Cegah Stunting, Gubernur NTT Beri Makanan Tambahan bagi Balita

Dok: Rita Zonalinenews.com

Lewoleba,mwartapedia.com – Sebagai upaya pencegahan stunting semua masyarakat harus dibekali dengan pemahaman tentang pencegahan stunting.

Hal ini dikemukakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam acara pemberian makanan tambahan pencegahan stunting di Desa Tagawiti, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Kamis (07/04/2022).

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya mengatakan bahwa meski angka stunting di wilayah itu cukup tinggi yaitu di atas 30 persen, oleh sebab itu kita semua bisa menyiapkan strategi penanganan stunting secara terintegrasi.

“Angka Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tinggi,” Ungkap VBL

Lanjutnya berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, masih ada 15 Kabupaten di NTT yang berkategori merah dalam kasus stunting status merah tersebut yakni wilayah yang prevalensi stuntingnya masih di atas 30 persen.

Ia juga mengatakan bahwa Ada 8000 anak masih stunting. Kita harus bekerja secara baik. Terus bekerja menyelesaikan stunting.

Ia menjelaskan bahwa persoalan stunting yang ada di masyarakat tidak saja menjadi urusan pemerintah, gereja atau pemangku kepentingan.

“Persoalan stunting adalah persoalan bersama yang harus kita tuntaskan bersama dan membutuhkan kolaborasi semua kalangan,” tutup VBL.(Van/Rita).