Kodim 1604/Kupang Bangun Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Babau

Oelamasi,mwartapedia.com — Kodim 1604/Kupang terus berkarya membantu masyarakat diwilayahnya dengan membangun rumah layak huni kepada masyarakat di RT.27/RW. 09 Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Pada tanggal 16 Juni 2021 Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo, menurunkan Tim pembuat rumah untuk mengerjakan 6 unit rumah di Kelurahan Babau dalam pelaksanaannya di lapangan, tim tersebut dikoordinir dan  diawasi oleh Pabung Kabupaten Kupang Letkol Inf Gempar Sebayang.

Proses pengerjaan rumah pihak Kodim bersama masyarakat setempat bekerja bersama untuk mewujudkan sinergitas dan kebersamaan antara TNI dan rakyat yang solid di wilayah.

Proses pekerjaan tersebut hampir selesai dan akan segera di serahkan kepada 6 kepala keluarga yang akan menempati rumah tersebut yaitu Keluarga Yakobis Lubalu,  Windenelson Lubalu, Nitanil Tampani, Anachi Taek, Joni Kolo dan keluarga Hery Fanggidae. yang adalah warga RT.27/RW. 09 Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur.(Penkodim/ML/IB).




Kodim 1604/Kupang Bangun Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Babau

Oelamasi,mwartapedia.com — Kodim 1604/Kupang terus berkarya membantu masyarakat diwilayahnya dengan membangun rumah layak huni kepada masyarakat di RT.27/RW. 09 Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Pada tanggal 16 Juni 2021 Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo, menurunkan Tim pembuat rumah untuk mengerjakan 6 unit rumah di Kelurahan Babau dalam pelaksanaannya di lapangan, tim tersebut dikoordinir dan  diawasi oleh Pabung Kabupaten Kupang Letkol Inf Gempar Sebayang.

Proses pengerjaan rumah pihak Kodim bersama masyarakat setempat bekerja bersama untuk mewujudkan sinergitas dan kebersamaan antara TNI dan rakyat yang solid di wilayah.

Proses pekerjaan tersebut hampir selesai dan akan segera di serahkan kepada 6 kepala keluarga yang akan menempati rumah tersebut yaitu Keluarga Yakobis Lubalu,  Windenelson Lubalu, Nitanil Tampani, Anachi Taek, Joni Kolo dan keluarga Hery Fanggidae. yang adalah warga RT.27/RW. 09 Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur.(Penkodim/ML/IB).




Danlanal Labuan Bajo Sambut Kedatangan Lattek KJK Taruna-taruni AAL-68

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com  – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat menyambut Kunjungan Taruna-taruni AAL angkatan 68 Tahun 2021 dengan menggunakan KRI Bima Suci-945 di Dermaga Pelni Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kamis (29/07/2021).

Sebanyak 88 Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 bersama Kapal Latih KRI Bima Suci – 945 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Waluyo, SH., M.Tr. Hanla., yang dijadwalkan akan berlayar selama 99 hari keliling Nusantara ini tepatnya mulai hari ini Senin, 26 Juli 2021 sampai dengan 2 November 2021 mendatang, dengan jarak tempuh sejauh 11.328 NM.

Sedikitnya ada 13 destinasi yang akan disinggahi dalam rute pelayaran KJK 2021 keliling Indonesia dengan KRI Bima Suci ini antara lain, Surabaya, Labuan Bajo, kemudian Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), lantas menuju Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, Bali, dan kembali ke pangkalan Surabaya.

Pelayaran dalam negeri ini merupakan alternatif ke-2 yang dipilih dan diperintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Koarmada II dan AAL, karena seharusnya Bima Suci melaksanakan pelayaran ke luar negeri. Tapi karena situasinya Covid-19 yang masih belum turun (lonjakan kasusnya).

Pada suatu kesempatan Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., menyampaikan “Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 yang dilaksanakan oleh para Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68  ini sebagai bentuk praktek langsung lapangan diatas kapal tersebut, bertujuan untuk menguji ketahan fisik para Taruna/taruni dengan mengarungi perairan nusantara”. Ungkapnya.

Hadir menerima kedatangan KRI Bima Suci-945 : Asisten II Manggarai Barat Bpk. Martinus Ban, Ketua DPRD Bpk. Martius Hamsi, Kepala Kesbangpol Manggarai Barat Bpk. Paulus Lasa, Wakapolres Manggarai Barat Kompol Eliana Papote S.I.K., M.M., Pabung Kodim 1612 Mayor Inf Suparno Hadi, Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., Kepala Syahbandar Bpk. Hasan Sadili dan Kepala Bidang Pariwisata Manggarai Barat Bpk. Agustinus Jota. (Dispen Lantamal VII/ML/IB).




Danlanal Labuan Bajo Sambut Kedatangan Lattek KJK Taruna-taruni AAL-68

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com  – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat menyambut Kunjungan Taruna-taruni AAL angkatan 68 Tahun 2021 dengan menggunakan KRI Bima Suci-945 di Dermaga Pelni Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kamis (29/07/2021).

Sebanyak 88 Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 bersama Kapal Latih KRI Bima Suci – 945 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Waluyo, SH., M.Tr. Hanla., yang dijadwalkan akan berlayar selama 99 hari keliling Nusantara ini tepatnya mulai hari ini Senin, 26 Juli 2021 sampai dengan 2 November 2021 mendatang, dengan jarak tempuh sejauh 11.328 NM.

Sedikitnya ada 13 destinasi yang akan disinggahi dalam rute pelayaran KJK 2021 keliling Indonesia dengan KRI Bima Suci ini antara lain, Surabaya, Labuan Bajo, kemudian Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), lantas menuju Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, Bali, dan kembali ke pangkalan Surabaya.

Pelayaran dalam negeri ini merupakan alternatif ke-2 yang dipilih dan diperintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Koarmada II dan AAL, karena seharusnya Bima Suci melaksanakan pelayaran ke luar negeri. Tapi karena situasinya Covid-19 yang masih belum turun (lonjakan kasusnya).

Pada suatu kesempatan Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., menyampaikan “Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 yang dilaksanakan oleh para Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68  ini sebagai bentuk praktek langsung lapangan diatas kapal tersebut, bertujuan untuk menguji ketahan fisik para Taruna/taruni dengan mengarungi perairan nusantara”. Ungkapnya.

Hadir menerima kedatangan KRI Bima Suci-945 : Asisten II Manggarai Barat Bpk. Martinus Ban, Ketua DPRD Bpk. Martius Hamsi, Kepala Kesbangpol Manggarai Barat Bpk. Paulus Lasa, Wakapolres Manggarai Barat Kompol Eliana Papote S.I.K., M.M., Pabung Kodim 1612 Mayor Inf Suparno Hadi, Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., Kepala Syahbandar Bpk. Hasan Sadili dan Kepala Bidang Pariwisata Manggarai Barat Bpk. Agustinus Jota. (Dispen Lantamal VII/ML/IB).




Danlanal Labuan Bajo Sambut Kedatangan Lattek KJK Taruna-taruni AAL-68

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com  – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat menyambut Kunjungan Taruna-taruni AAL angkatan 68 Tahun 2021 dengan menggunakan KRI Bima Suci-945 di Dermaga Pelni Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kamis (29/07/2021).

Sebanyak 88 Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 bersama Kapal Latih KRI Bima Suci – 945 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Waluyo, SH., M.Tr. Hanla., yang dijadwalkan akan berlayar selama 99 hari keliling Nusantara ini tepatnya mulai hari ini Senin, 26 Juli 2021 sampai dengan 2 November 2021 mendatang, dengan jarak tempuh sejauh 11.328 NM.

Sedikitnya ada 13 destinasi yang akan disinggahi dalam rute pelayaran KJK 2021 keliling Indonesia dengan KRI Bima Suci ini antara lain, Surabaya, Labuan Bajo, kemudian Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), lantas menuju Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, Bali, dan kembali ke pangkalan Surabaya.

Pelayaran dalam negeri ini merupakan alternatif ke-2 yang dipilih dan diperintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Koarmada II dan AAL, karena seharusnya Bima Suci melaksanakan pelayaran ke luar negeri. Tapi karena situasinya Covid-19 yang masih belum turun (lonjakan kasusnya).

Pada suatu kesempatan Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., menyampaikan “Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 yang dilaksanakan oleh para Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68  ini sebagai bentuk praktek langsung lapangan diatas kapal tersebut, bertujuan untuk menguji ketahan fisik para Taruna/taruni dengan mengarungi perairan nusantara”. Ungkapnya.

Hadir menerima kedatangan KRI Bima Suci-945 : Asisten II Manggarai Barat Bpk. Martinus Ban, Ketua DPRD Bpk. Martius Hamsi, Kepala Kesbangpol Manggarai Barat Bpk. Paulus Lasa, Wakapolres Manggarai Barat Kompol Eliana Papote S.I.K., M.M., Pabung Kodim 1612 Mayor Inf Suparno Hadi, Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., Kepala Syahbandar Bpk. Hasan Sadili dan Kepala Bidang Pariwisata Manggarai Barat Bpk. Agustinus Jota. (Dispen Lantamal VII/ML/IB).




Danlanal Labuan Bajo Sambut Kedatangan Lattek KJK Taruna-taruni AAL-68

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com  – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat menyambut Kunjungan Taruna-taruni AAL angkatan 68 Tahun 2021 dengan menggunakan KRI Bima Suci-945 di Dermaga Pelni Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kamis (29/07/2021).

Sebanyak 88 Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 bersama Kapal Latih KRI Bima Suci – 945 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Waluyo, SH., M.Tr. Hanla., yang dijadwalkan akan berlayar selama 99 hari keliling Nusantara ini tepatnya mulai hari ini Senin, 26 Juli 2021 sampai dengan 2 November 2021 mendatang, dengan jarak tempuh sejauh 11.328 NM.

Sedikitnya ada 13 destinasi yang akan disinggahi dalam rute pelayaran KJK 2021 keliling Indonesia dengan KRI Bima Suci ini antara lain, Surabaya, Labuan Bajo, kemudian Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), lantas menuju Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, Bali, dan kembali ke pangkalan Surabaya.

Pelayaran dalam negeri ini merupakan alternatif ke-2 yang dipilih dan diperintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Koarmada II dan AAL, karena seharusnya Bima Suci melaksanakan pelayaran ke luar negeri. Tapi karena situasinya Covid-19 yang masih belum turun (lonjakan kasusnya).

Pada suatu kesempatan Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., menyampaikan “Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 yang dilaksanakan oleh para Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68  ini sebagai bentuk praktek langsung lapangan diatas kapal tersebut, bertujuan untuk menguji ketahan fisik para Taruna/taruni dengan mengarungi perairan nusantara”. Ungkapnya.

Hadir menerima kedatangan KRI Bima Suci-945 : Asisten II Manggarai Barat Bpk. Martinus Ban, Ketua DPRD Bpk. Martius Hamsi, Kepala Kesbangpol Manggarai Barat Bpk. Paulus Lasa, Wakapolres Manggarai Barat Kompol Eliana Papote S.I.K., M.M., Pabung Kodim 1612 Mayor Inf Suparno Hadi, Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., Kepala Syahbandar Bpk. Hasan Sadili dan Kepala Bidang Pariwisata Manggarai Barat Bpk. Agustinus Jota. (Dispen Lantamal VII/ML/IB).




Sumber Air Su Dekat, TNI-AD Hadirkan Pompa Hidram dI Kabupaten Kupang

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Air merupakan salah satu sumber utama dan tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat di desa Retraen, kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus menempuh jarak -+500 meter dengan melewati medan terjal. Rabu, (28/07/2021). 

_”Sumber air su dekat,”_ merupakan Istilah pertama yang di sampaikan oleh “Dominggus” salah satu pemuda asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat program iklan Danone Aqua di tahun 2008. 

Istilah ini disampaikan Dominggus pada saat menyambut hadirnya proyek pertama dari program “Satu untuk Sepuluh” (SUS) Danone Aqua di Kabupaten TTS. SUS dianggap berhasil karena selain membantu akses air bersih, juga muncul kesadaran warga agar hidup lebih sehat. 

Melihat kesulitan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, maka Kodam IX/Udayana melalui Kodim jajaran Bali Nusra membuat progam pompa hidram dimana terdapat suatu daerah atau pemukiman penduduk yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan terdapat mata air yang bisa di manfaatkan untuk pemasangan pompa Hidram. 

Salah satunya Kodim 1604/Kupang mendapat bantuan Pompa Hidram dari Pangdam IX/Udayana untuk di pasang di beberapa desa di kabupaten kupang yang penduduknya mengalami kesulitan air bersih. 

Salah satu program pemasangan pompa hidram yang saat ini sedang di kerjakan yaitu di desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. 

Selalu Danramil 1604-04/Amarasi, Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar mengatakan bahwa program pemasangan pompa hidram di desa Retraen dengan mengambil titik sumber mata air di Oemamuti dengan Jarak dari titik air ke bak penampungan  sejauh 100 meter, dari bak penampung ke titik pompa dengan jarak 20 meter selanjutnya dari pompa ke bak primer 350 meter dengan debit air yang dihasilkan adalah 10 liter/menit.

Saat ini progres pemasangan pompa hidram sudah 98 persen, artinya sisa 2 persen air sudah dapat dinikmati oleh masyarakat 100 persen. Pemasangan pompa sudah memasuki tahap Finishing yaitu pengecatan bak penampung agar selalu bersih.

Saat mengetahui akan hadirnya pompa hidram di desanya, kepala desa dan masyarakatnya sangat gembira dan penuh semangat untuk bersama sama dengan anggota TNI-AD bergotong royong dalam proses instalasi dan pembangunan pompa Hidram dari awal sampai saat ini sudah mencapai 98 persen. (Penkodim/ML/IB).




Sumber Air Su Dekat, TNI-AD Hadirkan Pompa Hidram dI Kabupaten Kupang

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Air merupakan salah satu sumber utama dan tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat di desa Retraen, kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus menempuh jarak -+500 meter dengan melewati medan terjal. Rabu, (28/07/2021). 

_”Sumber air su dekat,”_ merupakan Istilah pertama yang di sampaikan oleh “Dominggus” salah satu pemuda asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat program iklan Danone Aqua di tahun 2008. 

Istilah ini disampaikan Dominggus pada saat menyambut hadirnya proyek pertama dari program “Satu untuk Sepuluh” (SUS) Danone Aqua di Kabupaten TTS. SUS dianggap berhasil karena selain membantu akses air bersih, juga muncul kesadaran warga agar hidup lebih sehat. 

Melihat kesulitan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, maka Kodam IX/Udayana melalui Kodim jajaran Bali Nusra membuat progam pompa hidram dimana terdapat suatu daerah atau pemukiman penduduk yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan terdapat mata air yang bisa di manfaatkan untuk pemasangan pompa Hidram. 

Salah satunya Kodim 1604/Kupang mendapat bantuan Pompa Hidram dari Pangdam IX/Udayana untuk di pasang di beberapa desa di kabupaten kupang yang penduduknya mengalami kesulitan air bersih. 

Salah satu program pemasangan pompa hidram yang saat ini sedang di kerjakan yaitu di desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. 

Selalu Danramil 1604-04/Amarasi, Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar mengatakan bahwa program pemasangan pompa hidram di desa Retraen dengan mengambil titik sumber mata air di Oemamuti dengan Jarak dari titik air ke bak penampungan  sejauh 100 meter, dari bak penampung ke titik pompa dengan jarak 20 meter selanjutnya dari pompa ke bak primer 350 meter dengan debit air yang dihasilkan adalah 10 liter/menit.

Saat ini progres pemasangan pompa hidram sudah 98 persen, artinya sisa 2 persen air sudah dapat dinikmati oleh masyarakat 100 persen. Pemasangan pompa sudah memasuki tahap Finishing yaitu pengecatan bak penampung agar selalu bersih.

Saat mengetahui akan hadirnya pompa hidram di desanya, kepala desa dan masyarakatnya sangat gembira dan penuh semangat untuk bersama sama dengan anggota TNI-AD bergotong royong dalam proses instalasi dan pembangunan pompa Hidram dari awal sampai saat ini sudah mencapai 98 persen. (Penkodim/ML/IB).




Sumber Air Su Dekat, TNI-AD Hadirkan Pompa Hidram dI Kabupaten Kupang

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Air merupakan salah satu sumber utama dan tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat di desa Retraen, kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus menempuh jarak -+500 meter dengan melewati medan terjal. Rabu, (28/07/2021). 

_”Sumber air su dekat,”_ merupakan Istilah pertama yang di sampaikan oleh “Dominggus” salah satu pemuda asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat program iklan Danone Aqua di tahun 2008. 

Istilah ini disampaikan Dominggus pada saat menyambut hadirnya proyek pertama dari program “Satu untuk Sepuluh” (SUS) Danone Aqua di Kabupaten TTS. SUS dianggap berhasil karena selain membantu akses air bersih, juga muncul kesadaran warga agar hidup lebih sehat. 

Melihat kesulitan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, maka Kodam IX/Udayana melalui Kodim jajaran Bali Nusra membuat progam pompa hidram dimana terdapat suatu daerah atau pemukiman penduduk yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan terdapat mata air yang bisa di manfaatkan untuk pemasangan pompa Hidram. 

Salah satunya Kodim 1604/Kupang mendapat bantuan Pompa Hidram dari Pangdam IX/Udayana untuk di pasang di beberapa desa di kabupaten kupang yang penduduknya mengalami kesulitan air bersih. 

Salah satu program pemasangan pompa hidram yang saat ini sedang di kerjakan yaitu di desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. 

Selalu Danramil 1604-04/Amarasi, Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar mengatakan bahwa program pemasangan pompa hidram di desa Retraen dengan mengambil titik sumber mata air di Oemamuti dengan Jarak dari titik air ke bak penampungan  sejauh 100 meter, dari bak penampung ke titik pompa dengan jarak 20 meter selanjutnya dari pompa ke bak primer 350 meter dengan debit air yang dihasilkan adalah 10 liter/menit.

Saat ini progres pemasangan pompa hidram sudah 98 persen, artinya sisa 2 persen air sudah dapat dinikmati oleh masyarakat 100 persen. Pemasangan pompa sudah memasuki tahap Finishing yaitu pengecatan bak penampung agar selalu bersih.

Saat mengetahui akan hadirnya pompa hidram di desanya, kepala desa dan masyarakatnya sangat gembira dan penuh semangat untuk bersama sama dengan anggota TNI-AD bergotong royong dalam proses instalasi dan pembangunan pompa Hidram dari awal sampai saat ini sudah mencapai 98 persen. (Penkodim/ML/IB).




Sumber Air Su Dekat, TNI-AD Hadirkan Pompa Hidram dI Kabupaten Kupang

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Air merupakan salah satu sumber utama dan tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat di desa Retraen, kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus menempuh jarak -+500 meter dengan melewati medan terjal. Rabu, (28/07/2021). 

_”Sumber air su dekat,”_ merupakan Istilah pertama yang di sampaikan oleh “Dominggus” salah satu pemuda asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat program iklan Danone Aqua di tahun 2008. 

Istilah ini disampaikan Dominggus pada saat menyambut hadirnya proyek pertama dari program “Satu untuk Sepuluh” (SUS) Danone Aqua di Kabupaten TTS. SUS dianggap berhasil karena selain membantu akses air bersih, juga muncul kesadaran warga agar hidup lebih sehat. 

Melihat kesulitan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, maka Kodam IX/Udayana melalui Kodim jajaran Bali Nusra membuat progam pompa hidram dimana terdapat suatu daerah atau pemukiman penduduk yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan terdapat mata air yang bisa di manfaatkan untuk pemasangan pompa Hidram. 

Salah satunya Kodim 1604/Kupang mendapat bantuan Pompa Hidram dari Pangdam IX/Udayana untuk di pasang di beberapa desa di kabupaten kupang yang penduduknya mengalami kesulitan air bersih. 

Salah satu program pemasangan pompa hidram yang saat ini sedang di kerjakan yaitu di desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. 

Selalu Danramil 1604-04/Amarasi, Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar mengatakan bahwa program pemasangan pompa hidram di desa Retraen dengan mengambil titik sumber mata air di Oemamuti dengan Jarak dari titik air ke bak penampungan  sejauh 100 meter, dari bak penampung ke titik pompa dengan jarak 20 meter selanjutnya dari pompa ke bak primer 350 meter dengan debit air yang dihasilkan adalah 10 liter/menit.

Saat ini progres pemasangan pompa hidram sudah 98 persen, artinya sisa 2 persen air sudah dapat dinikmati oleh masyarakat 100 persen. Pemasangan pompa sudah memasuki tahap Finishing yaitu pengecatan bak penampung agar selalu bersih.

Saat mengetahui akan hadirnya pompa hidram di desanya, kepala desa dan masyarakatnya sangat gembira dan penuh semangat untuk bersama sama dengan anggota TNI-AD bergotong royong dalam proses instalasi dan pembangunan pompa Hidram dari awal sampai saat ini sudah mencapai 98 persen. (Penkodim/ML/IB).