Danrem 161/WS Pimpin Sertijab Kasi Korem 161/WS,Dandim 1604/Kupang dan Syukuran HUT Ke-62 Korem 161/WS

Kupang,mwartapedia.com –  Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M memimpin serah terima jabatan Kepala Seksi Intelijen dari Kolonel Kav.Fadjar Wahyudi Broto kepada Kolonel Inf Sentot Dwi Purnomo, Kepala Seksi Operasi dari Kolonel Inf Horas Sitinjak, S.I.P., kepada Kolonel Inf Herwin Rizayan Iszal, S.I.P., M.Si., Kepala Seksi Logistik dari Kolonel Cpl Budi Utomo, S.E.,M.Si., kepada Kolonel Inf Suparman, S.Sos.,M.Si., Dandim 1604/Kupang dari Kolonel Inf Muhammad  Iqbal  Lubis kepada Letkol Inf Wiwit Jalu Wibowo.


Sertijab tersebut dilaksanakan di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti Jl. Brigjen Iman Budiman pada Jumat. (03/03/2023).


Upacara tradisi Sertijab yang dilaksanakan secara sederhana ini ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat jabatan, penyerahan tongkat komando serta penandatanganan naskah berita acara serah terima yang disaksikan oleh para Kasi Korem, para Dandim, para Danyon, para Dan/Kasatdisjan dan perwakilan Pa, Ba, Ta dan Pns Korem 161/WS serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana dan Pengurus Persit dilanjutkan acara syukuran HUT Korem 161/Wira Sakti Ke-62 berlangsung di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti.


Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala nikmat-Nya, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem 161/WS,Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H.,M.M., didampingi istri, Ny. Ina Febriel. Potongan tumpeng diberikan kepada prajurit yang termuda usianya Serda Beberto R I Nalle sehari-harinya menjabat sebagai Baur Undang Kara Kumrem 161/WS, pemotongan tumpeng ke dua dilakukan oleh Kapoldan NTT dan di berikan kepada Kolonel Cpl.Budi Utomo yang selesai purna tugas di NTT.


Sambutan Kapolda NTT Irjen Pol. Johanis Asadoma mengucapkan rasa hormat kepada Komandan Korem dan pejabat utama Korem 161 WS dan Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Korem 161/ Wira Sakti dan seluruh jajaran Koren 1616/WS yang telah mengundang dirinya untuk hadir dalam acara ini. 


 “Yang saya hormati dan saya banggakan Bapak Danrem 161/WS, pejabat utama Korem 161 WS dan Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Korem 161/ Wira Sakti  bapak Danlantamal, Bapak Kasrem, Saya tadi baru tiba dari Labuan Bajo jadi dari hari senin saya ke Jakarta karena ada serah terima Irwarsu Polri setelah itu kita ada bilateral meeting dengan kepolisian Malaysa di Labuan Bajo jadi tadi baru tiba pukul 14:00 Wita, Itupun pesawat seharusnya berangkat pukul 15:00 Wita pakai Wings dan waktu saya antar Kabareskrim ada Citilink mau berangkat itupun sudah mau tutup pintu, saya bilang masi bisa muat penumpang ? dan mereka bilang masi bisa,”tuturnya.


Kapolda NTT juga merasa bangga bisa menghadiri undanfan dari Korem 161/WS karena sebelumnya Korem 161/WS juga sudah melakukan kunjungan silaturahmi ke Polda NTT.


“Saya sangat berbahagia bisa berada di korem 161/WS yang bukan kesatuan asing bagi saya pertama, kemarin Bapak Danrem dan Jajaran bersilaturahmi di Polda NTT. Pak Danrem bangga dan mengatakan bahwa saya ini sudah hebat karena bapak saya cuma pangkat Letnan 1 Polisi dan sekarang saya sudah Brigjen seperti ini sudah hebat menurut Bapak Danrem, Saya bilang, yang lebih hebat lagi Bapak saya Peltu Angkakat Darat anaknya Bintang 2 skrang jadi Bapak saya cuma pensiunan Peltu tugas,”ungkap Irjen Pol. Johanis Asadoma.


Kapolda NTT mengatakan, pada momen dua even yang pertama hari ulang tahun korem yang ke- 62 dan yang kedua serah terima para pejabat korem, dirinya menceritakan ketika masih duduk dibangku SMA dirinya menjadi atlet Sea Games mendapat motifasi dari Danrem , 


“Dulu waktu saya masih SMA tidak banyak yang tau kalau saya ini altel nasional bukan atllet kaleng-kaleng saya peraih sea Games di Singapure, saya pernah mewakili Indonesia di Los Anggle cabang tinju dan saya juara Sea Games usia saya 16 tahun dan saat itu saya diberi motifasi oleh Danrem dulu saat Korem Kantornya masih di Samping RST,”jelasnya.


Dirinya berharap diusia yang ke-62, Korem 161/WS semakin meningkat dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Diusia Korem yang ke-62 ini tentu sudah banyak karya prestasi yang di buat oleh korem 161/Wira Sakti maka tentu kita semua mengharapkan agar prestasi karya yang sudah di capai terus di pertahankan bahkan di tingkatkan khususnya didalam menjaga NKRI jadi pilar negara adalah TNI dan Polri, ini betul-betul harus kita jaga. Kalau kita lengah maka potensi kerusakan kehancuran negara itu sangat besar,” tutup Kapolda NTT.


Sementara itu, sambutan Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M menyampaikan rasa bangga dimana pada rangkaian acara ini dihadiri oleh Bapak Kapolda NTT, Irjen Pol. Johanis Asadoma.


“Begitu besar perhatian bapak Kapolda terhadap Korem 161/Wira Sakti dan juga Komandan Lantamal VII/Kupang para pejabat utama Polda NTT Dansat Brimob NTT dan rekan-rekan dari perbankan serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana para Dandim jajaran Korem 161/WS.


Danrem 161/WS mengatakan bahwa acara serahterima dan pelepasan pejabat Kasi Korem dan Dandim 1604/Kupang dan HUT Korem ke-62 sengaja dijadikan satu.


“Pada siang hari ini rangkaian kegiatan sengaja kami jadikan satu Bapak Kapolda, yaitu acara serahterima dan pelepasan Pejabat Kasi Korem dan Dandim 1604/Kupang sekaligus syukuran HUT Korem ke-62 sebenarnya HUT Korem jatuh pada tanggal 24 Februari 2023 tetapi rangkaian kegiatan yang cukup padat sehingga kami jadikan satu,”ucap Danrem.


Danrem 161/WS menyucapkan trimakasih bagi perwira yang sudah mengabdi, selamat jalan dan selamat bertugas jadilah duta-duta NTT.


“Apa yang di sampaikan oleh Bapak Kapolda sampaikanlah sesuatu yang indah kalau ada yang kurang baik simpanlah didalam hati beritakanlah yang baik karena sesuatu yang baik tentu akan pengaruh yang lebih baik kepada orang pendengarnya,”ucapnya.


Dirinya mengutip ungkapan Kasad bahwa Pangdam IX/Udayana yang bagus dan NTT usahanya luas biasa.


“Sedikit saya sampaikan apa yang disampaikan oleh Bapak Kasad kemarin pada saat rapim TNI-AD, beliau menyampaikan yang pertama adalah Pangdam bagus adalah Pangdam IX/Udayana dan yang menarik lagi Bapak Kasad sampaikan NTT itu kalaupun nasip tidak tentu tapi usahanya luar biasa. Ini memberikan motifasi yang luar biasa.”Kata Brigjen Febriel.


Lanjut Brigjen Febriel, bagi pejabat Kasi Korem dan Dandim yang baru selamat datang dan selamat bergabung dengan keluarga Korem 161/Wira Sakti, inilah medan tugas sebenarnya tantangan bagi perwira semua, kalau kita ditempat yang lande-lande itu kemampuan kita tidak terukur.


“Tetapi kalau kita berada di tempat yang penuh tantangan disitulah kita bisa berkembang nikmati laksanakan yang baik apa yang sudah dilakukan lanjutkan dan teruskan”.Tegasnya.


“Berkaitan denga HUT Korem kami juga berterimakasih karena selama ini komunikasi sinergitas yang sudah dibangun baik Polri/TNI yang ada di wilayah itu sudah sangat bagus terbukti dengan tugas-tugas Korem yang diberikan selama ini berjalan dengan baik.Terimakasi Bapak Kapolda karena hari ini kita mendapatkan dorprize dari Bapak kita semua”.Tutupnya.


Selesai rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah lomba dalam rangka memeriakan HUT ke-62 Korem 161/WS kepada satuan jajaran Balak Aju Kodam dan Korem, baik perorangan maupun kelompok.


Turut hadir pada kegiatan ini Para pejabat utama Polda NTT, Danlantamal VII/Kupang, Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, para Dandim jajaran Korem 161/Wira Sakti, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana beserta pengurus dan anggota TNI dan PNS Korem 161/WS. (Penrem/MI)




Soal Penataan Tenaga Non-ASN, Menteri PANRB: Kita Cari Jalan Tengah

Jakarta,mwartaedpia.com  – Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyampaikan, saat ini pemerintah sedang memfinalisasi sejumlah opsi untuk penataan tenaga non-ASN atau yang sering disebut sebagai honorer. Anas mengatakan, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan untuk mencari jalan tengah.


“Jadi sekarang sedang dimatangkan. Ada opsi-opsi. Yang jelas pemerintah berusaha agar tidak ada pemberhentian, tapi di sisi lain juga tidak menimbulkan tambahan beban fiskal yang signifikan dan tetap sesuai regulasi,” ujar Anas usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (02/03).


Anas menambahkan, opsi-opsi solusi itu telah dan sedang terus dibahas bersama DPR, DPD, Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), BKN, dan beberapa perwakilan tenaga non-ASN.


“Seperti pekan lalu saya ketemu para gubernur dalam APPSI, kita bahas soal tenaga non-ASN. Semoga bisa segera sepakat solusinya dalam waktu yang tak lama lagi,” ujar Anas.


Anas mengungkapkan bahwa para tenaga non-ASN ini memiliki peran yang cukup bagi masyarakat. Sehingga ia berulang kali menyampaikan sedang mencari jalan terbaik yang dapat diterima semua pihak.


“Secara faktual, memang tenaga non-ASN berperan dalam pelayanan publik, sangat membantu dalam penyelenggaraan pelayanan publik seperti soal pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik lainnya,” jelas Anas.


Menteri Anas membeberkan ada beberapa opsi penyelesaian tenaga non-ASN. “Kita memang ada beberapa opsi, mulai soal pengangkatan sesuai skala prioritas, lalu ada opsi pengangkatan seluruhnya tapi ini nanti beban fiskal bisa melonjak signifikan, dan beberapa opsi lagi,” ujar mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).


Selain soal penataan tenaga non-ASN, Anas juga menggarisbawahi soal pentingnya distribusi ASN secara merata ke seluruh Indonesia, baik itu PNS maupun PPPK.


“Jadi problem kita ini bukan hanya soal formasi ideal, jumlah ASN yang didayagunakan, tetapi juga distribusinya. Karena memang saat ini sebarannya belum merata, masih terpusat di Jawa, padahal seluruh Indonesia berhak mendapat pelayanan publik prima sebagaimana arahan Presiden,” ujar Anas. (and/HUMAS MENPANRB)




Sah, HUT REI Ke-52 Tahun 2024 Ditetapkan di Labuan Bajo


Kupang,mwartapedia.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Se-Indonesia menetapkan Hari Ulang Tahun Persatuan  (REI) ke-52 tahun 2024 akan digerar di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Penetapan itu dilakukan pada rapat HUT REI ke-51 yamg berlangsung di Medan dan Danau Toba pada tamggal 1-4 Maret 2023 yang dihadiri sekitar 800 anggota REI dari seluruh Indonesia.


DPD REI NTT yang diketuai oleh Bobby Pitoby serta didampingi oleh Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) REI NTT yang juga adalah Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT. Bobby Lianto membawa rombongan para Developer dari NTT  sebanyak 16 orang. 


Pada hari pertama tanggal 1 Maret 2023 rombongan REI NTT tiba di International Airport Kualanamu – Sumatra Utara. 



Dalam Rapat DPD REI  se-Indonesia tersebut membahas beberapa hal penting terkait Property, Rencana Kenaikan Harga Rumah yang sudah di tetapkan, penyerapan FLPP dan Penentuan Tempat HUT REI ke 52 berikut di helat.


Acara HUT REI  kali ini di bagian Indonesia bagian barat maka berikutnya ditetapkan di Indonesia bagian timur dan ada dua Provinsi yang mengajukan yaitu Provinsi Papua Barat dan Provinsi NTT yaitu di Labuan Bajo.



Atas Lobby Ketua REI NTT dan ketua BPOD REI NTT maka telah sah ditetapkan di Labuan Bajo, NTT  yang akan menjadi tempat Penghelatan HUT REI ke -52 Tahun 2024.


Di perkirakan akan hadir lebih dari 1000 anggota REI yang akan datang ke Labuan Bajo Tahun depan  dan ini selain membawa berkat bagi NTT tentu akan sangat memperkenalkan Investasi di NTT sebab yang datang adalah Developer atau Investor di bidang Property dari Seluruh Indonesia, (*/MI)