Pemerintah Kembangkan Pariwisata Super Premiun Terintegrari di Labuan Bajo

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini sedang mengembangkan kawasan pariwisata berkelanjutan dan terintegrasi bukan saja di kawasan laut namun namun juga di kawasan hutan Bowosie Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengembangan kawasan hutan sebagai bentuk terintegrasinya pariwisata premium yang bertujuan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat NTT lebih khusus masyarakat sekitar kawasan pengembangan pariwisata premium.

Perlu diketahui kawasan yang akan dikembangkan sebagai wujud dari pariwisata premium tersebut diantaranya terdapat lahan seluas 400 Ha yang dibagi menjadi dua pemanfaatana kawasan yaitu lahan APL yang dikelola BPO seluas 135,22 Ha dan berupa izin pemanfaatan seluas 264 Ha yang akan dibangun dan masih menjadi lahan negara.

Guna mendukung pengembangan keberlanjutan pariwisata premium tersebut direncanakan akan dilakukan pengembangan pembangunan yang dibagi menjadi 4 zona, yang mana dari luas lahan APL BPOLBF, sebanyak 19 persen dimanfaatkan pembangunan fisik berupa fasilitas wisata, budaya dan 2 hotel. 

Diketahui pula tidak lain pengembangan berlanjut pariwisata premium terintegrasi itu bertujuan untuk mengurangi beban wisata ke wilayah laut Labuan Bajo Flores. 

Penelusuran Tim media ini, diketahui saat ini pemerintah sedang melakukan pembebasan lahan guna pengembangan pariwista super premium pada akses jalan di kawasan hutan Nggorang Bowosie sepanjang 1,5 Km. 

Tim media juga menemukan dari rencana pengembangan pariwisata super premium itu, ada pula uksi penolakan yang dilakukan masyarakat setempat, karena menurut mereka program pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh BPO LBF dapat merusak ekosistem hutan. Hal itu ditepis oleh direktur BOPLBF, Shana Fatina yang menyatakan bahwa pembangunan tersebut tetap menjaga ekosistem hutan karena pengembangan pariwisata tersebut berbasis pariwisata hutan.

Menanggapi ada penolakan atas rencana pengembangan pariwisata super premium berkelanjutan terintegrasi di Labuan Bajo, Ketua Sekretaris Bersama Manggarai Barat (SETBER MB),  Florianus Surion Adu menyatakan dukungan sepenuhnya kegiatan yang akan dilakukan pemerintah melalui BPOLBF, khususnya rencana pelaksanaan proyek Pembangunan Jalan Sepanjang 1,5 KM di lokasi Hutan Bowosie yang telah dilaksanakan pada hari Kamis Tanggal 21 april 2022.   

Menurut Pria yang disapa Ferry Adu yang berdomisili di Kompleks PLN Ds. Gorontallo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat bawa setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah di Labuan Bajo selalu akan ada penilaian dari miring kelompok masyarakat tertentu,  namun secara umum masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat mendukung penuh program pemerintah pusat yang telah dilakukan dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang ada di Labuan Bajo dan NTT pada umumnya. 

Ferry Adu juga melalui video singkatnya yang dieterima Tim media ini, menghimbau masyarakat Mabar agar menjadi garda terdepan dalam menjaga Sitkamtibmas yang aman dan kondusif.

Feery Adu meminta agarkelompok masyarakat yang menolak program pemerintah pusat melalui BOPLBF, agar membuka ruang diskusi tanpa harus melakukan tindakan anarkis yg berujung pada terganggunya stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat yang nantinya dapat berpengaruh terhadap citra Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas. 

Disinggung juga terkait dengan ekonomi pariwisata, Ferry Adu mengatakan bahwa akan tetap mendukung pemerintah, dan Ia juga mengajak seluruh komponen agar menjaga kondusifitas ditengah pandemic covid-19 untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata di kabupaten Manggarai Barat.

“Saya juga menghimbau kepada para generasi-generasi muda agar dalam menyuarakan permasalahan ini, agar menghindari aksi atau tindakan anarkis, dengan bersama-sama kita menjaga situasi Kamtibmas yang sudah kondusif dan juga kita saling bersilahturahmi dengan pemerintah, untuk menghasilkan keputusan bersama serta menjadikan Labuan Bajo tetap aman tertib dan damai bagi kita semua dan juga bagi para wisatawan domestik maupun manca negara yang berkunjung ke labuan bajo.” Imbau Ferry Adu. (***)




Pemerintah Kembangkan Pariwisata Super Premiun Terintegrari di Labuan Bajo

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini sedang mengembangkan kawasan pariwisata berkelanjutan dan terintegrasi bukan saja di kawasan laut namun namun juga di kawasan hutan Bowosie Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengembangan kawasan hutan sebagai bentuk terintegrasinya pariwisata premium yang bertujuan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat NTT lebih khusus masyarakat sekitar kawasan pengembangan pariwisata premium.

Perlu diketahui kawasan yang akan dikembangkan sebagai wujud dari pariwisata premium tersebut diantaranya terdapat lahan seluas 400 Ha yang dibagi menjadi dua pemanfaatana kawasan yaitu lahan APL yang dikelola BPO seluas 135,22 Ha dan berupa izin pemanfaatan seluas 264 Ha yang akan dibangun dan masih menjadi lahan negara.

Guna mendukung pengembangan keberlanjutan pariwisata premium tersebut direncanakan akan dilakukan pengembangan pembangunan yang dibagi menjadi 4 zona, yang mana dari luas lahan APL BPOLBF, sebanyak 19 persen dimanfaatkan pembangunan fisik berupa fasilitas wisata, budaya dan 2 hotel. 

Diketahui pula tidak lain pengembangan berlanjut pariwisata premium terintegrasi itu bertujuan untuk mengurangi beban wisata ke wilayah laut Labuan Bajo Flores. 

Penelusuran Tim media ini, diketahui saat ini pemerintah sedang melakukan pembebasan lahan guna pengembangan pariwista super premium pada akses jalan di kawasan hutan Nggorang Bowosie sepanjang 1,5 Km. 

Tim media juga menemukan dari rencana pengembangan pariwisata super premium itu, ada pula uksi penolakan yang dilakukan masyarakat setempat, karena menurut mereka program pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh BPO LBF dapat merusak ekosistem hutan. Hal itu ditepis oleh direktur BOPLBF, Shana Fatina yang menyatakan bahwa pembangunan tersebut tetap menjaga ekosistem hutan karena pengembangan pariwisata tersebut berbasis pariwisata hutan.

Menanggapi ada penolakan atas rencana pengembangan pariwisata super premium berkelanjutan terintegrasi di Labuan Bajo, Ketua Sekretaris Bersama Manggarai Barat (SETBER MB),  Florianus Surion Adu menyatakan dukungan sepenuhnya kegiatan yang akan dilakukan pemerintah melalui BPOLBF, khususnya rencana pelaksanaan proyek Pembangunan Jalan Sepanjang 1,5 KM di lokasi Hutan Bowosie yang telah dilaksanakan pada hari Kamis Tanggal 21 april 2022.   

Menurut Pria yang disapa Ferry Adu yang berdomisili di Kompleks PLN Ds. Gorontallo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat bawa setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah di Labuan Bajo selalu akan ada penilaian dari miring kelompok masyarakat tertentu,  namun secara umum masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat mendukung penuh program pemerintah pusat yang telah dilakukan dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang ada di Labuan Bajo dan NTT pada umumnya. 

Ferry Adu juga melalui video singkatnya yang dieterima Tim media ini, menghimbau masyarakat Mabar agar menjadi garda terdepan dalam menjaga Sitkamtibmas yang aman dan kondusif.

Feery Adu meminta agarkelompok masyarakat yang menolak program pemerintah pusat melalui BOPLBF, agar membuka ruang diskusi tanpa harus melakukan tindakan anarkis yg berujung pada terganggunya stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat yang nantinya dapat berpengaruh terhadap citra Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas. 

Disinggung juga terkait dengan ekonomi pariwisata, Ferry Adu mengatakan bahwa akan tetap mendukung pemerintah, dan Ia juga mengajak seluruh komponen agar menjaga kondusifitas ditengah pandemic covid-19 untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata di kabupaten Manggarai Barat.

“Saya juga menghimbau kepada para generasi-generasi muda agar dalam menyuarakan permasalahan ini, agar menghindari aksi atau tindakan anarkis, dengan bersama-sama kita menjaga situasi Kamtibmas yang sudah kondusif dan juga kita saling bersilahturahmi dengan pemerintah, untuk menghasilkan keputusan bersama serta menjadikan Labuan Bajo tetap aman tertib dan damai bagi kita semua dan juga bagi para wisatawan domestik maupun manca negara yang berkunjung ke labuan bajo.” Imbau Ferry Adu. (***)




Pemerintah Kembangkan Pariwisata Super Premiun Terintegrari di Labuan Bajo

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini sedang mengembangkan kawasan pariwisata berkelanjutan dan terintegrasi bukan saja di kawasan laut namun namun juga di kawasan hutan Bowosie Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengembangan kawasan hutan sebagai bentuk terintegrasinya pariwisata premium yang bertujuan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat NTT lebih khusus masyarakat sekitar kawasan pengembangan pariwisata premium.

Perlu diketahui kawasan yang akan dikembangkan sebagai wujud dari pariwisata premium tersebut diantaranya terdapat lahan seluas 400 Ha yang dibagi menjadi dua pemanfaatana kawasan yaitu lahan APL yang dikelola BPO seluas 135,22 Ha dan berupa izin pemanfaatan seluas 264 Ha yang akan dibangun dan masih menjadi lahan negara.

Guna mendukung pengembangan keberlanjutan pariwisata premium tersebut direncanakan akan dilakukan pengembangan pembangunan yang dibagi menjadi 4 zona, yang mana dari luas lahan APL BPOLBF, sebanyak 19 persen dimanfaatkan pembangunan fisik berupa fasilitas wisata, budaya dan 2 hotel. 

Diketahui pula tidak lain pengembangan berlanjut pariwisata premium terintegrasi itu bertujuan untuk mengurangi beban wisata ke wilayah laut Labuan Bajo Flores. 

Penelusuran Tim media ini, diketahui saat ini pemerintah sedang melakukan pembebasan lahan guna pengembangan pariwista super premium pada akses jalan di kawasan hutan Nggorang Bowosie sepanjang 1,5 Km. 

Tim media juga menemukan dari rencana pengembangan pariwisata super premium itu, ada pula uksi penolakan yang dilakukan masyarakat setempat, karena menurut mereka program pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh BPO LBF dapat merusak ekosistem hutan. Hal itu ditepis oleh direktur BOPLBF, Shana Fatina yang menyatakan bahwa pembangunan tersebut tetap menjaga ekosistem hutan karena pengembangan pariwisata tersebut berbasis pariwisata hutan.

Menanggapi ada penolakan atas rencana pengembangan pariwisata super premium berkelanjutan terintegrasi di Labuan Bajo, Ketua Sekretaris Bersama Manggarai Barat (SETBER MB),  Florianus Surion Adu menyatakan dukungan sepenuhnya kegiatan yang akan dilakukan pemerintah melalui BPOLBF, khususnya rencana pelaksanaan proyek Pembangunan Jalan Sepanjang 1,5 KM di lokasi Hutan Bowosie yang telah dilaksanakan pada hari Kamis Tanggal 21 april 2022.   

Menurut Pria yang disapa Ferry Adu yang berdomisili di Kompleks PLN Ds. Gorontallo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat bawa setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah di Labuan Bajo selalu akan ada penilaian dari miring kelompok masyarakat tertentu,  namun secara umum masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat mendukung penuh program pemerintah pusat yang telah dilakukan dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang ada di Labuan Bajo dan NTT pada umumnya. 

Ferry Adu juga melalui video singkatnya yang dieterima Tim media ini, menghimbau masyarakat Mabar agar menjadi garda terdepan dalam menjaga Sitkamtibmas yang aman dan kondusif.

Feery Adu meminta agarkelompok masyarakat yang menolak program pemerintah pusat melalui BOPLBF, agar membuka ruang diskusi tanpa harus melakukan tindakan anarkis yg berujung pada terganggunya stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat yang nantinya dapat berpengaruh terhadap citra Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas. 

Disinggung juga terkait dengan ekonomi pariwisata, Ferry Adu mengatakan bahwa akan tetap mendukung pemerintah, dan Ia juga mengajak seluruh komponen agar menjaga kondusifitas ditengah pandemic covid-19 untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata di kabupaten Manggarai Barat.

“Saya juga menghimbau kepada para generasi-generasi muda agar dalam menyuarakan permasalahan ini, agar menghindari aksi atau tindakan anarkis, dengan bersama-sama kita menjaga situasi Kamtibmas yang sudah kondusif dan juga kita saling bersilahturahmi dengan pemerintah, untuk menghasilkan keputusan bersama serta menjadikan Labuan Bajo tetap aman tertib dan damai bagi kita semua dan juga bagi para wisatawan domestik maupun manca negara yang berkunjung ke labuan bajo.” Imbau Ferry Adu. (***)




Gubernur VBL Hadiri Kebaktian Peletakan Batu Pertama Gedung Kebaktian Jemaat Mizpa Tetebudale

Oelamasi,mwartapedia.com –  Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ikut menghadiri Kebaktian Peletakan Batu Pertama Gedung Kebaktian Jemaat Mizpa Tetebudale di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada Minggu (24/4). 

Dalam sambutannya Gubernur meminta setiap jemaat gereja memulai melakukan pengembangan sektor pembangunan untuk turut membantu masyarakat dan ekonomi daerah.

“Kiranya dengan semangat kita bersama dengan jemaat disini selain membangun gedung kebaktian yang ditandai dengan peletakan batu pertama ini, juga harus dengan semangan membangun berbagai bidang atau sektor pembangunan untuk membantu masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

“Dengan keyakinan dan ketaqwan iman kita juga tentunya harus bisa dibuktikan secara konkrit peranan aktif jemaat untuk turut membangun pertanian, peternakan, serta perikanan dengan kolaborasi bersama dengan Pemerintah. Dengan demikian terwujudlah tujuan kita sebagai orang beriman yang telah membantu banyak orang di daerah ini terkhususnya di Kabupaten Kupang,” kata beliau.

Menurutnya dengan jemaat bergereja sebagai input juga harus dengan melayani masyarakat untuk dapat menghasilkan output yang bermanfaat dari sektor-sektor yang membangun daerah.

Gubernur VBL juga mengajak jemaat untuk mulai melihat potensi yang tepat dilapangan untuk bekerja kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kupang diantaranya melalui Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

Gubernur juga mengajak untuk mulai serius gencar Pemerintah bersama Gereja bangun 3 sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk turut mendukung pembangunan pangan secara berkelanjutan seperti yang diminta Bapak Presiden RI Joko Widodo yang akan memiliki manfaat berkelanjutan untuk ekonomi negara.

“Kita kerja bersama dan saya yakin kita bisa bangun daerah ini. Tuhan menciptakan kita dengan kemampuan dan keunggulan kita masing-masing. Maka dari situ kita bisa dengan semangat solidaritas dengan kemampuan dan keunggulan yang dimiliki. Harus optimis dan harus bisa serta tidak lengah terhadap berbagai rintangan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon meminta agar dengan peletakan batu pertama tersebut maka akan diikuti juga dengan persembahan iman Jemaat Tetebudale yang akan melayani banyak orang.

“Selain saya minta dengan semangat kekeluargaan untuk saling melayani dalam iman serta kebersamaan, saya juga mengingatkan agar dalam pembangunan nanti jangan lupa juga untuk dibangun bidang miring pada pintu masuk gereja untuk membantu saudara kita yang disabilitas untuk turut ambil bagian dalam kebaktian,” jelasnya.

Sementara itu, dalam laporan panitia dijelaskan, rencana pembangunan gedung kebaktian tersebut dengan luas bangunan seluas 1.100 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 800 orang jemaat dan total perencanaan anggaran sebesar Rp 3.925.954.000. (Biro AP/MI)




Gubernur VBL Hadiri Kebaktian Peletakan Batu Pertama Gedung Kebaktian Jemaat Mizpa Tetebudale

Oelamasi,mwartapedia.com –  Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ikut menghadiri Kebaktian Peletakan Batu Pertama Gedung Kebaktian Jemaat Mizpa Tetebudale di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada Minggu (24/4). 

Dalam sambutannya Gubernur meminta setiap jemaat gereja memulai melakukan pengembangan sektor pembangunan untuk turut membantu masyarakat dan ekonomi daerah.

“Kiranya dengan semangat kita bersama dengan jemaat disini selain membangun gedung kebaktian yang ditandai dengan peletakan batu pertama ini, juga harus dengan semangan membangun berbagai bidang atau sektor pembangunan untuk membantu masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

“Dengan keyakinan dan ketaqwan iman kita juga tentunya harus bisa dibuktikan secara konkrit peranan aktif jemaat untuk turut membangun pertanian, peternakan, serta perikanan dengan kolaborasi bersama dengan Pemerintah. Dengan demikian terwujudlah tujuan kita sebagai orang beriman yang telah membantu banyak orang di daerah ini terkhususnya di Kabupaten Kupang,” kata beliau.

Menurutnya dengan jemaat bergereja sebagai input juga harus dengan melayani masyarakat untuk dapat menghasilkan output yang bermanfaat dari sektor-sektor yang membangun daerah.

Gubernur VBL juga mengajak jemaat untuk mulai melihat potensi yang tepat dilapangan untuk bekerja kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kupang diantaranya melalui Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

Gubernur juga mengajak untuk mulai serius gencar Pemerintah bersama Gereja bangun 3 sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk turut mendukung pembangunan pangan secara berkelanjutan seperti yang diminta Bapak Presiden RI Joko Widodo yang akan memiliki manfaat berkelanjutan untuk ekonomi negara.

“Kita kerja bersama dan saya yakin kita bisa bangun daerah ini. Tuhan menciptakan kita dengan kemampuan dan keunggulan kita masing-masing. Maka dari situ kita bisa dengan semangat solidaritas dengan kemampuan dan keunggulan yang dimiliki. Harus optimis dan harus bisa serta tidak lengah terhadap berbagai rintangan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon meminta agar dengan peletakan batu pertama tersebut maka akan diikuti juga dengan persembahan iman Jemaat Tetebudale yang akan melayani banyak orang.

“Selain saya minta dengan semangat kekeluargaan untuk saling melayani dalam iman serta kebersamaan, saya juga mengingatkan agar dalam pembangunan nanti jangan lupa juga untuk dibangun bidang miring pada pintu masuk gereja untuk membantu saudara kita yang disabilitas untuk turut ambil bagian dalam kebaktian,” jelasnya.

Sementara itu, dalam laporan panitia dijelaskan, rencana pembangunan gedung kebaktian tersebut dengan luas bangunan seluas 1.100 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 800 orang jemaat dan total perencanaan anggaran sebesar Rp 3.925.954.000. (Biro AP/MI)




Gubernur VBL Hadiri Kebaktian Peletakan Batu Pertama Gedung Kebaktian Jemaat Mizpa Tetebudale

Oelamasi,mwartapedia.com –  Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ikut menghadiri Kebaktian Peletakan Batu Pertama Gedung Kebaktian Jemaat Mizpa Tetebudale di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada Minggu (24/4). 

Dalam sambutannya Gubernur meminta setiap jemaat gereja memulai melakukan pengembangan sektor pembangunan untuk turut membantu masyarakat dan ekonomi daerah.

“Kiranya dengan semangat kita bersama dengan jemaat disini selain membangun gedung kebaktian yang ditandai dengan peletakan batu pertama ini, juga harus dengan semangan membangun berbagai bidang atau sektor pembangunan untuk membantu masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

“Dengan keyakinan dan ketaqwan iman kita juga tentunya harus bisa dibuktikan secara konkrit peranan aktif jemaat untuk turut membangun pertanian, peternakan, serta perikanan dengan kolaborasi bersama dengan Pemerintah. Dengan demikian terwujudlah tujuan kita sebagai orang beriman yang telah membantu banyak orang di daerah ini terkhususnya di Kabupaten Kupang,” kata beliau.

Menurutnya dengan jemaat bergereja sebagai input juga harus dengan melayani masyarakat untuk dapat menghasilkan output yang bermanfaat dari sektor-sektor yang membangun daerah.

Gubernur VBL juga mengajak jemaat untuk mulai melihat potensi yang tepat dilapangan untuk bekerja kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kupang diantaranya melalui Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

Gubernur juga mengajak untuk mulai serius gencar Pemerintah bersama Gereja bangun 3 sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk turut mendukung pembangunan pangan secara berkelanjutan seperti yang diminta Bapak Presiden RI Joko Widodo yang akan memiliki manfaat berkelanjutan untuk ekonomi negara.

“Kita kerja bersama dan saya yakin kita bisa bangun daerah ini. Tuhan menciptakan kita dengan kemampuan dan keunggulan kita masing-masing. Maka dari situ kita bisa dengan semangat solidaritas dengan kemampuan dan keunggulan yang dimiliki. Harus optimis dan harus bisa serta tidak lengah terhadap berbagai rintangan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon meminta agar dengan peletakan batu pertama tersebut maka akan diikuti juga dengan persembahan iman Jemaat Tetebudale yang akan melayani banyak orang.

“Selain saya minta dengan semangat kekeluargaan untuk saling melayani dalam iman serta kebersamaan, saya juga mengingatkan agar dalam pembangunan nanti jangan lupa juga untuk dibangun bidang miring pada pintu masuk gereja untuk membantu saudara kita yang disabilitas untuk turut ambil bagian dalam kebaktian,” jelasnya.

Sementara itu, dalam laporan panitia dijelaskan, rencana pembangunan gedung kebaktian tersebut dengan luas bangunan seluas 1.100 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 800 orang jemaat dan total perencanaan anggaran sebesar Rp 3.925.954.000. (Biro AP/MI)




Komunitas Flobamora Comedi Club Ucap Terima Kasih Kepada Bunda Julie Laiskodat

Kupang,mwartapedia.com – Komunitas Flobamora Comedi Club yang berdiri sejak tanggal 20 Januari 2020 di Kota Kupang mengucapkan terima kasih banyak kepada Bunda Julie Laiskodat yang telah memberikan ruang untuk tampil membawakan acara komedi di Dekranasda Provinsi NTT untuk memperingati Hari Kartini.

Kegiatan  yang berlangsung pada tanggal 23 April 2022 di Cafe Kopi Saa, Dekranasda Provinsi NTT dengan mengusung tema Habis Gelap Terbitlah Tawa.

Ketua Komunitas Flobamora Comedi Club, Musa Tenggara Timur disela-sela kegiatan kepada media mengatakan bahwa piihaknya sangat berterima kasih kepada Bunda Julie Laiskodat yang telah memberikan suport kepada anak muda NTT.

“Kami dari komunitas mengucapkan terima kasih kepada Bunda Julie dan kami juga mengharapkan Bunda Julie agar tetap memberikan suport kepeda kegiatan kreatif anak muda NTT agar mereka dapat mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki,”ungkapnya. 

Menurut mahasiswa semester 10 di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang yang mempunyai nama lengkap Andriando Musa More ini mengatakan bahwa even yang diadakan oleh komunitas Flobamora Comedi Club yang berlangsung di Dekranasda ini disponsori oleh Kopi Saa.

“Kehadiran kami di Dekranasda diperkenalkan oleh kakak Cha owner Kopi Saa dan saya sendiri belum kenal dekat dengan Bunda Julie tetapi bagi saya Bunda Julie adalah Kartini  yang saat ini selalu mengangkat derajat kaum perempuan di NTT,”tuturnya.

Lebih lanjut Musa menambahkan keinginan untuk tampil di Dekranasda NTT untuk merayakan Hari Kartini dengan tema Habis gelap Terbitlah Tawa adalah ingin mengangkat isu-isu tentang perempuan.

“Disini kami membawa isu-isu tentang perempuan  yang dianggap tabu oleh masyarakat dan kami akan membawakan dalam bentuk komedi karena kami percaya komedi adalah cara terbaik untuk berdamai dengan tragedi,”ucap Musa. 

Musa menuturkan bahwa Komunitas yang sudah beraggotakan 30 orang anak muda NTT yang mempunyai latar belakang yang berbeda tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memberikan hiburan dalam bentuk komedi kepada masyarakat Kota Kupang.

“Kami disini beraneka ragam diantara peserta ada yang berprofesi sebagai Guru, Mahasiswa, Siswa SMP dan SMU, ada Mama- mama dan Mama Muda karena komunitas kami terbuka untuk umum dan siapapun bisa belajar di kami,”tutur Musa

Sementara itu Dion Dami sebagai talent dari Flobamora Komedi Club mengatakan bahwa Komunitas Flobamora Komedi Club adalah wadah untuk belajar tentang komedi sehingga pihaknya lebih mengarah kepada manajemen komedi.

“Kami bergerak disini karena kami juga mempunyai pasar dalam bentuk komedi dan itu yang ingin kami capai,”ulasnya.

Selain tampil di Dekranasda, Flobamora Komedia Club juga melakukan open mike setiap minggu di Kota Kupang.

“Setiap minggu kami ada dua kegiatan rutin yang pertama bengkel komedi disini kami mengadakan sering-sering komedi setelah di bengkel kami mencoba di open mike dan ini sebagai latihan untuk memperdalam materi,”tuturnya.

Ia juga berpesan agar kedepan anak-anak muda di NTT mempunyai kemampuan untuk bisa keluar dari zona nyaman mereka untuk bisa melakukan hal-hal yang kreatif dan inovatif.

“Pesan kami kedepan untuk anak muda di NTT yang mempunyai bakat untuk bergabung di komedi ini karena kami percaya melalui komedi bisa mempersatukan semua golongan jadi tidak ada yang tersinggung karena dalam komedi kita bisa menyampaikan hal apapun dan itu adalah cara terbaik kita untuk bersatu dan berdamai dengan masa lalu,”pungkasnya. (MI)




Komunitas Flobamora Comedi Club Ucap Terima Kasih Kepada Bunda Julie Laiskodat

Kupang,mwartapedia.com – Komunitas Flobamora Comedi Club yang berdiri sejak tanggal 20 Januari 2020 di Kota Kupang mengucapkan terima kasih banyak kepada Bunda Julie Laiskodat yang telah memberikan ruang untuk tampil membawakan acara komedi di Dekranasda Provinsi NTT untuk memperingati Hari Kartini.

Kegiatan  yang berlangsung pada tanggal 23 April 2022 di Cafe Kopi Saa, Dekranasda Provinsi NTT dengan mengusung tema Habis Gelap Terbitlah Tawa.

Ketua Komunitas Flobamora Comedi Club, Musa Tenggara Timur disela-sela kegiatan kepada media mengatakan bahwa piihaknya sangat berterima kasih kepada Bunda Julie Laiskodat yang telah memberikan suport kepada anak muda NTT.

“Kami dari komunitas mengucapkan terima kasih kepada Bunda Julie dan kami juga mengharapkan Bunda Julie agar tetap memberikan suport kepeda kegiatan kreatif anak muda NTT agar mereka dapat mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki,”ungkapnya. 

Menurut mahasiswa semester 10 di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang yang mempunyai nama lengkap Andriando Musa More ini mengatakan bahwa even yang diadakan oleh komunitas Flobamora Comedi Club yang berlangsung di Dekranasda ini disponsori oleh Kopi Saa.

“Kehadiran kami di Dekranasda diperkenalkan oleh kakak Cha owner Kopi Saa dan saya sendiri belum kenal dekat dengan Bunda Julie tetapi bagi saya Bunda Julie adalah Kartini  yang saat ini selalu mengangkat derajat kaum perempuan di NTT,”tuturnya.

Lebih lanjut Musa menambahkan keinginan untuk tampil di Dekranasda NTT untuk merayakan Hari Kartini dengan tema Habis gelap Terbitlah Tawa adalah ingin mengangkat isu-isu tentang perempuan.

“Disini kami membawa isu-isu tentang perempuan  yang dianggap tabu oleh masyarakat dan kami akan membawakan dalam bentuk komedi karena kami percaya komedi adalah cara terbaik untuk berdamai dengan tragedi,”ucap Musa. 

Musa menuturkan bahwa Komunitas yang sudah beraggotakan 30 orang anak muda NTT yang mempunyai latar belakang yang berbeda tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memberikan hiburan dalam bentuk komedi kepada masyarakat Kota Kupang.

“Kami disini beraneka ragam diantara peserta ada yang berprofesi sebagai Guru, Mahasiswa, Siswa SMP dan SMU, ada Mama- mama dan Mama Muda karena komunitas kami terbuka untuk umum dan siapapun bisa belajar di kami,”tutur Musa

Sementara itu Dion Dami sebagai talent dari Flobamora Komedi Club mengatakan bahwa Komunitas Flobamora Komedi Club adalah wadah untuk belajar tentang komedi sehingga pihaknya lebih mengarah kepada manajemen komedi.

“Kami bergerak disini karena kami juga mempunyai pasar dalam bentuk komedi dan itu yang ingin kami capai,”ulasnya.

Selain tampil di Dekranasda, Flobamora Komedia Club juga melakukan open mike setiap minggu di Kota Kupang.

“Setiap minggu kami ada dua kegiatan rutin yang pertama bengkel komedi disini kami mengadakan sering-sering komedi setelah di bengkel kami mencoba di open mike dan ini sebagai latihan untuk memperdalam materi,”tuturnya.

Ia juga berpesan agar kedepan anak-anak muda di NTT mempunyai kemampuan untuk bisa keluar dari zona nyaman mereka untuk bisa melakukan hal-hal yang kreatif dan inovatif.

“Pesan kami kedepan untuk anak muda di NTT yang mempunyai bakat untuk bergabung di komedi ini karena kami percaya melalui komedi bisa mempersatukan semua golongan jadi tidak ada yang tersinggung karena dalam komedi kita bisa menyampaikan hal apapun dan itu adalah cara terbaik kita untuk bersatu dan berdamai dengan masa lalu,”pungkasnya. (MI)




Komunitas Flobamora Comedi Club Ucap Terima Kasih Kepada Bunda Julie Laiskodat

Kupang,mwartapedia.com – Komunitas Flobamora Comedi Club yang berdiri sejak tanggal 20 Januari 2020 di Kota Kupang mengucapkan terima kasih banyak kepada Bunda Julie Laiskodat yang telah memberikan ruang untuk tampil membawakan acara komedi di Dekranasda Provinsi NTT untuk memperingati Hari Kartini.

Kegiatan  yang berlangsung pada tanggal 23 April 2022 di Cafe Kopi Saa, Dekranasda Provinsi NTT dengan mengusung tema Habis Gelap Terbitlah Tawa.

Ketua Komunitas Flobamora Comedi Club, Musa Tenggara Timur disela-sela kegiatan kepada media mengatakan bahwa piihaknya sangat berterima kasih kepada Bunda Julie Laiskodat yang telah memberikan suport kepada anak muda NTT.

“Kami dari komunitas mengucapkan terima kasih kepada Bunda Julie dan kami juga mengharapkan Bunda Julie agar tetap memberikan suport kepeda kegiatan kreatif anak muda NTT agar mereka dapat mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki,”ungkapnya. 

Menurut mahasiswa semester 10 di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang yang mempunyai nama lengkap Andriando Musa More ini mengatakan bahwa even yang diadakan oleh komunitas Flobamora Comedi Club yang berlangsung di Dekranasda ini disponsori oleh Kopi Saa.

“Kehadiran kami di Dekranasda diperkenalkan oleh kakak Cha owner Kopi Saa dan saya sendiri belum kenal dekat dengan Bunda Julie tetapi bagi saya Bunda Julie adalah Kartini  yang saat ini selalu mengangkat derajat kaum perempuan di NTT,”tuturnya.

Lebih lanjut Musa menambahkan keinginan untuk tampil di Dekranasda NTT untuk merayakan Hari Kartini dengan tema Habis gelap Terbitlah Tawa adalah ingin mengangkat isu-isu tentang perempuan.

“Disini kami membawa isu-isu tentang perempuan  yang dianggap tabu oleh masyarakat dan kami akan membawakan dalam bentuk komedi karena kami percaya komedi adalah cara terbaik untuk berdamai dengan tragedi,”ucap Musa. 

Musa menuturkan bahwa Komunitas yang sudah beraggotakan 30 orang anak muda NTT yang mempunyai latar belakang yang berbeda tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memberikan hiburan dalam bentuk komedi kepada masyarakat Kota Kupang.

“Kami disini beraneka ragam diantara peserta ada yang berprofesi sebagai Guru, Mahasiswa, Siswa SMP dan SMU, ada Mama- mama dan Mama Muda karena komunitas kami terbuka untuk umum dan siapapun bisa belajar di kami,”tutur Musa

Sementara itu Dion Dami sebagai talent dari Flobamora Komedi Club mengatakan bahwa Komunitas Flobamora Komedi Club adalah wadah untuk belajar tentang komedi sehingga pihaknya lebih mengarah kepada manajemen komedi.

“Kami bergerak disini karena kami juga mempunyai pasar dalam bentuk komedi dan itu yang ingin kami capai,”ulasnya.

Selain tampil di Dekranasda, Flobamora Komedia Club juga melakukan open mike setiap minggu di Kota Kupang.

“Setiap minggu kami ada dua kegiatan rutin yang pertama bengkel komedi disini kami mengadakan sering-sering komedi setelah di bengkel kami mencoba di open mike dan ini sebagai latihan untuk memperdalam materi,”tuturnya.

Ia juga berpesan agar kedepan anak-anak muda di NTT mempunyai kemampuan untuk bisa keluar dari zona nyaman mereka untuk bisa melakukan hal-hal yang kreatif dan inovatif.

“Pesan kami kedepan untuk anak muda di NTT yang mempunyai bakat untuk bergabung di komedi ini karena kami percaya melalui komedi bisa mempersatukan semua golongan jadi tidak ada yang tersinggung karena dalam komedi kita bisa menyampaikan hal apapun dan itu adalah cara terbaik kita untuk bersatu dan berdamai dengan masa lalu,”pungkasnya. (MI)