Jadi Calon Anggota DPR RI, Christofel Liyanto Perjuangkan UMKM di NTT

Kupang,mwartapedia.com – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Christofel Liyanto,SE berkomitmen akan memperjuangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurut, calon DPR RI Dapil NTT II nomor urut 3 dari partai Gerindra ini, bahwa akar masalah yang menyebabkan NTT menjadi provinsi termiskin adalah kurangnya peningkatan UMKM.


“Jika terpilih menjadi wakil rakyat di DPR RI maka saya akan fokus meningkatkan UMKM di NTT karena kita ketahui bahwa akar masalah sebagai provinsi terbelakang dan termiskin adalan income perkapita jauh artinya penduduk NTT mempunyai penghasilan yang terendah diseluruh Indonesia,”demikian disampaikan oleh Christofel Liyanto,SE saat ditemui media ini di kediamannya pada Senin (25/12/2023).


Bankir sukses ini mempunyai impian menjadi anggota DPR RI merupakan suatu pertimbangan yang sulit karena harus meninggalkan dunia usaha yang sudah dirintis dari nol.

“Seharusnya saya tinggal menikmati hasil kerja saya tetapi saya berpikir hidup ini harus bermakna sehingga perusahan saya sudah diserahkan ke anak-anak muda dan saya ingin berbuat sesuatu yang lebih berdampak positif bagi masyarakat banyak dan satu-satunya cara harus melalui peran serta saya didalam pemerintahan melalui calon anggota DPR RI,”ujarnya.

Dirinya meyakini bahwa DPR RI mempunyai peranan yang sangat penting untuk bisa memberikan masukan kepada pemerintah pusat tentang kondisi ekonomi Provinsi NTT.

“Jika banyak orang menjadi pengusaha dan mampu menyerap tenaga kerja maka tidak ada pengangguran karena semua punya penghasilan yang cukup itulah yang mendorong income perkapita kita tinggi maka NTT bisa keluar dari kemiskinan,”ucapnya Christofel Liyanto.

Christofel Liyanto yang juga sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) ini berharap semua baik itu pemerintah gubernur wali kota maupun legislatif harus terorientasi dan fokus untuk meningkatkan jumlah UMKM.

“Menurut saya yang juga sebagai ketua ISEI yang ahli di bidangnya sudah mempunyai pengalaman kerja dan masa lalu yang sangat erat hubungannya dengan ekonomi khususnya UMKM oleh karena itu saya tahu dan saya ingin pengalaman-pengalaman saya dan kompetensi saya ini jangan disimpan dan dibawa mati tetapi harus dibagikan,”jelasnya.

Sebagai pengusaha yang berasal dari nol, dirinya berharap akan mengimplementasikan apa yang menjadi keahlihan, pengalaman dan ilmu-ilmunya akan dibagikan kepada para pengusaha.

“Kalau pengusaha terlahir dari seorang kaya jika belajar dari dia mungkin agak susah tetapi banyak yang bisa dipelajari dari saya karena terlahir sebagai orang miskin, Saya dari pengusaha yang nol bekerja dari bawah sebagai tenaga profesional dibayar mahal mengumpulkan modal dan berusaha dari kecil berkembang menjadi besar,”ucapnya.

Lebih lanjut, Christofel Liyanto menambahkan, pemerintah harus lebih fokus untuk meningkatkan mental pengusaha dan mental kewirausahaan bagi masyarakat NTT agar banyak orang mau menjadi pengusaha.

“Kita ambil contoh Kota Kupang saja apakah ada seratus orang pengusaha sekarang ini yang mampu menyerap seratus atau dua ratus tenaga kerja dan kalau ada seratus saya ada didalam.  dan jika 200 ribu tenaga kerja di Kota Kupang bisa diserap oleh 1000 pengusaha besar maka Kota Kupang tidak akan mendapatkan kategori miskin,”jelasnya.

Jika terpilih dan dipercayakan oleh masyarakat NTT menjadi wakil rakyat, dirinya akan memperjuangkan agar pemerintah harus memberikn kesempatan dan bekerjasama dengan pengusaha.

“Saya ingin pensiun dari dunia usaha dan mengabdi sebagai DPR RI agar bisa melahirkan lebih banyak para pengusaha muda di NTT dan bagi pengusaha yang sudah ada bagaimana bisa naik kelas,”harapnya. (MI)




Christofel Liyanto: Orang Tua Harus Punya Penghasilan Yang Cukup Untuk Atasi Stunting

                                     


Kupang,mwartapedia.com –  Calon Anggota  Legislatif DPR RI, Christofel Liyanto mengatakan bahwa orang tua harus mempunyai penghasilan yang cukup untuk mengatasi prevalensi stunting yang masih tinggi di Provinsi NTT.


Demikian dismpaikan oleh Calon Anggota  Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat  Republik Indonesia (DPR RI) Dapil NTT II dari partai Gerindra nomor urut 3, Christofel Liyanto, SE saat ditemui media ini di kediamannya pad Senin (25/12/2023).


Christofel Liyanto menjelaskan stunting bukan merupakan suatu pandemi tetapi itu terjadi akibat orang tua tidak mempunyai pekerjaan sehingga dia tidak bisa memberikan nutrisi yang baik untuk anak-anaknya.


“Menurut saya, stunting itu artinya orang tuanya tidak mempunyai penghasilan yang cukup tetapi jika orang tuanya mempunyai penghasilan di bawah 5 juta maka stunting hilang dengan sendirinya,”ungkapnya.


Christofel Liyanto menambahkan, sudah ada program-program pemerintah  untuk menyelesaikan stunting dan tidak menyelesaikan akar masalah tetapi baginya hanya menunda masalah sehingga harus ditolong.


“Disini kita belum mampu membuat orang tuanya mempunyai penghasilan yang cukup tetapi jika orang tua mempunyai penghasilannya 5 juta perbulan mana mungkin anak bisa mengalami stunting, kalau semua orang mempunyai penghasilan diatas 5 juta sebulan maka tidak ada stunting di NTT,”jelasnya.


Baginya, statistik menunjukan bahwa jika suatu negara ingin maju harus mempunyai banyak mengusaha dan minimal dua persen sehingga NTT harus mempunyai banyak pengusha muda.


“Oleh karena itu perlu lebih banyak orang menjadi pengusaha dan pemerintah harus backup, yang paling penting adalah bagaimana semua masyarakat NTT bisa mempunyai penghasilan,”tutur Christofel Liyanto.


Christofel Liyanto yang juga sebagai Ketua  Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sudah mempunyai banyak pengalaman dibidang ekonomi, berharap jika dirinya terpilih sebagai wakil rakyat di Senayan maka akan memperjuangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di NTT.


“Saya ingin pensiun dari dunia usaha dan ingin mengabdi di DPR RI untuk bisa melahirkan banyak pengusaha muda di NTT yang bisa menggantikan saya dan berusaha agar pengusaha yang ada bisa naik kelas,”harapnya.


Bankir sukses ini mempunyai prinsip hidup yaitu kejujuran dan baginya kejujuran adalah merupakan modal yang paling utama.


“Saya mempunyai prinsip hidup yaitu kejujuran dan itu ditanamkan oleh bapak saya, walaupun beliau miskin tetapi saya mendapat berkat dri kejujuran itu. Sebagai pengusaha modal utama saya adalah kejujuran kalau tidak jujur maka kesuksesan yang saat ini 5 tahun kemudian akan hilang,”pungkasnya. (MI)