Kerjasama PSMTI NTT dan Lantamal VII Salurkan Bantuan Bagi Korban Erupsi Ile Lewotolok

Kupang,Wartapedia.com  – Aksi Kemanusiaan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Nusa Tenggara Timur  memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi gunung berapi Ile Lewotolok bekerjasama dengan Lantamal VII atau TNI AL untuk diserahkan langsung kepada Bupati Lembata dan ketua DPR kabupaten Lembata pada Senin (07/12/2020).

Pada kesempatan tersebut ketua PSMTI  NTT Bapak Hengky Lianto bersama rombongan keluarga besar PSMTI NTT yang terdiri dari keluarga besar marga Tionghoa seluruh NTT yang berada di Kota Kupang menyerahkan bantuan kemanusiaan yang ditujukan kepada para korban erupsi dari gunung Ille Lewotolok di kabupaten Lembata.

“Kami dari PSMTI NTT  mengumpulkan sejumlah bantuan kemanusiaan dan setelah mendapat informasi dari rekan PSMTI yang berada di Lewoleba bahwa mereka membutuhkan yang paling banyak adalah spon atau kasur tempat tidur,  kursi roda, terpal dan untuk  selama di pengungsian mereka maka PSMTI NTT menyiapkan pengiriman barang tersebut bekerja sama dengan Lantamal VII yang dipimpin oleh komandan Lantamal VII, Laksamana I.G. Kompiang Arigawa menggunakan kapal  perang KRI.Pandring membawa bantuan dari PSMTI NTT dan juga dari TNI AL untuk dibawa langsung menuju ke Lembata,”Ujarnya.

Ditambahkan, kerjasama ini dilaksanakan antara lain PSMTI NTT  menyiapkan bantuan sedangkan TNI AL membantu membawa barang-barangnya  selain itu  TNI AL juga memberikan bantuan sembako dan lain-lain.

“Kami dari PSMTI NTT mengucapkan terima kasih kepada TNI AL dan kedepan kami akan selalu siap untuk terus  melakukan kerjasama peduli kemanusiaan seperti ini,”Ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung yaitu penyerahan dari ketua PSMTI NTT  kepada komandan Lantamal dan dari Komandan menyerahkan kepada komandan kapal KRI yang akan diterima nanti oleh bapak Bupati Lembata di Lembata.

Ditempat yang sama Komandan Lantamal VII menyampaikan terima kasih kepada PSMTI NTT yang telah mrngambil bagian bekerjasama untuk memberikan bantuan kepada pengungsian korban erupsi gunung Ile Lewotolok.

“Kami TNI AL telah menyiapkan posko peduli kemanusiaan di Lantamal VII jadi barang siapapun yang ingin membantu pengungsi di Lembata bisa datang ke pos  untuk pengirimannya bantuannya,”Pungkasnya. (ML)




Untuk Kepentingan Umum, POLRI Dapat Bertindak Berdasarkan Penilaian Sendiri, Demikian Kata Undang-Undang

 

Kuoang,Wartapedia.com  – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran dalam konferensi pers hari ini, Senin, tanggal 7 Desember 2020, mengungkap adanya penyerangan anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait informasi adanya pengerahan masa FPI mengawal pemeriksaan Mohammad Rizieq Shihab (MRS) tanggal 7 Desember 2020 di Polda Metro Jaya.

Demikian rilis yang diterima Ketua Tim Task Force Fotum Advokat Pengawal  Pancasila (FAPP) dan Advokat Peradi keoada media ini pada Selasa (8/12/2020).

Dalam peristiwa penyerangan yang terjadi pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta – Cikampek itu, Polisi telah melakukan tindakan tegas, tepat dan terukur dengan tertembaknya 6 dari 10 orang yang diduga sebagai anggota FPI pengikut MRS meninggal dunia, saat terjadi saling serang di Jln. Tol Jakarta-Cikampek, Km 50.

Peristiwa penyerangan terhadap Petugas Kepolisian Polda Metro Jaya, dengan tertembaknya 6 anggota FPI, mendadak viral di medsos dan berkembang dalam dua versi yang berbeda bahkan bertolak belakang antara penjelasan versi Polda Metro Jaya dan versi FPI.

Oleh karena itu publik harus benar-benar rational dalam memahami konteks permasalahan sebagaimana penjelasan resmi Kapolda Metro Jaya, publik juga harus memahami dengan saksama kondisi obyektif akhir-akhir ini dimana MRS dan kelompoknya sering resisten terhadap Penegakan Hukum dan sudah mengarah kepada terjadinya polarisasi antar masa kelompok FPI dan kelompok masyarakat yang mendukung penuh tugas Polri.

NEGARA HARUS TEGAKAN HUKUM NASIONAL.

MRS dan FPI seakan akan memiliki dan berada pada dunia lain atau dunianya sendiri dengan hukumnya sendiri, sehingga tindakan apapun yang dilakukan oleh Negara atas nama Hukum Negara, oleh HRS dan kelompoknya selalu dihadapi dengan resisten sampai pada tingkat mengancam keselamatan jiwa aparat Kepolisian yang sedang bertugas sebagaimana dalam kejadian tanggal 7 Desember 2020 dini hari di Tol Jakarta-Cikampek.

Terhadap peristiwa penyerangan dimana Polisi kemudian melakukan tindakan tegas, dan terukur dengan tertembak mati 6 dari 10 orang pengikut MRS, telah muncul penilaian pro dan kontra di kalangan masyarakat, ada sebagian yang menilai Polri sebagai melakukan pelanggaran HAM dan sebagian mayoritas masyarakat mendukung penuh tindakan tegas Polri terhadap MRS dan FPI yang dinilai membangkang tugas Polri menegakan hukum.

Pandangan masyarakat yang mendukung  tugas Penegakan Hukum termasuk tindakan membela diri aparat Polri saat terjadi penyerangan di Km. 50 Tol Jakarta- Cikampek meski membawa korban 6 anggota FPI tertembak mati, namun tindakan itu didasarkan pada argumentasi hukum berupa “pembelaan diri secara absolut (overmacht)” menurut pasal 48 KUHP dan “demi kepentingan umum” berdarkan pasal 18 UU No. 2 Tahun 2002, Tentang Kepolisian Negara RI.

Dengan demikian Polri tidak perlu ragu apalagi disalahkan disertai ancaman pihak-pihak tertentu yang hendak membawa kasus ini atas nama dan dengan dalil Pelanggaran HAM Berat. Tindakan tegas Polri dalam bentuk apapun di lapangan memiliki landasan hukum yang kuat, karena Hukum hanya memberi wewenang penuh kepada Anggota Polri termasuk “wewenang diskresi” untuk menentukan sendiri apa yang harus dilakukan berdasarkan penilaiannya sendiri pada saat di TKP.. (ML)




Dinas PRKP TTS Berkomitmen Tuntaskan Tiga Proyek Dari DAK 2020

 

Soe,Wartapedia.com  – Dinas Perumahan  Rakyat dan  Kawasan  Pemukiman  (PRKP) Kabupaten Timor Tenngah Selatan (TTS) melalui Kepala Dinasnya ,Jack Benu menyampaikan Komitmen mereka dalam menangani Proyek yang Menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) cadangan tahun 2020 dengan  Tiga Kegiatan yakni  Air minum, Sanitasi Dan Perumahan beroptimis dapat menyelesaikan tepat waktu.

Untuk  kegiatan-kegiatan tersebut memaafaatkan anggaran sebesar 19 Miliar lebih  dan kini realisasinya telah mencapai 70 persen.

Hal ini dikatakan Kadis Benu kepada media ini diruang kerjanya Selasa (8/12/ 2020). Ia menjelaskan “Dari Ketiga  Proyek tersebut,du a kegiatan yakni  Perumahan dan Sanitasi telah rercapai 100 persen dimana dananya dikelola oleh masyarakat melalui program pemberdayaan”.Ujar Jek sapaan dekatnya.

Lanjut pria murah senyum ini “Dua kegiatan dikerjakan sendiri oleh masyarakat yang dananya  langsung pada  kelompok dan kami dinas hanya mengawasi”, ujarnya.

Ia merincikan program sanitasi untuk 1267 KK yang  tersebar di 25 desa sedangkan perumahan diperuntukkan bagi  185 unit tersebar di 10 desa.

Sementara itu program air bersih melalui kontraktual dengan  lokasi di Mollo Barat dan  Fatukopa.

Lebih lanjut masi menurut Jack  walaupun pelaksanaan kegiatan memasuki triwulan ke-4 namun pihaknya Tetap optimis dapat selasai tepat waktu.karna kita  menggunakan tenaga  fasilitator dan Dinas juga telah bekerja sama dengan Dandim 1622 sehingga  semua lokasi didampingi oleh  para Babinsa.

“Kami Komitmen dan Optimis untuk pelaksanaan kegiatan tepat waktu karna selain tenaga fasilitator juga didampingi para Babinsa”,Tambahnya didampingi Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PRKP,Rudi Malo.(Muty).




Giat Patroli Oleh Tim Polres Lembata di Tenda Pengungsi Korban Vulkanik Ile Lewotolok

Lewoleba,Wartapedia.com  –  Anggota polres Lembata yang di pimpin oleh IPTU Abdul Malik.Kasubag Hum,IPDA Edy Sophian KBO Reskrim patroli pantau warga pengungsi.

Pantauan media ini pada Selasa (8/12/2020)  pukul 21.00.wita tepat di pelataran kantor Bupati lama, sejumlah anggota polres Lembata melakukan patroli dari tenda ke tenda dengan berjalan kaki.

Sasaran patroli dengan melihat situasi keamanan, menerima laporan para pengungsi dengan memantau gudang logistik dan dapur umum.

IPTU Abdul Malik kepada media ini mengatakan bahwa dirinya bersama rombongan saat ini memantau di posko utama dengan semua titik tenda pengungsian yang ada,

Dirinya bersama tim menghimbau kepada warga terdampak korban vulkanik gunung berapi Ile Lewotolok agar apabila ada yang mengeluh sakit akan segera kami sikapi dan kami bantu untuk mengantarkan pada posko kesehatan.

“Ini tugas kami dan kami tak boleh lengah dalam memantau situasi baik yang ada di posko utama atau di posko lainnya,”Ungkapnya.

Dirinya menambahkan untuk saat ini pada pantauan keamanan yang kami lakukan patroli dari pukul 19.00.wita hingga saat ini semua terpantau aman dengan memantau posko logistik,dapur umum dan situasi sekitarnya

“Untuk saat ini kami dari pihak polri dan TNI serta unsur lain tetap melakukan giat monitoring atau patroli dengan maksimal dihampir semua tempat pengungsi itu berada,”Katanya.

Dirinya juga menegaskan bahwa tak hanya pengungsi yang dipantau namun pada tempat umum lainnya dengan melihat situasi dapur bagi para relawan dan dapur yang ada di lokasi tempat keberadaan para pengungsi itu sendiri

“Meski diguyur hujan lebat dari tadi hingga sekarang, saya bersama rekan-rekan tetap semangat dan tidak patah arang dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab kami, “Pungkasnya.

Penulis.  : Roy

Editor.     : Mery




Kadis Pariwisata Lembata Dorong Paralayang Bertajuk Lembata New Normal Festival

Lewoleba,Wartapedia.com  – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Lembata Apolonaris Mayan kepada wartawan media wartapedia.com dengan tajuk Lembata new normal festival dengan tetap mengikuti standar protokol kesehatan, Senin (04/12//2020).

Apolonaris mengatakan untuk event nanti tepat tanggal 4-6 Desember 2020, Tidak hanya paralayang tetapi berbagai event yang akan dilaksanakan dimana ada pameran ekonomi kreatif fashion show dan masih banyak lagi.

“kegiatan ini bertujuan untuk mendorong agar masyarakat jangan berlarut dalam suasana covid namun kita dorong event agar masyarakat bangkit dan optimis dalam menggerakkan roda ekonomi meski ditengah badai Pandemi COVID-19 yang ada di kabupaten Lembata,sesuai instruksi presiden Jokowi tentang Pemilihan Ekonomi Nasional,”Ungkapnya.

Apol mrnambahkan berbagai persiapan secara internal maupun eksternal sudah di persiapkan secara baik dalam menyambut event ini,

“Tujuan paling utama kita adalah pemberdayaan Sumber Daya Manusia lokal dan nantinya berefek kepada masyarakat Lembata itu sendiri dan dalam tajuk Pemilihan Ekonomi Nasional,”Kata Apol.

Apol juga saat dikunjungi oleh awak media diruang kerjanya membeberkan bahwa jumlah atlit yang akan datang di kabupaten Lembata pada event Lembata new normal festival sebanyak limah puluh limah orang dengan pesawat yang di persiapkan oleh Danlanud dari pusat.

“Event ini juga mendapat respon positif dari kementerian pariwisata dan seluruh anggaran bersumber dari kementerian pihak dinas hanya sebagai tuan rumah dan fasilitator agar tercapainya tujuan bersama,”Pungkasnya.

Penulis. : Roy

Editor.    : Mery




Pengungsi: Terima kasih pak TNI, kami lebih mudah ke belakang.

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Dengan adanya pembangunan MCK ini, sangat memudahkan kami, jika kami ingin ke belakang.

Sebelum dibangun MCK, kami merasa setengah mati jika hendak ke belakang. Kami harus antri dalam waktu yang lama karena banyaknya pengungsi disini.

Demikian disampaikan oleh Lambertus Laba, salah satu Pengungsi dari Desa Lamaau, Kec Ile Ape Timur, Kabupaten  Lembata di Posko Pengungsian Aula Kantor Kelurahan Lewoleba Timur, Senin (7/12/2020)

Lebih lanjut, disampaikan ucapan terima kasih dari Penerima Manfaat MCK Bantuan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc, atas dibangunnya MCK ini.

“Untuk itu, dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak TNI, atas dibangunnya MCK ini. Kami tidak antri lama lagi,” ucapnya.

Terpisah, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya yang dalam hal ini diwakili oleh Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan menyampaikan bahwa akan selalu memberikan yang terbaik kepada para pengungsi.

” Kami bersama unsur Pemerintah Daerah Kab Lembata dan seluruh komponen masyarakat yang tergabung dalam Satgas Tanggap Darurat, akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat khususnya para pengungsi yang terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok,” ungkapnya.

Dalam melayani para pengungsi tersebut, Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan ST MIP, mengkoordinir Dandenkesyah 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi, Dandenbekang IX-44-01 Kupang Letkol Cba David W dan Dandenzibang 1/IX Letkol Czi Hanif Tupen ST.

“Denkes membantu melayani di bidang kesehatan, Denbekang membantu melayani dibidang logistik dan Denzibang membantu melayani penyiapan sarana prasarana mendasar,”tutup Dandim 1624/Flotim.(penrem161ws)




DPW JPKP NTT Peduli Warga Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok

 

Kupang,Wartapedia.com  – Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Pendamping  Kebijakan Pembangunan (DPW JPKP) provinsi  Nusa Tenggara Timur dalam menyikapi bencana alam gunung api Ile Lewotolok kabupaten Lembata telah mengirimkan relawan kemanusiaan untuk membantu korban terdampak erupsi yang berada di kamp pengungsian dan bekerja sama dengan satgas penanggulangan Bencana Kabupaten Lembata.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPW JPKP NTT, Rofinus Markus saat dihubungi media Wartapedia Senin (7/12/2010).

Rofinus mengatakan sampai dengan saat ini tim relawan kemanusiaan JPKP NTT masih berada pada lokasi pengungsian untuk membantu selain penyaluran bantuan sosial juga mendampingi para pengungsi terutama para lansia, bayi dan anak anak.

“Disini kami melihat keterbatasan tenaga relawan medis maka perlu adanya inisiatif koordinasi yang komunikatif antara Pemda dan elemen-elemen masyarakat dan ormas-ormas lokal agar dapat bersinergi untuk bekerjasama melayani pengungsi dengan baik,” Ungkapnya.

Dikatakan, Kondisi Para Pengungsi Pasca Erupsi tersebar di beberapa Posko Pemda (Posko Utama), Pos koordinasi lainnya seperti Gedung Sekolah, Aula Kelurahan juga tersebar di rumah-rumah warga sekitar kota Lewoleba dan masih kurangnya kebutuhan akan tikar, kasur spons, selimut, Pampers, obat-obatan, peralatan makan minum.

“Oleh karena itu JPKP NTT melalui posko JPKP peduli bertempat di sekretariat DPD JPKP Lembata membuka rekening donasi sumbangan dan partisipasi seluruh masyarakat secara spontanitas. sebagaimana misi JPKP yaitu membantu pelaksanaan program program pemerintah agar terlaksana sesuai rencana dan tepat sasaran,”Terangnya.

Dirinya mengakui bahwa JPKP hadir untuk membantu masyarakat yang sedang dirundung bencana dengan berbuat kecil dilingkungan terdekat demi suatu perubahan besar. 

“Kami mengajak Solidaritas untuk para pengungsi di Lembata dengan berdonasi lewat Posko JPKP. (Sekretariat DPD JPKP Kabupaten Lembata) Alamat RT 020, RW 008, Lingkungan Komak, Kelurahan Lewoleba Selatan, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Atau dapat disalurkan ke rekening donasi, Bank BRI, Nomor Rek: 0685-01-007387-53-2 a/n *DPD JPKP Kabupaten Lembata* Contak person: 0813-5313-9750, 0821-4597-0457,0821-1860-914,” Ajaknya.

Salam pengabdian tanpa syarat, JPKP siap melayani !!! (ML)

 




Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Koramil 1604-06/Batakte Laksanakan Penimbunan Jalan

 

Oelamasi,Wartapedia.com  – Guna meningkatkan akses jalan desa yang digunakan oleh masyarakat di wilayah binaan. Dipimpin oleh Babinsa Pelda Alex Latumeten bersama para Babinsa Koramil 1604-06/Batakte ikut membantu warga binaanya melaksanakan penimbunan jalan desa yang rusak akibat hujan bertempat di RT. 005 RW. 003 Kelurahan Batakte Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Senin (7-11-2020). 

Dalam kegiatan karya bakti tersebut, Babinsa Pelda Alex Latumeten bersama para Babinsa Koramil 1604-06/Batakte dan warga bahu membahu menimbun jalan yang rusak akibat hujan yang mengguyur Kelurahan Batakte agar warga dapat beraktifitas dengan baik. 

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan dengan melakukan penimbunan pada jalan di Kelurahan Batakte yang sehari harinya di lalui masyarakat sebagai akses transportasi di jalan yang berlubang dengan harapan tidak muncul jalan berlubang yang baru. 

Pada kesempatan tersebut, Babinsa Pelda Alex Latumeten mengatakan bahwa karya bakti yang dilakukan tersebut merupakan salah satu bentuk untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang nantinya dapat membantu masyarakat setempat untuk menikmati akses jalan yang lebih baik serta kenyamanan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

 “Jalan merupakan salah satu akses transportasi penting yang dilalui oleh masyarakat. Saat musim penghujan tiba seperti saat sekarang ini, kondisi jalan ini sangat mengkhawatirkan sehingga berakibat mengganggu aktifitas masyarakat. Dengan adanya penimbunan akses jalan setidaknya akan membuat nyaman masyarakat yang akan melintas,” ujarnya. 

Sementara itu, Komandan Kodim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos. selalu mengingatkan kepada anggota Babinsa sebagai ujung tombak TNI-AD untuk tak henti-hentinya agar selalu membantu masyarakat guna mengatasi berbagai permasalahan yang dialami di wilayah binaan masing-masing, laksanakan pendampingan kepada masyarakat dan tingkatkan komunikasi sosial agar kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin baik. 

“Kegiatan karya bhakti ini merupakan sarana yang paling efektif dalam melaksanakan pembinaan di wilayah dan dalan menciptakan kebersamaan antara Babinsa dan warga binaan demi membantu tercapainya kenyamanan desa serta kebersihan bagi desa yang bersangkutan. Dengan kegiatan ini juga akan tercipta kemanunggalan antar TNI dan rakyat sehingga akan tercipta jalinan persatuan yang erat,” tuturnya. 

“Tujuan dari Kegiatan karya bhakti ini adalah untuk menggugah kesadaran terhadap masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan, bahwa kondisi lingkungan harus benar-benar diperhatikan sehingga tidak menimbulkan berbagai permasalahan bagi lingkungan sekitar, termasuk kondisi jalan yang ditimbun bersama saat ini karena kondisi jalan yang sudah cukup mengganggu kegiatan masyarakat,” pungkas Dandim. 

Sementara itu, salah satu warga masyarakat Mama Jeni Buan yang turut serta dalam gotong royong ini mengatakan bahwa keberadaan para Bapak Babinsa ditengah-tengah kami dapat menambah semangat kami dalam bergotong royong dan berterima kasih kepada Bapak TNI yang selalu mendampingi kami dalam setiap kegiatan di kelurahan kami. (Pendim1604/Kupang)




Danramil 1604-04/Amarasi Turun Langsung Berikan Materi Wawasan Kebangsaan, Ini Tujuannya

 

Oelamasi,Wartapedia.com  – Guna menumbuhkan jiwa nasionalisme generasi muda dalam membentuk kader-kader bangsa yang terampil, disiplin dan cinta tanah air. Danramil 1604-04/Amarasi Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar didampingi Babinsa menghadiri kegiatan Sarasehan yang dilakukan oleh Dinas Sosial kabupaten Kupang dengan tema “Nilai-Nilai Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial Bagi Guru-Guru dan Siswa-Siswi SMPN 1 Amarasi bertempat di SMP Negeri 1 Amarasi Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Senin (7-12-2020) pukul 13.00 Wita. 

Danramil 1604-04/Amarasi Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar turun langsung memberikan materi wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi SMPN 1 Amarasi. 

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 1604-04/Amarasi memaparkan wawasan kebangsaan dengan menanamkan ideologi kebangsaan yang kuat dan rasa cinta tanah air serta mengetahui dasar negara Indonesia yaitu Pancasila dan UUD 1945 serta kewajiban dalam bela Negara NKRI yang harus ditanamkan dan dipahami sejak dini. 

Pemberian materi wasbang ini sangat penting dilaksanakan dan diketahui oleh semua warga negara khususnya generasi muda. Sebagai pelajar pembuktian akan adanya rasa pembelaan terhadap negara adalah cukup dengan belajar secara tekun, tidak menyontek dan berperilaku disiplin.

Tujuan pemberian materi wasbang ini adalah untuk menjadikan generasi muda memiliki pengetahuan yg luas dan ketrampilan serta mempunyai rasa tanggung jawab baik tanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat maupun tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Indonesia. 

Danramil menambahkan bahwa Empat Pilar Kebangsaan Negara Republik Indonesia hal mutlak yang harus diketahui dan dipahami oleh peserta dalam hal ini Empat Pilar Negara kita terdiri dari Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. 

Dalam Kegiatan wasbang ini, Danramil sangat berharap para siswa-siswi dapat meningkatkan motivasi dalam belajar serta pengetahuan tentang sejarah bangsa dan juga bagaimana cara hidup dengan ber Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu juga), dengan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai falsafah negara Kesatuan Republik Indonesia”, 

“Melalui kegiatan ini, saya berharapan agar siswa-siswi setelah wasbang ini bisa mengamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yg di dasari dengan persatuan,” tandasnya. (Pendim1604/Kupang)




Pembatalan Festival Paralayang dan Lembata New Normal Festival Dampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok

Lewoleba,Wartapedia.com  – Pembatalan Festifal para layang dan Lembata New Festival tertanggal 30 November 2020 kepada media wartapedia.com pasca erupsi gunung berapi ile lewotolok Selasa, 24 November 2020 terhimpun data oleh media wartapedia.com pukul 09.45. WITA membuat segala agenda pemerintah barkaitan diadakan kegiatan Festival Paralayang dan Lembata New Normal Festival terpaksa dihentikan hal ini merucut dengan isi surat yang telah resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata Berdasarkan Surat Pemerintah dengan Nomor : TUK.556/2554/Disbudpar/XI/2020

Perihal : Pemberitahuan

Sehubungan dengan terjadinya aktifitas bencana erupsi gunung ile lewotolok yang berdasarkan surat kepala Badan Geologi ( terlampir ) telah berada pada level III ( Siaga ) serta meningkatnya jumlah pasien yang terinfeksi virus COVID-19 dalam kurun waktu beberapa Minggu terakhir maka di beritahukan kepada bapak bahwa Lembata new normal festival yang sedianya akan di laksanakan pada tanggal 04/sampai dengan 06 Desember tahun 2020 untuk ditunda pelaksanaannya sampai ada pemberitahuan selanjutnya demikian pemberitahuan kami atas perhatian bapak disampaikan terimakasih.

Atas nama bupati Lembata sekretaris daerah kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali,A.P.,M.T., Pembina Utama Madya NIP.19740415 1994 12 1 001

Tembusan 

1.Bupati Lembata di Lewoleba (sebagai laporan)

2.Wakil Bupati Lembata (sebagai laporan)

3.Inspektur Kabupaten Lembata di Lewoleba,Arsip

Penulis. : Roy

Editor.    : Maria