Kolaborasi 13 Executive Chef Sajikan 250 Hidangan Makanan Laut Lokal dan Internasional di Archipelago Food Festival

                                   

Atas: Para Executive Chef dari Archipelago International di acara  Archipelago Food Festival – favehotel Pamanukan

Kupang.mwartapedia.com  – Archipelago Food Festival: Pamanukan Culinary Feast sukses digelar dengan tema “Ocean Odyssey Sea Fest – A Celebration of Seafood Delights.


Acara yang berlangsung pada Jumat, 30 Agustus 2024 di favehotel Pamanukan ini menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Ini merupakan acara Archipelago Food Festival ke-34 yang sudah diadakan oleh Archipelago International.


Festival kuliner ini menampilkan keahlian luar biasa dari 13 Executive Chef dari Archipelago International yaitu Santoso Windoe – Corporate Executive Chef, Risman Sukmawan- Corporate Pastry Chef, Riswan Pramudia- favehotel Pamanukan, Sukma Nuryadinata – Grand Aston Puncak Hotel & Resort, Faiz Firmansyah Ma’ruf- Aston Cilegon Boutique Hotel, Ujang Rahmat – favehotel Hypersquare, Febrian Sjarif – Aston Pasteur, Moh Nurus – favehotel Karawang, Sigit Hendrawan – Harper Cikarang, Ari Gusti  – favehotel Gatot Subroto, Riyan Syaban Pamungkas – Aston Pasteur Bandung, Husni Thamrin – Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center, dan Bayu Sidiq Tresna – Grand Aston Puncak Hotel & Resort. Para Executive Chef ini juga menyajikan sebanyak 250 hidangan istimewa. 


Kiri ke kanan: Para Executive Chef menyajikan makanan di Archipelago Food Festival, Media Briefing, Seafood live cooking dari Executive Chefs


Beragam hidangan ini mencakup makanan tradisional hingga internasional, dengan fokus utama pada makanan olahan laut seperti; Japanese Octopus Salad, Sashimi, Tenggiri Pan Seared, Swordfish, Prawn Scampi with Butter Chives Sauce, Pan Seared Lobster, dan masih banyak lagi. Beberapa menu yang disajikan menggunakan bahan yang disediakan oleh tambak lokal seperti oyster dan juga udang. selain itu, untuk memastikan kepuasan semua tamu dengan menu beragam, para chef juga menyediakan juga berbagai pilihan hidangan dari bahan daging ayam, daging sapi, dan daging kambing. Untuk hidangan penutup, tersedia pilihan pastry terbaik seperti Watermelon Granita, Fave Sunset, dan Lemongrass Tart.


“Archipelago International berkomitmen untuk terus menghadirkan acara-acara berkualitas tinggi yang mempromosikan kekayaan kuliner khususnya kuliner nusantara. Archipelago Food Festival diselenggarakan sebagai wadah para pecinta kuliner. Kali ini kami mengangkat menu olahan laut yang ada banyak sekali variannya. Ini juga sebagai bukti makanan produk lokal juga bisa diolah dengan cita rasa international,” imbuh Chef Windoe selaku Executive Chef Archipelago International. 


Archipelago Food Festival diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat, terutama dari Subang, Indramayu, dan Pamanukan. Acara ini menunjukkan bahwa favehotel Pamanukan tidak hanya menaruh fokus pada kepuasan tamu dalam pelayanan, tetapi juga berupaya terus memberikan kesan dan pengalaman menarik melalui festival kuliner yang terbuka untuk umum.


“Kami ingin mengajak para tamu untuk merasakan sebuah perjalanan kuliner, di mana hidangan laut menjadi pusat perhatian. Festival makanan ini merayakan cita rasa otentik dari pesisir pantai, khususnya di Pamanukan. Kami turut mengundang para tamu untuk merasakan semangat para chef dalam mengubah hasil tangkapan laut lokal yang segar menjadi hidangan yang luar biasa,” ucap Winston Hanes, Vice President Operations Archipelago International

Selama acara berlangsung, para tamu menikmati suasana yang penuh hiburan, dengan pertunjukan magician night dari Rudy Sulap dan penampilan modern dance dari UBC Dance Cirebon. Acara ini ditutup dengan spektakuler oleh serangkaian kembang api, dan berhasil menarik perhatian banyak pengunjung serta memberikan pengalaman kuliner yang unik dan memuaskan.


“Kami sangat bangga dapat kembali dipercaya menyelenggarakan acara Archipelago Food Festival pada tahun ini. Ini merupakan salah satu komitmen kami kepada seluuruh pelaggan setia favehotel Pamanukan untuk terus memberikan pengalaman kuliner yang tidak terlupakan, yaitu dengan terus menyelenggarakan acara festival kuliner setidaknya 2 kali dalam setahun,”ujar Bintang Adhipradipta selaku General Manager Favehotel Pamanukan. 


Tentang Archipelago International


Grup perhotelan swasta terbesar di Asia Tenggara, dengan lebih dari 45.000 kamar dan residence di lebih dari 200 lokasi di seluruh Asia Tenggara, Karibia, Timur Tengah, dan Oseania. Perusahaan hotel terpercaya dengan rekam jejak panjang dan portofolio dari 12 merek pemenang penghargaan termasuk Aston, Aston Collection Hotels, Alana, Huxley, Kamuela, Avanika, Harper, Quest, Hotel Neo, fave, Nordic, dan Powered by Archipelago. (***)




Gerakan Pemuda Diaspora Flores Timur Deklarasi Dukung Christian Widodo–Serena Francis


Kupang,mwartapedia.com – Jelang Pilkada serentak November mendatang, sejumlah komunitas mulai mengarahkan dukungan kepada para bakal calon kandidat, begitu juga dilakukan oleh Gerakan Pemuda Diaspora Flores Timur.


Mereka mendeklarasikan dukungan untuk calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis (CS’an) yang berlangsung di Klinik Kupang Graha Medika, Kelurahan TDM pada Senin (02/9/2024).


Sekretaris Gempar, Trisno Tokan mewakili Ketua Gempar dalam kata sambutannya  menyebut, semangat Gemar mendukung paket CS’an diambil dari pepatah  Abraham Lincoln Presiden Amerika Serikat ke 16 yang mengatakan bahwa Jika ingin menguji karakter sejati pria, berikan dia kekuasaan. 


“Dalam ruang diskusi, kami sudah menemukan bahwa memang kekuasaan itu sudah diberikan kepada Pak Christian Widodo yang sudah diberikan mandat sebagai Ketua DPW PSI NTT dan Anggota DPRD Provinsi dua periode sehingga kami memberikan dukungan sepenuhnya kepada paket CS’an,”kata Trisno. 


Ia juga menjelaskan alasan dari Gempar memberikan dukungna kepada paket CS’an adalah bahwa dukungan yang diberiakan kepada paket CS’an karena pengurus Gempar terdiri dari barisan anak muda sehingga mempunyai persamaan persepsi dan perjuangan.


“Kami mempunyai alasan untuk memberikan dukungan kepada paket CS’an terdiri dari orang-orang muda kami mempercayakan orang muda juga yang harus memimpin kota, harapannya dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat sehinga Pak Christian sebagai seorang calon orang muda yang energik dan potensial sebagai pemimpin Kota Kupang lima tahun mendatang,”ungkapnya.


Dokter Christian Widodo pada kesemparan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Gempar yang hadir memberikan dukungan untuk paket CS’an.


“Terimalah rasa hormat saya dari lubuk hati yang paling dalam kepada Gempar bersama pengurus dan orang tua yang diwakilkan, inilah sumber-sumber kekuatan CS’an yang nanti akan memenangkan kita,”ucapnya. 


Baginya, kedatangan dukungan dari berbagai pihak memberikan semangat dan energi baru bagi perjuangannya.


“Kita semua akan bergerak bersama dalam satu perahu dan inilah yang membuat saya selalu mendapat energi baru. Potensi kekuatan kita sebenarnya ada di komunitas, diapora dan tampa ini semua Christian – Serena bukanlah siapa-siapa,”kata Dokter Christian Widodo.


Sementara itu, Michael Beda mewakili orang tua dari Gempar membacakan pernyataan sikap Gempar di Pilkada Kota Kupang. 


Inilah kutipan pernyataan sikap Gerakan Pemuda flores Timur dalam Pilkada Kota Kupang. 


Pilkada serentak kali ini merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan 5 tahun ke depan.Begitupun dengan masyarakat Kota Kupang. Keputusan untuk menentukan siapa yang layak memimpin Kota Kupang 5 ke depan akan menentukan pula, seperti apa dan bagaimana arah pembangunan kota ini.


Hari ini, Gempar Flores Timur Kupang sebagai komunitas anak muda diaspora lintas profesi, dengan berbagai pertimbangan telah memutuskan untuk memberikan dukungan penuh terhadap gerakan politik yang diusung dr. Cristian Widodo – Serena Francis.


Pilkada serentak kali ini merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan 5 tahun ke depan.


Begitupun dengan masyarakat Kota Kupang. Keputusan untuk menentukan siapa yang layak memimpin Kota Kupang 5 ke depan akan menentukan pula, seperti apa dan bagaimana arah pembangunan kota ini.


Hari ini, Gempar Flores Timur Kupang sebagai komunitas anak muda diaspora lintas profesi, dengan berbagai pertimbangan telah memutuskan untuk memberikan dukungan penuh terhadap gerakan politik yang diusung dr. Cristian Widodo – Serena Francis.


Keputusan untuk memberikan dukungan kepada paket calon walikota ini tentu lahir dari berbagai pertimbangan, dan saya sebagai orang tua, meyakini bahwa keputusan ini berangkat dari diskusi yang panjang dan alot, dan berdasarkan pada pertimbangan-pertimbangan yang obyektif dan rasional.


Sebagai orang yang dituakan, saya mendukung keputusan Gempar dan berharap agar momentum pilkada kali ini bisa menjadi ruang pertarungan gagasan, ruang dimana masyarakat dibawa lebih dewasa dalam berdemokrasi..


Saya berharap Keterlibatan GEMPAR dalam gerakan politik yang diusung dr Cristian Widodo-Serena Francis harus berdampak pada pendewasaan masyarakat awam dalam berdemokrasi. Gempar harus bisa memberi warna melalui edukasi-edukasi politik yang sehat dan positif.


Terakhir, saya berharap agar komitmen dukungan yang dibangun hari ini harus mampu diwujudnyatakan dalam gerakan-gerakan praksis, agar berdampak pada kemenangan sesuai dengan harapan bersama. Terimakasih. (MI)




Pemkot Kupang Gelar Festival Terbaik Untuk Rakyat Tahun 2024

Kupang,mwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata Kota Kupang menggelar Festival Terbaik Untuk Rakyat Tahun 2024. Event tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd. Jum’at (30/8) malam bertempat di Alun-Alun Kota yang berlokasi di Kelapa Lima.


 Hadir mendampingi Penjabat Wali Kota, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, SH., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita lega, SH., dan Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang  Yanuar Dally, SH., M.Si.


Hadir pula Ketua DPRD Kota Kupang sementara, Richard Elvis Odja, Kajari Kota Kupang Hotma Tambunan, S.H., M.Hum., Danramil 1604 -01/Kota, Mayor Inf. Hendri Dunant, S.I.P., Kapolsek Kelapa Lima, AKP. Jemy O. Noke, SH., para Pimpinan Perangkat Daerah, para Pengurus DWP Kota Kupang, para Pengurus Dekranasda Kota Kupang, sejumlah Lurah dan Camat, para sponsor serta tamu undangan lainnya.


Penjabat Wali Kota dalam sambutannya mengapresiasi Dinas Pariwisata Kota Kupang dan semua pihak yang telah bekerja keras hingga event ini terselenggara. Pj. Wali Kota juga mengapresiasi atas kerja keras para seniman, pengrajin dan seluruh pelaku budaya yang turut berpartisipasi karena masih memiliki semangat melestarikan warisan budaya. 


Dia meyakini bahwa dengan kolaborasi yang baik event tersebut akan mampu ditingkatkan kualitasnya di tahun-tahun yang akan datang. 


Menurutnya, festival ini merupakan wujud nyata komitmen bersama semua pihak untuk melestarikan kebudayan lokal sebagai bagian dari identitas pribadi masing-masing. 


Dikatakannya, sarung tenun bukan hanya sekedar kain tapi juga simbol keindahan, ketekunan dan tentunya merupakan kearifan yang diwariskan lintas generasi.


“Di dalam sarung tenun ada unsur seni dan cerita, ada perjuangan, ada doa dan harapan yang mencerminkan kehidupan masyarakat tempo dulu maupun masa kini. Sarung tenun ini merupakan identitas diri, harga diri dan karakter dari masyarakat etnis se-Nusa Tenggara Timur. Karena itu, kekayaan yang dimiliki ini patut di-festival-kan secara masif tidak hanya di tingkat kota tapi juga tingkat kelurahan yang sementara berlangsung secara masif beberapa minggu ini,” ujarnya.


Diakuinya, festival ini membuktikan bahwa produk budaya kita khususnya sarung tenun memiliki daya tarik yang kuat hingga pada level international. 


Untuk itu, Pemerintah telah menjadikan sarung tenun sebagai salah satu busana yang digunakan oleh seluruh ASN pada hari kerja tertentu sebagai bentuk dukungan dalam melestarikan kekayaan intelektual dan juga mempromosikannya. 


Linus juga berharap agar lewat festival ini, identitas budaya dan tali persaudaraan lintas etnis, lintas suku, lintas bangsa yang tumbuh dan berkembang di Kota Kupang sebagai ibu kota propinsi yang penuh dengan keberagaman ini dapat semakin dipererat dari waktu ke waktu.


Mengakhiri sambutannya, Penjabat Wali Kota mengingatkan seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang untuk bersikap netral ditengah hajatan politik yang sementara berlangsung karena ASN merupakan pelayan masyarakat. Menurutnya, tanpa bersikap netral maka sendi-sendi pelayanan akan tercabik-cabik. Namun demikian, Linus optimis bahwa melalui koordinasi yang baik dari seluruh perangkat pemerintah, pimpinan OPD dan Forkompimda upaya mewujudkan pemilu yang beradab dapat terlaksana.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Margaritha Salean, SE., M.A.P. saat membacakan lapora panitia menyebutkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan festival terbaik untuk rakyat 2024 adalah melestarikan serta mempromosikan adat serta budaya daerah yang ada di Kota Kupang, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya penenun serta untuk membangkitkan kebanggaan dikalangan generasi muda dan kaum milenial terhadap kain sarung NTT.


“Kota Kupang sebagai miniatur provinsi Nusa Tenggara Timur dengan berbagai ciri khas sarung tenun dari beragam etnis memiliki filosofi berbeda-beda dan unik untuk itu lewat Festival Terbaik Untuk Rakyat Tahun 2024 ini, sarung tenunan khas Nusa Tenggara Timur diberikan tempat untuk dapat menunjukan daya tariknya sebagai salah satu kekayaan intelektual yang eksotik,” jelasnya.


Pembukaan festival ditandai dengan alunan petikan alat musik sasando yang dimainkan oleh Gianina Meok dan Ricky Pingga serta penampilan tarian masal Kebalai yang juga diikuti oleh Penjabat Wali Kota juga para tamu undangan yang hadir.


Dalam festival juga disuguhkan dengan sederat kegiatan yaitu lomba fashion show sarung NTT, Local Expo, penampilan tari masal daerah NTT oleh IKKEF Kota Kupang, perwakilan dari kelurahan Manutapen dan kelurahan Naimata, juga Penampilan Musik Sasando dan Live Music. (***)