Pantang Menyerah Satgas TMMD Kejar Target Membuka Jalan Baru

 

Maumere,Mwartapedia.com  –  Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 TA. 2021 Kodim 1603/Sikka, sekarang ini masih dan terus berlangsung. Segenap anggota TNI/POLRI yang bersinergi bersama sama masyarakat terlihat terus antosias dan bersemangat dalam melaksanakan kegiatan pengerjaan pembukaan jalan dalam program fisik TMMD bertempat di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka. Kamis (11/03/21).

TMMD Kodim 1603/Sikka yang mengambil beberapa sasaran terus dilaksanakan dengan harapan sasaran dapat selesai bersamaan dengan selesainya kegiatan TMMD ke-110 nanti. 

Kali ini Satgas TMMD berhasil menyelesaikan sebagian target sasaran fisik, prajurit TNI/POLRI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) tidak surut semangat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat khususnya bagi warga di Desa Persiapan Pelibaler.

Dikatakan Pasi Ter Kodim 1603/Sikka, Kapten Arm. Edi Hermanto mengatakan, Keakrabanpun semakin terjalin dan terlihat mana kala anggota TNI/POLRI yang tergabung dalam satgas TMMD melakukan pekerjaan bersama sama dengan masyarakat. 

“Hal inilah yang menjadikan hubungan di antara masyarakat dan TNI/POLRI senantiasa terjalin harmonis. TNI/POLRI merupakan penyemangat tersendiri bagi warga masyarakat dalam turut membantu dan mendukung terlaksananya program TMMD ke-110 Kodim 1603/Sikka,”ungkapnya.

Ditambahkan meskipun dihadapkan dengan cuaca yang selalu mengalami perubahan iklim baik kemarau dan hujan pelaksanaan kegiatan program TMMD tetap akan terus berlanjut tanpa mempengaruhi semangat kerja anggota personel satgas TMMD di lapangan. 

“Karena kegiatan program TMMD ke-110 TA. 2021 Kodim 1603/Sikka harus terselesaikan sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan dalam sesuai program kerja yang terjadwal,”Pungkasnya. (VA)




Pangdam IX/Udayana Tinjau Pompa Hidram di Kelurahan Oenesu

 

Oelamasi, Mwartapedia.com  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak meninjau pompa Hidram dan memberikan apresiasi kepada masyarakat desa Kellurahan Oenesu,  atas selesainya pompa hidram ini.

Hal ini disampaikan oleh Pangdam IX/Udayana pada Acara Tatap Muka Pangdam IX/Udayana dengan Masyarakat Kelurahan Oenesu dan Peninjauan Pompa Hidram, Kamis (10/03/2021) di Halaman Rumah Ibu Nelci Kunai, Kelurahan Oenesu, Kecamatan  Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NusaTenggara Timur.

“Yang penting yang ingin saya sampaikan bahwa Pompa Hidram ini bisa selesai, itu semua karena semangat dan kerja keras masyarakat sebagai bentuk sinergitas seluruh komponen bangsa,” jelas Pangdam IX/Udayana.

Ditambahkannya, terkait dengan rencana masyarakat yang akan membuka lahan pertanian, Pangdam IX/Udayana memberikan motivasi dan semangat kepada generasi muda untuk berkiprah di dunia pertanian.

“Perlu kita sampaikan juga kepada generasi muda kita bahwa jangan merasa rendah untuk menekuni bidang pertanian. Ini adalah salah satu peluang dan menjanjikan, tetapi diperlukan tekad, semangat dan komitmen untuk mewujudkannya,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Sementara itu, masyarakat kelurahan Oenesu, Welem Hendrik Laiskodat dalam sambutannya mengatakan  bahwa ini merupakan Suatu kebahagiaan bagi kami bahwa air sudah ada di dekat kami. Berpuluh puluh tahun kami merindukan hal ini. Hari ini terjawab sudah. Dengan adanya air ini, maka kedepan, tempat kami pasti akan ada perubahan. Baik untuk kebutuhan harian kami maupun untuk pertanian.

Kami atas nama masyarakat dari hati yang paling dalam mengucapkan terima kasih kepada TNI AD, dan merasa bangga kepada TNI AD, atas kepeduliannya kepada kami.

“Tempat ini di kala musim hujan semuanya hijau, akan tetapi ketika musim kemarau tiba, maka semuanya akan kering.Dengan air ini maka nanti akan ada perubahan yang sangat besar ditempat kami ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan,  tentang rencana kedepan setelah adanya pompa Hidram yang mana air mudah didapatkan.

” Daerah ini berpotensi untuk pertanian, nanti lahan kami akan kami tanami sayur mayur dan palawija, sekarang kami tidak terpengaruh oleh musim. Musim kemarau pun nanti kami bisa menanam,”ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengguntingan pita tepat di depan tandon air oleh Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana Ibu Paulina Pandjaitan, dengan didampingi oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Danrem 161/Wira Sakti, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana dan sejumlah undangan lainnya.

Usai pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjauan Pompa Hidram oleh Pangdam IX/Udayana beserta rombongan.

Tampak mendampingi Pangdam IX/Udayana adalah Dandenma Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Made Yosef dan Kainfolahta Kodam IX/Udayana Kolonel Asep Supriatna.

Hadir dalam kegiatan ini Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira  Sakti, Dandim 1604/Kupang dan Danbrigif 21/Komodo.

Hadir juga dalam kegiatan ini tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan sejumlah undangan lainnya.(penrem161ws)




Cabut SKEP Kepengurusan DPD Hipakad Jambi, Hariara Tambunan Beri Mandat Ningsih Dewi Marini CS

 

Jakarta,Mwartapedia.com – Dewan Pengurus Pusat Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat / DPP Hipakad mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pencabutan SKEP Kepengurusan DPD Hipakad Jambi dan Pengambil Alihan Kepengurusan oleh DPP Hipakad dengan Nomor Skep/028/DPP/Hipakad/II/2021

Surat Keputusan yang ditandatangai oleh Ketua Umum DPP Hipakad Hariara Tambunan dan Wasekjen Agus Miftah tersebut dilatar belakangi oleh Adanya Pelanggaran Organisasi, AD / ART, PO, dan Indisipliner serta Pembangkangan yang dilakukan oleh Ketua DPD Hipakad Jambi terhadap organisasi dan terhadap Ketum DPP Hipakad, serta adanya konflik internal yang tidak bisa diselesaikan oleh Ketua DPD Hipakad Jambi Noorhadi.

Saat dihubungi oleh tim media pada Rabu (10-03-2021) via Ponsel Ningsih Dewi Marini selaku salah satu pemegang Mandat menceritakan

“Memang Benar, DPP Hipakad telah mencabut SKEP Kepengurusan DPD Hipakad Jambi, Hal ini berawal dari Adanya informasi bohong dan fitnah yang diutarakan oleh Ketua DPD Hipakad Jambi Noorhadi terhadap Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan serta tidak adanya kapasitas Ketua DPD Hipakad Jambi menjaga marwah organisasi”, tutur Ningsih Dewi Marini

Ningsih Dewi Marini menyampaikan ke awak media penjelasan Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan saat Zoom meeting DPP Hipakad pada Senin malam (08-03-2021) terkait perubahan yang tertuang di akta pendirian merupakan arahan dari Dewan Pembina.

“Akta Pendirian Ormas HIPAKAD, No 11 tanggal 20 September 2017 oleh Notaris Rusman SH berisi 9 orang Pendiri, berdasarkan AKTA Pendirian NO.11 tanggal 20 September 2017, oleh Notaris Rusman SH diantaranya adalah Tunggul H Simatupang, Hariara Tambunan, Marsait Salomo Hermani Panjaitan, Johanes Ratag, Darwis Jalil, Yudhatama Ramadhan PG, Luky Ferliza, Titiof M Taufik Herlambang SE dan Haji Nasrun Najib”ungkapnya.

Kemudian akta ini disahkan ke SK Kemenkumham dan telah terdaftar dengan SK Nomor AHU- 0014530.AH.01.07 Tahun 2017 tanggal 10 OKTOBER 2017 dan SK Menhumkam RI Nomor. AHU. 0000420.AH.01.08 Tahun 2018 tanggal 16 Mei 2018 di mana disebutkan Ketua Umumnya adalah Hariara Tambunan SE SH”, ujar Ningsih Dewi Marini mengulang Argumen Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan di zoom kemarin.

Ningsih Dewi Marini menambahkan terkait mandat yang diberikan kepadanya.

“Kami diberi mandat tidak sendiri, tapi ada 5 orang, yakninya Johanes Ratag, Ningsih Dewi Marini, Trinoto, Hendra Cipta, dan Solehan Aan. Kami diberi tugas untuk melakukan Koordinasi dan Konsultasi dengan Dewan Pembina Hipakad Jambi, dan membentuk Kepengurusan baru DPD Hipakad Jambi selambat- lambatnya 2 bulan, serta menjaga kondusifitas, persatuan dan marwah Organisasi. Insya Allah kami siap melakukannya dengan penuh rasa tanggung jawab dan amanah”, tutup Ningsih Dewi Marini dengan Optimis. (red/Mg)




KLB PD Ungkap Fakta Tentang Praktek Demokrasi Seolah-olah Demi Melanggengkan Dinasti SBY

Kupang, Mwartapedia.com – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang diselenggarakan oleh para mantan kader PD akibat ketidakpuasan terhadap managemen dan tatakelola PD, mengungkap fakta mencengangkan yaitu ‘terjadi praktek demokrasi seolah-olah’ di dalam tubuh PD, selama bertahun-tahun. 

Demikian rilis yang diterima dari Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Advokat Peradi, Petrus Selestinus yang diterima media ini, Kamis (11/03/2021).

Petrus mengatakan KLB PD di Sibolangit harus dilihat sebagai suatu sikap kritis dan korektif terhadap ketidakjujuran elit PD dalam menatakelola PD, demi memperkuat dinasti SBY melalui sistem feodalisme dan oligarki yang lolos dari pantauan publik, pemerintah dan kader-kader di PD sendiri.

“Modusnya adalah, semua posisi dan jabatan strategis dalam PD (Ketua Umum, Ketua Majelis Tinggi, Sekjen, Ketua Dewan Pembina dll.) hanya dipercayakan kepada keluarga inti SBY dan Kroninya, kemudian dikunci dengan rumusan AD-ART dan Peraturan Partai untuk menutup pintu bagi kader-kader potensial lainnya menduduki jabatan-jabatan strategis di PD,”ungkapnya.

Menurutya, UU Partai Pokitik, menyerahkan semua isu tentang tata kelola Partai Politik diatur melalui AD, yang memuat paling sedikit: asas, visi, misi, nama, lambang, tanda gambar, kepengurusan, pemberhentian anggota, mekanisme rekrutmen, sistem kaderisasi dan lain- lain. tetapi tidak mengatur rumusan detailnya, sehingga ini menjadi cek kosong yang diisi secara bebas oleh elit Partai meskipun dalam Forum Tertinggi Pengambilan Keputusan Partai Politik.

Koreksi AD-ART Yang Bermuatan Dinasti.

Ditambahkan, UU Partai Politik, mengharuskan setiap pendirian Partai Politik menyertakan AD-ART Partai Politik guna diverifikasi dan mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM dalam waktu sekitar 60 hari, begitu pula dengan setiap perubahan terhadap AD-ART, diharuskan untuk didaftar, diverifikasi dan disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM. 

“Kewenangan Menkum-HAM melakukan verifikasi administratif setiap AD-ART dan perubahannya, terkandung makna bahwa Menkum-HAM berwenang melakukan koreksi terhadap isi atau substansi AD-ART Partai, tidak saja pada asas, visi dan misi Partai Politik tetapi juga koreksi terhadap ketentuan yang menyumbat proses dan hak demokrasi kader demi membangun Dinasti, Oligarki dan watak Feodalisme dalam Partai,”kata petrus.”ujarnya.

Ditambahkan, dengan demikian Menkum-HAM harus ikut bertanggung jawab terhadap isi AD-ART PD dan Parpol lainnya yang selama ini telah melakukan praktek menyumbat saluran dan hak demokrasi kader Partai demi menempatkan Bapak/Ibu, Anak, Menantu, Besan, Ipar dll.(dinasti dan kroninya) dalam pos-pos strategis demi memperpanjang status-quo di dalam Partai Politik, secara turun temurun. 

Perluas Kewenangan Menkumham.

Lebih lanjut Petrus menambahkab, Karena itu kewenangan Menkum-HAM harus diperluas untuk membatasi seorang Ketua Umum Partai hanya boleh menjabat paling lama 2 periode guna membatasi praktek oligarki, feodalisme dan dinasti yang tumbuh di dalam Parpol. 

“Jika tidak dilakukan pembatasan, maka oligarki, feodalisme dan dinasti Partai Politik yang ada hanya melahirkan model “demokrasi seolah-olah” seperti halnya yang terjadi pada PD, dimana meskipun ada pintu KLB untuk ganti Ketua Umum dll., tetapi wewenang menentukan KLB sangat bergantung kepada keputusan Ketua Majelis Tinggi, yaitu SBY sebagai ayah AHY, Ketua Umum PD,”tambahnya.

Ini sesuatu yang sangat prinsip, tambah Petrus,  karena menyangkut nilai moral dan etik didalam berpolitik yang telah menjadi tuntutan publik dan untuk kepentingan demokrasi yang efektif, terlebih-lebih untuk Partai Politik, dapat memenuhi visi dan misi besarnya yaitu mewujudkan tujuan nasional dan kepentingan publik lainnya. (ML)



Roy Wijaya Rencanakan Produksi Adaptasi Film Dari Novel Handaru

 

Jakarta, Mwartapedia.com – Seiring perkembangan dan kemajuan tekhnologi film di Indonesia terus meningkat, baik dari kuantitas, kualitas, maupun jumlah penonton. Dari sekian banyak judul film yang dirilis, belakangan banyak film yang skenarionya hasil adaptasi dari novel, komik, maupun cerita pendek. Hal itu, ternyata menarik banyak penonton. 

Halnya dengan Sutradara Roy Wijaya, yang akan mengadaptasi film Handaru “Lelaki Juga Punya Hati” yang di tulis wanita cantik asal kota kembang Bandung, Diantika Irma Ekawati., M. Pd atau biasa disapa Teh Diantika IE. Meski memiliki rumah produksi sendiri, Roy Wijaya tidak bisa langsung memproduksi filmnya. Pasalnya, hak ciptanya tetap ada di penulis sehingga mereka berhak memilih produser film untuk Novel mereka.

“Untuk itu, saya harus banyak pendekatan kepada penulis, hal itu sangat penting, karena mereka memiliki karakter tersendiri ketika karyanya diadaptasi ke film,” ungkap Roy di Jakarta, Kamis 11 Maret 2021.

Menurut Roy, perilaku sikap dari adaptasi Novel ke Film sama halnya, ketika film Laskar Pelangi dan Perahu Kertas, Andrea Hirata dan Dewi Lestari berbeda dalam keterlibatan produksi film. Andrea Hirata mempercayakan interpretasi ke tim produksi film, sedangkan Dewi Lestari menjadi bagian penulis skenarionya.

“Bahkan untuk mendapatkan hak cipta film dari Pidie Baiq dalam Dilan 1990 dan Tere Liye dalam Rembulan Tenggelam di Wajahmu tidak mudah. Pidie sebagai sutradara dalam film Barisan Anti Cinta Asmara sehingga ia bisa mengetahui seluk-beluk pembuatan film dan bisa mempercayakan produksi film Dilan 1990 kepadanya. Sementara itu, Ody melibatkan Tere Liye mengendalikan proses produksi,” bebernya.

Begitupun dengan Film Handaru, Teh Dian sebagai penulis tentu banyak tim di dalamnya, apalagi dia juga sebagai Ketua Umum Komunitas Penulis Kreatif Indonesia (KPKers) pasti banyak melibatkan seniornya.

“Maka perencanaan itu harus matang dan harus banyak diskusi antara tim produksi film, penulis, dan penerbit, hal ini penting agar terjalin simbiosis mutualisme, bila nanti kedepan sudah memilki Produser yang memang mampu membiayai keseluruhan produksi,” jelasnya.

Apalagi saat ini kata Roy, rata-rata produser tidak mau gambling sehingga mereka membuat film adaptasi. Misalnya, sebuah Novel terjual 50 ribu eksemplar, pembacanya diperkirakan dikali 4. Bila difilmkan harapannya ditonton paling tidak sekitar 200 ribu orang. 

“Biaya untuk memproduksi film besar. Itu (membuat film adaptasi) dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan kerugian,” terangnya. 

Meski disisi lain, Film adaptasi sering menjadi trigger membuat buku-buku sejenis laku atau sebaliknya. Roy mencontohkan, film The Conjuring telah membuat buku-buku bertema horor laris di pasaran. Di sisi lain, larisnya buku Harry Potter atau Twilight, membuat filmnya juga banyak penontonnya. 

“Di Indonesia, ketika film Laskar Pelangi tayang, penjualan bukunya (yang telah best seller) terdongkrak lebih banyak lagi,” kata dia.

Fenomena itu terjadi karena tidak semua penonton film pembaca buku. Begitu filmnya meledak, mereka baru mencari bukunya. Untuk itu, Roy berharap semakin banyak alih media buku ke film.  

“Ada semacam conversational capital (modal percakapan) yang cukup besar (antara film dan buku). Film adaptasi bisa mendongkrak penjualan buku atau sebaliknya serta melecut munculnya banyak penulis baru,” pungkasnya. (Bang Roy)




Danrem 161/Wira Sakti Terima Kunjungan Danlanud El Tari Kupang

Kupang,Mwartapedia.com  –  Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya menerima kunjungan perdana Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Asril Samani.,S.I.P.,M.Si.(Han), Rabu (10/03/2021) di Loby Makorem 161/Wira Sakti.

“Selamat datang di Makorem 161/Wira Sakti kepada Danlanud El Tari Kupang,” kata Danrem 161/Wira Sakti.

Danrem 161/Wira Sakti Sakti menyambut baik atas kunjungan ini serta menyepakati untuk senantiasa menjaga, memelihara dan meningkatkan sinergitas antara Korem 161/Wira Sakti dengan Lanud El Tari Kupang demi kebaikan NTT.

“Hubungan yang telah baik selama ini, tentunya harus dipelihara, dijaga dan ditingkatkan. Selalu bersinergi dengan seluruh komponen bangsa menuju masyarakat NTT yang lebih baik dan lebih sejahtera,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Sementara itu, Danlanud El Tari menyampaikan maksud dan kedatangannya ke Makorem 161/Wira Sakti.

“Maksud kedatangan ini tentunya untuk memperkenalkan diri dan silaturahmi kepada Danrem 161/Wira Sakti, serta untuk memelihara dan meningkatkan sinergitas yang telah ada antara Lanud El Tari Kupang dan Korem 161/Wira Sakti,” ungkap Danlanud El Tari Kupang

Tampak hadir pada kegiatan ini para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti.(penrem161ws)



Pemprov NTT Apresiasi Langkah Kemenkumham Tingkatkan Status Kantor Imigrasi Labuan Bajo

 

Kupang,Mwartapedia.com  –  Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi (JNS) Menerima Audiensi dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkunham) di ruang kerja Wagub, Rabu (10/03)

Wagub Nae Soi mengapresiasi  dukungan Kementerian Hukum dan HAM untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT agar turut berkontribusi dalam mewujudkan Labuan Bajo sebagai Destinasi wisata super prioritas dan penanganan imigran yang ada di Kota Kupang.   

“Saya bersama Gubernur selaku wakil pemerintah Pusat yang ada di daerah mengapresiasi atas dukungannya untuk kemajuan NTT. Tentunya urusan pembangunan rusunawa bagi pewagai imigrasi yang bertugas di Manggarai Barat dan peningkatan status kantor imigrasi dari Kelas III menjadi kelas II, kita saling berbagi peran untuk mewujudkanya,” ungkap Wagub Josef.

Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Jaya Mahendra meminta dukungan Pemerintah Daerah terhadap Peningkatan Status Kelas Kantor dan Pembangunan Rusunawa bagi Pegawai Kantor Imigrasi di Labuan Bajo.

“Kehadiran kami wajib untuk mendukung kemajuan NTT. Untuk itu, kami mengharapkan dukungan terhadap rencana Peningkatan Kelas Kantor Imigrasi dari Kelas III menjadi Kelas II dan Pembangunan Rusunawa bagi pegawai kami yang secara keseluruhan berasal dari luar Labuan Bajo,” ungkap Jaya.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Karudenim) Kupang Heksa Asik Soepriadi,SH menyampaikan terkait Imigran gelap yang berasal dari Afganistan dan Pakistan berjumlah 223 orang. Terdiri dari 220 Afganistan orang dan  3 orang Pakistan.

“Pengungsi adalah orang yang bermasalah di negaranya. Mereka mencari hidup baru, suaka politik maupun negara ketiga. tujuan mereka misalnya Kanada, Amerika, New Zealand dan Australia. Imigran tersebut ditampung di 3 tempat penampungan yaitu di Hotel Lavender, Inaboi dan Kupang Inn,” pungkas Heksa.

Terkait hal ini, Wagub Josef Nae Soi meminta perlakuan terhadap Imigran yang ada mesti sesuai dengan regulasi yang ditetapkan PBB, namun tetap melihat dan disesuaikan dengan kondisi kemiskinan di NTT. Perlu adanya prinsip kehati-hatian sehingga tidak menimbulkan kecemburuan di tingkat masyarakat.

“Kami sementara membahas masalah ini dengan pihak swasta dan IOM (International Organization for Migration) untuk pindahkan imigran yang ada di Kota Kupang ini. Hal ini untuk mengantisipasi potensi konflik sosial yang bisa timbul, karena kehidupan para imigran yang ditanggung IOM terbilang baik, dibandingkan dengan warga NTT yang masih hidup di bawah garis kemiskinan dan serba kekurangan, ” ungkap Wagub JNS. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)




Satgas TMMD Kodim Sikka Gandeng Polsek Bola Berikan Penyuluhan Hukum Bagi Warga

 

Maumere, Mwartapedia.com  –  Negara Indonesia adalah Negara Hukum, oleh sebab itu dimana warga yang sadar akan hukum adalah warga taat terhadap aturan baik yang tertulis maupun norma-norma yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demi dan untuk mewujudkan warga negara yang sadar akan hukum, maka satgas TMMD Kodim 1603/Sikka menggelar kegiatan Non-Fisik dengan penyuluhan hukum. Kegiatan penyuluhan hukum ini satgas TMMD Kodim 1603/Sikka bekerjasama dan menggadeng Polsek Bola untuk bersinergi bersama dalam pemberian materi penyuluhan bagi warga masyarakat di lokasi TMMD tepatnya di Desa Persiapan Pelibaler (Kloangpopot), Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, bertempat di aula kantor Desa Wolomotong. Rabu (10/03/21).

Kegiatan penyuluhan hukum diawali dengan kata sambutan dan pembukaan oleh Pasi Ter 1603/Sikka, Kapten Arm. Edi Hermanto, dalam kegiatan penyuluhan hukum ini dikatakan Pasi Ter 1603/Sikka kepada media, dimana kali ini satgas TMMD Kodim 1603/Sikka menggelar kegiatan Non-Fisik dalam program TMMD yakni menggelar kegiatan penyuluhan hukum, dalam kegiatan ini kita dari satgas TMMD Kodim 1603/Sikka menggadeng rekan dari Kepolisian dalam hal ini dari Polsek Bola.

Lebih lanjut dikatakan, pemberian penyuluhan hukum ini bertujuan agar dapat memberikan pemahaman terhadap warga masyarakat sehingga dapat memahami serta mengerti, patuh dan taat kepada hukum yang berlaku di Negara Indonesia. Jadi diharapkan agar setelah mendapatkan penyuluhan hukum dan penjelasan ini, diharapkan warga dapat mengerti yang dimaksud dengan hukum dan sadar mengapa hukum diperlukan.”

Dalam kegiatan penyuluhan hukum kali ini dibawakan langsung oleh Aipda Daniel Melkianus Tunu (Polsek Bola) didampingi anggota Polsek Bola dengan materi yang diberikan yakni Bahaya Medsos dan Narkoba bagi warga masyarakat. Kegiatan penyuluhan hukum dibatasi mengingat situasi pandemi covid-19 dan tetap mantaati protokol kesehatan. (VA).




Bantuan Sembako Dari Satgas TMMD Kodim 1603/Sikka Bagi Warga Pelibaler

 

Maumere,Mwartapedia.com  – Perwira Seksi Teritorial Kodim 1603/Sikka, Kapten Arm Edi Hermanto menyerahkan sejumlah bingkisan paket sembako kepada warga masyarakat di Desa Persipan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka yang merupakan lokasi tempat pelaksanaan program TMMD ke-110 TA. 2021 Kodim 1603/Sikka, Pembagian sembako ini merupakan bentuk sosial TNI dalam hal ini Kodim 1603/Sikka di wilayah binaan teritorial yang juga merupakan program non-fisik TMMD. Selasa (09/03/21) pagi tadi.

Dikatakan Pasi Ter Kodim 1603/Sikka, Kapten Arm. Edi Hermanto, Pembagian sejumlah paket sembako tersebut di berikan sesuai dan tepat sasaran kepada warga masyarakat di Desa Persiapan Pelibaler.

“Kegiatan pembagian sembako tidak serta merta dalam program TMMD melainkan pada intinya adalah dalam upaya mengatasi serta kepedulian terhadap warga masyarakat d tengah pandemi covid-19 seperti saat sekarang ini yang melanda seluruh pelosok darah dari tingkat nasional bahkan dunia.

“Jangan dilihat isi dari kantong paket sembako ini tapi lihatlah manfaat dari pembagian sembako ini guna meringankan beban masyarakat yang saat ini terdampak pandemi covid-19. Semoga apa yang sudah dilakukan kita hari ini dapat kembali bermanfaat bagi kita semua. Saat ini sudah terjalin hubungan yang baik antara TNI yang tergabung dalam satgas TMMD dan warga masyarakat di Desa Persiapan Pelibaler, berbagai kegiatan positif baik telah dan sedang dilaksanakan diantaranya adalah pelaksanaan program TMMD ke-110 TA. 2021.

Warga di Desa Persipan Pelibaler, Tarsius Nong Manis Penerima bantuan sembako menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pasi Ter kodim 1603/Sikka dan Pimpinan Kodim 1603/Sikka dalam hal ini Bapak Dandim 1603/Sikka yang telah memberikan bantuan dalam bentuk sembako kepada warga masyarakat di Desa Persiapan Pelibaler.

“Ini sudah sangat meringankan sekali bagi kami masyarakat di sekitar Desa Persiapan Pelibaler ini dan Selalu Jaya dalam bertugas”, terang Nong Manis.

Adapun Sembako yang di berikan berupa Beras, Minyak Goreng, Teh dan Gula Pasir. (VA)