RUMAH SAKIT MODULAR III

 

Oleh: Zeng Wei Jian 

Kupang,mwartapedia.com — Lepas dari lensa kegaduhan publik. Jumat 16 Juli 2021, Kordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR-RI Don Dasco bawa rombongan ke lokasi Emergency Hospital Tanjung Duren milik Pertamina. Ada Bambang Haryadi, Andre Rosiade, Melki Laka Lena (Golkar) & Gus Nabil Haroen (PDIP) di kiri-kanannya.  

Luas tanah 4 hektar. Sedang dibangun 118 room rawat & 200 ICU. Target 2000 tempat tidur rawat. Rumah Sakit Covid-19 ketiga yang dibangun dengan teknologi MODULAR CONFIGURATION. Dilengkapi pharma-type insulated windows. 

Ide “Modular Hospital” berasal dari diskusi Pimpinan DPR-RI Don Dasco dengan Menteri Erik Tohir. BUMN Pertamina dipilih. Instruksinya bangun Emergency Hospital yang bisa digunakan secepatnya. Ada dua lahan Pertamina; di Rawamangun belakang ASMI. Tapi belum bisa digunakan karena ada resistensi warga. Akhirnya Lahan Tanjung Duren digunakan. Delta varian merangsak secepat kilat. We don’t have much time. Korban trus berjatuhan. Like a falling rain. 

Cerdas. Konstruksi modular dipilih. This is the third modular hospital. Tapi kapasitasnya terbesar dari yang ada. Smart hospital room in a box. The turnkey solution for healthcare spaces. McKinsey & Company prediksi; modular is indeed the future of construction. 

Ada tiga Modular advantages dibanding traditional construction yaitu quality, cost, dan speed.  

Cadaz. Complete patient room, health system, micro-clinics, dan healthcare IT dimanufaktur secara off-site di factory-controlled environment. 

Proses manufacture industrial seperti mobil, kapal, furniture diproduksi memberikan presisi standard. Kualitasnya stabil. Di atas tradisional construction. 

Second advantage; Lower cost. Individual off-site Knockdown module dirangkit di TKP dan di-interkoneksi dengan crane. Blaazzz langsung jadi emergency hospital. 

Advantage #3 digenapi yaitu faster speed. The data backs that up: McKinsey & Company melaporkan konstruksi modular 50 persen lebi cepat, in addition to cutting costs up to 20 percent.  

The fact is, modular is faster, it costs is cheaper, dan it’s higher-quality. Di luar tiga advantages, there’s also less waste. 

But another major advantage of modular adalah kemampuan mengintegrasi the latest smart technology dengan mudah. Bila ada tambahan instalasi IT system seperti touchless operation, 

IoT sensors dan lain-lain. Ngga perlu dilakukan renovasi besar pada konstruksi tembok dan sebagainya. 

Cukup menggunakan precisely laser cutting tiap spot di setiap ruang dan hasilnya exact fit. Sesuatu yang ngga bisa dilakukan oleh kontraktor manual doing it all on-site. 

THE END. (ML/IB)





RUMAH SAKIT MODULAR III

 

Oleh: Zeng Wei Jian 

Kupang,mwartapedia.com — Lepas dari lensa kegaduhan publik. Jumat 16 Juli 2021, Kordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR-RI Don Dasco bawa rombongan ke lokasi Emergency Hospital Tanjung Duren milik Pertamina. Ada Bambang Haryadi, Andre Rosiade, Melki Laka Lena (Golkar) & Gus Nabil Haroen (PDIP) di kiri-kanannya.  

Luas tanah 4 hektar. Sedang dibangun 118 room rawat & 200 ICU. Target 2000 tempat tidur rawat. Rumah Sakit Covid-19 ketiga yang dibangun dengan teknologi MODULAR CONFIGURATION. Dilengkapi pharma-type insulated windows. 

Ide “Modular Hospital” berasal dari diskusi Pimpinan DPR-RI Don Dasco dengan Menteri Erik Tohir. BUMN Pertamina dipilih. Instruksinya bangun Emergency Hospital yang bisa digunakan secepatnya. Ada dua lahan Pertamina; di Rawamangun belakang ASMI. Tapi belum bisa digunakan karena ada resistensi warga. Akhirnya Lahan Tanjung Duren digunakan. Delta varian merangsak secepat kilat. We don’t have much time. Korban trus berjatuhan. Like a falling rain. 

Cerdas. Konstruksi modular dipilih. This is the third modular hospital. Tapi kapasitasnya terbesar dari yang ada. Smart hospital room in a box. The turnkey solution for healthcare spaces. McKinsey & Company prediksi; modular is indeed the future of construction. 

Ada tiga Modular advantages dibanding traditional construction yaitu quality, cost, dan speed.  

Cadaz. Complete patient room, health system, micro-clinics, dan healthcare IT dimanufaktur secara off-site di factory-controlled environment. 

Proses manufacture industrial seperti mobil, kapal, furniture diproduksi memberikan presisi standard. Kualitasnya stabil. Di atas tradisional construction. 

Second advantage; Lower cost. Individual off-site Knockdown module dirangkit di TKP dan di-interkoneksi dengan crane. Blaazzz langsung jadi emergency hospital. 

Advantage #3 digenapi yaitu faster speed. The data backs that up: McKinsey & Company melaporkan konstruksi modular 50 persen lebi cepat, in addition to cutting costs up to 20 percent.  

The fact is, modular is faster, it costs is cheaper, dan it’s higher-quality. Di luar tiga advantages, there’s also less waste. 

But another major advantage of modular adalah kemampuan mengintegrasi the latest smart technology dengan mudah. Bila ada tambahan instalasi IT system seperti touchless operation, 

IoT sensors dan lain-lain. Ngga perlu dilakukan renovasi besar pada konstruksi tembok dan sebagainya. 

Cukup menggunakan precisely laser cutting tiap spot di setiap ruang dan hasilnya exact fit. Sesuatu yang ngga bisa dilakukan oleh kontraktor manual doing it all on-site. 

THE END. (ML/IB)





Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI

 

JAKARTA,mwartapedia.com —  Perwakilan Masyarakat yang juga Tokoh Masyarakat yang diberikan kuasa untuk persiapan proses pemekaran Kabupaten Grime Nawa diketuai oleh Sefnat Waicang, S.P dan jajaran melakukan kunjungan ke DPD RI, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/07/2021)

Kunjungan masyarakat Grime Nawa tersebut adalah bermaksud melakukan silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Grime Nawa khususnya tentang DOB (Daerah Otonom Baru) yakninya Kabupaten Grime Nawa yang menginduk ke Kabupaten Jayapura

Kunjungan Perwakilan Masyarakat Grime Nawa tersebut diterima H. Fachrul Razi, S.IP, M.IP selaku Ketua Komite I DPD RI.

H. Fachrul Razi menyambut baik kedatangan perwakilan masyarawat Grime Nawa, dan menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pemekaran di Papua, kita masih menunggu ada surat dari Kemendagri terkait pembahasan bersama tentang Papua

“Kita telah sepakati dengan Kemendagri menyelesaikan RUU Papua terlebih dahulu, baru kita bahas mengenai pemekaran”, ujar Fachrul Razi

“Pemekaran Papua bukan hanya Pemekaran Provinsi saja, tapi juga Kabupaten juga. Provinsi  nanti akan menjadi 6 Provinsi di Papua, maka Kabupatennya akan dimekarkan semua secara otomatis. Ini merupakan komitmen kami bersama Kemendagri. Kita siap meng-backup, karena yang kita perjuangankan disini adalah aspirasi masyarakat”, ulas Ketua Komite I DPD RI ini.

“Komite I DPD RI akan terus memperjuangkan, dan mewujudkan cita-cita dari Masyarakat Grime Nawa untuk menjadi Kabupaten Definitif”, tegas Fachrul Razi Senator Asal Aceh ini

Sementara itu Sefnat Waicang, SP selaku yang dimandatkan masyarakat menyampaikan agar apa yang selama ini kami perjuangankan dan kami nanti-nantikan dapat terwujud dan membuahkan hasil

“Harapan dari masyarakat Grime Nawa adalah agar Kabupaten Baru ini mendapatkan 12 Distrik, dari 19 Distrik. Kami menaruh harapan kepada DPD RI agar aspirasi kami dapat terwujud sesuai dengan keinginan masyarakat Grime Nawa”, harap Sefnat Waicang, SP didampingi Alexander Tecuari, S.Si, M.Th

Tampak usai silaturahmi Penyerahan Plakat / kenang-kenangan dari masyarakat Grime Nawa yang langsung diberikan oleh Sefnat Waicang kepada Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Acara berlangsung lancar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. (Megy)





Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI

 

JAKARTA,mwartapedia.com —  Perwakilan Masyarakat yang juga Tokoh Masyarakat yang diberikan kuasa untuk persiapan proses pemekaran Kabupaten Grime Nawa diketuai oleh Sefnat Waicang, S.P dan jajaran melakukan kunjungan ke DPD RI, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/07/2021)

Kunjungan masyarakat Grime Nawa tersebut adalah bermaksud melakukan silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Grime Nawa khususnya tentang DOB (Daerah Otonom Baru) yakninya Kabupaten Grime Nawa yang menginduk ke Kabupaten Jayapura

Kunjungan Perwakilan Masyarakat Grime Nawa tersebut diterima H. Fachrul Razi, S.IP, M.IP selaku Ketua Komite I DPD RI.

H. Fachrul Razi menyambut baik kedatangan perwakilan masyarawat Grime Nawa, dan menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pemekaran di Papua, kita masih menunggu ada surat dari Kemendagri terkait pembahasan bersama tentang Papua

“Kita telah sepakati dengan Kemendagri menyelesaikan RUU Papua terlebih dahulu, baru kita bahas mengenai pemekaran”, ujar Fachrul Razi

“Pemekaran Papua bukan hanya Pemekaran Provinsi saja, tapi juga Kabupaten juga. Provinsi  nanti akan menjadi 6 Provinsi di Papua, maka Kabupatennya akan dimekarkan semua secara otomatis. Ini merupakan komitmen kami bersama Kemendagri. Kita siap meng-backup, karena yang kita perjuangankan disini adalah aspirasi masyarakat”, ulas Ketua Komite I DPD RI ini.

“Komite I DPD RI akan terus memperjuangkan, dan mewujudkan cita-cita dari Masyarakat Grime Nawa untuk menjadi Kabupaten Definitif”, tegas Fachrul Razi Senator Asal Aceh ini

Sementara itu Sefnat Waicang, SP selaku yang dimandatkan masyarakat menyampaikan agar apa yang selama ini kami perjuangankan dan kami nanti-nantikan dapat terwujud dan membuahkan hasil

“Harapan dari masyarakat Grime Nawa adalah agar Kabupaten Baru ini mendapatkan 12 Distrik, dari 19 Distrik. Kami menaruh harapan kepada DPD RI agar aspirasi kami dapat terwujud sesuai dengan keinginan masyarakat Grime Nawa”, harap Sefnat Waicang, SP didampingi Alexander Tecuari, S.Si, M.Th

Tampak usai silaturahmi Penyerahan Plakat / kenang-kenangan dari masyarakat Grime Nawa yang langsung diberikan oleh Sefnat Waicang kepada Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Acara berlangsung lancar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. (Megy)





Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI

 

JAKARTA,mwartapedia.com —  Perwakilan Masyarakat yang juga Tokoh Masyarakat yang diberikan kuasa untuk persiapan proses pemekaran Kabupaten Grime Nawa diketuai oleh Sefnat Waicang, S.P dan jajaran melakukan kunjungan ke DPD RI, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/07/2021)

Kunjungan masyarakat Grime Nawa tersebut adalah bermaksud melakukan silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Grime Nawa khususnya tentang DOB (Daerah Otonom Baru) yakninya Kabupaten Grime Nawa yang menginduk ke Kabupaten Jayapura

Kunjungan Perwakilan Masyarakat Grime Nawa tersebut diterima H. Fachrul Razi, S.IP, M.IP selaku Ketua Komite I DPD RI.

H. Fachrul Razi menyambut baik kedatangan perwakilan masyarawat Grime Nawa, dan menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pemekaran di Papua, kita masih menunggu ada surat dari Kemendagri terkait pembahasan bersama tentang Papua

“Kita telah sepakati dengan Kemendagri menyelesaikan RUU Papua terlebih dahulu, baru kita bahas mengenai pemekaran”, ujar Fachrul Razi

“Pemekaran Papua bukan hanya Pemekaran Provinsi saja, tapi juga Kabupaten juga. Provinsi  nanti akan menjadi 6 Provinsi di Papua, maka Kabupatennya akan dimekarkan semua secara otomatis. Ini merupakan komitmen kami bersama Kemendagri. Kita siap meng-backup, karena yang kita perjuangankan disini adalah aspirasi masyarakat”, ulas Ketua Komite I DPD RI ini.

“Komite I DPD RI akan terus memperjuangkan, dan mewujudkan cita-cita dari Masyarakat Grime Nawa untuk menjadi Kabupaten Definitif”, tegas Fachrul Razi Senator Asal Aceh ini

Sementara itu Sefnat Waicang, SP selaku yang dimandatkan masyarakat menyampaikan agar apa yang selama ini kami perjuangankan dan kami nanti-nantikan dapat terwujud dan membuahkan hasil

“Harapan dari masyarakat Grime Nawa adalah agar Kabupaten Baru ini mendapatkan 12 Distrik, dari 19 Distrik. Kami menaruh harapan kepada DPD RI agar aspirasi kami dapat terwujud sesuai dengan keinginan masyarakat Grime Nawa”, harap Sefnat Waicang, SP didampingi Alexander Tecuari, S.Si, M.Th

Tampak usai silaturahmi Penyerahan Plakat / kenang-kenangan dari masyarakat Grime Nawa yang langsung diberikan oleh Sefnat Waicang kepada Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Acara berlangsung lancar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. (Megy)





Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI

 

JAKARTA,mwartapedia.com —  Perwakilan Masyarakat yang juga Tokoh Masyarakat yang diberikan kuasa untuk persiapan proses pemekaran Kabupaten Grime Nawa diketuai oleh Sefnat Waicang, S.P dan jajaran melakukan kunjungan ke DPD RI, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/07/2021)

Kunjungan masyarakat Grime Nawa tersebut adalah bermaksud melakukan silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Grime Nawa khususnya tentang DOB (Daerah Otonom Baru) yakninya Kabupaten Grime Nawa yang menginduk ke Kabupaten Jayapura

Kunjungan Perwakilan Masyarakat Grime Nawa tersebut diterima H. Fachrul Razi, S.IP, M.IP selaku Ketua Komite I DPD RI.

H. Fachrul Razi menyambut baik kedatangan perwakilan masyarawat Grime Nawa, dan menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pemekaran di Papua, kita masih menunggu ada surat dari Kemendagri terkait pembahasan bersama tentang Papua

“Kita telah sepakati dengan Kemendagri menyelesaikan RUU Papua terlebih dahulu, baru kita bahas mengenai pemekaran”, ujar Fachrul Razi

“Pemekaran Papua bukan hanya Pemekaran Provinsi saja, tapi juga Kabupaten juga. Provinsi  nanti akan menjadi 6 Provinsi di Papua, maka Kabupatennya akan dimekarkan semua secara otomatis. Ini merupakan komitmen kami bersama Kemendagri. Kita siap meng-backup, karena yang kita perjuangankan disini adalah aspirasi masyarakat”, ulas Ketua Komite I DPD RI ini.

“Komite I DPD RI akan terus memperjuangkan, dan mewujudkan cita-cita dari Masyarakat Grime Nawa untuk menjadi Kabupaten Definitif”, tegas Fachrul Razi Senator Asal Aceh ini

Sementara itu Sefnat Waicang, SP selaku yang dimandatkan masyarakat menyampaikan agar apa yang selama ini kami perjuangankan dan kami nanti-nantikan dapat terwujud dan membuahkan hasil

“Harapan dari masyarakat Grime Nawa adalah agar Kabupaten Baru ini mendapatkan 12 Distrik, dari 19 Distrik. Kami menaruh harapan kepada DPD RI agar aspirasi kami dapat terwujud sesuai dengan keinginan masyarakat Grime Nawa”, harap Sefnat Waicang, SP didampingi Alexander Tecuari, S.Si, M.Th

Tampak usai silaturahmi Penyerahan Plakat / kenang-kenangan dari masyarakat Grime Nawa yang langsung diberikan oleh Sefnat Waicang kepada Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Acara berlangsung lancar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. (Megy)





Sebstian Edo: Almarhum Eliaser Yentji Sunur Sosok Pemimpin dan Politisi Yang Sederhana

 

Kupang,mwartapedia.com – Kepergian Bupati Lembata, Eliaser Yantji Sunur menyebabkan duka yang sangat mendalam bagi segenap masyarakat Lembata dan bagi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Dekmokrat, Sebastian Edo, ST melihat Sosok Bupati Lembata sebagai seorang pemimpin dan politisi mempunyai pribadi yang sederhana (humble). 

Dimata Sebastian Edo, Bupati Lembata adalah seorang politisi yang handal yang pernah menjadi Anggota DPRD Bekasi dan kemudian ke Lembata menjadi Bupati dua periode.

“Partai Demokrat dengan kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati (EYS – TOL) memiliki hubungan yang baik dan memiliki komitment politik untuk kawal  semua visi misi (RPJMD) dari kepemimpinan hingga akhir periode,”ungkap Sebastian saat dihubungi media ini, Minggu (18/07/2021).

Sebastian menambahkan bahwa komitmen yang dibangun persis setelah terpilih dan baru dilantik 2017 dan Komitmen Demokrat dengan  dibuktikan kehadiran ketua Dewan P[mpinan Daerahb(DPD) Partai Demokrat Provinsi NTT Pak Dr.Jefri Riwu Kore  dan dilanjutkan DPP Partai Demokrat yakni Pak Dr.Benni K.Harman ke Lembata pada tahun 2017. 

“Komitmen yang Kami bangun hingga saat ini dan tentu menjadi mitra dan teman kritis yang baik,”ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Partai Demokrat memberikan apresiasi dalam kepemimpinan Beliau dimana ada yang belum tepat dan jika ada program tidak pro rakyat secara terang benderang akan dikritisi. 

“Semua kritik dan apresiasi itu kami sampaikan dalam mekanisme yang formal  dan benar,”ujarnya.

Seorang sosok Pemimpin Bupati Lembata bagi Sebastian merupakan sahabat diskusi yang baik.

“Diluar kegiatan formal pun, Pak Yance bisa menjadi teman dan sahabat diskusi yang baik karena MEMANG ORANGNYA HUMBL,”terangnya.

Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat, Sebastian bersama semua Kader dan seluruh simpatisan mengucapkan rasa turut berbelasungkawa atas kepergian sang Pemimpin.

“Kami mengucapkan Selamat Jalan Pak Bupati semoga Semua Pengabdian dan Karyamu Akan Selalu Dikenang. Bahagia Di Surga…Amin,”tutup Sebastian. (ML/IB)





Sebstian Edo: Almarhum Eliaser Yentji Sunur Sosok Pemimpin dan Politisi Yang Sederhana

 

Kupang,mwartapedia.com – Kepergian Bupati Lembata, Eliaser Yantji Sunur menyebabkan duka yang sangat mendalam bagi segenap masyarakat Lembata dan bagi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Dekmokrat, Sebastian Edo, ST melihat Sosok Bupati Lembata sebagai seorang pemimpin dan politisi mempunyai pribadi yang sederhana (humble). 

Dimata Sebastian Edo, Bupati Lembata adalah seorang politisi yang handal yang pernah menjadi Anggota DPRD Bekasi dan kemudian ke Lembata menjadi Bupati dua periode.

“Partai Demokrat dengan kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati (EYS – TOL) memiliki hubungan yang baik dan memiliki komitment politik untuk kawal  semua visi misi (RPJMD) dari kepemimpinan hingga akhir periode,”ungkap Sebastian saat dihubungi media ini, Minggu (18/07/2021).

Sebastian menambahkan bahwa komitmen yang dibangun persis setelah terpilih dan baru dilantik 2017 dan Komitmen Demokrat dengan  dibuktikan kehadiran ketua Dewan P[mpinan Daerahb(DPD) Partai Demokrat Provinsi NTT Pak Dr.Jefri Riwu Kore  dan dilanjutkan DPP Partai Demokrat yakni Pak Dr.Benni K.Harman ke Lembata pada tahun 2017. 

“Komitmen yang Kami bangun hingga saat ini dan tentu menjadi mitra dan teman kritis yang baik,”ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Partai Demokrat memberikan apresiasi dalam kepemimpinan Beliau dimana ada yang belum tepat dan jika ada program tidak pro rakyat secara terang benderang akan dikritisi. 

“Semua kritik dan apresiasi itu kami sampaikan dalam mekanisme yang formal  dan benar,”ujarnya.

Seorang sosok Pemimpin Bupati Lembata bagi Sebastian merupakan sahabat diskusi yang baik.

“Diluar kegiatan formal pun, Pak Yance bisa menjadi teman dan sahabat diskusi yang baik karena MEMANG ORANGNYA HUMBL,”terangnya.

Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat, Sebastian bersama semua Kader dan seluruh simpatisan mengucapkan rasa turut berbelasungkawa atas kepergian sang Pemimpin.

“Kami mengucapkan Selamat Jalan Pak Bupati semoga Semua Pengabdian dan Karyamu Akan Selalu Dikenang. Bahagia Di Surga…Amin,”tutup Sebastian. (ML/IB)





Sebstian Edo: Almarhum Eliaser Yentji Sunur Sosok Pemimpin dan Politisi Yang Sederhana

 

Kupang,mwartapedia.com – Kepergian Bupati Lembata, Eliaser Yantji Sunur menyebabkan duka yang sangat mendalam bagi segenap masyarakat Lembata dan bagi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Dekmokrat, Sebastian Edo, ST melihat Sosok Bupati Lembata sebagai seorang pemimpin dan politisi mempunyai pribadi yang sederhana (humble). 

Dimata Sebastian Edo, Bupati Lembata adalah seorang politisi yang handal yang pernah menjadi Anggota DPRD Bekasi dan kemudian ke Lembata menjadi Bupati dua periode.

“Partai Demokrat dengan kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati (EYS – TOL) memiliki hubungan yang baik dan memiliki komitment politik untuk kawal  semua visi misi (RPJMD) dari kepemimpinan hingga akhir periode,”ungkap Sebastian saat dihubungi media ini, Minggu (18/07/2021).

Sebastian menambahkan bahwa komitmen yang dibangun persis setelah terpilih dan baru dilantik 2017 dan Komitmen Demokrat dengan  dibuktikan kehadiran ketua Dewan P[mpinan Daerahb(DPD) Partai Demokrat Provinsi NTT Pak Dr.Jefri Riwu Kore  dan dilanjutkan DPP Partai Demokrat yakni Pak Dr.Benni K.Harman ke Lembata pada tahun 2017. 

“Komitmen yang Kami bangun hingga saat ini dan tentu menjadi mitra dan teman kritis yang baik,”ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Partai Demokrat memberikan apresiasi dalam kepemimpinan Beliau dimana ada yang belum tepat dan jika ada program tidak pro rakyat secara terang benderang akan dikritisi. 

“Semua kritik dan apresiasi itu kami sampaikan dalam mekanisme yang formal  dan benar,”ujarnya.

Seorang sosok Pemimpin Bupati Lembata bagi Sebastian merupakan sahabat diskusi yang baik.

“Diluar kegiatan formal pun, Pak Yance bisa menjadi teman dan sahabat diskusi yang baik karena MEMANG ORANGNYA HUMBL,”terangnya.

Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat, Sebastian bersama semua Kader dan seluruh simpatisan mengucapkan rasa turut berbelasungkawa atas kepergian sang Pemimpin.

“Kami mengucapkan Selamat Jalan Pak Bupati semoga Semua Pengabdian dan Karyamu Akan Selalu Dikenang. Bahagia Di Surga…Amin,”tutup Sebastian. (ML/IB)





Fransiskus Gewura: Bupati Eliaser Yentji Sunur Adalah Sosok Pemimpin Sukses, Ramah dan Murah Senyum

 

Kupang, mwartapedia.com – Kepergian Bupati Lembata, Almarhum Eliasher Yentji Sunur  membawa duka mendalam bagi segenap masyarakat Kabupaten Lembata,  ucapan belasungkawa dan rasa turut berduka cita juga datang dari berbagai kalangan masyaratat, dan bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDI-P), dengan kejadian ini masyarakat Kabupaten Lembata telah kehilangan seorang sosok pemimpin yang sukses, ramah dan murah senyum.

Ungkapan rasa belasungkawa ini disampaiakn oleh Ketua DPC PDI-P Kabupaten Lembata sekaligus sebagai Wakil Ketua II DPRD Lembata, Fransiskus Gewura,S.Kom saat dihubungi media ini, Minggu (18/07/2021).

Kepada media ini, Fransiskus menyampaiakn  bahwa masyarakat Lembata telah kehilangan seorang pemimpin  besar yang sangat baik sehingga ungkapan rasa sedih atas kepergian beliau begitu terasa bagi seluruh masyarakat Lembata khususnya DPC PDI-P Kabupaten Lembata.

“Pimpinan dan seluruh pengurus Kader dan simpatisan DPC PDI-P mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Bupati Lembata Periode 2017-2022, semoga seluruh pengabdian yang tulus membangun Lembata mendapat tempat yang layak disisi Allah Bapa di Surga,’ungkapnya.

Fransiskus juga memberikan penghiburn bagi keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dalam menghadapi peristiwa duka ini.

“Bagi keluarga yang ditinggalkan semoga mendapat penghiburan dan ketabahan dari Tuhanyang maha Pengasih dan Penyayang,”ucapnya.

Bagi Fransiskus,  Almarhum adalah seorang sosok pemimpin yang baik dan berjiwa besar karena dimasa kepemimpinannya sudah dua (2) periode masyarakat Lembata masih memberikan ruang kepada Beliau sebagai Bupati.

“Dengan berat hati Saya ucapkan, Selamat jalan pemimpin sukses, ramah dan murah senyum dalam meghadapi berbagai tantangan, istirahatlah dalam keabadian di surga,’pungkasnya. (ML/IB)