Pj. Gubernur Dukung Penuh Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di Pulau Semau

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, menghadiri acara Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, pada Jumat, (29/11/2024).

Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Hukum NFA, Rachmad Firdaus saat mewakili Sekretaris Utama NFA mengatakan bahwa Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) terus melakukan masifikasi penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal dengan mendorong daerah untuk memanfaatkan potensi pangan lokal masing-masing.

“Pangan lokal yang beragam di setiap daerah harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat. Seperti di Nusa Tenggara Timur ini punya pangan lokal sorgum, ini memiliki nilai gizi tinggi dan menjadi pangan yang dimasifkan untuk dikonsumsi oleh masyarakat khususnya masyarakat di NTT ini,” ujar Rachmad.

Menurutnya, Gerakan Penganekaragaman Pangan yang terus didorong NFA bersama stakeholder terkait harus memiliki muatan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda, sehingga ke depan semakin banyak yang menyadari pentingnya pangan beragam bergizi seimbang, dan aman (B2SA) sebagai pola hidup yang sehat berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto mengungkapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal di daerahnya, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Pemanfaatan pangan lokal seperti sorgum tidak hanya mendukung perekonomian Petani lokal, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat. Kami berharap ini dapat menjadi gerakan nasional,” kata Andriko.

“Dengan memanfaatkan potensi pangan lokal, kita tidak hanya mandiri secara pangan, tetapi juga mencetak generasi yang sehat, aktif dan produktif,” tambahnya.

Sementara itu, Plh. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan NFA, Rinna Syawal, menekankan pentingnya memperkenalkan sorgum sebagai alternatif pengganti nasi kepada generasi muda. Kampanye ini sejalan dengan slogan “Kenyang Gak Harus Nasi”.

“Sorgum memiliki nilai gizi tinggi dan potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenalkan sorgum kepada generasi muda agar mereka memahami bahwa kenyang tidak harus selalu dari nasi,” ujar Rinna Syawal.

Adapun Gerakan Penganekaragaman ini melibatkan 1.000 peserta, termasuk 900 murid dari tingkat SD, SMP, SMA, serta 100 murid dari SLB dan panti asuhan. Acara tersebut juga mengusung program edukasi konsep Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) melalui dongeng dan penyediaan 1.000 menu makan berbasis sorgum sebagai sarapan sehat untuk peserta.

“Kegiatan ini mengusung konsep edukasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang disampaikan secara kreatif melalui dongeng. Selain itu, kami juga menyediakan 1.000 menu makan dan beragam camilan berbasis sorgum sebagai sarapan sehat bagi para peserta,” kata Rinna.

Rinna menambahkan bahwa program edukasi ini telah diperluas melalui inisiatif B2SA Goes to School (BGtS). Pada 2023, BGtS telah menjangkau 128 sekolah di 32 provinsi. Pada 2024, program ini ditargetkan menjangkau 380 sekolah di 38 provinsi dengan sasaran 95 ribu murid.

“Kami juga menggandeng pihak sekolah dalam implementasi BGtS. Pada tahun 2024, kami menargetkan BGtS dapat menjangkau 380 sekolah di 38 provinsi dengan melibatkan sekitar 95 ribu murid. Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam memperluas edukasi pangan sehat kepada generasi muda di seluruh Indonesia,” ujar Rinna.

Diana Widiastuti, Founder PT Sorgha Sorghum Sejahtera, yang berbasis di NTT menyampaikan antusiasnya atas dukungan pemerintah untuk mendorong pemanfaatan sorgum, “Kami bangga karena produk sorgum yang kami tanam dapat menjadi bagian dari program ini. Harapannya, masyarakat semakin sadar akan manfaat dan potensi sorgum sebagai pangan lokal unggulan.” ujarnya.

Pentingnya pemanfaatan sorgum dalam konteks ketahanan pangan telah disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi dalam berbagai kesempatan. Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan biodiversitas yang tidak dimiliki negara lain, dan salah satunya yang perlu dikembangkan adalah potensi sorgum sebagai sumber karbohidrat yang sarat gizi.

“Biodiversity Indonesia itu terbesar kedua di dunia, sehingga sebenarnya kesempatan kita untuk meningkatkan ketahanan pangan itu terbuka lebar, termasuk sorgum untuk sumber karbohidrat selain beras,” kata Arief.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pemimpin daerah, diantaranya Pj. Walikota Kupang, Linus Lusi, Pj. Bupati Rote Ndao, Oder Maks Sombu, Pj. Ketua TP. PKK dan Pembina Posyandu Provinsi NTT, Santi Ambarwati, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Marthen A. Rahakbauw, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda beserta jajaran, Pj. Ketua TP. PKK Kota Kupang, Angela Lusi-Deran, dan Kepala Desa Otan, Yapi Rolet Holbala, serta mitra dari berbagai lembaga.




Christian–Serena Cum Socius 

Oleh: Isidorus Lilijawa
Ketua Tim Pemenangan CSan

Kupang,nwartapedia.com – Pertandingan Pilkada Kota Kupang belum usai dari sisi proses dan tahapannya. Namun, dari hasil rekapan suara berbasis C1 plano di 552 TPS se-Kota Kupang, sebenarnya sudah selesai kompetisi ini. Sang jawara sudah ada, Christian – Serena (CS).

Data center CSan menunjukkan data bahwa CSan unggul dengan perolehan suara sebanyak 68.853 atau 36,29% dari total DPT Kota Kupang 275.085 (124.400 laki-laki dan 140.685 perempuan). Paslon nomor urut Pancasila ini menang telak di Kecamatan Oebobo (18.130 suara), Kecamatan Maulafa (17.506 suara), Kecamatan Kelapa Lima (10.821 suara), Kecamatan Kotaraja (7.388) dan kalah tipis di Kecamatan Alak (10.280 suara). Selisih dengan paslon suara terbanyak kedua sebesar 18.661 suara. Yang menarik, rerata suara CSan di setiap TPS adalah 125 suara.

Mengingat pertandingan sudah akan segera usai dari proses dan tahapannya, maka persandingan pun sudah harus dimulai. Yah, kontestasi politik itu selalu menarik karena setelah bertanding ada persandingan; setelah berkompetisi bisa kompak lagi; sesudah berseteru dapat bersekutu lagi. Itulah esensi politik: tremendum et fascinosum (menggetarkan tetapi mempesonakan).

Politik bisa bikin hati bergetar, nurani teriris-iris. Namun politik selalu mempesona dan memikat, tak lekang oleh lindasan masa. Dalam bahasa yang sederhana, kompetisi politik itu 5 tahun sekali. Tetapi jejaring persaudaraan dirajut untuk waktu yang lama dan mungkin selamanya.

Kami mengawali perjalanan CSan tidak dengan optimisme yang vulgar. Karena kami sadar CSan memang bukan siapa-siapa dan mungkin belum apa-apa di blantika perpolitikan Kota Kupang.

Apalagi kami adalah segolongan orang muda dan orang-orang yang berjiwa muda, yang berikhtiar melakukan pembaharuan dan perubahan di Kota Kupang, yang sering dilihat sebagai ilusi karena belum berpengalaman, tidak dari kelompok birokrasi bahkan masih terlalu bocil untuk takaran kontestasi Pilkada.

 

Terus Belajar

Karena kami tahu diri dan paham potensi yang kami miliki, maka yang kami lakukan adalah belajar. Kami belajar mendengarkan apa hasrat dan keingingan rakyat Kota Kupang. Kami belajar menerjemahkan apa kebutuhan rakyat. Kami membuka diri untuk diberi pelajaran dan masukan oleh berbagai pihak. Tidak hanya tim pakar, tim pengarah.

Kami membuka hati lebar-lebar untuk setiap kata hati rakyat, di mana saja yang kami jumpai secara langsung ataupun melalui medsos. Kami juga belajar mempersiapkan debat secara baik. Pertarungan ini bukan main-main. Ini pertarungan bermartabat. Maka kami memang mempersiapkan segalanya dengan maksimal. Kami terus belajar.

Yang paling luar biasa adalah kami memiliki CHRISTIAN – SERENA yang begitu massif bergerak menjumpai rakyat dari pagi hingga dini hari. begitu banyak agenda kami susun, begitu banyak permintaan warga dijadwalkan, CS berusaha menjawab semua itu.

Di saat Sebagian warga kota telah terlelap di malam hari, CS masih berjalan dalam perjumpaan dengan warga. Setiap perjumpaan selalu ada makna, pasti ada pesan. Entah itu perjumpaan dalam nuansa sukacita, dalam kedukaan, dalam acara formal, dalam agenda non formal. Selalu ada makna.

Setelah saya renungkan, ternyata semua sudah terbingkai sejak lama. Ada filsafat kehadiran. Di manapun, kapan pun, dengan siapapun CS hadir, pasti ada ego yang ditanggalkan, ada kisah yang ditinggalkan, ada hati yang terbuka dan ada niat yang lahir untuk berjalan bersama.

Tak cuma itu. Ada juga teologi terlibat. Kami yakin, semua perjalanan politik ini bergulir sesuai Providentia Dei (Penyelenggaraan Ilahi). Maka, ada banyak lantunan doa dari lubuk hati CS dan tim, ada begitu banyak orang yang mendoakan CS.

Kita pun sampai pada kesimpulan soal resep politik CS. Ora et labora. Labora et ora. Berdoa dan bekerja. Bekerja dan berdoa. Kita doakan apa yang akan kita kerjakan. Kita kerjakan apa yang kita doakan. Di situlah, Sabda bisa menjadi daging dan tinggal diantara kita.

Setelah sekian lama berinteraksi dengan warga kota ini bahkan sebelum kontestasi Pilkada ini dimulai, kami mulai paham bahwa yang warga kota ini butuhkan itu dua hal saja. Pertama, pembaharuan dan perubahan. Kedua, energi baru atau energi muda.

Dua hal ini ternyata menjadi kekuatan CSan. Visi CS adalah pembaharuan dan mereka adalah energi muda itu sendiri. Maka pendekatan politik CS adalah bagaimana meyakinkan publik bahwa CS bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk warga.

Hal ini sejalan dengan spirit CS: berpikir beda, kreatif – inovatif, beri solusi. CS hadir dengan keyakinan penuh menjawab kerindungan warga dengan semangat pembaharuan, menjadi problem solver bukan probem maker. Karena visi perubahan itu, maka CS tidak mempertengkarkan masa lalu tetapi menatap masa depan dengan optimis.

Kami paham benar bahwa 58 % pemilih di Kota Kupang adalah golongan kelapa muda yakni kaum milenial, orang muda dan gen Z. kelompok ini memang suka minum air kelapa muda karena menyegarkan dan menyehatkan.

Dengan segmentasi yang jelas ini, maka kampanye orang muda pilih orang muda digencarkan. Christian – Serena melakukan aksi-aksi politik yang atraktif dan edukatif untuk menjawab segmentasi ini. Hasilnya memang luar biasa.

Seperti spirit kelapa muda: menyegarkan, menyehatkan, menguatkan, menggairahkan dan tentunya melahirkan optimisme.

Dokter Christian selalu katakan demikian. Kalau mau jalan dekat, jalanlah sendiri. Tetapi jika mau berjalan jauh, jalanlah bersama-sama. Serena selalu bilang begini. Yang muda adalah kekuatan. Jika orang muda bersatu, tak ada yang bisa menghalangi lahirnya perubahan.

Dengan paradigma semacam ini maka sejarah itu tercipta. Orang muda bisa menjadi pemimpin di Kota Kupang. Bahkan si bocil ‘serena’ bisa menjadi wakil walikota termuda se-Indonesia, persis di usia yang 3 bulan lalu genap 25 tahun. Benar kata rekan-rekan muda. Ini bocil, pak. Bukan kaleng-kaleng.

 

Cum Socius

Dalam permenungan saya sebagai Ketua Tim Pemenangan CSan, saya menyadari ternyata CS (Christian – Serena) itu punya filosofi yang sangat mendalam. CS itu bukan sekadar Christian – Serena. CS itu adalah Cum Socius (bahasa Latin yang artinya dengan kawan atau bersama rakyat). Christian – Serena cum socius.

Christian – Serena bersama kawan, bersama rakyat. CS memenangkan kontestasi Pilkada Kota Kupang karena berjalan bersama dengan kawan, sahabat, rekan dan berjalan bersama-sama rakyat Kota Kupang. Faktor penentu kemenangan, selain penyelenggaraan Tuhan, juga karena CS mau dan senang berjalan bersama-sama dengan rakyat.

Sekitar pukul 16.00 tanggal 27 November 2024 lalu di Posko CSan Transmart tangis pecah. Melihat pergerakan data-data dari berbagai TPS, kami menjadi yakin bahwa CSan pasti unggul. Ternyata mayoritas warga kota ini berjalan bersama CS. Pukul 20.30 di Posko CSan TDM, dokter Christian menyampaikan pernyataan politik di hadapan para pendukung.

“Kemenangan ini kami persembahkan untuk rakyat Kota Kupang. Ini kemenangan rakyat. Kami (Christian – Serena) bukan siapa-siapa tanpa dukungan yang luar biasa dari rakyat Kota Kupang.”

Serena pun melanjutkan, “terima kasih untuk kawan-kawan orang muda. Ternyata yang muda tidak pergi ke mana-mana. Yang muda kembali ke orang muda. Muda adalah kekuatan.”

Setelah memenangkan hati rakyat Kota Kupang, tugas selanjutnya adalah bagaimana membuat hati rakyat tenang dan senang. Kuncinya adalah lakukan komitmen politik secara konsisten. Karena itu, kami memang tidak bisa berjalan sendiri. Kita tidak menjadi CS (cum socius) hanya untuk Pilkada.

Kita adalah CS untuk 5 tahun ke depan dan seterusnya. Tanpa dukungan dan doa dari bapa, mama, basodara, rekan-rekan muda semuanya, Christian – Serena tidak bisa maksimal membumikan visi, misi dan program-program prioritas 5 tahun ke depan.

Mari kita terus berjalan bersama-sama di jalan yang masih panjang ini. Sebagai pemimpin muda, orang-orang muda, kami selalu membuka hati untuk menerima apapun catatan publik karena kami selalu dalam proses belajar.

Tim pemenangan pasti akan berakhir. Namun CS tidak boleh kita akhiri. Apalagi CS sebagai cum socius, berjalan bersama kawan, bergerak bersama rakyat. Hidup yang tidak dipertaruhkan adalah hidup yang tidak layak untuk dihidupi.

Kita sudah mempertaruhkan hidup untuk berjalan bersama CS, maka mari kita maknai semakin lebih baik dalam perjalanan ke depan bersama CS untuk Kota Kupang yang bonum, verum, pulchrum (baik, benar, indah).

CS sudah memenangkan hati rakyat. Saatnya membuat hati itu tenang dan senang. Terima kasih untuk segala dukungan dan doa. Maaf untuk semua kekurangan dalam proses politik ini. Deo gratias. Semoga Tuhan merestui perjuangan ini.

Salve! ***




Pengamat Ahmad Atang Sebut Tiga Faktor Kemenangan Christian-Serena di Pilkada Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Politik yang juga Direktur Pascasarjana pada Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Ahmad Atang, MSi menyebut pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang nomor urut 5, Dokter Cristian Widodo dan Serena Francis merupakan pemain baru dalam politik Kota Kupang, namun mampu mendapatkan simpati publik dan keluar sebagai pemenang.

Kepada media ini pada Kamis tanggal 28 November 2024, Ahmad Atang mengatakan, ada beberapa faktor yang sebagai penentu kemenangan, diantaranya

Pertama, sebagai figur muda millenial, Paslon Scan tidak terjebak oleh pola politik lama yang berbasis etnisitas. Paslon ini lebih mengedepankan politik gagasan dalam membangun persepsi publik.

Kedua, sebagai figur muda milenial, segmentasi sasaran anak muda merupakan pilihan yang tepat untuk memberikan garansi akan masa depan mereka. Maka bidikan publik setidak memberi harapan terhadap masa depan anak muda di tengah besarnya pengangguran terbuka.

Ketiga, ide-ide Paslon ini tentang Kupang sebagai kota modern lebih diterima publik karena cukup realistik dan bisa dilaksanakan. Keempat, kerja tim yang solid, jaringan yang luas ikut memainkan peran atas kemenangan ini. Karena itu, kita beri apresiasi kepada Paslon SC’an dan seluruh pemangku politik yang berjibaku tanpa lelah.

Menurutnya, berdasar data C1 yang diinput melalui hasil perhitungan dan rekapitulasi berbasis TPS seluruh Kota Kupang, maka diketahui bahwa perolehan suara pasangan Cristian Widodo-Serena menempati urutan pertama, yakni 36,29 persen dengan jumlah dukungan 68.853 suara.

“Jika melihat perolehan suara ini dan sambil menunggu hasil pleno KPU, maka sudah dapat dipastikan bahwa Paslon nomor urut 5 akan keluar sebagai pemenang dan menjabat sebagai walikota dan wakil walikota 2024-2029,”ungkapnya.

Ahmad Atang menilai, melihat jumlah kompetitor politik pilkada Kota Kupang, maka yang dilawan oleh Dokter Cristian Widodo dan Serena Francis merupakan pemain lama, baik sebagai walikota, seperti Jonas Salean maupun Jeriko dan penjabat walikota, George Hajo, kecuali Paslon nomor urut satu.

“Ini merupakan lawan yang memiliki pengalaman politik dan birokrasi,”tutupnya. (MI)




Pasangan Calon Christian-Serena Menang di Pilkada Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kupang nomor urut 5, Dokter Christian Widodo dan Serena francis mengklaim kemenangan dari hasil perolehan suara sementara Pilkada serentak 2024 yang berlangsung di Posko Kemenangan CS’an, Kelurahan Tuak Daun Merah pada Kamis (28/11/2024).

Pengumuman kemenangan paket CS’an ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan, Isodorus Lilijawa dan didampingi Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, tim sukses, relawan dan partai pengusung.

”Hari ini kami ingin menyampaikan bahwa, sesuai dengan hasil kerja keras dari tim relawan dan seluruh pendukung paket CS’an tadi malam sampai  pukul 00.00 WITA, kami closing tabulasi data berdasarkan C1 plano yang kami input dari saksi CS”an yang ada di 552 TPS sudah 100 persen menunjukan hasil yang luar biasa bahwa Paket CS’an menjadi juara dari pertarungan politik ini dengan memperoleh 36,29 persen,”ujarnya.

Isodorus mengatakan, konferensi pers yang digelar ini tidak lain untuk menyampaikan berita gembira kepada seluruh pendukung CS’an bahwa kerja sama selama ini telah membuahkan hasil.

”Kami menyampaikan kemenangan ini sesuai hasil rekapan C1 menunjukan bahwa total suara yang sah di 552 TPS sebesar 189.751 dan paket CS’an meraih suara tertinggi sebesar 68.853,”sebutnya.

Isodorus menjelaskan, paket CS’an akan menghargai semua proses dan tahapan yang akan berlangsungn di KPUD Kota Kupang.

“Kita hargai mekanisme dan aturan yang berlaku di KPUD Kota Kupang dan kami percaya bahwa masyarakat Kota Kupang sudah memberikan dukungan dan pilihan yang terbaik kepada paket CS’an,”ungkapnya.

Sementara itu, calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo mengatakan perolehan suara paket CS’an yang unggul pada Pilkada serentak 2024 ini merupakan keinginan masyarakat Kota Kupang  memberikan kepercayaan untuk menjadi pemimpin.

“Kemenangan ini kami persembahkan untuk warga Kota Kupang.tidak hanya untuk yang memilih tetapi yang belum memilih kami menjadi pemimpin,”ujarnya.

Dokter Christian Widodo berjanji akan merangkul semua paslon yang sudah berkompetisi dalam ajang perhelatan Pilkada Kota Kupang.

“Kami berdua sudah berjanji akan merangkul kembali semua paslon dan tim sukses karena mereka semua adalah warga kami,”sebutnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada tim partai koalisi, tim relawan, tim sukses, tim orang muda, tim keluarga dan semua yang bergabung dalam tim kerja.

“Saya tidak percaya Superman tetapi kerja super tim yang hebat seperti inilah yang bisa mengantarkan kita untuk meraih kemenangan dan mimpi kita menjadi kenyataan,”ujarnya 

Calon Walikota Kupang juga menambahkan selanjutnya pihaknya akan menunggu Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara yang akan dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPUD Kota Kupang secara berjenjang.

Meskipun berbeda pilihan, Dokter Christian Widodo menghimbau kepada masyarakat, agar tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan.

“Setelah seluruh Tahapan Pilkada ini selesai, mari kita bersama-sama membangun Kota Kupang,”harapnya 

Di tempat yang sama, calon Wakil Walikota Kupang, Serena Francis  mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Kupang yang telah memberikan kepercayaan kepada paket CS’an.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang telah memberikan hak pilihnya dan kepercayaan kepada kami untuk memimpin 5 tahun ke depan,” tuturnya.

Serena Francis menyampaikan untuk merangkul semua masyarakat kota Kupang.

“Sebagai calon Wakil Walikota perempuan dan juga yang paling mudah se-Indonesia, kami akan merangkul seluruh masyarakat Kota Kupang karena keberhasilan ini merupakan kerja keras dari tim dan juga seluruh pendukung  yang telah mempercayakan kami sebagai Walikota dan wakil Walikota Kupang,”tutupnya. (Mi)




Pengamat Ferdy Hasiman: Saya Sudah Lihat Aura Kemenangan Paslon Christian-Serena Sejak Awal

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Ekonomi dan Politik, Ferdy Hasiman menyebut sejak awal sudah melihat aura kemenangan dari pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang nomor urut 5, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis.

“Saya sudah melihat aura kemenangan pasangan Christian-Serena sejak awal dan semakin yakin ketika tampil memukau dalam debat ke debat calon Walikota Kupang,”ungkapnya kepada media ini pada Kamis (28/11/2024).

Ferdy Hasiman menilai perolehan total suara sementara sebanyak 63.709 dari paslon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis karena pemilih Kota Kupang sudah sangat rasional.

“Pemilih sudah melihat dan mencermati track record calon,”kata Ferdy Hasiman.

Menurut Ferdy Hasiman, Paslon Christian-Serene adalah dua pemimpin muda yang sangat bisa diandalkan untuk memimpin Kota Kupang dengan cara muda, baru dan modern.

“Mereka bukan sekedar muda tetapi matang berpolitik dan mempunyai pengetahuan yang sangat menadai untuk mempin hampir 500 ribu warga Kota Kupang,”kata Ferdy Hasiman..

Bagi Ferdy Hasiman, Paslon Christian-Serena adalah pemimpin muda mempunyai karakter, keperibadian matang, wise dan penuh semangat.

“Kita butuh rule model pemimpin muda seperti mereka di NTT lebih khususnya di Kota Kupang,”ujarnya.

Ferdy Hasiman meyakini kepemimpinan pasangan ini bisa membawa Kota Kupang lebih baik untuk lima tahun kedepan

“Saya yakin, mereka membawa Kota Kupang untuk bersaing dalam meja kompetisi nasional dan bebas KKN,”pungkasnya. (MI)




Dokter Christian Widodo Mencoblos di TPS 03 TDM

Kupang,nwartapedia.com – Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo didampingi Istri, Dokter Widya Cahya Widodo menggunakan hak pilih (mencoblos) di TPS 03 Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) pada Rabu 27 November 2024 pukul 08.30 WITA.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap dan  mencoblos surat suara atau memberikan hak suaranya pada pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak 2024 di Kelurahan TDM, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. 

Mengenakan busana serasi berupa baju biru laut yang dipadu celana panjang kain hitam, dr. Christian dan istrinya tampil sederhana namun berwibawa. Setibanya di lokasi, keduanya disambut oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengarahkan mereka ke kursi di deretan depan.

Di tengah suasana pencoblosan yang tertib dan ramai,Dokter Christian tak segan menyapa warga yang hadir. Senyum ramahnya membuat suasana di TPS terasa akrab. Kehadiran calon Wali Kota tersebut menjadi perhatian warga setempat yang antusias mengikuti proses demokrasi lima tahunan ini.

“Saya mengapresiasi warga Kota Kupang yang datang untuk menggunakan hak pilihnya. Ini adalah momen penting bagi masa depan kota kita tercinta,” ujar dr. Christian singkat saat ditanya usai mencoblos.

Pelaksanaan pemilu di TPS 03 berjalan lancar, dengan partisipasi warga yang cukup tinggi sejak pagi hari. TPS ini menjadi salah satu lokasi penting dalam pesta demokrasi yang akan menentukan pemimpin Kota Kupang lima tahun ke depan.

Masyarakat berharap siapapun yang terpilih nanti dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Kota Kupang. ***




Atase Polri di KBRI Dili Terima Medali Kehormatan dari Presiden Timor Leste

Dili,nwartapedia.com  – Atase Polri pada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Komisaris Besar Polisi Gaspar Mikel da Costa, menerima penghargaan bergengsi berupa Medali Kehormatan “A Medalha da Ordem de Timor-Leste” dari Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Y.M. Dr. Jose M. Ramos Horta.

Upacara penganugerahan berlangsung khidmat di Istana Presiden Lahane yang terletak di atas bukit asri di Dili pada sore hari menjelang senja, dimana upacara ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemedekaan Republik Demokratik Timor Leste, dan acara tersebut telah dihadiri oleh para pejabat tinggi negara Timor Leste, tamu asing, dan para Duta Besar negara sahabat. Pada acara tersebut, Kombes Pol Da Costa yang merupakan alumni Untag 45 Surabaya Angkatan 89 didampingi oleh istrinya, Debeltha Tallulembang-da Costa yang selalu setia menemani dalam berbagai momen bersejarah dalam hidup Da Costa dimana Ordem of Timor Leste ini menandai pengakuan atas kontribusi luar biasa dari Alumni SEPA PK ABRI III tahun 1996 tersebut bagi Timor Leste.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dari Don da Costa (biasa dipanggil) yang juga adalah alumni Victoria University Melbourne 2006, dalam berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat Timor Leste sejak ia mulai bertugas sebagai Atase Polri di Dili pada Maret 2022.

Kinerja Da Costa yang memiliki 23 tahun di bidang Public Speaking ini dinilai bermanfaat melalui pelaksanaan seminar-seminar tentang public speaking dan human excellence, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas diri bagi anggota Kepolisian Nasional Timor Leste (PNTL), pegawai pemerintah, biarawan-biarawati, kelompok wanita, mahasiswa dan para tenaga pendidik (Dosen dan Guru-guru) yang telah berjumlah hampir 2000 peserta dari berbagai kelompok kategorial di Timor Leste.

Selain itu, Da Costa yang juga merupakan salah satu Alumni dari National Security Institute of USA tahun 2001 di Albuquerque New Mexico tersebut juga terlibat aktif bersama PNTL dan KBRI Dili serta berbagai Badan Usaha Milik Swasta di Timor Leste maupun BUMN RI (Bank Mandiri, Bank BRI, Pertamina, Telkomcel dan Hutama Karya) memfasilitasi kegiatan bersama antara PNTL dan masyarakat, memperkuat hubungan antara kepolisian dan komunitas lokal sebagai refleksi dari kedekatan pria enerjik ini dengan berbagai entitas.

Dengan diterimanya A Medalha da Ordem de Timor-Leste ini, Putera asal Desa Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara NTT dan Alumni PKN II LAN RI Angkatan XIV tahun 2020 tersebut telah mengoleksi 19 medali penghargaan selama 28 tahun kariernya di Polri, baik yang diperoleh dari dalam negeri maupun luar negeri.

Penghargaan tersebut mencakup penghormatan dari Presiden Republik Indonesia, serta pengakuan dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kontribusinya dalam misi-misi perdamaian PBB di berbagai wilayah operasi pemeliharaan perdamaian PBB yang telah diterima melalui para Police Commissioner di daerah-daerah operasi yang telah diikutinya selama delapan kali baik di Eropa Timur maupun di Afrika dan empat kali pernah menjabat sebagai Kepala Humas Kepolisian PBB di misi Afrika.

Penghargaan bagi Ayah dari Don Louis, Don Pedro dan Don Carlo da Costa (ketiga anak Don da Costa) ini menjadi bukti nyata atas kerja keras dan komitmen Atase Polri KBRI Dili dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste, sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat di negara sahabat tersebut.

Momen ini juga menegaskan pentingnya peran diplomasi kepolisian dalam mendukung stabilitas dan pembangunan di tingkat regional maupun internasional termasuk melalui kegiatan-kegiatan pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas batas negara yang dilakukan secara bersama dengan berbagai badan keamanan di Timor Leste.

A Medalha da Ordem de Timor-Leste adalah salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Timor-Leste kepada individu, organisasi, atau institusi yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa dan rakyat Timor-Leste.

Penghargaan ini merupakan simbol pengakuan atas jasa-jasa yang signifikan, baik dalam bidang kemanusiaan, politik, sosial, ekonomi, budaya, diplomasi, pembangunan maupun hubungan internasional, yang membantu memajukan negara Timor Leste.

Penerima Medalhe biasanya diakui atas pengabdian yang sangat signifikan dan berdampak luas, seperti peningkatan hubungan diplomatik, kontribusi dalam pengembangan institusi negara, atau upaya mempererat kerja sama internasional.

Dalam konteks ini, penghargaan yang diberikan kepada salah satu anggota Divisi Hubungan Internasional Polri, Kombes Pol Don da Costa (putera dari Alm. Don Antonius da Costa dan Almh. Elisabeth Yusastri-da Costa) ini, mencerminkan apresiasi yang luar biasa atas upaya Da Costa dalam mempererat hubungan Indonesia dan Timor Leste, khususnya melalui kegiatan-kegiatan yang berkontribusi pada pembangunan kapasitas dan hubungan masyarakat dengan institusi negara dan telah merefleksikan soft power diplomacy yang bermanfaat bagi kedua negara.

”Medali ini saya persembahkan bagi Kemuliaan Tuhan Yesus yang selalu membuat semuanya mungkin bagi saya, bagi Keluarga Tercinta yang selalu menjadi motivasi saya, bagi Polri yang selalu menginspirasi saya, bagi Bangsa dan Negara Indonesia serta Bumi Pertiwi juga bagi persahatan Abadi Indonesia dan Timor Leste,”ucap Don da Costa usai menerima Medali Kehormatan di antara gerimis bukit Lahane. ***




Tim Pemenangan Paslon Christian-Serena Bantah Tudingan Politik Uang

 

 

 

 

 

 

 

Kupang,nwartapedia.com – Tim Pemenangan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kupang nomor urut 5, Dokter Christian Widodo-Serena Francis merespons soal isu yang menuding pihaknya menggunakan politik uang atau money politik dalam kontestasi Pilkada. Ketua Tim Pemenangan Christian-Serena, Isodorus Lilijawa, membantah tegas tudingan itu. Katanya, tidak ada hubungan atau relasi antara kartu relawan CS’an dengan politik uang.

“Kalau itu dikait-kaitkan maka sebenarnya itu adalah sesuatu isu  yang datangnya dari luar dan bukan dari kami,”kata Isodorus kepada media ini pada Selasa (26/11/2024).

Isodorus meminta kepada pihak-pihak lain untuk tidak melemparkan isu atau fitnah tersebut di masa tenang ini.

“Saya tegaskan, kami membuat kartu itu sebagai alat kontrol untuk para pemilih kami di Tempat Pemungutan Suara (TPS) jadi sebagai saksi kami berikan kartu itu sekaligus untuk mengajak keluarganya dan itu tanpa uang,”tegasnya.

Sekretaris Partai Gerindra Kota Kupang ini juga mempersilakan untuk melaporkan hal tersebut kepada pengawas penyelenggaraan pemilu apabila memang terbukti. Terlebih, kata Isodorus, tuduhan politik uang itu sama sekali tak berdasar.

“Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada kaitannya antara kartu CS’an dengan politik uang karena kita tidak bermain uang dalam proses Pilkada ini tetapi kita menjunjung fair play, Jurdil dan Luber,”tegasnya menepis tuduhan yang beredar.

“Informasi ada dugaan politik uang, kami katakan bahwa itu tidak benar dan kalau ada dugaan silahkan dibuktikan karena kita tidak bermain-main dengan politik uang tetapi kita sebagai calon pemimpin muda yang menjunjung tinggi integritas, bermain fair dalam Pilkada,”tambah Isodorus.

Isodorus menambahkan, pasa tenang ini adalah kesempatan kita mengedukasi masyarakat untuk menjadi pemilih yang rasional dan menjatuhkan pilihan kepada paslon tertentu bukan karena iming-iming uang tetapi karena lahir dari kesadaran dan pemahaman yang benar tentang rekam jejak dan mengenal calon tersebut karena mereka yang mempunyai harapan yang bisa diperjuangkn oleh calon tersebut.

“Kita bahkan menjunjung pemilu Luber dan Jurdil oleh karena itu, bahkan kita mau supaya pihak Bawaslu dan Panwascam melakukan kerja-kerja pemantauan secara efektif supaya menemukan aksi-aksi politik uang yang mungkin saja terjadi di lapangan sehingga jangan cuma kita yang disoroti,”ungkapnya.

Isodorus menantang pihak-pihak yang melemparkan isu tersebut untuk memberikan bukti valid. Menurutnya, jangan hanya sekadar berkomentar di media sosial atau media massa.

“Silakan buktikan. Jangan hanya berkomentar dan menyebarkan berita yang belum tentu benar.  Jangan hanya sekadar membuat kegaduhan,” pungkasnya. (MI)




Komitmen Pemprov Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-Laki 

Kupang,nwartapedia.com – Menko PMK Pratikno beserta jajaran Kementerian terkait serta Pemprov NTT mengawal pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Pratikno menjelaskan disamping memastikan pelayanan bagi masyarakat secara optimal, percepatan pembangunan huntara dan huntap penting untuk segera terlaksana.

“Tadi kita tiba di Larantuka dan langsung menggelar Rakor bersama BNPB, Basarnas, Pemprov, Pemkab. Jadi intinya sekali lagi kami mereview bagaimana pelayanan terhadap pengungsi, juga mengecek gudang logistik apakah stoknya masih tersedia dan ternyata masih tersedia bahkan beberapa bantuan baru belum masuk ke sini, jadi kalau ada bantuan-bantuan baru. Pak Wamen, Kemensos tadi membawa bantuan, juga CSR dari beberapa Perusahaan. Bahkan barusan kita lihat mulai dari kasur dan lain-lain, alat masak juga masih tersedia, itu artinya kita mengawal bagaimana pelaksanaan pelayanan kepada pengungsi itu bisa berjalan dengan baik,” demikian disampaikan Menko PMK didampingi Pj. Gubernur Andriko Noto Susanto di GOR Weri Larantuka, Minggu (24/11) usai meninjau logistik di lokasi tersebut.

Selanjutnya Ia menyatakan bahwa, disamping memastikan kesiapan logiastik, penyiapan hunian sementara (huntara) oleh Pemerintah dan pembangunan ekonomi masyarakat menjadi perhatian perhatian khusus saat ini.

“Lahan sudah siap dari masyarakat sudah dilakukan, dari TNI AL jugak menyampaikan siap untuk membawa bahan-bahan untuk hunian sementara jadi nanti di bawah kendali Bapak Kepala BNPB untuk membangun hunian sementara, Pada saat yang bersamaan kita juga menyiapkan hunian tetap. Jadi sekali lagi kami tekankan bahwa hunian tetap ini bukan semata-mata membangun rumah tapi membangun kawasan kehidupan. oleh karena itu sisi-sisi sosial juga menjadi pertimbangan penting dialog dengan masyarakat menjadi pertimbangan penting bukan hanya bangun rumah tetapi memikirkan sumber kehidupan dan ekonomi masyarakat,” urainya.

Selanjutnya, terkait pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024, Wamendagri Bima Arya memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana erupsi dapat memberikan hak suaranya pada tanggal 27 November mendatang.

“Kami pastikan semaksimal mungkin warga yang terdampak, TPS yang terdampak bisa kita antisipasi. Tadi dilaporkan ada 37 TPS yang terdampak dan sekitar 22 yang digeser ke lokasi pengungsi. Selain itu, juga mendata perpindahan penghuni dari Kabupaten Flotim ke Sikka dan sebaliknya yang harus kita siapkan semaksimal mungkin untuk memilih. Ada dua tps yang sudah disiapkan di perbatasan dan ada juga yang difasilitasi oleh Pemkab Flotim untuk menjemput dan mengantarkan warga agar bisa memilih di TPS yang terdaftar sebelumnya,” ujar Wamendagri Bima Arya.

Melanjutkan kegiatannya, Menko Pratikno didampingi Pj. Gubernur Andriko dan kemudian meninjau Posko Pengungsi Lewolaga, kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengungsi. Setelah dialog bersama masyarakat turut dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis berupa,
1.) Paket sembako
2.) Bantuan dari BPBM di 7 Provinsi (NTT, NTB, Bangka Belitung, Jambi, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan dan Riau) untuk sekolah terdampak erupsi Lewotobi Laki-Laki
3.) Bantuan untuk sekolah terdampak
4.) Peralatan dapur umum dan uang tunai 10 juta rupiah
5.) Bantuan untuk sekolah terdampak erupsi gunung lewotobi laki-laki berupa 19 tenda ruang kelas darurat, 1800 paket belajar siswa, 3.464 ekslempar buku bacaan, 500 paket family kit dan bantuan dana untuk pendidikan dalam situasi darurat.

Selanjutnya, kunjungan kerja ini ditutup dengan peninjauan kawasan huntara di Desa Konga dan kawasan potensial huntab di Wukoh Lewoloroh, Desa Boru.

Ditemui usai peninjauan, Menko Pratikno mengungkapkan,
“Kita baru selesai meninjau kawasan huntara dan diperkirakan selesai dalam 2 bulan dan kemudian meninjau hunitab, karena ini merupakan hunian tetap sehingga harus kita pikirkan secara matang karena kita bukan hanya membangun rumah tetapi juga membangun kehidupan sehingga aspek sosialnya harus diperhatikan,” ujarnya.

Ia menyatakan, Pemerintah terus berupaya agar masyarakat terdampak bencana ini tetap memiliki akses yang tidak terlalu jauh dari lahan pertaniannya.

“Jadi kita menjaga betul agar relokasi 6 Desa terdampak sehingga ini justru semakin meningkatkan kualitas hidup masyatakat,” tutupnya. **”




Menko PMK Pratikno Pimpin Rakor Penanganan Erupsi Lewotobi Laki-Laki dan Konflik Sosial di Flotim

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penangganan Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur yang dipimpin oleh Menko PMK Pratikno.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Flores Timur, Minggu (23/11) ini turut dihadiri Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Pj. Bupati Flotim Sulastri Rasyid,S.Pi,M.Si, Pj. Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera, SE, M.Si, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Kemendagri, Dr. La Ode Ahmad Pidana Bolombo, A.P., M.Si., Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri Dr. Drs. Amran, MT, Kepala Biro Pemerintahan Setda Prov. NTT, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si., dan Pimpinan Perangkat Daerah se Kab. Flotim.

Adapun agenda rapat tersebut terdiri atas Pelayanan kepada masyarakat terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, pembangunan hunian sementara (huntaru) dan hunian tetap (huntap) dan pembangunan rumah masyarakat yang terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.

“Pembangunan huntap (hunian tetap) bukan sekedar membangun rumah konstruksi tetapi juga membangun lingkungan fisik, layanan kesehatan, pendidikan dan sosial harus dipertimbangkan dengan baik. Satu hal penting kunjungan kami harus juga segera menetapkan huntap yang telah dipikirkan secara komprehensif. Selain pelayanan pengungsi erupsi, kita juga harus segera memikirkan pembangunan kembali rumah warga yang terbakar di Kecamatan Adonara Barat,” ujar Menko Pratikno.

Menko Pratikno menyebutkan bahwa, berdasarkan Rapat Tingkat Menteri (RTM) sebelumnya, Ia telah bersurat kepada Presiden guna memohon arahan untuk pembangunan kembali rumah warga terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.

Kepala BNPB, Suharyanto menyatakan bahwa terkait Gunung Lewotobi Laki- Laki, erupsi masih terus terjadi meskipun tidak sebesar yang pertama kalinya. Kedua, terkait pengungsian terpusat tidak ada penambahan bahkan cenderung berkurang karena masyarakat yang diperkirakan telah menjadi pengungsi mandiri. Sedangkan, bantuan logistik terus berdatangan dan dipastikan bahwa kebutuhan konsumsi pengungsi dapat terpenuhi.

“Terkait huntara (huntara) tersedia lahan 9 Ha yang direncanakan akan dibangun 420 unit dimana setiap unit akan terdiri atas 5 Kepala Keluarga (KK), kami sudah hitung ada 2.200 KK yang akan dibangunkan huntara. Proses pembangunan akan dibantu oleh Satgas dari TNI dan ditargetkan selesai sebelum musim penghujan,” ujarnya.

Pj. Gubernur Andriko pada kesempatan ini melaporkan, “Pertama bahwa 3 titik sudah disiapkan dan kita survei, yang kita butuhkan adalah koordinatnya di dalam rekomendasi pelepasan. Kemudian, terkait logistik cukup dan diperlukan mapping agar tersalur dengan baik. Terkait kebutuhan beras, kami telah meminta 60 ton beras dari Pemkab lewat cadangan beras pemerintah kemudian Pemprov juga masih memiliki 80 cadangan beras yang siap disitribusikan jika sewaktu-waktu diminta untuk disalurkan ke masyarakat,” jelas Pj. Andriko.

Disampaikannya bahwa, Pemerintah Provinsi sedang menyiapkan rekomendasi pelepasan hutan lindung, dimana data-data sedang menunggu dari Pemkab untuk segera kita proses.

“Huntara di Desa Konga telah kita tinjau dan sementara disiapkan, kemudian kemarin kita juga telah rapat bersama terkait pembangunan 52 rumah terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Barat yang juga akan ditangani oleh BNPB, poin penting yang harus kita laksanakan disana adalah bagaimana kita mengclearkan status tanah tersebut sehingga kita minta dari ATR/BPN agar nanti sebelum dilakukan pembangunan itu sekalian kita sertifikatkan, agar setelah dibangun memiliki legal formal. Sekali lagi kami juga menyampaikan terima kasih banyak atas perhatian pemerintah pusat mudah-mudah segera kita selesaikan dengan baik,” jelas beliau.

Usai Rakor tersebut, turut dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan bagi Korban Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan rincian :

1.) Bantuan Kementerian Sosial RI untuk penanganan korban bencana di Kab. Flotim senilai Rp. 1.003.303.000 yang terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat senilai Rp. 603.303.000, bantuan sembako 1.500 paket senilai Rp. 300.000.000 dan peralatan sekolah darurat 800 paket senilai Rp. 100.000.000.
2.) Bantuan CSR oleh PMK dan Bank Mandiri berupa 2.600 paket perlengkapan sekolah
3.) Bantuan Kementerian Kesehatan RI yang terdiri dari PMT 1/2 ton, Masker Anak dan Dewasa sebanyak 2.000 pcs, Oksigen Cosentrat 5 UT sebanyak 20 unit dan obat-obat (26 jenis obat)
3.) Bantuan Kemendagri Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan berupa bantuan sarana dan prasarana penyelenggaraan Trantibumlinmas Sub Urusan Bencana tahun 2024
4.) Bantuan anggota KORPRI Kemendagri barang dan uang senilai Rp. 100.000.000
5.) Bantuan oleh Caritas Indonesia – Caritas Larantuka berupa 2.573 paket sembako, 2.102 paket hygiene kit dan 12 ton beras
6.) Bantuan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) perlengkapan pengungsi berupa selimut dan perlengkapan makan
7.) Bantuan kemanusiaan oleh mdmc-lazismu berupa 1.250 paket sembako, 1.250 paket hygine kit, 3 tim pelayanan kesehatan dan pendidikan darurat. ***