Bantu Pemerintah, Dr Share Bekerjasama dengan INTI NTT Distribusikan 720 Paket Lengkap Pencegah Stunting
Kupang,mwartapedia.com – Guna mendorong pencegahan stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan salah satu Provinsi yang memiliki masalah stunting cukup tinggi maka Dr. Share bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT mengadakan aksi sosial untuk mendistribusikan bantuan berupa paket lengkap bagi ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu menyusui disejumlah tempat di NTT.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator bantuan, Fransiskus Suhardi yang juga adalah Owner Apotik Kristal Farma saat menyerahkan bantuan yang akan disalurkan ke INTI Flores Timur di Pelabuhan Bolok pada Kamis, 21 April 2022.
Kepada media ini, Fransiskus mengatakan bahwa permasalahan gizi buruk atau stunting masih menjadi masalah dalam pembangunan manusia khususnya Provinsi NTT yang masih menempati urutan tertinggi di Indonesia sehingga menuntut semua pihak untuk membantu pemerintah dalam menagani masalah ini.
“Bantuan yang disalurkan secara keseluruhan ada 144 koli atau 720 paket yang disebarkan di beberapa titik dan sasaran kita pada masyarakat yang kurang yang betul-betul membutuhkan maka kita dalam memilih penerimanya juga ikut seleksi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa ada tiga (3) paket yaitu paket untuk ibu hamil, ibu menyusui dan ibu melahirkan, paket ini juga delengkapai dengan ada suplemen pencegah stunting sesuai program pemerintah untuk mencegah stunting dan juga untuk meningkatkan pertumbuhan.
“Setiap paket isinya berbeda-beda, contohnya kalau ibu-ibu melahirkan di situ ada suplemennya, pakaian bayi, kelambu juga handuk jadi ini sangat lengkap paketnya,”demikian terang Fransiskus.
Sementara itu ditempat yang sama Ketua Ikatan Tionghoa Indonesia (INTI NTT, Theodorus Widodo yang didampingi oleh Daniel Para mengatakan bahwa sejak tanggal 11 Aptil Dr Share bekerjasama dengan INTI NTT mendistribusikan bantuan disejumlah titik di NTT.
“Paket lengkap ini didistribusikan melalui beberapa tempat diantaranya RS Murder Ignacia Nunumeu Soe 220 paket, Klinik Pratama Ratu Rosari Eban, TTU 140 paket, INTI Flores Timur 100 paket, Klinik St. Maria TTS 115 paket, Bidan di Takari 30 paket, Bidan di Oebola 30 paket, Bidan di Mutis 15 paket, Bidan di Soe 30 paket, Bidan di Kefa 40 paket,” demikian ulas Theo Widodo.
Dikisahkan saat mendapat tawaran permintaan dari Dr. Share untuk bekerjasama dengan INTI NTT, dirinya merasa pesimis karena saat yang sama Tim INTI NTT sedang berada di Labuan Bajo.
“Pada waktu saya menerima tawaran, saya pribadi pesimis karena dalam tempo sesingkat-singkatnya bantuan harus segera disalurkan dan kami masih di Labuan Bajo tetapi Koordinator bantuan menyanggapi sehingga bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik,”tutur Theo Widodo.
Ia menambahkan INTI NTT juga mengucapkan terima kasih kepada Koordinator bantuan yang telah bekerja keras dalam menyalurkan bantuan ini.
“Mewakili INTI NTT, Saya berterima kasih kepada Pak Franssiskus Suhardi karena terus terang saja yang bekerja hanya Pak Frans yang telah menyalurkan bantuan,”pungkasnya (MI)



