BNN Provinsi NTT Suguhkan Musik Sasando pada CND ke-67 di Austria

Kupang,mwartapedia.com – BNN RI mewakili Indonesia menggelar Pameran dalam side event Pertemuan Commission on Narcotic Drugs (CND) sesi ke-67, di Wina, Austria pada 14 – 20 Maret 2024. Pameran dengan tema “Unity in Diversity In Addresing Drug Challenges”” yang dibuka oleh Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., ini menampillan hasil karya masyarakat binaan BNN seluruh Indonesia, baik dari penyalahguna narkoba, mantan pecandu, maupun masyarakat yang tinggal di kawasan rawan narkoba.


Pameran BNN pada sidang CND ke-67 ini bertujuan untuk memberikan gambaran jelas tentang strategi pemerintah Indonesia untuk melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Kepala BNN pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi masalah narkotika.


Kepala BNNP NTT, Riki Yanuarfi, SH., M.Si turut serta menjadi delegasi dalam pembukaan Side Event Pertemuan CND ke-67 dan juga berpartisipasi langsung dalam Pameran BNN RI dengan menampilkan hasil kerajinan masyarakat binaan di kawasan rawan narkoba yang telah diintervensi Pemberdayaan Masyarakat oleh BNNP NTT hingga tahun 2024. 



Selain itu, yang lebih menarik pada penyelenggaraan pameran BNN RI dalam side event CND ke -67 tahun ini adalah BNN RI menampilkan permainan alat musik khas Nusa Tenggara Timur, yaitu Musik Sasando di booth Pameran BNN RI bersama dengan Pemain Musik Sasando Rote Ndao Provinsi NTT, Sdr. On Nasa.


Berkolaborasi dengan permainan alat musik asal Kalimantan Tengah, yaitu Sape, alunan musik Sasando yang dimainkan berhasil menarik perhatian peserta CND dari berbagai negara perwakilan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB.


Sesuai dengan tema yang diusung dalam pameran, BNN meyakini bahwa persatuan dalam keberagaman merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan permasalahan narkoba di masa kini dan masa mendatang.

#indonesiadrugfree

#indonesiabersinar (***)




Tidak Lolos Ambang Batas, Jane Natalia Suryanto: Perjuangan Kami Belum Selesai

 


Kupang,mwartapedia.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gagal memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen pada Pemilu 2024 namun semangat dari kader PSI tidak akan pernah surut.


“Kita terus semangat karena perjuangan belum selesai,” ungkap Jane Natalia Suryanto Kader PSI yang mendulang 56.055 suara dati daerah pemilihan NTT II (Timor, Rote, Sabu dan Sumba) ketika dihubungi media ini oada Kamis (21/03/2024). 


Jane Suryanto menambahkan, 
sekalipun tidak ada satu pun caleg yang duduk di DPR RI.
Berdasarkan rekapitulasi suara tingkat nasional, PSI hanya mendapat 4.260.169 suara dari total 151.796.630 surat suara yang sah dan hanya mendapat 2,80 persen dari total suara yang sah tetapi dirinya tetap optimis pada prmilu 2029 PSI akan masuk dalam parlemen 



“Tahun 2024 kita belum sukses karena PSI gagal menembus Parlemen tapi kami sudah naik banyak dari 2.7 juta suara di 2019 menjadi 4.2 juta suara di 2024, karena itu kami optimis nanti di 2029 kita akan ada di parlemen,”tambahnya.



 Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang di berikan oleh masyarakat NTT.


“Saya juga mengucapkan terima kasih untuk segenap dukungan masyarakat NTT khususnya dapil Timor, Rote, Sabu dan Sumba dimana saya pribadi mendapatkan 46,055 suara, berarti ada 46 ribu lebih masyarakat yang memberikan dukungan untuk saya pribadi dan saya sangat berterima kasih,”ucapnya. (MI).