Diduga Tiga Bumdes di Elar Selatan Bermasalah

 

 Keterangan foto:Mesin Bubuk kopi dan Alat pencetak Bata Merah milik Bumdes Golowuas yang diduga bermasalah.Foto Publikntt.

Matim,Wartapedia.com -Tiga Badan Usaha Milik Desa(Bumdes)di Kecamatan Elar Selatan,Kabupaten Manggarai Timur,NTT diduga bermasalah.

Hal tersebut disampaikan oleh Pendamping Profesional Desa tingkat Kecamatan Elar Selatan, Robertus A. Sesfaos di kantor Camat Elar Selatan pada Senin,(30/11/2020) Menurutnya, Bumdes yang diduga bermasalah tersebut ada di Desa yang tersebar di Kecamatan Elar Selatan.

“Jujur ya, tiga Bumdes yang diduga bermasalah tersebut kami dari Pendamping Profesional Desa tingkat Kecamatan tidak pernah dilibatkan oleh Pemerintah Desa mulai dari tahap sosialisasi, penggalian gagasan hingga pembentukan/pendirian Bumdesnya “, ujarnya. 

Dikatakan Robertus,tiga Bumdes yang tidak melibatkan Pendamping Profesional oleh Pemerintah Desa justru saat ini diduga sedang berhadapan dengan masalah. 

Sementara dalam Permendagri Nomor 39 Tahun 2010 tentang Pendirian Bumdes itu sangat jelas, bahwa Pendamping Profesional Desa mulai dari tahap sosialisasi, pembentukan tim pengkaji sekaligus pendirian Bumdes harus dilibatkan.

“Saya dan teman-teman pendamping justru kaget, tiba-tiba ada informasi bahwa ada  Bumdes yang bermasalah. Dan, Bumdes yang saat ini sedang berhadapan dengan bermasalah,  kami dari Pendamping Profesional  tidak pernah diundang, difasilitasi oleh Pemerintah Desa mulai dari tahap sosialisai, pembentukan tim pengkaji hingga pembentukan/pendirian Bumdes”, tutupnya 

Hal serupa disampaikan oleh Pendaming Lokal Desa, Marianus Kisman. Menurutnya, tim pengkaji tidak salah, tetapi hasil kerja dari tim pengkaji yang direkomendasikan lain. Hal ini karena seorang Kepala Desa egois dimana dalam perjalanannya terjadi pergantian unit pengelola yang berkaitan dengan Bumdes. 

“Di Desa Golo Wuas, rekomendasi oleh tim pengkaji itu pengadaan barang sembako. Namun, dalam perjalanannya ada pergantian. Saya meminta jangan membiasakan seperti itu karena orang di Kabupaten merasa dekat dengan Kepala Desa dengan gampang kita mengantikan rekomendasi itu dan berakhir dengan masalah”, bebernya. 

Kisman menyebutkan, 300 juta lebih Bumdes Golo Wuas sampai saat ini tidak jelas dan Bumdes tersebut berakhir dengan masalah. 

Berkaitan dengan Bumdes di Desa Benteng Pau, Kisman mengungkapkan, Pabrik Sendal dan Mesim Pemecah Kemiri itu berdasarkan kajian tetapi anggaran terlalu sedikit. 

“Potensi kemirinya ada, hanya mau bergerak anggarannya kurang”, ungkapnya. 

Lebih jauh, Kisman menjelaskan, Pendamping Lokal Desa hadir bukan untuk mencelakakan Desa. 

“Jika masalah ini diselesaikan di tingkat Tipikor atau di Pengadilan, kami dari Pendamping Lokal Desa akan menjelasakan sesuai yang kami ketahui”, pungkasnya. (Tim/ML




Bapemperda DPRD TTS dan Pemda TTS Adakan Evaluasi dan Fasilitasi 5 Ranperda di Biro Hukum NTT

 

Kupang ,Wartapedia.com – Badan Pembuatan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Pemerintah Daerah (PEMDA)  TTS belum lama ini Selasa (24/11/2020) melaukan Rapat Evalauasi dan Fasilitasi 5 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Biro Hukum Setda Propinsi NTT. 

Pertemuan yang dihadiri oleh Semua Anggota Bapemperda DPRD TTS, Dinas P3A dan P2TP2A TTS, Bagian Hukum Setda TTS, Dinas PU-PR TTS, dan Kanwil Kemenkhum Ham NTT berlangsung di Aula Biro Hukum NTT.

Pada momen tersebut, Ketua Bapemperda DPRD TTS Jason Benu, S. Pt mengungkapkan, Rapat Evaluasi dan Fasilitasi Ke Lima Ranperda yang sudah dibahas pada Paripurna DPR TTS minggu lalu dan sekarang di Evlauasi dan dikonsultasikan serta difasilitasi  agar selanjutnya ditetapkan.

“Tujuan dari Evaluasi dan Konsultasi ini adalah agar tidak ada muatan Ranperda yang bertentangan dengan peraturan perundang – undangan yang lebih tinggi”.Ujar Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD TTS ini. 

Hari ini Kami Bapemperda, Pemerintah Daerah TTS,dan Kanwil Kemenkhum Ham NTT melakukan Asistensi di Biro Hukum NTT. 

“Ada Lima Ranperda yang dibawa antara lain Rencana Tata Ruang Perkotaan Boking, Perubahan Perda Tentang Retribusi Jasa Umum, Kabupaten Layak Anak, Perubahan Perda No 5 Thun 2016 Tentang Susunan Perangkat  Daerah TTS, dan Ranperda Penghormatan Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas di TTS ” Pungkas Jason. 

Menurut mantan Ketua Divisi Pengembangan Pertanian dan Peternakan Yayasan Pancaran Kasih-SoE ini. 

Dari hasil Asistensi tadi maka ada Tiga Ranperda yang bisa dilanjutkan Proses Penetapan dan Pengundangan langsung di Daerah. 

“Hanya tiga yang bisa langsung Kita tetapkan nanti seperti Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas, Kabupaten Layak Anak dan Perubahan Perda No 5 Thn 2016 sedangkan duanya lagi masih harus dikonsultasikan lagi Kementrian”.Kata Ayah dari Tiga Orang Anak ini. 

Pada waktu bersamaan, Aba. L. Anie, SH, M. Si. Kepala Badan Pendapatan Daerah Mewakili Pemerintah TTS menyampaikan Apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih. 

“Mewakili Pemda TTS kami ucapkan terimakasih dan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Propinsi NTT lewat Biro Hukum dan Kanwil Kemenkhum Ham NTT yang telah berperan aktif dalam proses Evalauasi dan Fasilitasi.Semua rekomendasi dan perbaikan akan kami tindaklnjuti”.Papar mantan Camat Kecamatan Amanuban Barat tersebut.(Ima).




Ezy Pratama Academy, Jadi Pusat Pendidikan Akting Berbasis Kompetensi Modern

Jakarta,Wartapedia.com  – Ezy Pratama Academy tanpa lelah terus memperbaiki berbagai fasilitas dan kurikulum pendidikan akting. Sebagai Sekolah Akting yang berbasis kompetensi dan terdaftar di Kementrian Pendidikan sebagai lembaga pendidikan Nonformal dengan nomer induk 0222002852276 yang di terbitkan 12 November 2020 berdasarkan ketentuan pemerintah pasal 39 No 34 tahun 2018.  Dalam penguatan pendidikan akting lebih mengedepankan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global, sebagai kurikulum yang di unggulkan.

Menurut Dosen Kampus Swasta yang ikut terlibat dalam perencanaan berbagai pendidikan akting di Ezy Pratama Academy , Roy Wijaya mengatakan, sebagai konseptor dirinya mengakui bahwa Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan bagian dari semua mata pelajaran dan  juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. 

“Jadi dalam pendidikan ini, diharapkan anak dapat berdaya saing global tanpa harus meninggalkan kebudayaan lokalnya. Sehingga pemikiranya secara global namun tindakannya tetap lokal, seiring dengan adanya pendidikan tersebut, dibutuhkan pula  adanya suatu pendidikan yang memberdayakan pendidikan karakter dalam setiap pembelajaran yang diajarkan kepada siswa nantinya peserta didik akan mendapatkan pendidikan yang baik dari segi pemikiran, sikap dan juga tindakannya,” ungkap Roy di Jakarta, Selasa 1 Des 2020.

Model pembelajaran ini, kata Sutradara ini, adalah pembelajaran Thinking Globally Acting Locally atau dalam bahasa indonesianya adalah berpikir global bertindak Lokal. Secara umum  Thinking Globally Acting Locally adalah suatu pemikiran yang memandang secara luas mengenai  masalah-masalah mendunia, masalah yang sudah umum telah terjadi atau sedang terjadi, masalah/ hal yang semua orang sudah ketahui (konteks berfikir global) dan berusaha menanggapi permasalahan atau informasi umum tersebut dengan cara sendiri dan bertindak secara lokal. 

“Lokal disini bisa diartikan sebagai tindakan yang dimulai dari diri sendiiri, tindakan berbasis budaya di daerah sekitar. Dalam konteks ini juga, lokal bukanlah lawan dari global, tapi disatukan dan diperkaya dengan impuls-impuls dan pengaruh-pengaruh global. Hal ini diperlukan dengan pertimbangan kita bisa mengikuti arus gobalisasi yang secara langsung berdampak pada perubahan karakter dan budaya masyarakat sekarang (Thinking Globally) maka dari itu arus-arus globalisasi yang membawa dampak positif dikaji dan digabungkan dengan memasukan pendidikan karakter, pendidikan berbasis budaya sekaligus ke dalam pembelajaran,” beber Roy.

Ezy Pratama Academy, yang di Pimpin oleh Ezra Christian dan Mayang serta di awasi oleh Pieter Tobias sebagai Pembina dengan para mentor dari para aktor yang berpengalaman seperti M. Irpan atau biasa di panggil Ipang, Rio B’wock, Deni Titahena dan di bantu Tim manajemen Fuji Handayani, telah menguatkan semua program pembelajaran akting yang semakin sempurna. Karena di dalam model pembelajarn ini berbasis pendidikan global, pendidikan karakter, dan pendidikan berbasis budaya, sehingga pembelajaran secara langsung bisa dibentuk menjadi pembelejaran tematik integratif, sesuai dengan kurikulum yang di buat.

Menurut Roy, sasaran bagi penggunaan model ini bisa di terapkan di semua umur dan layar belakang pendidikan formal, mulai pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) SMP, SMA, Mahasiswa bahkan masyarakat umum. Sebab pondasi  penenanaman nilai karakter dan pendidikan budaya itu penting, agar kelak mereka bisa secara bijak bisa menghadapi arus global dengan diiringi mereka bisa sekaligus mempunyai karakter yang baik.

Untuk mempresentasikan pendiidikan seperti itu dan untuk menguatkan pendidikan akting yang lebih baik, Ezy Pratama Academy juga sudah menyiapkan berbagai fasilitas guna menguatkan, penerapan Model Pembelajaran Thinking Globally Acting Locally, seperti. Menyiapkan kondisi ruangan kelas  sesuai dengan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan. Mengkondisikan siswa, sehingga siswa siap baik secara psikis maupun fisik untuk mengikuti proses  pembelajaran.

“Dalam setiap penerapan pembelajaran Akting, semua mentor wajib, memberikan apresiasi kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengait¬kan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. Serta harus mampu menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai,” jelasnya.

Begitupun sebaliknya, kegiatan Inti dalam pembelajaran menjadi 2 kategori, yaitu kegiatan, Thinking Globally, dan Acting Locally, Thinking Globally. Bertanya jawab (berinteraksi dengan siswa) untuk Menindak lanjuti apersepsi, dan mengkaitkan apersepsi dengan isu-isu global, atau Akting secara umum dan menghadirkan media pembelajaran dan sumber belajar lainnya, agar anak-anak secara aktif ikut dalam kegiatan pembelajaran.

“Selain itu,memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan mentor, lingkungan, dan sumber belajar lainnya (anak-anak diharapkan kritis menanggapi isu yang disampaikan), juga memfasilitasi peserta didik melakukan per¬cobaan di laboratorium, studio, atau lapangan dan di wajibkan untuk membuat film film pendek setiap minggu serta podcast di studio yabg sudah di siapkan,” urainya. (ML)




Danramil 1604-04/Amarasi Beri Pengaraha Kepada Anggota

 

Oelamasi,Wartapedia.com  – Danramil 1604-04/Amarasi Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar memberikan pengarahan kepada para Babinsanya dalam acara Jam Komandan yang dilaksanakan di Kantor Koramil 1604-04/Amarasi, Senin (30-11-2020). 

Kegiatan pengarahan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi dan pengecekan anggota serta untuk memberikan arahan dan penekanan kepada para anggota agar dalam pelaksanaan tugas yang dilaksanakan penuh rasa tanggung jawab. 

Dalam arahannya, Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar mengajak para Babinsanya agar setiap perintah dari Komando Atas dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, karena itu merupakan tuntutan bagi kita sebagai prajurit ke wilayahan.

Dalam setiap melaksanakan tugas jalani dengan hati yang ikhlas dan semangat. Karena dengan hati yang ikhlas, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan. 

Danramil 1604-04/Amarasi selalu menekankan Babinsa wajib hukumnya untuk selalu senyum TER (tegur, sapa, salam) untuk diimplementasikan oleh para Babinsa dalam melaksanakan tugas kesehariannya di wilayah binaan. 

“Di wilayah binaan selalu laksanakan tugas dengan tegur, senyum dan sapa teritorial. Hal ini akan selalu kami tekankan karena itu salah satu pendekatan TNI kepada masyarakat,” tuturnya. 

Terkait Covid-19, tugas para Babinsa harus selalu mensosialisasikan kepada warga binaan dengan selalu mengikuti anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan dengan cara selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Dalam Kesempatannya, Danramil juga menyampaikan Babinsa sebagai pembina desa sebagai anggota TNI yang tidak kenal pamrih demi NKRI, diharapakan Babinsa di lapangan bisa meminimalisir perkembangan Covid-19 di desa binaan dengan cara bersosialisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. 

“Kepada seluruh anggota jajaran Koramil 1604-04/Amarasi agar selalu profesional dan maksimal dalam menjalankan tugas sebagai Babinsa, terlebih dalam melayani masyarakat sebagai ibu kandung TNI. Sebelum melaksanakan tugas, awali dengan doa agar dalam bekerja selalu diberi kesehatan, keselamatan dan kesuksesan oleh Tuhan YME,” pungkas Danramil. (Pendim1604/Kupang)




Sukses di Tanah Rantau dan Salurkan Bantuan Bagi Warga NTT

  

Kupang,Wartapedia.com  –  Menjadi seorang yang sukses ditanah rantauan tidak membuat Ibu Ria lupa akan kampung halamannya. Dirinya merasa terpanggil untuk.memberikan bantuan bagi orang susah, janda, duda dan yatim.piatu ditanah kelahirannya.

Seperti yang di saksikan media ini saat Ibu Ria menyalurkan bantuan berupa paket sembako yang diwakili oleh Ibu Selfin Afliana Solumodok kepada ibu-ibu janda dan duda yang berlangsung di jalan Oelon 3 Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Minggu (29/11/2020).

Selfin Afliana Solumodok yang akrab disapa Ma Ne menuturkan sangat beryukur sekali bisa mengenal dan bertemu dengan Ibu Ria sekalipun hanya melalui media sosial tetapi sudah begitu akrab dan bisa melihat masyarakat NTT yang masih membutuhkan bantuan.

“Saya kenal Ibu Ria di Facebook kebetulan waktu itu saya add dan Beliau mengkonfirmasi sehingga selanjutnya kami berteman dan sering berkomunikasi memberikan dukungan dan selanjutnya Beliau minta nomor handpone saya dan kami menjadi sangat dekat,”Tutur Ma Ne

 Ma Ne mengatakan Kegiatan ini memang sudah terpikirkan dari beberapa bulan yang lalu, dimana setiap kali berdoa dirinya selalu berkeinginan untuk  membantu orang-orang susah, janda dan duda yang ada disekitarnya.

“Bagi saya, Tuhan yang menggerakan dan mengutus ibu Ria supaya bisa membantu orang-orang disekitar saya karena ketika saya habis berdoa pada saat itu juga ibu Ria minta nomor WhastApp saya dan ketika Beliau wa saya bilang “sayang kalau bisa carikan  orang untuk dibantu”  dengan senang hati saya mengucap syukur kepada Tuhan atas jawaban dari doa-doa saya,”Ungkapnya.

Sebagai ungkapan terima kasih, dirinya sudan melakukan siaran langsung (live) di facebook  dan sudah mrnandai ke akunnya ibu Ria.

“Pesan saya buat ibu Ria, jangan lihat kebelakang tetapi lihatlah orang-orang disekitar khususnya kami di NTT dan saya juga bersyukur kepada ibu Ria yang sudah menjadi orang sukses ditanah orang tetapi masih bisa melihat dan membantu orang-orang di NTT,” Kata Ma Ne.

Ditempat yang sama, penerima bantuan  Mama Susana Ndun, yang sudah lama menjanda merasa sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Saya mewakili saudara semua merasa sangat berterima kasih  untuk Ibu Ria walaupun jauh dari NTT tetapi masih bisa melihat penderitaan kami dan  kami tidak bisa membalas kebaikan ini tetapi  kami berdoa semoga ibu semakin sukses dan selalu diberkati Tuhan,” Ungkapnya sambil meneteskan air mata. (ML)

 




Apel Sinergitas TNI POLRI, Danrem 161/WS : Sinergitas TNI POLRI Harus Mengkristal dalam Pikiran, Perasaan dan Perbuatan

 

Kupang,Wartapedia.com  – Untuk mempererat kekompakan dan meningkatkan sinergitas, Personel Polda NTT, KOREM 161/WS, Lantamal VII Kupang dan Lanud El Tari Kupang menggelar apel Sinergitas TNI Polri di Mapolda NTT pada Senin (30/11/2020)

Apel yang digelar di lapangan utama Mapolda NTT ini dipimpin oleh Danrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dan dihadiri oleh Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum, Danlantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, Danlanud El Tari Kupang Kolonel PNB Bambang Juniar Djatmiko, S.Sos., M..M, Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus San, S.Sos M.Tr dan Wakapolda NTT Brigjen Pol Drs. Ama Kliment Dwikorjanto, M.Si serta para pejabat dari TNI Polri.

Dalam amanatnya, Danrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya menyampaikan bahwa, guna mewujudkan situasi yang kondusif demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah NTT tahun ini, maka Negara menaruh harapan besar kepada sinergitas TNI Polri sebagai Pilar Utama Keutuhan Bangsa, sinergitas TNI Polri harus mengkristal dalam pikiran, perasaan dan perbuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan bersama seluruh elemen masyarakat melaksanakan tugas Pengamanan Pilkada Serentak dan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan akibat Covid 19.

“Untuk itulah, maka pelaksanaan apel ini memiliki arti penting dengan tujuan untuk mempererat kekompakan dan meningkatkan Sinergitas TNI POLRI”, ujar Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya.

Serta untuk mengecek langsung kemantapan, kesiapan seluruh personel maupun perlengkapan dalam mendukung pengamanan Pilkada Serentak 2020 dan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Akibat Covid 19 di Wilayah Provinsi NTT”, tambahnya.

Ia berharap dengan dilaksanakannya apel ini, setiap komandan dan seluruh unsur atau bagian yang terlibat, benar-benar mengetahui dan memahami tugas dan tanggung jawabnya, senantiasa memiliki

kesiapsiagaan dan mampu melaksanakannya secara optimal dan terjalin Sinergitas TNI Polri sehingga dalam pelaksanaan di lapangan tidak terjadi kesalahan prosedur.

“Tugas mulia ini harus kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, karena keberhasilan Pilkada Serentak dan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Akibat Covid-19 ini memiliki arti penting dan strategis bagi pembangunan di Wilayah Provinsi NTT”, harapnya.

Tinggal beberapa hari lagi, di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini, akan dilaksanakan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020 wilayah NTT di sembilan Kabupaten. Terkait hal itu, Danrem 161/WS Kupang berharap dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat pemilih dan pendukung figur Pilkada, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Jangan mudah terprovokasi dan diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sehingga situasi yang udah aman dan tertib ini menjadi tidak kondusif”, imbaunya.

Diakhir sambutannya, terkait erupsinya gunung Ile Lewotolok di Lembata, Danrem 161/WS menyampaikan kepada seluruh personel TNI Polri untuk senantiasa siap untuk diberangkatkan guna membantu masyarakat yang terdampak dari erupsi tersebut.

Tampak hadir pada saat Apel sinergitas TNI Polri di Mapolda NTT ini, kapolda NTT,Danlantamal IV,Danlanud Eltari Kupang,Kabinda NTT,Danbrigif 21/Komodo dan Para Unsur Komandan Balak TNI Polri di Garnisun Kupang.(Penrem 161/ML)




Sambut Hari Juang TNI AD Tahun 2020, Korem 161/Wira Sakti gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing

 

Kupang,Wartapedia.com  – Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Korem 161/Wira Sakti untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat bidang kesehatan.

Selain itu juga merupakan momen untuk mempererat tali silaturahmi guna memperkokoh Kemanunggalan TNI- Rakyat.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kol Inf Jemz A. Ratu Edo pada Acara Pembukaan Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing, Jumat (27/11/2020) di Aula Denkesyah 09.04.01 Kupang.

Lebih lanjut disampaikan harapan kepada penyelenggara dan para peserta  Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dalam rangka menyambut Hari Juang TNI AD ke 75 Tahun 2020.

“Untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan kepada penyelenggara, khususnya para petugas medis, agar bersungguh sungguh dan secara maksimal melaksanakan tugas kemanusiaan ini, selanjutnya kepada para peserta diharapkan momen ini bisa mendatangkan manfaat bagi para pasien sehingga bisa sehat dan pulih kembali dari penyakit yang dideritanya, serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kelancaran kegiatan ini,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Sementara itu Ketua Tim Yayasan Anugerah Sentosa Surabaya dr Agus Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Korem 161/Wira Sakti atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi kami kepada Korem 161/Wira Sakti atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi para pasien Operasi Bibir Sumbing,” jelasnya.

Kegiatan atas kerjasama antara Korem 161/Wira Sakti, dalam hal ini Denkesyah 09.04.01 dan RST Wira Sakti Kupang dengan Yayasan Anugerah Sentosa dan Smile Train ini diikuti 35 pasien.

Usai acara pembukaan, kemudian dilaksanakan Operasi Bibir Sumbing di RST Wira Sakti Kupang.

Hadir dalam kegiatan ini Kasi Ren Korem 161/Wira Sakti, Ibu Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Para Danka Balak Aju Kodam IX/Udayana serta sejumlah undangan lainnya.(penrem161ws)




Relawan Yakini Paket Deno-Madur Menang Pilkada Manggarai

 

Ruteng,Wartapedia.com – Pasangan Calon (Paslon) Bupati  dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai  Deno Kamelus Victor Madur(Deno-Madur), semakin optimis memenangkan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Hal ini disampaikan salah satu relawan Paslon Deno-Madur Salesius Kantur, kepada media ini, Minggu (29/11/2920).

“Kami optimis pasangan Deno-Madur menang mutlak di Pilkada Kabupaten Manggarai 9 Desember mendatang karena begitu besarnya keinginan masyarakat untuk memilih kembali Paket DM ini”.

Kami sebagai relawan yang sering turun lansung kelapangan dan ketemu dengan masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi pernyataan dari warga masyarakat selama pelaksanaan kampanye di setiap Kecamatan, maupun desa- desa serta Kampung yang ada.

Menurutnya, alasan warga  mendukung dan bertekad memenangkan pasangan Deno-Madur nanti karena keduanya merupakan paket yang lengkap dan lebih dipercaya, Juga sudah terbukti dan teruji membangun Kabupaten Manggarai.

“Kami tidak bermaksud mendahului takdir Tuhan, tetapi sesuai dukungan dari semua warga mulai dari kota hingga desa- desa cukup luar biasa sehingga kami optimis pasangan Deno-Madur menang mutlak di Pilkada Kabupaten Manggarai 2020 ini,” tandasnya optimis.

Harapan mereka, seluruh simpatisan, tim pemenang dan para relawan Deno-Madur tetap semangat dan tidak pernah takut maupun putus asa dengan segala isu yang dikembangkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, Pajet Deno-Madur sudah menunjukkan kualitas memimpinya, dengan berbagai keberhasilan yang telah dirasakan masyarakat Kabupaten Manggarai.

“Oleh sebab itu, mari buka mata dan  pikiran kita agar tanggal 9 Desember nanti, pilih  Paket Deno-Madur sebagai pasangan yang layak untuk membawa kemajuan Kabupaten Manggarai” pungkasnya. (MK)




Sebagai Perekat Kebhinekaan, Pancasila Harus Ditanamkan Dalam Setiap Sendi Kehidupan

Kupang, Wartapedia.com  – Sebagai negara yang sangat majemuk karena terdiri dari berbagai suku, bahasa, RAS dan agama, maka para pendiri bangsa Indonesia menempatkan Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini dimaksudkan agar paham radikalisme dan intoleransi tidak mendapat tempat di bumi pertiwi.

Anggota DPD RI, Abraham Paul Liyanto, saat melakukan sosialisasi empat (4) pilar kebangsaan kepada 50 tenaga pengajar  dalam memperingari hari PGRI di Kota Kupang, Kamis (26/11/2020) mengatakan, sebagai anak bangsa seharusnya kita bangga memiliki Pancasila yang mampu menyatukan perbedaan.

“Saya bahkan sering membandingkan ideologi luar, misalnya Indonesia bandingkan dengan Timor Tengah. Di sana satu agama, satu bahasa, satu suku tapi negaranya banyak”, kata Paul Liyanto.

Sementara Indonesia, lanjut Paul, memiliki 714 suku, 1001 bahasa, dan 6 agama, namun hanya terdiri dari 1 Negara Kesatuan yakni NKRI.

“Bayangkan dari 2 juta penduduk Indonesia dan 17 ribuan pulau, 6 Agama, 700 lebih suku, tapi kita bisa bersatu, dan rohnya itu ada di Pancasila”, pungkas Paul.

Lebih lanjut, Paul Liyanto, mengatakan, sebagai penerus bangsa, generasi muda harusnya menanamkan ideologi pancasila dalam setiap sendi kehidupan agar mereduksi paham radikalisme.

“Jadi logikanya jangan kita berdebat soal agama, apa dasar kita, apa dasar di sana (Timor Tengah). Tinggal ‘you‘ pilih, di Timor Tengah cuma 50 juta penduduk tapi 16 negara, beratem lagi terus itu”, kata Paul Liyanto.

Oleh karena itu, sebagai senator, Ia berharap para guru dapat menanamkan nilai – nilai Pancasila kepada anak didik sejak dini.

“Dalam 10 tahun terakhir ini, pemahaman tentang pancasila sebagai roh dari bangsa ini sudah dipahami 50 persen masyarakat. maka sudah harus dimasukan dalam kurikulum, dan harus diatur dalam undang – undang”, ungkap Paul. (ML)




DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

 

JAKARTA,Wartapedia.com  – Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal   Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon Kapolri sudah menggaung diperbincangkan

Ketua Umum DPP Surosowan Indonesia Bersatu Tb Uuy Faisal Hamdan saat ditemui team media di kawasan Senayan, Jakarta pada Jumat (27-11-2020) mengungkapkan

“Kami dari DPP Surosowan Indonesia Bersatu, mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada Komjen Pol Boy Rafli Amar yang sekarang menjabat Kepala BNPT. Saya mengenal beliau semenjak menjadi Kapolda Banten, beliau sangat baik dan dekat dengan aktivis pemuda. Salah satu syarat menjadi Kapolri sudah ditangan beliau, Dua kali menjadi Kapolda, yakninya Polda Banten dan Polda Papua, dan sekarang memimpin BNPT dengan pangkat bintang tiga”, ungkap Tb Uuy Faisal Hamdan

Tb Uuy Faisal Hamdan juga menjelaskan sosok Komjen Pol Boy Rafli Amar yang selalu diamati

“Komjen Pol Boy Rafli memulai karier profesinya di Polri sebagai Reserse Polri mulai dari Awal Perwira Pertama sampai Perwira Tinggi. Banyak Kasus yang sudah ditangani, diantaranya kasus bom dan terorisme, seperti yang kita saksikan dulu kasus Bom Bali, beliau berperan penting menangani kasus ini”, jelas Uuy seorang pengacara muda asal Banten ini

Dihubungi secara terpisah Ketua LBH Surosowan, Advokat Alexander Pane, berpendapat

“Kiprah dan sosok Komjen Pol Boy Rafli Amar tidak diragukan lagi, beliau sukses memimpin dimana pun ditempatkan, kami dukung dan beliau yang yang tepat untuk menjadi Kapolri kedepan, karena menurut kami sosok seperti Komjen Boy lah yang bisa diterima disemua kalangan”, ulas Alexander Pane

Sementara itu, Ketua Umum Surosowan Muda Indonesia Megy Aidillova menambahkan

“Mengenal Komjen Pol Boy Rafli Amar semenjak beliau menjadi Kapoltabes Kota Padang (Sumatera Barat) sewaktu beliau masih berpangkat Kombes. Kepedulian beliau amat sangat dirasakan sewaktu gempa besar yang meluluh-lantakan kota Padang pada tahun 2009, beliau mempunyai jiwa sosial yang tinggi, sigap dan cepat tanggap terhadap bencana. Dari segi kemampuan komunikasi pun sama-sama kita ketahui sangatlah mumpuni, dari Kabid Humas Polda Metrojaya, sampai Kadiv Humas Mabes Polri, serta juga merupakan seorang Datuk (Penghulu Adat) di kampung Bukittinggi. Sifat humanis inilah yang membuat masyarakat respon positif terhadap institusi Polri nantinya”, tutur Megy Aidillova yang juga Wasekjen DPP KNPI yang berdarah minang ini. (red)