Cakrawala Institut, Gandeng Jimmy Gideon Bangun Kekuatan Akting

 

Jakarta,Mwartapedia.com  – Sutradara dan pemilik rumah produksi Cakrawala Film, Roy Wijaya kembali mengembangkan sekolah akting dengan para aktor kawakan yang kerap menghiasi layar kaca dan film film bioskop, lewat Cakrawala Institut yang lama di tinggalkan.

Roy Wijaya sengaja memilih Jimmy Gideon, sebagai mentor koordinator akting, bukan karena persahabatanya yang lama dia lakukan, tapi kematangan dan pengalaman Jimmy Gideon dalam seni peran tak usah di ragukan lagi. Meski sebelumnya Roy pernah mendirikan sekolah akting yang berada di Jakarta. 

“Jadi menurut saya, seorang Jimmy ini sangat mempengaruhi karakter anak anak, dengan kelucuannya dan profesional pribadinya untuk membangun kekuatan akting. Apalagi saat ini saya punya banyak anak-anak muda yang berbakat, tapi tak berdaya karena kekuatan finansial yang tidak memadai,” jelas Roy di Jakarta, Jumat 19 Maret 2021.

Meski demikian, Roy juga tidak bisa menjanjikan untuk siswa yang tergabung dalam sekolah akting miliknya akan disalurkan, tapi dengan koneksi dan jaringan Jimmy Gideon dan para agensi yang dekat dengan produksi house, dirinya sangat percaya anak anak yang berlatih akting akan cepat berkembang. 

“Selama ini kan banyak orang mau main film malah bayar, yang benar itu di mana-mana pemeran yang dibayar, bukan malah dia yang keluar uang, jadi saya mau memberikan itu,” ujarnya.

Sekolah akting yang didirikannya ini telah memperlihatkan kekompakan dan keseruan aktivitasnya. 

“Setiap hari Rabu dan Sabtu sejumlah 50 anggota berlatih akting di lokasi yang telah di tentukan,” jelasnya.

Roy juga menerangkan bahwa untuk bergabung dalam Sekolah akting dan mendapatkan ilmu akting di sana tidak dipungut bayaran. 

“Namun, banyak saja orang tua siswa dan siswanya memberikan bantuan, bahkan para orang tua memberikan berbagai ketentuan bagi siapa saja yang terlibat untuk sumbangsih kepada para mentor yang mengajarinya akting,” pungkasnya. (Bang Roy)




Wawali Kota Kupang Minta Anak-Anak Jadi Corong Penegakan Prokes

Kupang, Mwartapedia.com  –  Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man minta anak-anak  untuk bisa menjadi corong penegakan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. Permintaan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Workshop Forum Anak Tingkat Kota Kupang Tahun 2021 yang diikuti secara daring dari ruang kerjanya, Kamis (18/03/2021).

Kepada anak-anak peserta workshop, Wawali menyampaikan covid 19 kini sudah menjadi pandemi yang menyebar luas dalam waktu singkat di seluruh dunia, termasuk Kota Kupang. Karena itu dia meminta agar anak-anak selalu hati-hati. Dalam materinya selain memaparkan tentang situasi terkini covid 19 di Kota Kupang, Wawali juga menjelaskan tentang bagaimana upaya Pemerintah Kota Kupang memastikan anak-anak aman dari wabah covid 19. 

Menurutnya salah satu upaya pencegahan covid 19 oleh Pemerintah Kota Kupang adalah dengan secara rutin melakukan operasi penegakan protokol kesehatan atau yang lebih dikenal dengan operasi prokasih. Dalam operasi tersebut masyarakat diimbau untuk menerapkan 5M; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi interaksi/mobilisasi. 

Ditambahkannya, anak-anak juga bisa ikut berperan dalam upaya ini dengan cara membantu mengingatkan keluarga dan orang-orang di sekitar lingkungan tempat tinggalnya yang belum taat prokes, tentunya dengan cara yang santun. 

Selain penegakan protokol kesehatan menurut Wawali yang juga berprofesi sebagai dokter itu, Pemerintah Kota Kupang juga gencar mengampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat atau germas, mulai dari usia anak-anak. Kepada anak-anak dan orang tua, Wawali minta agar selalu menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi  seimbang, banyak makan sayur, istirahat yang cukup serta minum air putih yang cukup.  “Tugas kami adalah memastikan anak-anak Kota Kupang sehat. Dengan menggalakkan germas, anak-anak bisa hidup sehat dan jauh dari covid 19,” pungkasnya. 

Selain Wawali, workshop ini juga menghadirkan narasumber lainnya yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang, Ir. Clementina Soengkono, Ketua Forum Anak Kota Kupang, Putra A.N. Bengu dan Fasilitator Nasional Forum Anak,  Yolanda O. Kono.

Workshop yang digagas oleh Forum Anak Kota Kupang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang ini diikuti oleh perwakilan Forum Anak dari tingkat kelurahan, perwakilan anak jalanan, perwakilan sekolah-sekolah serta perwakilan anak  kelompok keagamaan. (Pkp_ans).




Pembukaan Badan Jalan TMMD Sudah Hasilkan 2.7 Kilo Meter

 

Maumere,Mwartapedia.com  –  Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Ta. 2021, Kodim 1603/Sikka terus bekerja membangun infrastruktur dengan pembukaan badan jalan dengan jarak 3,3 Kilo Meter dengan lebar 6 Meter di lokasi terisolir tepatnya di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka. Jumat (19/03/21).

Pengerjaan pembukaan badan jalan dalam program TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka kali ini sudah memasuki hari ke-19. Presentase hasil pengerjaan sudah mancapai 70 persen dengan pembukaan badan jalan sudah sejauh 2,7 kilo meter.

Pasi Ter Kodim 1603/Sikka, Kapten Arm Edi Hermanto dihadapan media mengatakan, Kita akan berupaya semaksimal mungkin, Saat ini pembukaan badan jalan belum selesai, tetapi kita optimis semua pengerjaan infrastruktur pembukaan badan jalan dan cross way akan selesai sebelum penutupan TMMD nantinya.

Dimana dalam pengerjaan kali ini satgas TMMD bersama masyarakat telah menyelesaikan dua cross way jalan, selain itu juga tetap terus melakukan pengerjaan pengrapian pada bagian badan jalan. Di sisi lain sampai dengan saat ini kita tidak mendapatkan hambatan dan kendala dalam kegiatan TMMD pembukaan jalan, namun disisa ketersedian waktu ini satgas TMMD dan warga masyarakat terus bekerja sama dan gotong royong untuk dapat menyelesaikan pekerjaan yang masih dan belum terselesaikan.

Kerja keras bersama antara satgas TMMD dan masyarakat di Desa Persiapan Pelibaler  telah membuahkan hasil yang cukup memuaskan meskipun belum mancapai target. Namun sebelumnya di wilayah terlihat hutan belantara dan semak belukar sekarang telah terlihat badan jalan dengan lebar 6 meter. Semoga apa yang telah kita perbuat ini melalui kemanunggalan TNI-RAKYAT dapat memberikan manfaat bagi warga masyarakat di Desa Persiapan Pelibaler. (VA).