KADIN Bekasi Dukung Program Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

 

Bekasih,mwartapedia.com — Pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 butuh sinergitas segala sektor bukan hanya pelaku usaha. Pemulihan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, seluruh sektor harus bersinergi bersama-sama, mulai pelaku, pemerintah dan sektor lainnya. Karena itu, Kadin Kabupaten Bekasi mengambil peran untuk menjalin hubungan komunikasi dan kemitraan yang baik antar pihak.  

Hal tersebut disampaikan Humas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Bekasi, Doni Ardon menanggapi pandangan aktivis PMII Kabupaten Bekasi Abdul Muhaimin tentang KADIN Kabupaten Bekasi.

Doni mengatakan, konsentrasi KADIN Kabupaten saat ini masih seputar pemulihan ekonomi pasca Covid-19 dan pemetaan masalah yang selama ini belum terselesaikan di Kabupaten Bekasi.

“Menuju pemulihan itu, situasi pandeminya tentu harus diselesaikan dulu sehingga tidak ada hambatan dalam perjalanannya,” kata Doni. Setelah itu, persiapan-persiapan dilakukan sebagai solusi terhadap penyelesaian masalah. 

“Webinar Dialog Media yang kita gelar seminggu yang lalu merupakan bagian strategi kita mengurai permasalahan kewirausahaan di Kabupaten Bekasi satu persatu,” ungkapnya. 

“Termasuk mengundang kehadiran Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia  (KADIN), Arsjad Rasjid datang ke kawasan industri Jababeka untuk mendorong upaya KADIN Kabupaten Bekasi menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi. 

Kehadiran orang nomor 1 di KADIN Indonesia itu, lanjut Doni bersamaan dengan kunjungan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan vaksinasi gratis yang digelar Polri, Rabu (04/08/2021). 

Persoalan kendala UMKM ditegaskannya merupakan ranah Pemerintah Kabupaten Bekasi selaku pemangku kebijakan. 

“Tetapi KADIN Kabupaten Bekasi sudah membahasnya dengan Pemkab Bekasi melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Iyan Priyatna dan Insya Allah ada program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipersiapkan, digelontorkan berupa permodalan, ini harus dimanfaatkan,” ucapnya. (ML/IB).




TNI AL Lantamal VII Lanjutkan Serbuan Masyarakat Maritim di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang

 

 

Kupang,mwartapedia.com – Guna memutus penyebaran mata rantai Covid-19 para nelayan dan masyarakat maritime pelabuhan perikanan Tenau mendapatkan serbuan vaksinasi dari Tim Vaksinator Lantamal VII Kupang, bertempat di KM. Berkah ilahi yang sandar di Pelabuhan Perikanan Tenau, Tanau, Kupang, Prov. NTT. Senin (09/08/2021). 

Kegiatan serbuan vaksinasi masyarakat maritim yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lantamal VII Letkol Laut (K) M. Haris Bennu, A.M.Ft., SKM., M.Kes. mengusung tema “Ayo Katong Vaksin, Supaya Katong Bebas Corona”. Hal ini bertujuan agar seluruh nelayan dan masyarakat sekitar Pelabuhan Perikanan Tenau mendapatkan Vaksinasi secara menyeluruh dan merata, guna menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Prov. NTT. 

Peserta vaksin antara lain para nelayan pesisir yang sandar dipelabuhan perikanan Tenau dan masyarakat sekitar pelabuhan perikanan Oeba Kupang. Kegiatan ini agak berbeda karena Tim Vaksinator menyasar langsung pemberian penyuntikan para ABK kapal nelayan agar mempermudah para nelayan untk mendapatkan suntikan vaksin.

Adapun jumlah total peserta vaksinasi hari ini sejumlah 232 orang. Untuk vaksin yang digunakan jenis sinovac, sedangkan untuk pelaksanaan vaksinator dari personel Diskes Lantamal VII 10 orang serta personel RSAL Samuel J. Moeda Kupang 8 orang.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam kutipan menyampaikan “Jalin Soliditas dengan segenap komponen pertahanan negaradan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan. Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “the new normal” dilingkungan TNI Angkatan Laut”. 

Hadir dalam Kegiatan serbuan vaksin Kadiskes Lantamal VII, Tim Vaksinator Lantamal VII, Babinpotmar Lantamal VII serta Masyarakat Maritim dan Nelayan Pelabuhan Perikanan Tenau.  

(Dispen Lantamal VII/ML/IB)




TNI AL Lantamal VII Lanjutkan Serbuan Masyarakat Maritim di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang

 

 

Kupang,mwartapedia.com – Guna memutus penyebaran mata rantai Covid-19 para nelayan dan masyarakat maritime pelabuhan perikanan Tenau mendapatkan serbuan vaksinasi dari Tim Vaksinator Lantamal VII Kupang, bertempat di KM. Berkah ilahi yang sandar di Pelabuhan Perikanan Tenau, Tanau, Kupang, Prov. NTT. Senin (09/08/2021). 

Kegiatan serbuan vaksinasi masyarakat maritim yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lantamal VII Letkol Laut (K) M. Haris Bennu, A.M.Ft., SKM., M.Kes. mengusung tema “Ayo Katong Vaksin, Supaya Katong Bebas Corona”. Hal ini bertujuan agar seluruh nelayan dan masyarakat sekitar Pelabuhan Perikanan Tenau mendapatkan Vaksinasi secara menyeluruh dan merata, guna menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Prov. NTT. 

Peserta vaksin antara lain para nelayan pesisir yang sandar dipelabuhan perikanan Tenau dan masyarakat sekitar pelabuhan perikanan Oeba Kupang. Kegiatan ini agak berbeda karena Tim Vaksinator menyasar langsung pemberian penyuntikan para ABK kapal nelayan agar mempermudah para nelayan untk mendapatkan suntikan vaksin.

Adapun jumlah total peserta vaksinasi hari ini sejumlah 232 orang. Untuk vaksin yang digunakan jenis sinovac, sedangkan untuk pelaksanaan vaksinator dari personel Diskes Lantamal VII 10 orang serta personel RSAL Samuel J. Moeda Kupang 8 orang.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam kutipan menyampaikan “Jalin Soliditas dengan segenap komponen pertahanan negaradan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan. Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “the new normal” dilingkungan TNI Angkatan Laut”. 

Hadir dalam Kegiatan serbuan vaksin Kadiskes Lantamal VII, Tim Vaksinator Lantamal VII, Babinpotmar Lantamal VII serta Masyarakat Maritim dan Nelayan Pelabuhan Perikanan Tenau.  

(Dispen Lantamal VII/ML/IB)




TNI AL Lantamal VII Lanjutkan Serbuan Masyarakat Maritim di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang

 

 

Kupang,mwartapedia.com – Guna memutus penyebaran mata rantai Covid-19 para nelayan dan masyarakat maritime pelabuhan perikanan Tenau mendapatkan serbuan vaksinasi dari Tim Vaksinator Lantamal VII Kupang, bertempat di KM. Berkah ilahi yang sandar di Pelabuhan Perikanan Tenau, Tanau, Kupang, Prov. NTT. Senin (09/08/2021). 

Kegiatan serbuan vaksinasi masyarakat maritim yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lantamal VII Letkol Laut (K) M. Haris Bennu, A.M.Ft., SKM., M.Kes. mengusung tema “Ayo Katong Vaksin, Supaya Katong Bebas Corona”. Hal ini bertujuan agar seluruh nelayan dan masyarakat sekitar Pelabuhan Perikanan Tenau mendapatkan Vaksinasi secara menyeluruh dan merata, guna menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Prov. NTT. 

Peserta vaksin antara lain para nelayan pesisir yang sandar dipelabuhan perikanan Tenau dan masyarakat sekitar pelabuhan perikanan Oeba Kupang. Kegiatan ini agak berbeda karena Tim Vaksinator menyasar langsung pemberian penyuntikan para ABK kapal nelayan agar mempermudah para nelayan untk mendapatkan suntikan vaksin.

Adapun jumlah total peserta vaksinasi hari ini sejumlah 232 orang. Untuk vaksin yang digunakan jenis sinovac, sedangkan untuk pelaksanaan vaksinator dari personel Diskes Lantamal VII 10 orang serta personel RSAL Samuel J. Moeda Kupang 8 orang.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam kutipan menyampaikan “Jalin Soliditas dengan segenap komponen pertahanan negaradan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan. Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “the new normal” dilingkungan TNI Angkatan Laut”. 

Hadir dalam Kegiatan serbuan vaksin Kadiskes Lantamal VII, Tim Vaksinator Lantamal VII, Babinpotmar Lantamal VII serta Masyarakat Maritim dan Nelayan Pelabuhan Perikanan Tenau.  

(Dispen Lantamal VII/ML/IB)




TNI AL Lantamal VII Lanjutkan Serbuan Masyarakat Maritim di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang

 

 

Kupang,mwartapedia.com – Guna memutus penyebaran mata rantai Covid-19 para nelayan dan masyarakat maritime pelabuhan perikanan Tenau mendapatkan serbuan vaksinasi dari Tim Vaksinator Lantamal VII Kupang, bertempat di KM. Berkah ilahi yang sandar di Pelabuhan Perikanan Tenau, Tanau, Kupang, Prov. NTT. Senin (09/08/2021). 

Kegiatan serbuan vaksinasi masyarakat maritim yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lantamal VII Letkol Laut (K) M. Haris Bennu, A.M.Ft., SKM., M.Kes. mengusung tema “Ayo Katong Vaksin, Supaya Katong Bebas Corona”. Hal ini bertujuan agar seluruh nelayan dan masyarakat sekitar Pelabuhan Perikanan Tenau mendapatkan Vaksinasi secara menyeluruh dan merata, guna menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Prov. NTT. 

Peserta vaksin antara lain para nelayan pesisir yang sandar dipelabuhan perikanan Tenau dan masyarakat sekitar pelabuhan perikanan Oeba Kupang. Kegiatan ini agak berbeda karena Tim Vaksinator menyasar langsung pemberian penyuntikan para ABK kapal nelayan agar mempermudah para nelayan untk mendapatkan suntikan vaksin.

Adapun jumlah total peserta vaksinasi hari ini sejumlah 232 orang. Untuk vaksin yang digunakan jenis sinovac, sedangkan untuk pelaksanaan vaksinator dari personel Diskes Lantamal VII 10 orang serta personel RSAL Samuel J. Moeda Kupang 8 orang.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam kutipan menyampaikan “Jalin Soliditas dengan segenap komponen pertahanan negaradan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan. Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “the new normal” dilingkungan TNI Angkatan Laut”. 

Hadir dalam Kegiatan serbuan vaksin Kadiskes Lantamal VII, Tim Vaksinator Lantamal VII, Babinpotmar Lantamal VII serta Masyarakat Maritim dan Nelayan Pelabuhan Perikanan Tenau.  

(Dispen Lantamal VII/ML/IB)




Kerukunan Keluarga Bima-Dompu NTT Laksanakan Muswil V Sevara Virtual

 

Kupang,mwartapedia.com — Suasana Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT secara Virtual memalui aplikasi Zoom yang digelar di kediaman Dr. H. Jakariah, M.Pd.di jalan Soverdy Kelurahan Oebufu Kota Kupang, Minggu (08/08/2021).

Pembukaan kegiatan Musyawara Wilayah (Muswil) V secara Virtual memalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh Pengurus Wilayah dan 22 pengurus Cabang Kota/Kabupaten se-NTT di awali Open Ceremoni oleh MC yang dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh 2 orang Qorih Internasional asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Irwan Ismail, S.Sos (MTQ Quwait, 2016) dan Syamsuri Firdaus (MTQ Turki, 2019), dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Laporan Panitia Pelaksana oleh Drs. Edy Mansyur dan Sambutan.

Ditempat yang sama, Sambutan Ketua Umum KKBD Wilayah Provinsi NTT yang di sampaikan oleh Sekretaris Umum KKBD NTT (Dr. H. Jakariah, M.Pd) bahwa pada awal sambutan menyampaikan salam dan permohonan maaf ketua umum KKBD Wilayah NTT Bapak H. Muhammad Kilad karena seharusnya Beliau yang memberikan sambutan ini, tetapi karena sesuatu dan lain hal beliau tidak bisa hadir dan mendelegasikan kepada saya untuk menyampaikan sambutan ini.

“Saya rasa ini suatu kebahagian bagi kita setelah 2 kali penundaan, penundaan pertama awal masa pandemi Covid 19 dan penundaan kedua karena badai Seroja yang melanda sebagian wilayah NTT dan akhirnya hari ini bisa melaksanakan Musywil V KKBD NTT walaupun sudah lama rencanakan. Akhirnya dengan penuh resiko dengan kondisi yang ada kita putuskan melaksanakannya dalam suasana Covid 19 secara daring melalui aplikasi Zoom hari ini tanggal 08 Agustus 2021 baru bisa di laksanakan”.Ungkap H. Jakariah

Ia menambahkan Muswil V sangat penting untuk di jadikan mumentum memperbaiki organisasi KKBD Wilayah maupun KKBD Kota dan Kabupaten kedepan, mumentum untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan selama ini mulai dari penataan, mengelolaan, maupun memperbaiki administrasi organisasi baik di wilayah maupun tingkat cabang kota/kabupaten secara modern. 

“Melalui momentum ini kita juga didorong untuk menyatukan langkah, pikiran,dan tenaga dalam mewujudkan tujuan bersama yaitu terwujudnya warga KKBD yang bermartabat,bermakmur, aman, damai bersama seluruh komponen masyarakat serta mendukung semua program pemerintah dalam memajukan harkat dan martabat Daerah NTT,”Tandasnya.

Sebelum membuka secara resmi Musywil V KKBD NTT sekretaris KKBD juga memberikan apresiasi kepada paniti pelaksana musywil serta menyampaikan rasa bangga dan terimaksih atas kehadiran musyawirin dari berbagai daerah di NTT dan menaruh harapan kepada para musyawirin untuk selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan di Nusa Terindah Toleransi (NTT).

Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT Tahun 2021 dengan mengusung tema “Dengan Muswil Ke V Kita Tingkatkan Peran KKBD Wilayah NTT Demi Kemajuan Pembangunan NTT Bangkit Menuju Sejahtera” dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina KKBD NTT, Pengurus Wilayah KKBD NTT, Dewan Pembina KKBD Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Alor serta seluruh Peserta/peninjau Musyawarah Wilayah V dari 22 Cabang Kabupaten/Kota Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) se-NTT. (Humas KKBD Wan/ML/IB)




Kerukunan Keluarga Bima-Dompu NTT Laksanakan Muswil V Sevara Virtual

 

Kupang,mwartapedia.com — Suasana Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT secara Virtual memalui aplikasi Zoom yang digelar di kediaman Dr. H. Jakariah, M.Pd.di jalan Soverdy Kelurahan Oebufu Kota Kupang, Minggu (08/08/2021).

Pembukaan kegiatan Musyawara Wilayah (Muswil) V secara Virtual memalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh Pengurus Wilayah dan 22 pengurus Cabang Kota/Kabupaten se-NTT di awali Open Ceremoni oleh MC yang dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh 2 orang Qorih Internasional asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Irwan Ismail, S.Sos (MTQ Quwait, 2016) dan Syamsuri Firdaus (MTQ Turki, 2019), dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Laporan Panitia Pelaksana oleh Drs. Edy Mansyur dan Sambutan.

Ditempat yang sama, Sambutan Ketua Umum KKBD Wilayah Provinsi NTT yang di sampaikan oleh Sekretaris Umum KKBD NTT (Dr. H. Jakariah, M.Pd) bahwa pada awal sambutan menyampaikan salam dan permohonan maaf ketua umum KKBD Wilayah NTT Bapak H. Muhammad Kilad karena seharusnya Beliau yang memberikan sambutan ini, tetapi karena sesuatu dan lain hal beliau tidak bisa hadir dan mendelegasikan kepada saya untuk menyampaikan sambutan ini.

“Saya rasa ini suatu kebahagian bagi kita setelah 2 kali penundaan, penundaan pertama awal masa pandemi Covid 19 dan penundaan kedua karena badai Seroja yang melanda sebagian wilayah NTT dan akhirnya hari ini bisa melaksanakan Musywil V KKBD NTT walaupun sudah lama rencanakan. Akhirnya dengan penuh resiko dengan kondisi yang ada kita putuskan melaksanakannya dalam suasana Covid 19 secara daring melalui aplikasi Zoom hari ini tanggal 08 Agustus 2021 baru bisa di laksanakan”.Ungkap H. Jakariah

Ia menambahkan Muswil V sangat penting untuk di jadikan mumentum memperbaiki organisasi KKBD Wilayah maupun KKBD Kota dan Kabupaten kedepan, mumentum untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan selama ini mulai dari penataan, mengelolaan, maupun memperbaiki administrasi organisasi baik di wilayah maupun tingkat cabang kota/kabupaten secara modern. 

“Melalui momentum ini kita juga didorong untuk menyatukan langkah, pikiran,dan tenaga dalam mewujudkan tujuan bersama yaitu terwujudnya warga KKBD yang bermartabat,bermakmur, aman, damai bersama seluruh komponen masyarakat serta mendukung semua program pemerintah dalam memajukan harkat dan martabat Daerah NTT,”Tandasnya.

Sebelum membuka secara resmi Musywil V KKBD NTT sekretaris KKBD juga memberikan apresiasi kepada paniti pelaksana musywil serta menyampaikan rasa bangga dan terimaksih atas kehadiran musyawirin dari berbagai daerah di NTT dan menaruh harapan kepada para musyawirin untuk selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan di Nusa Terindah Toleransi (NTT).

Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT Tahun 2021 dengan mengusung tema “Dengan Muswil Ke V Kita Tingkatkan Peran KKBD Wilayah NTT Demi Kemajuan Pembangunan NTT Bangkit Menuju Sejahtera” dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina KKBD NTT, Pengurus Wilayah KKBD NTT, Dewan Pembina KKBD Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Alor serta seluruh Peserta/peninjau Musyawarah Wilayah V dari 22 Cabang Kabupaten/Kota Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) se-NTT. (Humas KKBD Wan/ML/IB)




Kerukunan Keluarga Bima-Dompu NTT Laksanakan Muswil V Sevara Virtual

 

Kupang,mwartapedia.com — Suasana Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT secara Virtual memalui aplikasi Zoom yang digelar di kediaman Dr. H. Jakariah, M.Pd.di jalan Soverdy Kelurahan Oebufu Kota Kupang, Minggu (08/08/2021).

Pembukaan kegiatan Musyawara Wilayah (Muswil) V secara Virtual memalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh Pengurus Wilayah dan 22 pengurus Cabang Kota/Kabupaten se-NTT di awali Open Ceremoni oleh MC yang dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh 2 orang Qorih Internasional asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Irwan Ismail, S.Sos (MTQ Quwait, 2016) dan Syamsuri Firdaus (MTQ Turki, 2019), dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Laporan Panitia Pelaksana oleh Drs. Edy Mansyur dan Sambutan.

Ditempat yang sama, Sambutan Ketua Umum KKBD Wilayah Provinsi NTT yang di sampaikan oleh Sekretaris Umum KKBD NTT (Dr. H. Jakariah, M.Pd) bahwa pada awal sambutan menyampaikan salam dan permohonan maaf ketua umum KKBD Wilayah NTT Bapak H. Muhammad Kilad karena seharusnya Beliau yang memberikan sambutan ini, tetapi karena sesuatu dan lain hal beliau tidak bisa hadir dan mendelegasikan kepada saya untuk menyampaikan sambutan ini.

“Saya rasa ini suatu kebahagian bagi kita setelah 2 kali penundaan, penundaan pertama awal masa pandemi Covid 19 dan penundaan kedua karena badai Seroja yang melanda sebagian wilayah NTT dan akhirnya hari ini bisa melaksanakan Musywil V KKBD NTT walaupun sudah lama rencanakan. Akhirnya dengan penuh resiko dengan kondisi yang ada kita putuskan melaksanakannya dalam suasana Covid 19 secara daring melalui aplikasi Zoom hari ini tanggal 08 Agustus 2021 baru bisa di laksanakan”.Ungkap H. Jakariah

Ia menambahkan Muswil V sangat penting untuk di jadikan mumentum memperbaiki organisasi KKBD Wilayah maupun KKBD Kota dan Kabupaten kedepan, mumentum untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan selama ini mulai dari penataan, mengelolaan, maupun memperbaiki administrasi organisasi baik di wilayah maupun tingkat cabang kota/kabupaten secara modern. 

“Melalui momentum ini kita juga didorong untuk menyatukan langkah, pikiran,dan tenaga dalam mewujudkan tujuan bersama yaitu terwujudnya warga KKBD yang bermartabat,bermakmur, aman, damai bersama seluruh komponen masyarakat serta mendukung semua program pemerintah dalam memajukan harkat dan martabat Daerah NTT,”Tandasnya.

Sebelum membuka secara resmi Musywil V KKBD NTT sekretaris KKBD juga memberikan apresiasi kepada paniti pelaksana musywil serta menyampaikan rasa bangga dan terimaksih atas kehadiran musyawirin dari berbagai daerah di NTT dan menaruh harapan kepada para musyawirin untuk selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan di Nusa Terindah Toleransi (NTT).

Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT Tahun 2021 dengan mengusung tema “Dengan Muswil Ke V Kita Tingkatkan Peran KKBD Wilayah NTT Demi Kemajuan Pembangunan NTT Bangkit Menuju Sejahtera” dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina KKBD NTT, Pengurus Wilayah KKBD NTT, Dewan Pembina KKBD Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Alor serta seluruh Peserta/peninjau Musyawarah Wilayah V dari 22 Cabang Kabupaten/Kota Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) se-NTT. (Humas KKBD Wan/ML/IB)




Kerukunan Keluarga Bima-Dompu NTT Laksanakan Muswil V Sevara Virtual

 

Kupang,mwartapedia.com — Suasana Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT secara Virtual memalui aplikasi Zoom yang digelar di kediaman Dr. H. Jakariah, M.Pd.di jalan Soverdy Kelurahan Oebufu Kota Kupang, Minggu (08/08/2021).

Pembukaan kegiatan Musyawara Wilayah (Muswil) V secara Virtual memalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh Pengurus Wilayah dan 22 pengurus Cabang Kota/Kabupaten se-NTT di awali Open Ceremoni oleh MC yang dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh 2 orang Qorih Internasional asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Irwan Ismail, S.Sos (MTQ Quwait, 2016) dan Syamsuri Firdaus (MTQ Turki, 2019), dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Laporan Panitia Pelaksana oleh Drs. Edy Mansyur dan Sambutan.

Ditempat yang sama, Sambutan Ketua Umum KKBD Wilayah Provinsi NTT yang di sampaikan oleh Sekretaris Umum KKBD NTT (Dr. H. Jakariah, M.Pd) bahwa pada awal sambutan menyampaikan salam dan permohonan maaf ketua umum KKBD Wilayah NTT Bapak H. Muhammad Kilad karena seharusnya Beliau yang memberikan sambutan ini, tetapi karena sesuatu dan lain hal beliau tidak bisa hadir dan mendelegasikan kepada saya untuk menyampaikan sambutan ini.

“Saya rasa ini suatu kebahagian bagi kita setelah 2 kali penundaan, penundaan pertama awal masa pandemi Covid 19 dan penundaan kedua karena badai Seroja yang melanda sebagian wilayah NTT dan akhirnya hari ini bisa melaksanakan Musywil V KKBD NTT walaupun sudah lama rencanakan. Akhirnya dengan penuh resiko dengan kondisi yang ada kita putuskan melaksanakannya dalam suasana Covid 19 secara daring melalui aplikasi Zoom hari ini tanggal 08 Agustus 2021 baru bisa di laksanakan”.Ungkap H. Jakariah

Ia menambahkan Muswil V sangat penting untuk di jadikan mumentum memperbaiki organisasi KKBD Wilayah maupun KKBD Kota dan Kabupaten kedepan, mumentum untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan selama ini mulai dari penataan, mengelolaan, maupun memperbaiki administrasi organisasi baik di wilayah maupun tingkat cabang kota/kabupaten secara modern. 

“Melalui momentum ini kita juga didorong untuk menyatukan langkah, pikiran,dan tenaga dalam mewujudkan tujuan bersama yaitu terwujudnya warga KKBD yang bermartabat,bermakmur, aman, damai bersama seluruh komponen masyarakat serta mendukung semua program pemerintah dalam memajukan harkat dan martabat Daerah NTT,”Tandasnya.

Sebelum membuka secara resmi Musywil V KKBD NTT sekretaris KKBD juga memberikan apresiasi kepada paniti pelaksana musywil serta menyampaikan rasa bangga dan terimaksih atas kehadiran musyawirin dari berbagai daerah di NTT dan menaruh harapan kepada para musyawirin untuk selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan di Nusa Terindah Toleransi (NTT).

Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) V Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Provinsi NTT Tahun 2021 dengan mengusung tema “Dengan Muswil Ke V Kita Tingkatkan Peran KKBD Wilayah NTT Demi Kemajuan Pembangunan NTT Bangkit Menuju Sejahtera” dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina KKBD NTT, Pengurus Wilayah KKBD NTT, Dewan Pembina KKBD Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Kota Kupang, Ketua KKBD Cabang Alor serta seluruh Peserta/peninjau Musyawarah Wilayah V dari 22 Cabang Kabupaten/Kota Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) se-NTT. (Humas KKBD Wan/ML/IB)




Ketua Ikatan Apoteker NTT Himbau Praktek Farmasi di NTT Patuhi Standar Hukum

 

Kupang,mwartapedia.com —  Ketua Pengurus Ikatan Daerah Apoteker Indonesia NTT, Farma El Lefiyana Pallo,S,Si,M,Sc menghimbau kepada apoteker di NTT dalam melakukan praktek farmasi, harus secara bertanggung jawab dan patuhi standar hukum yang ada.

Himbauan itu disampaikan Ketua Pengurus Ikatan Daerah Apoteker Indonesia NTT, Farma El Lefiyana Pallo,S,Si,M,Sc di Kupang, Sabtu (9/8/2021). 

Menurutnya, di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini semakin meningkat penularannya, sudah tentu masyarakat sangat membutuhkan obat-obatan yang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan, maka sebagai apoteker harus benar-benar bekerja sesuai dengan SOP dan berlandaskan hukum.

“Saya menghimbau kepada para apoteker di NTT dan distributor obat untuk melakukan praktek kefarmasian secara bertanggungjawab, artinya melakukan praktek secara legal dan mematuhi stantar-standar pelayanan sesuai ketentuan hukum yang ada”. Ungkap Lefiyana Pallo.

Lefiyana Pallo juga berharap agar peningkatan kompetensi kefarmasian dalam melayani masyarakat di tengah gempuran Covid-19 di NTT menjadi hal mutlak, demi mendukung dan menekan angka penyebaran virus yang mematikan saat ini.

“Tingkatkan kompetensi kefarmasian, sehingga kehadiran kita itu nyata sebagai sumbangsi yang jelas kepada masyarakat agar benar-benar mendapat pelayanan yang baik, memudahkan mereka dalam membutuhkan obat-obatan, agar mereka dapat keluar dari penularan Covid-2019”. Harap Lefiyana Pallo.

Himbauan Ketua Pengurus Ikatan Daerah Apoteker Indonesia NTT, Farma El Lefiyana Pallo,S,Si,M,Sc itu didasarkan atas meningkatnya angka positif kasus COVID-19 dI Kota Kupang, kebutuhan obat yang dianggap potensial dan sudah dipakai dalam terapi COVID-19 menjadi tinggi. Di sisi lain tingginya kebutuhan obat itu dapat saja dimanfaatkan oleh sebagian pelaku usaha untuk menaikan harga jual obat kepada masyarakat.

Menurutnya, harus ada pengaturan standarisasi harga obat di pasaran sehingga masyarakat tidak dirugikan di saat-saat sulit mereka melawan virus yang mematikan saat ini. 

Lanjut Lefiyana Pallo, bahwa Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin telah menetapkan harga eceran tertinggi obat terapi COVID-19 melalui Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Dalam Masa Pandemi COVID-19. Harga Eceran Tertinggi (HET) ini merupakan harga jual tetinggi obat di Apotek, Instalasi farmasi, RS, klinik dan Faskes yang berlaku di seluruh Indonesia, di antaranya: 

1. Favipiravir 2OO mg (Tablet) Rp.22.500 per tablet

2. Remdesivir IOO mg (Injeksi) Rp.510.000 per vial

3. Oseltamivir 75 mg (Kapsul) Rp.26.000 per kapsul

4. lntravenous Immunoglobulin 5% 50 ml (lnfus) Rp.3.262.300 per vial

5. lntravenous Immunoglobulin 10% 25 ml (Infus) Rp.3.965.000 per vial

6. lntravenous Immunoglobulin l07o 5O ml (Infus) Rp.6.174.900 per vial

7. Ivermectin 12 mg (Tablet) Rp.7.500 per tablet

8. Tocilizrrmab 4O0 mg/20 ml (Infus) Rp.5.710.600 per vial

9. Tocilizumab 8o mg/4 ml (Infus) Rp.1.162.200 per vial

10. Azithromycin 50O mg (Tablet) Rp.1.700 per tablet

11. Azithromycin 50O mg (Infus) Rp.95.400 per vial

Dilain pihak, salah seorang warga yang bergerak dibidang kefarmasian di kota Kupang yang tidak mau menyebutkan identitasnya, mengatakan bahwa standarisasi harga eceran tertinggi yang ditetapkan oleh Kemnekes RI tersebut tidak belaku di NTT khusunya kota Kupang, pasalnya mereka mengambil dari pabrik dengan harga yang sudah tinggi dan tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) RI, sehingga mereka menyesuaikan harga penjualan kepada masyarakat berdasarkan harga pabrik.  

“Pemberlakuan HET yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan RI tersebut tidak dapat berlakukan di wilayah NTT khususnya Kota Kupang, mengingat adanya biaya operasional apotek dan harga jual dari pihak Pedagang Farmasi Besar (PBF) sudah melambung tinggi dari harga HET karena mereka juga mengambil dari pabrik dengan harga yang tinggi, disamping itu kelangkaan obat-obatan tersebut bukan saja di NTT, wilayah pulau jawa juga sangat terbatas stok obatnya“ ungkap salah satu sumber apoteker yang merahasiakan identitasnya itu.

Menurutnya Kepmenkes RI itu harus dikaji ulang, karena kalau diwajibkan untuk menjual obat-obatan tersebut  sesuai harga yang ditetapkan, sudah tentu mereka akan rugi karena mereka mengambil harga dari pabrik sudah sangat tinggi, dan tentunya mereka tidak berani jual karena takut menyalahi aturan dan bisa dipidana. 

“Keputusan Menteri Kesehatan RI tersebut  harus dikaji ulang, kami pihak apoteker tidak berani melakukan pengadaan maupun menjual obat-obatan sesuai dengan standar HET, kami mengalami kerugian dan takut akan ditindak hukum, hal tersebut sangat berdampak pada kelangkaan ketersedian obat di Kota Kupang, obat yang masih ada saat ini adalah stok lama” tandasnya. (ML/IB).