Mantan Anggota DPRD Ngada Sebut Politik Pelayanan Christian-Serena Bisa Kalahkan Politik Uang

Kupang,nwartapedia.com – Mantan Anggota DPRD Kabupaten Ngada periode 2014-2019, Veronika Ulle Bhoga menyebut kampanye politik pelayanan yang dilakukan oleh calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, dr. Christian Widodo dan Serena Francis (CS’an) dengan pengobatan gratis bisa mengalahkan politik uang.

Hal ini disampaikan oleh Veronika Ulle Bhoga disela-sela kegiatan Konsolidasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kupang yang berlangsung di Hotel kristal pasa Sabtu (05/10/2024).

Menurutnya, kampanye yang selama ini kebanyakan dilakukan adalah politik uang, ada juga yang mempunyai politik gagasan menjual gagasan tanpa uang.

“Pengobatan gratis yang dilakukan oleh paket CS’an mempunyai gagasan Politik pelayanan yang bisa mengalahkan uang,”ungkapnya..

Sebagai seorang mantan pejabat, Veronika menilai pengobatan gratis yang selama ini dijalani oleh Dr. Christian Widodo yang sudah berlangsung selama 8 tahun adalah sesuatu yang sangat istimewa.

“Saya melihat pelayanan ini merupakan manifestasi atau aplikasi prinsip Dokter Christian adalah pelayanan dari hati dan bukan karena uang,”kata mantan pengajar di SMAN 2 dan Widyasara LPMP NTT.

Memberikan dukungan kepada paket CS’an bagi Veronika adalah sebagai tokoh masyarakat dan tokoh perempuan yang ada di Kota Kupang.

“Saya memberikan dukungan sesuai panggilan hati, tidak membawa unsur manapun termasuk dari partai politik tetapi sebagai tokoh masyarakat dan tokoh perempuan,”ucapnya.

menurutnya, melakukan karya nyata berupa pengobatan gratis adalah suatu ciri khas dari Dokter Christian Widodo bagi kesehatan masyarakat.

“Dokter Christian tidak memperdulikan yang dilayani bakal pilih atau tidak tetapi dia tetap memberikan diri untuk kesehatan masyarakat di Kota Kupang,”ujarnya.

“Kalau dipikirkan menjadi anggota DPRD Provinsi mempunyai gaji yang besar tetapi panggilan hati sehingga dia mampu meninggalkan DPRD Provinsi NTT dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,”tambahnya lagi.

Baginya, ini adalah sesuatu yang luar biasa karena Dokter Christian Widodo adalah sosok yang cinta dan peduli terhadap kesehatan masyarakat.

“Selama ini tidak ada pemimpin yang melayani dari hati, memang ada tetapi begitu-begitu saja, figur Dokter Christian sangat murah hati dan rendah hati. Orang kalau memberi dari hati akan membekas dan terpatri susah dilupakan tetapi memberi dengan uang ketika habis bisa dilupakan,”kata Veronika.

Veronika memberikan dukungan yang sepenuhnya dan bersedia menjual peket CS’an kepada masyarakat Kota Kupang dalam ajang Pilkada November mendatang.

“Saya bersedia menjual pekat CS’an di Pilkada Kota Kupang karena di sini dia bukan hanya omong-omong tetapi melakukan pelayanan kesehatan dan sudah berjalan selama 8 tahun bukan baru maju calon Walikota Kupang,”ucapnya.

Ia berharap masyarakat Kota Kupang dapat lebih pandai untuk memilih pemimpin yang mau melayani dengan tulus.

“Saya berharap lima tahun kedepan, Kota Kupang dipimpin oleh Dokter Christian widodo dan Serena Francis nomor urut 5 menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Projo Kota Kupang Resmi Dukung Paket Christian-Serena di Pilkada Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Kota Kupang bersama Pengurus Projo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) dukungan kepada pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang periode 2024-2029, dr. Christian Widodo dan Serena Francies pada Senin, 7 Oktober 2024.

Dukungan tersebut menandai komitmen kuat Projo dalam mendukung pasangan tersebut untuk memimpin Kota Kupang ke arah yang lebih baik.

Ketua Projo Kota Kupang, Jemes Faot menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan hasil dari proses panjang dan pertimbangan matang yang dilakukan oleh pihak Projo.

“Kami melihat visi dan misi pasangan Christian Widodo dan Serena Francis sejalan dengan cita-cita Projo untuk memajukan bangsa, khususnya di daerah,” ungkapnya.

Menurut Faot, Projo Kota Kupang telah melakukan kajian mendalam mengenai visi misi pasangan calon ini.

Dukungan tersebut, lanjutnya, bukan hanya sekedar formalitas, melainkan sebuah komitmen untuk bersama-sama membangun Kota Kupang yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Sementara itu calon Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan oleh Projo.

“Dukungan ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus berjuang dan bekerja keras dalam mewujudkan visi dan misi kami, yaitu membangun Kota Kupang yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” ujar Christian dengan penuh semangat.

Ia juga berharap bahwa dengan adanya dukungan dari Projo Kota Kupang, kekuatan kolaborasi dalam memenangkan Pilkada Kota Kupang 2024 akan semakin kuat.

“Dukungan dari Projo ini adalah bukti nyata bahwa perjuangan kami untuk membangun Kota Kupang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kami akan terus berupaya untuk mewujudkan harapan masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Kemudian Pengurus Projo Provinsi NTT menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Projo untuk mendukung kader-kader terbaik di seluruh Indonesia.

“Kami percaya bahwa pasangan Christian Widodo dan Serena Francis mampu membawa perubahan positif bagi Kota Kupang,” tegas salah satu pengurus Projo NTT yang hadir dalam acara tersebut.

Serah terima SK dukungan ini diharapkan dapat memperkuat tekad pasangan Christian Widodo dan Serena Francies dalam memenangkan Pilkada Kota Kupang 2024.

Dengan bergabungnya Projo dalam barisan pendukung, kekuatan politik pasangan ini diyakini akan semakin solid.

Projo Kota Kupang dan Projo Provinsi NTT menyatakan kesiapan untuk berjuang bersama-sama dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Kota Kupang yang lebih sejahtera, adil, dan maju.

Acara ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pasangan Christian Widodo dan Serena Francis untuk meraih kemenangan dalam Pilkada 2024, serta untuk memperkuat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat yang mendukung perjuangan mereka. (Tim)




INTI NTT Ucap Terima Kasih Kepada Kemen PPPA Untuk Aksi Kemanusiaan Bagi Siswa SLB

Kupang,nwartapedia.com – Perhimpunan Indonesia Thionghoa (INTI) mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang telah melibatkan Perhimpunan Perempuan Indonesia Thionghoa (PINTI) memilih Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu tempat untuk aksi kemanusiaan. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua INTI NTT, Ir. Theo Widodo saat kegiatan Kunjungan Kerja Kemen PPPA dalam rangka bakti sosial dan koordinasi untuk mencegah kekerasan terhadap anak di Kota Kupang dengan menggelar pengobatan gratis bagi siswa SLB Pembina dan SLB Negeri Kota Raja Kupang yang bertempat di SLB Pembina, Penfui, Kota Kupang, Senin (7/10/2024).

“INTI NTT mengucapkan terima kasih kepada kementerian PPPA yang telah memilih NTT menjadi pusat dari bantuan aksi kemanusiaan ini,”ucapnya. 

Theo Widodo yang juga merupakan ayah dari calon Walikota Kupang, dr. Christian Widodo ini berharap kemitraan yang telah terjalin untuk kegiatan kemanusiaan ini terus berkelanjutan.

“Saya berharap bahwa tahun-tahun mendatang kegiatan seperti ini akan terus berlangsung di NTT,”ungkapnya.

Theo Widodo menambahkan, pihaknya berharap Kemen PPPA terus menjadi mitra untuk memberikan perhatian kepada anak-anak NTT.

“Pinti siap menjadi mitra dan mendukung program ini’tambahnya. 

Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian PPPA, Ciput Eka Purwianti S.Si, MA  mengungkapkan, untuk menggelar kegiatan pengobatan gratis ini, pihaknya bermitra dengan PINTI yang para anggotanya berprofesi sebagai dokter.

“Kami tidak memilih PINTI tetapi PINTI yang melibatkan diri dan memilih anak-anak Indonesia,”ujarnya.. 

Ia menjelaskan, pihaknya dari Kemen PPPA berharap kepada komunitas yang mempunyai kepedulian terhadap ana-anak Indonesia untuk bergabung.

“Kami juga ingin mengundang semua komunitas dan organisasi yang punya kepedulian kepada anak-anak Indonesia bergabung bersama kemen PPPA,”kata Ciput Eka.

Ciput Eka menambahkan, kegiatan ini adalah program tahunan mulai dari bulan Juni hingga November 2024 dalam rangka Hari Anak Nasional. 

“Karena tanggal 20 November adalah Hari Anak Internasional jadi ada rangkaian kegatan edukasi, sosial dan memberikan ruang partisipasi anak untuk menyampaikan pendapat dan keluhan,”tambahnya..

Menurutnya, anak-anak ibarat kertas putih dan  orangtua yang harus menulis hal-hal indah dan terbaik untuk masa depan mereka, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, karena mereka juga adalah Generasi Emas Indonesia.

“Hari ini kami melakukan pengobatan gratis yang diawali dengan pemeriksaan dari tim Dokter PINTI. Kami memberikan kepada para siswa obat-obatan, seperti obat cacing dan vitamin A,” jelasnya.

Ketua Umum PINTI Pusat dr. Metta agustina yang hadir langsung pada kegiatan itu mengakui bahwa PINTI bermitra dengan Kementerian PPPA, khususnya pada peeayaan Hari Anak Nasional.

Bersama Kementerian PPPA, sejak Juli lalu mereka sudah menggelar aneka kegiatan yang dimulai dari  Kampung Pemulung Bantar Gebang, di Ende, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

“Hari ini kami melakukan pengobatan gratis kepada 150 anak. Kami menyiapkan obat umum, vitamin A, susu, roti, telur dan pisang. Hal ini kami lakukan karena anak berkebutuhan khusus lebih kompleks kesehatan mereka,”pungkasnya. (MI)




Relawan Batas Indonesia-Timor Leste Resmi Dukung Ansy Jane di Pilgub NTT

Kupang,nwartapedia.com –  Komunitas Relawan Batas Indonesia-Timor Leste yang mencakup wilayah Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, dalam Pemilihan Gubernur NTT 2024. 

Deklarasi ini diadakan di Birafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, dengan dihadiri oleh puluhan relawan  pada Rabu malam, 2 Oktober 2024,

Yohanes Brechmans Ngga’a Rua, Ketua Koordinator Komunitas Relawan, menyampaikan bahwa dukungan ini diberikan karena kepedulian yang ditunjukkan oleh pasangan Ansy-Jane terhadap masyarakat perbatasan yang terdiri dari petani, nelayan, tukang ojek, sopir, penyandang disabilitas, hingga pemulung.

“Kami melihat dua figur yang peduli kepada kami, masyarakat perbatasan yang sederhana. Oleh karena itu, kami membentuk komunitas ini agar bisa berpartisipasi mendukung Kakak Ansy-Jane, dengan cara-cara sederhana namun terorganisir,” kata Yohanes dalam pidatonya.

Yohanes menambahkan bahwa komunitas relawan ini bekerja sama dengan partai politik yang mendukung pasangan Ansy-Jane dan mengikuti arahan dari Bawaslu serta KPU terkait aturan kampanye, seperti pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan sosialisasi yang sesuai dengan regulasi.

“Kami memastikan bahwa kegiatan kami tidak memicu konflik di tengah masyarakat. Selain deklarasi ini, kami juga membentuk dan mengarahkan karakter relawan agar memberikan dampak positif di tiga kabupaten yang kami wakili,” tambahnya.

Dalam penjelasannya, Yohanes menegaskan bahwa semangat relawan semakin kuat untuk memenangkan Ansy-Jane dalam Pilgub NTT 2024. Ia meyakini bahwa pasangan ini memiliki kepedulian, kapasitas, kapabilitas, integritas, dan intelektualitas yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Kami yakin dengan dukungan kecil kami, Kakak Ansy-Jane akan memenangkan Pilgub NTT 2024 dan memimpin NTT hingga 2029,” ujarnya penuh keyakinan.

Selain itu, Yohanes juga mengajak relawan di luar komunitas untuk bersinergi dalam mendukung Ansy-Jane, guna menciptakan komunikasi dan koordinasi yang baik serta menghindari kesalahpahaman antarrelawan.

Ia berharap bahwa komunikasi dan kolaborasi yang terjalin di komunitas perbatasan ini dapat menjadi contoh bagi relawan lainnya di tingkat RT, desa, kecamatan, hingga kabupaten. (Tim)




Ahmad Atang Sebut Kampanye CS’an Melalui Pengobatan Gratis Lebih Efektif dan Membekas di Masyarakat

Kupang,nwartapedia.com – Dalam masa kampanye seperti sekarang ini, banyak cara yang dilakukan oleh para pasangan calon ke masyarakat sebagai konstituen. Ada yang mengunakan media dialog publik, kampanye terbuka, bakti sosial dan sebagainya.

Apa yang dilakukan oleh para kandidat tersebut tidak salah, karena kerja-kerja seperti itu akan mendekatkan Paslon dengan masyarakat.

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) Dr. Ahmad Atang menyoroti kampanye dengan kerja nyata melalui pengobatan gratis yang selama ini dilakukan oleh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, dr. Christian widodo dan serena francis (CS’an). Menurutnya jauh lebih efektif karena akan membekas di hati masyarakat.

“Pasangan dr. Christian Widodo dan Serena Francis melakukan kampanye sekaligus pengobatan gratis. Dilihat dari model ini sebenarnya bukan pertama kali dilakukan tetapi sudah berjalan selama 8 tahun karena dr. Christian punya atensi terhadap kesehatan masyarakat Kota Kupang,”ungkapnya pada Jumad (04/10/2024).
 

Menurutnya, hal ini penting mengingat dengan gerakan ini setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat soal kesehatan.

“Jadi pengobatan gratis ini bukan karena beliau menjadi calon walikota baru dilakukan namun sudah menjadi misinya sebagai seorang dokter yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,”kata Pengajar di UMK sekaligus UNDANA ini. 

Ahmad Atang menjelaskan, walaupun diakui bahwa apa yang dilakukan oleh pasangan CS’an dalam momentum Pilkada tentu akan dibaca kalau punya motif politik. 

“Persepsi seperti itu sah-sah saja, namun semua berpulang ke masyarakat pemilih,”jelasnya. 

Ahmad Atang memandang, jika apa yang dilakukan oleh pasangan dr. Cristian-Serena memiliki asas manfaat tentu masyarakat akan memberi apresiasi dengan dukungan.

“Tetapi jika sebaliknya pun tidak masalah karena kerja nyata ini sudah merupakan keharusan bagi Dokter Christian tanpa mengharapkan imbalan apapun,”pungkasnya. (Tim)




Pengamat Politik UMK Nilai Jokowi Berharap Christian-Serena Pimpin Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) Dr. Ahmad Atang menilai Jokowi tentu berharap banyak agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada pasangan Christian Widodo dan Serena Francis untuk memimpin Kota Kupang. 

Opini Ahmad Atang itu berdasarkan pada kedekatan antara Jokowi dan dr. Christian Widodo disela-sela kunjunannya di Kota Kupang beberapa hari yang lalu.

“Salah satu figur yang mendorong dr. Christian maju sebagai calon walikota adalah Presiden Jokowi ini menunjukan bahwa hubungan antara dr. Christian Widodo dengan Jokowi begitu dekat,”kata Ahmat Atang pada Jumad (03/10/2024).

Menurut Ahmad atang, kedekatan ini selain karena relasi politik sebagai Ketua DPW PSI Provinsi NTT, akan tetapi dr. Christian Widodo dan Jokowi memiliki hubungan sebagai keluarga. 

“Maka pertemuan Jokowi dan Christian di sela-sela kunjungan Presiden di Kupang beberapa hari lalu merupakan gambaran antara bapak dan anak,”ungkapnya.

Ahmad Atang melihat, dukungan Jokowi terhadap pasangan Dokter Christian Widodo-Serena Francis tidak saja dalam kapasitas sebagai presiden tetapi juga secara pribadi. 

“Walaupun Jokowi tidak lagi menjadi presiden lagi, tetapi beliau tentu masih memiliki akses untuk membantu Kota Kupang melalui dr. Christian Widodo,”ucapnya.

Baginya, di akhir masa jabatan, Jokowi masih menyisihkan waktu untuk berkunjung ke NTT guna meresmikan sarana infrastruktur jalan di Naioni dan bendungan Temef di TTS. 

“Maka terhitung sejak menjadi presiden selama dua periode, sudah 22 kali Jokowi mengunjungi NTT. Ini memberikan gambaran bahwa posisi NTT begitu penting bagi presiden,”ucapnya. 

Ia menyebut, tanggal 20 Oktober mendatang, Jokowi akan mengakhiri jabatannya sebagai Presiden, maka semangat Jokowi harus menjadi spirit bagi warga NTT untuk bergerak maju dengan memanfaatkan apa yang telah dibuat Jokowi untuk masyarakat.

“Oleh karena itu, sebagai rakyat NTT kita perlu memberikan apresiasi yang tinggi kepada Jokowi,”pungkasnya. (MI)




Deklarasi Ribuan Relawan Pro Jane Kota kupang Siap Menangkan Ansy-Jane

Kupang,nwartapedia.com – Ribuan relawan Pro Jane Kota Kupang mendeklarasikan dukungan ke Pasangan Calon (Paslon) 01 Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto (Ansy-Jane) di Pilkada NTT 27 November 2024 mendatang.

Deklarasi Ansy-Jane berlangsung di Alun-Alun Kota Kupang pada Selasa sore, 01 Oktober 2024, dihadiri kurang lebih 1000 relawan Pro Jane Kota Kupang, yang dikemas dengan kampanye Rapat terbatas Cagub – Cawagub NTT Ansy- Jane.

Jane Natalia pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada simpatisan Ansy-Jane yang sepenuh hati memberikan dukungan kepada Calon Wakil Gubernur NTT, Jane Natalia Suryanto, perempuan tunggal di perhelatan Pilgub NTT tahun 2024. 

Hal ini merupakan dasar dan dorongan utama Ribuan Relawan Pro Jane Kota Kupang, untuk mendukung Ansy-Jane sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di Pilkada NTT 2024.

 

Ketua Relawan Pro Jane, Maxi Ndun kepada media menjelaskan, bahwa Relawan Pro Jane tidak punya afiliasi ke partai politik manapun di Kota Kupang. Relawan Pro Jane fokus pada kerja tim untuk mendukung dan menyukseskan kemenangan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ansy-Jane di Pilkada NTT.

“Relawan Pro Jane dari 6 kecamatan dan 51 kelurahan di Kota Kupang bekerja all out door to door untuk mensosialisasikan Program kerja dan visi misi ANSY-JANE,” imbuh Maxi Ndun.

Dengan kekuatan yang sudah terbentuk di seluruh kelurahan di Kota Kupang, Maxi Ndun percaya diri ANSY – JANE akan memenangkan hari rakyat  dan memenangkan Pilkada ini di tanggal 27 November 2024 mendatang.

Sementara itu, Calon Gubernur NTT Nomor 1 Ansy Lema yang turut hadir pada kesempatan itu memberikan motivasi, agar Relawan Pro Jane berkerja cerdas dan Ikhlas. 

Ia mengaku Pilkada NTT kali ini sangat berkualitas, dikarenakan para kandidat merupakan putra-putri terbaik NTT, yang pintar dan mempunyai kapabilitas yang baik di bidangnya masing-masing. 

Menurut Ansy, dua periode dirinya menjadi DPR RI sudah  ia buktikan dengan memperjuangkan NTT di Pusat. “Dan Kaka Jane telah menjadi pelengkap perjuangan itu untuk memimpin NTT ke depan,” tandasnya.

Sumber: matalinenews.com




Membanggakan, La Moringa Terpilih Menjamu Presiden Jokowi di Bendungan Temef

Kupang,mwartapedia.com – Menjadi suatu kebanggaan bagi Resto La Moringa karena terpilih untuk menjamu Presiden RI, Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja meresmikan bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa (02/10/2024).

CEO La Moringa, Dr. Andre Hartanto kepada media ini menuturkan, pihaknya merasa bangga bisa melayani dan menghidangkan sejumlah menu untuk orang nomor satu di republik ini.

“Menjadi suatu kebanggaan dan kado terindah bagi kami karena kemarin pada saat peresmian bendungan Temef, La Moringa dipercaya untuk melayani jamuan Bapak Presiden,”ujarnya pada Kamis (03/10/2024).

Dokter Andre mengatakan, setelah melewati pemeriksan yang ketat oleh BPOM dan protokol istana, La Moringa dinyatakan lulus karena menu makanannya tidak tercemar oleh racun maupun logam berat. 

“Kami merasa bangga karena produk atau bahan asli NTT yakni daun kelor dan shorgum dimanfaatkan dengan sentuhan inovasi dan teknologi moderen menjadi olahan pangan yang baik untuk menjamu Bapak Presiden,”ungkapnya.

Dokter Andre mengaku, melakukan persiapan hanya dengan dua hari saja, yaitu sejak hari Sabtu atau dua hari sebelum Jokowi berkunjung ke TTS membuat pihaknya harus all out untuk menunjukan sikap yang profesional.

“Dalam rangka hilirisasi produk bahan baku lokal, La Moringa telah menunjukan eksistensinya sebagai salah satu UMKM dan juga resto NTT yang terus berkembang bahkan produknya sudah diekspor sampai beberapa negara di dunia,”sebut Dokter Andre.

Ia menjelaskan, segala menu untuk presiden dipilih langsung oleh staf kepresidenan.

“Menu yang kami suguhkan untuk Bapak Presiden yakni Se’i Sapi Crispy, Se’i Sapi Original, Daging Sapi Kete, Sate Ayam Persatuan, Sup Daging Sapi Brenebon, Sayur Kelor Bunga Pepaya dan Bakwan Kelor Ayam Udang. Minuman adalah Teh Daun Kelor dan Kopi Khas NTT,”jelasnya.

Selama menjamu presiden, pihaknya mengaku tidak menerima komplain apapun dari pihak istana.

 “Puji Tuhan tidak ada komen negatif. Bahkan mereka puas. Itu disampaikan salah satu tim atau staf mereka yang memesan tempat kami. Banyak pengalaman berharga satu hari itu,”pungkasnya. (MI)