Bupati Alor: Kemajuan Teknologi Telah Menggerus Budaya Gotong Royong

 

Kalabahi,Mwartapedia.com  – Kemajuan teknologi telah menggerus semangat gotong royong yang diwariskan leluhur, orang tua atau pendahulu kita dalam setiap kegiatan pembangunan, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun oleh pemerintah.

Bupati Alor Drs. Amon Djobo mengingatkan hal itu, ketika membuka kegiatan Bulan Bahkti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke –18 Tingkat Kabupaten Alor Tahun 2021 di halaman Kantor Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor, Rabu (24/03/2021).

Bupati Amon mengatakan Kemajuan teknologi saat ini membuat orang tidak lagi memikirkan kebersamaan atau gotong royong. Padahal, semangat gotong royong merupakan warisan leluhur yang memberikan kontribusi positif dalam membangun negara, bangsa dan daerah. 

“Leluhur pendahulu kita termasuk di dalamnya TNI dan POLRI yang bekerja dengan semangat gotong royong merintis jalan, membuat jembatan, walaupun dengan dana yang kecil tetapi mereka berhasil melaksanakannya hingga saat ini kita masih menikmatinya,”Ungkapnya.

Informasi yang diperoleh media ini dari Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Alor Marthen J. Manilau bahwa, Bupati Alor dua periode ini menegaskan, perjalanan panjang pembangunan hingga saat ini telah menghasilkan berbagai kemudahan fasilitas dan dana yang memungkinkan namun nilai gotong royong telah memudar pada setiap kegiatan pembangunan, apalagi dikala pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk di Kabupaten Alor.

Menyikapi fenomena tersebut, Ia secara tegas mengingatkan semua peserta BBGRM terutama para camat, kepala desa dan lurah untuk memberi arti dan nilai pada momen BBGRM bahwa gotong royong harus tetap dilaksanakan dalam setiap aktifitas pembangunan sehingga secara nyata dapat menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kepada kita semua yang hadir saat ini, usai pencanangan ini, saya tabuh gong. Kurang lebih waktu satu bulan, terhitung pecanangan hari ini, semua kita setelah kembali dari sini, masing- masing pulang dan kerja. Kegiatan-kegiatan nyata harus teman-teman lakukan di wilayah kerja masing dengan mengikuti pentunjuk Protokol Kesehatan Penangan Covid 19,” kata Djobo mengingatkan.

Terkait pencanangan BBGRM ke 18 tahun 2021,  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Alor, Muhammad Bere, SH dalam laporannya mengatakan, BBGRM tahun 2021 bertemakan “Dengan Semangat Gotong Royong Apapun Kita Pasti Bisa, Demi Mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar”, dilaksanakan selama satu bulan bertujuan untuk mengingatkan seluruh komponen bangsa bahwa Budaya Gotong Royong adalah Budaya Bangsa Indonesia yang melahirkan semangat Kemerdekaan Indonesia dan semangat membangun  serta semangat memelihara hasil-hasil pembangunan. (ML)




Pemkot Gelar FGD Tentang Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air

Kupang,Mwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Kupang menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan rencana pengelolaan sumber daya air berbasis konservasi tanah dan air tahun 2021. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (25/3) itu dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si. FGD menghadirkan Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dr. M. Saparis Soedarjanto, S.Si, MT sebagai nara sumber. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si dalam sambutannya menyampaikan kondisi wilayah Kota Kupang yang merupakan daerah berbatuan dan kering oleh karena musim kemarau lebih panjang daripada musim hujan, jelas sangat mempengaruhi ketersediaan air. Di musim kemarau sumber-sumber mata air di wilayah Kota Kupang mengalami penurunan debit air yang drastis. Sementara di musim hujan sering terjadi banjir oleh karena besarnya air larian akibat hujan dengan intensitas tinggi yang turun dalam waktu yang pendek. 

Menurutnya salah satu yang mempengaruhi fenomena ini karena merosotnya kemampuan daerah resapan air menampung dan menyimpan air. Juga dipengaruhi dengan faktor-faktor utama lainnya seperti merosotnya luas kawasan hutan di bagian hulu, perluasan areal permukiman dan rendahnya kawasan ruang terbuka hijau. Di Kota Kupang sendiri terdapat 6 daerah aliran sungai (DAS), yang 5 diantaranya berhulu di Kabupaten Kupang dan hanya 1 DAS yang hulu-hilir nya dalam wilayah Kota Kupang. 

Hal inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Kupang dalam mencari solusi terkait pengelolaan sumber daya air termasuk ketersediaan air pada zona permukaan air tanah di daerah aliran sungai yang ada di Kota Kupang. Untuk itu diakuinya, Pemerintah Kota Kupang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak baik yang memiliki otoritas seperti pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah lainnya yang terkait, maupun dukungan dari stakeholders baik para akademisi, praktisi hukum, LSM dan kelompok pecinta lingkungan untuk duduk bersama menentukan langkah terbaik dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah Kota Kupang. 

Dia berharap FGD ini dapat memberikan sumbangsih pikiran, ide, saran dan solusi dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya beserta institusi terkait pengelolaan sumber daya air. Selain itu peran dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan para stakeholder diharapkan dapat memberikan masukan terkait kebijakan yang akan diambil dalam penyusunan rencana pengelolaan sumber daya air berbasis konservasi tanah dan air di kota kupang sesuai undang-undang no 37 tahun 2014,  dalam rangka mendukung pembangunan Kota Kupang yang berkelanjutan.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda Kota Kupang, Maria Magdalena Detaq, S.IP dalam laporannya menyampaikan tujuan dari FGD ini adalah untuk memetakan isu-isu dan program strategis serta keterlibatan multi stakeholder dalam pelaksanaan konservasi air dan tanah (KAT) dari hulu hingga hilir. FGD ini juga bertujuan untuk mendorong pihak-pihak yang berotoritas baik pusat, provinsi dan daerah otonomi untuk mengambil keputusan dalam melaksanakan rencana program KAT bagi Kota Kupang dengan menggunakan DAS sebagai unit analisis. Tujuan lainnya adalah untuk menyusun rencana umum tindak lanjut penyelenggaraan KAT secara terpadu yang mengikat semua stakeholder dalam sistem perencanaan, pelaksanaan, pembinaan dan pemberdayaan serta pengendalian dalam aksi bersama dan bersinergi. 

Selain Dirjen Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, nara sumber dalam FGD tersebut antara lain Kepala Balai Wilayah Sungai NT II, Ir. Agus Sosiawan, ME, Kepala Balai PDASHL Benenain – Noelmina Kupang, Ir. Halim Majid, MM, Perwakilan Bappelitbangda Provinsi NTT, Sherly Willa Huky, ST, MT serta perwakilan dari Forum DAS NTT, Dr. Ir Ludji Mikael Riwu Kaho, M.Si.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para pimpinan perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Kota dan Kabupaten Kupang serta para camat dan lurah yang wilayahnya dilintasi oleh DAS. *PKP_ans/ech




Babinsa Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Protokol Kesehatan di SMP Negeri 10 Fatuleu Satap

 

Oelamasi, Mwartapedia.com  – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1604-02/Camplong Serda Yohanes Pereira melaksanakan sosialisasi dan edukasi  kepada siswa dan siswi di SMP Negeri 10 Fatuleu Satap di Desa Naunu Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang, Rabu (24/03/2021). 

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Yohanes Pereira menghimbau dan mengajak para siswa-siswi SMP Negeri 10 Fatuleu Satap agar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah ketika proses belajar mengajar di sekolah berlangsung, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, terutama dalam beraktivitas di lingkungan sekolah. Hal itu penting guna menghindari timbulnya Cluster baru dikalangan pelajar. 

Sebelumnya, Babinsa juga telah menyampaikan kepada pihak sekolah untuk terus waspada dan meningkatkan pengawasan kepada para murid di SMP Negeri 10 Fatuleu Satap, dalam penerapan protokol kesehatan di sekolah, serta menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun di sekolah.    

Adapun sosialisasi yang diberikan kepada siswa dan siswi berupa ajakan untuk selalu membiasakan pola hidup sehat seperti cuci tangan, pakai masker dan selalu jaga jarak. 

Saat proses belajar mengajar di sekolah, kita wajib mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19. 

Hadirnya kami disini untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh pelajar di SMP Negeri 10 Fatuleu Satap agar selalu mematuhi dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) guna mencegah mewabahnya Covid-19 di lingkungan sekolah,” ujar Serda Yohanes. 

“Melalui himbauan langsung ke sekolah, diharapkan dapat merangkul adik-adik kita ini. Agar tertib dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, untuk mencegah semakin berkembangnya virus corona di lingkungan sekolah,” terangnya.  

“Lanjut disampaikannya, peran para guru dalam mengawasi di sekolah sangat diharapkan dan dukungan orang tua untuk membimbing anaknya pun sangat penting,” pungkas Babinsa. (Pendim1604/Kupang)




Tim Wasev Mabesad Didampingi Dandim 1603/Sikka Selaku Dansatgas TMMD, Tinjau Lokasi TMMD

 

Maumere,Mwartapedia.com  – Setelah menggelar rapat dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 1603/Sikka TA. 2021, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) dengan Ketua Tim Kolonel Inf. Parlindungan Hutagalung, SAP (Pamen Denmabesad) dan Letkol. Arm. Budi Wahyono, S.H. (Pabandya 2/BIN Anev dan Data Statistik Spaban I/Ren Sterad) didampingi bersama Dandim 1603/Sikka selaku Dansatgas TMMD, Letkol. Inf. M. Zulnalendra Utama, S.I.P., Meninjau dan mengecek secara langsung pelaksanaan kegiatan program TMMD yakni pembukaan jalan sepanjang 3,3 Km dan lebar 6 meter, serta pengecekan pengerjaan lanjutan pembukaan jalan dan pengerjaan cross way bertempat di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.

Sebelumnya Tim Wasev Mabesad yang didampingi Dandim 1603/Sikka tiba di lokasi TMMD diterima langsung oleh Pasi Ter Dim 1603/Sikka, Danramil 1603-05/Bola, Kapolsek Bola, Pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan, Tokoh Adat dan Tokoh Masyaralat, Selanjutnya kegiatan penjemputan dan penerimaan secara seremonial adat terhadap Tim Wasev Mabesad oleh Tokoh Adat. Selasa (23/03/21).

Tim Wasev Mabesad didampingi Dandim 1603/Sikka langsung menuju Posko Satgas TMMD guna mendapatkan penjelasan secara singkat oleh Dandim 1603/Sikka selaku Dansatgas TMMD tentang tahapan-tahapan pelaksanaan program TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka TA. 2021 mulai dari tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir baik program fisik dan non-fisik. 

Kegiatan program TMMD kali ini Kodim 1603/Sikka melalui mekanisme Buttom Up Planning. Setelah mendapatkan penjelasan singkat di Posko Satgas TMMD, Tim Wasev didampingi Dandim 1603/Sikka meninjau dan mengecek secara langsung lokasi fisik pengerjaan pembukaaan jalan sekaligus pengerjaan cross way oleh anggota Satgas TMMD bersama warga masyarakat.

Ketua Tim Wasev Mabesad, Kolonel Inf. Parlindungan Hutagalung, SAP, mengatakan atas nama Kepala Staf Angkatan Darat dan Jajaran TNI AD mengucapkan limpah terima kasih sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya baik kepada pemerintah daerah Kabupaten Sikka, terutama pada pihak pemerintahan Desa, Kecamatan, serta segenap dan seluruh lapisan elemen warga masyarakat dan segenap anggota gabungan Satgas TMMD Kodim 1603/Sikka dalam partisipasi, dedikasi, dukungan serta gotong royong yang tinggi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan Program TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka TA. 2021 dalam pengerjaan fisik pembukaan jalan dan pengerjaan cross way serta kegiatan pendukung lainnya berupa kegiatan non-fisik TMMD bertempat di Desa Persiapan Pelibaler (VA).




Korem 161/Wira Sakti Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1442 H/2021 M

 

Kupaang, Mwartapedia.com  –  Bagi Prajurit dan PNS yang beragama Islam,  Peringatan ini bukanlah sekedar seremonial belaka, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana memetik hikmahnya, lalu menerapkan dalam hidup dan kehidupan sehari hari.

Demikian sambutan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya yang bacakan oleh Kaajenrem 161/Wira Sakti Letkol Caj Imam Sofwan, S.Ag pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/2021 M, Rabu (24/03/2021) di Masjid Nurul Wathan Asrama TNI AD Kuanino Kupang.

” Ambil hikmahnya dari peringatan ini sesuai dengan tema yang diangkat : ” Maknai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/2021 M sebagai landasan moral Prajurit dan PNS TNI AD bermental tangguh.” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Kainfolahta Rem 161/Wira Sakti Kapten Inf Muhammad Said Abdullah selaku penceramah dalam tausiyahnya menyampaikan hikmah dan bagaimana memaknai peringatan Isra Mi’raj.

“Isra Mi’raj ini merupakan bukti kekuasaan Allah SWT yang hanya bisa dilihat dari kacamata keimanan. Dengan Isra  Mi’raj ini maka akan menambah keimanan kita kepada Allah SWT dan kecintaan kita kepada Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya agar memperbaiki kualitas ibadah sholat lima waktu, karena sholat lima waktu ini bukanlah beban, akan tetapi karunia,” jelasnya.

Kegiatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ini dihadiri oleh Prajurit dan PNS Makorem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang dan Balak Aju Kodam IX/Udayana.(penrem161ws)




Kapolda NTT: Harus Ada Sinergitas Yang Tinggi Antara TNI, Polri dan BPBD

Kupang, Mwartapedia.com  – Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan dalam kesiapsiagaan mengantisipasi dan menghadapi bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) maka diperlukan sinergitas yang tinggi antara komponen TNI, Polri, BPBD, Basarnas serta Pemerintah Daerah dan masyarakat. Pernyataan tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan pada Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam dan Pengendalian Karhutla bertempat di Lapangan Utama Mapolda NTT pada Senin 22 Maret 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh TNI, Polri, BMKG, BPBD, Basarnas, Instansi Pemerintah Provinsi NTT Terkait. Turut hadir pula Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae, Soi, MM.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan pengecekan kesiapsiagaan personil dan sarana pra sarana yang dimliki. Sehingga kesiapsiagaan penanggulangan bencana dari semua komponen dapat bersinergi mewujudkan output adanya kesiapan dalam menghadapi situasi bencana alam yang kemungkinan terjadi di Provinsi NTT,” ujar Kapolda Latif.

“Bencana alam dan kebakaran hutan masih kemungkinan besar terus terjadi baik di darat dan laut. Ini harus ada kesiapsiagaan kita bersama dalam mengantisipasi untuk mencegah adanya korban jiwa dan kerugian materil, serta kerusakan ekosistem,” tambahnya.

Beliau mengatakan kondisi NTT dalam beberapa tahun terakhir juga dilanda bencana diantaranya tahun 2019 -terdapat bencana banjir yang mengakibatkan 165 buah rumah terendam banjir, 1 sekolah dan Kantor Bupati Sumba Tengah rusak akibat angin kencang. Tahun 2020 terdapat 4 desa terendam banjir, rumah warga rusak dan ruas jalan putus akibat tanah longsor, dan 36 rumah rusak akibat angin kencang dengan 1 korban jiwa. Juga gelombang laut yang mengakibatkan tenggelamnya kapal di Manggarai barat dan Alor.

Adapun juga tahun 2021 terdapat 20 kejadian bencana alam diantaranya banjir dengan 9 kejadian dengan 270 rumah dan 80 Ha sawah terendam banjir, 5 kejadian tanah longsor salah satunya di Kota Kupang yang mengakibatkan 2 orang meninggal, serta angin puting beliung dengan 6 kejadian masing-masih di Sumba barat, Alor dan Rote Ndao. 

Kapolda Latif juga mengatakan data kebakaran hutan di NTT periode tahun 2019 seluas 139.920 Ha dan tahun 2020 yang terbakar seluas 114.719 Ha. Serta Wilayah NTT yang memiliki cuaca ekstrem yaitu musim kemarau lebih lama dari musim hujan yang menyebabkan kekeringan dibeberapa tempat. 

Kapolda Lotharia Latif juga meminta agar semua kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.

“Sesuai arahan Bapak Presiden RI tentang antisipasi Karhutla dan bencana alam di Indonesia yang disampaikan pada acara Rakornas Pengendalian Karhutla pada tanggal 22 Februari 2021 untuk diperhatikan beberapa hal seperti, Pencegahan diprioritaskan dengan deteksi dini, pemantauan di area rawan (titik api), infrastruktur pemantauan dan pengawasan harus sampai ditingkat bawah. Presiden juga meminta agar unsur Pemerintahan, Polri dan TNI juga terus mensosilisasikan pencegahan karhutla dan siap siaga bencana pada masyarakat, juga pemua pihak harus mencari solusi yang permanen untuk tahun-tahun ini dan selanjutnya. Kemudian pastikan juga permukaan air tanah dijaga dalam kondisi tinggi dan baik serta penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi,” jelasnya. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)




Gubernur NTT Panen Jagung Pada Program TJPS

 

Oelamasi, Mwartapedia.com  – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan Panen Jagung Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Periode Tanam bulan Oktober-Maret di Desa Pontulan Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Senin (22/3). 

Untuk diketahui, luasan lahan TJPS  Periode Tanam Oktober-Maret (Okmar) dengan data persebaran pada 16  Kabupaten di NTT yaitu Kabupaten Kupang 1.260 Ha,  Kabupaten TTS 890 Ha, Kabupaten TTU  850 Ha, Kabupaten Belu : 710 Ha, Kabupaten Malaka 1.200 Ha, Kabupaten Rote Ndao 267 Ha, Kabupaten Flores Timur  455 Ha, Kabupaten Ende  127 Ha, Kabupaten Ngada 238 Ha, Kabupaten Manggarai 125 Ha, Kabupaten Manggarai Timur 513 Ha, Kabupaten Manggarai Barat  250 Ha, Kabupaten Sumba Tengah  239 Ha, Kabupaten Sumba Timur  550 Ha, Kabupaten Sumba Barat Daya 401 Ha dan Kabupaten Sumba Barat 100 Ha.

Luasan lahan periode tanam Okmar sebesar  1.260 Ha di Kabupaten Kupang merupakan kontribusi dari 9 Kecamatan yaitu Kecamatan Amfoang Barat Laut 20 Ha, Kecamatan Amfoang Selatan 82 Ha, Kecamatan Fatuleu Barat  152 Ha, Kecamatan Sulamu  447 Ha, Kecamatan Kupang Timur 80 Ha, Kupang Tengah  60 Ha, Amarasi Timur : 280 Ha, Kecamatan Semau : 83 Ha, Kecamatan Semau Selatan  56 Ha.

Paska melakukan Panen Jagung Program TJPS diatas lahan seluas 79 Ha, Gubernur VBL langsung menyaksikan Demo Mesin Pencacah, Inseminasi Buatan untuk Ternak Sapi dan menyerahkan sejumlah bantuan berupa SOP   Budidaya Tanaman Jagung,  bibit rumput odot, mesin Pencacah, obat-obatan dan asuransi ternak  yang diwakilkan kepada para Kepala Dinas yang hadir untuk menyerahkan bantuan dimaksud.

“Bantuan yang diberikan kepada masyarakat agar dinas terkait untuk mengawalnya dengan baik. Karena setiap bantuan harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang maksimal, karena masyarakat butuh pendampingan teknis dari kita. Untuk itu dinas teknis terkait agar mengoptimalkan peran pendampingnya di tengah masyarakat”, tegas Gubernur saat penyerahan bantuan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Obet Laha dalam sambutannya menyampaikan mayoritas masyarakat di Kabupaten Kupang adalah bertani. Untuk itu apresiasi kepada Gubernur NTT melalui program TJPS yang berlangsung sejak tahun 2019 hingga 2021. Perlu terus bergerak untuk luasan lahan tanam di periode tanam April-September.

“Apresiasi kepada Bapak Gubernur. Program TJPS ini sangat sesuai dengan karakteristik Wilayah Kabupaten Kupang dengan mata pencaharian masyarakat kita adalah bertani. Panen raya perdana diatas lahan seluas 79 Ha di Desa Pantulan ini selanjutnya hasilnya akan di pakai untuk membeli sapi. Musim tanam April sampai dengan September nanti, perluasan lahan akan di kembangkan diatas lahan 800 Ha dengan memanfaatkan Anggaran melalui APBD Kabupaten Kupang untuk sektor pertanian sebesar 24 Miliyar,” ungkap Obet.

Gubernur langsung  berdialog bersama masyarakat pada kesempatan tersebut. Salah satu tokoh masyarakat  Kecamatan Sulamu mengapresiasi  Program TJPS sekaligus meminta kepada Gubernur  untuk bantuan sumur bor, traktor, kawat duri dan penerangan listrik di desa tersebut.

“Di tengah hujan dan badai kami terus bekerja keras untuk mensukseskan program ini karena bermanfaat bagi kami para petani. Untuk menghadapi musim tanam berikutnya, kami membutuhkan sumur bor, traktor, kawat duri dan penerangan listrik di desa”, ungkap tokoh masyarakat tersebut.

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur menegaskan akan berbagi peran antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kupang.

“Untuk usulan sumur bor segera dipenuhi melalui APBD Provinsi. Sedangkan traktor, mekanismenya adalah kebutuhan luasan lahan yang digarap berapa, akan kami layani untuk traktor tersebut tanpa dikenakan biaya apapun,  Sementara untuk bantuan kawat duri akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Kupang serta listrik pasti akan segera terpenuhi (langsung melakukan koordinasi via Handphone dengan General Manager PLN unit induk wilayah NTT,red),” pungkas Gubernur Laiskodat. ( Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT).




Kegiatan Fisik TMMD, Buka Jalan Antar Desa Diselingi Dengan Bhaksos

Maumere.Mwartapedia.com – Warga di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, saat ini telah memiliki jalan baru sehingga warga tidak dapat berputar keliling untuk menuju baik ke wilayah Kecamatan Bola maupun menuju Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka. Sebab saat ini telah dibuka jalan baru yang lebih efektif yakni dengan jarak 3,3 KM dan lebar 6 Meter melalui kegiatan Program TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka TA. 2021, Pembukaan jalan kali ini dengan lebar 6 Meter yang awal mulanya berupa jalan setapak yang hanya dapat dilalui menggunakan jalan kaki saat kini dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua dan roda empat, program TMMD kali ini guna mendukung transportasi bagi warga serta meningkatkan perekonomian warga di Dusun Kolik Desa Persiapan Pelibaler serta warga di Desa Kloangpopot Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka. Sebab jalan yang dibuka yakni mulai dari Dusun Kolik Desa Persiapan Pelibaler menuju Dusun Kolik Desa Kloangpopot Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka tepatnya yang berada di jalan aspal Pantai Selatan. Senin (22/03/21).

Selain program fisik TMMD Kodim 1603/Sikka, sebelumnya pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021, juga dilaksanakan kegiatan program TMMD non-fisik berupa kegiatan Bhakti Sosial TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka TA. 2021 bertempat di Kapela Maria Bintang Laut yang dihadiri oleh warga di Dusun Kolik, Desa Kloangpopot, Kecamatan Doreng yang juga merupakan lokasi program fisik TMMD. Kegiatan Bhakti Sosial meliputi pembagian bingkisan paket sembako, perlengkapan sarana olah raga, perlengkapan sekolah berupa tas sekolah dan buku tulis, selain itu dilakukan penyerahan Alkitab Katholik yang diserahkan langsung oleh Dandim 1603/Sikka, Letkol. Inf. M. Zulnalendra Utama, S.I.P, dan diterima oleh Frater Babo. Kegiatan dihadiri oleh Pasi Ter Dim 1603/Sikka, Kapten Arm Edi Hermanto, Danramil 1603-01/Alok, Kapten Czi Sunaryo, Danramil 1603-05/Bola, Kapten Inf. Imran Tiwa, Ketua Persit KCK Cab. XIV Dim 1603/Sikka, Ny. Melani Purnamasari Utama besrta ibu-ibu pengurus, segenap warga masyarakat Dusun Kolik, Desa Kloangpopot. Selama pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial TMMD tetap mengikuti aturan protokol kesehatan yakni dengan melaksanakan gerakan 3 M.

Dikatakan Dandim 1603/Sikka, Letkol. Inf. M. Zulnalendra Utama, S.IP, kepada media, Kegiatan TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka selain program fisik pembukaan jalan juga kita lakukan kegiatan non-fisik berupa kegiatan Bhakti Sosial yang merupakan wadah kedakatan TNI bersama Rakyat juga sebagai mewujudkan pertahanan dan keamanan teritorial. Kegiatan Bhakti Sosial kali ini kita tujukan pada warga di Dusun Kolik Desa Kloangpopot Kec. Doreng Kab. Sikka yang mana dengan maksud dan tujuan bahwa program TMMD Kodim 1603/Sikka kali ini merupakan kegiatan menunjang program pemerintah daerah dalam pemenuhan hak-hak dasar berupa pembangunan fasilitas umum berupa jalan, selain itu pula dapat meningkatkan serta membantu sumber perekonomian di wilayah desa juga sebagai sarana menunjang transportasi antar desa dan wilayah kecamatan di Kabupaten Sikka. Kegiatan juga kita selingi dengan program non-fisik TMMD berupa pembagian bingkisan paket sembako, sarana olah raga, perlengkapan sekolah serta Alkitab agama Khatolik. Jangan dilihat nilainya namun apa yang sudah kita berikan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi warga masyarakat yang mana saat ini kita dilanda pandemi wabah Covid-19. Selain itu pula saya mengingatkan dan mengajak seluruh warga masyarakat desa di lokasi TMMD ini untuk membantu menyukseskan program pemulihan ekonomi berupa giat dalam menghidupkan kembali lahan-lahan tidur untuk ditanami serta menunjang pelaksanaan program nasional vaksinasi covid-19 serta diakhir Dandim Sikka juga mengatakan agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan melakukan gerakan 3 M. (VA)





Polri Jangan Biarkan Munarman dan Rizieq Shihab Jadikan Sidang Pengadilan Sebagai Arena Untuk Aksi Intoleran dan Radikal

  

Kupang, Mwartapedia.com  – Polri, Mahkamah Agung dan Pimpinan Organisasi Advokat harus bertindak tegas tanpa harus menunggu pengaduan dari Masyarakat terkait peristiwa dimana Advokat Munarman, dkk. selaku Penasehat Hukum terdakwa Rizieq Shihab, melakukan aksi intoleran dan radikal hingga walk out di hadapan Majelis Hakim dan JPU saat berlangsung persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, tanggal 16 Maret 2021.

Demikian rilis yang diterima dari Petrus Selestinus sebagai Ketua Tim Task Force Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) dan Advokat Peradi yang diterima media ini Minggu( 221/03/2021).

Aksi walk out Munarman dkk. berlangsung di persidangan Rizieq Shihab secara virtual dengan bertingkah laku, bertutur kata atau mengeluarkan pernyataan dan sikap tidak hormat terhadap hukum dan Pengadilan, bertentangan dengan kewajiban, harkat, martabat kehormatan profesi Advokat, sehingga merupakan tindakan yang merendahkan martabat dan kehormatan Peradilan, Profesi Hakim, JPU dan Profesi Advokat itu sendiri.

Perilaku Rizieq Shihab, Advokat Munarman, dkk, berteriak sambil menunjuk ke arah Majelis Hakim, dengan narasi atau diksi yang tidak patut, yang ditujukan kepada Majelis Hakim dan JPU untuk bersidang dengan tembok, sesungguhnya tidak hanya sekedar tindakan “contempt of court” atau sekedar merendahkan martabat dan kehormatan Badan Peradilan dan keadilan itu sendiri, tetapi juga mereka telah memanfaatkan arena persidangan untuk aksi “intoleransi” dan “radikal” terhadap kekuasaan Badan Peradilan.

Melanggar Hukum dan Etika Profesi

Munarman dkk. telah bertindak melanggar kewajiban sebagai Advokat yaitu kewajiban untuk tetap berpegang teguh pada Kode Etik Profesi dan Peraturan Perundang-Undangan, sehingga Mahkamah Agung dan Dewan Kehormatan Organisasi Advokat harus melakukan tindakan hukum dan administrasi terhadap Munarman dkk. karena sikap, tingkah laku dan tutur katanya menunjukan sikap tidak hormat terhadap hukum, pengadilan; dan hal-hal yang bertentangan dengan kewajiban, kehormatan, harkat dan martabat profesi Advokat.

Tindakan Rizieq Shihab dan Munarman dkk. sudah masuk kategori tindak pidana seperti dimaksud dalam pasal 207, 212, 214, 217 dan 218 KUHAP jo. 217 dan 218 KUHAP sehingga Kepolisian harus segera melakukan tindakan kepolisian terhadap Rizieq Shihab dan Munarman, dkk. dan khusus kepada Munarman dkk. Mahkamah Agung berwenang untuk mengawasi, menindak bahkan memecat Munarman, dkk. selaku Advokat/Penasehat Hukum.

Karena itu Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan/atau Organisasi Advokat harus segera melakukan langkah-langkah penindakan terhadap Munarman, dkk., dengan melaporkan kepada pihak Kepolisian dari aspek Tindak Pidana dan kepada Dewan Kehormatan Organisasi Advokat dan Mahkamah Agung RI dari aspek tindakan administrasi, oleh karena Munarman dkk. secara demonstratif telah menjadikan ruang sidang Pengadilan sebagai panggung aksi-aksi intoleran dan radikal melawan kekuasaan kehakiman.

Aksi Persekusi dan Intoleran

Aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh Rizieq Shihab dan Munarman dkk. berupa menolak persidangan perkara pidana atas nama Terdakwa Rizieq Shihab, dapat dikualifikasi sebagai tindak pidana sebagaimana dimaksud pasal 207, 212, 214, 217, 218 KUHP jo. 217 dan 218 KUHAP, juga berpotensi menimbulkan kerumunan baru di sejumlah tempat atas nama aksi simpati Rizieq Shihab bahkan memicu aksi persekusi dan intoleransi terhadap Badan Peradilan.

Aparat keamanan harus bertindak cepat agar persidangan perkara Rizieq Shihab, tidak dijadikan panggung besar untuk aksi provokasi, agitasi dan konsolidasi guna menggerakan simpatisan Rizieq Shihab, melakukan persekusi, teror dan intimidasi terhadap aparat Penegak Hukum di tempat-tempat lain, sebagaimana sudah terjadi di Kantor Pengadilan Negeri Ciamis dan Kejaksaan Negeri Ciamis, Jawa Barat pasca sidang tanggal 19 Maret 2021.

Bila perlu Pemerintah mempertimbangkan suatu kebijakan dengan memindahkan tempat persidangan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri lain di luar wilayah hukum DKI Jakarta, entah di Pengadilan Negeri Surabaya atau Denpasar atau salah satu Pengadilan di Papua, manakala persidangan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur tidak kondusif dan selalu menimbulkan kegaduhan (pasal 85 KUHAP).  (ML)




Mengemban Tugas, Babinsa Wujudkan Pemberdayaan Wilayah di Bidang Pertanian

 

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Dukung upaya pemerintah wujudkan swasembada pangan, Babinsa Koramil 1604-06/Batakte Sertu Ruben AT membantu kegiatan pertanian dalam rangka panen padi bersama petani di lahan milik Bapak Marten Kofan bertempat di Dusun 02 Desa Kuanheu Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Jum’at (19/3/2021). 

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa menumbuhkan rasa semangat yang tinggi terhadap para petani dalam memanen padi, bukan hanya saat panen padi saja tetapi juga disaat penyemaian padi, pengolahan sawah, perawatan sampai panen padi. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa kepedulian Babinsa kepada terhadap warga binaannya dalam hal ini adalah petani. 

Babinsa Sertu Ruben AT mengatakan kami turun ke sawah untuk membantu petani dengan harapan dapat memberikan motivasi dan nilai positif bagi petani agar lebih bersemangat dalam bekerja guna meningkatkan ketahanan pangan. 

“Kegiatan pendampingan pertanian yang sudah menjadi bagian tugas dari anggota Babinsa adalah sebagai salah satu wujud pemberdayaan wilayah di bidang pertanian guna menjaga kelangsungan ketahanan pangan daerah menuju swasembada beras yang merupakan ketahanan pangan nasional,” tuturnya. 

Sertu Ruben menambahakan dalam mensukseskan program swasembada pangan oleh pemerintah, TNI-AD khususnya Babinsa langsung terjun kelapangan dalam menjalankan tugas di lapangan untuk mendukung program tersebut sehingga dapat berjalan lancar khususnya program pertanian ini. 

Bapak Marten Kofan selaku pemilik lahan mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, disela-sela kesibukan tugas lainnya, Babinsa masih berperan aktif dalam membantu dari bercocok tanam sampai panen. 

“Menurut saya melihat kemampuan Babinsa, Babinsa sudah melaksanakan tugas utamanya karena mau terjun langsung ke sawah bersama sama para petani,” ujarnya. (Pendim1604/Kupang)