Satgas TMMD Gandeng BPBD Kabupaten Kupang Sosialisasikan Bencana Alam

Oelamasi,mwartapedia.com — atgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-111 Kodim 1604/Kupang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang melaksanakan Sosialisasi Bencana Alam di Kantor Desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. (Jumat, 02/07/2021).

Dan Satgas SSK TMMD Kapten Lalu Ibnu Fajar dalam keterangannya mengatakan bahwa, kegiatan penyuluhan ini salah satu sasaran non fisik kegiatan TMMD yang dilaksanakan di wilayah Kodim 1604/Kupang yang terletak di desa Nekmese Kabupaten Kupang, dengan tujuan memberikan pemahaman kepada warga tentang hal-hal yang dilakukan pada saat terjadi gempa. 

Selain itu, melalui kegiatan ini juga membiasakan warga menghadapi bencana baik gempa atau stunami, serta bencana alam lainnya seperti longsor, banjir serta badai seperti yang baru-baru ini terjadi merata di wilayah Provinsi NTT yang disebut dengan badai Seroja.

“Kegiatan penyuluhan simulasi bencana ini masih serangkaian kegiatan Non Fisik dalam mensukseskan TMMD ke -111 Kodim 1604/Kupang dan sekaligus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang  apa yang harus dikerjakan dan dihindari apabila terjadi bencana di daerah khususnya desa Nekmese “ Ujar kapten Lalu.

Sementara itu Bpk. Ayub Hilly, SH dari BPBD Kabupaten Kupang mengatakan, kegiatan TMMD Ke-111 di wilayah Kabupaten Kupang merupakan kegiatan sektoral yang melibatkan semua pihak/instansi terkait dan saat ini kami dari dinas BPBD melaksanakan sosialisasi, mitigasi bencana. 

“Untuk itu dalam kesempatan ini kami memaparkan kepada warga masyarakat tentang apa penyebab terjadi stunami dan tanda tanda peristiwa stunami serta langka antisipasi warga saat melihat tanda tersebut,”ungkapnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut antusias masyarakat sangat tinggi, puluhan warga yang menjadi peserta sosialisasi terlihat serius mengikuti kegiatan sampai dengan kegiatan selesai. (ML/IB)




Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Bantu Warga Berkebun di Desa Sebidang

Kapuas Hulu,mwartapedia.com — – Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia membantu warga berkebun sayuran di desa Sebindang, kecamatan Badau, kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (02/07/2021).

Hal ini di sampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman dalam rilis tertulis nya di pos kotis Kecamatan Badau, menyampaikan bahwa kegiatan berkebun ini merupakan membantu warga.

 “Kami sangat mendukung ketahanan Pangan masyarakat sekitar badau, dengan harapan supaya penghasilannya bisa maksimal maka dari itu kita Personil satgas Ssk 1 membantu langsung ke kebun warga.”ujar nya.

Ditempat yang sama lettu Inf Rio Antomi selaku DanSSK menyatakan tujuan dari membantu masyarakat berkebun ini memberikan motivasi, semangat kepada warga supaya hasil dari berkebun bisa di konsumsi sendiri dan bisa di jual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Saya sangat bersyukur atas bantuan dari anggota satgas yang telah membantu langsung dalam berkebun sayuran kami ini.”ujar pak Herman,

Kegiatan ini merupakan bentuk wujud kepedulian terhadap warga untuk memberikan bantuan,serta selalu mematuhi protokol kesehatan.(pen Yonif 144/JY/ML/IB).




PPKM Darurat, Kapolri Gelar Operasi Aman Nusa II Lanjutan

 

Jakarta,mwartapedia.com — – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram (STR) soal Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan. Hal ini menindaklanjuti soal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Surat telegram tersebut bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021) yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini bakal berlaku sejak nanti malam pukul 00.00 WIB.

“Surat telegram pak Kapolri sudah keluar STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021). Operasi terpusat sandi Aman Nusa II Lanjutan ini diberlakukan malam nanti 3 Juli dan sudah dinyatakan berlaku,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat membacakan amanat Kapolri di Gedung Rutapama, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021).

Argo mengungkapkan, dalam Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini terdapat tujuh satuan tugas (satgas). Diantaranya adalah, satgas deteksi, satgas binmas, satgas kepatuhan protokol kesehatan dan pengamanan vaksinasi.

Lalu, satgas Bayankes, satgas pengamanan pengawalan vaksin, satgas penegakan hukum dan satgas hubungan masyarakat (humas). 

Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini, dikatakan Argo, merupakan tindaklanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. 

Dalam poin enam disebutkan bahwa, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota didukung penuh oleh TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam mengordinasikan dan mengawasi pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19. 

“Tindaklanjut apa yang dilaukan Polri terkait instruksi Mendagri terkait PPKM Darudat Covid-19 Jawa dan Bali. Adanya poin keenam, pihak polisi membuat Operasi Aman Nusa II Lanjutan, dulu pernah dibuat juga terkait Covid-19, dulu ada 5 satgas sekarang ada 7 satgas operasi itu,” ujar Argo.

Menurut Argo, dalam penerapan Operasi Aman Nusa II Lanjutan, pihaknya bakal melibatkan 21.168 personel dari Polda Jawa dan Polda Bali. 

“Operasi ini diawaki 21.168 personel, mulai dari Polda di Jawa dan Bali, ada Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Polda Bali,” ucap Argo. 

Selain itu, Argo menyebut bahwa, untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia soal PPKM Darurat, aparat kepolisian nantinya bakal melakukan penyekatan-penyekatan di jalur kabupaten/kota untuk random sampling swab antigen.

“Selain PPKM Mikro di tingkat RT/RW kemudian juga ada jalur kabupaten maupun kota yang kami lakukan penyekatan dengan adanya random sampling swab antigen,” kata Argo.

Penyekatan untuk melakukan random sampling swab antigen juga bakal dilakukan di pintu keluar masuk antar kota dan provinsi, pintu Tol, Rest Area, stasiun, bandara, pelabuhan. 

“Tentunya ini kami lakukan bersama dengan TNI dan Pemda. Kami nanti setiap kegiatan yang sudah ada di Inmendagri nomor 15 tahun 2021 Pemerintah akan kami dukung apa yang dilarang apa yang diperbolehkan yang ada di instruksi itu. Itu kira-kira,” tutup Argo. (Intan/JR/ML/IB).




Keluarga Konay Tegaskan Keputusan Pengadilan Telah Selesai, Persoalan Tanah Sudah Tuntas

 

Kupang,mwartapedia.com — – Sudah puluhan tahun lamanya tanah warisan keluarga Konay masih meninggalkan gejolak. Padahal objek tanah Pagar Panjang dan Danau Ina, yang disengketakan sejak tahun 1951 itu telah selesai dan inkracht Van Gewijsde atau berkekuatan hukum tetap berdasarkan keputusan pengadilan dan putusan Mahkamah Agung (MA) No. 1505 tanggal 17 Juni 2020.

Gejolak kali ini muncul dari Yuliana Konay. Melalui kuasa hukumnya, Rudi Tanubesi meminta pembagian secara merata dan adil kepada ahli waris. Untuk itu selalu kuasa hukum, Rudi Tonubesi akan memunculkan lagi pihak yang belum pernah terlibat dalam perkara 20, namun mereka juga adalah turunan garis lurus dengan Konay.

Menanggapi hal itu, Marthen Konay selalu ahli waris dari ayahnya Esau Konay (saudara kandung dari Yuliana Konay) menegaskan kepada Rudi Tonubesi selaku kuasa hukum dari Yuliana Konay jangan membuat statment yang naif dan jangan melakukan pembodohan hukum.

“Perkara dengan nomor register 20 tanggal 4 Agustus 2015 itu putusannya telah inkrah dengan putusan banding nomor 160 tanggal 11 Desember 2015 dimana Rodi Tonubesi saat itu sebagai pengacara MAGANG, yang numpang benderanya Frederik Lodu. Kalau Rudi sebagai seorang pengacara membuat pencerahan hukum yang baik, jangan membuat pembodohan hukum. Di sisi lain perkara ini dia mengakui perkara ini dia kalah tetapi menutut agar warisan ini dibagikan,” tegas Marthen Konay, dalam jumpa pers bersama awak media di kediamannya, Rabu (30/6/2021).

Menurut Marthen substansi dari perkara itu adalah minta bagi warisan dan penggugat kalah.

“Saya lihat di salah satu media, Dia (Rudi) menyebut putusan ini putusan gila. Kalau putus asa bilang karena itu penghinaan terhadap lembaga pengadilan. Tidak puas gugat lagi, pengadilan menerima sampai kapanpun tetapi ingat ada asas-asas hukum dengan istilah Ne Bis In Idem artinya terhadap perkara yang sama tidak dapat diadili untuk kedua kalinya,” tegas Marthen Konay.

“Jadi Rudi Tonubesi memberikan pembodohan hukum terhadap Yuliana maka terjadi jual beli yang dilakukan oleh Yuliana,” tambahnya.

Lebih lanjut ditegaskan Marthen Konay dalam adat orang Timor hanya menganut garis keturunan Bapak atau patrilineal sehingga perempuan tidak ikut dalam pembagian harta warisan.

“Radi harus tahu dan menjelaskan sebenar-benarnya bahwa perkara perdata harus ada akhirnya atau asas “litis finiri oportet”, yakni setiap perkara harus ada akhirnya. Jadi saya mohon jangan mencaplok-mencaplok orangtua saya Esau Konay yang sudah almarhum, saya suruh stop,” pungkas Marthen Konay.

Sementara itu, Fransisco Bernando Bessi,S.H.,M.H.,CLA selalu kuasa hukum keluarga Konay menegaskan perkara tanah yang melibatkan keluarga Konay di Pagar Panjang dan Danau Ina telah dinyatakan selesai berdasarkan putusan Mahkamah Agung dan Pengadilan yang sudah inkrah.

“Ahli waris keluarga Konay pernah berperkara dengan Yuliana Konay. Perkara tersebut merupakan seri dan kepingan terakhir dari Yuliana Konay selaku penggugat atas bidang tanah Pagar Panjang dan Danau Ina. Dan mereka kalah dari pengadilan negeri sampai ke pengadilan Tinggi,” jelas pengacara Peradi ini.

“Berarti perkara ini telah selesai. Sehingga apabila ada pernyataan dari Rudi Tonubesi terkait proses hukum dan pembagian tanah, itu sudah dilakukan tetapi tidak berhasil, karena mereka sudah kalah,” tambahnya.

Fransisco menegaskan, sebagai Kuasa Hukum, Rudi Tonubesi harus menghormati putusan Pengadilan. Jika tidak puas terhadap putusan tersebut, bisa mengajukan kasasi dan peninjauan kembali.

“Bukan meminta bagian dan mencari panggung dengan menggelar konferensi pers. Karena itu tidak akan mengurangi esensi putusan ini,” terangnya. (ML/IB)




Olahraga Jalin Keakraban Satgas TMMD Dengan Warga

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Anggota Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Ke- 111 Kodim 1604/Kupang memanfaatkan waktu sisa kerja di sore hari untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler seperti pertandingan bola voli dengan warga dan pelajar setempat, Kamis (01/07/2021).

Kegiatan TMMD yang terletak di kecamatan Amarasi Selatan wilayah Kabupaten Kupang sampai saat ini memasuki hari Ke-16, waktu tersisa 14 hari kerja lagi untuk menuntaskan seluruh kegiatan program TMMD yang sedang dikerjakan, namun semangat Satgas TMMD dan Masyarakat tidak pernah redup sehingga anggota Satgas dan masyarakat yakin pekerjaan akan tuntas tepat waktu. 

Selain melaksanakan pekerjaan fisik dan non fisik, Komandan Satuan Setingkat Kompi (DAN SSK) TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Lalu Ibnu Pajar mengadakan pertandingan lomba voli kolaborasi anggota Satgas dan masyarakat serta pelajar setempat dengan 20 Tim terdiri dari 13 Tim Putra dan 7 Tim Putri. 

Di temui di sela-sela pertandingan, Kapten Lulu Ibnu Fajar mengatakan, pertandingan bola voli sengaja dilakukan sebagai kegiatan ekstrakurikuler disela kegiatan TMMD, tujuannya untuk menjalin keakraban dan kedekatan antara masyarakat, pelajar dan anggota satgas/TNI.

Lebih lanjut, TNI adalah anak kandung rakyat untuk itu tidak boleh ada jarak antara TNI dan Masyarakat hanya tugas dan uniform saja yang membedakan. TNI selalu hadir ditengah kesulitan rakyat seperti halnya program TMMD yang saat ini sedang berlangsung. Tegasnya Dan SSK. (ML/IB)




Kodim 1624/Flotim Kembali Laksanakan Serbuan Vaksinasi Covid-19 Secara Massal

 

Larantuka,mwartapedia.com — Ratusan warga Kabupaten Flotim dengan antusias menjalani vaksinasi COVID-19, di Aula Kodim 1624/Flotim, Jln. Udayana No.1 Kelurahan Lokea, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Penyuntikan vaksin tersebut dilakukan untuk mendukung program “Serbuan Vaksin Nasional”.Pada Kamis. (01/07/2021) Pukul 08:00 Wita.

“Serbuan vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dalam memerangi pandemi COVID-19,” kata Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P (Han) usai meninjau warga yang tengah menjalani vaksin di Kodim.

Dandim menyebut, serbuan vaksinasi dilakukan mulai hari ini sampai dengan selesai sesuai yang sudah ditargetkan, untuk hari ini sebanyak 119 orang yang di berikan vaksin 114 dan yang tidak bisa di berikan Vaksin 5 orang. Dan target untuk hari ini 114 Orang khususnya masyarakat umum.

Dandim berharap, melalui kegiatan ‘serbuan vaksinasi’ tersebut dapat menekan angka penyebaran COVID-19 khususnya yang ada di Kabupaten Flotim. Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk melakukan vaksin, karena vaksinasi telah teruji aman dan halal bagi tubuh manusia.

“Kami mengajak seluruh warga untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang nantinya akan digelar oleh pemerintah, karena vaksin ini aman dan halal bagi tubuh manusia,”ujarnya.

Serbuan Vaksinasi “Flotim Sehat” yang di dilaksanakan Kodim 1624/Flotim saat ini merupakan upaya dan langkah strategis Kodim 1624/Flotim dalam rangka membantu Pemerintah Daerah untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bumi Kabupaten Flotim. Pihaknya turut bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Flotim. Katanya.

Lanjut Dandim, pelaksanaan kegiatan pemberian suntik Vaksin Covid-19 mengatakan dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan serta mengikuti prosedur tahapan, vaksinasi Zenovac dan Astra Zeneca yang diberikan sebanyak dua kali dengan waktu jeda yg sudah ditentukan setelah menerima suntik vaksin pertama atau setelah menerima pesan SMS dari Cool center 119, Proses pemberian vaksin harus melalui empat tahapan.

“Setiap warga yang akan divaksin harus melalui empat tahapan. Pertama daftar sesuai dengan KTP, skrining riwayat penyakit, tensi darah, suhu tubuh oleh Dokter sebelum menerima suntik vaksin, kemudian setelah Suntik vaksin, warga harus menunggu selama tiga puluh menit untuk mengetahui perkembangan tubuh, setelah waktu tunggu 30 menit selesai, warga menerima surat bukti telahdi vaksin,” imbuhnya.

Dandim Imanda juga menambahkan, Vaksinasi Covid-19 sangat penting untuk memberikan kekebalan terhadap tubuh sehingga tidak mudah terpapar Covid-19. Apalagi saat ini ada varian baru virus Corona yang harus kita waspadai.

Dandim, berharap, dengan adanya Serbuan Vaksinasi “Flotim Sehat” yang dilaksanakan secara serentak ini bisa memerangi dan mengakhiri pandemi Covid 19 di Kabupaten Flotim. Di jelaskan pula bahwa pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait akan terus melakukan pengawalan dan pemantauan pelaksanaan vaksinasi ini sampai dengan selesai dengan sukses dan aman,” Tegasnya.

Sementara itu, masyarakat menyampaikan terima kasih, karena Kodim 1624/Flotim telah memfasilitasi warga untuk vaksinasi dan masyarakat juga mengaku, tidak merasakan gejala apapun selama waktu penyuntikan hingga proses observasi selesai. (Pendim 1624/Flotim/ML/IB).)




Darwis Sitorus: Nilai Tukar Petani Pada Juni 2021 Turun 0,13 Persen

 

Kupang,mwartapedia.com –Nilai Tukar Petani (NTP) bulan Juni 2021 didasarkan pada perhitungan NTP dengan tahun dasar 2018 terjadi penurunan 0,13 persen pada NTP Juni jika dibandingkan dengan NTP Mei 2021.

Hai ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darwin Sitorus, S.Si, M.Si secara live streaming hari ini, Kamis (01/7/2021).

Darwis mengatakan bahwa Penurunan indeks harga ini disebabkan oleh pergerakan harga terima dan bayar yang menurun pada bulan Juni.

 “Penghitungan NTP ini mencakup 5 subsektor, yaitu subsektor padi dan palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan,”ungkapnya.

Ditambahkan, Pada bulan Juni, NTP NTT sebesar 94,36 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 92,83.

“Untuk subsektor tanaman padi-palawija (NTP-P); 105,50 untuk subsektor hortikultura (NTP-H); 91,36 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-TPR); 103,85 untuk subsektor peternakan (NTP-Pt) dan 92,56 untuk subsektor perikanan (NTP-Pi),”jelas Darwis.

Lebih lanjut Darwin menambahkan bahwa  untuk daerah perdesaan terjadi deflasi .

“Deflasi terjadi kususnya pada komoditas konsumsi rumah tangga sub kategori makanan, minuman dan tembakau,” pungkasnya. (ML/IB)




Armada Baru Garda Maritim Menambah Pelayanan Kupang-Rote di Bulan Juli 2021

 

Kupang,Wartapedia.com — Masa Pandemi membuat banyak usaha yang tutup atau minimal mengurangi pelayanan karena berkurangnya penghasilan, tetapi tidak dengan Garda Maritim NTT. Berawal dari niat baik untuk melayani, keuntungan merupakan prioritas kesekian dalam Manajemen Garda Maritim. Secara perekonomian Indonesian sedang di hantam keras oleh badai pandemi Covid 19, tetapi dengan usaha dan kerja keras justru Manajemen Garda Maritim mempersembahkan 2 Kapal Baru untuk NTT di tahun 2021.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT. Multiguna Maritim, Usack Benu dalam rilis tertulis yang diterima media ini pada Kamis (01/7/2021).

Kepada media ini, Usack mengatakan bahwa pada tanggal 15 April 2021 bertempat di Kuching, Sibu – Malaysia. Garda Mairitim Launching KMP. Garda Maritim 6, 7 dan 8. KMP Garda Maritim 6 dan 8 akan melayani Rute Pelayaran Poto Tano – Kayangan di NTB dan KMP Garda Mairitim 7 akan melayani pelayaran Kupang-Rote di NTT.  Dan rencanannya Garda Maritim 10 akan juga melayani di perairan NTT di akhir tahun 2021.

“Kami tidak hanya terus menghadirkan Kapal Baru untuk NTT tapi juga memberikan service pelayaran lebih terkhusus untuk Masyarakat Kupang – Rote. Kalau saat ini hanya ada 1x PP (Pulang-Pergi) dari Kupang dan Rote, tetapi dengan hadirnya KMP. Garda Maritim 7 di bulan Juli maka akan ada tambahan pelayaran dari Kupang-Rote dan Rote-Kupang untuk sore harinya,”ungkapnya.

Usack menambahkan, bukan hanya perjalanan yang akan semakin lancar untuk Kupang-Rote karena masyarakat yang pergi ke Kupang atau Rote di pagi hari, bisa langsung kembali ke daerah asalnya di sore hari. Tetapi juga kami sangat percaya bahwa akan berdampak pada meningkatnya perekonomian kedua daerah tersebut.

“Kami mendapatkan banyak apresiasi dari masyarakat Kupang dan Rote, bukan hanya pelayanan kami selama ini yang baik tetapi karena masyarakat percaya bahwa kedepan kami terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,”lanjutnya.

Dirinya menjelaskan bukan hanya masyarakat, tetapi Pemerintah Daerah dari Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao memberikan Surat Dukungan kepada Garda Maritim yang di tujukan ke Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT dengan tembusan ke Gubernur NTT, agar Garda Maritim bisa melayani secara ekslusive di Jalur Kupang – Rote.

“Puji Tuhan Bupati Kupang beserta Ketua DPRD Kabupaten Kupang dan Juga Bupati Rote Ndao beserta Ketua DPRD Rote Ndao memberikan dukungan melalui surat dukungan untuk Garda Maritim. Kami sudah membuktikan dengan pelayanan yang baik dan setelah kami presentasikan ke pemerintah daerah maka langsung mendapatkan apresiasi dan dukungan,”tuturnya.

Usack mengakui bahwa Dirinya bersama Tim Manajemen Tentunya menyadari benar bahwa hati yang melayani akan terlihat jelas melalui kerja nyata yang di rasakan masyarakat. 

“Semua ini kami bisa lakukan karena Tuhan Yesus yang memampukan kami semua,”pungkasnya.(ML/IB)