JOIN NTT Apresiasi Kerja Kapolresta Kupang Sudah Tangkap Penganiaya Wartawan Fabi Latuan

 

Kupang, mwartapedia.com  – Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memberi apresiasi kepada Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Kupang, Kombes Pol. Rishian Krisna dan jajarannya yang telah berhasil menangkap 5 (lima) dari 6 (enam) orang pelaku penganiayaan terhadap wartawan dan Pemimpin Redaksi (Pemred) media online Suaraflobamora.Com, Fabianus Paulus Latuan (FPL) pada Kamis (05/05/2022).

Demikian Pernyataan Pers Ketua JOIN Wilayah NTT, Joey Rihi Ga pada Jumat (06/05/2022), menanggapi informasi tertangkapnya para pelaku penganiayaan wartawan Fabi Latuan oleh tim Buser Polresta Kupang pada Kamis (05/05).

“Mewakili JOIN NTT, kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Polda NTT. Khususnya kepada bapak Kapolresta Kupang, Kombes Pol. Rishian Krisna dan jajarannya, tim busser yang telah mengejar dan menangkap para pelaku penganiayaan terhadap rekan seprofesi kami (wartwan dan Pemred media Suaraflobamora.Com, red) Fabi Latuan. Ini menunjukkan kalau polisi (Polresta Kupang, red) telah bekerja keras dan maksimal mengejar dan menangkap para pelaku, ujarnya.

Menurutnya, tertangkapnya para pelaku penganiaya wartawan Fabi Latuan telah memenuhi sebagian dari rasa keadilan para pekerja pers di NTT. Terutama keadilan bagi korban, Fabi Latuan yang telah menderita secara fisik dan psikis akibat aksi bejat para pelaku (=preman) beberapa waktu lalu (26/04) di gerbang masuk/keluar Kantor PD PT.Flobamor Kota Kupang. 

“Tertangkapnya para pelaku memenuhi sebagian perjuangan kami untuk mendapatkan keadilan bagi korban yaitu Fabi Latuan. Kinerja pak Kapolresta Kupang dan jajarannya ini patut didukung semua elemen masyarakat sehingga dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Kupang. Terutama rasa aman dan nyaman bagi para pekerja pers di wilayah Kota Kupang dalam menjalankan profesinya sehari-hari, tanpa ancaman tindakan premanisme, jelasnya. 

Alasannya, kata Joey, Pasal 8 Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 menegaskan, bahwa wartawan dalam menjalankan profesinya dilindungi Undang-Undang. “Oleh karena itu, tidak dibenarkan dan tidak boleh seorang pun bertindak kasar dan anarkis terhadap wartawan. Apalagi meneror wartawan dengan aksi premanisme untuk membungkam kerja pers atau wartawan, tegasnya.

Mengakhiri pernyataan persnya, Joey Rihi Ga menitipkan sejumlah pesan kepada Polresta Kupang mewakili JOIN NTT. Pertama, meminta Kapolresta Kupang  dan jajarannya tetap melakukan upaya menangkap salah satu pelaku yang saat ini masih buron, agar turut mempertanggungjawabkan perbuatannya bersama rekan-rekanya yang lain. 

Kedua, mendalami motif tindakan penganiayaan para preman terhadap wartawan dan Pemred media online Suaraflobamora.Com, Fabi Latuan. Ketiga, mengusut hingga tuntas dan terang benderang siapa dalang atau aktor intelektual yang merencanakan aksi premanisme itu. 

“Keempat, mengajak solidaritas para pegiat pers (organisasi wartawan dan organisasi media), Ormas, LSM dan pegiat anti korupsi serta organisasi mahasiswa yang mencintai demokrasi dan kebebasan pers agar bersama-sama mengawal kasus ini hingga  tuntas, ada titik terang motif dan aktor dibalik tindakan tidak terpuji ini dan hukuman yang adil bagi para pelaku dan aktor dibaliknya,” tutupnya. (Tim)




JOIN NTT Apresiasi Kerja Kapolresta Kupang Sudah Tangkap Penganiaya Wartawan Fabi Latuan

 

Kupang, mwartapedia.com  – Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memberi apresiasi kepada Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Kupang, Kombes Pol. Rishian Krisna dan jajarannya yang telah berhasil menangkap 5 (lima) dari 6 (enam) orang pelaku penganiayaan terhadap wartawan dan Pemimpin Redaksi (Pemred) media online Suaraflobamora.Com, Fabianus Paulus Latuan (FPL) pada Kamis (05/05/2022).

Demikian Pernyataan Pers Ketua JOIN Wilayah NTT, Joey Rihi Ga pada Jumat (06/05/2022), menanggapi informasi tertangkapnya para pelaku penganiayaan wartawan Fabi Latuan oleh tim Buser Polresta Kupang pada Kamis (05/05).

“Mewakili JOIN NTT, kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Polda NTT. Khususnya kepada bapak Kapolresta Kupang, Kombes Pol. Rishian Krisna dan jajarannya, tim busser yang telah mengejar dan menangkap para pelaku penganiayaan terhadap rekan seprofesi kami (wartwan dan Pemred media Suaraflobamora.Com, red) Fabi Latuan. Ini menunjukkan kalau polisi (Polresta Kupang, red) telah bekerja keras dan maksimal mengejar dan menangkap para pelaku, ujarnya.

Menurutnya, tertangkapnya para pelaku penganiaya wartawan Fabi Latuan telah memenuhi sebagian dari rasa keadilan para pekerja pers di NTT. Terutama keadilan bagi korban, Fabi Latuan yang telah menderita secara fisik dan psikis akibat aksi bejat para pelaku (=preman) beberapa waktu lalu (26/04) di gerbang masuk/keluar Kantor PD PT.Flobamor Kota Kupang. 

“Tertangkapnya para pelaku memenuhi sebagian perjuangan kami untuk mendapatkan keadilan bagi korban yaitu Fabi Latuan. Kinerja pak Kapolresta Kupang dan jajarannya ini patut didukung semua elemen masyarakat sehingga dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Kupang. Terutama rasa aman dan nyaman bagi para pekerja pers di wilayah Kota Kupang dalam menjalankan profesinya sehari-hari, tanpa ancaman tindakan premanisme, jelasnya. 

Alasannya, kata Joey, Pasal 8 Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 menegaskan, bahwa wartawan dalam menjalankan profesinya dilindungi Undang-Undang. “Oleh karena itu, tidak dibenarkan dan tidak boleh seorang pun bertindak kasar dan anarkis terhadap wartawan. Apalagi meneror wartawan dengan aksi premanisme untuk membungkam kerja pers atau wartawan, tegasnya.

Mengakhiri pernyataan persnya, Joey Rihi Ga menitipkan sejumlah pesan kepada Polresta Kupang mewakili JOIN NTT. Pertama, meminta Kapolresta Kupang  dan jajarannya tetap melakukan upaya menangkap salah satu pelaku yang saat ini masih buron, agar turut mempertanggungjawabkan perbuatannya bersama rekan-rekanya yang lain. 

Kedua, mendalami motif tindakan penganiayaan para preman terhadap wartawan dan Pemred media online Suaraflobamora.Com, Fabi Latuan. Ketiga, mengusut hingga tuntas dan terang benderang siapa dalang atau aktor intelektual yang merencanakan aksi premanisme itu. 

“Keempat, mengajak solidaritas para pegiat pers (organisasi wartawan dan organisasi media), Ormas, LSM dan pegiat anti korupsi serta organisasi mahasiswa yang mencintai demokrasi dan kebebasan pers agar bersama-sama mengawal kasus ini hingga  tuntas, ada titik terang motif dan aktor dibalik tindakan tidak terpuji ini dan hukuman yang adil bagi para pelaku dan aktor dibaliknya,” tutupnya. (Tim)




DPD Partai Perindo Salurkan 50 Sak Semen Bangun Jalan Menuju Gua Maria Desa Leworahang

 

Larantuka,mwartapedia.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Flores Timur salurkan bantuan sosial kepada masyarakat desa Leworahang Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumad (06/05/2022).

Bantuan ini diberikan di rumah ibadah (Gereja) paroki St. Antonius Padua desa Leworahang yang berada Kecamatan Lewolema Kabupaten Flores Timur. Bantuan 50 Sak Semen dari DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur.

Meski di tengah kesibukan partai yang begitu tinggi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) partai Perindo terus melakukan kegiatan sosial yang di butuhkan oleh masyarakat di berbagai bidang dan sektor.

Plasiduz Fernandez, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Kabupaten Flores Timur ditemui wartawan, Jumat (06/05/2022) menuturkan, bantuan yang kami berikan berupa 50 sak semen untuk pembangunan jalan semenisasi menuju jalan ke gua Maria yang ada di Gereja paroki St.Antonius Padua Leworahang yang ada di Kecamatan Lewolema.

“Kami terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat dari berbagai bidang dan sektor”,ungkap Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur.

Dirinya menambahkan, semangat kami terus terpadu kepada masyarakat dan ini adalah bingkai persaudaraan sejati yang kami bangun bersama para umat yang berada di setiap Gereja, semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan berguna bagi Gereja,paroki St.Antonius Padua Leworahang.

Kendati demikian partai Perindo terus melebarkan sayap hingga masuk ke desa-desa untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Senada juga disampaikan oleh Romo Eman Temaluru Pastor paroki St.Antonius Padua Leworahang bahwa dengan senang hati kami menerima bantuan dari Partai Perindo ini, atas nama umat kami sampaikan terimakasih kepada Ketua DPD Partai Perindo beserta jajarannya yang berada di Kabupaten Flores Timur hari ini berkenaan hadir dalam nuansa silaturahmi kepada kami yang ada di pelosok Flores Timur,”ujarnya dengan wajah tersenyum.

“Kami akan selalu ingat dan mengenang Budi baik dari bapak Ketua DPD Partai Perindo beserta jajarannya yang ada di Kabupaten Flores Timur,” ungkap Romo Eman Temaluru.

Sementara itu di waktu yang sama Pengurus Kecamatan DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur, Siprianus Liwun kepada media ini mengatakan bahwa bantuan ini bersumber dari DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur yang di berikan kepada Gereja paroki St.Antonius Padua Leworahang.

Dirinya menambahkan bahwa partai Perindo adalah partai merakyat yang siap membantu masyarakat dan bergerak di berbagai bidang dan sektor,” Tambahnya.

“Jangan melihat dari bantuan ini tapi lihatlah bahwa rasa kepedulian dari partai Perindo Kabupaten Flores Timur kepada masyarakat dan semoga pada perhelatan demokrasi nanti Partai Perindo selalu terpatri dan tersanubari dalam diri masyarakat desa Leworahang Kecamatan Lewolema Kabupaten Flores Timur,” tutupnya. (Tim)




DPD Partai Perindo Salurkan 50 Sak Semen Bangun Jalan Menuju Gua Maria Desa Leworahang

 

Larantuka,mwartapedia.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Flores Timur salurkan bantuan sosial kepada masyarakat desa Leworahang Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumad (06/05/2022).

Bantuan ini diberikan di rumah ibadah (Gereja) paroki St. Antonius Padua desa Leworahang yang berada Kecamatan Lewolema Kabupaten Flores Timur. Bantuan 50 Sak Semen dari DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur.

Meski di tengah kesibukan partai yang begitu tinggi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) partai Perindo terus melakukan kegiatan sosial yang di butuhkan oleh masyarakat di berbagai bidang dan sektor.

Plasiduz Fernandez, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Kabupaten Flores Timur ditemui wartawan, Jumat (06/05/2022) menuturkan, bantuan yang kami berikan berupa 50 sak semen untuk pembangunan jalan semenisasi menuju jalan ke gua Maria yang ada di Gereja paroki St.Antonius Padua Leworahang yang ada di Kecamatan Lewolema.

“Kami terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat dari berbagai bidang dan sektor”,ungkap Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur.

Dirinya menambahkan, semangat kami terus terpadu kepada masyarakat dan ini adalah bingkai persaudaraan sejati yang kami bangun bersama para umat yang berada di setiap Gereja, semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan berguna bagi Gereja,paroki St.Antonius Padua Leworahang.

Kendati demikian partai Perindo terus melebarkan sayap hingga masuk ke desa-desa untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Senada juga disampaikan oleh Romo Eman Temaluru Pastor paroki St.Antonius Padua Leworahang bahwa dengan senang hati kami menerima bantuan dari Partai Perindo ini, atas nama umat kami sampaikan terimakasih kepada Ketua DPD Partai Perindo beserta jajarannya yang berada di Kabupaten Flores Timur hari ini berkenaan hadir dalam nuansa silaturahmi kepada kami yang ada di pelosok Flores Timur,”ujarnya dengan wajah tersenyum.

“Kami akan selalu ingat dan mengenang Budi baik dari bapak Ketua DPD Partai Perindo beserta jajarannya yang ada di Kabupaten Flores Timur,” ungkap Romo Eman Temaluru.

Sementara itu di waktu yang sama Pengurus Kecamatan DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur, Siprianus Liwun kepada media ini mengatakan bahwa bantuan ini bersumber dari DPD Partai Perindo Kabupaten Flores Timur yang di berikan kepada Gereja paroki St.Antonius Padua Leworahang.

Dirinya menambahkan bahwa partai Perindo adalah partai merakyat yang siap membantu masyarakat dan bergerak di berbagai bidang dan sektor,” Tambahnya.

“Jangan melihat dari bantuan ini tapi lihatlah bahwa rasa kepedulian dari partai Perindo Kabupaten Flores Timur kepada masyarakat dan semoga pada perhelatan demokrasi nanti Partai Perindo selalu terpatri dan tersanubari dalam diri masyarakat desa Leworahang Kecamatan Lewolema Kabupaten Flores Timur,” tutupnya. (Tim)




Kerinduan Masyarakat Ile Boleng Akan Air Bersih Selama Belasan Tahun Terjawab Hari ini, Terimakasih Bupati Flotim

Adonara,mwartapedia.com – Kurang lebih 19 Tahun Tertunda, dari kepemimpinan Bupati sebelumnya, Air Bersih Ile Boleng Berhasil Mengalir, Kerinduan Masyarakat Terjawab, Terimakasih Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon.

Ucapan ini terlontar dari beberapa Masyarakat Kecamatan ileboleng di Desa Lamahelan Kabupaten Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (05/05/2022).

Sudah Puluhan tahun Warga Desa Lamahelan,  Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores belum menikmati air bersih.

Bahkan, bertahun-tahun warga Desa Lamahelan dan belasan desa  lainnya yang berada di kaki gunung Ile Boleng itu “dibiarkan” terkatung-katung, menanti sebuah kepastian akan hadirnya air bersih di desa mereka.

Soalnya, proyek pengerjaan air Ile Boleng tak hanya dilakukan sekali tapi sudah empat kali. Dari masa Bupati  Flores Timur yang sebelumnya hingga Bupati saat ini.

Sura M  (50) warga Desa Lamahelan mengaku senang akan hadirnya air di desa mereka.

“Senang sekali, pak. Senang sekali. Kami rasa gembira sampai menangis,” ungkap Sura.

Ibu rumah tangga lain, Kewa Ola (52) mengisahkan situasi yang mereka alami ketika mereka ketiadaan air.

“Dulu kami cari air dari batang pisang. Setelah itu kami buat bak tampung air hujan. Saat hujan kami senang sekali. Soalnya, kami susah sekali air. Puluhan tahun kami tidak dapat air. Dulu pipa pernah masuk di sini. Tapi air tidak ada,” bebernya, terharu.

Sementara itu, Agus Ola Lagan (55) merasa lebih merdeka, soalnya air yang menjadi kendala kehidupan mereka saat ini sudah masuk ke Desa Lamahelan.

“Sudah beberapa kali pipa masuk. Paling lama seminggu,  air keluar tapi putus. Kami sini susah sekali. Paling sengsara air pak.  2021 itu,  saya bell air dengan nominal uang satu juta lebih dalam setahun. Itu air untuk minum dan mandi. Jadi harus irit-irit, ama. Sekarang saya senang sekali. Perasaan senang sekali. Macam merdeka sekali, pak,” bebernya.

Kepala Desa Lamahelan, Dominikus Daton Doni (51) menyebut ini merupakan sebuah keberanian yang diambil oleh Bupati Anton Hadjon karena sudah empat kali gagal. Tapi, kali ini bisa tercapai.

“Saya jujur Bupati Flotim berani karena sudah empat kali gagal. Ini keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati sekarang,” katanya saat Seremonial Adat Serah Terima Air Bersih Hokohorowura, Belan Tanah Pito, di Desa Lamahelan, Kecamatan Ile Boleng, Kamis (05/05/2022).

Ia menyebut kapasitas air sekarang berada pada 1,6 liter kubik/detik. Sementara bak penampung air 50 kubik dibuat pada tahun 2021 lalu.

“Saya mungkin bisa lahirkan air mata yang bisa menjawabnya. Semoga air ini bisa menjangkau belasan desa di Kecamatan Ile Boleng ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Upacara seremonial penerimaan air bersih di Ile Boleng pun berlangsung  cukup ramai.

Usai ritual adat, warga menyambut kedatangan air dengan Antusias yang luar biasa.(Tim).




Kerinduan Masyarakat Ile Boleng Akan Air Bersih Selama Belasan Tahun Terjawab Hari ini, Terimakasih Bupati Flotim

Adonara,mwartapedia.com – Kurang lebih 19 Tahun Tertunda, dari kepemimpinan Bupati sebelumnya, Air Bersih Ile Boleng Berhasil Mengalir, Kerinduan Masyarakat Terjawab, Terimakasih Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon.

Ucapan ini terlontar dari beberapa Masyarakat Kecamatan ileboleng di Desa Lamahelan Kabupaten Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (05/05/2022).

Sudah Puluhan tahun Warga Desa Lamahelan,  Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores belum menikmati air bersih.

Bahkan, bertahun-tahun warga Desa Lamahelan dan belasan desa  lainnya yang berada di kaki gunung Ile Boleng itu “dibiarkan” terkatung-katung, menanti sebuah kepastian akan hadirnya air bersih di desa mereka.

Soalnya, proyek pengerjaan air Ile Boleng tak hanya dilakukan sekali tapi sudah empat kali. Dari masa Bupati  Flores Timur yang sebelumnya hingga Bupati saat ini.

Sura M  (50) warga Desa Lamahelan mengaku senang akan hadirnya air di desa mereka.

“Senang sekali, pak. Senang sekali. Kami rasa gembira sampai menangis,” ungkap Sura.

Ibu rumah tangga lain, Kewa Ola (52) mengisahkan situasi yang mereka alami ketika mereka ketiadaan air.

“Dulu kami cari air dari batang pisang. Setelah itu kami buat bak tampung air hujan. Saat hujan kami senang sekali. Soalnya, kami susah sekali air. Puluhan tahun kami tidak dapat air. Dulu pipa pernah masuk di sini. Tapi air tidak ada,” bebernya, terharu.

Sementara itu, Agus Ola Lagan (55) merasa lebih merdeka, soalnya air yang menjadi kendala kehidupan mereka saat ini sudah masuk ke Desa Lamahelan.

“Sudah beberapa kali pipa masuk. Paling lama seminggu,  air keluar tapi putus. Kami sini susah sekali. Paling sengsara air pak.  2021 itu,  saya bell air dengan nominal uang satu juta lebih dalam setahun. Itu air untuk minum dan mandi. Jadi harus irit-irit, ama. Sekarang saya senang sekali. Perasaan senang sekali. Macam merdeka sekali, pak,” bebernya.

Kepala Desa Lamahelan, Dominikus Daton Doni (51) menyebut ini merupakan sebuah keberanian yang diambil oleh Bupati Anton Hadjon karena sudah empat kali gagal. Tapi, kali ini bisa tercapai.

“Saya jujur Bupati Flotim berani karena sudah empat kali gagal. Ini keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati sekarang,” katanya saat Seremonial Adat Serah Terima Air Bersih Hokohorowura, Belan Tanah Pito, di Desa Lamahelan, Kecamatan Ile Boleng, Kamis (05/05/2022).

Ia menyebut kapasitas air sekarang berada pada 1,6 liter kubik/detik. Sementara bak penampung air 50 kubik dibuat pada tahun 2021 lalu.

“Saya mungkin bisa lahirkan air mata yang bisa menjawabnya. Semoga air ini bisa menjangkau belasan desa di Kecamatan Ile Boleng ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Upacara seremonial penerimaan air bersih di Ile Boleng pun berlangsung  cukup ramai.

Usai ritual adat, warga menyambut kedatangan air dengan Antusias yang luar biasa.(Tim).