Wali Kota Buka Utsawa Dharma Gita Ke-9 Tingkat Kota Kupang

kupang,mwartapedia.com – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., membuka kegiatan Utsawa Dharma Gita ke-9 tingkat Kota Kupang. Kegiatan yang melibatkan anak-anak dan remaja beragama Hindu di Kota Kupang itu berlangsung di Pura Oebanantha Kelurahan Fatubesi, Jumat (8/7). 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Pebimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Camat Kota Lama, Lurah Fatubesi, Ketua PHDI Kota Kupang, Ketua WHDI Kota Kupang, Para Pengempon Pura serta para tokoh Hindu di Kota Kupang. 

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan Utsawa Dharma Gita merupakan salah satu upaya melestarikan, mengembangkan serta memasyarakatkan Dharma Gita di kalangan umat Hindu. 

Dia berharap kegiatan ini dapat menginternalisasikan nilai-nilai ajaran Veda kepada umatnya, terutama generasi muda sebagai tunas bangsa serta dapat dimanfaatkan sebagai media untuk melestarikan dan mengembangkan seni keagamaan bagi umat Hindu. 

Wali Kota yang pernah cukup lama tinggal di Bali itu mengakui dalam tradisi agama Hindu, peranan seni nyanyian keagamaan tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Melalui seni keagamaan, menurutnya kepribadian manusia yang halus dan santun diharapkan dapat senantiasa dipelihara. 

“Mari kita manfaatkan momen Utsawa Dharma Gita ini sebagai ajang untuk lebih menggelorakan komitmen umat Hindu, terutama kaum muda, guna senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai soko guru dalam mewujudkan masyarakat sejahtera dan bahagia, baik lahir maupun batin. Kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan iman sebagai landasan terbentuknya karakter dan akhlak yang mulia, yang merupakan modal dasar bagi pemuda Hindu dalam hidup berbangsa dan bermasyarakat,” ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Umat Hindu di Kota Kupang yang selama ini telah mendukung pemerintah merawat keharmonisan dan toleransi antar umat beragama, sehingga beberapa waktu lalu Kota Kupang kembali meraih penghargaan sebagai salah satu kota toleran di Indonesia. 

Dia berharap keharmonisan yang sudah dibangun selama ini bisa terus dijaga. Karena menurutnya suasana yang kondusif memungkinkan proses pembangunan berjalan lancar dan Kota Kupang semakin lebih baik. 

Kepala Kantor Kementerian Agama, Drs. Yakobus Beda Kleden, MM., mengapresiasi kegiatan Utsawa Dharma Gita yang dinilainya dapat melestarikan tradisi seni keagamaan umat Hindu. Kegiatan ini juga menurutnya bertujuan membangun soliditas internal Umat Hindu sekaligus membangun keharmonisan lintas agama. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama menyampaikan limpah terima kasih kepada Wali Kota Kupang yang selama ini telah memberikan dukungan nyata pada penyelenggaraan kegiatan-kegiatan keagamaan di Kota Kupang. 

Ditambahkannya untuk tahun 2022 ini, Kota Kupang menjadi tuan rumah berbagai kegiatan keagamaan seperti MTQ tingkat Provinsi NTT dan Pesparani tingkat Provinsi NTT serta Pesparani Tingkat Nasional ke-2  yang akan diselenggarakan pada bulang Oktober mendatang. 

Tidak hanya itu, menurut Yakobus, Wali Kota Jeriko juga memberi perhatian serius terhadap pembangunan rumah ibadah, hingga menerbitkan Peraturan Wali Kota No.79 tahun 2020 tentang pedoman fasilitasi pembangunan rumah ibadah. 

Dengan Perwali tersebut semua kendala terkait pembangunan rumah ibadah bisa difasilitasi, sehingga kerukunan dan kualitas kehidupan keagamaan di Kota Kupang bisa terus terjaga. 

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Djoni Bire,SH selaku panitia penyelenggara dalam laporannya menyampaikan Utsawa Dharma Gita ke-9 Tingkat Kota Kupang Tahun 2022, mengusung tema Meningkatkan Literasi Kitab Suci Veda Untuk Mewujudkan SDM Hindu yang Unggul dan Berintegritas.

Peserta kegiatan berjumlah 75 orang yang terdiri dari 7 mata lomba dengan kategori anak-anak, remaja dan dewasa. Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari sejak Jumat (8/7) hingga Minggu (10/7) bertempat di Pura Oebanantha, Kelurahan Fatubesi. (PKP_ans/MI)




Wali Kota Buka Utsawa Dharma Gita Ke-9 Tingkat Kota Kupang

kupang,mwartapedia.com – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., membuka kegiatan Utsawa Dharma Gita ke-9 tingkat Kota Kupang. Kegiatan yang melibatkan anak-anak dan remaja beragama Hindu di Kota Kupang itu berlangsung di Pura Oebanantha Kelurahan Fatubesi, Jumat (8/7). 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Pebimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Camat Kota Lama, Lurah Fatubesi, Ketua PHDI Kota Kupang, Ketua WHDI Kota Kupang, Para Pengempon Pura serta para tokoh Hindu di Kota Kupang. 

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan Utsawa Dharma Gita merupakan salah satu upaya melestarikan, mengembangkan serta memasyarakatkan Dharma Gita di kalangan umat Hindu. 

Dia berharap kegiatan ini dapat menginternalisasikan nilai-nilai ajaran Veda kepada umatnya, terutama generasi muda sebagai tunas bangsa serta dapat dimanfaatkan sebagai media untuk melestarikan dan mengembangkan seni keagamaan bagi umat Hindu. 

Wali Kota yang pernah cukup lama tinggal di Bali itu mengakui dalam tradisi agama Hindu, peranan seni nyanyian keagamaan tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Melalui seni keagamaan, menurutnya kepribadian manusia yang halus dan santun diharapkan dapat senantiasa dipelihara. 

“Mari kita manfaatkan momen Utsawa Dharma Gita ini sebagai ajang untuk lebih menggelorakan komitmen umat Hindu, terutama kaum muda, guna senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai soko guru dalam mewujudkan masyarakat sejahtera dan bahagia, baik lahir maupun batin. Kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan iman sebagai landasan terbentuknya karakter dan akhlak yang mulia, yang merupakan modal dasar bagi pemuda Hindu dalam hidup berbangsa dan bermasyarakat,” ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Umat Hindu di Kota Kupang yang selama ini telah mendukung pemerintah merawat keharmonisan dan toleransi antar umat beragama, sehingga beberapa waktu lalu Kota Kupang kembali meraih penghargaan sebagai salah satu kota toleran di Indonesia. 

Dia berharap keharmonisan yang sudah dibangun selama ini bisa terus dijaga. Karena menurutnya suasana yang kondusif memungkinkan proses pembangunan berjalan lancar dan Kota Kupang semakin lebih baik. 

Kepala Kantor Kementerian Agama, Drs. Yakobus Beda Kleden, MM., mengapresiasi kegiatan Utsawa Dharma Gita yang dinilainya dapat melestarikan tradisi seni keagamaan umat Hindu. Kegiatan ini juga menurutnya bertujuan membangun soliditas internal Umat Hindu sekaligus membangun keharmonisan lintas agama. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama menyampaikan limpah terima kasih kepada Wali Kota Kupang yang selama ini telah memberikan dukungan nyata pada penyelenggaraan kegiatan-kegiatan keagamaan di Kota Kupang. 

Ditambahkannya untuk tahun 2022 ini, Kota Kupang menjadi tuan rumah berbagai kegiatan keagamaan seperti MTQ tingkat Provinsi NTT dan Pesparani tingkat Provinsi NTT serta Pesparani Tingkat Nasional ke-2  yang akan diselenggarakan pada bulang Oktober mendatang. 

Tidak hanya itu, menurut Yakobus, Wali Kota Jeriko juga memberi perhatian serius terhadap pembangunan rumah ibadah, hingga menerbitkan Peraturan Wali Kota No.79 tahun 2020 tentang pedoman fasilitasi pembangunan rumah ibadah. 

Dengan Perwali tersebut semua kendala terkait pembangunan rumah ibadah bisa difasilitasi, sehingga kerukunan dan kualitas kehidupan keagamaan di Kota Kupang bisa terus terjaga. 

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Djoni Bire,SH selaku panitia penyelenggara dalam laporannya menyampaikan Utsawa Dharma Gita ke-9 Tingkat Kota Kupang Tahun 2022, mengusung tema Meningkatkan Literasi Kitab Suci Veda Untuk Mewujudkan SDM Hindu yang Unggul dan Berintegritas.

Peserta kegiatan berjumlah 75 orang yang terdiri dari 7 mata lomba dengan kategori anak-anak, remaja dan dewasa. Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari sejak Jumat (8/7) hingga Minggu (10/7) bertempat di Pura Oebanantha, Kelurahan Fatubesi. (PKP_ans/MI)




Pemkot Serahkan 16 Hewan Kurban Untuk Masjid di Kota Kupang

kupang,mwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang menyerahkan bantuan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1443 H bagi 16 Masjid di Kota Kupang pada Sabtu (9/7). 

Kali ini hewan kurban yang diserahkan berjumlah 16 ekor sapi yang terdiri dari 2 ekor sapi bantuan Pemerintah Provinsi NTT dan 14 ekor sapi bantuan Pemerintah Kota Kupang. 

Penyerahan dilakukan secara terpisah dibeberapa lokasi Masjid oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirtson R. Riwu Kore, MM., MH., Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., para anggota DPRD Kota Kupang serta Para Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kota Kupang dan didampingi oleh para Camat dan Lurah setempat. 

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH saat menyerahkan hewan kurban di Masjid Al-Muhajirin Namosain menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan niat hati dari pemerintah Kota Kupang untuk membantu membagikan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha bagi saudara-saudara yang berhak mendapatkannya. 

“Kami mengucapkan terima kasih bahwa selama ini saudara-saudara saya yang Muslim terus memberi dukungan dan perhatian kepada Pemerintah Kota Kupang terhadap pembangunan melalui tali persaudaraan yang erat antar sesama dan penyerahan bantuan ini dalam rangka menjalin tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat di Kota Kupang,” ungkap Wali Kota. 

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan bahwa Kota Kupang merupakan salah satu kota paling toleran di Indonesia. Oleh karena itu menjaga toleransi menjadi sangat penting dan sangat berarti dalam hidup bermasyarakat sehingga kebersamaan harus tetap terpelihara dan terus terjaga. 

Ia berharap dengan bantuan hewan kurban ini dapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi semua jamaah yang menerima. 

Pada tempat yang terpisah di hari yang sama, Wakil Wali Kota Kupang, juga menyerahkan hewan kurban bantuan Pemkot Kupang di Masjid Said Amanatullah Alak.

 Ia menyampaikan bantuan hewan kurban ini merupakan bukti kepedulian pemerintah kepada kaum Muslimin di Kota Kupang. 

Wawali juga mengajak umat Muslim di Kota Kupang untuk ikut menjaga ketenteraman dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat dan jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang dapat memecahbelah persaudaraan di Kota Kupang. 

Berikut adalah lokasi penyerahan hewan kurban oleh Pemerintah Kota Kupang;  Masjid Al-Muhajirin Namosain, Masjid Said Amanatullah Alak, Masjid Al-Ikhlas Penkase Oeleta, Masjid Nurul Mubien Namosain, Masjid Al-Anshar Namosain, Masjid Nurul Yaqin Bakunase 2, Masjid Baiturrahman Bakunase, Masjid Darussalam Sikumana, Masjid Mujahidin Naikolan, Masjid Baiturrahman Nefonaek, Masjid Al-Ikhlas Bonipoi, Masjid Ulul Azmi Pasir Panjang, Masjid Al-Fitrah Oesapa, Masjid Al-Mutaqien Kelapa Lima, Masjid Babul Jannah Oebobo dan Masjid K.H. Ahmad Dahlan Kayu Putih. Masing-masing Masjid menerima bantuan 1 ekor sapi.(PKP_chr)




Berinovasi Sejahterakan Rakyat Demi Tegaknya Kedaulatan Bangsa Di Pulau Rote

Rote Ndao,mwartapedia.com  – Dalam rangka Kunjungan Kerja di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E. dan Aster Kasdam IX/Udayana memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Kodim 1627/Rote Ndao, pada Senin (4/7/2022). 

Tiba di Makodim 1627/Rote Ndao, Pangdam IX/Udayana disambut laporan dari Komandan Kodim 1627/Rote Ndao Letkol Inf Bayu Panji Bangsawan, S.Si., M.Han., dan penghormatan jajar dari Dinas Keamanan Makodim 1627/Rote Ndao serta penyambutan hangat seluruh personel Kodim 1627/Rote Ndao. 

Dalam pengarahannya, Pangdam menyampaikan bahwa sudah selayaknya seluruh Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao memiliki kebanggaan tersendiri karena telah menjadi bagian TNI AD yang bertugas untuk menegakkan dan menjaga kedaulatan NKRI, di pulau paling selatan Indonesia yakni Pulau Rote. 

“Prajurit yang berdinas di daerah seperti ini, justru harus mampu untuk mengembangkan kreativitas, harus dapat berinovasi tentang potensi yang dapat dikembangkan disini, untuk mensejahterakan masyarakat dan keluarga,” ungkap Pangdam. 

Lebih lanjut disampaikan Pangdam bahwa sebagai wujud perhatian kepada para prajurit, TNI Angkatan Darat telah berupaya memberikan kesejahteraan kepada para Babinsa dan aparat intelijen berupa tunjangan dan suplemen makanan berupa Susu Serdadu, sehingga dapat meningkatkan moril, kesejahteraan dan kreativitas. 

“Oleh sebab itu, kita patut mensyukuri nikmat tersebut, minimal dengan cara berdinas yang baik, hindari pelanggaran, serta menjaga nama baik TNI dan satuan ini,” tegas Pangdam. 

Terkait dengan Perintah Kasad tentang Program Ketahanan Pangan, Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit agar memulai dan memberikan contoh untuk menanami lahan-lahan kosong dengan tanaman hortikultura yang hasilnya diberikan kepada masyarakat guna mendukung Ketahanan Pangan dan mengatasi permasalahan stunting. 

“Di wilayah Korem 161/Wira Sakti, jika kita bisa memberdayakan pohon kelor, padi dan jagung, maka hasilnya akan lebih maju dari wilayah lainnya. Maka dari itu, mari kita bersama-sama tingkatkan kreativitas dan inovasi untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan menanami lahan-lahan kosong demi mendukung ketahanan pangan”, demikian pungkas Pangdam. 

Turut hadir mendampingi Pangdam diantaranya Kapendam IX/Udayana, Kasiter Kasrem 161/Wira Sakti dan Kasmin Pangdam IX/Udayana. (Pendam IX/Udy)




Berinovasi Sejahterakan Rakyat Demi Tegaknya Kedaulatan Bangsa Di Pulau Rote

Rote Ndao,mwartapedia.com  – Dalam rangka Kunjungan Kerja di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E. dan Aster Kasdam IX/Udayana memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Kodim 1627/Rote Ndao, pada Senin (4/7/2022). 

Tiba di Makodim 1627/Rote Ndao, Pangdam IX/Udayana disambut laporan dari Komandan Kodim 1627/Rote Ndao Letkol Inf Bayu Panji Bangsawan, S.Si., M.Han., dan penghormatan jajar dari Dinas Keamanan Makodim 1627/Rote Ndao serta penyambutan hangat seluruh personel Kodim 1627/Rote Ndao. 

Dalam pengarahannya, Pangdam menyampaikan bahwa sudah selayaknya seluruh Prajurit Kodim 1627/Rote Ndao memiliki kebanggaan tersendiri karena telah menjadi bagian TNI AD yang bertugas untuk menegakkan dan menjaga kedaulatan NKRI, di pulau paling selatan Indonesia yakni Pulau Rote. 

“Prajurit yang berdinas di daerah seperti ini, justru harus mampu untuk mengembangkan kreativitas, harus dapat berinovasi tentang potensi yang dapat dikembangkan disini, untuk mensejahterakan masyarakat dan keluarga,” ungkap Pangdam. 

Lebih lanjut disampaikan Pangdam bahwa sebagai wujud perhatian kepada para prajurit, TNI Angkatan Darat telah berupaya memberikan kesejahteraan kepada para Babinsa dan aparat intelijen berupa tunjangan dan suplemen makanan berupa Susu Serdadu, sehingga dapat meningkatkan moril, kesejahteraan dan kreativitas. 

“Oleh sebab itu, kita patut mensyukuri nikmat tersebut, minimal dengan cara berdinas yang baik, hindari pelanggaran, serta menjaga nama baik TNI dan satuan ini,” tegas Pangdam. 

Terkait dengan Perintah Kasad tentang Program Ketahanan Pangan, Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit agar memulai dan memberikan contoh untuk menanami lahan-lahan kosong dengan tanaman hortikultura yang hasilnya diberikan kepada masyarakat guna mendukung Ketahanan Pangan dan mengatasi permasalahan stunting. 

“Di wilayah Korem 161/Wira Sakti, jika kita bisa memberdayakan pohon kelor, padi dan jagung, maka hasilnya akan lebih maju dari wilayah lainnya. Maka dari itu, mari kita bersama-sama tingkatkan kreativitas dan inovasi untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan menanami lahan-lahan kosong demi mendukung ketahanan pangan”, demikian pungkas Pangdam. 

Turut hadir mendampingi Pangdam diantaranya Kapendam IX/Udayana, Kasiter Kasrem 161/Wira Sakti dan Kasmin Pangdam IX/Udayana. (Pendam IX/Udy)