Pakai Dana Pribadi, dr. Christian Widodo Bangun Jembatan Darurat Bagi Warga

Kupang, mwartapedia.com – Bentuk nyata bukan hanya janji kembali diwujutkan oleh Dokter Christian Widodo Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika membantu masyarakat melalui dana pribadi untuk membangun jembatan bagi warga di RT.08/RW.02 Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang selama tiga hari berturut-turut (05-07/01/2022).

Kepada media ini, Dokter muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT ini mengatakan bahwa bermula ketika beberapa hari yang lalu dirinya dihubungi oleh seorang Camat dan diinformasikan bahwa ada jembatan yang sudah putus selama satu tahun dan belum diperbaiki sehingga anak-anak kesulitan akses untuk bersekolah, 

“Keesokan harinya setelah rapat di DPRD, saya menyempatkan hadir dan melihat langsung ternyata memang benar kondisinya sangat membahayakan anak-anak ketika harus menyebrang dengan sebatang kayu pohon yang bulat nan licin, sementara ada bebatuan karang yang tajam dan aliran air yang cukup deras dibawahnya,”demikian ungkap dr. Christian.

Ia menuturkan bahwa hanya anak-anak yang berani dan bisa melintasi kayu bulat tersebut layaknya atraksi sirkus sementara tidak ada satupun orang dewasa yang berani melintasi jembatan pohon tersebut.

Melihat keadaan yang sangat memprihatinkan tersebut, dr. Christian berinisiatif untuk membantu warga membuat jembatan darurat dari dana pribadi. 

“Keesokan harinya kita langsung mengirimkan bantuan berupa bahan bangunan untuk membuat jembatan darurat yang lebih layak diakses warga dan yang terpenting tidak membahayakan anak-anak ketika mereka hendak menimba ilmu, karena menurut cerita warga, terkadang bila telat ke sekolah anak-anak sedikit berlari diatas kayu tersebut,”ungkapnya.


dr. Cristian berharap agar Pemerintah bisa cepat memperbaiki jembatan yang rusak ini atau membuatkan jembatan baru permanent yang lebih kuat dan besar untuk akses warga.

“Seharusnya ini menjadi Perhatian Pemerintah Kota Kupang dan harus cepat dieksekusi karena sangat membahayakan nyawa anak-anak,”tutur dr. Christian.

Kecepatan mengeksekusi pembangunan jembatan ini sangat penting, karena Visi Tanpa Eksekusi Adalah Halusinasi.dan tidak hanya membangun jembatan,dr. Christian juga memberikan bantuan beras bagi warga.

“Bantuan yang saya berikan ini untuk menginspirasi dan menjadi cerita di hari esok agar makin banyak yang membantu terwujudnya jembatan darurat ini,”Demikian tutup dr. Christian yang selama ini selalu cepat memberikan perhatian bagi warga Kota Kupang yang membutuhkan. (MI)




Pakai Dana Pribadi, dr. Christian Widodo Bangun Jembatan Darurat Bagi Warga

Kupang, mwartapedia.com – Bentuk nyata bukan hanya janji kembali diwujutkan oleh Dokter Christian Widodo Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika membantu masyarakat melalui dana pribadi untuk membangun jembatan bagi warga di RT.08/RW.02 Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang selama tiga hari berturut-turut (05-07/01/2022).

Kepada media ini, Dokter muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT ini mengatakan bahwa bermula ketika beberapa hari yang lalu dirinya dihubungi oleh seorang Camat dan diinformasikan bahwa ada jembatan yang sudah putus selama satu tahun dan belum diperbaiki sehingga anak-anak kesulitan akses untuk bersekolah, 

“Keesokan harinya setelah rapat di DPRD, saya menyempatkan hadir dan melihat langsung ternyata memang benar kondisinya sangat membahayakan anak-anak ketika harus menyebrang dengan sebatang kayu pohon yang bulat nan licin, sementara ada bebatuan karang yang tajam dan aliran air yang cukup deras dibawahnya,”demikian ungkap dr. Christian.

Ia menuturkan bahwa hanya anak-anak yang berani dan bisa melintasi kayu bulat tersebut layaknya atraksi sirkus sementara tidak ada satupun orang dewasa yang berani melintasi jembatan pohon tersebut.

Melihat keadaan yang sangat memprihatinkan tersebut, dr. Christian berinisiatif untuk membantu warga membuat jembatan darurat dari dana pribadi. 

“Keesokan harinya kita langsung mengirimkan bantuan berupa bahan bangunan untuk membuat jembatan darurat yang lebih layak diakses warga dan yang terpenting tidak membahayakan anak-anak ketika mereka hendak menimba ilmu, karena menurut cerita warga, terkadang bila telat ke sekolah anak-anak sedikit berlari diatas kayu tersebut,”ungkapnya.


dr. Cristian berharap agar Pemerintah bisa cepat memperbaiki jembatan yang rusak ini atau membuatkan jembatan baru permanent yang lebih kuat dan besar untuk akses warga.

“Seharusnya ini menjadi Perhatian Pemerintah Kota Kupang dan harus cepat dieksekusi karena sangat membahayakan nyawa anak-anak,”tutur dr. Christian.

Kecepatan mengeksekusi pembangunan jembatan ini sangat penting, karena Visi Tanpa Eksekusi Adalah Halusinasi.dan tidak hanya membangun jembatan,dr. Christian juga memberikan bantuan beras bagi warga.

“Bantuan yang saya berikan ini untuk menginspirasi dan menjadi cerita di hari esok agar makin banyak yang membantu terwujudnya jembatan darurat ini,”Demikian tutup dr. Christian yang selama ini selalu cepat memberikan perhatian bagi warga Kota Kupang yang membutuhkan. (MI)




Pakai Dana Pribadi, dr. Christian Widodo Bangun Jembatan Darurat Bagi Warga

Kupang, mwartapedia.com – Bentuk nyata bukan hanya janji kembali diwujutkan oleh Dokter Christian Widodo Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika membantu masyarakat melalui dana pribadi untuk membangun jembatan bagi warga di RT.08/RW.02 Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang selama tiga hari berturut-turut (05-07/01/2022).

Kepada media ini, Dokter muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT ini mengatakan bahwa bermula ketika beberapa hari yang lalu dirinya dihubungi oleh seorang Camat dan diinformasikan bahwa ada jembatan yang sudah putus selama satu tahun dan belum diperbaiki sehingga anak-anak kesulitan akses untuk bersekolah, 

“Keesokan harinya setelah rapat di DPRD, saya menyempatkan hadir dan melihat langsung ternyata memang benar kondisinya sangat membahayakan anak-anak ketika harus menyebrang dengan sebatang kayu pohon yang bulat nan licin, sementara ada bebatuan karang yang tajam dan aliran air yang cukup deras dibawahnya,”demikian ungkap dr. Christian.

Ia menuturkan bahwa hanya anak-anak yang berani dan bisa melintasi kayu bulat tersebut layaknya atraksi sirkus sementara tidak ada satupun orang dewasa yang berani melintasi jembatan pohon tersebut.

Melihat keadaan yang sangat memprihatinkan tersebut, dr. Christian berinisiatif untuk membantu warga membuat jembatan darurat dari dana pribadi. 

“Keesokan harinya kita langsung mengirimkan bantuan berupa bahan bangunan untuk membuat jembatan darurat yang lebih layak diakses warga dan yang terpenting tidak membahayakan anak-anak ketika mereka hendak menimba ilmu, karena menurut cerita warga, terkadang bila telat ke sekolah anak-anak sedikit berlari diatas kayu tersebut,”ungkapnya.


dr. Cristian berharap agar Pemerintah bisa cepat memperbaiki jembatan yang rusak ini atau membuatkan jembatan baru permanent yang lebih kuat dan besar untuk akses warga.

“Seharusnya ini menjadi Perhatian Pemerintah Kota Kupang dan harus cepat dieksekusi karena sangat membahayakan nyawa anak-anak,”tutur dr. Christian.

Kecepatan mengeksekusi pembangunan jembatan ini sangat penting, karena Visi Tanpa Eksekusi Adalah Halusinasi.dan tidak hanya membangun jembatan,dr. Christian juga memberikan bantuan beras bagi warga.

“Bantuan yang saya berikan ini untuk menginspirasi dan menjadi cerita di hari esok agar makin banyak yang membantu terwujudnya jembatan darurat ini,”Demikian tutup dr. Christian yang selama ini selalu cepat memberikan perhatian bagi warga Kota Kupang yang membutuhkan. (MI)




Pakai Dana Pribadi, dr. Christian Widodo Bangun Jembatan Darurat Bagi Warga

Kupang, mwartapedia.com – Bentuk nyata bukan hanya janji kembali diwujutkan oleh Dokter Christian Widodo Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika membantu masyarakat melalui dana pribadi untuk membangun jembatan bagi warga di RT.08/RW.02 Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang selama tiga hari berturut-turut (05-07/01/2022).

Kepada media ini, Dokter muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT ini mengatakan bahwa bermula ketika beberapa hari yang lalu dirinya dihubungi oleh seorang Camat dan diinformasikan bahwa ada jembatan yang sudah putus selama satu tahun dan belum diperbaiki sehingga anak-anak kesulitan akses untuk bersekolah, 

“Keesokan harinya setelah rapat di DPRD, saya menyempatkan hadir dan melihat langsung ternyata memang benar kondisinya sangat membahayakan anak-anak ketika harus menyebrang dengan sebatang kayu pohon yang bulat nan licin, sementara ada bebatuan karang yang tajam dan aliran air yang cukup deras dibawahnya,”demikian ungkap dr. Christian.

Ia menuturkan bahwa hanya anak-anak yang berani dan bisa melintasi kayu bulat tersebut layaknya atraksi sirkus sementara tidak ada satupun orang dewasa yang berani melintasi jembatan pohon tersebut.

Melihat keadaan yang sangat memprihatinkan tersebut, dr. Christian berinisiatif untuk membantu warga membuat jembatan darurat dari dana pribadi. 

“Keesokan harinya kita langsung mengirimkan bantuan berupa bahan bangunan untuk membuat jembatan darurat yang lebih layak diakses warga dan yang terpenting tidak membahayakan anak-anak ketika mereka hendak menimba ilmu, karena menurut cerita warga, terkadang bila telat ke sekolah anak-anak sedikit berlari diatas kayu tersebut,”ungkapnya.


dr. Cristian berharap agar Pemerintah bisa cepat memperbaiki jembatan yang rusak ini atau membuatkan jembatan baru permanent yang lebih kuat dan besar untuk akses warga.

“Seharusnya ini menjadi Perhatian Pemerintah Kota Kupang dan harus cepat dieksekusi karena sangat membahayakan nyawa anak-anak,”tutur dr. Christian.

Kecepatan mengeksekusi pembangunan jembatan ini sangat penting, karena Visi Tanpa Eksekusi Adalah Halusinasi.dan tidak hanya membangun jembatan,dr. Christian juga memberikan bantuan beras bagi warga.

“Bantuan yang saya berikan ini untuk menginspirasi dan menjadi cerita di hari esok agar makin banyak yang membantu terwujudnya jembatan darurat ini,”Demikian tutup dr. Christian yang selama ini selalu cepat memberikan perhatian bagi warga Kota Kupang yang membutuhkan. (MI)




Komandan Korem 161/Wira Sakti Resmikan Pompa Hidram di Desa Oinlasi

 

Kupang, mwartapedia.com – Pompa Hidram yang merupakan kegiatan non program Kodam IX/Udayana yang dipimpin oleh Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, SE merupakan suatu kegiatan dalam rangka membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih di Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) yang salah satunya terletak di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kec. Mollo Selatan, dimana pengerjaannya telah mencapai 100 % pada Kamis (06/02/2022).

Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, SE tiba di lokasi Pompa Hidram di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan, di sambut secara Adat Natoni dan dilanjutkan sambutan dari Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST.,MM menyampaikan rasa syukur karena hari ini Bapak Danrem telah hadir ditengah-tengah kita di Desa Oinlasi dan bersama-sama untuk melihat di samping kita ini ada Bak air yang dibangun  di tengah-tengah masyarakat yang berjumlah 40 KK di 3 RT.

“Saya mengharapkan penggunaan air ini jangan saling berebutan tetapi untuk semua masyarakat dan bukan perorangan sehingga air ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bantuan ini bersifat stimulan bukan mandiri oleh karena itu tolong dijaga dan dirawat karena bapak-bapak TNI akan bergeser memberikan bantuan untuk masyarakat yang lainnya,”kata Bupati.

Sementara itu sambutan Danrem 161/WS Brigjen TNI Budiman yang diawali dengan memperkenalkan diri kemudian menyampaikan bahwa dirinya ingin sekali mengenal masyarakat Timor keseluruhannya terkait bagaimana kehadiran dan hubungan anggota Babinsa kami dengan masyarakat selama ini. 

Untuk kasus Stunting di Indonesia berdasarkan penyampaian dari Bapak Bupati bahwa Kabupaten TTS diurutan ke -2, maka ini merupakan tanggungjawab kita semua. 

“Kita mencoba untuk berubah ke arah peradaban-peradaban yang lebih baik. Persoalan yang akan ada ketika melaksanakan peresmian Bak Air ini adalah bagaimana cara kita untuk merawatnya. Bak Air ini merupakan oleh-oleh dari Bapak Pangdam IX/Udayana, untuk itu masyarakat menjaga dan merawatnya dengan baik sehingga masa pemakaiannya dapat berlangsung lama sampai ke anak cucu kita,”pungkasnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Bapak Alfret Snae Tokoh Masyarakat Desa Oinlasi bahwa pernah ada slogan mengatakan bahwa dulu sumber air jauh tetapi sekarang sumber air su dekat. 

“Kami masyarakat dari 3 RT yang berada diwilayah Desa Oinlasi ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Danrem 161/WS, terkhusus kepada Anggota TNI Kodim 1621/TTS yang selalu hadir bersama kami untuk membantu dan memberikan solusi terbaik dalam setiap persoalan yang kami hadapi”, ucap Alfret.

Peresmian Pengguntingan Pita Bak Air oleh Danrem 161/WS ditandai dengan penyerahan bingkisan oleh Ibu Tita Budiman didampingi oleh pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana.

Turut hadir pada kegiatan peresmian Pompa Hidram, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/WS Ny. Tita Iman Budiman, Kasi Intel Kasrem 161/WS Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto beserta istri, Dandenpom IX/1 Kupang Letkol CPM Joao Cesar Da Costa Corte Real, SE, Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM beserta istri, Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST., MM, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.

(Penrem/MI)




Komandan Korem 161/Wira Sakti Resmikan Pompa Hidram di Desa Oinlasi

 

Kupang, mwartapedia.com – Pompa Hidram yang merupakan kegiatan non program Kodam IX/Udayana yang dipimpin oleh Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, SE merupakan suatu kegiatan dalam rangka membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih di Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) yang salah satunya terletak di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kec. Mollo Selatan, dimana pengerjaannya telah mencapai 100 % pada Kamis (06/02/2022).

Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, SE tiba di lokasi Pompa Hidram di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan, di sambut secara Adat Natoni dan dilanjutkan sambutan dari Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST.,MM menyampaikan rasa syukur karena hari ini Bapak Danrem telah hadir ditengah-tengah kita di Desa Oinlasi dan bersama-sama untuk melihat di samping kita ini ada Bak air yang dibangun  di tengah-tengah masyarakat yang berjumlah 40 KK di 3 RT.

“Saya mengharapkan penggunaan air ini jangan saling berebutan tetapi untuk semua masyarakat dan bukan perorangan sehingga air ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bantuan ini bersifat stimulan bukan mandiri oleh karena itu tolong dijaga dan dirawat karena bapak-bapak TNI akan bergeser memberikan bantuan untuk masyarakat yang lainnya,”kata Bupati.

Sementara itu sambutan Danrem 161/WS Brigjen TNI Budiman yang diawali dengan memperkenalkan diri kemudian menyampaikan bahwa dirinya ingin sekali mengenal masyarakat Timor keseluruhannya terkait bagaimana kehadiran dan hubungan anggota Babinsa kami dengan masyarakat selama ini. 

Untuk kasus Stunting di Indonesia berdasarkan penyampaian dari Bapak Bupati bahwa Kabupaten TTS diurutan ke -2, maka ini merupakan tanggungjawab kita semua. 

“Kita mencoba untuk berubah ke arah peradaban-peradaban yang lebih baik. Persoalan yang akan ada ketika melaksanakan peresmian Bak Air ini adalah bagaimana cara kita untuk merawatnya. Bak Air ini merupakan oleh-oleh dari Bapak Pangdam IX/Udayana, untuk itu masyarakat menjaga dan merawatnya dengan baik sehingga masa pemakaiannya dapat berlangsung lama sampai ke anak cucu kita,”pungkasnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Bapak Alfret Snae Tokoh Masyarakat Desa Oinlasi bahwa pernah ada slogan mengatakan bahwa dulu sumber air jauh tetapi sekarang sumber air su dekat. 

“Kami masyarakat dari 3 RT yang berada diwilayah Desa Oinlasi ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Danrem 161/WS, terkhusus kepada Anggota TNI Kodim 1621/TTS yang selalu hadir bersama kami untuk membantu dan memberikan solusi terbaik dalam setiap persoalan yang kami hadapi”, ucap Alfret.

Peresmian Pengguntingan Pita Bak Air oleh Danrem 161/WS ditandai dengan penyerahan bingkisan oleh Ibu Tita Budiman didampingi oleh pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana.

Turut hadir pada kegiatan peresmian Pompa Hidram, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/WS Ny. Tita Iman Budiman, Kasi Intel Kasrem 161/WS Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto beserta istri, Dandenpom IX/1 Kupang Letkol CPM Joao Cesar Da Costa Corte Real, SE, Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM beserta istri, Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST., MM, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.

(Penrem/MI)




Komandan Korem 161/Wira Sakti Resmikan Pompa Hidram di Desa Oinlasi

 

Kupang, mwartapedia.com – Pompa Hidram yang merupakan kegiatan non program Kodam IX/Udayana yang dipimpin oleh Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, SE merupakan suatu kegiatan dalam rangka membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih di Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) yang salah satunya terletak di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kec. Mollo Selatan, dimana pengerjaannya telah mencapai 100 % pada Kamis (06/02/2022).

Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, SE tiba di lokasi Pompa Hidram di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan, di sambut secara Adat Natoni dan dilanjutkan sambutan dari Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST.,MM menyampaikan rasa syukur karena hari ini Bapak Danrem telah hadir ditengah-tengah kita di Desa Oinlasi dan bersama-sama untuk melihat di samping kita ini ada Bak air yang dibangun  di tengah-tengah masyarakat yang berjumlah 40 KK di 3 RT.

“Saya mengharapkan penggunaan air ini jangan saling berebutan tetapi untuk semua masyarakat dan bukan perorangan sehingga air ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bantuan ini bersifat stimulan bukan mandiri oleh karena itu tolong dijaga dan dirawat karena bapak-bapak TNI akan bergeser memberikan bantuan untuk masyarakat yang lainnya,”kata Bupati.

Sementara itu sambutan Danrem 161/WS Brigjen TNI Budiman yang diawali dengan memperkenalkan diri kemudian menyampaikan bahwa dirinya ingin sekali mengenal masyarakat Timor keseluruhannya terkait bagaimana kehadiran dan hubungan anggota Babinsa kami dengan masyarakat selama ini. 

Untuk kasus Stunting di Indonesia berdasarkan penyampaian dari Bapak Bupati bahwa Kabupaten TTS diurutan ke -2, maka ini merupakan tanggungjawab kita semua. 

“Kita mencoba untuk berubah ke arah peradaban-peradaban yang lebih baik. Persoalan yang akan ada ketika melaksanakan peresmian Bak Air ini adalah bagaimana cara kita untuk merawatnya. Bak Air ini merupakan oleh-oleh dari Bapak Pangdam IX/Udayana, untuk itu masyarakat menjaga dan merawatnya dengan baik sehingga masa pemakaiannya dapat berlangsung lama sampai ke anak cucu kita,”pungkasnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Bapak Alfret Snae Tokoh Masyarakat Desa Oinlasi bahwa pernah ada slogan mengatakan bahwa dulu sumber air jauh tetapi sekarang sumber air su dekat. 

“Kami masyarakat dari 3 RT yang berada diwilayah Desa Oinlasi ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Danrem 161/WS, terkhusus kepada Anggota TNI Kodim 1621/TTS yang selalu hadir bersama kami untuk membantu dan memberikan solusi terbaik dalam setiap persoalan yang kami hadapi”, ucap Alfret.

Peresmian Pengguntingan Pita Bak Air oleh Danrem 161/WS ditandai dengan penyerahan bingkisan oleh Ibu Tita Budiman didampingi oleh pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana.

Turut hadir pada kegiatan peresmian Pompa Hidram, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/WS Ny. Tita Iman Budiman, Kasi Intel Kasrem 161/WS Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto beserta istri, Dandenpom IX/1 Kupang Letkol CPM Joao Cesar Da Costa Corte Real, SE, Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM beserta istri, Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST., MM, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.

(Penrem/MI)




Komandan Korem 161/Wira Sakti Resmikan Pompa Hidram di Desa Oinlasi

 

Kupang, mwartapedia.com – Pompa Hidram yang merupakan kegiatan non program Kodam IX/Udayana yang dipimpin oleh Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, SE merupakan suatu kegiatan dalam rangka membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih di Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) yang salah satunya terletak di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kec. Mollo Selatan, dimana pengerjaannya telah mencapai 100 % pada Kamis (06/02/2022).

Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman, SE tiba di lokasi Pompa Hidram di Desa Oinlasi RT. 25 RW. 07 Dusun IV Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan, di sambut secara Adat Natoni dan dilanjutkan sambutan dari Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST.,MM menyampaikan rasa syukur karena hari ini Bapak Danrem telah hadir ditengah-tengah kita di Desa Oinlasi dan bersama-sama untuk melihat di samping kita ini ada Bak air yang dibangun  di tengah-tengah masyarakat yang berjumlah 40 KK di 3 RT.

“Saya mengharapkan penggunaan air ini jangan saling berebutan tetapi untuk semua masyarakat dan bukan perorangan sehingga air ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bantuan ini bersifat stimulan bukan mandiri oleh karena itu tolong dijaga dan dirawat karena bapak-bapak TNI akan bergeser memberikan bantuan untuk masyarakat yang lainnya,”kata Bupati.

Sementara itu sambutan Danrem 161/WS Brigjen TNI Budiman yang diawali dengan memperkenalkan diri kemudian menyampaikan bahwa dirinya ingin sekali mengenal masyarakat Timor keseluruhannya terkait bagaimana kehadiran dan hubungan anggota Babinsa kami dengan masyarakat selama ini. 

Untuk kasus Stunting di Indonesia berdasarkan penyampaian dari Bapak Bupati bahwa Kabupaten TTS diurutan ke -2, maka ini merupakan tanggungjawab kita semua. 

“Kita mencoba untuk berubah ke arah peradaban-peradaban yang lebih baik. Persoalan yang akan ada ketika melaksanakan peresmian Bak Air ini adalah bagaimana cara kita untuk merawatnya. Bak Air ini merupakan oleh-oleh dari Bapak Pangdam IX/Udayana, untuk itu masyarakat menjaga dan merawatnya dengan baik sehingga masa pemakaiannya dapat berlangsung lama sampai ke anak cucu kita,”pungkasnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Bapak Alfret Snae Tokoh Masyarakat Desa Oinlasi bahwa pernah ada slogan mengatakan bahwa dulu sumber air jauh tetapi sekarang sumber air su dekat. 

“Kami masyarakat dari 3 RT yang berada diwilayah Desa Oinlasi ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Danrem 161/WS, terkhusus kepada Anggota TNI Kodim 1621/TTS yang selalu hadir bersama kami untuk membantu dan memberikan solusi terbaik dalam setiap persoalan yang kami hadapi”, ucap Alfret.

Peresmian Pengguntingan Pita Bak Air oleh Danrem 161/WS ditandai dengan penyerahan bingkisan oleh Ibu Tita Budiman didampingi oleh pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana.

Turut hadir pada kegiatan peresmian Pompa Hidram, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/WS Ny. Tita Iman Budiman, Kasi Intel Kasrem 161/WS Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto beserta istri, Dandenpom IX/1 Kupang Letkol CPM Joao Cesar Da Costa Corte Real, SE, Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM beserta istri, Bupati TTS Bapak Egusem Pieter Tahun, ST., MM, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.

(Penrem/MI)