Korem 161/WS Gelar SPBK dan Penggunaan APAR

Kupang, mwartapedia.com  –  Telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kebakaran (SPBK) di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti dan Latihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Lapangan Hitam Korem 161/Wira Sakti Jln. WJ Lalamentik, Oebufu, Kota Kupang, Kamis (14/04/2022).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita, dihadiri oleh Tim Pemadam Kebakaran Kota Kupang. Sementara itu dari Korem 161/Wira Sakti dihadiri oleh Kasiops Kasrem 161/WS Kolonel Inf Horas Sitinjak bersama jajaran dan seluruh anggota Makorem 161/Wira Sakti.

Sebelum kegiatan sosialisasi dimulai diawali dengan sambutan Kasiops Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Horas Sitinjak yaitu ucapan terimaksih kepada ketua Tim Bapak Polce Ndolu beserta rombongan sosialisasi dari Damkar Kota Kupang sebagai Pemateri.

“Seperti yang kami sampaikan tadi pagi pada saat apel pagi, pagi ini kita ada kegiatan yang lumayan penting karena beberapa waktu yang lalu kita sempat di tegur dengan kejadian-kejadian yang unik di lingkungan asrama kita yaitu ancaman kebakaran sudah 2 kali terjadi. Puji Tuhan, syukur Alhamdullilah memang tidak terjadi sampai hal-hal yang membahayakan tetapi ini suatu teguran bagi kita dan ancaman itu bisa akan terjadi lagi kalau kita tidak antisipasi,”ungkapnya.

“Kemudian bisa akan terjadi lebih besar kalau kita tidak paham menanganinya. Perlu kami terangkan Pak Polce, di depan bapak ada sekitar 44 orang yang akan menerima penyuluhan dan mayoritas bagi prajurit kita yang tinggal di asrama komplek dan di sini juga ada Komandan Pangkalan  ada 2 pangkalan yaitu di Kantor dan perumahan sehingga kami tahu bagaimana cara mengatasinya. Barangkali kami tahu tapi sudah lupa sehingga perlu penyegaran lagi buat kita semua”, kata Kasi Ops.

Ia menjelaskan ada 2 tahapan yang akan kita laksanakan pagi ini  yang pertama sosialisasi bagaimana pentingnya kita memahami bahaya kebakaran kemudian yang kedua, sebelum melaksanakan praktek di organisir oleh Ketua Tim Damkar Kota Kupang dan nanti kita akan melaksanakan praktek.

Kegiatan Penyuluhan dimulai dengan Pemaparan Materi oleh Bapak Polce Ndolu dan selanjutnya dilakukan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Materi yang dibawakan adalah Fire Protection, penyebab kebakaran, klasifikasi kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penempatan APAR yang tepat dan jenis-jenis APAR. 

Pemateri menjelaskan 3 jenis Fire Protection yaitu : Pencegahan, Pemadaman dan Evakuasi. Kemudian juga menjelaskan klasifikasi api berdasarkan kelasnya, dimulai dari kelas A, B, C, D, E dan K. Selanjutnya dijelaskan bagaimana penempatan APAR yang tepat guna sesuai situasi dan kondisi. Penempatan APAR harus di titik-titik vital, mudah dilihat, dan dijangkau. 

Terakhir Pemateri menjelaskan jenis-jenis APAR, fungsi dan cara penggunaanya. Setelah selesai menyampaikan materi, Bapak Polce Ndolu membuka sesi tanya jawab.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan praktek penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lapangan Hitam Makorem 161/Wira Sakti. Dalam praktek ini tim dari pemadam memberikan kesempatan kepada beberapa anggota untuk melakukan praktek pemadaman api menggunakan karung goni dan APAR. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dengan Anggota Makorem bersama tim Pemadam Kebakaran.(Penrem/MI)




Korem 161/WS Gelar SPBK dan Penggunaan APAR

Kupang, mwartapedia.com  –  Telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kebakaran (SPBK) di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti dan Latihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Lapangan Hitam Korem 161/Wira Sakti Jln. WJ Lalamentik, Oebufu, Kota Kupang, Kamis (14/04/2022).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita, dihadiri oleh Tim Pemadam Kebakaran Kota Kupang. Sementara itu dari Korem 161/Wira Sakti dihadiri oleh Kasiops Kasrem 161/WS Kolonel Inf Horas Sitinjak bersama jajaran dan seluruh anggota Makorem 161/Wira Sakti.

Sebelum kegiatan sosialisasi dimulai diawali dengan sambutan Kasiops Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Horas Sitinjak yaitu ucapan terimaksih kepada ketua Tim Bapak Polce Ndolu beserta rombongan sosialisasi dari Damkar Kota Kupang sebagai Pemateri.

“Seperti yang kami sampaikan tadi pagi pada saat apel pagi, pagi ini kita ada kegiatan yang lumayan penting karena beberapa waktu yang lalu kita sempat di tegur dengan kejadian-kejadian yang unik di lingkungan asrama kita yaitu ancaman kebakaran sudah 2 kali terjadi. Puji Tuhan, syukur Alhamdullilah memang tidak terjadi sampai hal-hal yang membahayakan tetapi ini suatu teguran bagi kita dan ancaman itu bisa akan terjadi lagi kalau kita tidak antisipasi,”ungkapnya.

“Kemudian bisa akan terjadi lebih besar kalau kita tidak paham menanganinya. Perlu kami terangkan Pak Polce, di depan bapak ada sekitar 44 orang yang akan menerima penyuluhan dan mayoritas bagi prajurit kita yang tinggal di asrama komplek dan di sini juga ada Komandan Pangkalan  ada 2 pangkalan yaitu di Kantor dan perumahan sehingga kami tahu bagaimana cara mengatasinya. Barangkali kami tahu tapi sudah lupa sehingga perlu penyegaran lagi buat kita semua”, kata Kasi Ops.

Ia menjelaskan ada 2 tahapan yang akan kita laksanakan pagi ini  yang pertama sosialisasi bagaimana pentingnya kita memahami bahaya kebakaran kemudian yang kedua, sebelum melaksanakan praktek di organisir oleh Ketua Tim Damkar Kota Kupang dan nanti kita akan melaksanakan praktek.

Kegiatan Penyuluhan dimulai dengan Pemaparan Materi oleh Bapak Polce Ndolu dan selanjutnya dilakukan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Materi yang dibawakan adalah Fire Protection, penyebab kebakaran, klasifikasi kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penempatan APAR yang tepat dan jenis-jenis APAR. 

Pemateri menjelaskan 3 jenis Fire Protection yaitu : Pencegahan, Pemadaman dan Evakuasi. Kemudian juga menjelaskan klasifikasi api berdasarkan kelasnya, dimulai dari kelas A, B, C, D, E dan K. Selanjutnya dijelaskan bagaimana penempatan APAR yang tepat guna sesuai situasi dan kondisi. Penempatan APAR harus di titik-titik vital, mudah dilihat, dan dijangkau. 

Terakhir Pemateri menjelaskan jenis-jenis APAR, fungsi dan cara penggunaanya. Setelah selesai menyampaikan materi, Bapak Polce Ndolu membuka sesi tanya jawab.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan praktek penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lapangan Hitam Makorem 161/Wira Sakti. Dalam praktek ini tim dari pemadam memberikan kesempatan kepada beberapa anggota untuk melakukan praktek pemadaman api menggunakan karung goni dan APAR. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dengan Anggota Makorem bersama tim Pemadam Kebakaran.(Penrem/MI)




Gubernur Laiskodat Tinjau Langsung Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Ngada

Bajawa, mwartapedia.com  –  Kabupaten Ngada merupakan Kabupaten ke-6 yang dikunjungi Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten sedaratan Flores dan Lembata yang telah dimulai dari 7 April lalu.

Dalam lawatannya pada hari yang ke-7 kali ini di Ngada pada Rabu (13/4), Gubernur Viktor juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses pengerjaan sejumlah ruas jalan Provinsi di beberapa titik.

Peninjauan ruas jalan oleh orang nomor satu NTT tersebut di antaranya dimulai dari peninjauan ruas jalan Bajawa-Poma sepanjang 6,8 kilometer dengan pagu anggaran sebesar Rp.12,7 miliar dari dana pinjaman daerah PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI). Ruas jalan tersebut mulai dikerjakan pada bulan Oktober 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Mei 2022.

Total ruas jalan yang dikerjakan di Kabupaten Ngada sebanyak 6 ruas jalan dengan panjang 38,94 km dengan total anggaran Rp. 71,9 miliar.

Ruas jalan Provinsi yang sedang dikerjakan tersebut meliputi diantaranya ruas jalan Bajawa-Poma dengan panjang 6,8 km, ruas jalan Poma-Mboras (Riung) 9,36 km, Mbazang-Wae Pana 8,11 km, Mboras (Riung)-Danga 7,7 km, Waiklambu Riung-Mboras 3,12 km, dan terakhir ruas jalan Malanuza-Maumbawa sepanjang 3,80 km.

Total secara keseluruhan pengerjaan jalan oleh Dinas PUPR Provinsi NTT di 9 kabupaten sedaratan Flores adalah sepanjang 180,57 km melalui dana pinjaman daerah PT. SMI tahun 2021-2022.

Pada kesempatan terpisah Gubernur Viktor menjelaskan bahwa untuk melaksanakan pembangunan di NTT, tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat baik dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pembangunan infrastruktur berupa jalan, dan juga jembatan, embung dan air bersih dari dana pinjaman tersebut, harap Gubernur Laiskodat, tentunya akan sangat berguna dan dapat membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur sehingga menjadi bagian stimulus pembangunan ekonomi provinsi.

“Harapan saya 6 ruas jalan yang sedang dikerjakan tersebut selesai pada tahun ini sehingga tentu akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Ngada,” ucap Gubernur VBL.

Lebih lanjut Ia pun menerangkan dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur tersebut, maka segala produk pertanian mampu dimanfaatkan dan dipasarkan secara maksimal. Selain itu juga dapat membuka akses dan meningkatkan akomodasi ke daerah-daerah yang memiliki potensi untuk mendukung pembangunan dan pengembangan pariwisata yang ada di Kabupaten Ngada. (Biro AP/MI)




Gubernur Laiskodat Tinjau Langsung Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Ngada

Bajawa, mwartapedia.com  –  Kabupaten Ngada merupakan Kabupaten ke-6 yang dikunjungi Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten sedaratan Flores dan Lembata yang telah dimulai dari 7 April lalu.

Dalam lawatannya pada hari yang ke-7 kali ini di Ngada pada Rabu (13/4), Gubernur Viktor juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses pengerjaan sejumlah ruas jalan Provinsi di beberapa titik.

Peninjauan ruas jalan oleh orang nomor satu NTT tersebut di antaranya dimulai dari peninjauan ruas jalan Bajawa-Poma sepanjang 6,8 kilometer dengan pagu anggaran sebesar Rp.12,7 miliar dari dana pinjaman daerah PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI). Ruas jalan tersebut mulai dikerjakan pada bulan Oktober 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Mei 2022.

Total ruas jalan yang dikerjakan di Kabupaten Ngada sebanyak 6 ruas jalan dengan panjang 38,94 km dengan total anggaran Rp. 71,9 miliar.

Ruas jalan Provinsi yang sedang dikerjakan tersebut meliputi diantaranya ruas jalan Bajawa-Poma dengan panjang 6,8 km, ruas jalan Poma-Mboras (Riung) 9,36 km, Mbazang-Wae Pana 8,11 km, Mboras (Riung)-Danga 7,7 km, Waiklambu Riung-Mboras 3,12 km, dan terakhir ruas jalan Malanuza-Maumbawa sepanjang 3,80 km.

Total secara keseluruhan pengerjaan jalan oleh Dinas PUPR Provinsi NTT di 9 kabupaten sedaratan Flores adalah sepanjang 180,57 km melalui dana pinjaman daerah PT. SMI tahun 2021-2022.

Pada kesempatan terpisah Gubernur Viktor menjelaskan bahwa untuk melaksanakan pembangunan di NTT, tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat baik dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pembangunan infrastruktur berupa jalan, dan juga jembatan, embung dan air bersih dari dana pinjaman tersebut, harap Gubernur Laiskodat, tentunya akan sangat berguna dan dapat membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur sehingga menjadi bagian stimulus pembangunan ekonomi provinsi.

“Harapan saya 6 ruas jalan yang sedang dikerjakan tersebut selesai pada tahun ini sehingga tentu akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Ngada,” ucap Gubernur VBL.

Lebih lanjut Ia pun menerangkan dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur tersebut, maka segala produk pertanian mampu dimanfaatkan dan dipasarkan secara maksimal. Selain itu juga dapat membuka akses dan meningkatkan akomodasi ke daerah-daerah yang memiliki potensi untuk mendukung pembangunan dan pengembangan pariwisata yang ada di Kabupaten Ngada. (Biro AP/MI)




Gubernur Laiskodat Tinjau Langsung Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Ngada

Bajawa, mwartapedia.com  –  Kabupaten Ngada merupakan Kabupaten ke-6 yang dikunjungi Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten sedaratan Flores dan Lembata yang telah dimulai dari 7 April lalu.

Dalam lawatannya pada hari yang ke-7 kali ini di Ngada pada Rabu (13/4), Gubernur Viktor juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses pengerjaan sejumlah ruas jalan Provinsi di beberapa titik.

Peninjauan ruas jalan oleh orang nomor satu NTT tersebut di antaranya dimulai dari peninjauan ruas jalan Bajawa-Poma sepanjang 6,8 kilometer dengan pagu anggaran sebesar Rp.12,7 miliar dari dana pinjaman daerah PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI). Ruas jalan tersebut mulai dikerjakan pada bulan Oktober 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Mei 2022.

Total ruas jalan yang dikerjakan di Kabupaten Ngada sebanyak 6 ruas jalan dengan panjang 38,94 km dengan total anggaran Rp. 71,9 miliar.

Ruas jalan Provinsi yang sedang dikerjakan tersebut meliputi diantaranya ruas jalan Bajawa-Poma dengan panjang 6,8 km, ruas jalan Poma-Mboras (Riung) 9,36 km, Mbazang-Wae Pana 8,11 km, Mboras (Riung)-Danga 7,7 km, Waiklambu Riung-Mboras 3,12 km, dan terakhir ruas jalan Malanuza-Maumbawa sepanjang 3,80 km.

Total secara keseluruhan pengerjaan jalan oleh Dinas PUPR Provinsi NTT di 9 kabupaten sedaratan Flores adalah sepanjang 180,57 km melalui dana pinjaman daerah PT. SMI tahun 2021-2022.

Pada kesempatan terpisah Gubernur Viktor menjelaskan bahwa untuk melaksanakan pembangunan di NTT, tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat baik dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pembangunan infrastruktur berupa jalan, dan juga jembatan, embung dan air bersih dari dana pinjaman tersebut, harap Gubernur Laiskodat, tentunya akan sangat berguna dan dapat membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur sehingga menjadi bagian stimulus pembangunan ekonomi provinsi.

“Harapan saya 6 ruas jalan yang sedang dikerjakan tersebut selesai pada tahun ini sehingga tentu akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Ngada,” ucap Gubernur VBL.

Lebih lanjut Ia pun menerangkan dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur tersebut, maka segala produk pertanian mampu dimanfaatkan dan dipasarkan secara maksimal. Selain itu juga dapat membuka akses dan meningkatkan akomodasi ke daerah-daerah yang memiliki potensi untuk mendukung pembangunan dan pengembangan pariwisata yang ada di Kabupaten Ngada. (Biro AP/MI)




Komandan Kodim Se-NTT Hadir Saksikan Penyerahan Cata PK TNI AD ke Sub Panpus

Kupang,mwartapedia.com –  Kegiatan Penyerahan Cata PK TNI AD Gelombang 1 TA. 2022 Sumber Reguler dari Ketua Sub Panda kepada Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., selaku Ketua Panitia tingkat Pusat digelar di lapangan Apel Korem 161/WS Jln. W.J Lalamentik, Oebufu Kota Kupang, Rabu (13/04/2022).

183 Orang Calon Cata PK sumber reguler diserahkan oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A., selaku ketua Sub Panda NTT kepada Ketua Panitia Pusat (Panpus) Brigjen TNI Iman Budiman, S.E. dan laporan resmi Ketua Sub Panda NTT Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A. kepada Ketua Sub Panpus.

Sementara itu Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., menyampaikan rasa hormat kepada Kepala staf Korem 161/Wira Sakti dan jajaran Paniyia Daerah dan Paniyia Pusat.

“Yang saya hormati Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti selaku Ketua Panda beserta jajaran Panitia Daerah dan saya hormati para Panitia Sub Panpus Udayana di Korem 161/Wira Sakti, pada hari ini kita hadir disini untuk menyaksikan proses alih-alih tahap dari kewenangan Werving di tingkat Kotama menuju kewenangan Werving atau rekrut ke tingkat Pusat sebagai tugas Kodam IX/Udayana dalam memeriksa/ menyeleksi calonnya telah dilakukan melalui dua tahapan,”ungkapnya.

Ia menjrlaskan bahwa Tahap pertama adalah tahap kampanye sampai dengan seleksi adminitrasi 1 dilakukan di Sub Panda Kodim masing-masing untuk melakukan persiapan dan pembinaan.

“Kedua rangkaian Werving dan seleksi di tingkat Daerah yang merupakan kewenangan Pangdam IX/Udayana dilakukan seharusnya di Kodam IX/Udayana, Bali namun karena daerahnya yang luas kemudian didelegasikan ke Korem 161/Wira Sakti dalam hal ini Panitia Daerah ditunjuklah Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti untuk melakukan tugas Pangdam IX/Udayana dalam menyeleksi anda kemari. 

Kepala Staf Korem (Kasrem) diberikan perangkat yang dimiliki oleh Pangdam IX/Udayana dan perangkat yang dimiliki oleh kasad untuk memilih 1.500 peserta sesuai animonya dan ditemukan 366 orang yang memenuhi syarat terbaik dan diseleksi lagi menjadi 183 orang yang memenuhi persyaratan. 

“Sampaikan kepada orang tuamu bahwa dirimu telah dibina, dibangun dan memenuhi persyaratan dari hasil seleksimu sendiri,” pesan Kasrem.

Selanjutnya Komandan Korem 161/Wira Sakti selaku ketua Sub Panpus menyampaikan bahwa kondisi psikologimu adalah masuk pada kriteria memenuhi persyaratan, kondisi fisikmu memenuhi persyaratan, kondisi kesehatanmu memenuhi persyaratan sementara kondisi mental ideologi mu baru akan kita periksa secara mendalam. 

“Mental Idiologi (MI) adalah bagian dari tugas Negara yang leading sektornya adalah Kemenpan RB untuk melakukan seleksi pemilihan calon aparatur Negara dengan bersih dan bebas KKN itu persyaratan teratasnya”, kata Budiman.

Oleh karenanya, lanjut Budiman, titik berat dari seleksi Panitia Pusat terhadap anda semua yang sudah memiliki potensi dengan kriteria memenuhi persyaratan tinggal dua saja sebenarnya.

“Pertama bersih, terbebas dari KKN percaloan karena anda akan menjadi Abdi Negara dan tidak boleh ada perilaku dirimu maupun keluargamu yang mencacati aturan UU kita *Clean government dan Good governance.* Pemerintahan yang bersih dimulai dari rekrut keluarga yang mau melakukan tindakan bersih, tidak ada politik uang, politik tanah atau politik apapun untuk meloloskan anda. Anda lolos dan lulus hanya karena kemampuan dirimu dan hasil dari orangtuamu membangun dirimu. Para Dandim sebagai Wakil Forpimda, Pimpinan Daerahmu mendorong kamu dan mempromosikan kamu ke Panitia Pusat”, tegasnya.

Selanjutnya pemaparan mekanisme pelaksanaan seleksi Sub Panpus yang disampaikan oleh Kasipers Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Caj Heru Wahyu Jatmiko dihadapan peserta memaparkan bahwa mulai masuk terpusat pada tanggal 15 April 2022 yang bertempat di SPN Kupang. Mulai dari sekarang sampai 15 April itu tanggung jawabnya Dandim masing-masing sebelum masuk ke SPN.

“Mekanismenya tanggal 15 April 2022 semua calon sudah berada di dalam kesatrian Sekolah Polisi Negara (SPN) Kota Kupang dan semua calon akan diberikan nomor pendaftaran dan terkoordinir masing-masing Kodim. Kemudian pada tanggal 16 dan 17 April 2022 sudah di mulai test yakni Litpers secara tertulis dan Keswa secara tertulis. Sebelumnya, peserta akan dibagi menjadi 4 kelas ; Kelas A,B,C dan D berdasarkan nomor pendaftaran. Semua calon tidak diijinkan membawa alat komunikasi HP dan semua kegiatan di koordinir oleh Sub Panpus”, paparnya.

Hadir pada Apel penyerahan Cata PK TNI AD Gel. I TA. 2022 ;  Kasrem 161/Wira Sakti, para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, para Dandim Se-NTT dan Panitia Sub Panda NTT serta Sub Panpus.

(Penrem/MI)




Komandan Kodim Se-NTT Hadir Saksikan Penyerahan Cata PK TNI AD ke Sub Panpus

Kupang,mwartapedia.com –  Kegiatan Penyerahan Cata PK TNI AD Gelombang 1 TA. 2022 Sumber Reguler dari Ketua Sub Panda kepada Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., selaku Ketua Panitia tingkat Pusat digelar di lapangan Apel Korem 161/WS Jln. W.J Lalamentik, Oebufu Kota Kupang, Rabu (13/04/2022).

183 Orang Calon Cata PK sumber reguler diserahkan oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A., selaku ketua Sub Panda NTT kepada Ketua Panitia Pusat (Panpus) Brigjen TNI Iman Budiman, S.E. dan laporan resmi Ketua Sub Panda NTT Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A. kepada Ketua Sub Panpus.

Sementara itu Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., menyampaikan rasa hormat kepada Kepala staf Korem 161/Wira Sakti dan jajaran Paniyia Daerah dan Paniyia Pusat.

“Yang saya hormati Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti selaku Ketua Panda beserta jajaran Panitia Daerah dan saya hormati para Panitia Sub Panpus Udayana di Korem 161/Wira Sakti, pada hari ini kita hadir disini untuk menyaksikan proses alih-alih tahap dari kewenangan Werving di tingkat Kotama menuju kewenangan Werving atau rekrut ke tingkat Pusat sebagai tugas Kodam IX/Udayana dalam memeriksa/ menyeleksi calonnya telah dilakukan melalui dua tahapan,”ungkapnya.

Ia menjrlaskan bahwa Tahap pertama adalah tahap kampanye sampai dengan seleksi adminitrasi 1 dilakukan di Sub Panda Kodim masing-masing untuk melakukan persiapan dan pembinaan.

“Kedua rangkaian Werving dan seleksi di tingkat Daerah yang merupakan kewenangan Pangdam IX/Udayana dilakukan seharusnya di Kodam IX/Udayana, Bali namun karena daerahnya yang luas kemudian didelegasikan ke Korem 161/Wira Sakti dalam hal ini Panitia Daerah ditunjuklah Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti untuk melakukan tugas Pangdam IX/Udayana dalam menyeleksi anda kemari. 

Kepala Staf Korem (Kasrem) diberikan perangkat yang dimiliki oleh Pangdam IX/Udayana dan perangkat yang dimiliki oleh kasad untuk memilih 1.500 peserta sesuai animonya dan ditemukan 366 orang yang memenuhi syarat terbaik dan diseleksi lagi menjadi 183 orang yang memenuhi persyaratan. 

“Sampaikan kepada orang tuamu bahwa dirimu telah dibina, dibangun dan memenuhi persyaratan dari hasil seleksimu sendiri,” pesan Kasrem.

Selanjutnya Komandan Korem 161/Wira Sakti selaku ketua Sub Panpus menyampaikan bahwa kondisi psikologimu adalah masuk pada kriteria memenuhi persyaratan, kondisi fisikmu memenuhi persyaratan, kondisi kesehatanmu memenuhi persyaratan sementara kondisi mental ideologi mu baru akan kita periksa secara mendalam. 

“Mental Idiologi (MI) adalah bagian dari tugas Negara yang leading sektornya adalah Kemenpan RB untuk melakukan seleksi pemilihan calon aparatur Negara dengan bersih dan bebas KKN itu persyaratan teratasnya”, kata Budiman.

Oleh karenanya, lanjut Budiman, titik berat dari seleksi Panitia Pusat terhadap anda semua yang sudah memiliki potensi dengan kriteria memenuhi persyaratan tinggal dua saja sebenarnya.

“Pertama bersih, terbebas dari KKN percaloan karena anda akan menjadi Abdi Negara dan tidak boleh ada perilaku dirimu maupun keluargamu yang mencacati aturan UU kita *Clean government dan Good governance.* Pemerintahan yang bersih dimulai dari rekrut keluarga yang mau melakukan tindakan bersih, tidak ada politik uang, politik tanah atau politik apapun untuk meloloskan anda. Anda lolos dan lulus hanya karena kemampuan dirimu dan hasil dari orangtuamu membangun dirimu. Para Dandim sebagai Wakil Forpimda, Pimpinan Daerahmu mendorong kamu dan mempromosikan kamu ke Panitia Pusat”, tegasnya.

Selanjutnya pemaparan mekanisme pelaksanaan seleksi Sub Panpus yang disampaikan oleh Kasipers Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Caj Heru Wahyu Jatmiko dihadapan peserta memaparkan bahwa mulai masuk terpusat pada tanggal 15 April 2022 yang bertempat di SPN Kupang. Mulai dari sekarang sampai 15 April itu tanggung jawabnya Dandim masing-masing sebelum masuk ke SPN.

“Mekanismenya tanggal 15 April 2022 semua calon sudah berada di dalam kesatrian Sekolah Polisi Negara (SPN) Kota Kupang dan semua calon akan diberikan nomor pendaftaran dan terkoordinir masing-masing Kodim. Kemudian pada tanggal 16 dan 17 April 2022 sudah di mulai test yakni Litpers secara tertulis dan Keswa secara tertulis. Sebelumnya, peserta akan dibagi menjadi 4 kelas ; Kelas A,B,C dan D berdasarkan nomor pendaftaran. Semua calon tidak diijinkan membawa alat komunikasi HP dan semua kegiatan di koordinir oleh Sub Panpus”, paparnya.

Hadir pada Apel penyerahan Cata PK TNI AD Gel. I TA. 2022 ;  Kasrem 161/Wira Sakti, para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, para Dandim Se-NTT dan Panitia Sub Panda NTT serta Sub Panpus.

(Penrem/MI)




Komandan Kodim Se-NTT Hadir Saksikan Penyerahan Cata PK TNI AD ke Sub Panpus

Kupang,mwartapedia.com –  Kegiatan Penyerahan Cata PK TNI AD Gelombang 1 TA. 2022 Sumber Reguler dari Ketua Sub Panda kepada Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., selaku Ketua Panitia tingkat Pusat digelar di lapangan Apel Korem 161/WS Jln. W.J Lalamentik, Oebufu Kota Kupang, Rabu (13/04/2022).

183 Orang Calon Cata PK sumber reguler diserahkan oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A., selaku ketua Sub Panda NTT kepada Ketua Panitia Pusat (Panpus) Brigjen TNI Iman Budiman, S.E. dan laporan resmi Ketua Sub Panda NTT Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A. kepada Ketua Sub Panpus.

Sementara itu Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., menyampaikan rasa hormat kepada Kepala staf Korem 161/Wira Sakti dan jajaran Paniyia Daerah dan Paniyia Pusat.

“Yang saya hormati Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti selaku Ketua Panda beserta jajaran Panitia Daerah dan saya hormati para Panitia Sub Panpus Udayana di Korem 161/Wira Sakti, pada hari ini kita hadir disini untuk menyaksikan proses alih-alih tahap dari kewenangan Werving di tingkat Kotama menuju kewenangan Werving atau rekrut ke tingkat Pusat sebagai tugas Kodam IX/Udayana dalam memeriksa/ menyeleksi calonnya telah dilakukan melalui dua tahapan,”ungkapnya.

Ia menjrlaskan bahwa Tahap pertama adalah tahap kampanye sampai dengan seleksi adminitrasi 1 dilakukan di Sub Panda Kodim masing-masing untuk melakukan persiapan dan pembinaan.

“Kedua rangkaian Werving dan seleksi di tingkat Daerah yang merupakan kewenangan Pangdam IX/Udayana dilakukan seharusnya di Kodam IX/Udayana, Bali namun karena daerahnya yang luas kemudian didelegasikan ke Korem 161/Wira Sakti dalam hal ini Panitia Daerah ditunjuklah Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti untuk melakukan tugas Pangdam IX/Udayana dalam menyeleksi anda kemari. 

Kepala Staf Korem (Kasrem) diberikan perangkat yang dimiliki oleh Pangdam IX/Udayana dan perangkat yang dimiliki oleh kasad untuk memilih 1.500 peserta sesuai animonya dan ditemukan 366 orang yang memenuhi syarat terbaik dan diseleksi lagi menjadi 183 orang yang memenuhi persyaratan. 

“Sampaikan kepada orang tuamu bahwa dirimu telah dibina, dibangun dan memenuhi persyaratan dari hasil seleksimu sendiri,” pesan Kasrem.

Selanjutnya Komandan Korem 161/Wira Sakti selaku ketua Sub Panpus menyampaikan bahwa kondisi psikologimu adalah masuk pada kriteria memenuhi persyaratan, kondisi fisikmu memenuhi persyaratan, kondisi kesehatanmu memenuhi persyaratan sementara kondisi mental ideologi mu baru akan kita periksa secara mendalam. 

“Mental Idiologi (MI) adalah bagian dari tugas Negara yang leading sektornya adalah Kemenpan RB untuk melakukan seleksi pemilihan calon aparatur Negara dengan bersih dan bebas KKN itu persyaratan teratasnya”, kata Budiman.

Oleh karenanya, lanjut Budiman, titik berat dari seleksi Panitia Pusat terhadap anda semua yang sudah memiliki potensi dengan kriteria memenuhi persyaratan tinggal dua saja sebenarnya.

“Pertama bersih, terbebas dari KKN percaloan karena anda akan menjadi Abdi Negara dan tidak boleh ada perilaku dirimu maupun keluargamu yang mencacati aturan UU kita *Clean government dan Good governance.* Pemerintahan yang bersih dimulai dari rekrut keluarga yang mau melakukan tindakan bersih, tidak ada politik uang, politik tanah atau politik apapun untuk meloloskan anda. Anda lolos dan lulus hanya karena kemampuan dirimu dan hasil dari orangtuamu membangun dirimu. Para Dandim sebagai Wakil Forpimda, Pimpinan Daerahmu mendorong kamu dan mempromosikan kamu ke Panitia Pusat”, tegasnya.

Selanjutnya pemaparan mekanisme pelaksanaan seleksi Sub Panpus yang disampaikan oleh Kasipers Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Caj Heru Wahyu Jatmiko dihadapan peserta memaparkan bahwa mulai masuk terpusat pada tanggal 15 April 2022 yang bertempat di SPN Kupang. Mulai dari sekarang sampai 15 April itu tanggung jawabnya Dandim masing-masing sebelum masuk ke SPN.

“Mekanismenya tanggal 15 April 2022 semua calon sudah berada di dalam kesatrian Sekolah Polisi Negara (SPN) Kota Kupang dan semua calon akan diberikan nomor pendaftaran dan terkoordinir masing-masing Kodim. Kemudian pada tanggal 16 dan 17 April 2022 sudah di mulai test yakni Litpers secara tertulis dan Keswa secara tertulis. Sebelumnya, peserta akan dibagi menjadi 4 kelas ; Kelas A,B,C dan D berdasarkan nomor pendaftaran. Semua calon tidak diijinkan membawa alat komunikasi HP dan semua kegiatan di koordinir oleh Sub Panpus”, paparnya.

Hadir pada Apel penyerahan Cata PK TNI AD Gel. I TA. 2022 ;  Kasrem 161/Wira Sakti, para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, para Dandim Se-NTT dan Panitia Sub Panda NTT serta Sub Panpus.

(Penrem/MI)