Fransiskus Gewura: Bupati Eliaser Yentji Sunur Adalah Sosok Pemimpin Sukses, Ramah dan Murah Senyum

 

Kupang, mwartapedia.com – Kepergian Bupati Lembata, Almarhum Eliasher Yentji Sunur  membawa duka mendalam bagi segenap masyarakat Kabupaten Lembata,  ucapan belasungkawa dan rasa turut berduka cita juga datang dari berbagai kalangan masyaratat, dan bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDI-P), dengan kejadian ini masyarakat Kabupaten Lembata telah kehilangan seorang sosok pemimpin yang sukses, ramah dan murah senyum.

Ungkapan rasa belasungkawa ini disampaiakn oleh Ketua DPC PDI-P Kabupaten Lembata sekaligus sebagai Wakil Ketua II DPRD Lembata, Fransiskus Gewura,S.Kom saat dihubungi media ini, Minggu (18/07/2021).

Kepada media ini, Fransiskus menyampaiakn  bahwa masyarakat Lembata telah kehilangan seorang pemimpin  besar yang sangat baik sehingga ungkapan rasa sedih atas kepergian beliau begitu terasa bagi seluruh masyarakat Lembata khususnya DPC PDI-P Kabupaten Lembata.

“Pimpinan dan seluruh pengurus Kader dan simpatisan DPC PDI-P mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Bupati Lembata Periode 2017-2022, semoga seluruh pengabdian yang tulus membangun Lembata mendapat tempat yang layak disisi Allah Bapa di Surga,’ungkapnya.

Fransiskus juga memberikan penghiburn bagi keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dalam menghadapi peristiwa duka ini.

“Bagi keluarga yang ditinggalkan semoga mendapat penghiburan dan ketabahan dari Tuhanyang maha Pengasih dan Penyayang,”ucapnya.

Bagi Fransiskus,  Almarhum adalah seorang sosok pemimpin yang baik dan berjiwa besar karena dimasa kepemimpinannya sudah dua (2) periode masyarakat Lembata masih memberikan ruang kepada Beliau sebagai Bupati.

“Dengan berat hati Saya ucapkan, Selamat jalan pemimpin sukses, ramah dan murah senyum dalam meghadapi berbagai tantangan, istirahatlah dalam keabadian di surga,’pungkasnya. (ML/IB)






Pemakaman Almarhum Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur Dengan Prokes Ketat

Lewoleba,mwartapedia.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata menyampaikan duka mendalam atas kepergian Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur Sore tadi di RS.Siloam Kupang, Provinsi NTT tepatnya pukul 16.15.Wita Sabtu (17/07) pada gelar konferensi pers (malam) di Rumah Jabatan (Rujab) II Wakil Bupati Lembata yang di hadiri oleh Forkopimda Kabupaten Lembata.

Wakil Bupati Lembata, Dr.Thomas Ola dalam kesempatan  bersama sejumlah wartawan mengatakan Masyarakat Lembata serta Pemda Lembata merasa kehilangan Seorang Tokoh Besar, Seorang Pemimpin, Seorang Negarawan, Seorang Politisi, Bupati Lembata di masa 2 Periode 2011-2016 dan 2017-2022.

“Beliau terkenal dengan kegigihannya dalam mempertahankan ide-idenya Beliau juga seorang seniman selalu menggagas sesuatu dengan unsur seninya, olehnya itu pada kesempatan ini seluruh masyarakat Lembata merasa kehilangan dalam masa jabatan sebagai Bupati Lembata Periode Kedua”ungkapnua.

Atas kerjasama Bapak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wagub NTT, Sekda Provinsi NTT, Seluruh pimpinan OPD di Provinsi, bekerjasama dengan keluarga serta Pemda Lembata yang rencananya pada besok nanti jenazah Almarhum akan di terbangkan dari bandara Elatari Kupang menuju bandara Wunopito Lewoleba dengan protokol Covid dan Prokes secara Ketat.

Jenazah akan tiba di bandara Wunopito Lewoleba pada pukul 08.30.Wita dengan prosesi dari bandara menuju ke tempat peristirahatan terakhir yang mana hanya ada keluarga dan Forkopimda yang berada didalam untuk mengikuti prosesi pemakaman.

” Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Lembata, pimpinan OPD,Instansi Vertikal untuk mari kita menyatakan dukacita kita dengan menaikan bendera stengah tiang selama 3 hari berturut-turut pada hari Minggu,Senin dan Selasa, sebagai bentuk penghormatan kepada beliau sebagai Bupati Lembata Pemimpin Kabupaten ini,”ungkap Wabup Lembata.

Kepada kita semua kami menghimbau untuk menyampaikan kepada segenap lapisan masyarakat Lembata bahwa prosesi penjemputan dan pemakaman menggunakan protokol Covid-19 sehingga masyarakat semua kami minta untuk berada di rumah masing-masing untuk mendoakan Istirahat kekal Beliau,lanjut Wabup Lembata.

” Kita sedang berada dalam situasi Covid-19,sedang dalam pelaksanaan PPKM Mikro,sehingga tidak di perkenankan masyarakat Lembata untuk memberikan Penghormatan secara dekat di peti jenazah, penghormatan kita dilakukan dari rumah masing-masing,”pungkas Wabup Lembata.(Oy/ML/IB)








Pemakaman Almarhum Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur Dengan Prokes Ketat

Lewoleba,mwartapedia.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata menyampaikan duka mendalam atas kepergian Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur Sore tadi di RS.Siloam Kupang, Provinsi NTT tepatnya pukul 16.15.Wita Sabtu (17/07) pada gelar konferensi pers (malam) di Rumah Jabatan (Rujab) II Wakil Bupati Lembata yang di hadiri oleh Forkopimda Kabupaten Lembata.

Wakil Bupati Lembata, Dr.Thomas Ola dalam kesempatan  bersama sejumlah wartawan mengatakan Masyarakat Lembata serta Pemda Lembata merasa kehilangan Seorang Tokoh Besar, Seorang Pemimpin, Seorang Negarawan, Seorang Politisi, Bupati Lembata di masa 2 Periode 2011-2016 dan 2017-2022.

“Beliau terkenal dengan kegigihannya dalam mempertahankan ide-idenya Beliau juga seorang seniman selalu menggagas sesuatu dengan unsur seninya, olehnya itu pada kesempatan ini seluruh masyarakat Lembata merasa kehilangan dalam masa jabatan sebagai Bupati Lembata Periode Kedua”ungkapnua.

Atas kerjasama Bapak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wagub NTT, Sekda Provinsi NTT, Seluruh pimpinan OPD di Provinsi, bekerjasama dengan keluarga serta Pemda Lembata yang rencananya pada besok nanti jenazah Almarhum akan di terbangkan dari bandara Elatari Kupang menuju bandara Wunopito Lewoleba dengan protokol Covid dan Prokes secara Ketat.

Jenazah akan tiba di bandara Wunopito Lewoleba pada pukul 08.30.Wita dengan prosesi dari bandara menuju ke tempat peristirahatan terakhir yang mana hanya ada keluarga dan Forkopimda yang berada didalam untuk mengikuti prosesi pemakaman.

” Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Lembata, pimpinan OPD,Instansi Vertikal untuk mari kita menyatakan dukacita kita dengan menaikan bendera stengah tiang selama 3 hari berturut-turut pada hari Minggu,Senin dan Selasa, sebagai bentuk penghormatan kepada beliau sebagai Bupati Lembata Pemimpin Kabupaten ini,”ungkap Wabup Lembata.

Kepada kita semua kami menghimbau untuk menyampaikan kepada segenap lapisan masyarakat Lembata bahwa prosesi penjemputan dan pemakaman menggunakan protokol Covid-19 sehingga masyarakat semua kami minta untuk berada di rumah masing-masing untuk mendoakan Istirahat kekal Beliau,lanjut Wabup Lembata.

” Kita sedang berada dalam situasi Covid-19,sedang dalam pelaksanaan PPKM Mikro,sehingga tidak di perkenankan masyarakat Lembata untuk memberikan Penghormatan secara dekat di peti jenazah, penghormatan kita dilakukan dari rumah masing-masing,”pungkas Wabup Lembata.(Oy/ML/IB)








Bupati Lembata Yentji Sunur Tutup Usia, Golkar NTT Berduka

 Kupang,mwartapedia.com — Lembata berduka. Bupati yang juga Ketua Golkar, Eliaser Yentji Sunur, ST, meninggal dunia di RS Siloam Kupang. 

Hal ini dibenarkan Ketua Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

“Keluarga besar Golkar NTT berduka cita yg mendalam atas kepergian Pak Yance Sunur Bupati dan Ketua Golkar Kab Lembata di RS Siloam Kupang. Kita doakan jiwa Pak Yance dilapangkan jalan ke surga dan keluarga diberi kekuatan. Berpulanglah dalam damai dan kasih Tuhan. R l P,” begitu Wa Melki Laka Lena kepada warga Golkar di Wa Grup Partai Golkar NTT, Sabtu (17/7) sore.

Dari informasi yang beredar sejak Jumat (16/7), Bupati Yentji Sunur dikabarkan terkonfirmasi Covid-19. Bahkan dikabarkan harus menjalani donor plasma darah di RS. SK Lerik, Kupang.

Jumad (16/7/2021), anak sulung Bupati Sunur, Elisabet Amanda mencari donor plasma darah untuk ayahnya yang saat ini sedang dirawat di RS. SK Lerik Kupang.

Pengumuman pencarian donor plasma darah itu disebarkan Elisabet Amanda, anak Sulung Bupati Sunur melalui akun Instagram, sejak Rabu (14/7/2021) lalu.

Berita meninggalnya Bupati Lembata ini pun langsung menjadi viral di sejumlah wa grup. Semua kaget dan menyatakan berdukacita atas apa yang dialami ini. (ML/IB))




Bupati Lembata Yentji Sunur Tutup Usia, Golkar NTT Berduka

 Kupang,mwartapedia.com — Lembata berduka. Bupati yang juga Ketua Golkar, Eliaser Yentji Sunur, ST, meninggal dunia di RS Siloam Kupang. 

Hal ini dibenarkan Ketua Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

“Keluarga besar Golkar NTT berduka cita yg mendalam atas kepergian Pak Yance Sunur Bupati dan Ketua Golkar Kab Lembata di RS Siloam Kupang. Kita doakan jiwa Pak Yance dilapangkan jalan ke surga dan keluarga diberi kekuatan. Berpulanglah dalam damai dan kasih Tuhan. R l P,” begitu Wa Melki Laka Lena kepada warga Golkar di Wa Grup Partai Golkar NTT, Sabtu (17/7) sore.

Dari informasi yang beredar sejak Jumat (16/7), Bupati Yentji Sunur dikabarkan terkonfirmasi Covid-19. Bahkan dikabarkan harus menjalani donor plasma darah di RS. SK Lerik, Kupang.

Jumad (16/7/2021), anak sulung Bupati Sunur, Elisabet Amanda mencari donor plasma darah untuk ayahnya yang saat ini sedang dirawat di RS. SK Lerik Kupang.

Pengumuman pencarian donor plasma darah itu disebarkan Elisabet Amanda, anak Sulung Bupati Sunur melalui akun Instagram, sejak Rabu (14/7/2021) lalu.

Berita meninggalnya Bupati Lembata ini pun langsung menjadi viral di sejumlah wa grup. Semua kaget dan menyatakan berdukacita atas apa yang dialami ini. (ML/IB))




Berikan Rasa Aman, Babinsa Dampingi Pembagian BLT di Taebenu

Oelamasi,mwartapedia.com   Untuk memastikan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warganya, Babinsa melakukan pendampingan pada pelaksanaan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) akibat pademi Covid-19 di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Jumat, (16/07/2021). 

Salah satunya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1604-01/Kupang Serka Yahya Boling bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengamanan dan pendampingan  pembagian bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama dengan menggunakan Dana Desa T.A 2021. Jumlah penerima BLT Dana Desa di Baumata Barat sebanyak 89 KK dan dengan uang tunai sebesar Rp.300.000 ( Tiga Ratus Ribu Rupiah ) setiap KK. 

Sebelum dilakukan pembagian BLT, Babinsa juga menghimbau dan mensosialisasikan Kebijakan Pemerintah kepada warga penerima bantuan mengenai hidup dengan adaptasi Kebiasaan baru dan PPKM Mikro ditengah Situasi Pandemi Virus Corona atau Covid-19, masyarakat dapat melakukan rutinitas di luar rumah namun tetap melaksanakan dan mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu tetap menggunakan Masker, mencuci tangan, menjaga Jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi massa seperti acara acara. 

“Selain itu, tujuan keberadaan kami disini adalah untuk memastikan proses pembagian bantuan berjalan dengan lancar, memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Baumata Barat serta pembagian bantuan tepat sasaran. Ujarnya. 

Lebih lanjut, dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai ini, kita menggunakan sistem antrian sehingga tidak membuat kerumunan masa karena situasi  pandemi Covid-19 semakin meningkat. Tegasnya

Hadir dalam pembagian Bantuan Camat Taebenu Eliazer Menesi S.sos, Pj. Kepala Desa Baumata Barat Bapak Olvi Hendrik Mesak Medi, Babinsa Baumata Barat, Babinkamtibmas Baumata Barat serta aparat RT, RW dan Dusun. (ML/IB)




Berikan Rasa Aman, Babinsa Dampingi Pembagian BLT di Taebenu

Oelamasi,mwartapedia.com   Untuk memastikan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warganya, Babinsa melakukan pendampingan pada pelaksanaan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) akibat pademi Covid-19 di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Jumat, (16/07/2021). 

Salah satunya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1604-01/Kupang Serka Yahya Boling bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengamanan dan pendampingan  pembagian bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama dengan menggunakan Dana Desa T.A 2021. Jumlah penerima BLT Dana Desa di Baumata Barat sebanyak 89 KK dan dengan uang tunai sebesar Rp.300.000 ( Tiga Ratus Ribu Rupiah ) setiap KK. 

Sebelum dilakukan pembagian BLT, Babinsa juga menghimbau dan mensosialisasikan Kebijakan Pemerintah kepada warga penerima bantuan mengenai hidup dengan adaptasi Kebiasaan baru dan PPKM Mikro ditengah Situasi Pandemi Virus Corona atau Covid-19, masyarakat dapat melakukan rutinitas di luar rumah namun tetap melaksanakan dan mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu tetap menggunakan Masker, mencuci tangan, menjaga Jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi massa seperti acara acara. 

“Selain itu, tujuan keberadaan kami disini adalah untuk memastikan proses pembagian bantuan berjalan dengan lancar, memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Baumata Barat serta pembagian bantuan tepat sasaran. Ujarnya. 

Lebih lanjut, dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai ini, kita menggunakan sistem antrian sehingga tidak membuat kerumunan masa karena situasi  pandemi Covid-19 semakin meningkat. Tegasnya

Hadir dalam pembagian Bantuan Camat Taebenu Eliazer Menesi S.sos, Pj. Kepala Desa Baumata Barat Bapak Olvi Hendrik Mesak Medi, Babinsa Baumata Barat, Babinkamtibmas Baumata Barat serta aparat RT, RW dan Dusun. (ML/IB)




Pemkot Kupang, PHBI dan Dewan Masjid Sepakat Tiadakan Sholat Idul Adha Berjamaah

Kupang,mwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Dewan Masjid Kota Kupang sepakat untuk meniadakan sholat ied berjamaah pada Hari Raya Idul Adha mendatang. 

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (15/7).  

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kupang tersebut dihadiri oleh Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya P.T Binti, SIK, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Yakobus Beda Kleden, Sekretaris FKUB Kota Kupang, Pdt. Yosafat, Wakil Ketua Dewan Masjid Kota Kupang, H. Alimudin dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Kupang, Drs. Ambo serta Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa, SH, M.Si.

Rapat tersebut membahas tindak lanjut terhadap Surat Edaran Menteri Agama terkait pelaksanaan perayaan Idul Adha tahun ini. Dalam rapat tersebut semua pihak sepakat untuk mengikuti petunjuk SE Menteri Agama tersebut. Karena mayoritas wilayah Kota Kupang masuk kategori zona merah dan oranye, maka diputuskan bahwa sholat Ied pada hari raya Idul Adha ditiadakan. Sementara untuk takbiran keliling dilarang dan hanya diperbolehkan dilakukan takbiran di masjid masing-masing dengan hanya diikuti oleh jamaah dalam jumlah terbatas dengan batas waktu maksimal hingga pukul 20.00 WITA. 

Dalam rapat tersebut juga disepakati bahwa pemotongan hewan akan berlangsung selama 4 hari, dimulai sejak Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7). Kepada panitia pelaksanaan Idul Adha di masing-masing masjid, Wawali mengingatkan untuk tidak membuang limbah hasil pemotongan hewan di sembarang tempat tapi langsung dibuang ke TPA Alak. 

Wakil Ketua Dewan Masjid Kota Kupang, H. Alimudin memastikan demi mencegah kerumunan massa,  tahun ini jamaah tidak diperbolehkan hadir langsung di masjid untuk mengambil daging kurban. 

Setelah pemotongan nanti panitia yang akan mengantar langsung ke masing- masing jamaah. Setelah rapat yang berlangsung tertutup, Wawali bersama para peserta rapat langsung memberikan keterangan pers kepada media  terkait pembahasan tersebut.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya P.T Binti, SIK, menambahkan sebagai Ibu Kota Provinsi, Kota Kupang menjadi barometer bagi daerah lain di NTT, termasuk dalam upaya penanganan covid 19. Karena mayoritas wilayah di Kota Kupang masuk kategori zona merah dan oranye, pihak kepolisian mendukung penuh kebijakan Pemkot Kupang untuk meniadakan sholat Idul Adha berjamaah. (PKP_ans/ML/IB).




Pemkot Kupang, PHBI dan Dewan Masjid Sepakat Tiadakan Sholat Idul Adha Berjamaah

Kupang,mwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Dewan Masjid Kota Kupang sepakat untuk meniadakan sholat ied berjamaah pada Hari Raya Idul Adha mendatang. 

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (15/7).  

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kupang tersebut dihadiri oleh Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya P.T Binti, SIK, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Yakobus Beda Kleden, Sekretaris FKUB Kota Kupang, Pdt. Yosafat, Wakil Ketua Dewan Masjid Kota Kupang, H. Alimudin dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Kupang, Drs. Ambo serta Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa, SH, M.Si.

Rapat tersebut membahas tindak lanjut terhadap Surat Edaran Menteri Agama terkait pelaksanaan perayaan Idul Adha tahun ini. Dalam rapat tersebut semua pihak sepakat untuk mengikuti petunjuk SE Menteri Agama tersebut. Karena mayoritas wilayah Kota Kupang masuk kategori zona merah dan oranye, maka diputuskan bahwa sholat Ied pada hari raya Idul Adha ditiadakan. Sementara untuk takbiran keliling dilarang dan hanya diperbolehkan dilakukan takbiran di masjid masing-masing dengan hanya diikuti oleh jamaah dalam jumlah terbatas dengan batas waktu maksimal hingga pukul 20.00 WITA. 

Dalam rapat tersebut juga disepakati bahwa pemotongan hewan akan berlangsung selama 4 hari, dimulai sejak Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7). Kepada panitia pelaksanaan Idul Adha di masing-masing masjid, Wawali mengingatkan untuk tidak membuang limbah hasil pemotongan hewan di sembarang tempat tapi langsung dibuang ke TPA Alak. 

Wakil Ketua Dewan Masjid Kota Kupang, H. Alimudin memastikan demi mencegah kerumunan massa,  tahun ini jamaah tidak diperbolehkan hadir langsung di masjid untuk mengambil daging kurban. 

Setelah pemotongan nanti panitia yang akan mengantar langsung ke masing- masing jamaah. Setelah rapat yang berlangsung tertutup, Wawali bersama para peserta rapat langsung memberikan keterangan pers kepada media  terkait pembahasan tersebut.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya P.T Binti, SIK, menambahkan sebagai Ibu Kota Provinsi, Kota Kupang menjadi barometer bagi daerah lain di NTT, termasuk dalam upaya penanganan covid 19. Karena mayoritas wilayah di Kota Kupang masuk kategori zona merah dan oranye, pihak kepolisian mendukung penuh kebijakan Pemkot Kupang untuk meniadakan sholat Idul Adha berjamaah. (PKP_ans/ML/IB).




HIPMI PT UGM Dukung Program Vaksinasi Gotong Royong Pemerintah

 

YOGYAKARTA,mwartapedia.com —  Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Gadjah Mada (HIPMI-PT UGM) Geraldy Sam mendukung program pemerintah dalam hal rencana vaksin gotong royong berbayar atau mandiri untuk bisa mempercepat target vaksinasi nasional.

Ia mengatakan HIPMI PT UGM secara penuh mendukung pemerintah dalam hal vaksinasi gotong royong atau mandiri, guna untuk percepatan vaksinasi di masyarakat. 

“Kombinasi antara vaksinasi gratis dan juga mandiri dapat saling melengkapi, kalau menunggu program vaksin secara gratis mungkin akan lama tetapi banyak akhir-akhir ini masyarakat yang mau membayar secara mandiri untuk vaksin sebagai alternatif pilihan” katanya dalam keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu (13/07/2021).

Hal ini juga selaras dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H. Maming bahwa HIPMI akan mendukung rencana program vaksiniasi gotong royong atau mandiri guna percepatan vaksinasi nasional.

Menurut Geraldy, kombinasi vaksin gratis dan berbayar merupakan langkah percepatan yang dapat dilakukan dalam upaya mempercepat program vaksin ditengah maraknya penyebaran varian delta covid-19 akhir-akhir ini. 

Hal itu juga diperkuat oleh Bendahara HIPMI PT UGM, Raja Jaya, “banyak masyarakat yang mau memilih vaksinasi secara mandiri, karena kalau menunggu program vaksin gratis bisa antri lama dan belum tentu mendapatkan kuota” katanya juga dalam ketetangan tertulis di Yogyakarta.

Akhir-akhir ini varian baru covid-19 atau varian delta sudah marak menyebar secara luas. Kebijakan PPKM pemerintah pun diperpanjang dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19.

“Salah satu cara untuk dapat menekan angka tersebut adalah dengan adanya percepatan serta pemerataan vaksinasi diseluruh wilayah indonesia,” ujarnya.

Dari program vaksin mandiri ini, Geraldy berharap program ini dapat mempercepat target vaksinasi pemerintah sehingga dapat mempercepat pulihnya seluruh aktivitas kegiatan yang nantinya akan berdampak kepada pulihnya perekonomian negara khususnya bagi pengusaha UMKM. (ML/IB).