Blusukan di SPAM Kali Dendeng, Christian Widodo Sebut Akan Benahi Sistem Pengolahan Air

Kupang,nwartapedia.com – Calon Walikota Kupang, dr. Christian Widodo melakukan blusukan ke SPAM Kali Dendeng  di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak  Dalam kunjungannya itu, dr. Christian Widodo menyebut akan membenahi sistem pengolahan air yang mengalami kerusakan.

Pantauan media ini di Lokasi pada Kamis (10/10/2024), dr. Christian Widodo tiba pukul 13.58 WITA dan langsung memantau bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), laboratorium dan ruang dosing.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Christian Widodo mengatakan, kehadirannya untuk melihat secara langsung permasalahan air bersih yang masih menjadi masalah utama di Kota Kupang.

“Saya mencoba melihat dimana permasalahan air di Kota Kupang sehingga saya jalan dan melihat langsung. Kita kan harus konkrit jangan kita hanya omong-omong,”ungkapnya.

dr. Christian Widodo menjelaskan, program untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Kupang sudah ada sehingga dirinya ingin mencocokan dengan situasi di lapangan.

“Program itu sudah ada dan saya mau coba cocokan dengan situasi di lapangan, kalau kita hanya terima laporan itu bukan tipe pemimpin yang baik. Tidak boleh asal bapa senang tetapi kita harus turun langsung,”jelasnya.

Menurutnya, air dari bendungan Kali Dendeng kemudin dialirkan melalui intake atau bak besar lewat pintu air masih secara manual seharusnya diganti dengan sistem hidrolik yang baru.

“Jadi setelah saya cek ternyata sebenarnya permasalahan ini tidak terlalu rumit karena kendalanya hanya ada di pengelolaan air,”tambahnya.

Ia menambahkan, dari blusukan hari sebelumnya, dirinya melihat IPA yang ada di Manutapen dengan sistem ultrafisasi juga sedang mengalami kerusakan.

“Kalau Tuhan mengijinkan masyarakat memilih saya maka saya akan benahi ini dulu. Kalau ini baik maka suplai air ke warga akan bagus,”harapnya.

Upaya yang dilakukan untuk mengatasi krisis air di kota kupang,  dr. Christian Widodo akan melakukakn perbaikan di sistem pengolaham air.

“Reservoirnya nanti kita tambah diketinggian karena debit airnya masih cukup sekali jadi kalau bilang kita kekurangan air itu tidak tetapi hanya perbaiki pengolahan airnya dengan cara reservoir dan pipanisasi ke warga kita tambah,”tutupnya.

Vicky salah seorang warga di Penkase yang berada di lokasi mengungkapkan kehadiran calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo untuk memantau langsung SPAM Kali Dendeng ini membawa misi untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Kupang.

“Saya juga minta kepada Pak Dokter tambahan pipa untuk Kecamatan Oebobo supaya dengan reservoir ini kita bisa operasikan ke masyarakat artinya jangkauannya akan menjadi semakin luas,”ujarnya.

Kekurang air minum menjadi isu yang hangat di Kota Kupang, bagi Vicky Kota Kupang saat ini membutuhkan pemimpin yang berani mengambil langkah.

“Harapan saya jika Tuhan mengijinkan pak Dokter menjadi pemimpin Kota Kupang agar bisa mengatasi dan menambahkan reservoir supaya bisa memenuhi kebutuhan air di Kota Kupang,”harapnya.

Setelah melakukan kunjungan di SPM Kali Dendeng, calon Walikota Kupang, dr. Christisan Widodo juga memantau sumber mata air yang berada di Kolam Labat membagikan makanan ke warga dan makan siang bersama.

Dalam kunjungannya ke sumber mata air, dr. Christian Widodo berjanji akan membangun kolam menjadi lebih baik lagi. (MI)




Gapensi NTT Apresiasi Paslon Christian-Serena Hadirkan Program Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal

 

Kupang,nwartapedia.com – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi kepada pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kupang, dr. Christian Widodo dan Serena Francis yang menghadirkan program Pemberdayaan tenaga kerja lokal melalui pelatihan keahlian bagi masyarakat.

Apresiasi dari Gapensi tersebut terungkap dalam pertemuan yang digagas oleh  Gapensi Kota Kupang dengan Kitong C5’an, dalam hal ini Calon Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, pekan lalu di Hotel Naka.

Ketua Gapensi NTT, Vivo Ballo yang ikut dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, bahwa pertemuan ini di gagasan oleh Gapensi Kota Kupang yang diketuai Rudi Nale.

“Pertemuan seperti ini juga terbuka untuk semua paslon dan tidak hanya untuk satu kandidat,”ucapnya.

Ia mengungkpkn, pada prinsipnya Gapensi ingin mendengar berbagai program dari Paslon Walikota dan Wakil walikota Kupang.

“Istilahnya kalau tidak kenal maka tak sayang, dan kami berterima kasih kepada dr Christian yang menyempatkan Waktu untuk datang,” ungkapnya.

“Kebetulan yang memberikan respon adalah dr. Christian, yang berkeinginan untuk mendengar aspirasi dari teman-teman kontraktor di Kota Kupang,” imbuhnya.

Vivo Balo menjelaskan, anggota Gapensi mengapresiasi dan tertarik dengan program pemberdayaan tenaga kerja lokal yang di angkat oleh C5’an, melalui berbagai program pelatihan keahlian, sehingga kedepan tidak perlu lagi mendatangkan tenaga dari luar kota Kupang.

Misalnya, dalam pemasangan alumunium atau pemanas air di kamar mandi dan asesori lainnya yang memerlukan keahlian, dan kebanyakan selama ini kita pakai tukang dari Jawa.

“Kitong pung tukang ini kan habis pasang, kadang masih ada yang bocor, dan kitong harus bongkar lai,” ungkap Vivo dalam dialek Kupang.

Dengan adanya pemikiran atau program seperti ini , tentunya bagus untuk pemberdayaan tenaga kerja lokal, sehingga nantinya kita tidak lagi mendatangkan dari luar tapi sudah bisa menggunakan tenaga kerja lokal.

“Nantinya bisa bekerjasama dengan Gapensi untuk pemanfatan tenaga kerja lokal yang ada,” jelas Vivo.

Gapensi lanjutnya, mengapresiasi kesediaan dr. Christian untuk bertemu dengan Gapensi dan dallm pertemuan itu lebih banyak mendengarkan aspirasi anggota Gapensi.

“Jadi dr. Christian sebenarnya dalam pertemuan tersebut lebih banyak mendengarkan aspirasi yang disampaikan teman-teman, dan kita sangat mengapresiasi itu,” pungkasnya.

dr. Christian yang dikonfiramsi mengenai pertemuan tersebut menyamoaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gapensi Kota Kupang yang telah memberikan waktu dan ruang untuk berdiskusi.

“Prinsipnya kedepan kita siap berkolaborasi dengan Gapensi, karena Anggota Gapensi merupakan kontraktor lokal yang ingin terlibat dalam pembangunan Kota Kupang,” ungkap dr. Christian.

“Melalui melalui program pelatihan tenaga kerja nantinya, kita ingin memberdayaan tenaga kerja loka, sehingga kedepannya kita tentunya akan mengutamakan putra putri daerah,” jelasnya. (Tim)