TMMD ke-111 Kodim 1604/Kupang Gandeng Kemendes DPTT Membangun Desa

Oelamasi,mwartapedia.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) secara umum dalam UU TNI diartikan sebagai membantu tugas pemerintahan di daerah, yakni bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk ikut membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya (dalam hal ini TNI bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama seluruh jajarannya) secara sinergi dan berkesinambungan.

Program TMMD ini berupa akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana. 

Implementasi dari Undang-undang TNI di atas, Kodim 1604/Kupang bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten Kupang sedang melaksanakan program TMMD yang Ke-111 Tahun 2021 terletak di wilayah Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Minggu, (11/07/2021). 

Sasaran yang menjadi prioritas pada TMMD kali ini yaitu sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik meliputi Pembangunan SMPS Kristen 1 Amarasi Selatan dengan tiga ruang kelas, 1 ruang guru dan 1 MCK (dua kamar), selanjutnya Rehap Kapela St. Benediktus Sahraen Amarasi Selatan, Rehap Gereja Imanuel Sahraen Amarasi Selatan dan Rehap rumah Pastori Bonamhonis Sahraen Amarasi Selatan. Kemudian sasaran Non fisik meliputi Penyuluhan tentang Teknologi tepat guna oleh dinas PMD Kabupaten Kupang, Penyuluhan tentang wasbang oleh Kodim 1604/Kupang, Penyuluhan tentang kesadaran hukum oleh polres Kupang, Penyuluhan tentang rekrutmen TNI dan bela negara oleh Kodim 1604/Kupang, Penyuluhan peternakan oleh dinas Peternakan Kab. Kupang serta Penyuluhan COVID-19 oleh dinas kesehatan kab. Kupang.

Menurut Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo., S.Sos mengatakan bahwa dari pembangunan diatas, sebelumnya telah dilaksanakan survei bersama antara Kodim 1604/Kupang dengan pemerintah daerah serta dinas terkait kemudian diputuskan dalam rapat bersama sehingga terpilih menjadi sasaran prioritas yang perlu di kerjakan. 

Lebih lanjut sesuai slogan TNI kuat bersama rakyat atau juga disebut TNI adalah anak kandung rakyat serta TNI dari rakyat untuk rakyat. Kalimat tersebut bukanlah merupakan slogan semata namun harus dimaknai oleh individu, kelompok prajurit TNI dengan melihat dan membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya seperti halnya kegiatan TMMD yang saat ini sedang kita laksanakan. Ungkapnya. (ML/IB)




PPKM Mikro, Babinsa Kodim 1624/Flotim Perketat Prokes di Pelabuhan Pelni Larantuka

 

Larantuka,mwartapedia.com — Dalam rangka upaya PPKM Mikro dalam antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid-19, Babinsa Koramil 01/Larantuka, Kodim 1624/Flotim Serda Venno Diaz Alfi, Serda Ricky Tonubes bersama Polres Pelabuhan melaksanakan himbauan kepada Penumpang transporasi laut KM Bukit Siguntang agar patuhi Protokol Kesehatan di Pelabuhan Pelni Larantuka, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flotim. Pada Sabtu (10/07/2021

Himbauan dan pendataan serta Pengawasan tersebut di laksanakan pada saat Babinsa Koramil 01/Larantuka sedang melaksanakan Sosialisasi PPKM Mikro darurat di tempat transportasi laut khususnya pelabuhan Pelni.

Pada pelaksanaan himbauan tersebut Serda Venno Diaz mengatakan Kami bersama Unsur kepolisian tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada para penumpang yang baru sandar di Pelabuhan Pelni larantuka agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan atau PPKM Mikro Darurat, yang telah di anjurkan oleh Pemerintah.

“Intinya, kami bersama Polres Flotim dan instansi terkait bersama-sama bersinergi melaksanakan pengawasan, mengimbau warga untuk menerapkan protokol kesehatan atau PPKM Mikro darurat dengan ketat,” kata Serda Venno Diaz

Serda Venno Diaz, menambahkan, mereka juga menjaga antrean di gerbang masuk pelabuhan agar mencegah kerumunan. Para calon penumpang secara persuasif diminta menjaga jarak satu dengan yang lain.

“Himbauan tersebut bukan saja ke pada para penumpang kapal saja tapi kami juga menghimbau kepada para Nahkoda Kapal dan pengguna Jasa Maritim agar selalu mematuhi himbauan Pemerintah untuk melasanakan 3 M dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan Sabun dan menjaga Jarak aman di semua aktifitasnya di masa pandemi Covid-19,” imbuhnya.

“Dengan adanya pengamanan dan pengawasan yang ketat serta selalu memberikan himbaun secara terus menerus kepada para penumpang serta Awak Kapal yang ada di pelabuhan pelni mudah – mudahan dapat memutus mata rantai Penyebaran Penularan Covid-19,”pungkasnya. (ML/IB).




PPKM Mikro, Babinsa Kodim 1624/Flotim Perketat Prokes di Pelabuhan Pelni Larantuka

 

Larantuka,mwartapedia.com — Dalam rangka upaya PPKM Mikro dalam antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid-19, Babinsa Koramil 01/Larantuka, Kodim 1624/Flotim Serda Venno Diaz Alfi, Serda Ricky Tonubes bersama Polres Pelabuhan melaksanakan himbauan kepada Penumpang transporasi laut KM Bukit Siguntang agar patuhi Protokol Kesehatan di Pelabuhan Pelni Larantuka, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flotim. Pada Sabtu (10/07/2021

Himbauan dan pendataan serta Pengawasan tersebut di laksanakan pada saat Babinsa Koramil 01/Larantuka sedang melaksanakan Sosialisasi PPKM Mikro darurat di tempat transportasi laut khususnya pelabuhan Pelni.

Pada pelaksanaan himbauan tersebut Serda Venno Diaz mengatakan Kami bersama Unsur kepolisian tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada para penumpang yang baru sandar di Pelabuhan Pelni larantuka agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan atau PPKM Mikro Darurat, yang telah di anjurkan oleh Pemerintah.

“Intinya, kami bersama Polres Flotim dan instansi terkait bersama-sama bersinergi melaksanakan pengawasan, mengimbau warga untuk menerapkan protokol kesehatan atau PPKM Mikro darurat dengan ketat,” kata Serda Venno Diaz

Serda Venno Diaz, menambahkan, mereka juga menjaga antrean di gerbang masuk pelabuhan agar mencegah kerumunan. Para calon penumpang secara persuasif diminta menjaga jarak satu dengan yang lain.

“Himbauan tersebut bukan saja ke pada para penumpang kapal saja tapi kami juga menghimbau kepada para Nahkoda Kapal dan pengguna Jasa Maritim agar selalu mematuhi himbauan Pemerintah untuk melasanakan 3 M dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan Sabun dan menjaga Jarak aman di semua aktifitasnya di masa pandemi Covid-19,” imbuhnya.

“Dengan adanya pengamanan dan pengawasan yang ketat serta selalu memberikan himbaun secara terus menerus kepada para penumpang serta Awak Kapal yang ada di pelabuhan pelni mudah – mudahan dapat memutus mata rantai Penyebaran Penularan Covid-19,”pungkasnya. (ML/IB).




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Mengubah Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

Oelamasi,mwartapedia.com — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (SATGAS TMMD) Ke-111 Tahun 2021 Kodim 1604/Kupang mengolah lahan tidur jadi lahan produktif untuk memberikan percontohan dan edukasi kepada masyarakat pedesaan tentang pertanian. Sabtu, (10/07/2021).

Pembukaan lahan baru seluas 1 Hektar dan pembangunan MCK SMP 1 Amarasi selatan bukan bagian dari sasaran fisik dan non fisik TMMD namun merupakan sasaran tambahan TMMD Kodim 1604/Kupang.

Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo., S.Sos dalam keterangannya mengatakan pembukaan lahan seluas 1 Hektare di Kelurahan Sonraen dan pembangunan MCK di SMPS. 1 Amarasi Selatan bukan termasuk dalam program sasaran fisik dan non fisik TMMD yang sedang kita kerjakan melainkan sasaran tambahan dari TMMD. 

Maksud dan tujuan kita melakukan  pembukaan lahan kosong atau lahan tidur menjadi lahan produtif adalah untuk memberikan percontohan sekaligus edukasi kepada masyarakat yang ada di pedesaan khususnya Kelurahan Sonraen, kita ketahui bahwa lahan tidur/kosong di pedesaan masih sangat luas dan bila dimanfaatkan akan menjadi peluang besar untuk membantu pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta dapat menambah penghasilan dengan menjual hasil kebun ke pasar-pasar tradisional yang ada di kabupaten bahkan pasar yang ada di kota Kupang. 

Pembukaan lahan kosong atau dikenal dengan lahan demplot pertanian Kodim 1604/Kupang ini direncanakan akan di tanami singkong dan jagung dengan sistem tumpang sari, Bercocok tanam dengan sistem tumpang sari dapat dilakukan masyarakat untuk menambah perekonomian. Apalagi dimasa pandemi covid-19 yang terus melanda hingga saat ini,”jelasnya. (ML/IB).




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Mengubah Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

Oelamasi,mwartapedia.com — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (SATGAS TMMD) Ke-111 Tahun 2021 Kodim 1604/Kupang mengolah lahan tidur jadi lahan produktif untuk memberikan percontohan dan edukasi kepada masyarakat pedesaan tentang pertanian. Sabtu, (10/07/2021).

Pembukaan lahan baru seluas 1 Hektar dan pembangunan MCK SMP 1 Amarasi selatan bukan bagian dari sasaran fisik dan non fisik TMMD namun merupakan sasaran tambahan TMMD Kodim 1604/Kupang.

Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo., S.Sos dalam keterangannya mengatakan pembukaan lahan seluas 1 Hektare di Kelurahan Sonraen dan pembangunan MCK di SMPS. 1 Amarasi Selatan bukan termasuk dalam program sasaran fisik dan non fisik TMMD yang sedang kita kerjakan melainkan sasaran tambahan dari TMMD. 

Maksud dan tujuan kita melakukan  pembukaan lahan kosong atau lahan tidur menjadi lahan produtif adalah untuk memberikan percontohan sekaligus edukasi kepada masyarakat yang ada di pedesaan khususnya Kelurahan Sonraen, kita ketahui bahwa lahan tidur/kosong di pedesaan masih sangat luas dan bila dimanfaatkan akan menjadi peluang besar untuk membantu pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta dapat menambah penghasilan dengan menjual hasil kebun ke pasar-pasar tradisional yang ada di kabupaten bahkan pasar yang ada di kota Kupang. 

Pembukaan lahan kosong atau dikenal dengan lahan demplot pertanian Kodim 1604/Kupang ini direncanakan akan di tanami singkong dan jagung dengan sistem tumpang sari, Bercocok tanam dengan sistem tumpang sari dapat dilakukan masyarakat untuk menambah perekonomian. Apalagi dimasa pandemi covid-19 yang terus melanda hingga saat ini,”jelasnya. (ML/IB).




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Mengubah Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

Oelamasi,mwartapedia.com — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (SATGAS TMMD) Ke-111 Tahun 2021 Kodim 1604/Kupang mengolah lahan tidur jadi lahan produktif untuk memberikan percontohan dan edukasi kepada masyarakat pedesaan tentang pertanian. Sabtu, (10/07/2021).

Pembukaan lahan baru seluas 1 Hektar dan pembangunan MCK SMP 1 Amarasi selatan bukan bagian dari sasaran fisik dan non fisik TMMD namun merupakan sasaran tambahan TMMD Kodim 1604/Kupang.

Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo., S.Sos dalam keterangannya mengatakan pembukaan lahan seluas 1 Hektare di Kelurahan Sonraen dan pembangunan MCK di SMPS. 1 Amarasi Selatan bukan termasuk dalam program sasaran fisik dan non fisik TMMD yang sedang kita kerjakan melainkan sasaran tambahan dari TMMD. 

Maksud dan tujuan kita melakukan  pembukaan lahan kosong atau lahan tidur menjadi lahan produtif adalah untuk memberikan percontohan sekaligus edukasi kepada masyarakat yang ada di pedesaan khususnya Kelurahan Sonraen, kita ketahui bahwa lahan tidur/kosong di pedesaan masih sangat luas dan bila dimanfaatkan akan menjadi peluang besar untuk membantu pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta dapat menambah penghasilan dengan menjual hasil kebun ke pasar-pasar tradisional yang ada di kabupaten bahkan pasar yang ada di kota Kupang. 

Pembukaan lahan kosong atau dikenal dengan lahan demplot pertanian Kodim 1604/Kupang ini direncanakan akan di tanami singkong dan jagung dengan sistem tumpang sari, Bercocok tanam dengan sistem tumpang sari dapat dilakukan masyarakat untuk menambah perekonomian. Apalagi dimasa pandemi covid-19 yang terus melanda hingga saat ini,”jelasnya. (ML/IB).




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Gelar Sosialisasai Pencegahan Stunting dan Penyebaran Covid-19

Oelamasi,mwartapedia.com — Upaya pencegahan stunting pada anak dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga tidak luput dari perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1604/Kupang.

Lewat sosialisasi upaya pencegahan stunting dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Aula Kantor Desa Nekmese yang di inisiasi Satgas TMMD ke-111 dengan menghadirkan bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dan Ketua Persit KCK Cabang XV Dim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida sebagai pemateri. Jumat (09/07/2021).

Didepan peserta ibu-ibu rumah tangga, bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya atau lebih sederhananya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

“Banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika kondisi ini dialami oleh anak yang masih di bawah usia dua tahun dan harus segera ditangani dengan segera dan tepat,” kata bidan Marselina. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua  Persit KCK Cabang XV Kodim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida memberikan edukasi pola hidup baru dalam situasi pandemi Covid-19 salah satu cara dengan mencuci tangan yang benar. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona COVID-19, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar. 

“Tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO yaitu pertama basahi tangan dengan air yang mengalir, tuang sabun pada tangan secukupnya, gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya kemudian gosok punggung tangan dan sela jari, gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan, genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar, gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun lalugosok tangan yang bersabun dengan air mengalir kemudian keringkan tangan dengan lap sekali pakai,”terangnya. 

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah ibu-bu rumah tangga di desa Nekmese dan Pengurus Persit Kodim 1604/Kupang. (ML/IB)




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Gelar Sosialisasai Pencegahan Stunting dan Penyebaran Covid-19

Oelamasi,mwartapedia.com — Upaya pencegahan stunting pada anak dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga tidak luput dari perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1604/Kupang.

Lewat sosialisasi upaya pencegahan stunting dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Aula Kantor Desa Nekmese yang di inisiasi Satgas TMMD ke-111 dengan menghadirkan bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dan Ketua Persit KCK Cabang XV Dim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida sebagai pemateri. Jumat (09/07/2021).

Didepan peserta ibu-ibu rumah tangga, bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya atau lebih sederhananya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

“Banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika kondisi ini dialami oleh anak yang masih di bawah usia dua tahun dan harus segera ditangani dengan segera dan tepat,” kata bidan Marselina. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua  Persit KCK Cabang XV Kodim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida memberikan edukasi pola hidup baru dalam situasi pandemi Covid-19 salah satu cara dengan mencuci tangan yang benar. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona COVID-19, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar. 

“Tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO yaitu pertama basahi tangan dengan air yang mengalir, tuang sabun pada tangan secukupnya, gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya kemudian gosok punggung tangan dan sela jari, gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan, genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar, gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun lalugosok tangan yang bersabun dengan air mengalir kemudian keringkan tangan dengan lap sekali pakai,”terangnya. 

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah ibu-bu rumah tangga di desa Nekmese dan Pengurus Persit Kodim 1604/Kupang. (ML/IB)




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Gelar Sosialisasai Pencegahan Stunting dan Penyebaran Covid-19

Oelamasi,mwartapedia.com — Upaya pencegahan stunting pada anak dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga tidak luput dari perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1604/Kupang.

Lewat sosialisasi upaya pencegahan stunting dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Aula Kantor Desa Nekmese yang di inisiasi Satgas TMMD ke-111 dengan menghadirkan bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dan Ketua Persit KCK Cabang XV Dim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida sebagai pemateri. Jumat (09/07/2021).

Didepan peserta ibu-ibu rumah tangga, bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya atau lebih sederhananya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

“Banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika kondisi ini dialami oleh anak yang masih di bawah usia dua tahun dan harus segera ditangani dengan segera dan tepat,” kata bidan Marselina. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua  Persit KCK Cabang XV Kodim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida memberikan edukasi pola hidup baru dalam situasi pandemi Covid-19 salah satu cara dengan mencuci tangan yang benar. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona COVID-19, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar. 

“Tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO yaitu pertama basahi tangan dengan air yang mengalir, tuang sabun pada tangan secukupnya, gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya kemudian gosok punggung tangan dan sela jari, gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan, genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar, gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun lalugosok tangan yang bersabun dengan air mengalir kemudian keringkan tangan dengan lap sekali pakai,”terangnya. 

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah ibu-bu rumah tangga di desa Nekmese dan Pengurus Persit Kodim 1604/Kupang. (ML/IB)




TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Gelar Sosialisasai Pencegahan Stunting dan Penyebaran Covid-19

Oelamasi,mwartapedia.com — Upaya pencegahan stunting pada anak dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga tidak luput dari perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1604/Kupang.

Lewat sosialisasi upaya pencegahan stunting dan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Aula Kantor Desa Nekmese yang di inisiasi Satgas TMMD ke-111 dengan menghadirkan bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dan Ketua Persit KCK Cabang XV Dim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida sebagai pemateri. Jumat (09/07/2021).

Didepan peserta ibu-ibu rumah tangga, bidan Marselina Serly Kolin, A.Md.Keb menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya atau lebih sederhananya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

“Banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika kondisi ini dialami oleh anak yang masih di bawah usia dua tahun dan harus segera ditangani dengan segera dan tepat,” kata bidan Marselina. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua  Persit KCK Cabang XV Kodim 1604/Kupang Ny. Dita wasthu prasida memberikan edukasi pola hidup baru dalam situasi pandemi Covid-19 salah satu cara dengan mencuci tangan yang benar. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona COVID-19, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar. 

“Tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO yaitu pertama basahi tangan dengan air yang mengalir, tuang sabun pada tangan secukupnya, gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya kemudian gosok punggung tangan dan sela jari, gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan, genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar, gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun lalugosok tangan yang bersabun dengan air mengalir kemudian keringkan tangan dengan lap sekali pakai,”terangnya. 

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah ibu-bu rumah tangga di desa Nekmese dan Pengurus Persit Kodim 1604/Kupang. (ML/IB)