4 Pilar Kepemimpinan Jadi Modal Pertimbangan Memilih Kepala Daerah

 Oleh: David Kenenbudi


Kupang,mwartapedia.com –  Ada yang entah tersinggung atau iseng bertanya “Seperti apa Pemimpin yang Benar?” Jawabannya lagi-lagi SULIT..


Namun ada 4 Pilar Kepemimpinan (dalam Ilmu Manajemen) yang bisa jadi modal pertimbangan untuk memilih Kepala Daerah yakni  Integritas, Kapabilitas, Otoritas dan Karitas.


INTEGRITAS


Basis dari Integritas adalah karakter dan perilaku etis. integritas bermain pada aspek moral dan sifatnya sangat personal.


Dimana pikiran, Perkataan dan perbuatannya sejalan. Ketat memegang komitmen dan konsisten menjalankan prinsip-prinsip kebenaran universal.


KAPABILITAS


Dalam Ilmu Manajemen, Kapabilitas merupakan gabungan dari motivasi, pengetahuan dan ketrampilan.


Orang yang memiliki kapabilitas berarti paham dan ahli akan bidang pekerjaannya. Cara mengukur kapabilitas dari kualitas dan produktifitas.


OTORITAS


Merupakan wewenang jabatan yang basisnya legalitas formal.

Tujuan penting otoritas adalah untuk kemampuan mengorganisir.


Didalamnya termasuk alat untuk menegakkan disiplin dan peraturan dengan jelas, tegas dan tegar.


KARITAS


kalimat populernya; pemimpin adalah pelayan. Penting memiliki sifat rendah hati dan respek kepada orang lain. 


Jabatan diakui sebagai Amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bukan sebagai alat pamer untuk menindas para bawahan


Silahkan masing-masing kita beri nilai pada para Calon/Kandidat sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan.

#sayaharapsayasalah (***)




Emanuel Melkiades Laka Lena Resmi Daftar Bakal Calon Gubernur NTT di PSI

                          


Kupang,mwartapedia.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur di sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT.


Melki Laka Lena bersama sejumlah petinggi pengurus DPD Partai Golkar NTT tiba di sekretariat DPW PSI pada hari Sabtu, tanggal 25 Mei 2024, sekitar pukul 15:24 WITA disambut langsung oleh Ketua DPW PSI NTT, Dokter Christian Widodo, yang hadir bersama jajaran pengurus PSI lainnya. 


Ketua Bapilu PSI NTT, Kanisius To mengatakan bahwa kedatangan Melki Laka Lena merupakan sebuah kebanggan besar bagi PSI.

“Kami dari PSI merasa bangga karena Pak Melki sebagai DPR RI dan Ketua DPD Golkar telah memilih PSI untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur NTT,”ungkapnya.

Ketua DPW PSI Provinsi NTT, Dokter Christian Widodo memberikan apresiasi, baginya kehadiran Melki Laka Lena merupakan suatu kehormatan bagi DPW PSI NTT.

“Kami memberikan apresiasi dan bangga karena kedatangan Pak Melki adalah suatu kehormatan bagi kami dan kami akan menerima berkas ini dengan baik dan sesuai budaya PSI adalah bottom up sehingga kami akan meneruskan sampai di DPP,”ujarnya.

dr. Christian Widodo menyebut, Melki Laka Lena adalah senior yang patut dijadikan contoh bagi PSI untuk belajar agar bisa membawa NTT menjadi lebih baik.

“Saya bangga tokoh dari Kabupaten Ende yang harus diperjuangkan  maka saya hadirkan seluruh pengurus PSI untuk menerima kedatangan Pak  Melki,”kata dr. Christian Widodo yang juga adalah anggota DPRD Provinsi NTT.

dr. Christian Widodo menambahkan,  Melki Laka Lena, yang dikenal sebagai figur berpengalaman dan berpengaruh di Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat membawa perubahan positif melalui sinergi yang baik antara berbagai partai lain seperti PSI.

“Pendaftaran ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan media lokal, mengingat posisi Melki Laka Lena yang cukup strategis dalam kancah politik nasional dan regional,” tambahnya. 

Sementara itu, Bakal Calon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan bahwa kehadirannya di PSI merupakan partai anak muda yang mampu mengajak partai lain untuk berpikir normal.
“Saya senang hari ini bisa datang di PSI NTT karena menurut saya PSI sudah mengajak kita untuk berpikir diluar dari kebiasaan dan mencoba mengajak partai-partai lain berpikir untuk mempraktekan kepentingan publik yang normal,”jelasnya. 
“Dan PSI sebagai partainya anak muda tentu Parti Golkar adalah partai orang tua tetapi paling tidak kami belajar bersama anak muda yang jauh lebih berpengalaman supaya sama-sama mempraktekan maka kami hadir disini mendapat penugasan dari pusat untuk maju sebagai calon Gubernur NTT,”tambahnya.
Ia mengakui, pada Pemilu 2024 yang lalu PSI NTT mendapat pencapaian suara pada pemilihan legislatif  yang sangat signifikan sehingga dirinya berharap agar Partai Golkar dan PSI bisa disatukan.
“Saya pikir PSI mempunyai banyak anak muda terbaik di provinsi dan saya ingin menyerahkan formulir pendaftaran dan prinsipnya kami siap mengikuti semua tahapan dari DPW PSI NTT dan DPP PSI agar ke depan Partai Golkar dan PSI bisa disatukan,”pungkasnya. (MI)