Kodim 1604/Kupang Gandeng BPSDMD NTT Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Balai Diklat

Kupang,mwartapedia.com — Tim Satgas Covid Kodim 1604/Kupang bersama Dinas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT melaksanakan penyemprotan disinfektan di Balai Diklat Provinsi  NTT, aula Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan Covid-19 dilingkungannya,Rabu (28/7/2021).

Balai Diklat Provinsi NTT beralamat di Jln. Kenari, Kelurahan  Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang didatangi Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang berjumlah 5 orang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim Kapten Inf Nerson Baitanu didamping Babinsa setempat Sertu Martinus Ndaomanu untuk melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan dikamar balai Diklat, aula balai Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT.

Setelah selesai di.lokasi tersebut tim kembali melaksanakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk kembali membersihkan tempat-tempat tersebut agar kembali steril dan mencegah terhadap penularan virus Covid-19.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris. BPSDMD Provinsi NTT Dra. Rambu Kareri Emu, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kodim 1604/Kupang yang telah membantu kami melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi Balai Diklat Provinsi NTT yang mana lokasi tersebut baru selesai melaksanakan kegiatan dan ada yang terpapar Covid 19 dan saat ini puji Tuhan telah sembuh dan sudah kembali ke keluargaannya, sehingga kami menghubungi Kodim 1604/Kupang meminta bantuan Timnya untuk melakukan penyemprotan di tempat/kamar yang digunakan oleh yang bersangkutan, guna mencegah terjadinya penularan virus Covid-19 terhadap orang lain.

Tugas yang dilaksanakan oleh Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin oleh Pasi Intel Kodim Kupang, Kapten Inf Nerson Baitanu, sangat mulia dan bermanfaat bagi banyak orang di Kota Kupang khususnya, dalam memutuskan rantai penularan covid-19.

Kapten Inf Nerson Baitanu menyampaikan bahwa Tim kami di bentuk oleh Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo untuk melihat dan membantu seluruh masyarakat dalam memutuskan mata rantai penularan Covid-19 dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Perkantoran, Kampus, Sekolahan maupun di tempat-tempat ibadah, dengan tujuan agar masyarakat nyaman dalam melakukan aktifitas dengan tetap melaksanakan prokes 3T. (ML/IB).




Kodim 1604/Kupang Gandeng BPSDMD NTT Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Balai Diklat

Kupang,mwartapedia.com — Tim Satgas Covid Kodim 1604/Kupang bersama Dinas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT melaksanakan penyemprotan disinfektan di Balai Diklat Provinsi  NTT, aula Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan Covid-19 dilingkungannya,Rabu (28/7/2021).

Balai Diklat Provinsi NTT beralamat di Jln. Kenari, Kelurahan  Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang didatangi Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang berjumlah 5 orang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim Kapten Inf Nerson Baitanu didamping Babinsa setempat Sertu Martinus Ndaomanu untuk melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan dikamar balai Diklat, aula balai Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT.

Setelah selesai di.lokasi tersebut tim kembali melaksanakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk kembali membersihkan tempat-tempat tersebut agar kembali steril dan mencegah terhadap penularan virus Covid-19.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris. BPSDMD Provinsi NTT Dra. Rambu Kareri Emu, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kodim 1604/Kupang yang telah membantu kami melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi Balai Diklat Provinsi NTT yang mana lokasi tersebut baru selesai melaksanakan kegiatan dan ada yang terpapar Covid 19 dan saat ini puji Tuhan telah sembuh dan sudah kembali ke keluargaannya, sehingga kami menghubungi Kodim 1604/Kupang meminta bantuan Timnya untuk melakukan penyemprotan di tempat/kamar yang digunakan oleh yang bersangkutan, guna mencegah terjadinya penularan virus Covid-19 terhadap orang lain.

Tugas yang dilaksanakan oleh Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin oleh Pasi Intel Kodim Kupang, Kapten Inf Nerson Baitanu, sangat mulia dan bermanfaat bagi banyak orang di Kota Kupang khususnya, dalam memutuskan rantai penularan covid-19.

Kapten Inf Nerson Baitanu menyampaikan bahwa Tim kami di bentuk oleh Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo untuk melihat dan membantu seluruh masyarakat dalam memutuskan mata rantai penularan Covid-19 dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Perkantoran, Kampus, Sekolahan maupun di tempat-tempat ibadah, dengan tujuan agar masyarakat nyaman dalam melakukan aktifitas dengan tetap melaksanakan prokes 3T. (ML/IB).




Kodim 1604/Kupang Gandeng BPSDMD NTT Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Balai Diklat

Kupang,mwartapedia.com — Tim Satgas Covid Kodim 1604/Kupang bersama Dinas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT melaksanakan penyemprotan disinfektan di Balai Diklat Provinsi  NTT, aula Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan Covid-19 dilingkungannya,Rabu (28/7/2021).

Balai Diklat Provinsi NTT beralamat di Jln. Kenari, Kelurahan  Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang didatangi Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang berjumlah 5 orang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim Kapten Inf Nerson Baitanu didamping Babinsa setempat Sertu Martinus Ndaomanu untuk melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan dikamar balai Diklat, aula balai Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT.

Setelah selesai di.lokasi tersebut tim kembali melaksanakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk kembali membersihkan tempat-tempat tersebut agar kembali steril dan mencegah terhadap penularan virus Covid-19.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris. BPSDMD Provinsi NTT Dra. Rambu Kareri Emu, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kodim 1604/Kupang yang telah membantu kami melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi Balai Diklat Provinsi NTT yang mana lokasi tersebut baru selesai melaksanakan kegiatan dan ada yang terpapar Covid 19 dan saat ini puji Tuhan telah sembuh dan sudah kembali ke keluargaannya, sehingga kami menghubungi Kodim 1604/Kupang meminta bantuan Timnya untuk melakukan penyemprotan di tempat/kamar yang digunakan oleh yang bersangkutan, guna mencegah terjadinya penularan virus Covid-19 terhadap orang lain.

Tugas yang dilaksanakan oleh Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin oleh Pasi Intel Kodim Kupang, Kapten Inf Nerson Baitanu, sangat mulia dan bermanfaat bagi banyak orang di Kota Kupang khususnya, dalam memutuskan rantai penularan covid-19.

Kapten Inf Nerson Baitanu menyampaikan bahwa Tim kami di bentuk oleh Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo untuk melihat dan membantu seluruh masyarakat dalam memutuskan mata rantai penularan Covid-19 dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Perkantoran, Kampus, Sekolahan maupun di tempat-tempat ibadah, dengan tujuan agar masyarakat nyaman dalam melakukan aktifitas dengan tetap melaksanakan prokes 3T. (ML/IB).




Kodim 1604/Kupang Gandeng BPSDMD NTT Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Balai Diklat

Kupang,mwartapedia.com — Tim Satgas Covid Kodim 1604/Kupang bersama Dinas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT melaksanakan penyemprotan disinfektan di Balai Diklat Provinsi  NTT, aula Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan Covid-19 dilingkungannya,Rabu (28/7/2021).

Balai Diklat Provinsi NTT beralamat di Jln. Kenari, Kelurahan  Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang didatangi Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang berjumlah 5 orang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim Kapten Inf Nerson Baitanu didamping Babinsa setempat Sertu Martinus Ndaomanu untuk melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan dikamar balai Diklat, aula balai Diklat dan kantor BPSDMD Provinsi NTT.

Setelah selesai di.lokasi tersebut tim kembali melaksanakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk kembali membersihkan tempat-tempat tersebut agar kembali steril dan mencegah terhadap penularan virus Covid-19.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris. BPSDMD Provinsi NTT Dra. Rambu Kareri Emu, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kodim 1604/Kupang yang telah membantu kami melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi Balai Diklat Provinsi NTT yang mana lokasi tersebut baru selesai melaksanakan kegiatan dan ada yang terpapar Covid 19 dan saat ini puji Tuhan telah sembuh dan sudah kembali ke keluargaannya, sehingga kami menghubungi Kodim 1604/Kupang meminta bantuan Timnya untuk melakukan penyemprotan di tempat/kamar yang digunakan oleh yang bersangkutan, guna mencegah terjadinya penularan virus Covid-19 terhadap orang lain.

Tugas yang dilaksanakan oleh Tim Covid-19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin oleh Pasi Intel Kodim Kupang, Kapten Inf Nerson Baitanu, sangat mulia dan bermanfaat bagi banyak orang di Kota Kupang khususnya, dalam memutuskan rantai penularan covid-19.

Kapten Inf Nerson Baitanu menyampaikan bahwa Tim kami di bentuk oleh Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo untuk melihat dan membantu seluruh masyarakat dalam memutuskan mata rantai penularan Covid-19 dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Perkantoran, Kampus, Sekolahan maupun di tempat-tempat ibadah, dengan tujuan agar masyarakat nyaman dalam melakukan aktifitas dengan tetap melaksanakan prokes 3T. (ML/IB).




Wali Kota Kupang Serahkan Kunci Program Bedah Rumah Kepada 4 Warganya

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH hari ini menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah oleh Pemerintah Kota Kupang kepada 4 orang kepala keluarga di Kota Kupang, Selasa (27/07). 

Tiga dari empat penerima bantuan bedah rumah merupakan para janda berusia lanjut dan penyandang disabilitas.

Lokasi pertama penyerahan kunci bantuan bedah rumah di Kelurahan Fatufeto, rumah milik Oktovianus Y. Ratu Kore di RT 02/RW 01, yang diterima oleh istri dari Oktovianus, Nurnaningsih Ratu Kore yang sehari-hari bekerja serabutan demi menghidupi keluarga semenjak suaminya jatuh sakit beberapa tahun lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang didampingi oleh Camat Alak, Yulianus Willem Pally, SH dan Lurah Fatufeto, Wiljundaita Bunga.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Alak untuk menyerahkan kunci rumah kepada Safira Anakay di RT 11/RW 04. Safira Anakay berumur 66 tahun telah hidup menjanda dan tinggal menggantungkan hidup pada anaknya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pelabuhan lantaran dirinya mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya . 

Sebelum dibedah, kondisi rumah Safira yang berdinding triplek tua dan sebagian bebak sudah reot dan hampir roboh serta tampak berlubang termakan rayap. Safira yang menggunakan kursi roda terharu ketika menyambut kunjungan Walikota Kupang. 

Ketika diberikan kesempatan ia menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan suara  parau dan tertahan karena menahan haru. Ucapan terima kasih Safira yang penuh haru menyentuh banyak orang yang hadir menyaksikan saat itu. 

Mewakili keluarga Ibu Safira Anakay, Bapak Andi Boimau menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu membangun rumah bagi Ibu Safira, 

“kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran yang sudah peduli dan membantu membangun rumah yang layak bagi orang tua kami, ini semua berkat Tuhan melalui pemerintah sehingga orang tua kami bisa tinggal di rumah yang jauh lebih baik dari yang dulu, bahkan pemerintah melengkapi dengan perabot rumah tangga berupa tempat tidur, meja dan kursi,” ujar Andi. 

Tak lupa ia juga menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta agar pemerintah dapat memperhatikan fasilitas penerangan di wilayah itu.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kupang mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terus berusaha agar program-program prioritas ini bisa berjalan dengan baik, Wali Kota menyadari bahwa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, namun dirinya meminta masyarakat tetap bersabar karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas.

Wali Kota juga meminta para lurah untuk jeli dan cermat dalam melakukan pendataan terkait program-program bantuan.

“para lurah merupakan telinga dan mata pemerintah untuk melihat kebutuhan warga. Pendataan harus dilakukan lebih dini dan cermat agar tidak ada yang tercecer sehingga ketika anggarannya tersedia setiap usulan tersebut dapat dieksekusi oleh pemerintah sesuai  skala prioritas”, ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini.

Wali Kota kemudian menyambangi Kelurahan Bakunase I dan Kelurahan Fontein di Kecamatan Kota Raja. 

Wali Kota didampingi Camat Kota Raja Achrudin R. Abubakar, S.Sos, M.Si. menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah kepada Ibu Yuliana Djami di RT 09 RW 03. Yuliana  sehari-harinya bertanam sayur, hasil penjualannya yang tidak seberapa  digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Hadir pada kesempatan tersebut Luah Bakunase I Wilhelmus Lego Diken, S.IP. 

Di Kelurahan Fontein Wali Kota Kupang menyerahkan kunci rumah kepada mama Yane A. Uru Hue di RT 14 RW 05, seorang janda yang juga penyandang disibilitas, ia hidup dari belas kasih keluarganya yang tinggal dekat disekitar rumahnya. (PKP_jms/ML/IB).




Wali Kota Kupang Serahkan Kunci Program Bedah Rumah Kepada 4 Warganya

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH hari ini menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah oleh Pemerintah Kota Kupang kepada 4 orang kepala keluarga di Kota Kupang, Selasa (27/07). 

Tiga dari empat penerima bantuan bedah rumah merupakan para janda berusia lanjut dan penyandang disabilitas.

Lokasi pertama penyerahan kunci bantuan bedah rumah di Kelurahan Fatufeto, rumah milik Oktovianus Y. Ratu Kore di RT 02/RW 01, yang diterima oleh istri dari Oktovianus, Nurnaningsih Ratu Kore yang sehari-hari bekerja serabutan demi menghidupi keluarga semenjak suaminya jatuh sakit beberapa tahun lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang didampingi oleh Camat Alak, Yulianus Willem Pally, SH dan Lurah Fatufeto, Wiljundaita Bunga.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Alak untuk menyerahkan kunci rumah kepada Safira Anakay di RT 11/RW 04. Safira Anakay berumur 66 tahun telah hidup menjanda dan tinggal menggantungkan hidup pada anaknya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pelabuhan lantaran dirinya mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya . 

Sebelum dibedah, kondisi rumah Safira yang berdinding triplek tua dan sebagian bebak sudah reot dan hampir roboh serta tampak berlubang termakan rayap. Safira yang menggunakan kursi roda terharu ketika menyambut kunjungan Walikota Kupang. 

Ketika diberikan kesempatan ia menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan suara  parau dan tertahan karena menahan haru. Ucapan terima kasih Safira yang penuh haru menyentuh banyak orang yang hadir menyaksikan saat itu. 

Mewakili keluarga Ibu Safira Anakay, Bapak Andi Boimau menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu membangun rumah bagi Ibu Safira, 

“kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran yang sudah peduli dan membantu membangun rumah yang layak bagi orang tua kami, ini semua berkat Tuhan melalui pemerintah sehingga orang tua kami bisa tinggal di rumah yang jauh lebih baik dari yang dulu, bahkan pemerintah melengkapi dengan perabot rumah tangga berupa tempat tidur, meja dan kursi,” ujar Andi. 

Tak lupa ia juga menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta agar pemerintah dapat memperhatikan fasilitas penerangan di wilayah itu.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kupang mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terus berusaha agar program-program prioritas ini bisa berjalan dengan baik, Wali Kota menyadari bahwa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, namun dirinya meminta masyarakat tetap bersabar karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas.

Wali Kota juga meminta para lurah untuk jeli dan cermat dalam melakukan pendataan terkait program-program bantuan.

“para lurah merupakan telinga dan mata pemerintah untuk melihat kebutuhan warga. Pendataan harus dilakukan lebih dini dan cermat agar tidak ada yang tercecer sehingga ketika anggarannya tersedia setiap usulan tersebut dapat dieksekusi oleh pemerintah sesuai  skala prioritas”, ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini.

Wali Kota kemudian menyambangi Kelurahan Bakunase I dan Kelurahan Fontein di Kecamatan Kota Raja. 

Wali Kota didampingi Camat Kota Raja Achrudin R. Abubakar, S.Sos, M.Si. menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah kepada Ibu Yuliana Djami di RT 09 RW 03. Yuliana  sehari-harinya bertanam sayur, hasil penjualannya yang tidak seberapa  digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Hadir pada kesempatan tersebut Luah Bakunase I Wilhelmus Lego Diken, S.IP. 

Di Kelurahan Fontein Wali Kota Kupang menyerahkan kunci rumah kepada mama Yane A. Uru Hue di RT 14 RW 05, seorang janda yang juga penyandang disibilitas, ia hidup dari belas kasih keluarganya yang tinggal dekat disekitar rumahnya. (PKP_jms/ML/IB).




Wali Kota Kupang Serahkan Kunci Program Bedah Rumah Kepada 4 Warganya

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH hari ini menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah oleh Pemerintah Kota Kupang kepada 4 orang kepala keluarga di Kota Kupang, Selasa (27/07). 

Tiga dari empat penerima bantuan bedah rumah merupakan para janda berusia lanjut dan penyandang disabilitas.

Lokasi pertama penyerahan kunci bantuan bedah rumah di Kelurahan Fatufeto, rumah milik Oktovianus Y. Ratu Kore di RT 02/RW 01, yang diterima oleh istri dari Oktovianus, Nurnaningsih Ratu Kore yang sehari-hari bekerja serabutan demi menghidupi keluarga semenjak suaminya jatuh sakit beberapa tahun lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang didampingi oleh Camat Alak, Yulianus Willem Pally, SH dan Lurah Fatufeto, Wiljundaita Bunga.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Alak untuk menyerahkan kunci rumah kepada Safira Anakay di RT 11/RW 04. Safira Anakay berumur 66 tahun telah hidup menjanda dan tinggal menggantungkan hidup pada anaknya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pelabuhan lantaran dirinya mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya . 

Sebelum dibedah, kondisi rumah Safira yang berdinding triplek tua dan sebagian bebak sudah reot dan hampir roboh serta tampak berlubang termakan rayap. Safira yang menggunakan kursi roda terharu ketika menyambut kunjungan Walikota Kupang. 

Ketika diberikan kesempatan ia menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan suara  parau dan tertahan karena menahan haru. Ucapan terima kasih Safira yang penuh haru menyentuh banyak orang yang hadir menyaksikan saat itu. 

Mewakili keluarga Ibu Safira Anakay, Bapak Andi Boimau menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu membangun rumah bagi Ibu Safira, 

“kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran yang sudah peduli dan membantu membangun rumah yang layak bagi orang tua kami, ini semua berkat Tuhan melalui pemerintah sehingga orang tua kami bisa tinggal di rumah yang jauh lebih baik dari yang dulu, bahkan pemerintah melengkapi dengan perabot rumah tangga berupa tempat tidur, meja dan kursi,” ujar Andi. 

Tak lupa ia juga menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta agar pemerintah dapat memperhatikan fasilitas penerangan di wilayah itu.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kupang mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terus berusaha agar program-program prioritas ini bisa berjalan dengan baik, Wali Kota menyadari bahwa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, namun dirinya meminta masyarakat tetap bersabar karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas.

Wali Kota juga meminta para lurah untuk jeli dan cermat dalam melakukan pendataan terkait program-program bantuan.

“para lurah merupakan telinga dan mata pemerintah untuk melihat kebutuhan warga. Pendataan harus dilakukan lebih dini dan cermat agar tidak ada yang tercecer sehingga ketika anggarannya tersedia setiap usulan tersebut dapat dieksekusi oleh pemerintah sesuai  skala prioritas”, ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini.

Wali Kota kemudian menyambangi Kelurahan Bakunase I dan Kelurahan Fontein di Kecamatan Kota Raja. 

Wali Kota didampingi Camat Kota Raja Achrudin R. Abubakar, S.Sos, M.Si. menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah kepada Ibu Yuliana Djami di RT 09 RW 03. Yuliana  sehari-harinya bertanam sayur, hasil penjualannya yang tidak seberapa  digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Hadir pada kesempatan tersebut Luah Bakunase I Wilhelmus Lego Diken, S.IP. 

Di Kelurahan Fontein Wali Kota Kupang menyerahkan kunci rumah kepada mama Yane A. Uru Hue di RT 14 RW 05, seorang janda yang juga penyandang disibilitas, ia hidup dari belas kasih keluarganya yang tinggal dekat disekitar rumahnya. (PKP_jms/ML/IB).




Wali Kota Kupang Serahkan Kunci Program Bedah Rumah Kepada 4 Warganya

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH hari ini menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah oleh Pemerintah Kota Kupang kepada 4 orang kepala keluarga di Kota Kupang, Selasa (27/07). 

Tiga dari empat penerima bantuan bedah rumah merupakan para janda berusia lanjut dan penyandang disabilitas.

Lokasi pertama penyerahan kunci bantuan bedah rumah di Kelurahan Fatufeto, rumah milik Oktovianus Y. Ratu Kore di RT 02/RW 01, yang diterima oleh istri dari Oktovianus, Nurnaningsih Ratu Kore yang sehari-hari bekerja serabutan demi menghidupi keluarga semenjak suaminya jatuh sakit beberapa tahun lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang didampingi oleh Camat Alak, Yulianus Willem Pally, SH dan Lurah Fatufeto, Wiljundaita Bunga.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Alak untuk menyerahkan kunci rumah kepada Safira Anakay di RT 11/RW 04. Safira Anakay berumur 66 tahun telah hidup menjanda dan tinggal menggantungkan hidup pada anaknya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pelabuhan lantaran dirinya mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya . 

Sebelum dibedah, kondisi rumah Safira yang berdinding triplek tua dan sebagian bebak sudah reot dan hampir roboh serta tampak berlubang termakan rayap. Safira yang menggunakan kursi roda terharu ketika menyambut kunjungan Walikota Kupang. 

Ketika diberikan kesempatan ia menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan suara  parau dan tertahan karena menahan haru. Ucapan terima kasih Safira yang penuh haru menyentuh banyak orang yang hadir menyaksikan saat itu. 

Mewakili keluarga Ibu Safira Anakay, Bapak Andi Boimau menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu membangun rumah bagi Ibu Safira, 

“kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran yang sudah peduli dan membantu membangun rumah yang layak bagi orang tua kami, ini semua berkat Tuhan melalui pemerintah sehingga orang tua kami bisa tinggal di rumah yang jauh lebih baik dari yang dulu, bahkan pemerintah melengkapi dengan perabot rumah tangga berupa tempat tidur, meja dan kursi,” ujar Andi. 

Tak lupa ia juga menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta agar pemerintah dapat memperhatikan fasilitas penerangan di wilayah itu.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kupang mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terus berusaha agar program-program prioritas ini bisa berjalan dengan baik, Wali Kota menyadari bahwa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, namun dirinya meminta masyarakat tetap bersabar karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas.

Wali Kota juga meminta para lurah untuk jeli dan cermat dalam melakukan pendataan terkait program-program bantuan.

“para lurah merupakan telinga dan mata pemerintah untuk melihat kebutuhan warga. Pendataan harus dilakukan lebih dini dan cermat agar tidak ada yang tercecer sehingga ketika anggarannya tersedia setiap usulan tersebut dapat dieksekusi oleh pemerintah sesuai  skala prioritas”, ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini.

Wali Kota kemudian menyambangi Kelurahan Bakunase I dan Kelurahan Fontein di Kecamatan Kota Raja. 

Wali Kota didampingi Camat Kota Raja Achrudin R. Abubakar, S.Sos, M.Si. menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah kepada Ibu Yuliana Djami di RT 09 RW 03. Yuliana  sehari-harinya bertanam sayur, hasil penjualannya yang tidak seberapa  digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Hadir pada kesempatan tersebut Luah Bakunase I Wilhelmus Lego Diken, S.IP. 

Di Kelurahan Fontein Wali Kota Kupang menyerahkan kunci rumah kepada mama Yane A. Uru Hue di RT 14 RW 05, seorang janda yang juga penyandang disibilitas, ia hidup dari belas kasih keluarganya yang tinggal dekat disekitar rumahnya. (PKP_jms/ML/IB).




Dandim Sikka Pimpin Patroli Malam Pelaksanaan PPKM Level IV

Maumere,mwartapedia.com — Pada hari Selasa tanggal 27 Juli 2021, Pkl. 20.00 Wita, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Sikka, Jln. Jend. Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, telah dilaksanakan Apel Gabungan Tim Satgas Covid-19 dalam rangka Kegiatan Patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV dan Jam Malam oleh tim gabungan satgas Covid-19 terdiri dari TNI/Polri dan instansi terkait di wilayah Kota Maumere – Kabupaten  Sikka dan sekitarnya. 

Kegiatan patroli gabungan oleh tim satgas Covid-19 dipimpin langsung oleh Dandim 1603/Sikka, Letkol. Inf. Muhammad Jafar didampingi Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, S.Ik, M.H.

Dandim 1603/Sikka, Letkol. Inf. Muhammad Jafar dalam pelaksanaan apel patroli PPKM Level IV menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penegakan PPKM Level IV di Wilayah Kabupaten Sikka merupakan tanggung jawab kita dan bukan tanggung jawab secara perorangan melainkan seluruhnya. 

“Banyak masyarakat yang belum menyadari akan penegakan protokol kesehatan dan PPKM Level IV, agar dalam pelaksanaan tetap mengedepankan persuasif dan humanis. Dalam pelaksanaan penegakan protokol kesehatan agar kita semua tetap mengedepankan keselamatan diri kita masing-masing,”ungkapnya.

Dandim Sikka memimpin pelaksaan patroli PPKM Level IV, Saat melintasi banyak ditemukan warung dan juga kios – kios yang masih melakukan aktifitas jual beli, dimana para pedangang dihimbau oleh petugas patroli satgas Covid-19 untuk segera menutup warung ataupun kios-kios dikarenakan telah melewati batas waktu yang telah ditetapkan. 

Tim patroli gabungan tetap memberikan penegasan dan himbuan yakni kepada warga untuk mentaati protokol kesehatan dan gerakan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) dan juga PPKM Level IV dimana dihimbau untuk segala kegiatan dan aktifitas dihentikan melalui pengeras suara. (ML/JB).




Dandim Sikka Pimpin Patroli Malam Pelaksanaan PPKM Level IV

Maumere,mwartapedia.com — Pada hari Selasa tanggal 27 Juli 2021, Pkl. 20.00 Wita, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Sikka, Jln. Jend. Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, telah dilaksanakan Apel Gabungan Tim Satgas Covid-19 dalam rangka Kegiatan Patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV dan Jam Malam oleh tim gabungan satgas Covid-19 terdiri dari TNI/Polri dan instansi terkait di wilayah Kota Maumere – Kabupaten  Sikka dan sekitarnya. 

Kegiatan patroli gabungan oleh tim satgas Covid-19 dipimpin langsung oleh Dandim 1603/Sikka, Letkol. Inf. Muhammad Jafar didampingi Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, S.Ik, M.H.

Dandim 1603/Sikka, Letkol. Inf. Muhammad Jafar dalam pelaksanaan apel patroli PPKM Level IV menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penegakan PPKM Level IV di Wilayah Kabupaten Sikka merupakan tanggung jawab kita dan bukan tanggung jawab secara perorangan melainkan seluruhnya. 

“Banyak masyarakat yang belum menyadari akan penegakan protokol kesehatan dan PPKM Level IV, agar dalam pelaksanaan tetap mengedepankan persuasif dan humanis. Dalam pelaksanaan penegakan protokol kesehatan agar kita semua tetap mengedepankan keselamatan diri kita masing-masing,”ungkapnya.

Dandim Sikka memimpin pelaksaan patroli PPKM Level IV, Saat melintasi banyak ditemukan warung dan juga kios – kios yang masih melakukan aktifitas jual beli, dimana para pedangang dihimbau oleh petugas patroli satgas Covid-19 untuk segera menutup warung ataupun kios-kios dikarenakan telah melewati batas waktu yang telah ditetapkan. 

Tim patroli gabungan tetap memberikan penegasan dan himbuan yakni kepada warga untuk mentaati protokol kesehatan dan gerakan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) dan juga PPKM Level IV dimana dihimbau untuk segala kegiatan dan aktifitas dihentikan melalui pengeras suara. (ML/JB).