Diajak Bicara Tentang Dokter Christian Widodo, Adik Angkat Marselina Djara Menangis Haru

Kupang,nwartapedia.comMarselina Djara menangis haru ketika diajak bicara tentang kakak angkatnya, Dokter Christian Widodo yang saat ini sebagai calon Walikota Kupang periode 2024-2029.

Marselina Djara yang sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Dokter Christian Widodo sejak 2022 ketika dirinya masih menjadi Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kupang menangis ketika dihubungi media ini, Rabu (13/11/2024).

Kesedihan yang ditunjukan oleh Marselina saat ini bukan tidak berdasar tetapi karena mengenang sulitnya kehidupan yang dijalani sebelumnya.

Ia menceritakan, dua tahun lalu dirinya bersama lima saudaranya tinggal di rumah mama besar Dorkas Kadja.

“Kami tinggal di gubuk kecil di jalan Bajawa RT 034/RW012 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang,”jelasnya.

Bagi Marselina, kepedulian luar biasa yang diberikan oleh seorang Dokter Christian Widodo terhadap dirinya dan kelima saudaranya akan selalu diingat dalam hidupnya.

“Sampai dengan saat ini menjadi sesuatu yang tak pernah beta (saya, red) pikirkan dan bayangkan adalah mejadi adik angkatnya Kakak Dokter Christian,”ungkapnya dengan penuh haru.

Baginya, kehadiran Dokter Christian Widodo dalam hidupnya merupakan campur tangan dari Tuhan untuk meringankan beban hidup bersama saudaranya.

“Bagi saya, Kakak Dokter Christian sebagai malaikat dalam hidup karena sudah meringankan beban penderitaan kami,”kata Marselina.

Marselina menceritakan, kasih yang ditunjukan oleh kakak angkatnya, Dokter Christian Widodo membuat dirinya saat ini sudah bekerja disalah satu koperasi di Kabupaten Malaka.

“Berkat perhatian dari Kakak Dokter Christian sehingga saat ini saya sudah bekerja di Malaka,”ujarnya.

Marselina berpesan kepada Dokter Christian Widodo jika terpilih menjadi Walikota Kupang agar terus memberikan perhatian dan kepedulian orang kecil.

“Saya berharap Kakak Dokter Christian bisa lebih banyak membantu anak-anak, adik-adik dan saudara-saudara diluar sana yang memiliki keterbatasan hidup seperti saya. Tuhan dengan Kakak Dokter punya kebaikan,”pungkasnya. (MI)




Teman Sekolah Sebut Dokter Christian Widodo Berani dan Suka Membantu

Kupang,nwartapedia.com – Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo selain cerdas, pria kelahiran 16 November 1986 ini pemberani dan suka menolong teman-temannnya. Ia selalu bersedia membantu teman-temannya dalam kesulitan.

Demikian disampaikan Dokter Sanfred Lie bersama beberapa teman sekolah Dokter Christian Widodo kepada awak media pada Rabu 13 November 2024,

Dokter Sanfred Lie, teman sejak masih Taman Kanak-Kanak hingga sekarang masih ingat betul sosok yang kini menjadi calon Walikota Kupang periode 2024-2029 yang selalu hadir dengan ide-ide kreatif dan suka membantu teman-temannya.

Dokter Sanfred sapaan akrabnya, menceritakann bahwa saat di SMA, Christian kerap membantu teman-temannya, terutama ketika kiriman uang dari orang tua terlambat.

“Dokter Christian dulu ketika kami mengalami kesulitan, Ia akan selalu ada untuk kami,”kenang dr. Sanfred Lie.

Menurut Dokter Sanfred, saat mereka duduk di SMA di Malang, Dokter Christian Widodo dikenal sebagai teman yang setia dan berpendirian teguh.

“Ketika ada hal yang tidak sesuai atau keluar dari aturan, Dokter Christian akan maju paling depan untuk meluruskan,” ungkapnya.

Baginya, selain tegas, Dokter Christian Widodo juga dikenal sebagai sosok yang santai dan humoris.

“Dokter Christian bukan orang yang kaku, dia suka bercanda, tapi punya pendirian kuat. Saat kami tahu dia memilih jalur politik, kami sangat mendukung. Menurut kami, itu langkah yang berani dan cocok dengan karakternya,” jelas Sanfred.

Sebagai teman lama, Dokter Sanfred mengatakan mereka sangat mendukung penuh keputusan dr. Christian untuk maju dalam pemilihan kepala daerah.

“Dengan karakter kepemimpinan dan selalu mengedepankan demokrasi, tentunya Dokter Christian sangat memenuhi syarat dan Kota Kupang akan menjadi lebih baik di tangan Dokter Christian,”pungkasnya. (MI)




Pemprov NTT Akan Gelar RUPS Bahas Pengisian Jabatan Penting di Bank NTT

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) merencanakan untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat guna membahas pengisian jabatan definitif di PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT).

Kursi Komisaris Utama dan Direktur Utama di Bank NTT telah kosong selama enam bulan, yang dinilai mengganggu stabilitas operasional bank tersebut.

Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, menegaskan bahwa pengisian jabatan ini merupakan langkah mendesak demi menjaga kinerja dan keberlangsungan Bank NTT, serta tidak dilandasi motif politik.

“Organisasi Bank NTT sudah enam bulan tanpa Komisaris Utama dan Direktur Utama definitif. Bagaimana mau bekerja maksimal? Untuk itu, jabatan ini harus segera diisi,” kata Andriko dalam pertemuan dengan media di ruang rapat kerja Gubernur NTT, Rabu siang (13/11).

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemprov NTT akan mengadakan fit and proper test untuk memastikan bahwa calon pemimpin baru memiliki profesionalisme dan kompetensi yang sesuai.

Menurutnya, upaya Peningkatan Modal Inti Bank NTT. Salah satu fokus utama bagi Pemprov NTT dan manajemen Bank NTT saat ini adalah mencapai target modal inti sebesar Rp 3 triliun sebelum akhir tahun 2024.

Target ini menjadi syarat bagi Bank NTT untuk mempertahankan status sebagai bank umum. Dengan modal inti yang masih berada di angka Rp 2,7 triliun, Bank NTT harus berupaya keras agar tidak turun status menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yang dapat berdampak pada para karyawannya.

“Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan penyertaan modal dari Pemprov NTT. Harus ada usaha peningkatan profit dan disiplin SOP agar Bank NTT mandiri dan tetap tumbuh,” tambah Andriko.

Kerjasama Bank NTT dengan Bank Lain untuk Modal Inti

Dalam rangka mencapai target modal inti, Bank NTT telah melakukan penjajakan Kerjasama Usaha Bersama (KUB) dengan Bank Jatim dan sebelumnya dengan Bank DKI.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung Bank NTT dalam memperkuat modal dan menjaga stabilitas operasional serta memperluas jangkauan layanan perbankan bagi masyarakat NTT. (MI)