Ahmad Atang: Ibu Jane Natalia Suryanto Terus Melangkah Jangan Takut Dicap Politik Uang

 



Kupang,mwartapedia.com – Pakar politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Doktor Ahmad Atang menyebut anggota Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil NTT 2 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jane Natalia Suryanto terus melangkah dan jangan takut dicap politik uang.


“Menurut saya, Ibu Jane tidak perlu takut melangkah yang justru merugikan dirinya karena meninggalkan konstituen yang selama ini menjadi sahabatnya karena takut dicap politik uang,”ungkapnya ketika dihubungi media ini pada Senin (07/08/2023).


Pakar politik NTT ini mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Ibu Jane kepada masyarakat NTT yang sudah berlangsung selama 7 tahun merupakan suatu tradisi yang ditanamkan dengan rasa kemanusiaan dan bukan merupakan politik uang.


“Secara normatif apa yang dilakukan oleh Ibu Jane bukan politik uang, namun persepsi publik dan lawan.politik selalu menggunakan setiap hal ini sebagai cara membunuh karakter caleg,”jelasnya.

Baginya, Politik Uang merupakan suatu bentuk pemberian atau janji menyuap seseorang baik supaya orang tersebut tidak menjalankan haknya memilih ataupun supaya mereka menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilu.


“Jadi hal seperti ini tidak perlu perbesar dan biarkan isu ini hilang dengan sendirinya,”kata Dr. Ahmad Atang.


Pemberian dari Ibu Jane menurut Ahmad Atang yaitu pertama, jika dilihat dari momentum memang setiap pemberian yang berdekatan dengan suasana politik pemilu dan Ibu Jane Natalia Suryanto sebagai salah satu caleg, tetap dimaknai sebagai politik uang. 


“Walaupun pemberian tersebut tidak ada sangkut pautnya, maka lawan politik selalu memainkan kedermawanan sebagai isu politik uang,”jelasnya.


Kedua, pemberian yang bermakna politik uang apabila diberikan dan mengajak masyarakat penerima untuk memilih Ibu Jane saat pemilu. 


“Jika pemerberian tanpa mengajak maka tidak dapat dikategorikan sebagai politik uang,”ucapnya.


Ketiga, kategori politik uang apabila diberikan pada saat kampanye, pencoblosan dan perhitungan suara. 


“Jika diluar tiga waktu itu tidak disebut politik uang,”pungkasnya. (MI)




Ahmad Atang Nilai Kunjungan Prabowo ke Markas PSI Adalah Wajar Dalam Dunia Politik

Kupang,mwartapedia.com -Pakar Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, M.Si menilai kunjungan Calon Presiden ke Markas Partai Solidaritas indonesia (PSI) adalah sesuatu yang wajar dalam dunia politik.


“Sebagai salah seorang calon presiden, kunjungan Prabowo Subianto ke markas PSI merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam dunia politik, apalagi saat ini PSI sebagai partai politik belum menentukan pilihan kepada koalisi mana PSI bergabung,”ungkap Dr. Ahmad Atang ketika dihubungi media ini pada Senin tanggal 7 Agustus 2023.


Dr. Ahmad Atang menjelaskan, dengan adanya kunjungan ini memiliki beberapa makna penting secara politik yaitu,


Pertama, kunjungan Prabowo Subianto setidaknya memberi makna bahwa PSI perlu diperhitungkan dalam peta politik pilpres. Walaupun PSI bukan partai yang lolos pemilu 2019 namun secara kualitatif maupun kuantitatif PSI memiliki kader dan massa simpatisan di seluruh Indonesia.


Kedua, kunjungan Prabowo Subianto juga dapat dilihat sebagai bentuk komunikasi dan silaturahmi politik untuk menyamakan persepsi terkait dinamika politik kebangsaan saat ini menuju pemilu dan pilpres 2024. 


Ketiga, dalam politik, sesuatu yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin dan sebaliknya, maka kunjungan ini selalu mempunyai nuansa politik dan negosiasi akan terus dijajaki boleh jadi suatu saat PSI dapat berkoalisi untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres.


Pakar Politik dari Universitas Muhammadiyah menyebut, saat ini PSI belum menentukan mitra koalisi tetapi sebagai parpol tentu PSI pasti akan terlibat, maka ke arah mana PSI berkoalisi tentu mereka yang lebih tahu. (MI)




dr. Christian Widodo Sebut Kunjungan Prabowo Adalah Silaturahmi, PSI Belum Nyatakan Dukungan Resmi

                    


Kupang, mwartapedia.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Christian Widodo mengatakan bahwa kunjungan Prabowo merupakan silaturahmi biasa karena PSI belum final menyatakan dukungan secara resmi pada Pilpres 2024 mendatang.    .


“Menurut saya, kunjungan Prabowo Subianto kan belum tentu PSI memberikan dukungan ke Prabowo dan kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi biasa sesuai budaya Timur, sampai saat ini PSI belum menyatakan dukungannya secara resmi, “ungkap Dokter Christian Widodo ketika dihubungi media ini pada Senin tanggal 7 Agustur 2023.


Menanggapi isu yang beredar akhir-akhir ini terhadap kunjungan Prabowo ke kantor PSI, Ketua DPW PSI Provinsi NTT mengatakan bahwa kunjungan dari Manteri Pertahanan tersebut bukan merupakan suatu dukungan.


“Memangnya PSI sudah menyatakan dukungan resmi ke Prabowo?  Bagi saya, kunjungan Pak Prabowo ke kantor PSI belum bisa diartikan dukungan,”tegasnya Christian Widodo yang juga adalah Anggota DPRD Provinsi NTT dari PSI.


dr. Christian Widodo menjelaskan, kunjungan Prabowo Subianto tersebut merupakan bagian dari komunikasi politik dan menunjukan bahwa politik itu dinamis.


“Kita harus dewasa dalam berpolitik dan kunjungan ini sama seperti endorsement Pak Jokowi ke PSI yang dilakukan berkali-kali, pertemuan Ibu Puan Maharani (PM) dengan Pak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan pertemuan Pak Jokowi dengan Pak Surya Paloh (SP),”jelasnya.


dr. Christian Widodo menjelaskan, kunjungan Prabowo Subianto tidak mungkin ditolak oleh partai kecil seperti PSI .


“Intinya Pak Prabowo yang adalah seorang Capres dengan Elektabilitas tinggi mau datang berkunjung ke kantor kecil kami, tentu tidak mungkin kami tolak. Kenapa pada heboh,”ucapnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie merasa terhormat ketika dikunjungi Prabowo Subianto pada tanggal 2 Agustus 2023 karena baginya PSI bukan merupakan partai besar yang mampu lolos pada Pemilu 2019 yang lalu.


“Saya jadi malu siapa sih PSI ini, karena kami adalah anak-anak kecil, bocah-bocah ingusan,”ungkapnya dikutip dari channel youtube tvOne pada 04 Agustus 2023.


Baginya kedatangan Prabowo Subianto merupakan suatu kehormatan saat ini proses politik masih mempunyai ruang gerak yang banyak.


 Grace Nataie menambahkan, PSI adalah kumpulan anak-anak muda yang lookup terinspirasi dari Presiden RI, Joko Widodo.


“PSI saja sampai hari ini banyak yang suka salah ngomong dan apalah PSI ini tetapi kami hanyalah partai ingusan yang ingin ikut melihat indonesia kedepan bisa menjadi lebih baik dan pembangunan harus berkelanjutan jangan sampai dimulai dari nol lagi dan apa yang dibangun oleh Pak Jokowi dianggap nga ada,”ungkapnya. (MI)