BPSP: Penduduk Miskin NTT Turun 23 Ribu Orang Per September 2021
Kupang, mwartapedia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat jumlah penduduk miskin pada September 2021 sebesar 1.146,28 ribu orang.
Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Ir. Adi H. Manafe, M.Si saat konferensi pers yang berlangsung secara Virtual, Senin (17/01/2022) memaparkan jumlah penduduk miskin pada September menurun 23 ribu orang dibandingkan dengan Maret 2021. Jika dibandingkan dengan September 2020,jumlah penduduk miskin menurun 27,3 ribu orang.
“Dibanding Maret 2021, jumlah penduduk miskin September 2021 perkotaan naik sebanyak 0,12 ribu orang (dari 118,76 ribu orang pada Maret 2021 menjadi 120,58 ribu orang pada September 2021). Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan turun sebanyak 24,85 ribu orang (dari 1.050,55 ribu orang pada Maret 2021 menjadi 1.025,70 ribu orang pada September 2021),”ungkapnya.
Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa garis Kemiskinan pada September 2021 tercatat sebesar Rp437.606,-/kapita/ bulan.
“Komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp344.666,- (78,76 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp92.941,- (21,24 persen),”ujarnya.
Pada September 2021, Adi menambahkan, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 5,38 orang anggota rumah tangga.
“Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.354.320,-/rumah tangga miskin/bulan,”tutupnya. (MI)