INTI NTT Ucap Terima Kasih Kepada Kemen PPPA Untuk Aksi Kemanusiaan Bagi Siswa SLB

Kupang,nwartapedia.com – Perhimpunan Indonesia Thionghoa (INTI) mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang telah melibatkan Perhimpunan Perempuan Indonesia Thionghoa (PINTI) memilih Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu tempat untuk aksi kemanusiaan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua INTI NTT, Ir. Theo Widodo saat kegiatan Kunjungan Kerja Kemen PPPA dalam rangka bakti sosial dan koordinasi untuk mencegah kekerasan terhadap anak di Kota Kupang dengan menggelar pengobatan gratis bagi siswa SLB Pembina dan SLB Negeri Kota Raja Kupang yang bertempat di SLB Pembina, Penfui, Kota Kupang, Senin (7/10/2024).
“INTI NTT mengucapkan terima kasih kepada kementerian PPPA yang telah memilih NTT menjadi pusat dari bantuan aksi kemanusiaan ini,”ucapnya.
Theo Widodo yang juga merupakan ayah dari calon Walikota Kupang, dr. Christian Widodo ini berharap kemitraan yang telah terjalin untuk kegiatan kemanusiaan ini terus berkelanjutan.
“Saya berharap bahwa tahun-tahun mendatang kegiatan seperti ini akan terus berlangsung di NTT,”ungkapnya.
Theo Widodo menambahkan, pihaknya berharap Kemen PPPA terus menjadi mitra untuk memberikan perhatian kepada anak-anak NTT.
“Pinti siap menjadi mitra dan mendukung program ini’tambahnya.

Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian PPPA, Ciput Eka Purwianti S.Si, MA mengungkapkan, untuk menggelar kegiatan pengobatan gratis ini, pihaknya bermitra dengan PINTI yang para anggotanya berprofesi sebagai dokter.
“Kami tidak memilih PINTI tetapi PINTI yang melibatkan diri dan memilih anak-anak Indonesia,”ujarnya..
Ia menjelaskan, pihaknya dari Kemen PPPA berharap kepada komunitas yang mempunyai kepedulian terhadap ana-anak Indonesia untuk bergabung.
“Kami juga ingin mengundang semua komunitas dan organisasi yang punya kepedulian kepada anak-anak Indonesia bergabung bersama kemen PPPA,”kata Ciput Eka.
Ciput Eka menambahkan, kegiatan ini adalah program tahunan mulai dari bulan Juni hingga November 2024 dalam rangka Hari Anak Nasional.
“Karena tanggal 20 November adalah Hari Anak Internasional jadi ada rangkaian kegatan edukasi, sosial dan memberikan ruang partisipasi anak untuk menyampaikan pendapat dan keluhan,”tambahnya..
Menurutnya, anak-anak ibarat kertas putih dan orangtua yang harus menulis hal-hal indah dan terbaik untuk masa depan mereka, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, karena mereka juga adalah Generasi Emas Indonesia.
“Hari ini kami melakukan pengobatan gratis yang diawali dengan pemeriksaan dari tim Dokter PINTI. Kami memberikan kepada para siswa obat-obatan, seperti obat cacing dan vitamin A,” jelasnya.
Ketua Umum PINTI Pusat dr. Metta agustina yang hadir langsung pada kegiatan itu mengakui bahwa PINTI bermitra dengan Kementerian PPPA, khususnya pada peeayaan Hari Anak Nasional.
Bersama Kementerian PPPA, sejak Juli lalu mereka sudah menggelar aneka kegiatan yang dimulai dari Kampung Pemulung Bantar Gebang, di Ende, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
“Hari ini kami melakukan pengobatan gratis kepada 150 anak. Kami menyiapkan obat umum, vitamin A, susu, roti, telur dan pisang. Hal ini kami lakukan karena anak berkebutuhan khusus lebih kompleks kesehatan mereka,”pungkasnya. (MI)