lalu mengundang Paslon ini ke Solo guna mendapatkan nasehat untuk membangun Kota Kupang lima tahun kedepan. 

“Kurang apa coba, Dokter Chris dan Serena didukung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Pak Jokowi, kurang apa? Calon lain nga ada. Makanya yang paling benar coblos nomor 5,”tegasnya.

Ia juga menjelaskan, banyak orang bilang Christian-Serena adalah pasangan boci, tetapi baginya tidak ada masalah karena pasangan ini sudah mempunyai segudang pengalaman.

“Bocil nga masalah tetapi pengalaman itu yang paling penting,”jelas Ketun PSI.

Kaesang juga menegaskan, jika pasangan ini kalah dalam Pilkada Kota Kupang maka akan menjadi suatu pembelajaran menjadi lebih baik kedepannya.

“Kalaupun bocil kalah sama yang senior nga masalah, karena bocil akan bisa belajar lagi kedepannya, nah kalau senior kalah sama bocil apa nga malu?,”tegasnya.

Ia mengajak warga Kota Kupang yang hadir dalam acara kampanye akbar ini menggunakan waktu Pilkada yang tersisa  tinggal beberapa hari ini untuk mengajak masyarakat menentukan pilihan pada Paslon nomor urut 5.

“Mulai besok dan seterusnya saya mengajak kita semua untuk sampaikan kepada keluarga, tetangga dan saudara kita untuk coblos Paslon Christian-Serena,”ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Kaesang Pangarep juga memberikan contoh tata cara coblos nomor urut 5 yang benar dalam surat suara pada Pilkada mendatang.

“Saya kenal Dokter Chris sudah lama jadi nga tega nyoblos diwajahnya sehingga saya nyoblos di wajah Serena saja supaya suara menjadi sah,”pungkasnya. (MI)




Cagub NTT, Ansy Lema Kunjungi Seminari Santo Petrus Ritapiret 

Maumere,nwartapedia.com –  – Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor Urut Satu Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema mengunjungi Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret di Desa Nita Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

Seminari tersebut merupakan salah satu tempat bersejarah bagi umat Katolik di Indonesia, khususnya masyarakat NTT.

Kunjungan Ansy Lema ke Seminari Ritapiret berlangsung pada Rabu, 13 November 24, disambut oleh tiga pimpinan Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret yakni Rektor Seminari RD. Guidelbertus Tanga, Drs., M. Th, Spiritual TOR DR. Yohanes Hans Monteiro, dan Ekonom RD. Julius Cesar Reda.

“Saya ingin mengunjungi Situs Rohani “Vatikan Semalam” ke Kamar Paus Yohanes Paulus II. Sebagai seorang Katolik, saya sangat ingin memanjatkan doa di sini. Meminta dan memohon doa atas perjalanan hidup saya dan keluarga saya, serta provinsi dan bangsa ini,” ujar Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tersebut.

Kamar Paus Yohanes Paulus II disebut sebagai “Vatikan Semalam,” kata Ansy, karena Paus Yohanes Paulus II pernah menginap semalam di seminari tersebut, di kamar tersebut saat melakukan perjalanan keagamaannya ke Indonesia pada tanggal 9 – 14 Oktober 1989.

Menurut Ansy Lema, itu adalah kali pertama dirinya menginjakkan kaki di Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret.

Padahal, sudah sejak dulu ia ingin menelusuri jejak sejarah perjalanan apostolik Paus Yohanes Paulus II di Kabupaten Sikka.

Kedatangan pemimpin Paus Yohanes Paulus II ke Ritapiret pada 1989 silam, tidak hanya mewariskan wisata rohani bagi masyarakat Flores, tetapi juga meninggalkan pesan persatuan, nilai-nilai persaudaraan dan kerukunan bagi seluruh umat beragama di Indonesia.

Mantan Juru Bicara Ahok itu menyampaikan kekagumannya dan menjelaskan ada begitu banyak nilai kehidupan yang dipetik olehnya dari tokoh besar Gereja Katolik tersebut.

Paus yang memiliki nama asli Karol Jozef Wojtyla ini dikenal sebagai sosok yang menentang keras segala tindakan penyimpangan agama, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), dan menentang kediktatoran.

“Ada begitu banyak nilai kehidupan yang saya petik dari perjalanan hidup Paus Yohanes Paulus II. Ia adalah sosok yang mengajarkan kita untuk memupuk rasa kebangsaan yang besar pada negara. Ketika datang ke Indonesia waktu itu, ia juga kagum pada falsafah Pancasila yang disebut sebagai perekat toleransi antar suku bangsa dan antar umat beragama. Beliau adalah seorang tokoh yang sangat hebat,” tutur Ansy.

Ansy Lema mengakui ketika masuk ke Kabupaten Sikka, dirinya menyempatkan diri untuk datang ke Seminari Tinggi Ritapiret.

Kekuatan untuk membangun Tanah Flobamora harus berasal dari spiritualitas iman melalui berkat dan tuntunan orang-orang suci seperti Paus Yohanes Paulus II.

Paus Yohanes Paulus II dilantik menjadi Bapak Suci Umat Katolik pada Oktober 1978 menggantikan Paus Paulus Yohanes I yang meninggal akibat serangan jantung saat baru menjadi Paus selama 33 hari.

Ia adalah Paus non-Italia pertama dalam kurun waktu lebih dari 400 tahun.
Pria kelahiran Polandia ini dikenal sebagai tokoh besar gereja yang menentang kediktatoran dan komunisme.

Selama menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Yohanes Paulus II pernah mengunjungi 129 negara dan salah satunya adalah Indonesia. Pada 9 Oktober 1989,

Stadion Utama Senayan (sekarang menjadi Stadion Gelora Bung Karno) menjadi saksi khotbah Paus Yohanes Paulus II dihadapan 100.000 umat Katolik.

Di hadapan ratusan ribu umat Katolik Indonesia kala itu, Paus Yohanes Paulus II melantunkan khotbah yang mengajak dan menghimbau masyarakat segala umat di Indonesia untuk tetap menjaga persatuan, kesatuan, dan persaudaraan antar umat beragama.

Paus Yohanes Paulus II adalah tokoh yang melintas batas (passing over) dan merangkul perbedaan dalam solidaritas kemanusiaan.

“Saya juga datang sebagai seorang sahabat setiap orang Indonesia di dalam kemanusiaan kita bersama dan perhatian kita bersama terhadap pembangunan serta perdamaian dunia, tempat kita hidup bersama. Dan kepada saudara dan saudari kita yang beragama Islam, yang amat besar di negeri ini, saya mengulurkan tangan persahabatan yang tulus dan separuh hati dalam kepercayaan kita bersama akan Allah yang Esa, Pencipta dan Tuhan kita bersama yang maha rahim,” demikian penggalan khotbah Paus Yohanes Paulus II (baca di: https://jeo.kompas.com/mengenang-paus-yohanes-paulus-ii-kisah-hidup-dan-kiprah-26-tahun-menjadi-paus)***




Chris Liyanto Sebut Antusias Masyarakat Hadiri HUT Adalah Wujud cinta dan Setia Kepada Christian Widodo

Kupang,nwartapedia.com – Mantan Komisaris Utama Bank Christa Jaya, Chris Liyanto, SE menyebut antusias masyarakat Kota Kupang pada perayaan Hari Ulang Tahun Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo yang ke-38 merupakan wujud cinta dan kesetiaan.

“Saya lihat antusiasme masyarakat yang dengan sendirinya datang berbondong-bondong menghadiri acara ini merupakan wujud kesetiaan dan kecintaan kepada Dokter Christian Widodo,”ungkap Chris Liyanto disela-sela perayaan HUT Calon Walikota Kupang yang berlangsung di Belakang Klinik Kupang Graha Medika pada Sabtu (16/11/2024) malam.

Merupakan sesuatu yang sangat luar biasa bagi Chris Liyanto karena dalam acara tersebut menghadirkan puluhan para pedagang kecil dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah masyarakat setempat.

“Bagi saya pesta rakyat yang dilaksanankan oleh Dokter Christian Widodo dengan menghadirkan UMKM di Kota Kupang sangat luar biasa,”ujarnya.

Chris Liyanto juga mengucapkan selamat hari ulang tahun bagi calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo yang ke-38, baginya merupakan usia yang cukup matang untuk membangun Kota Kupang lima tahun kedepan.

“Selamat hari ulang tahun Dokter Christian Widodo, usia ke-38 merupakan usia yang cukup matang dan sudah mempunyai banyak pengalaman semoga tambah sukses, sehat selalu buat Dokter Christian Widodo dan Ibu Serena,”ucapnya.

Bagi Chris Liyanto, perjuangkan yang sudah dilakukan oleh Dokter Christian Widodo selama ini agar dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk terpilih menjadi Walikota Kupang.

“Dokter Christian Widodo telah berjuang membantu dan mengabdi buat masyarakat semoga bisa mendapat kepercayaan menjadi Walikota Kupang untuk menjangkau pelayanan ke seluruh masyarakat,”kata Chris Liyanto.

Chris Liyanto mengajak masyarakat Kota Kupang untuk memberikan kesempatan kepada pasangan calon dengan nomor urut 5 ini bisa terpilih pada 27 November mendatang.

“Saya mengajak masyarakat Kota Kupang untuk memenangkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis di Pilkada mendatang,”pungkasnya. (MI)




Perayaan HUT ke-38 Dokter Christian Widodo Membawa Berkat Bagi Puluhan UMKM

Kupang,nwwartapedia.com – Pesta rakyat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun kelahiran calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo ke-38 membawa berkat bagi puluhan pedagang kecil dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Kegiatan pesta rakyat tersebut berlangsung di Belakang Klinik Kupang Graha Medika pada Sabtu (16/11/2024).

Antusiasme masyarakat hadiri acara tersebut untuk bersama memeriahkan Perayaan HUT calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo.

Puluhan lapak gratis disediakan untuk para pelaku UMKM di sekitar area. Acara dibuka Mulai pukul 16.00 WITA hingga pukul 22.00 WITA dengan menyuguhkan berbagai macam produk makanan dan minuman.

Salah satu pedagang Salome, Sutarmi mengucapkan terima kasih kepada Dokter Christian Widodo yang telah menggelar Pesta Makan Gratis,

Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus karena menyasar dan memperhatikan para UMKM di Kota Kupang.

“Insya allah, Saya doakan Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota Kupang,”ucap wanita cadar itu.

Ia mengungkapkan, berkat pesta rakyat ini, ia berhasil menghasilkan omset sampai Rp1.500 ribu.

“Tadi saya dihubungi oleh teman untuk siapkan salome sebanyak Rp1. 500 ribu, sekali lagi terima kasih Pak Dokter Christian Widodo atas program makan gratisnya,”ujarnya.

Sementara itu, Salah satu undangan, Maria mengapresiasi kegiatan perayaan HUT dalam bentuk pesta rakyat  yang dilaksanakan oleh Dokter Christian Widodo.

“Semoga kegiatan pemberdayaan UMKM ini bukan pertama dan terakhir kalinya dilaksanakan. Semoga Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota Kupang, karena beliau memiliki program-program yang sebagian sudah direalisasikan,”ujarnya.

Sementara itu, Calon Walikota kupang, Dokter Christian Widodo yang didampingi oleh Calon Wakil Walikota Kupang, Serena Francis mengatakan bahwa pesta perayaan HUT ini merupakan pesta bersama masyarakat Kota Kupang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Kupang yang telah menghadiri undangan saya. Pesta ini dari kita dan untuk kita masyarakat Kota Kupang,”ungkapnya.

Dokter Christian Widodo menyebut, pasangan calon nomor urut 5 ini memiliki komitmen yang kuat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, hal tersebut juga termasuk dengan memberdayakan UMKM lokal.

“Pesta malam ini ada nilai-nilai solidaritas,  pemberdayaan UMKM dan pemberdayaan anak muda yang ada di Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Pj. Wali Kota Kupang Buka Rangkaian Kegiatan HUT ke-25 DWP Tingkat Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., resmi membuka serangkaian kegiatan Dalam rangka memperingati 25 tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang, Jumat (15/11).

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Ny. Lousje Merlinda Funay Pellokila beserta pengurus, Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejaksaan Tinggi NTT serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, ASN dan PTT.

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam peringatan ini.

“Dua puluh lima tahun adalah momen perak yang kita sambut bersama, dan pada usia ini, kita berharap untuk mencapai kualitas emas dalam peran dan kontribusi,” ujar Linus Lusi.

Pada perayaan ini, Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang menggelar dua perlombaan bagi para bapak-bapak, yaitu lomba memasak nasi goreng dan lomba menyanyi solo, yang diharapkan menjadi penghormatan kepada kaum wanita.

“Ini adalah bentuk penghargaan kita terhadap ibu-ibu yang selama ini menjadi tempat sandaran, baik dalam suka maupun duka,” tambahnya.

Pj. Wali Kota juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang yang telah menunjukkan kepekaan sosial melalui kegiatan berbagi kasih dengan masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur.

“Kepedulian sosial DWP menjadi kontribusi penting dalam mempercepat pelayanan masyarakat Kota Kupang,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Pj. Wali Kota Kupang berharap Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang terus menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita resmikan rangkaian acara hari ini dan mari kita lanjutkan dengan semangat berbagi dan kebersamaan,” tutupnya.

Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Merlinda Funay Pellokila dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran istri ASN yang tergabung dalam DWP untuk menjaga persatuan dan membangun kolaborasi yang solid dengan organisasi sosial serta organisasi perempuan lainnya.

“Sebagai istri ASN, mari kita jaga martabat, jauhkan diri dari hal-hal yang merusak kehormatan keluarga dan organisasi, serta terus berkolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Kupang,” ujarnya.

Sebagai bagian dari perayaan, DWP Kota Kupang menyelenggarakan perlombaan khusus, yaitu lomba nyanyi solo pria dan lomba memasak nasi goreng yang melibatkan para suami anggota DWP. Keterlibatan para suami diharapkan menjadi bentuk penghargaan bagi mereka yang juga mendukung para istri dalam menjalankan peran di DWP.

Selain itu, dalam rangka kepedulian terhadap bencana alam yang menimpa masyarakat Flores Timur akibat letusan Gunung Lewotobi, DWP Kota Kupang turut mengumpulkan dana sebesar lima juta rupiah untuk disalurkan melalui Pemerintah Kota Kupang guna membantu korban bencana.

“Ini adalah wujud kepedulian DWP Kota Kupang dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Ketua DWP.

Acara diakhiri dengan senam bersama yang dihadiri oleh seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang baik ASN maupun PTT,serta pelepasan balon gas yang menambah suasana kebersamaan dalam peringatan yang penuh makna ini. (***)




Serah Terima Pondok Pangan Lestari dari Pj. Ketua TP PKK ke Dasawisma Nefonaek

Kupang,nwartapedia.com  – Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Angela Lusi-Deran melakukan serah terima Pondok Pangan Lestari ke Dasawisma Nefonaek yang berlangsung di Kantor Lurah Nefonaek pada Sabtu tanggal 15 November 2024.

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Angela Lusi-Deran dalam sambutannya mengucapkan terima kasih untuk Dasawisma Nefonaek dan semua pihak yang turut berkontribusi dalam pondok pangan lestari. 

Usai serah terima pondok pangan lestari ini, Angela berharap dasawisma dan tim penggerak PKK mempunyai rasa memiliki terhadap pondok tersebut 

“Setelah rapat perdana kami langsung ke sini dan kita melakukan serah terima agar kita semua bergerak. Tidak boleh satu, atau dua orang saja yang bergerak. Kita sama-sama belajar jangan hanya sampai di sini, pulang rumah kita buat di rumah tambahan untuk konsumsi keluarga,” ucap Angela. 

Sementara itu ditemoat yang sama, Mantan Penjabat Ketua Tim PKK, Ny. Lousje Marlina Funay Pellokila mengatakan, pondok pangan ini terbentuk karena dirinya pernah melihat hal serupa di provinsi lain saat masih menjabat. Sejak saat itu munculah ide untuk menanam aneka sayuran, untuk menjadi contoh bagi kelurahan dan warga Kota Kupang.

“Saya punya mimpi agar Kelurahan Nefonaek bisa menjadi agrowisata di Kota Kupang. Sehingga terbentuklah rumah pangan lestari ini. Walaupun belum sempurna tetapi saya ingin agar para dasawisma menghasilkan uang dari pondok pangan lestari ini. Orang bilang istilahnya tanam cabai hasilkan cuan,” ujarnya Jumat, 15 November 2024.

Selain itu Lousje juga menjelaskan pilar-pilar kayu yang dibuat di area itu, agar tanaman merambat bisa menghiasi pilar-pilar itu.

“Kalau sudah subur, orang akan tertarik berfoto-foto dan kita bisa pasang tarif untuk berfoto tersebut. Selain sayuran bisa juga kita tanam bunga-bunga agar semakin cantik,” ucapnya.

Untuk diuketahui, lahan pekarangan di Kantor Lurah Nefonaek, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dijadikan pilot project atau contoh untuk budidaya sayuran.

Hal ini menjadi salah satu upaya untuk menekan angka stunting yakni dengan memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong yang ada di rumah untuk ditanami sayur-sayuran dan bumbu dapur.

Tujuannya agar kebutuhan gizi dan vitamin terpenuhi dari berbagai sayuran, menekan pengeluaran rumah tangga, menekan inflasi, hingga mengurangi angka stunting.

Lahan ini ditanami dengan 250 polybag sayuran yang terdiri dari terong, cabai, tomat, kangkung, sawi pokcoy yang ditanam dengan metode hidroponik, Pare, dan budidaya 125 ikan lele.

Pondok pangan bernama Aku Hatinya PKK ini dalam pengelolaannya melibatkan berbagai stakeholder mulai dari PKK tingkat kota, PKK kecamatan, PKK kelurahan, dasawisma, kaum difabel, penyuluh, dan warga kelurahan. (MI)




Rayakan HUT Dokter Christian Widodo, Paket CS’an Ziarah Ke Makam Para Pahlawan

Paslon yang dikenal dengan sebutan “Paket CS-an” ini mengunjungi TMP Dharma Loka untuk menghormati almarhum S. K. Lerik, mantan Wali Kota Kupang, sebelum melanjutkan ke TPU Liliba untuk berziarah ke makam almarhum dr. Hermanus Man, mantan Wakil Wali Kota Kupang.

“Hari ini, tepat di momen ulang tahun saya ke-38, saya bersama Kak Rena (Serena Cosgrova Francis) berziarah dan berdoa di makam almarhum Pak S. K. Lerik dan Pak Herman Man. Kami ingin menghormati jasa dan dedikasi mereka sekaligus menyerap aura kepemimpinan yang mereka miliki,” ungkap dr. Christian saat ditemui usai kegiatan.

Penghormatan kepada Pendiri Kota Kupang

Ziarah ini, menurut dr. Christian, adalah bentuk penghormatan atas jasa para tokoh pendiri Kota Kupang yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan kota. “Walaupun kami generasi muda, kebijaksanaan dan pengalaman dari para pendahulu menjadi pelajaran berharga. Hal ini mengingatkan kami untuk melanjutkan perjuangan mereka,” ujarnya.

Selain sebagai penghormatan, momen ini juga menjadi ajang refleksi bagi pasangan calon termuda dalam kontestasi Pilkada Kupang 2024 ini. “Banyak yang menganggap usia muda sebagai kekurangan, tetapi justru usia produktif 30 hingga 45 tahun adalah masa emas untuk menunjukkan bahwa yang muda mampu memimpin,” tegas dr. Christian.

Doa untuk Kemajuan Kota Kupang

Serena Cosgrova Francis, calon Wakil Wali Kota Kupang, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memohon doa restu bagi kemajuan Kota Kupang ke depan. “Kami ingin menghormati almarhum S. K. Lerik, tokoh yang meletakkan dasar pembentukan Kota Kupang, dan almarhum dr. Herman Man, yang memberikan kontribusi besar selama dua periode kepemimpinan. Doa dan penghormatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk melanjutkan visi mereka,” jelasnya.

Serena juga mengajak masyarakat untuk terus mengenang jasa para pendiri kota dan bersama-sama membangun Kupang menjadi lebih baik. “Ziarah ini menjadi simbol persiapan kami menjelang hari pencoblosan pada 27 November nanti. Kami ingin membawa perubahan yang positif bagi Kota Kupang dengan inspirasi dari para pendahulu,” tutupnya.

Kegiatan ziarah ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat sebagai langkah yang menggambarkan penghormatan terhadap sejarah dan tradisi, serta komitmen pasangan calon untuk membawa semangat baru dalam memimpin Kota Kupang. ***




Teman Fakultas Kedokteran UNTAR Sebut Christian Widodo Cerdas dan Mampu Mengayomi

Kupang, nwartapedia.com – Teman kuliah fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara (UNTAR) Jakarta menyebut Calon Wali Kota Kupang, dr Christian Widodo adalah sebagai sosok yang cerdas, memiliki jiwa memimpin dan mampu mengayomi.

Kecerdasan dr Christian Widodo yang nampak sejak bangku pendidikan dasar terbawa hingga di bangku kuliah yang lulus dengan predikat Cumlaude di angkatannya saat menggapai ijazah profesi dokter tahun 2004 silam.

Christian Widodo mendapat gelar Cumlaude II setelah sang istri dr Widya Cahaya yang seangkatan dengannya mendapat gelar Cumlaude I.

Selain Cerdas, dr Christian Widodo dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu mengayomi teman seangkatannya.

Kesaksian ini diungkapkan tiga rekan kuliahnya dr Tri Sutrisno, dr Ardianto Sucinta, SpB, MARS, MH, dan dr Albertus Rico Prayogi, M.K.M, melalui zoom meeting, Jumat (15/11/2024).

Dokter Albertus Rico Prayogi menyampaikan, selama kuliah dr Christian Widodo memiliki jiwa pemimpin yang bisa menjadi panutan dan mengayomi rekan-rekannya.

“Kami memiliki grup Brotherhood bersama dr Christian. Dia menjadi sosok bapak, sosok pemimpin dan pengayom di grup kami. Dia mejadi penentu saat mengambil keputusan karena keputusan yang diambilnya selalu tepat dan memuaskan kami di grup maupun di bangku kuliah,” ujar dr Rico.

Dokter pada Yayasan Katolik Salus Infirmorum Riau ini mengakui berkat kecerdasan dan sosok pemimpinya ini membuat teman-temannya selalu dekat dengan dr Christian Widodo.

“Setiap kami kumpul kalau tidak ada dr Christian, rasanya belum lengkap. Karena itu setiap mau kumpul kalau dia berhalangan pasti kami batalkan,” jelasnya.

Dokter Ardianto Sucinta menambahkan, dr Christian Widodo juga dikenal sebagai seorang motivator dan bertanggung jawab.

“Dokter Christian selalu memotivasi kami untuk menyelesaikan tugas secara baik dan tepat waktu dan menjadi orang yang jauh lebih baik,” tegas Dokter Spesialis Bedah ini.

Selain itu, Magister Administrasi Rumah Sakit dan Magister Hukum ini mengungkapkan dr Christian memiliki rasa setia kawan yang kuat.

“Ia tampil selalu tidak mengecewakan kami dan selalu membela kami ketika kami berhadapan dengan masalah. Ia selalu memotivasi kami untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari hingga kami semua bisa sukses,” ungkapnya.

Sementara dr Tri Sutrisno yang saat ini mengelola klinik pribadinya di Purwokerto mengakui dr Christian Widodo memiliki jiwa yang sangat peduli dengan orang di sekitarnya.

“Dia selalu peduli dengan teman-temannya saat kuliah, apalagi yang mengalami kekurangan. Dia sosok yang memiliki jiwa mengasihi yang tinggi,” ujar dr Tri.

Hal ini yang terbukti saat ini, meski sudah menjadi seorang dokter, tetapi ia sering melakukan pengobatan gratis dan membagikan sembako kepada orang lain.

“Sikapnya ini bukan muncul ketika ia terjun ke dunia politik. Sudah dilakukannya sejak masa kuliah, bahkan yang kami dengar sejak duduk di bangku pendidikan dasar. Ia melakukan itu tanpa menuntut balasan,” pungkasnya.

Akhirnya ketiganya secara kompak mengaku bangga dengan dr Christian Widodo dan mendoakan agar apa yang dicita-citakan bisa tercapai.

Mereka berjanji akan hadir saat pelantikan rekan mereka dr Christian Widodo menjadi Wali Kota Kupang jika terpilih dalam Pilwalkot 2024 nanti.***




Diajak Bicara Tentang Dokter Christian Widodo, Adik Angkat Marselina Djara Menangis Haru

Kupang,nwartapedia.comMarselina Djara menangis haru ketika diajak bicara tentang kakak angkatnya, Dokter Christian Widodo yang saat ini sebagai calon Walikota Kupang periode 2024-2029.

Marselina Djara yang sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Dokter Christian Widodo sejak 2022 ketika dirinya masih menjadi Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kupang menangis ketika dihubungi media ini, Rabu (13/11/2024).

Kesedihan yang ditunjukan oleh Marselina saat ini bukan tidak berdasar tetapi karena mengenang sulitnya kehidupan yang dijalani sebelumnya.

Ia menceritakan, dua tahun lalu dirinya bersama lima saudaranya tinggal di rumah mama besar Dorkas Kadja.

“Kami tinggal di gubuk kecil di jalan Bajawa RT 034/RW012 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang,”jelasnya.

Bagi Marselina, kepedulian luar biasa yang diberikan oleh seorang Dokter Christian Widodo terhadap dirinya dan kelima saudaranya akan selalu diingat dalam hidupnya.

“Sampai dengan saat ini menjadi sesuatu yang tak pernah beta (saya, red) pikirkan dan bayangkan adalah mejadi adik angkatnya Kakak Dokter Christian,”ungkapnya dengan penuh haru.

Baginya, kehadiran Dokter Christian Widodo dalam hidupnya merupakan campur tangan dari Tuhan untuk meringankan beban hidup bersama saudaranya.

“Bagi saya, Kakak Dokter Christian sebagai malaikat dalam hidup karena sudah meringankan beban penderitaan kami,”kata Marselina.

Marselina menceritakan, kasih yang ditunjukan oleh kakak angkatnya, Dokter Christian Widodo membuat dirinya saat ini sudah bekerja disalah satu koperasi di Kabupaten Malaka.

“Berkat perhatian dari Kakak Dokter Christian sehingga saat ini saya sudah bekerja di Malaka,”ujarnya.

Marselina berpesan kepada Dokter Christian Widodo jika terpilih menjadi Walikota Kupang agar terus memberikan perhatian dan kepedulian orang kecil.

“Saya berharap Kakak Dokter Christian bisa lebih banyak membantu anak-anak, adik-adik dan saudara-saudara diluar sana yang memiliki keterbatasan hidup seperti saya. Tuhan dengan Kakak Dokter punya kebaikan,”pungkasnya. (MI)




Teman Sekolah Sebut Dokter Christian Widodo Berani dan Suka Membantu

Kupang,nwartapedia.com – Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo selain cerdas, pria kelahiran 16 November 1986 ini pemberani dan suka menolong teman-temannnya. Ia selalu bersedia membantu teman-temannya dalam kesulitan.

Demikian disampaikan Dokter Sanfred Lie bersama beberapa teman sekolah Dokter Christian Widodo kepada awak media pada Rabu 13 November 2024,

Dokter Sanfred Lie, teman sejak masih Taman Kanak-Kanak hingga sekarang masih ingat betul sosok yang kini menjadi calon Walikota Kupang periode 2024-2029 yang selalu hadir dengan ide-ide kreatif dan suka membantu teman-temannya.

Dokter Sanfred sapaan akrabnya, menceritakann bahwa saat di SMA, Christian kerap membantu teman-temannya, terutama ketika kiriman uang dari orang tua terlambat.

“Dokter Christian dulu ketika kami mengalami kesulitan, Ia akan selalu ada untuk kami,”kenang dr. Sanfred Lie.

Menurut Dokter Sanfred, saat mereka duduk di SMA di Malang, Dokter Christian Widodo dikenal sebagai teman yang setia dan berpendirian teguh.

“Ketika ada hal yang tidak sesuai atau keluar dari aturan, Dokter Christian akan maju paling depan untuk meluruskan,” ungkapnya.

Baginya, selain tegas, Dokter Christian Widodo juga dikenal sebagai sosok yang santai dan humoris.

“Dokter Christian bukan orang yang kaku, dia suka bercanda, tapi punya pendirian kuat. Saat kami tahu dia memilih jalur politik, kami sangat mendukung. Menurut kami, itu langkah yang berani dan cocok dengan karakternya,” jelas Sanfred.

Sebagai teman lama, Dokter Sanfred mengatakan mereka sangat mendukung penuh keputusan dr. Christian untuk maju dalam pemilihan kepala daerah.

“Dengan karakter kepemimpinan dan selalu mengedepankan demokrasi, tentunya Dokter Christian sangat memenuhi syarat dan Kota Kupang akan menjadi lebih baik di tangan Dokter Christian,”pungkasnya. (MI)