Kejari Lembata Tingkatkan Status Perkara Dugaan Tipikor Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata TA. 2019

Lewoleba,mwartapedia.com – Kejaksaan Negeri Lembata melakukan Penyelidikan Terkait Adanya Dugaan Tindak Pidana korupsi Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata Tahun Anggaran 2019.

Kejaksaan Negeri Lembata, Azrijal, S.H, M.H, melalui Kasie Intel Kejari Lembata, Teddy Valentino kepada wartawan, Selasa (5/4/2022) mengatakan bahwa berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: 02/N.3.22/ Fd.1/02/2022 Tanggal (16/02/2022), Tim Penyelidik telah menemukan adanya bukti permulaan yang cukup terjadinya peristiwa Tindak pidana korupsi dan sepakat untuk ditingkatkan ke Tahap Penyidikan. 

Berdasarakan Release yang diterima media ini, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino menjelaskan Bahwa pada tahun 2019 Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang da Perhubungan Kabupaten Lembata melakukan Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata Tahun Anggaran 2019 dengan total pagu anggaran sebesar Rp.2.495.900.000 (dua milyar empat ratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus ribu rupiah) yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK Transportasi).

Lanjut Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino, Pada pengadaan tersebut terdapat indikisasi penyimpangan, antara lain dalam tahap pelaksanaan pekerjaan tidak selesai namun PPK melakukan PHO (Provisional Hand Over) dan pekerjaan telah dibayarkan 90% dari total anggaran.

“Sejak bulan Maret 2020 setelah dilakukan PHO (Provisional Hand Over) sampai saat ini kapal pinishi aku lembata tidak beroperasi serta tidak memberikan manfaat untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata maupun Masyarakat Lembata.Ungkap Teddy Valentino.

Lebih jauh lagi, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino menjelaskan bahwa, penyimpangan berikutnya adalah belum adanya dokumen kelengkapan kapal yang dipersyaratkan namun tetap diserahterimakan dari penyedia ke PPK, tidak adanya uji kelayakan kapal sebagaimana yg dipersyaratkan sebuah kapal layak jalan, serta indikasi perbuatan menyalahi aturan teknis pengadaan kapal dan aturan terkait pengadaan barang dan jasa serta aturan terkait lainnya.

Hal-hal tersebut Tim Penyelidik pada Kejaksaan Negeri Lembata peroleh dari permintaan keterangan terhadap saksi-saksi sebanyak 22 orang, pengumpulan dokumen-dokumen, surat terkait pengadaan kapal tersebut, dan Tim LID juga telah melakukan cek lapangan ke kapal tersebut.(Timmwartapedia.com).





Kejari Lembata Tingkatkan Status Perkara Dugaan Tipikor Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata TA. 2019

Lewoleba,mwartapedia.com – Kejaksaan Negeri Lembata melakukan Penyelidikan Terkait Adanya Dugaan Tindak Pidana korupsi Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata Tahun Anggaran 2019.

Kejaksaan Negeri Lembata, Azrijal, S.H, M.H, melalui Kasie Intel Kejari Lembata, Teddy Valentino kepada wartawan, Selasa (5/4/2022) mengatakan bahwa berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: 02/N.3.22/ Fd.1/02/2022 Tanggal (16/02/2022), Tim Penyelidik telah menemukan adanya bukti permulaan yang cukup terjadinya peristiwa Tindak pidana korupsi dan sepakat untuk ditingkatkan ke Tahap Penyidikan. 

Berdasarakan Release yang diterima media ini, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino menjelaskan Bahwa pada tahun 2019 Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang da Perhubungan Kabupaten Lembata melakukan Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata Tahun Anggaran 2019 dengan total pagu anggaran sebesar Rp.2.495.900.000 (dua milyar empat ratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus ribu rupiah) yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK Transportasi).

Lanjut Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino, Pada pengadaan tersebut terdapat indikisasi penyimpangan, antara lain dalam tahap pelaksanaan pekerjaan tidak selesai namun PPK melakukan PHO (Provisional Hand Over) dan pekerjaan telah dibayarkan 90% dari total anggaran.

“Sejak bulan Maret 2020 setelah dilakukan PHO (Provisional Hand Over) sampai saat ini kapal pinishi aku lembata tidak beroperasi serta tidak memberikan manfaat untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata maupun Masyarakat Lembata.Ungkap Teddy Valentino.

Lebih jauh lagi, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino menjelaskan bahwa, penyimpangan berikutnya adalah belum adanya dokumen kelengkapan kapal yang dipersyaratkan namun tetap diserahterimakan dari penyedia ke PPK, tidak adanya uji kelayakan kapal sebagaimana yg dipersyaratkan sebuah kapal layak jalan, serta indikasi perbuatan menyalahi aturan teknis pengadaan kapal dan aturan terkait pengadaan barang dan jasa serta aturan terkait lainnya.

Hal-hal tersebut Tim Penyelidik pada Kejaksaan Negeri Lembata peroleh dari permintaan keterangan terhadap saksi-saksi sebanyak 22 orang, pengumpulan dokumen-dokumen, surat terkait pengadaan kapal tersebut, dan Tim LID juga telah melakukan cek lapangan ke kapal tersebut.(Timmwartapedia.com).





Kejari Lembata Tingkatkan Status Perkara Dugaan Tipikor Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata TA. 2019

Lewoleba,mwartapedia.com – Kejaksaan Negeri Lembata melakukan Penyelidikan Terkait Adanya Dugaan Tindak Pidana korupsi Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata Tahun Anggaran 2019.

Kejaksaan Negeri Lembata, Azrijal, S.H, M.H, melalui Kasie Intel Kejari Lembata, Teddy Valentino kepada wartawan, Selasa (5/4/2022) mengatakan bahwa berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: 02/N.3.22/ Fd.1/02/2022 Tanggal (16/02/2022), Tim Penyelidik telah menemukan adanya bukti permulaan yang cukup terjadinya peristiwa Tindak pidana korupsi dan sepakat untuk ditingkatkan ke Tahap Penyidikan. 

Berdasarakan Release yang diterima media ini, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino menjelaskan Bahwa pada tahun 2019 Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang da Perhubungan Kabupaten Lembata melakukan Pengadaan Kapal Pinisi Aku Lembata Tahun Anggaran 2019 dengan total pagu anggaran sebesar Rp.2.495.900.000 (dua milyar empat ratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus ribu rupiah) yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK Transportasi).

Lanjut Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino, Pada pengadaan tersebut terdapat indikisasi penyimpangan, antara lain dalam tahap pelaksanaan pekerjaan tidak selesai namun PPK melakukan PHO (Provisional Hand Over) dan pekerjaan telah dibayarkan 90% dari total anggaran.

“Sejak bulan Maret 2020 setelah dilakukan PHO (Provisional Hand Over) sampai saat ini kapal pinishi aku lembata tidak beroperasi serta tidak memberikan manfaat untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata maupun Masyarakat Lembata.Ungkap Teddy Valentino.

Lebih jauh lagi, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Lembata, Teddy Valentino menjelaskan bahwa, penyimpangan berikutnya adalah belum adanya dokumen kelengkapan kapal yang dipersyaratkan namun tetap diserahterimakan dari penyedia ke PPK, tidak adanya uji kelayakan kapal sebagaimana yg dipersyaratkan sebuah kapal layak jalan, serta indikasi perbuatan menyalahi aturan teknis pengadaan kapal dan aturan terkait pengadaan barang dan jasa serta aturan terkait lainnya.

Hal-hal tersebut Tim Penyelidik pada Kejaksaan Negeri Lembata peroleh dari permintaan keterangan terhadap saksi-saksi sebanyak 22 orang, pengumpulan dokumen-dokumen, surat terkait pengadaan kapal tersebut, dan Tim LID juga telah melakukan cek lapangan ke kapal tersebut.(Timmwartapedia.com).





Sambut HUT INTI Ke-23, INTI NTT Gelar Tradisi Ceng Beng di TMP Darmaloka

 

Kupang,mwartapedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)  yang ke-23 jatuh pada tanggal 10 April 2022 maka INTI Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama INTI Pusat menggelar tradisi Ceng Beng Kebangsaan yang  berlangsung di Taman Makam Pahlawan  (TMP) Darmaloka, Kota Kupang pada Selasa, 5 April 2022.

Sekretaris Jenderal INTI Pusat,  Candra Jap disela-sela kegiatan mengatakann bahwa tradisi Ceng Beng  yang diperingati selama satu bulan dari tanggal 23 Maret sampai dengan 23 April dalam agama Khonghucu yang puncaknya jatuh pada tanggal 5 April hari ini sehingga INTI melakukan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan.

“Ziarah ke makam dalam rangka menghormati leluhur  yang sudah mendahului kita sehingga sebagai generasi penerus kita harus ingat kepada leluhur dan ini adalah salah satu ajaran dan tradisi Tionghoa,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Candra Jap menjelaskan bahwa Kali ini INTI menyebutnya Ceng Beng Kebangsaan karena Ziarah ini bukan hanya leluhur dari Tionghoa tetapi juga bagi para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

“Kami datang dari Jakarta  ke TMP untuk menghormati leluhur yang sudah berjasa sehingga hari ini kita bisa hidup di Indonesia berkat jasa pahlawan sehingga saya berharap kunjungan kali ini bisa menjadi tradisi di Indonesia dan terus dilestarikan,”ucapnya. 

Pada tempat yang sama, Ketua  INTI Pusat, Teddy Sugianto kepada awak media mengatakan bahwa INTI memang didirikan demi kebangsaan sehingga kunjungan kali ini INTI mengadakan ziarah ke TMP Darmaloka.

“Saya harap kedepan INTI NTT makin maju dan berkembang karena INTI banyak koneksi ke luar negeri sehingga daerah-daerah yang bagus potensi alamnya akan kita promosikan,”tuturnya. 

Teddy berharap dengan adanya peringatan HUT INTI  yang akan berlangsung di Labuan Bajo pada tanggal 10 April mendatang bisa menjadi salah satu promosi pariwisata bagi NTT.

“Pemerintah sekarang cukup hebat memberikan perhatian kepada daerah-daerah melalui pariwisata sehingga kami berharap NTT juga bisa maju karena NTT adalah salah satu tempat terindah di Indonesia jadi kita adakan program HUT INTI di Labuan Bajo,”bebernya.

Baginya menginap di Labuan Bajo merupakan suatu kebanggaan bagi INTI dan dengan adanya syukuran sederhana untuk merayakan HUT INTI ini agar lebih berdampak bagi NTT.

“Akan ada banyak promosi pariwisata di Labuan Bajo karena hadir INTI dari Bali dan hampir seluruh Provinsi di Indonesia akan datang untuk mempromosikan pariwisata NTT,”demikian pungkas Teddy.

Sementara itu, Ketua INTI NTT, Theodorus Widodo memberikan apresiasi kepada Tim INTI Pusat yang datang merayakan  puncak perayaan Ceng Beng Kebangsaan untuk menghormati leluhur dan para pahlawan.

“INTI NTT sangat berterimakasih karena ide Ceng Beng Kebangsaan ini bermula dari pengurus pusat dan rombongn ini bukan hanya datang di Kupang tetapi akan berkunjung ke tempat-tempat pariwisata laninnya di NTT,”tuturnya. 

Untuk Ziarah di TMP Dharmaloka, Theodorus Widodo menambahkan INTI NTT menyambut baik dan mendukung tradisi Ceng Beng Kebangsaan ini.

“Disini kita tabur bunga dan kita letakkan karangan bunga untuk menunjukkan kepada sesama bahwa tradisi yang bagus ini bertujuan untuk mengingat leluhur dan para pahlawan bangsa ini,”pungkasnya. 

Dari pantauan media ini, selain acara tabur bunga dan peletakan karangan bunga, INTI NTT juga mempersembahkan puisi bagi para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan HUT tersebut  Ketua Perhimpunan HAKKA NTT, Yano Laemonta. (MI) 




Sambut HUT INTI Ke-23, INTI NTT Gelar Tradisi Ceng Beng di TMP Darmaloka

 

Kupang,mwartapedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)  yang ke-23 jatuh pada tanggal 10 April 2022 maka INTI Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama INTI Pusat menggelar tradisi Ceng Beng Kebangsaan yang  berlangsung di Taman Makam Pahlawan  (TMP) Darmaloka, Kota Kupang pada Selasa, 5 April 2022.

Sekretaris Jenderal INTI Pusat,  Candra Jap disela-sela kegiatan mengatakann bahwa tradisi Ceng Beng  yang diperingati selama satu bulan dari tanggal 23 Maret sampai dengan 23 April dalam agama Khonghucu yang puncaknya jatuh pada tanggal 5 April hari ini sehingga INTI melakukan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan.

“Ziarah ke makam dalam rangka menghormati leluhur  yang sudah mendahului kita sehingga sebagai generasi penerus kita harus ingat kepada leluhur dan ini adalah salah satu ajaran dan tradisi Tionghoa,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Candra Jap menjelaskan bahwa Kali ini INTI menyebutnya Ceng Beng Kebangsaan karena Ziarah ini bukan hanya leluhur dari Tionghoa tetapi juga bagi para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

“Kami datang dari Jakarta  ke TMP untuk menghormati leluhur yang sudah berjasa sehingga hari ini kita bisa hidup di Indonesia berkat jasa pahlawan sehingga saya berharap kunjungan kali ini bisa menjadi tradisi di Indonesia dan terus dilestarikan,”ucapnya. 

Pada tempat yang sama, Ketua  INTI Pusat, Teddy Sugianto kepada awak media mengatakan bahwa INTI memang didirikan demi kebangsaan sehingga kunjungan kali ini INTI mengadakan ziarah ke TMP Darmaloka.

“Saya harap kedepan INTI NTT makin maju dan berkembang karena INTI banyak koneksi ke luar negeri sehingga daerah-daerah yang bagus potensi alamnya akan kita promosikan,”tuturnya. 

Teddy berharap dengan adanya peringatan HUT INTI  yang akan berlangsung di Labuan Bajo pada tanggal 10 April mendatang bisa menjadi salah satu promosi pariwisata bagi NTT.

“Pemerintah sekarang cukup hebat memberikan perhatian kepada daerah-daerah melalui pariwisata sehingga kami berharap NTT juga bisa maju karena NTT adalah salah satu tempat terindah di Indonesia jadi kita adakan program HUT INTI di Labuan Bajo,”bebernya.

Baginya menginap di Labuan Bajo merupakan suatu kebanggaan bagi INTI dan dengan adanya syukuran sederhana untuk merayakan HUT INTI ini agar lebih berdampak bagi NTT.

“Akan ada banyak promosi pariwisata di Labuan Bajo karena hadir INTI dari Bali dan hampir seluruh Provinsi di Indonesia akan datang untuk mempromosikan pariwisata NTT,”demikian pungkas Teddy.

Sementara itu, Ketua INTI NTT, Theodorus Widodo memberikan apresiasi kepada Tim INTI Pusat yang datang merayakan  puncak perayaan Ceng Beng Kebangsaan untuk menghormati leluhur dan para pahlawan.

“INTI NTT sangat berterimakasih karena ide Ceng Beng Kebangsaan ini bermula dari pengurus pusat dan rombongn ini bukan hanya datang di Kupang tetapi akan berkunjung ke tempat-tempat pariwisata laninnya di NTT,”tuturnya. 

Untuk Ziarah di TMP Dharmaloka, Theodorus Widodo menambahkan INTI NTT menyambut baik dan mendukung tradisi Ceng Beng Kebangsaan ini.

“Disini kita tabur bunga dan kita letakkan karangan bunga untuk menunjukkan kepada sesama bahwa tradisi yang bagus ini bertujuan untuk mengingat leluhur dan para pahlawan bangsa ini,”pungkasnya. 

Dari pantauan media ini, selain acara tabur bunga dan peletakan karangan bunga, INTI NTT juga mempersembahkan puisi bagi para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan HUT tersebut  Ketua Perhimpunan HAKKA NTT, Yano Laemonta. (MI) 




Sambut HUT INTI Ke-23, INTI NTT Gelar Tradisi Ceng Beng di TMP Darmaloka

 

Kupang,mwartapedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)  yang ke-23 jatuh pada tanggal 10 April 2022 maka INTI Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama INTI Pusat menggelar tradisi Ceng Beng Kebangsaan yang  berlangsung di Taman Makam Pahlawan  (TMP) Darmaloka, Kota Kupang pada Selasa, 5 April 2022.

Sekretaris Jenderal INTI Pusat,  Candra Jap disela-sela kegiatan mengatakann bahwa tradisi Ceng Beng  yang diperingati selama satu bulan dari tanggal 23 Maret sampai dengan 23 April dalam agama Khonghucu yang puncaknya jatuh pada tanggal 5 April hari ini sehingga INTI melakukan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan.

“Ziarah ke makam dalam rangka menghormati leluhur  yang sudah mendahului kita sehingga sebagai generasi penerus kita harus ingat kepada leluhur dan ini adalah salah satu ajaran dan tradisi Tionghoa,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Candra Jap menjelaskan bahwa Kali ini INTI menyebutnya Ceng Beng Kebangsaan karena Ziarah ini bukan hanya leluhur dari Tionghoa tetapi juga bagi para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

“Kami datang dari Jakarta  ke TMP untuk menghormati leluhur yang sudah berjasa sehingga hari ini kita bisa hidup di Indonesia berkat jasa pahlawan sehingga saya berharap kunjungan kali ini bisa menjadi tradisi di Indonesia dan terus dilestarikan,”ucapnya. 

Pada tempat yang sama, Ketua  INTI Pusat, Teddy Sugianto kepada awak media mengatakan bahwa INTI memang didirikan demi kebangsaan sehingga kunjungan kali ini INTI mengadakan ziarah ke TMP Darmaloka.

“Saya harap kedepan INTI NTT makin maju dan berkembang karena INTI banyak koneksi ke luar negeri sehingga daerah-daerah yang bagus potensi alamnya akan kita promosikan,”tuturnya. 

Teddy berharap dengan adanya peringatan HUT INTI  yang akan berlangsung di Labuan Bajo pada tanggal 10 April mendatang bisa menjadi salah satu promosi pariwisata bagi NTT.

“Pemerintah sekarang cukup hebat memberikan perhatian kepada daerah-daerah melalui pariwisata sehingga kami berharap NTT juga bisa maju karena NTT adalah salah satu tempat terindah di Indonesia jadi kita adakan program HUT INTI di Labuan Bajo,”bebernya.

Baginya menginap di Labuan Bajo merupakan suatu kebanggaan bagi INTI dan dengan adanya syukuran sederhana untuk merayakan HUT INTI ini agar lebih berdampak bagi NTT.

“Akan ada banyak promosi pariwisata di Labuan Bajo karena hadir INTI dari Bali dan hampir seluruh Provinsi di Indonesia akan datang untuk mempromosikan pariwisata NTT,”demikian pungkas Teddy.

Sementara itu, Ketua INTI NTT, Theodorus Widodo memberikan apresiasi kepada Tim INTI Pusat yang datang merayakan  puncak perayaan Ceng Beng Kebangsaan untuk menghormati leluhur dan para pahlawan.

“INTI NTT sangat berterimakasih karena ide Ceng Beng Kebangsaan ini bermula dari pengurus pusat dan rombongn ini bukan hanya datang di Kupang tetapi akan berkunjung ke tempat-tempat pariwisata laninnya di NTT,”tuturnya. 

Untuk Ziarah di TMP Dharmaloka, Theodorus Widodo menambahkan INTI NTT menyambut baik dan mendukung tradisi Ceng Beng Kebangsaan ini.

“Disini kita tabur bunga dan kita letakkan karangan bunga untuk menunjukkan kepada sesama bahwa tradisi yang bagus ini bertujuan untuk mengingat leluhur dan para pahlawan bangsa ini,”pungkasnya. 

Dari pantauan media ini, selain acara tabur bunga dan peletakan karangan bunga, INTI NTT juga mempersembahkan puisi bagi para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan HUT tersebut  Ketua Perhimpunan HAKKA NTT, Yano Laemonta. (MI) 




Terima Brigjen TNI (Purn.) Ivo Betekeneng, Gubernur VBL Ajak Kerja Sama Bangun NTT


Kupang, mwartapedia.com – Gubernur  Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima Brigjen TNI Purnawirawan Ivo Arianto Betekenang, bersama Leonard Betekeng, pada Senin, 4 April 2022. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT menjelaskan bahwa masih ada begitu banyak lahan tidur di NTT dengan berbagai potensi besar untuk memberi kesejahteraan bagi masyarakat, tetapi kita kekurangan SDM berkualitas untuk mengolahnya. Berbagai potensi ini seperti pertanian, peternakan dan perikanan, bahkan sumber daya energi baru terbarukan yang belum diolah dengan profesional. 

“NTT ini SDAnya sangat kaya, sayangnya kita kekurangan pengetahuan untuk mengelolanya. Cara berpikir kita dalam mengelolanya yang harus diubah. Bahkan sisi pemasarannya juga harus dibenahi juga secara optimal”, demikian dijelaskan Gubernur.

Berikutnya, kata Gubernur VBL, NTT ini harus maju, dengan didukung dengan pemberdayaan sumber daya manusia yang profesional. Kerja kita harus kerja luar biasa, dengan cara di luar kebiasaan. Jauhi sikap santai, tapi diperlukan kinerja yang optimal untuk mengejar setiap ketertinggalannya. 

“Semua potensi kita ada, cuma sekarang tergantung  dari diri kita sebenarnya, mau kerja ataukah tidak, mau maju ataukah tidak mau. Ya, apapun kondisinya NTT, kita harus berani melakukan berbagai lompatan dengan berbagai terobosan untuk bisa mengejar berbagai ketertinggalan yang masih kita alami bersama. Kita butuh kerja sama, tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Sehingga kita akan lebih cepat maju. Kerja sama itu juga harus dengan modal pengetahuan yang luar biasa, oleh sebab itu saya sangat apresiasi dan senang sekali ada Putera NTT, seorang jenderal purnawirawan, setelah sekian lama mengabdi di luar NTT, punya kemauan keras untuk kembali ke tanah kelahiran ikut berperan aktif mau bekerja sama untuk bangun NTT ini”, ungkap orang nomor satu di NTT ini.

Lanjut Gubernur VBL, ia sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan serta keinginan kuat dari Putera Lembata, Brigadir Jenderal (Purn) Ivo Betekeneng yang mau berkontribusi menujukkan kepeduliannya bahkan ikut bertanggung jawab untuk ikut memajukan NTT ini.

“Tidak ada waktunya lagi kita bersantai, yang ada sekarang adalah waktunya untuk bekerja  keras, tidak asal kerja juga, tapi kerja dengan perencanaan yang matang dengan target yang jelas. Apa yang harus dicapai itu harus jelas, sehingga kerja kita juga terarah dengan baik. Terima kasih karena bapak ingin kembali ke NTT, ke Tanah Leluhur Lembata, karena memang kalau mau majukan NTT, kita butuh orang-orang dengan visi yang sama yaitu memajukan dan mensejahterakan masyarakat NTT”, kata Putera dari Nusa Bungtilu ini. 

Gubernur juga mengatakan optimismenya jika kita bekerja sama dengan modal pengetahuan yang ampuh, dan memiliki visi yang sama, maka pasti NTT cepat maju. 

“Sebenarnya grafik kemajuan NTT sudah nampak, namun hampir tiga tahun ini kita dihantam dengan Pandemi  Covid-19. Tetapi bukan berarti kita menyerah. Justru dengan pandemi harus bisa buat kita bisa bangkit berinovasi, dengan cara apapun bagaimana bergerak lebih cepat untuk maju”, kata Gubernur VBL.

Brigjen TNI (Purn) Ivo Betekeneng mengatakan ia siap untuk menyumbangkan pikiran dan tenaganya untuk ikut bersama GUbernur membangun NTT, khususnya membangun Lewotana Lembata. 

“Sebagai Putera Lembata, yang telah sekian lama bekerja dan mengabdi di luar NTT, kini saatnya saya harus kembali untuk bisa membantu bapak gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi NTT. Kerinduan ini sangat besar dan terjawab hari ini, saya sangat merasakan sukacita karena Bapak Gubernur menerima saya, ini menjadi modal dan spirit luar biasa bagi saya pribadi, untuk bisa bekerja bersama memajukan NTT ini”, ungkap Putera asal Ili Ape Lembata yang terakhir menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI. 

Lulusan AKABRI tahun 1986, Ivo Betekeneng, diakhir pertemuan tersebut, mengungkapkan komitmen moralnya yang mulia, untuk ikut bertanggung jawab dalam memajukan NTT melalui kontribusi pemikiran dan kerja kerasnya bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Lembata.  

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT Johanes  Oktavianus.  (Biro AP/MI)





Terima Brigjen TNI (Purn.) Ivo Betekeneng, Gubernur VBL Ajak Kerja Sama Bangun NTT


Kupang, mwartapedia.com – Gubernur  Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima Brigjen TNI Purnawirawan Ivo Arianto Betekenang, bersama Leonard Betekeng, pada Senin, 4 April 2022. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT menjelaskan bahwa masih ada begitu banyak lahan tidur di NTT dengan berbagai potensi besar untuk memberi kesejahteraan bagi masyarakat, tetapi kita kekurangan SDM berkualitas untuk mengolahnya. Berbagai potensi ini seperti pertanian, peternakan dan perikanan, bahkan sumber daya energi baru terbarukan yang belum diolah dengan profesional. 

“NTT ini SDAnya sangat kaya, sayangnya kita kekurangan pengetahuan untuk mengelolanya. Cara berpikir kita dalam mengelolanya yang harus diubah. Bahkan sisi pemasarannya juga harus dibenahi juga secara optimal”, demikian dijelaskan Gubernur.

Berikutnya, kata Gubernur VBL, NTT ini harus maju, dengan didukung dengan pemberdayaan sumber daya manusia yang profesional. Kerja kita harus kerja luar biasa, dengan cara di luar kebiasaan. Jauhi sikap santai, tapi diperlukan kinerja yang optimal untuk mengejar setiap ketertinggalannya. 

“Semua potensi kita ada, cuma sekarang tergantung  dari diri kita sebenarnya, mau kerja ataukah tidak, mau maju ataukah tidak mau. Ya, apapun kondisinya NTT, kita harus berani melakukan berbagai lompatan dengan berbagai terobosan untuk bisa mengejar berbagai ketertinggalan yang masih kita alami bersama. Kita butuh kerja sama, tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Sehingga kita akan lebih cepat maju. Kerja sama itu juga harus dengan modal pengetahuan yang luar biasa, oleh sebab itu saya sangat apresiasi dan senang sekali ada Putera NTT, seorang jenderal purnawirawan, setelah sekian lama mengabdi di luar NTT, punya kemauan keras untuk kembali ke tanah kelahiran ikut berperan aktif mau bekerja sama untuk bangun NTT ini”, ungkap orang nomor satu di NTT ini.

Lanjut Gubernur VBL, ia sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan serta keinginan kuat dari Putera Lembata, Brigadir Jenderal (Purn) Ivo Betekeneng yang mau berkontribusi menujukkan kepeduliannya bahkan ikut bertanggung jawab untuk ikut memajukan NTT ini.

“Tidak ada waktunya lagi kita bersantai, yang ada sekarang adalah waktunya untuk bekerja  keras, tidak asal kerja juga, tapi kerja dengan perencanaan yang matang dengan target yang jelas. Apa yang harus dicapai itu harus jelas, sehingga kerja kita juga terarah dengan baik. Terima kasih karena bapak ingin kembali ke NTT, ke Tanah Leluhur Lembata, karena memang kalau mau majukan NTT, kita butuh orang-orang dengan visi yang sama yaitu memajukan dan mensejahterakan masyarakat NTT”, kata Putera dari Nusa Bungtilu ini. 

Gubernur juga mengatakan optimismenya jika kita bekerja sama dengan modal pengetahuan yang ampuh, dan memiliki visi yang sama, maka pasti NTT cepat maju. 

“Sebenarnya grafik kemajuan NTT sudah nampak, namun hampir tiga tahun ini kita dihantam dengan Pandemi  Covid-19. Tetapi bukan berarti kita menyerah. Justru dengan pandemi harus bisa buat kita bisa bangkit berinovasi, dengan cara apapun bagaimana bergerak lebih cepat untuk maju”, kata Gubernur VBL.

Brigjen TNI (Purn) Ivo Betekeneng mengatakan ia siap untuk menyumbangkan pikiran dan tenaganya untuk ikut bersama GUbernur membangun NTT, khususnya membangun Lewotana Lembata. 

“Sebagai Putera Lembata, yang telah sekian lama bekerja dan mengabdi di luar NTT, kini saatnya saya harus kembali untuk bisa membantu bapak gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi NTT. Kerinduan ini sangat besar dan terjawab hari ini, saya sangat merasakan sukacita karena Bapak Gubernur menerima saya, ini menjadi modal dan spirit luar biasa bagi saya pribadi, untuk bisa bekerja bersama memajukan NTT ini”, ungkap Putera asal Ili Ape Lembata yang terakhir menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI. 

Lulusan AKABRI tahun 1986, Ivo Betekeneng, diakhir pertemuan tersebut, mengungkapkan komitmen moralnya yang mulia, untuk ikut bertanggung jawab dalam memajukan NTT melalui kontribusi pemikiran dan kerja kerasnya bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Lembata.  

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT Johanes  Oktavianus.  (Biro AP/MI)





Terima Brigjen TNI (Purn.) Ivo Betekeneng, Gubernur VBL Ajak Kerja Sama Bangun NTT


Kupang, mwartapedia.com – Gubernur  Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima Brigjen TNI Purnawirawan Ivo Arianto Betekenang, bersama Leonard Betekeng, pada Senin, 4 April 2022. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT menjelaskan bahwa masih ada begitu banyak lahan tidur di NTT dengan berbagai potensi besar untuk memberi kesejahteraan bagi masyarakat, tetapi kita kekurangan SDM berkualitas untuk mengolahnya. Berbagai potensi ini seperti pertanian, peternakan dan perikanan, bahkan sumber daya energi baru terbarukan yang belum diolah dengan profesional. 

“NTT ini SDAnya sangat kaya, sayangnya kita kekurangan pengetahuan untuk mengelolanya. Cara berpikir kita dalam mengelolanya yang harus diubah. Bahkan sisi pemasarannya juga harus dibenahi juga secara optimal”, demikian dijelaskan Gubernur.

Berikutnya, kata Gubernur VBL, NTT ini harus maju, dengan didukung dengan pemberdayaan sumber daya manusia yang profesional. Kerja kita harus kerja luar biasa, dengan cara di luar kebiasaan. Jauhi sikap santai, tapi diperlukan kinerja yang optimal untuk mengejar setiap ketertinggalannya. 

“Semua potensi kita ada, cuma sekarang tergantung  dari diri kita sebenarnya, mau kerja ataukah tidak, mau maju ataukah tidak mau. Ya, apapun kondisinya NTT, kita harus berani melakukan berbagai lompatan dengan berbagai terobosan untuk bisa mengejar berbagai ketertinggalan yang masih kita alami bersama. Kita butuh kerja sama, tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Sehingga kita akan lebih cepat maju. Kerja sama itu juga harus dengan modal pengetahuan yang luar biasa, oleh sebab itu saya sangat apresiasi dan senang sekali ada Putera NTT, seorang jenderal purnawirawan, setelah sekian lama mengabdi di luar NTT, punya kemauan keras untuk kembali ke tanah kelahiran ikut berperan aktif mau bekerja sama untuk bangun NTT ini”, ungkap orang nomor satu di NTT ini.

Lanjut Gubernur VBL, ia sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan serta keinginan kuat dari Putera Lembata, Brigadir Jenderal (Purn) Ivo Betekeneng yang mau berkontribusi menujukkan kepeduliannya bahkan ikut bertanggung jawab untuk ikut memajukan NTT ini.

“Tidak ada waktunya lagi kita bersantai, yang ada sekarang adalah waktunya untuk bekerja  keras, tidak asal kerja juga, tapi kerja dengan perencanaan yang matang dengan target yang jelas. Apa yang harus dicapai itu harus jelas, sehingga kerja kita juga terarah dengan baik. Terima kasih karena bapak ingin kembali ke NTT, ke Tanah Leluhur Lembata, karena memang kalau mau majukan NTT, kita butuh orang-orang dengan visi yang sama yaitu memajukan dan mensejahterakan masyarakat NTT”, kata Putera dari Nusa Bungtilu ini. 

Gubernur juga mengatakan optimismenya jika kita bekerja sama dengan modal pengetahuan yang ampuh, dan memiliki visi yang sama, maka pasti NTT cepat maju. 

“Sebenarnya grafik kemajuan NTT sudah nampak, namun hampir tiga tahun ini kita dihantam dengan Pandemi  Covid-19. Tetapi bukan berarti kita menyerah. Justru dengan pandemi harus bisa buat kita bisa bangkit berinovasi, dengan cara apapun bagaimana bergerak lebih cepat untuk maju”, kata Gubernur VBL.

Brigjen TNI (Purn) Ivo Betekeneng mengatakan ia siap untuk menyumbangkan pikiran dan tenaganya untuk ikut bersama GUbernur membangun NTT, khususnya membangun Lewotana Lembata. 

“Sebagai Putera Lembata, yang telah sekian lama bekerja dan mengabdi di luar NTT, kini saatnya saya harus kembali untuk bisa membantu bapak gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi NTT. Kerinduan ini sangat besar dan terjawab hari ini, saya sangat merasakan sukacita karena Bapak Gubernur menerima saya, ini menjadi modal dan spirit luar biasa bagi saya pribadi, untuk bisa bekerja bersama memajukan NTT ini”, ungkap Putera asal Ili Ape Lembata yang terakhir menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI. 

Lulusan AKABRI tahun 1986, Ivo Betekeneng, diakhir pertemuan tersebut, mengungkapkan komitmen moralnya yang mulia, untuk ikut bertanggung jawab dalam memajukan NTT melalui kontribusi pemikiran dan kerja kerasnya bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Lembata.  

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT Johanes  Oktavianus.  (Biro AP/MI)