Babinsa Himbau Protokol Kesehatan Covid-19 dan Pentingnya Jaga Kebersihan Lingkungan Guna Cegah DBD

 

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Babinsa Koramil 1604-04/Amarasi Serda Petrus Ndoa memberikan himbauan protokol kesehatan Covid-19 kepada warga binaannya yang bertempat di Dusun 02 RT 001 Desa Tesbatan II Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Rabu (3-2-2021). 

Selain menghimbau tentang protokol kesehatan Covid-19, Babinsa juga mengingatkan cuaca akhir-akhir ini yang dapat mengakibatkan dampak berbagai macam jenis penyakit misalnya batuk, pilek bahkan demam berdarah. 

Babinsa Serda Petrus Ndoa memberikan penjelasan dan himbauan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Serda Petrus Ndoa menambahkan bahwa musim hujan yang sedang terjadi akan menjadi waktu nyamuk pembawa penyakit DBD berkembang dengan pesat, untuk itu perlu penanganan serius oleh semua pihak agar tidak terjadi wabah DBD di wilayah Desa Tesbatan II. 

“Kita harus bersama-sama mencegah timbulnya korban DBD di wilayah Desa Tesbatan II, mari kita mengajak masyarakat untuk peduli menutup sumber air, membersihkan genangan air serta tempat yang mungkin menjadi sarang nyamuk,” ajak Babinsa. 

Tak hanya sampai disitu, sosialisasipun dilanjutkan kepada Warga masyarakat Desa Tesbatan II dengan tujuan semakin meningkatkan kesadaran warganya akan pentingnya protokol kesehatan serta mencegah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). (Pendim1604/Kupang)




Puskesmas Nelle Terima Vaksin Covid-19 Tahap I

 

Maumere,Mwartapedia.com  – Camat Nelle Nicolaus Emanuel, S.Sos. didampingi oleh Kepala Puskesmas Nelle Tarsisius Y. N. Selung, S.KM bersama Kapolsek Nelle Iptu Putu Sumadi, Babinsa Kecamatan Nelle Serka Fernando Soares menerima vaksin Covid-19 yang diserahkan langsung oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka yang diwakili oleh Maria Helena B. S. Muda, S.KM.,Apt., bertempat di halaman Ruang Rawat Inap Bersalin Puskesmas Nelle Kamis, 4 Februari 2021.

Selain vaksin jenis Corona VAC sebanyak 55 buah, juga diserahkan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 12 paket, Alkohol SWAB 1 dos, Safety Box 5L sebanyak 1 buah dan ADS 0,5 sebanyak 100pcs. Vaksin dan bantuan kelengkapan penanganan covid-19 yang dibawa oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kab. Sikka dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka kemudian disimpan di ruang rawat inap bersalin Puskesmas Nelle yang selanjutnya mendapatkan pengamanan ketat oleh aparat Kepolisian Sektor Nelle bersama Babinsa Kecamatan Nelle dan Tim ASN Kantor Camat Nelle.

Camat Nelle Nicolaus Emanuel dalam sambutannya saat serah terima vaksin covid-19 dan kelengkapan lainnya menyatakan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan bagi masyarakat Kecamatan Nelle.

“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Nelle dan warga masyarakat Kecamatan Nelle mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan bapak Bupati Sikka bersama Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka atas bantuan vaksin corona VAC dan kelengkapan lain yang diserahkan hari ini kepada kami, untuk selanjutnya kami telah berkoordinasi bersama Kepala Puskesmas Nelle, Kapolsek Nelle dan Danramil Alok melalui Babinsa Kecamatan Nelle untuk pengamanan vaksin,”Ungkapnya.


Ditambahkan, Sejak datang sampai dengan selesai penggunaan vaksin akan dijaga ketat oleh aparat Polsek Nelle dan Babinsa Kecamatan Nelle. Piket jaga juga akan dibackup oleh teman-teman ASN Kantor Camat Nelle yang sudah kita bagi shift jaganya. 

“Semoga kedepannya vaksin ini dapat berguna dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kecamatan Nelle agar terhindar dari virus Corona,”Harap Camat Nelle.

Sementara itu Kepala Puskesmas Nelle, Tarsisius Y. N. Selung mengatakan bahwa setelah menerima vaksin Tim Puskesmas Nelle langsung melaksanakan kegiatan simulasi pemberian vaksin corona bagi masyarakat.

“Simulasi hari ini adalah simulasi yang kedua, kita benar-benar persiapkan yang terbaik untuk pemberian vaksin bagi masyarakat Kecamatan Nelle. Nantinya akan ada 4 meja, yaitu meja 1 untuk pendaftaran dan verifikasi data, meja 2 untuk screening, meja 3 untuk vaksinasi serta meja 4 untuk observasi selama 30 menit,”Ujarnya. 

Dirinua menerangkan untuk keseluruhan proses vaksinasi 1 orang bisa memakan durasi waktu sampai dengan hampir 60 menit, ini sudah protokol yang ditetapkan oleh pusat,”Terangnya.

Ditambahkan untuk tempat vaksinasi kepada masyarakat juga kita gunakan bangunan tersendiri dan terpisah dari kompleks Puskesmas Nelle sehingga saat vaksinasi nanti tidak mengganggu pelayanan harian bagi para pasien lain. 

“Kami ucapkan banyak terimakasi kepada semua pihak yang membantu pendistribusian vaksin hingga saat pelaksanaannya nanti, kita berharap bahwa proses pemberian vaksin kelak akan berjalan dengan baik dan maksimal,”Pungkasnya.

Pantauan media ini kegiatan simulasi yang melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Nelle dan dibantu oleh ASN Kantor Camat Nelle dan Polsek Nelle dimulai pkl. 11.00 dan berakhir Pkl. 12.30. (AS)




Hanya Orang Yang Mengidap Paranoid Takut Akan Bayangan Kudeta Kepemimpinan Partai Demokrat

 

Kupang,Mwartapedia.com  – AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat (PD) dalam konferensi persnya tanggal 2 Februari 2021, menyatakan telah mengirim surat kepada Presiden Jokowi, meminta klarifikasi dan konfirmasi tentang adanya dugaan keterlibatan pejabat di lingkaran Istana dalam gerakan pengambilalihan paksa kepemimpinan PD.

Demikian rilis yang diterima media ini dari Koordinator Tim Pembela Demokrasi (TPDI) dan Advokat  Peradi, Petrus Selestinus pada Kamis, (04/02/2021).

Kepada media ini Pettus mengatakan kita patut sesalkan sikap Ketua Umum PD AHY, karena tidak pada tempatnya mengirim surat kepada Presiden Jokowi meminta klarifikasi dan konfirmasi, tentang dugaan keterlibatan pejabat di lingkaran Istana dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan PD, karena Presiden dan pejabat lingkaran Istana bukan organ PD dan bukan organ Mahkamah Partai Politik di PD.

“Menurut UU No. 2 Tahun 2011 Tentang Parpol maupun AD-ART PD, bahwa Mahkamah Partai Politik merupakan organ Yudikatif Partai Politik yang menyelenggarakan kekuasaan Yudikatif Partai, dengan wewenang menyelesaikan perselisihan Partai Politik, menyangkut kepengurusan Partai Politik, yang putusannya bersifat final dan mengikat, karena itu bukan wewenang seorang Ketua Umum Partai,”Ungkapnya.

Klarifikasi Jenderal Purn. TNI Moeldoko

Lebih lanjut Petrus menambahkan Merespons surat AHY dimaksud, Jend Purn. TNI Moeldoko, selaku pribadi telah memberikan tanggapan atas keterangan pers AHY, bahwa jangan bawa bawa Presiden, pihaknya menerima beberapa tamu, ngobrol-ngobrol dan karena itu ia meminta pemimpin jangan baperan, harus menjadi pemimpin yang kuat dan jangan mudah terobang ambing.

“Sikap hiperaktif AHY, terkait dinamika politik kader-kader dan fungsionaris PD, bisa ditafsirkan sebagai sikap yang otoriter dan paranoid, karena terlalu jauh menarik ke luar isu kudeta sebagai persoalan internal PD ke Lingkaran Istana, padahal, secara yuridis dan organisatoris, isu kudeta dimaksud, termasuk dalam kualifikasi perselisihan Partai Politik, yang menjadi domain Mahkamah Partai,”Tambahnya.

Menurutnya,  Secara hukum, AHY seharusnya menyerahkan persoalan beberapa kader dan fungsionaris PD yang diduga melakukan gerakan merebut paksa Partai Demokrat, kepada Mahkamah Partai PD selaku organ yudikatif Partai dan selanjutnya Mahkamah Partai Politiklah yang melaksanakan tugas penyelidikan dan meminta klarifikasi kepada semua pihak, karena itu bukanlah tugas AHY, Ketua Umum PD.

Sistem  Hukum Tidak Mengenal Dualisme Kepengutusan.

Petrus menambahkan Menuduh ada pejabat Lingkaran Istana akan mengambil alih kepemimpinan PD dengan cara mengkudeta, kemudian menulis surat resmi meminta agar Presiden Jokowi mengklarifikasi isu kudeta dimaksud, merupakan langkah serampangan yang tidak memiliki dasar hukum, etika dan moral serta berpotensi melahirkan krisis kepercayaan publik terhadap PD dan AHY bisa di KLB-kan.

“Hanya orang yang sedang mengidap paranoid, yang khawatir akan ada pihak luar kudeta kepengursan sebuah Partai Politik, karena di dalam UU No. 2 tahun 2011 Tentang Parpol, dengan tegas melarang dan tidak mengakui anggota atau pengurus Partai Politik yang sudah diberhentikan dari keanggotaan atau kepengurusan Partai Politiknya membentuk kepengurusan  dari Partai Politik yang sama,”Tambahnya.

Lanjut Petrus, isu akan ada mantan kader PD melakukan kudeta terhadap kepemimpinan PD, menunjukan betapa AHY sedang depresi berat, paranoid hingga semakin tinggi rasa “tidak percaya diri” terhadap keabsahan proses pergantian kepemimpinan PD dari SBY kepada AHY termasuk terhadap kursi Ketua Umum yang diduduki oleh AHY saat ini. (ML)




Danrem 161/WS : Mari Katong semua pi Tes Swab Antigen

 

Kupang,Mwartapedia.com  – “Mari papa mama basodara dong semua, Katong rame- rame pi Tes Swab Antigen, untuk jaga Katong deng keluarga dari bahaya Virus Corona,” Ajak Danrem 161/Wira Sakti.

Demikian Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya yang dalam hal ini diwakili oleh Karumkit TK III Wira Sakti Mayor Ckm dr Dini Henriyanto,Sp.PD kepada awak media, disela sela kegiatan Rapid Tes Antigen, Rabu ( 3/02/2021) di Aula Denkesyah 09.04.01 Kupang.

Kegiatan ini merupakan Perintah dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Wilayah NTT.

Lebih lanjut, Danrem 161/Wira Sakti menghimbau kepada masyarakat NTT khususnya di Kupang untuk memanfaatkan momen ini, yang dilaksanakan secara gratis.

“Kami mendapat bantuan Rapid Test Antigen dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebanyak 2000. Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini tanpa dipungut beaya apapun alias gratis.” ungkap Danrem 161/Wira Sakti.

Juga himbauan kepada masyarakat untuk berbondong-bondong datang melaksanakan Tes Swab Antigen.

Sementara itu Kakesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Marika,Sp PD.,M.A.R.S yang juga dalam hal ini diwakili oleh Karumkit TK III Wira Sakti Kupang Mayor Ckm dr. Dini Henriyanto, Sp.PD menyampaikan tentang pelaksanaan kegiatan ini.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 7 hari, mulai hari ini tanggal 3 sd 10 Pebruari 2021 dari jam 09.00 Wita sd 15.00 Wita di Aula Denkesyah 09.04.01,” ungkapnya.

Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abrahan Kalelo dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa mendukung penuh kegiatan ini.

” Kodim 1604/Kupang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini, dan jangan segan segan koordinasi dengan para Babinsa dan Kelurahan/Desa untuk bisa mengikuti kegiatan Tes Swab Antigen ini.” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat yang mengikuti Tes Swab Antigen sejumlah 74 orang, termasuk awak media yang meliput kegiatan ini. (penrem161ws)




Buku Tanah Asli Bakal Ditarik dan Diganti Menjadi Sertifikat Elektronik

 

Jakatra,Mwartapedia.com  – Pemerintah melalui Menteri Agraria dan Tata Ruang-Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Sofyan Djalil mengeluarkan aturan baru terkait bukti kepemilikan tanah yang nantinya, bukti kepemilikan tidak lagi berbentuk Sertifikat Hak Milik (SHM) Tanah yang berbahan kertas, melainkan Sertifikat Tanah Elektronik yang datanya masuk dalam sistem pertanahan.

Hal ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) (ATR-BPN) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik. Beleid diteken dan berlaku mulai 12 Januari 2021.

Adapun tujuan dilakukannya dari aturan tersebut, menurut Sofyan dalam beleid tesebut adalah untuk dalam rangka menjalankan program sertifikat tanah elektronik terlebih meningkatkan indikator berusaha dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekaligus juga mewujudkan pelayanan pertanahan berbasis elektronik. Pada program ini, seluruh pendaftaran kepemilikan tanah baru dan yang sudah dimiliki akan dilakukan secara elektronik untuk selanjutnya masuk ke dalam sistem pertanahan elektronik.

Ke depan, tidak ada lagi sertifikat tanah berwujud kertas, semuanya bakal berbentuk elektronik yang disebut juga sertifikat-el (elektronik).

“Kepala Kantor Pertanahan menarik sertifikat untuk disatukan dengan buku tanah dan disimpan menjadi warkah pada Kantor Pertanahan,” bunyi Pasal 16 ayat 3 Peraturan Menteri (ATR-BPN) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik, melansir forumpublik.com, Rabu (3/2/2021).

“Penerbitan sertifikat elektronik untuk pertama kali dilakukan melalui pendaftaran tanah pertama kali untuk tanah yang belum terdaftar atau penggantian sertifikat menjadi sertifikat elektronik tanah yang sudah terdaftar,” tulis Pasal 6.

Selanjutnya, bukti kepemilikan tanah akan berupa data, informasi elektronik, dan/atau dokumen elektronik alias sertifikat elektronik. Dokumen itu akan diterbitkan melalui sistem elektronik dan bisa dialihmediakan untuk menjadi sertifikat bagi pemilik tanah.

Bersamaan dengan ketentuan ini, maka sertifikat kepemilikan tanah dalam bentuk buku tanah tidak akan berlaku lagi.

Sebab, sertifikat tanah elektronik sudah mencakup data dan informasi yang selama ini ada di buku tanah, surat ukur, hingga gambar denah satuan rumah susun.

Bila nanti ada perubahan data dan informasi dalam sertifikat elektronik, maka prosesnya juga akan dilakukan secara elektronik.

Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Kementerian ATR/BPN Dwi Purnama saat konferensi pers, Selasa (2/2/2021) menjelaskan, pelaksanaan sertifikat elektronik itu dilakukan secara bertahap.

“Untuk tahap awal adalah lembaga pemerintah dan berlanjut ke badan hukum. Karena badan hukum pemahamanan elektronik dan peralatannya lebih siap,” katanya.

Barulah setelah itu penggantikan sertifikat fisik menjadi sertifikat elektronik milik warga atau perorangan. Kementerian ATR/BPN memastikan tidak akan menarik sertifikat secara paksa.

Nantinya penggantian sertifikat tanah analog menjadi elektronik dilakukan bila terdapat perbaruan data. Salah satunya terjadi bila ada pemberian warisan, hibah, atau jual beli.

“Nanti penerima hibah, pembeli baru mendapatkan sertipikat elektronik,” terang Dwi (MM).




Selalu Semangat, Tim Satgas Covid-19 Kodim 1604/Kupang Terus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

 

Kupang,Mwartapedia.com  – Guna memutus penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah NTT khususnya di wilayah Kupang, Tim Satgas Covid-19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin oleh Bati Ops Kodim 1604/Kupang Serma Eben Heizer Djara tak patah semangat untuk terus melakukan penyemprotan disinfektan, tim ini berisikan 12 orang anggota Kodim 1604/Kupang, Selasa, 2 Februari 2021.

Kali ini sasaran penyemprotan bertempat di sekolah SD Muhamadiyah 2 Kupang dan SMP Muhamadiyah Kupang RT 013 RW 004 Kelurahan Kayu putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang. 

Bati Ops Kodim 1604/Kupang Serma Eben Heizer Djara mengatakan kegiatan penyemprotan dengan disinfektan ini akan terus kita dilakukan guna mencegah penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kupang. 

“Selain melaksanakan penyemprotan disinfektan kami juga menghimbau agar masyarakat tidak terlalu panik terhadap adanya informasi yang berkembang tentang Virus Corona, yang terpenting adalah kita harus melindungi diri, keluarga dan orang lain dengan terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan anjuran pemerintah,” tuturnya. 

Serma Eben menekankan kepada masyarakat agar selalu waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan cara menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Tak kalah pentingnya adalah dengan menjaga kesehatan diri melalui rutin berolahraga dan memakan makanan yang bergizi. 

“Kita mengharapkan peran serta masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan yang dihimbau oleh pemerintah. Salah satunya dengan disiplin memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak di tempat keramaian,” pungkasnya. (Pendim1604/Kupang)